Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Volume 7 Number 1 Mei 2025 P-ISSN: 2964-6472. E-ISSN: 2961-7278. Hal 168-174 DOI: https://doi. org/10. 55606/ay. Available online at: https://ejurnalqarnain. id/index. php/AY Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Siswa Lina Pratiwi Universitas Negeri Surabaya *linapratiwi0@gmail. Alamat: Jl. Lidah Wetan. Surabaya Koresponden penulis: linapratiwi0@gmail. Abstract. The character crisis in the younger generation is a serious challenge in Indonesian education. One strategic solution is to integrate local wisdom values in the curriculum, especially at the elementary school level, which is the main foundation of character building. This research aims to explore how local wisdom values can be effectively integrated in learning activities to strengthen students' character The research method used is descriptive qualitative with a case study approach in one of the public elementary schools in East Java. Data collection techniques were conducted through interviews, classroom observations, and analysis of lesson plan documents. The results showed that the integration of local wisdom values such as gotong royong, courtesy, and responsibility can be done through integrated thematic learning themes, extracurricular activities, and instilling values through folklore and regional cultural practices. Teachers play an important role in the process of internalizing these values, both through active learning methods and exemplary attitudes. The conclusion of this study states that the integration of local wisdom not only strengthens students' character, but also builds a strong cultural identity from an early age. Therefore, policy support and teacher training are needed to develop local culture-based learning materials on an ongoing basis. Keywords: Local wisdom, character education, elementary school, curriculum integration, culture Abstrak. Krisis karakter pada generasi muda menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Salah satu solusi strategis adalah mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum, khususnya di jenjang sekolah dasar yang merupakan fondasi utama pembentukan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai kearifan lokal dapat diintegrasikan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran guna memperkuat pendidikan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di salah satu SD Negeri di Jawa Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kearifan lokal seperti gotong royong, sopan santun, dan tanggung jawab dapat dilakukan melalui tema pembelajaran tematik terpadu, kegiatan ekstrakurikuler, serta penanaman nilai melalui cerita rakyat dan praktik budaya daerah. Guru memainkan peran penting dalam proses internalisasi nilai tersebut, baik melalui metode pembelajaran aktif maupun keteladanan sikap. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa integrasi kearifan lokal bukan hanya memperkuat karakter siswa, tetapi juga membangun identitas budaya yang kuat sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan pelatihan guru untuk mengembangkan materi pembelajaran berbasis budaya lokal secara berkelanjutan. Kata kunci: Kearifan lokal, pendidikan karakter, sekolah dasar, integrasi kurikulum, budaya Received: May 8, 2025 . Revised: May 12, 2025. Accepted: . May 28, 2025 Online Available: May 30, 2025. Published: May 30, 2025. * Lina Pratiwi, linapratiwi0@gmail. Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Siswa LATAR BELAKANG Motivasi belajar merupakan faktor kunci yang mempengaruhi tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun, banyak peserta didik mengalami tantangan dalam mempertahankan motivasi belajar mereka sepanjang proses pembelajaran. Sebagaimana yang diketahui bahwa Pendidikan telah mengalami transformasi yang signifikan sebagai tanggapan terhadap perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan evolusi kebutuhan Seiring dengan kemajuan dalam teknologi, pemahaman tentang bagaimana manusia belajar dan berinteraksi dengan informasi telah berkembang pesat. Dalam kerangka ini, strategi pembelajaran quantum muncul sebagai alternatif yang menarik, mengakui bahwa pembelajaran adalah proses yang kompleks, dinamis, dan tidak dapat diprediksi sepenuhnya. Strategi ini menekankan pada interaksi aktif antara guru dan siswa, penggunaan teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran yang personal, serta memberikan kebebasan kepada siswa untuk menciptakan pengetahuan mereka sendiri. Strategi pembelajaran quantum sebagai pendekatan inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi pembelajaran quantum di era modern yang berubah dengan cepat. METODE PENELITIAN Pada penulisan kali ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Yang mana data ini dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai sumber akademis seperti jurnal ilmiah, publikasi terkait yang mencakup konsep, prinsip, keunggulan, dan kelemahan strategi pembelajaran quantum. Setelah mendapatkan informasi, maka akan dianalisis untuk mengidentifikasi pola, tren, dan temuan utama terkait dengan strategi pembelajaran quantum. Analisis ini dilakukan dengan membandingkan dan mengontraskan berbagai perspektif yang ada dalam literatur untuk menyajikan gambaran yang komprehensif tentang subjek tersebut. Selain itu, wawancara dengan pakar pendidikan dan praktisi lapangan juga dilakukan untuk mendapatkan wawasan tambahan dan memvalidasi temuan dari studi literatur. Konsep Srategi Pembelajaran Quantum Strategi pembelajaran quantum merupakan pengubahan berbagai interaksi yang ada pada momen belajar. Semua yang ada pada momen belajar akan selalu berinteraksi seperti sebuah orkestra yang terpadu. Dalam hal ini dikatakan bahwa pembelajaran quantum dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif yang mempengaruhi kesuksesan siswa. Model pembelajaran quantum merupakan model pembelajaran yang memadukan berbagai unsur yang terdapat dalam diri peserta didik dan lingkungan pembelajaran guna mempercepat proses pemahaman peserta didik dengan cara menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Quantum Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 168-174 pertama kali diterapkan di Supercamp. Menggunakan kurikulum yang secara harmonis dan merupakan kombinasi dari tiga unsur, keterampilan akademis, prestasi fisik, dan keterampilan hidup. Pembelajaran di tempat ini di buat menyenangkan, karena belajar adalah kegiatan seumur hidup yang dapat dilakukan dengan menyenangkan dan berhasil. (Dedi Irawan, dkk. Model Pembelajaran Quantum membawa seseorang menjadi individu yang selalu menggunakan metode Aubelajar aktifAy yang berarti seseorang berperan dan tidak membiarkan dirinya mengikuti apa yang ada. Seorang pelajar aktif akan terbuka terhadap pengalaman dan pelajaran yang ditawarkan oleh kehidupan. Memiliki pemikiran yang terbuka dan menyerap serta mengolah pengetahuan yang dimiliki untuk kemudian dengan penuh semangat mencari lebih banyak pengetahuan lagi. Hal ini memungkinkan seseorang untuk bersikap introspektif dan berpetualang di dunia luas. Dasar pemikirannya adalah agar seseorang berani untuk melakukan eksplorasi, mencoba hal-hal yang baru dan cara-cara baru untuk memperoleh pengetahuan. (Bobbi Deporter, dkk. Quantum merupakan interaksi yang terjadi dalam proses belajar yang mampu mengubah berbagai potensi yang ada dalam diri manusia menjadi pancaran atau ledakan-ledakan gairah . alam memperoleh hal-hal bar. yang dapat ditularkan . kepada orang lain. Mengajar, membaca dan menulis merupakan salah satu bentuk interaksi dalam proses belajar. (Titi Kadi. Strategi pembelajaran quantum dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan cara menggabungkan konsep-konsep teori fizik quantum dengan pembelajaran. Model quantum merupakan kiat, petunjuk, dan strategi yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Strategi dalam Pembelajaran Quantum yang dapat diterapkan dalam pembelajaran quantum antara lain Critical Incident (Pengalaman Pentin. Strategi ini digunakan untuk memulai pelajaran. Tujuan dari penggunaan strategi ini untuk melibatkan sivwa sejak awal dengan melihat pengalaman mereka. Prediction Guide (Tebak Pelajara. Strategi ini digunakan untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara aktif dari awal sampai akhir. Dengan strategi ini sivwa diharapkan dapat terlibat dalarn pelajaran dan tetap mempunyai perhatian ketika guru menyampaikan materi. Pertama kali siswa diminta untuk menebak apa yang akan muncul dalam topik tertentu. Selama penyampaian materi, siswa dituntut untuk mencocokkan hasil tebakan mereka dengan materi yang disampaikan oleh guru. ( Siti Nurhasanah dkk, 2. Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Siswa Prinsip Pembelajaran Quantum Pembelajaran Quantum juga berlaku prinsip bahwa proses pembelajaran merupakan permainan orkestra simfoni, dimana dalam penerapannya digunakan beberapa prinsip-prinsip dasar, yaitu: Mengetahui bahwa segalanya berbicara Mengetahui bahwa segalanya bertujuan Menyadari bahwa pengalaman mendahului penanaman Mengetahui setiap usaha yang dilakukan dalam pembelajaran. (MaAoruf Zaran, 2. Adapun dari sumber lain, yang mengatakan bahwa quantum Prinsip-prinsip mempengaruhi seluruh aspek Quantum. Prinsip-prinsip tersebut adalah : . Segalanya berbicara: segalanya dari lingkungan kelas hingga bahasa rancangan pelajaran, semuanya mengirim pesan tentang belajar. Segalanya bertujuan: semua pengubahan mempunyai tujuan semuanya. Pengalaman sebelum pemberian nama: otak berkembang pesat dengan adanya rangsangan kompleks, yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, proses belajar yang baik terjadi ketika siswa telah mengalami informasi sebelum mereka memperoleh nama untuk apa yang mereka pelajari. Akui setiap usaha: belajar mengandung risiko. Belajar berarti melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat siswa mengambil langkah ini, mereka patut mendapat pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka. Jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan Perayaan . Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar. (DePorter. Bobbi & Mike Hernacki, 1. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Quantum Strategi Quantum memiliki keunggulan yang menjadi karakteristik umum model pembelajaran ini. Beberapa keunggulan yang tampak membentuk quantum yaitu: Strategi Pembelajaran Quantum berpangkat pada psikologi kognitif. Strategi Pembelajaran Quantum lebih bersifat konstruktif namun juga menekankan pentingnya peranan lingkungan pembelajaran yang efektif dan optimal dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Strategi Pembelajaran Quantum mengsinergikan faktor potensi individu dengan lingkungan fisik dan psikis dalam konteks pembelajaran Strategi Pembelajaran Quantum memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna, bukan sekedar transaksi makna. Strategi Pembelajaran Quantum sangat menekankan pada akselerasi pembelajaran dengan taraf keberhasilan tinggi. Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 168-174 Strategi Pembelajaran Quantum sangat menekankan kealamiahan dan kewajaran proses pembelajaran, bukan keartifisialan atau keadaan yang dibuat-buat. Strategi Pembelajaran Quantum sangat menekankan kebermaknaan dan kebermutuan proses. Strategi Pembelajaran Quantum memiliki model yang memadukan konteks dan isi pembelajaran. Strategi Pembelajaran Quantum memusatkan perhatian pada pembentukan keterampilan akademis, keterampilan hidup, dan prestasi fisikal atau material. Strategi Pembelajaran Quantum menempatkan nilai dan keyakinan sebagai bagian penting proses pembelajaran. Misalnya, individu perlu memiliki keyakinan bahwa kesalahan atau kegagalan merupakan tanda bahwa ia telah belajar, kesalahan atau kegagalan bukan tanda bodoh atau akhir segalanya. Strategi Pembelajaran Quantum mengutamakan keberagaman dan kebebasan, bukan keseragaman dan ketertiban. Strategi Pembelajaran Quantum mengintegrasikan totalitas dan pikiran dalam proses pembelajaran. (Alfi Zahrul Fuadah, 2. Adapun kekurangan dari model pembelajaran quantum yaitu : Kompleksitas : model pembelajaran quantum sangat kompleks dalam pemahaman dan penerapannya. Ini memerlukan pemahaman yang mendalam tentang mekanika quantum, matematika kompleks dan teknologi terkait. Hal ini membuatnya sulit untuk diterapkan secara luas dalam konteks pendidikan tradisional. Infrastruktur dan akses : implementasi model pembelajaran quantum membutuhkan infrastruktur yang canggih dan mahal, seperti komputer quantum dan perangkat keras terkait. Saat ini, teknologi tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara luas. Ini menyebabkan keterbatasan aksesibilitas dan menghambat adopsi model pembelajaran quantum secara luas. Kurva pembelajaran : menggunakan model pembelajaran quantum memerlukan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip mekanika quantum dan matematika kompleks. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi guru dan siswa yang tidak memiliki latar belakang yang kuat dalam bidang tersebut. Kurva pembelajaran yang curam ini dapat menghambat penerapan model pembelajaran quantum di lingkungan (Ima Muslimatul Amanah, dkk. Selain itu Kelemahan pembelajaran quantum ini antara lain: Memerlukan dan menuntut keahlian dan keterampilan guru lebih Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Siswa . Memerlukan proses perancangan dan persiapan pembelajaran yang cukup matang dan terencana dengan cara yang lebih baik. Membutuhkan banyak waktu dalam proses pembelajaran. PENUTUP Kesimpulan Strategi pembelajaran quantum mengubah interaksi dalam proses belajar untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, mempengaruhi kesuksesan siswa. Model pembelajaran quantum memadukan unsur-unsur dalam diri peserta didik dan lingkungan pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Prinsip-prinsip dasar pembelajaran quantum mencakup pemahaman bahwa segalanya berbicara, segalanya bertujuan, dan pengalaman mendahului penanaman. Strategi ini memiliki berbagai keunggulan, seperti berbasis pada psikologi kognitif, menekankan pembelajaran yang bersifat konstruktif, mengintegrasikan potensi individu dengan lingkungan pembelajaran, serta menitikberatkan pada interaksi bermakna dan akselerasi pembelajaran. Namun, model ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti kompleksitas pemahaman dan implementasi, kebutuhan akan infrastruktur yang canggih, serta tantangan dalam kurva pembelajaran yang curam. Selain itu, kelemahan lainnya adalah memerlukan keahlian khusus dari guru, persiapan pembelajaran yang matang, dan waktu yang cukup dalam proses pembelajarannya. DAFTAR PUSTAKA