ANALISA RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI ALBASIKO II KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT Mardahleni1. Roza Gustika2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pasaman. Simpang Empat. Pasaman Barat Jl. Mayor Said Zam Zam. Pujorahayu Ophir, 26368. Email: mardahlenitanjung@gmail. com & rozagustika83@gmail. Disetujui 30 Desember 2016 Diterima 5 Desember 2016 ABSTRAK Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga perlu untuk melihat perkembangan kinerja Dengan demikian koperasi dapat mengetahui bagaimana kemampuan mereka dan bagaimana efisiensi yang mesti dilakukan untuk selalu menjaga kondisi keuangan agar tetap meningkat dari waktu ke Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kinerja keuangan perusahaan pada Koperasi Albasiko II tahun 2013-2015 dengan menggunakan rasio keuangan. Kinerja koperasi Alabsiko II kecamatan kinali Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan rasio likuiditas tidaklah stabil. Dimana dari perhitungan rasio pada tahun 2013-2015 mengalami peningkatan dan penurunan. Berdasarkan rasio solvabilitas kurang baik dari tahun 2013-2015 yang disebabkan karena hutang koperasi yang selalu meningkat tiap tahun. Berdasarkan rasio profitabilitas adalah cukup baik. Dimana dari tahun 2013 ke Tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup tingi yaitu NPM sebesar 22% menjadi 31%. Walaupun tahun 2015 turun menjadi 30% yang tidak begitu signifikan. Kata kunci: Kinerja Keuangan. Likuiditas. Solvabilitas dan Profitabilitas ABSTRACT Cooperatives as a legal entity also need to look the development financial performance. Thus the cooperative can be found out how their abilities and how the efficiency should be carried out to maintain financial conditions to keep increasing over time. The purpose of this study was to know how the company's financial performance in the Cooperative Albasiko II during 2013-2015 using financial ratios. Cooperative performance Albasiko II in districts Kinali West Pasaman based on the liquidity ratio was not stable. Where the calculation of the ratio in 2013-2015 have increased and decreased. Based on the solvency ratio was not good than in 2013-2015 due to the cooperative debt increased every year. Pursuant to the profitability ratio was pretty good. From 2013 to 2014 increased quite high namely NPM by 22% to 31%. Although in 2015 dropped to 30%, which was not so significant. Keywords: Financial Performance. Liquidity. Solvency and Profitability PENDAHULUAN Keberadaan koperasi memiliki peran yang sangat penting di Indonesia karena dapat dijadikan sebagai instrumen penyeimbang terhadap pilar ekonomi lainnya. Lembaga koperasi dilingkungan masyarakat diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Dalam pengertian koperasi tersirat makna menolong diri sendiri, kerjasama untuk kepentingan bersama . otong royon. , dan beberapa pesan moral Sampai saat sekarang bangsa Indonesia telah banyak mengetahui tentang koperasi walaupun paham diantara mereka masih berbeda. Sejak Indonesia merdeka, koperasi memperoleh tempat sendiri dalam struktur perekonomian dan mendapatkan perhatian dari pemerintah. e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 Namun fenomena yang terlihat di kabupaten Pasaman Barat adalah jumlah koperasi di yang terdaftar pada Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM mencapai Koperasi aktif mencapai 254 dan koperasi yang tidak aktif sebanyak 32. Namun Dinas masih tetap memotivasi koperasi yang ada untuk tetap menjaga perkembangannya baik dari segi usaha maupun segi finansialnya. Analisa Laporan Keuangan Untuk mengetahui gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan dapat diperoleh dengan mengadakan analisa atau interpretasi terhadap data finansial dan perusahaan yang bersangkutan, dan data finansial itu akan tercermin di dalam "Laporan Keuangan"nya. Begitu juga dengan koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga perlu untuk melihat perkembagan kinerja keuangannya. Dengan demikian koperasi dapat mengetahui bagaiman kemampuan mereka dan bagaimana efisiensi yang mesti dilakukan untuk selalu menjaga kondisi keuangan agar tetap meningkat dari waktu ke waktu. Telah banyak para peneliti melakukan riset tentang kinerja keuangan. diantaranya Joko Pramono . yang meneliti tentang kinerja ISSN : 2337 - 3997 keuangan daerah pemeritahan Kota Surakarta. Muizudin . melakukan penelitian tentang kinerja keuangan PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk . Kemudian penelitian tentang kinerja keuangan PT. Andalan Finance Indonesia yang dilakukan oleh Sulastri . Koperasi Albasiko II merupakan koperasi yang terdiri dari gabungan beberapa kelompok Koperasi ini bergerak dalam bidang simpan Dana dari koperasi ini bersumer dari simpanan anggota dan dari PUAP. Sampai saat sekarang, koperasi ini masih eksis dengan jumlah anggota 454 orang. Koperasi Albasiko II selalu selalu mengevaluasi strategi yang telah dilakukan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dimana koperasi ini selalu melaporkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan kepada anggota dan termasuk melaporkan kondisi keuangan setiap periode kepada anggotanya. Dengan demikian anggota dapat mengetahui kinerja keuangan koperasi yang mereka jalani. Berikut adalah data pertumbuhan laba koperasi Albasiko II Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat : Tabel 1 : Pertumbuhan Laba Koperasi Alabasiko II Kematan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2013-2015 Tahun Pendapatan Laba Sumber : Koperasi Alabasiko II Kinali Dari data diatas dapat dilihat bahwa kinerja koperasi ini tiga tahun terakhir baik karena laba yang diperoleh mengalami kenaikan. Dari sisi pendapatan juga mengalami kenaikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan koperasi dalam menghasilkan laba adalah baik. Berdarkan fenomena tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuAnalisa Rasio Keuangan untuk Menilai kinerja keuangan pada Koperasi Albasiko II Kecamatan kinalai kabupaten pasaman Barat. Ay perusahaan pada Koperasi Albasiko II tahun 20132015 dengan menggunakan rasio keuangan? TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian ini dalah untuk mengetahui bagaimanakah kinerja keuangan perusahaan pada Koperasi Albasiko II tahun 20132015 dengan menggunakan rasio keuangan. PERUMUSAN MASALAH Dari latar belakang masalah yang telah dikemukakan tersebut, maka dapat dirumuskan sebagai berikut AyBagaimanakah kinerja keuangan KAJIAN LITERATUR Kinerja Keuangan e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 Pengertian kinerja keuangan menurut Tampubolon . 5 : . yaitu: Pengukuran kinerja perusahaan yang ditimbulkan sebagi akibat dari proses pengambilan keputusan manajemen karena menyangkut pemanfaatan modal, efisiensi dan rentabilitas dari kegiatan perusahaan. Kinerja keuangan yaitu alat untuk mengukur prestasi kerja keuangan perusahaan melalui Penilaian perusahaan harus diketahui output maupun Output adalah hasil dari suatu kinerja karyawan atau perusahaan, sedangkan input adalah keterampilan atau alat yang digunakan untuk mendapatkan hasil tersebut. Tujuan Kinerja Keuangan Menurut Munawir . 2 : . tujuan kinerja Keuangan adalah mengetahui likuiditas, solvabilitas, rentabilitas dan stabilitas dalam Adapun pengukuran kinerja antara lain: Untuk mengetahui tingkat likuiditas yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih. Untuk mengetahui tingkat solvabilitas yaitu menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya, apabila kewajiban jangka pendek maupun jangka Untuk mengetahui tingkat profitabilitas yaitu menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba selama periode tertentu. Untuk mengetahui stabilitas yaitu kemampuan perusahaan untuk melakukan usahanya mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar cicilan secara teratur kepada pemegang saham tanpa mengalami hambatan. ISSN : 2337 - 3997 Sedangkan perhitungan . labarugi memperlihatkan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan serta beban yang terjadi selama peride tertentu, dan laporan perubahan ekuitas menunjukkan sumber dan penggunaan atau alasanalasan yang menyebabkan perubahan ekuitas Dapat disimpulkan laporan keuangan merupakan suatu laporan yang memberikan informasi tentang posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu priode tertentu. Analisis Laporan Keuangan Analisis laporan keuangan merupakan alat analisis bagi manajemen keuangan perusahaan yang bersifat menyeluruh, dapat digunakan untuk mendeteksi atau mendiagnosis tingkat kesehatan perusahaan, melalui analisis kondisi arus kas atau kinerja organisasi secara keseluruhan. Menurut Kasmir . Ada beberapa tujuan dan manfaat bagi berbagai pihak dengan adanya analisis laporan keuangan. Tujuan dan manfaat dari analisis laporan keuangan adalah: Untuk perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode. Untuk mengetahui kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. Untuk mengetahui kekuatan yang dimiliki. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan kedepan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. Untuk manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. Dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai. Laporan Keuangan Rasio Keuangan Menurut Fahmi . laporan keuangan merupakan suatu informasi yang perusahaan, dan lebih jauh informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kinerja keuangan perusahaan tersebut. Munawir . mengatakan pada umumnya laporan keuangan itu terdiri dari neraca dan perhitungan laba-rugi serta laporan perubahan Neraca menggambarkan jumlah aset, kewajiban dan ekuitas dari suatu perusahaan pada tanggal Menurut Harahap mendefinisikan Rasio keungan adalah Angka yang diperoleh dari hasil perbandingan dari satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relevan dan signifikan. Sedangkan menurut James C. Van Horne, dalam Kasmir AuPengantar Manajemen KeuanganAy. Rasio keuangan merupakanindeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 angka lainnya. Rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja Dari hasil rasio keuangan ini akan kelihatan kondisi kesehatan perusahaan yang Jadi rasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka- angka yang ada dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainnya. Analisi rasio keuangan suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi: Rasio neraca, yaitu membandingkan angkaangka yang hanya bersumber dari neraca. Rasio membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari laporan laba rugi. Rasio antar laporan, yaitu membandingkan angka-angka dari dua sumber . ata campura. baik yang ada di neraca maupun di laba rugi. Metode dan Keuangan Teknik Analisis Laporan Menurut Prastowo . metode analisis laporan keuangan dapat diklasifikasikan menjadi dua klasifikasi, yaitu : Metode analisis horizontal . Metode analisis horizontal . adalah metode analisis yang dilakukan dengan cara membandingkan laporan keuangan untuk beberapa tahun . , sehingga dapat Disebut metode analisis horizontal karena analisis ini membandingkan pos yang sama untuk periode yang berbeda. Disebut metode analisis dinamis karena metode ini bergerak dari tahun ke tahun . Teknik analisis yang termasuk pada klasifikasi ini antara lain teknik analisis perbandingan, analisis trend . , analisis sumber dan penggunaan dana, analisis perubahan laba Metode analisis vertikal . Metode analisis vertikal . adalah metode analisis yang dilakukan dengan cara menganalisis laporan keuangan pada tahun . tertentu, yaitu dengan membandingkan antar pos yang satu dan pos lainnya pada laporan keuangan yang sama untuk tahun . yang sama. Oleh karena membandingkan antar pos yang satu dengan yang lainnya pada laporan keuangan yang sama, maka disebut metode vertikal. Disebut metode statis karena metode ini hanya membandingkan pos-pos laporan keuangan pada tahun . eriode yang sam. Teknikteknik analisis yang termasuk pada klasifikasi metode ISSN : 2337 - 3997 ini antara lain teknik analisis persentase perkomponen (Common-Siz. , analisis rasio, dan analisis impas. Analisis Rasio atas Laporan Keuangan Rasio Likuiditas Pengertian rasio likuiditas adalah rasio yang dipergunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibankewajiban jangka pendek (Bambang Subroto. Rasio Likuiditas mempunyai tujuan untuk melakukan melakukan uji kecukupan dana, solvency perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban-kewajiban yang segera harus dipenuhi (Djarwanto, 1. Suatu perusahaan yang mempunyai kekuatan membayar sedemikian besarnya sehingga finansialnya yang segera harus dipenuhi, dikatakan bahwa perusahaan tersebut adalah likuid, dan sebaliknya yang tidak mempunyai kemampuan membayar adalah illikuid. Apabila kemampuan membayar tersebut dihubungkan dengan kewajiban kepada pihak luar . dinamakan Aulikuiditas badan usaha. AyDengan demikian maka likuiditas badan usaha berarti menyediakan alat-alat likuid sedemikian rupa finansiilnya pada saat ditagih (Riyanto. Menurut Danang Sunyoto dalam bukunya Analisis Laporan Keuangan untuk Bisnis, dalam mengetahui tingkat likuiditas perusahaan terdapat beberapa rasio yang digunakan, diantaranya adalah : Current Ratio Pengertian dari current rasio adalah rasio yang dihasilkan dari perbandingan antara aktiva lancar dengan utang jangka pendek. Curret ratio yang baik dan memuaskan perusahaan adalah sebesar 200%, artinya bahwa setiap utang lancar Rp 1 akan dijamin dengan aktiva lancar sebesar Rp 2. Jika curret ratio suatu perusahaan hanya 90%, maka setiap utang lancar sebesar Rp 1 akan dijamin dengan aktiva lancar sebesar Rp0,9 , sehingga perusahaan ini disebut dalam keadaan ilikuid. Rumus : Aktiva Lancar X 100 % Hutang Lancar e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 Quick Ratio Pengertian Quick Ratio adalah hasil kewajiban jangka pendek. Quick Ratio sebesar 100% sudah menunjukan baiknya kondisi keuangan jangka pendek suatu Rumus : AktivaLancar Ae Persediaan X 100% Total Kewajiban Lancar Cash Ratio Cash Ratio menunjukan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek perusahaan dengan uang kas yang tersedian didalam perusahaan. Ukuran demikian akan memberikan suatu gambaran yang lebih baik mengenai likuiditas suatu perusahaan, karena dapat diketahui berapa uang kas yang tersedia, untuk menjamin setiap rupiah kewajiban jangka pendek (Bambang Subroto, 1. Rumus : Kas X 100% Total kewajiban lancar Rasio Solvabilitas Menurut Bambang Riyanto . , solvabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk membayar semua hutanghutangnya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Suatu perusahaan tersebut mempunyai aktiva atau kekayaan yang cukup untuk membayar semua hutang-hutangnya pada saat perusahaan itu likuidasi tetapi tidak dengan sendirinya perusahaan itu likuid. Rasio yang digunakan untuk menganalisis tingkat solvabilitas adalah : Total debt to total equity ratio Rasio ini menunjukan jaminan yang diberikan modal sendiri atas utang yang diterima perusahaan (Jopie Jusuf,2. Jika utang jangka panjang lebih besar daripada modal atau diatas 100%, berarti sebagian besar biaya aktiva tetap dibiayai oleh utang jangka panjang, dan tingkat resiko keamanan usaha semakin besar dalam jangka panjang. Sebaliknya, jika modal lebih besar atau dibawah 100%, berarti sebagian besar biaya aktiva tetap dibiayai oleh modal dan tingkat resiko keamanan usaha semakin kecil dalam jangka panjang. ISSN : 2337 - 3997 Rumus : Total hutang X 100% Total modal Total debt to total asset ratio Rasio ini menunjukan besarnya biaya total aktiva yang pembiayaannya berasal dari total utang. Semakin tinggi resiko ini berarti semakin besar jumlah pinjaman yang digunakan untuk membiayai aktiva. Sebaliknya semakin rendah rasio ini berarti semakin kecil jumlah pinjaman yang digunakan untuk membiayai aktiva Rumus : Total hutang X 100% Total aktiva Rasio Profitabilitas Pengertian kemampuan perusahaan untuk memperoleh Disini manajemen dalam menggunakan baik total aktiva maupun aktiva bersih. Keefektifan dinilai dengan mengaitkan laba bersih terhadap aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba (Danang Sunyoto, 2. Rasio yang digunakan dalam menganalisis tingkat profitabilitas adalah : Rasio Profit Margin Rasio laba bersih terhadap penjualan . otal pendapata. pada dasarnya mencerminkan efektifitas biaya atau harga dari kegiatan Profit margin dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat kepada besar kecilnya laba usaha dalam hubungannya dengan penjualan . otal pendapata. (Bambang Riyanto, 2. Rumus : Laba bersih setelah pajak X 100% Pendapatan ROA Bentuk paling mudah dari analisis rasio profitabilitas adalah menghubungkan laba bersih atau pendapatan bersih dengan total aktiva di neraca (Danang Sunyoto, 2. Rumus : EAT X 100% Total Aktiva ROE Rasio yang paling umum untuk mengukur hasil pengembalian atas investasi pemilik e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 modal adalah hubungan antara laba bersih setelah pajak dengan kekayaan bersih atau aktiva bersih . , (Danang Sunyoto. Rumus : EAT X100% Total Modal Kerangka Konseptual ISSN : 2337 - 3997 Dalam mengadakan analisa terhadap suatu laporan keuangan perusahaan harus benar-benar memahami berbagai metode untuk mengukur suatu kelayakan keuangan perusahaan. Metode-metode yang dimaksud dalam penelitian ini adalah metode perhitungan rasio-rasio keuangan akan dijadikan tolak ukur kelayakan suatu laporan keuangan Maka dari itu penulis menggambarkan kerangka koseptual dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : LAPORAN KEUANGAN RASIO KEUANGAN KINERJA KEUANGAN Gambar 1 : Kerangka Konseptual Metode Pengumpulan Data Penelitian Lapangan (Field Researc. Penelitian dilakukan dengan datang langsung ke objek penelitian sebagai bahanpenulisan, ini dilakukan dengan cara obeservasi dan interview. Penelitian Kepustakaan (Library Researc. Dilakukan dengan cara mempelajari literaturliteratur maupun bahan-bahan lain yang berhubungan dengan pembahasan yang diangkat dalam penulisan ini. Operasionalisasi Variabel Istilah variabel dapat diartikan bermacammacam. Dalam hal ini variabel diartikan sebagai segala sesuatu yang akan menjadi objek pegamatan Adapun operasionalisasi varibel dalam penelitian ini antara lain : Rasio Likuiditas Qurrent ratio : membandingkan antara total aktiva lancar dengan kewajiban jangka Cash ratio : membandingkan antara kas dengan total kewajiban Rasio solvabilitas Debt to asset ratio : membandingkan antara total kewajiban dengan total hutang Debt to equity ratio : membandingkan antara total kewajiban dengan modal Rasio Profitabilitas NPM : membandingkan antara laba bersih dengan penjualan ROA : membandingkan antara EAT dengan total aktiva ROE : membandingkan antara EAT dengan Metode Analisis Data Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis horizontal yaitu analisa yang mengadakan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa saat sehingga akan diketahui perkembangannya. Sedangkan teknik analisa rasio keuangan dalam penelitian ini menggunakan alat analisa yang dikutip dari Sutrisno . , antara lain sebagai berikut : Analisis Rasio Likuiditas : Current Ratio : Aktiva Lancar X 100% Hutang Lancar Cash Ratio : Kas X 100% Hutang Lancar Analisis Rasio Solvabilitas : Debt to Total Equity Ratio : Total Hutang X 100% Total Modal Debt to Total Asset Ratio : Total Hutang X 100% Total Asset Analisis Rasio Profitabilitas : e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 NPM : Laba Bersih Setelah Pajak X 100% Penjualan ROA : Laba Bersih Setelah Pajak X 100% Total Aset ROE : Laba Bersih Setelah Pajak X 100% Total Ekuitas ISSN : 2337 - 3997 HASIL DAN PEMBAHASAN Rasio Likuiditas Hasil perhitungan rasio Likuiditas koperasi Alabasiko selama tahun 2013-2015 adalah sebagai Tabel 2 : Hasil perhitungan rasio likuiditas Koperasi Alabasiko II Tahun Current Ratio Cash Ratio Sumber: Laporan Keuangan tahun 2013-2015 (Data Diola. Dari tabel diatas berdasarkan rasio likuiditas jika dilihat dari current ratio dan cash ratio, kemapuan koperasi dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya tidak stabil. Karena nilai rasionya mengalami kenaikan dan juga Rasio Solvabilitas Hasil perhitungan rasio Solvabilitas koperasi Alabasiko selama tahun 2013-2015 adalah sebagai Tabel 3 : Hasil perhitungan rasio Solvabilitas Koperasi Alabasiko II Tahun Debt Equity Ratio Debt to Aset Ratio Sumber: Laporan Keuangan tahun 2013-2015 (Data Diola. Dari tabel diatas berdasarkan rasio likuiditas jika dilihat dari rasio ekuitas dan rasio asetnya adalah cukup baik. Karena nilai rasionya selalu mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan bahwa beban yang ditanggung oleh koperasi Alabasiko II tidak berat. Rasio Profitabilitas Hasil perhitungan rasio Solvabilitas koperasi Alabasiko selama tahun 2013-2015 adalah sebagai berikut : Tabel 4 : Hasil perhitungan rasio Profitabilitas Koperasi Alabasiko II Tahun Net Profit Margin Return On Aset Return Equity Sumber: Laporan Keuangan tahun 2013-2015 (Data Diola. Dari tabel diatas berdasarkan rasio profitabilitas perusahaan baik dilihat dari tingkat e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 5. Nomor 1. Januari 2017 : 61 - 69 net profit margin, return on asset maupun return on equity menunjukkan kondisi yang tidak stabil. Karena tingkat rasionya naik turun. ISSN : 2337 - 3997 KESIMPULAN Pada tahun 2013 adalah sebesar 92% , kemudian tahun 2014 current ratio mengalami peningkatan sebesar 18%. Namun pada tahun 2015 current rasio mengalami penurunan sebesar 9%. Dan jika dilihat dari cash Ratio juga menunjukan kenaikan dan penurunan, yakni pada tahun 2013 adalah sebesar 6%, tahun 2014 menurun jadi 2% dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 4%. Hal ini dapat diartikan bahwa kemampuan koperasi ini dalam membayar utang jangka pendeknya tidak stabil karena jumlah hutang lancar yang terus bertambah setiap tahun. Dapat dikatakan hampir setiap hutang jangka pendek koperasi ini dibiayai oleh aktiva lancarnya. Kinerja koperasi Alabsiko II kecamatan kinali Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan rasio likuiditas tidaklah stabil. Dimana dari perhitungan rasio pada tahun 2013-2015 mengalami peningkatan dan penurunan. Kinerja koperasi Albasiko II dari rasio solvabilitas kurang baik dari tahun 2013-2015. Karena hutang koperasi yang selalu meningkat tiap tahun. Kinerja koperasi Alabasiko II kecamatan Kinalai Kabupaten Pasaman Barat dari rasio profitabilitas adalah cukup baik. Dimana dari tahun 2013 ke Tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup tingi yaitu NPM sebesar 22% menjadi 31%. Walaupun tahun 2015 turun menjadi 30% yang tidak begitu Rasio Solvabilitas SARAN Dari tabel 3 berdasarkan rasio solvabilitas dilihat dari Debt Equity Ratio. Pada tahun 2013 sebesar 764%, ditahun 2014 meningkat menjadi 759% sampai pada tahun 2015 menjadi 837%. Hal ini berati ekuitas koperasi lebih kecil dari pada hutang koperasi. Dilihat dari Debt to Aset Ratio tahun 2013 tingkat rasio adalah sebesar 88%, kemudian tahun 2014 masih sama dengan tahun 2013 dan bahkan pada tahun 2015 meningkat sebesar 1%. Hal ini mengambarkan bahwa perbandingan hutang yang dimiliki dengan jumlah aset koperasi Albasiko II tidak begitu signifikan. Jadi, dapat dinterprestasikan bahwa kemapuan koperasi Albasiko dalam memenuhi hutang jangka panjangnya kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian pada koperasi Albasiko II kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, kemampuan dalam menghasilkan laba pada 3 tahun tersebut baik, tetapi juga perlu disarkan agar lebih memperhatikan jumlah hutang. Baik itu hutang jangka pendek maupun jangka panjang. Tidak baik biaya operasional koperasi terlalu banyak dibiayai oleh hutang. Sebab hal ini akan mengganggu kepada Sisa Hasil Usaha yang akan diperoleh anggota nantinya. Pengendalian hutang diharapkan diperketat lagi agar anggota lebih Rasio Likuiditas Ratio Profitabilitas Dari tabel 4 berdasarkan ratio profitabilitas yang dilihat dari net profit margin tahun 2014 lebih baik dari tahun 2013 karena tingkat rasio dari 22% menjadi 31%. Ditahun 2014 terdapat peningkatan 9%,. Hal ini terjadi karena penjualan yang Namun pada tahun 2015 terjadi penurunan yang tidak signifikan yaitu sebesar 1% dari tahun 2014. Dari Return On Aset tahun 2014 juga lebih baik dibandingkan tahun 2013. Yakni tingkat rasio dari 4% menjadi 6%. Dan tahun 2015 menurun 1% dari tahun 2014. Jika dilihat dari return on equity juga ditahun 2014 yang memiliki nilai paling tinggi yaitu sebesar 52%, dibandingkan tahun 2013 sebesar 34% dan tahun 2015 sebesar UCAPAN TERIMA KASIH Kepada semua pimpinan dan karyawan koperasi di Kabupaten Pasaman Barat yang telah bersedia menerima proposal dari UPT Pustaka STIE Pasaman dan wawancara dengan peneliti. DAFTAR PUSTAKA