Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Hila Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2024 The Relationship between Health Service Quality and Outpatient Satisfaction at the Hila Community Health Center. Central Maluku Regency in 2024 Nur Qalby Selayar1. Nathalie E Kailola2. Juen Carla Warella3*. Ritha Tahitu2. Yosepina Mainase2. Lidya B E Saptenno2. Presli Glovrig Siahaya4 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Departemen Mikrobiologi dan Parasitologi. Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Departemen Biomedik. Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura E-mail: juen. warella@gmail. ABSTRACT Health services are a form of service that is a basic need for every human being because health is the main thing that supports daily activities. Data from the World Health Organization (WHO) 2018 shows that 5. 7 to 8. 4 million people die due to low-quality health services every year. This study aims to determine the relationship between the quality of health services and the satisfaction of outpatients at the Hila Community Health Center. This research is a quantitative analytical research. The data source comes from primary data using a cross-sectional approach with Univariate and Bivariate The characteristics of respondents in this study include male gender 41. 4% and female 6%, address Hila 46%. Kaitetu 43. 4% and Seith 10. 6%, and the age of respondents mostly 17-25 years old as much as 49. The research results showed that, on average, respondents responded well to the tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy variables obtained during the Hila Community Health Center examination. The bivariate analysis using the chi-square test showed a P value = 0. <0. , which means a relationship exists between the quality of health services and outpatient satisfaction at the Hila Community Health Center. Central Maluku Regency. Keywords: Health Service Quality. Satisfaction Outpatients ABSTRAK Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelyanan yang menjadi kebutuhan dasar setiap manusia, karena kesehatan merupakan hal utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Data World Health Organization (WHO) 2018 menunjukkan bahwa 5,7 hingga 8,4 juta orang meninggal disebabkan oleh rendahnya kualitas pelayanan kesehatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif. Sumber data berasal dari data primer menggunakan pendekatan cross sectional dengan analisis univariat dan bivariat. Karakteristik responden dalam penelitian ini mencakup jenis kelamin laki laki 41,4% dan perempuan 58,6%, alamat Hila 46%. Kaitetu 43,4% dan Seith 10,6%, serta usia responden sebagian besar 17-25 tahun sebanyak 49,5% . Hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden memberikan respon cukup terhadap variabel bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati yang didapat selama melakukan pemeriksaan di Puskesmas Hila. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan nilai P Value = 0,000 . <0,. yang berarti ada hubungan antara Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Hila Kabupaten Maluku Tengah. Kata kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan. Kepuasan Pasien Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT PENDAHULUAN Pelayanan Kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang menjadi kebutuhan dasar setiap manusia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2018 menunjukkan bahwa 5,7 hingga 8,4 juta orang meninggal disebabkan oleh rendahnya kualitas pelayanan kesehatan setiap tahunnya di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Indikator Mutu Nasional Pelayanan Kesehatan di Puskesmas menurut Permenkes No 30 Tahun 2022 terdiri dari kepatuhan kebersihan tangan, kepatuhan alat pelindung diri, kepatuhan identifikasi pasien, keberhasilan pengobatan pasien TBC . semua kasus sensitif obat, ibu hamil yang mendapatkan pelayanan ANC . ntenatal car. sesuai standar dan kepuasan pasien. Kepuasan pasien adalah perasaan senang seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesenangan terhadap aktivitas dan suatu layanan produk dengan harapannya. Puskesmas sebagai salah satu instansi pemerintah yang berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan puskesmas harus dapat lebih meningkatkan mutu kerja atau mutu pelayanan kepada masyarakat agar pelayanan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang ingin memperoleh manfaat dari pelayanan kesehatan dasar dan nasihat di bidang kesehatan, maka seluruh dinas penunjang puskesmas harus berupaya meningkatkan mutu pelayanan apabila puskesmas tidak diinginkan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Puskesmas Hila merupakan salah satu puskesmas yang menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosia. Kesehatan yang berada di Desa Hila. Kec. Leihitu. Kab. Maluku Tengah. Cakupan wilayah kerja puskesmas hila terdiri dari 3 desa dan 4 dusun, diantaranya adalah Desa Hila. Desa Kaitetu. Desa Seith. Dusun Mamua. Dusun Waitomu. Dusun Tahoku, dan Dusun Kalauli. Jenis Pelayanan Puskesmas Hila terdiri dari pelayanan pendaftaran dan rekam medik, pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan keluarga berencana, imunisasi, manajemen terpadu balita sakit, gizi. TBC dan kusta, gawat darurat, kefarmasian, laboratorium, dan administrasi. Puskesmas Hila merupakan puskesmas yang tidak hanya melakukan pelayanan rawat jalan melainkan juga rawat inap. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Efridayanti Tambunan . yang berjudul Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan diwilayah kerja Puskesmas Aek Batu menunjukkan bahwa dari 237 responden . ,1%) merasa sangat puas, . ,2%) merasa puas dan . ,7%) merasa kurang puas dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas Aek Batu. Sehingga, dalam penelitian ini variabel kualitas pelayanan akan dilihat dari dimensi pelayanan berupa : kehandalan . , daya tanggap . , jaminan . , empati . dan bukti langsung . dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Hila Kabupaten Maluku Tengah. Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila kabupaten Maluku Tengah Tahun 2024. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional study yaitu untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, variabel bebas dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 5 dimensi yakni tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty sedangkan variabel terikat adalah kepuasan pasien. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas Hila dan mendapatkan pelayanan kesehatan pada bulan Januari - Juni Tahun 2024 Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT yang dilihat dari kunjungan pasien sebanyak 390 orang. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling karena peneliti menyebarkan kuesioner kepada setiap orang yang menggunakan pelayanan rawat jalan. Penentuan jumlah sampel dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu metode yakni pendekatan rumus slovin dengan jumlah responden sebanyak 198 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa Penggunaan kuesioner dengan pertanyaan-pertanyaan yang disediakan peneliti, dapat mempermudah responden dengan memilih alternatif jawaban yang telah disediakan. HASIL Analisis Univariat Karakteristik Responden Tabel 1. Karakteristik Responden Karakteristik Responden Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Alamat Hila Kaitetu Seith Usia >55 Total Frekuensi Presentase 41,4% 58,6% 43,4% 10,6% 49,5% 21,7% 13,6% 13,1% Berdasarkan data tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 198 responden yang diteliti, pada distribusi jenis kelamin mayoritasnya berjenis kelamin perempuan berjumlah 116 orang . ,6%) serta yang paling sedikit laki-laki sebanyak 82 orang . ,4%). Distribusi alamat dengan mayoritas beralamat di Hila sebanyak 91 orang . %) dan yang paling sedikit Seith sebanyak 21 orang . ,6%). Distribusi usia mayoritas dari kelompok usia 17-25 sebanyak 98 orang . ,5%) dan paling sedikit berada pada kelompok usia >55 hanya 4 orang . %). Karakteristik Variabel Tangible . ukti langsun. Tabel 2. Distribusi frekuensi variabel tangible Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 2. dapat dijelaskan bahwa pendapat responden tentang kualitas pelayanan berdasarkan variabel tangible . ukti langsun. dengan kategori kurang sebanyak 27 responden dari total 198 responden atau sebesar 13,6%. Selanjutnya sebanyak 127 Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT responden yang menyatakan kualitas pelayanan berdasarkan variabel tersebut dengan kategori cukup atau sebesar 64,1%. Dan yang menyatakan baik sebanyak 44 responden atau sebesar 22,2%. Reliability . Tabel 3. Distribusi frekuensi variabel reliability Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 3. terlihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa kualitas pelayanan pada variabel Reliability . berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 121 responden atau sebesar 61,1%. Diikuti dengan jumlah responden yang menyatakan kualitas pelayanan pada variabel reliability . berada pada kategori baik, yaitu sebanyak 51 responden atau sebesar 25,8%. Dan yang paling sedikit adalah yang tergolong dalam kategori kurang yaitu sebesar 13,1% atau sebanyak 26 responden Responsiveness . aya tangga. Tabel 4. Distribusi frekuensi variabel responsiveness Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 4. menunjukkan bahwa sebanyak 26 responden atau sebesar 13,1% responden menyatakan bahwa kualitas pelayanan pada variabel responsiveness . aya tangga. termasuk kategori kurang. Yang termasuk kategori cukup sebanyak 118 responden atau sebesar 59,6%. Dan sebanyak 54 responden atau sebesar 27,3% responden menyatakan kualitas pelayanan pada variabel tersebut tergolong kategori baik. Assurance . Tabel 5. Distribusi frekuensi variabel assurance Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 5. terlihat bahwa responden menyatakan kualitas pelayanan pada variabel Assurance (Jamina. yang tergolong dalam kategori kurang, cukup, baik secara berturut-turut adalah sebanyak 22 responden atau sebesar 11,1% responden, 146 responden atau sebesar 73,7% responden, dan 30 responden atau sebesar 15,2%. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT Emphaty . Tabel 6. Disribusi frekuensi variabel emphaty Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 6. dapat dijelaskan bahwa sebanyak 114 responden atau 57,6% responden menyatakan kualitas pelayanan pada variabel Emphaty (Empat. termasuk kategori cukup, diikuti dengan kualitas baik sebanyak 68 responden atau sebesar 34,3% Di sisi lain, respon yang tergolong kategori kurang sebanyak 16 responden atau sebesar 8,1% responden. Kepuasan Pasien Tabel 7. Distribusi frekuensi variabel kepuasan pasien Kategori Frekuensi Kurang Cukup Baik Total Berdasarkan data pada tabel 7. , terlihat bahwa jumlah responden yang menyatakan kepuasan Pasien yang tergolong kategori kurang adalah sebanyak 15 responden atau sebanyak 7,6% reponden. Pernyataan yang tergolong kategori cukup sebanyak 110 responden atau sebesar 55,6%. Dan yang terdolong kategori baik sebanyak 73 reponden atau sebesar 36,9%. Analisis Bivariat Hubungan tangible . ukti langsun. dengan kepuasan pasien Tabel 8. Hubungan tangible dengan kepuasan pasien Kepuasan Pasien Total P-value* Kurang Cukup Baik Kurang Tangible Cukup 0,000 Baik Total *Chi Square Test Berdasarkan data pada tabel 8. Responden yang menyatakan kategori kurang sebanyak 6 merasa kurang puas, 14 merasa cukup puas dan 7 merasa puas. Disisi lain responden yang menyatakan kategori cukup sebanyak 9 merasa kurang puas, 87 merasa cukup puas dan 31 merasa puas. Kemudian untuk responden yang menyatakan kategori baik sebanyak 9 orang merasa cukup puas dan 35 responden merasa puas. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel tangible . ukti langsun. dengan kepuasan pasien. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT Hubungan reliability . dengan kepuasan pasien Tabel 9. Hubungan reliability dengan kepuasan pasien Kepuasan Pasien Total Kurang Cukup Baik Kurang Reliability Cukup Baik Total Pvalue* 0,000 *Chi Square Test Berdasarkan data pada tabel 9. Responden yang menyatakan kategori kurang sebanyak 10 merasa kurang puas, 14 merasa cukup puas dan 2 merasa puas. Disisi lain responden yang menyatakan kategori cukup sebanyak 5 merasa kurang puas, 88 merasa cukup puas dan 28 merasa puas. Kemudian untuk responden yang menyatakan kategori baik sebanyak 8 orang merasa cukup puas dan 43 responden merasa puas. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel reliability . dengan kepuasan pasien. Hubungan responsiveness . aya tangga. dengan kepuasan pasien Tabel 10. Hubungan responsiveness dengan kepuasan pasien Kepuasan Pasien Total Kurang Cukup Baik Kurang Renponsiveness Cukup Baik Total P-value 0,000 *Chi Square Test Berdasarkan data pada tabel 10. Responden yang menyatakan kategori kurang sebanyak 11 merasa kurang puas dan 15 merasa cukup puas. Disisi lain responden yang menyatakan kategori cukup sebanyak 4 merasa kurang puas, 87 merasa cukup puas dan 27 merasa puas. Kemudian untuk responden yang menyatakan kategori baik sebanyak 8 orang merasa cukup puas dan 46 responden merasa puas. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel responsiveness . aya tangga. dengan kepuasan pasien. Hubungan assurance . dengan kepuasan pasien Tabel 11. Hubungan assurance dengan kepuasan pasien Kepuasan Pasien Total Kurang Cukup Baik Kurang Assurance Cukup Baik Total Pvalue* 0,000 *Chi Square Test Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT Berdasarkan data pada tabel 11. Responden yang menyatakan kategori kurang sebanyak 10 merasa kurang puas, 9 merasa cukup puas dan 3 merasa puas. Disisi lain responden yang menyatakan kategori cukup sebanyak 5 merasa kurang puas, 96 merasa cukup puas dan 45 merasa puas. Kemudian untuk responden yang menyatakan kategori baik sebanyak 5 orang merasa cukup puas dan 25 responden merasa puas. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel assurance . dengan kepuasan pasien. Hubungan emphaty . dengan kepuasan pasien Tabel 12. Hubungan emphaty dengan kepuasan pasien Kepuasan Pasien PTotal Kurang Cukup Baik Kurang Emphaty Cukup 0,000 Baik Total *Chi Square Test Berdasarkan data pada tabel 12. Responden yang menyatakan kategori kurang sebanyak 10 merasa kurang puas, 5 merasa cukup puas dan 1 merasa puas. Disisi lain responden yang menyatakan kategori cukup sebanyak 5 merasa kurang puas, 93 merasa cukup puas dan 16 merasa puas. Kemudian untuk responden yang menyatakan kategori baik sebanyak 12 orang merasa cukup puas dan 56 responden merasa puas. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel emphaty . dengan kepuasan pasien. BAHASAN Menurut analisis univariat terhadap dimensi tangible menyatakan dari 198 responden, mayoritas menjawab cukup sebanyak 127 responden . ,1%) serta yang paling sedikit menjawab kurang sebanyak 27 responden . ,6%). Analisis bivariat terhadap dimensi tangible menyatakan hasil uji chi-square memperoleh nilai signifikan p = 0,000 yang artinya siginifikan < 0,05 (H0 ditolak. H1 diterim. Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan tangible . ukti langsun. dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila Tahun 2024. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Novagita Tangdilambi dkk pada tahun 2020 yang menyatakn terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Menurut analisis univariat terhadap dimensi reliability menyatakan dari 198 responden, mayoritas menjawab cukup sebanyak 121 responden . ,1%) serta yang paling sedikit menjawab kurang sebanyak 26 responden . ,1%). Analisis bivariat terhadap dimensi reliability menyatakan hasil uji chi-square memperoleh nilai signifikan p = 0,000 yang artinya siginifikan < 0,05 (H0 ditolak. H1 diterim. Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan reliability . dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila Tahun 2024. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Novagita Tangdilambi dkk pada tahun 2020 yang menyatakn terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Menurut analisis univariat terhadap dimensi responsiveness menyatakan dari 198 responden, mayoritas menjawab cukup sebanyak 118 responden . ,6%)serta yang paling Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT sedikit menjawab kurang sebanyak 26 responden . ,2%). Analisis bivariat terhadap dimensi responsiveness menyatakan hasil uji chi-square memperoleh nilai signifikan p = 0,000 yang artinya siginifikan < 0,05 (H0 ditolak. H1 diterim. Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan responsiveness . aya tangga. dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila Tahun 2024. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Novagita Tangdilambi dkk pada tahun 2020 yang menyatakn terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Menurut analisis univariat terhadap dimensi assurance menyatakan dari 198 responden, mayoritas menjawab cukup sebanyak 146 responden . ,7%) serta yang paling sedikit menjawab kurang sebanyak 22 responden . ,1%). Analisis bivariat terhadap dimensi assurance menyatakan hasil uji chi-square memperoleh nilai signifikan p = 0,000 yang artinya siginifikan < 0,05 (H0 ditolak. H1 diterim. Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan assurance . dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila Tahun 2024. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Novagita Tangdilambi dkk pada tahun 2020 yang menyatakn terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Menurut analisis univariat terhadap dimensi emphaty menyatakan dari 198 responden, mayoritas menjawab cukup sebanyak 114 responden . ,6%) serta yang paling sedikit menjawab kurang sebanyak 16 responden . ,1%). Analisis bivariat terhadap dimensi emphaty menyatakan hasil uji chi-square memperoleh nilai signifikan p = 0,000 yang artinya siginifikan < 0,05 (H0 ditolak. H1 diterim. Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan emphaty . dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Hila Tahun 2024. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Novagita Tangdilambi dkk pada tahun 2020 yang menyatakn terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. SIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Mayoritas responden berjenis kelamin Perempuan sebanyak 116 responden . ,6%), untuk alamat dominan responden beralamat pada Desa Hila sebanyak 91 responden . %) dan untuk yang mengisi kuesioner mayoritas berada pada kelompok usia 17-25 tahun sebanyak 98 responden . ,5%). Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden menyatakan pada variabel kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan Puskesmas Hila dan kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan yang diterima pada termasuk dalam kategori cukup. Terdapat hubungan antara variabel Tangible . ukti fisi. dengan kepuasan pasien dengan nilai p value sebesar 0,000. Terdapat hubungan antara variabel Reliability . dengan kepuasan pasien dengan nilai p value sebesar 0,000. Terdapat hubungan antara variabel Responsiveness . aya tangga. dengan kepuasan pasien dengan nilai p value sebesar 0,000. Terdapat hubungan antara variabel Assurance . dengan kepuasan pasien dengan nilai p value sebesar 0,000. Terdapat hubungan antara variabel Emphaty . dengan kepuasan pasien dengan nilai p value sebesar 0,000. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journa. Vol. 17 No. Mei 2026 ISSN 1978-7766 (Prin. and ISSN 2597-9566 (Onlin. Journal homepage: https://w. com/index. php/JKT SARAN Puskesmas Hila diharapkan agar mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan selama ini. Disarankan juga untuk melakukan evaluasi secara berkala untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanannya. RUJUKAN