Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan dan Pengembangan Kelompok UMKM Sekolah SMA Almunawaroh sebagai Inkubator Sosial bagi Peserta Didik Fuqoha1. Wicky Tito Bagus Saputra2. Mochamad Yanuar Fauzan Firdaus3. Rohili4. Faiz Naufal5 1Program Studi Ilmu Hukum. Universitas Serang Raya Email: fuqoha23@gmail. 2Program Studi Teknik Industri. Universitas Serang Raya Email: wkudoro142536@gmail. 3Program Studi Teknik Informatika. Universitas Serang Raya Email: mochamadyanuarfauzanfirdaus@gmail. 4Program Studi Manajemen. Universitas Serang Raya Email: rohili432@gmail. 5Program Studi Teknik Industri. Universitas Serang Raya Email: faiznaufal721@gmail. Abstrak Peningkatan dan pengembangan sektor UMKM merupakan salah satu kebijakan nasional dalam rangka menumbuhkan perekonomian nasional. Potensi dari sektor UMKM dapat memberikan kontribusi bagi negara dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) serta mewujudkan kesejahteraan melalui pemerataan ekonomi nasional. Inovasi dan ketahanan ekonomi yang dihasilkan dari UMKM berpotensi menghasilkan lapangan pekerjaan, disaat sektor industri lainnya mengalami kegagalan ketenagakerjaan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan pendidikan dan pelatihan . ducational approac. serta pendekatan pemberdayaan . mpowerment approac. Dalam kegiatan pengabdian ini, pertama dilakukan edukasi kewirausahaan guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa-siswa kelas 12 SMA Almunawaroh. Kedua, meningkatkan kapasitas dan pengembangan UMKM SMA Almunawaroh sebagai inkubator sosial atau community mobilizer sehingga dapat memberikan ruang dan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan potensi kewirausahaan. Kata Kunci: Kapasitas. Kewirausahaan. UMKM. Inkubator Sosial. Abstract The improvement and development of the MSME sector is one of the national policies in order to grow the national economy. The potential of the MSME sector can contribute to the country in increasing Gross Domestic Product (GDP) and realizing welfare through national economic equity. Innovation and economic resilience generated from MSMEs have the potential to generate employment, when other industrial sectors experience employment failures. The method of implementing this community service uses an education and training approach . ducational approac. and an empowerment approach . mpowerment approac. In this community service activity, first, entrepreneurship education is carried out to improve the abilities and skills of 12th grade students of Almunawaroh High School. Second, increasing the capacity and development of SMA Almunawaroh UMKM as a social incubator or community mobilizer so that it can provide space and opportunities for students to develop entrepreneurial potential. Keywords: Capacity. Entrepreneurship. UMKM. Social Incubator. SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS SERANG RAYA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 PENDAHULUAN Salah satu tanda kemajuan banyaknya orang yang berpendidikan. Dengan demikia, maka semakin banyak orang yang mengikuti pendidikan khususnya pendidikan meneganh keatas dan/atau pendidikan tinggi maka indikator dari kesejahteraan masyarakat akan menjadi semakin sulit. Hal tersebut akang berdampak pada peningkatan angka pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan suatu inisiasi dan strategi yang solutif dan efektif. Salah satu yang peningkatan potensi kewirausahaan sebagai Solusi dan alternatif dalam menghadapi kondisi minimnya serapan industri terhadap Mengutip pengertian wirausaha yang dikatakan oleh Robetmi (Pinem, 2019 : bahwa wirausaha merupakan salah satu dari beberapa solusi dalam semakin sempitnya lapangan pekerjaan. Kewirausahaan dikemukakan oleh Drucker dalam Ihma Zurani, dkk. (Zurani et al. , 2022 : 3. adalah kegiatan yang dilakukan secara konsisten untuk mentransfer ide-ide yang baik menjadi kegiatan bisnis yang Menelaah konsepsi pemikiran Nuraeni Dahri dan Muharika Dewi dalam bukunya Dasar Kewirausahaan . 3 : 4-. dikatakan bahwa wirausaha melakukan usaha dengan memiliki keunggulan dalam ketahanan, sosok yang berani dan pejuang yang Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan - Tabel Statistik - Badan Pusat Statistik Indonesia dalam melakukan tindakan, usaha dengan mengerahkan seluruh daya, pikir, dan fisiknya demi meraih keberhasilan serta Sedangkan wirausahawan adalah individu yang memiliki semangat untuk berinovasi dan berani menghadapi tantangan guna memulai bisnis di berbagai peluang. Berdasarkan konsepsi tersebut maka kemampuan dan watak dalam proses melaksanakan kegiatan berwirausaha. Diantara kegiatan-kegiatan diselenggarakan oleh tiap-tiap institusi baik pemerintah maupun swasta serta kelompok organisasi pemberdayaan masyarakat umum atau kelompok Namun dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 60 dari Universitas Serang Raya mengarahkan pada peserta didik atau anak Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat yang dianggap akan menjadi menghadapi situasi dan kondisi serta Hal perhatian tim pengabdian KKM 60 dengan memperhatikan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan angka 16,06% berasal dari lulusan SMA/Sederajat. 1 Berdasarkan pada hal tersebut, maka sasaran dalam peningkatan kewirausahaan sangat perlu diberikan pada para peserta didik. Aktivitas peserta didik di sekolah pembelajaran, dimana makna belajar https://w. id/id/statisticstable/2/MTE3OSMy/unemployment-rate-byeducation-level. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 diartikan sebagai suatu aktivitas yang perlu dilalui oleh setiap pelajar atau peserta didik untuk memperoleh kemajuan dalam hidup, baik melalui cara resmi maupun tidak resmi. Menurut Muhammad Arif dan Sirlyana (Arif and Sirlyana, 2023 : . disebutkan bahwa seseorang dianggap telah menjalani proses belajar jika dirinya mengalami perubahan yang berupa kemampuan, keahlian, nilai-nilai, dan sikap yang berguna bagi dirinya sendiri serta orang Perubahan-perubahan ini terjadi melalui serangkaian langkah tertentu dan berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama, serta dapat terjadi karena adanya usaha. Upaya peningkatan kapasitas kewirausahaan harus ditunjang dengan pengembangan kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai media kewirausahaan. Sebagaimana Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 disebutkan dalam ketentuan umum bahwa UMKM merupakan usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan serta usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau Tujuan UMKM sebagaimana disebutkan dalam Pasal 3 bahwa Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah bertujuan menumbuhkan dan rangka membangun perekonomian ekonomi yang berkeadilan. Mengutip pemikiran Ichsan Adil Prayogi, dkk. (Prayogi et al. , 2023 : . dalam UMKM disebutkan Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan bisnis yang produktif yang digerakan oleh perorangan atau badan usaha. UMKM mendorong pereknomian nasional, ini dapat dilihat dari indikator tingkat keterlibatan masyarakat dalam berbagai sektor kegaitan ekonomi. Dalam kerangka pembangunan menumbuhkembangkan potensi peserta didik dalam berwirausaha, maka perlu dibangun suatu media inkubator sosial. Inkubator wirausaha sosial sebagaimana diuraikan oleh Amiruddin Saleh, dkk. (Saleh et al. , 2015 : . merupakan program yang ditunjukkan untuk memberikan stimulus lahirnya para wirausaha sosial yang dapat dan mampu menjadi penggerak di desa dan masyarakat yang kreatif, produktif, dan Berdasarkan pada uraian singkat tersebut diatas, pengabdian ini bertujuan UMKM sekolah SMA Almunawaroh sebagai Inkubator Sosial bagi para peserta didiknya atau siswa-siswi yang memiliki potensi kewirausahaan untuk dapat memberikan layanan bagi siswa-siswi aktif maupun bagi para alumni atau lulusan yang telah menyelesaikan METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian pendekatan pendidikan dan pelatihan . mpowerment Model pendekatan pendiddikan dan pelatihan . ducational approac. salah satu model yang digunakan yaitu pendekatan pendidikan atau pembelajaran yang berorientasi kepada peserta didik (Student Centered menunjukkan dominasi peserta didik selama kegiatan pembelajaran dan pendidik sebagai fasilitator, pembimbing Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 dan pemimpin. (Ramdani et al. , 2023 : Pendekatan ini juga dikombinasikan dengan konsep Participatory Learning and Action oleh Aprilia Theresia dalam (Fuqoha et al. , 2019 : . yang bertumpu pada metode penjelasan, diskusi interaktif dengan peserta dan/atau anggota yang terlibat dalam kegiatan, dan diakhiri dengan pengolahan ide-ide atau inovasi kewirausahaan. Selanjutnya dalam pengabdian . mpowerment approac. yaitu suatu pendekatan pemberdayaan yang merupakan sebuah Pendekatan ini berfokus pada konsep pembangunan ekonomi nilai-nilai masyarakat, dengan tujuan untuk menciptakan paradigma baru dalam pembangunan yang berorientasi pada manusia, partisipatif, memberdayakan. Tujuan pendekatan pemberdayaan komunitas adalah untuk membantu masyarakat keputusan, dan mengelola sumber daya yang mereka miliki, sehingga pada akhirnya mereka dapat mencapai kemampuan dan kemandirian yang berkelanjutan dari segi ekonomi, ekologi, dan sosial. (Munawar, 2011 : . HASIL DAN PEMBAHASAN Pada tahapan pertama yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan adalah dengan menggunakan pendekatan pendidikan dan pelatihan . ducational approac. Tahapan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para peserta didik atau siswa sekolah SMA Almunawaroh guna menumbuhkan wawasan tentang ekonomi kreatif ditengah-tengah masyarakat. Kegiatan tersebut adalah bagian dari dasar kegiatan peningkataytan kapasitas dan meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kapasitas dan/atau kemampuan menangani, memelihara, melindungi, dan meningkatkan kesejahteraannya Oleh karena itu, pada tahapan pertama ini, dilakukan penyuluhan oleh tim pengabdian KKM 60 Universitas Serang Raya Tahun 2025 yang bekerjasama dengan pegiat UMKM Kota Cilegon. Bapak Dibyantoro. Dihadirkannya memberikan pengetahuan dasar tentang kewirausahaan pada para siswa atau pelatihan dan pendidikan dalam memulai usaha dengan menemukan ide atau inovasi, menelaah potensi, sampai dengan mendorong peserta didik atau siswa untuk memulai menciptakan rencana produk-produk usaha. Gambar 1 Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan UMKM di SMA Almunawaroh Kota Cilegon Pada dilaksanakan pelatihan manajemen pengelolaan keuangan. Pendidikan dan pendidikan dan pelatihan . ducational approac. guna memberikan strategi pengelolaan keuangan bagi peserta didik Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 yang akan memulai kewirausahaan baik Kerjasama dengan mitra UMKM. Mitar UMKM yang dimaksud yaitu UMKM sekolah SMA Almunawaroh sebagai bagian dari program pemberdayaan dalam kerangka inkubator sosial. Pemberdayaan dan pengembangan UMKM sekolah sebagai inkubator sosial diharapkan menjadi gerakan pendukung usaha para peserta didik atau siswa yang memiliki potensi berwirausaha. Sekolah tidak hanya menjadi sarana pendidikan semata, akan tetapi menjadi sektor pendukung kewirausahaan. Pelatihan ini, diselenggarakan pada tahapan kedua dengan menghadirkan pelaku UMKM tingkat Provinsi Banten yaitu Ibu Silvia Tofanie memberikan gambaran pengelolaan dan manajemen keuangan kepada peserta didik atau siswa. Gambar 2 Kegiatan Pembekalan Manajemen dan Tata Kelola Keuangan di SMA Almunawaroh Kota Cilegon Pada tahapan ketiga, yaitu dilakukan proses pemberdayaan dan pendampingan pembuatan produkproduk berdasarkan hasil observasi dan analisis potensi pasar yang dapat diterima di UMKM sekolah. Pada tahapan ketiga ini, tim pengabdian melakukan pendampingan terhadap para peserta didik guna menciptakan dan menginovasi produk-produk olahan. Produk olahan yang dibuat yaitu chessroll yang dikombinasikan dengan olahan pisang. Hal ini mengingat potensi wilayah yang didukung oleh potensi alam dengan menghasilkan produk yang berbahan dari pohon pisang. Gambar 3 Pembuatan Produk Cheesroll Tahapan pengabdian masyarakat bersama KKM 60 Universitas Serang Raya, yaitu pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pendaftaran produk Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) yang dikerjasamakan dengan mitra UMKM sekolah SMA Almunawaroh. Kemitraan ini diharapkan mampu menjadikan UMKM sekolah sebagai incubator sosial dalam bidang kewirausahaan untuk mendukung potensi-potensi peserta didik dan mendorong peserta didik atau siswa mampu menciptakan inovasi sampai dengan menciptakan peluang usaha maupun lapangan pekerjaan dari KESIMPULAN Dari masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan serta pendampingan UMKM di SMA Almunawaroh telah melahirkan Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 berbagai inovasi dan kreatifitas peserta didik atau siswa. Dalam pelaksanaannya, masih terdapat beberapa siswa yang masih harus dilatih, terutama soal mental usaha. Hal tersebut dilihat dari beberapa peserta didik yang tidak melanjutkan project yang dibimbing atau faktor-faktor Namun terlepas dari hal tersebut, beberapa produk dihasilkan bahwa peserta didik atau siswa mampu untuk berwirausaha dan bermitra dengan UMKM sekolah. Hal ini menumbuhkembangkan minat untuk terus berwirausaha pasca menyelesaikan pendidikan sekolahnya. UCAPAN TERIMA KASIH