Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Transformasi Sistem Informasi Akuntansi Digital BukuWarung: Strategi Smart Financial Control dan Fraud Prevention Ahmad Bebin Najmuddin1. Dwi Hayu Estrini2. Tedy Gunawan3. Tedy Gunawan3. Agnes Ivena Engracia4. Rian Kristianto5 1,2,3,4,5 Universitas Nasional Karangturi Semarang e-mail: ahmad. bebin@unkartur. id, 2dwi. hayu@unkartur. id, 3teddygunawan1001@gmail. agnesivena@gmail. com, 5riankristianto57@gmail. Diterima 27-09-2025 Direvisi 19-10-2025 Disetujui 20-10-2025 Abstrak - UMKM telah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi yang berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Indonesia. UMKM memiliki kontribusi yang besar dalam mendukung pendapatan nasional di Indonesia, namun kesadaran pelaku UMKM terhadap pencatatan laporan keuangan masih tergolong rendah. Laporan keuangan menjadi suatu hal yang penting karena dengan laporan keuangan yang sehat akan menjadi faktor pendorong bagi keberlangsungan suatu bisnis. Kemajuan teknologi informasi memudahkan pelaku UMKM untuk melakukan pembukuan secara digital yang dapat membantu pembuatan laporan keuangan yang sistematis dan akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan data dan fakta yang diperoleh di lapangan dalam bentuk Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi BukuWarung dapat meningkatkan ketertiban administratif keuangan, pengawasan arus kas, dan keakuratan laporan keuangan pada Kedai MM. Penggunaan aplikasi tersebut sebagai smart financial control juga mendukung terbentuknya sistem pengendalian internal yang berupa tindakan fraud prevention atas potensi fraud atau ketidakwajaran dalam transaksi keuangan. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi terkait dengan digitalisasi keuangan yang tidak hanya membantu UMKM dalam mengatur keuangan secara efisien, tetapi juga dalam mencegah dan meminimalkan risiko kecurangan melalui penguatan kontrol internal. Kata Kunci: BukuWarung. Fraud Prevention. Smart Financial Control Abstract - UMKM has become one of the main drivers of the economy, contributing significantly to economic growth and development in Indonesia. UMKM berkontribusi besar pada pendapatan nasional Indonesia, namun kesadaran pelaku UMKM terhadap pencatatan laporan keuangan masih tergolong rendah. Laporan keuangan sangatlah penting, karena laporan keuangan yang sehat akan menjadi pendorong keberlangsungan suatu bisnis. Kemajuan dalam teknologi informasi memudahkan UMKM untuk melakukan pembukuan digital, yang mana dapat membantu dalam pembuatan laporan keuangan yang teratur dan akurat. This study uses a qualitative approach with a descriptive method to describe the data and facts obtained in the field in narrative form. The results of this study show that the BukuWarung application can improve administrative financial order, cash flow monitoring, and financial report accuracy at Kedai MM. The use of the application as smart financial control also supports the formation of an internal control system in the form of fraud prevention actions against potential fraud or irregularities in financial transactions. This study contributes to the digitalization of finances, helping not only UMKM manage their finances efficiently, but also preventing and minimizing the risk of fraud through strengthened internal controls. Keywords: BukuWarung. Fraud Prevention. Smart Financial Control PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi yang signifikan terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja serta pemberdayaan masyarakat berpendapatan rendah. Berdasarkan data Kementrian Koperasi Usaha Kecil dan menengah pada tahun 2023 bahwa terdapat sekitar 64 - 66 juta unit UMKM yang beroperasi secara nasional dan menyumbang sekitar 61% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara lebih dari Rp9. 580 triliun. Tidak hanya itu UMKM juga menyerap tenaga kerja hampir 98% atau sebesar 117 juta orang. Kontribusi ini memiliki peran penting untuk keberlanjutan ekonomi suatu negara (Burhanuddin et al. , 2. Industri skala mikro dan kecil (IMK) sebagai penggerak perekonomian terutama di Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2023 telah menyerap pekerja Transformasi Sistem Informasi Akuntansi Digital BukuWarung: Strategi A (Ahmad, dk. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia sebesar 1,78 juta penduduk usia produktif. Industri keuangan secara lebih akurat dan meminimalkan makanan merupakan kelompok usaha IMK terbesar potensi kesalahan pencatatan yang dapat memicu di Jawa Tengah yang mencapai angka 284,96 ribu terjadinya fraud. (Badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Tengah, 2. UMKM tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan KAJIAN PUSTAKA ekonomi, tetapi juga memainkan peran strategis Teori Technology Acceptance Model (TAM) dalam pemberdayaan masyarakat berpendapatan TAM memiliki tujuan untuk menjelaskan rendah serta peningkatan kesejahteraan melalui bagaimana individu atau organisasi menerima dan perluasan kesempatan kerja dan peningkatan menggunakan teknologi dengan menitikberatkan kapasitas ekonomi masyarakat. pada sikap, niat dan perilaku dalam mengadopsi UMKM masih menghadapi sejumlah sistem teknologi informasi. Ada dua faktor utama tantangan yang cukup fundamental. Kondisi ini dalam memengaruhi perilaku saat penerimaan diperkuat dengan adanya keterbatasan modal, teknologi yaitu perceived usefulness (PU) yang lemahnya manajemen keuangan, rendahnya kualitas mengidentifikasikan bahwa seseorang percaya bahwa sumber daya manusia, serta minimnya penguasaan teknologi dapat meningkatkan kinerja. Perceived teknologi yang menjadi faktor utama dalam ease of use (PEOU) merupakan keyakinan bahwa meningkatkan daya saing usaha. Penelitian teknologi mudah dipelajari dan digunakan. Kedua sebelumnya menunjukkan bahwa sebagian besar komponen ini akan membentuk sikap terhadap UMKM masih memiliki praktik pencatatan akuntansi penggunaan teknologi (Davis, 1. yang minim dan tidak sistematis, sehingga TAM dapat diadopsi dalam riset dalam sektor menghambat kualitas pengambilan keputusan serta bisnis seperti UMKM. Riset terdahulu menjelaskan menurunkan efektivitas pengendalian keuangan bahwa persepsi terhadap kemanfaatan dan (Digdowiseiso & Ria, 2. Relevan dengan kondisi yang terjadi pada memengaruhi sikap dan niat pelaku usaha dalam Kedai MM yang masih mengandalkan pencatatan mengadopsi teknologi digital (Ramayah et al. , 2. manual dan ingatan pemilik, sehingga meningkatkan Penerapan TAM juga relevan dalam mengkaji potensi kesalahan pencatatan, kebocoran dana penggunaan aplikasi pencatatan keuangan seperti operasional dan rendahnya transparansi arus kas. BukuWarung oleh pelaku UMKM kuliner, di mana Transformasi sistem informasi akuntansi digital kemudahan mencatat, memantau arus kas dan melalui aplikasi BukuWarung menjadi solusi keakuratan laporan keuangan menjadi alasan utama strategis dalam meningkatkan kualitas informasi diterimanya teknologi tersebut. Digitalisasi Keuangan Menggunakan Aplikasi pembukuan, dokumentasi transaksi yang real-time. BukuWarung serta integrasi pengendalian operasional yang Perkembangan teknologi informasi membawa mendukung smart financial control. Diperkuat dampak signifikan terhadap transformasi digital di dengan temuan terdahulu bahwa digitalisasi dalam berbagai sektor, termasuk pada sektor UMKM. Salah pencatatan keuangan dapat mempercepat kondisi satu implementasi teknologi yang relevan adalah informasi keuangan UMKM dan pemantauan penggunaan aplikasi keuangan berbasis digital, keuangan (Hakim et al. , 2. Digitalisasi ini tidak seperti BukuWarung. Aplikasi ini menyediakan fitur hanya memperbaiki efisiensi pencatatan, tetapi juga pencatatan keuangan sederhana yang dapat diakses memperkuat sistem pengendalian internal melalui peningkatan akurasi, keterlacakan transaksi dan mempermudah pelaku UMKM dalam mengelola transparansi, sehingga berfungsi sebagai mekanisme keuangan usaha (Fitriani, 2. Aplikasi fraud prevention yang lebih efektif. BukuWarung Urgensi digitalisasi pencatatan keuangan pada perencanaan dan pengawasan keuangan. Penggunaan UMKM menjadi landasan utama penelitian ini dalam aplikasi BukuWarung terbukti mampu mengatasi mendukung penguatan sistem pengendalian internal keterbatasan pelaku UMKM (Hakim et al. , 2. sebagai upaya pencegahan fraud. Penelitian memiliki Fraud Prevention Pada UMKM tujuan untuk menganalisis efektivitas transformasi Fraud prevention kumpulan sistem dan digital melalui BukuWarung dalam memperbaiki kebijakan yang bertujuan untuk menghindari proses pembukuan, meningkatkan kapasitas terjadinya penyimpangan sebelum menimbulkan pengawasan keuangan, serta mendukung fraud kerugian bagi organisasi (ACFE, 2. Salah satu prevention pada UMKM Kedai MM. Hal ini untuk pendekatan utama dalam upaya ini adalah dengan mengevaluasi kesiapan dan tantangan UMKM dalam menerapkan sistem pencatatan transaksi yang tertata, mengadopsi sistem informasi akuntansi digital tepat, dan dapat diaudit dengan mudah. Pemanfaatan sebagai bagian dari transformasi bisnis yang digitalisasi melalui aplikasi BukuWarung yang Hasil penelitian diharapkan dapat memiliki struktur pencatatan yang terorganisir dapat memberikan kontribusi berupa rekomendasi membantu pelaku usaha dalam memantau arus kas implementasi pembukuan digital yang sederhana serta mendeteksi ketidakwajaran secara dini. namun efektif, guna membantu UMKM mengelola Transformasi Sistem Informasi Akuntansi Digital BukuWarung: Strategi A (Ahmad, dk. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan data dan fakta yang diperoleh di lapangan dalam bentuk narasi. Peneliti akan bertindak sebagai instrumen utama yang secara aktif mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data secara induktif, di mana fokus utama penelitian terletak pada pemaknaan hasil temuan bukan pada generalisasi (Sugiono, 2. Penelitian ini berfokus pada UMKM Kedai MM yang bergerak di bidang kuliner Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung dan dokumentasi kegiatan keuangan di UMKM Kedai MM. Wawancara melibatkan pengumpulan informasi secara mendalam terkait proses pencatatan keuangan, penggunaan aplikasi BukuWarung dan kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Metode pendekatan ini berupaya menemukan solusi atas permasalahan pencatatan keuangan manual yang selama ini masih dominan dilakukan oleh pelaku UMKM. Riset ini juga berkontribusi dalam transformasi pembukuan berbasis digital sebagai smart financial control untuk UMKM, hal ini menjadi solusi yang efektif dalam fraud prevention. HASIL DAN PEMBAHASAN Sektor kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang paling banyak digeluti oleh pelaku UMKM di Indonesia, termasuk di Kota Semarang. Adanya permasalahan bahwa pelaku UMKM di sektor tersebut masih menggunakan metode pencatatan keuangan secara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta kesulitan dalam memantau arus kas secara real time. Implementasi digitalisasi keuangan melalui aplikasi seperti BukuWarung menjadi solusi potensial dalam mengatasi tantangan tersebut. Aplikasi BukuWarung ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan pembukuan secara digital yang dirancang untuk membantu suatu usaha bisnis UMKM. Aplikasi buku warung ini memungkinkan para penggunanya untuk mencatat seluruh transaksi, mengelola stok barang, dan melakukan penagihan serta pembayaran yang mana termasuk kedalam pembayaran non-tunai atau melalui QRIS. Selain itu aplikasi ini juga menawarkan berbagai fitur penjuakan produk yang bersifat digital seperti pulsa maupun token listrik. Ada beberapa fitur lainnya yang ditawarkan dalam aplikasi buku warung ini yang ditampilkan pada Tabel 1. Tabel 1. Fitur Aplikasi Buku Warung Fitur Aplikasi Kegunaan Fitur Pencatatan transaksi Melakukan dengan sistematis dan membantu pemilik untuk dapat memahami kondisi keuangan mereka Pengelolaan stock Melakukan dan pengelolaan stock melakukan penambahan stock, pengaturan harga jual, dan pengurangan stock otomatis pada saat transaksi terjadi Penagihan dan Memudahkan piutang kepada pelanggan yang sudah jatuh tempo membayaran baik secara cash maupun secara nontunai atau QRIS Penjualan produk Fitur ini menawarkan digital (PPOB) produk digital seperti produk digital lainnya dan dapat mengatur penjualan tersebut Pembukuan digital Melakukan pembukuan secara digital yang lebih otomatis yang dapat pemiliknya untuk bisa transaksi yang terjadi Fitur tambahan Fitur pembuatan nota otomatis, pengingat pembayaran supplier, dan kemampuan AI untuk dapat mengelola berbagai bisnis dalam satu aplikasi yang sama. Sumber : Analisis fitur aplikasi BukuWarung . Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur pencatatan keuangan yang dirancang untuk mendukung pengelolaan keuangan usaha secara lebih terstruktur, akurat, dan efisien. Melalui fungsi Transformasi Sistem Informasi Akuntansi Digital BukuWarung: Strategi A (Ahmad, dk. pencatatan transaksi harian, pengelolaan utangAe piutang, pemantauan arus kas, serta pembuatan laporan keuangan otomatis, aplikasi ini membantu pemilik usaha mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan. (Sulistyawati et al. , 2. Aplikasi BukuWarung dapat mempermudah proses pencatatan keuangan bagi bisnis UMKM karena bersifat sederhana, efisien dan lebih mudah memantau arus keuangan secara akurat (Yuliyanti et al. , 2. Sumber: Aplikasi BukuWarung . Gambar 1. Proses Penerapan Aplikasi BukuWarung Pada UMKM Kedai MM Aplikasi BukuWarung dapat memberikan dampak secara langsung terhadap proses pencatatan Berdasarkan gambar 1 menunjukkan bahwa Kedai BukuWarung dalam melakukan pengelolaan keuangan seperti penyederhanaan proses pencatatan keuangan dan pengelolaan stock secara digital, sehingga dapat meningkatkan akurasi pencatatan Sumber: Aplikasi BukuWarung . Gambar 2. Laporan Keuangan Berbasis Aplikasi Buku Warung Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Berdasarkan gambar 2 menunjukkan bahwa adanya laporan keuangan harian yang dihasilkan oleh aplikasi pencatatan keuangan digital BukuWarung untuk usaha bernama Kedai MM. Laporan ini berfungsi sebagai rekapitulasi arus kas sederhana yang meliputi total pemasukan, total pengeluaran, dan perolehan keuntungan bersih. Laporan keuangan dilengkapi penanda waktu pembuatan . , yang menunjukkan bahwa dokumen tersebut dihasilkan secara otomatis oleh sistem. Struktur laporan menggambarkan praktik digitalisasi pencatatan keuangan yang membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang ringkas, akurat, dan mudah dievaluasi, sesuai dengan kebutuhan analisis finansial. Adanya temuan penelitian yang ditunjukkan bahwa keterangan dari pihak pemiliki Kedai MM yang mengaku dengan menggunakan aplikasi BukuWarung lebih mudah mengontrol dan mengevaluasi kondisi keuangan usaha, mengetahui nilai keuntungan harian hingga bulanan, serta dapat memisahkan antara modal awal dan pendapatan usaha secara terstruktur. Hal ini juga memberikan manfaat dalam mengambil keputusan, karena seluruh data keuangan sudah tercatat dengan rapi dan dapat diakses kapan saja. Temuan ini sejalan dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) bahwa perceived usefulness tercermin dari kemudahan pemilik usaha dalam mengakses dan memahami laporan transaksi secara langsung melalui aplikasi. Sebelum menggunakan BukuWarung, pencatatan keuangan dilakukan secara manual dengan keterbatasan format dan potensi kehilangan data yang Adanya implementasi aplikasi proses pencatatan menjadi lebih rapi, akurat, dan terstruktur, yang memungkinkan pemilik usaha mengambil keputusan operasional yang lebih tepat waktu dan berbasis data. Pengguna merasakan manfaat dari penggunaan teknologi tersebut dalam meningkatkan produktivitas dan pengendalian keuangan usaha. Faktor kemudahan penggunaan juga menjadi alasan utama mengapa aplikasi BukuWarung diterima dengan baik oleh pelaku UMKM. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana dengan perangkat smartphone yang umum digunakan oleh pelaku usaha kecil. Kedai MM sangat tepat menggunakan aplikasi BukuWarung, karena fitur sangat mudah dan berhasil memenuhi kriteria perceived ease of use, yang memperkuat niat dan perilaku penggunaan teknologi oleh pemilik usaha. PEOU dapat memiliki pengaruh pada penerimaan sistem digital pada pelaku UMKM (Katarina & Hendro, 2. Penggunaan aplikasi BukuWarung oleh UMKM Kedai MM tidak hanya meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi keuangan, tetapi juga memperkuat sistem pengendalian internal dalam Pencatatan yang dilakukan secara digital, terstruktur dan kronologis membantu meminimalkan Transformasi Sistem Informasi Akuntansi Digital BukuWarung: Strategi A (Ahmad, dk. risiko kesalahan, kelalaian, serta peluang terjadinya Sistem pencatatan yang bersifat real time, pemilik usaha dapat memantau arus kas dan memverifikasi transaksi secara langsung yang mencerminkan praktik smart financial control yakni pengendalian keuangan yang cerdas, adaptif dan berbasis teknologi tanpa memerlukan sistem akuntansi yang kompleks. Penerapan smart financial control melalui BukuWarung mencakup pendeteksian otomatis atas saldo masuk dan keluar, notifikasi transaksi harian, laporan keuangan sederhana, serta pengarsipan digital yang mendukung audit internal. Kondisi ini mengurangi peluang manipulasi data, penghilangan transaksi, maupun rekayasa laporan keuangan oleh pihak internal (Najmuddin et al. , 2. Pengendalian internal dapat dioptimalkan melalui sistem pencatatan digital yang transparan dan mudah diakses, sehingga memudahkan identifikasi dini atas anomali transaksi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil temuan dan analisis bahwa penggunaan aplikasi BukuWarung memberikan dampak positif secara langsung terhadap efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan pada UMKM Kedai MM. Aplikasi ini memfasilitasi digitalisasi proses pencatatan yang sebelumnya dilakukan secara keteraturan, kecepatan dan ketelitian dalam pengelolaan data keuangan. Hal ini memudahkan pemilik usaha dalam memonitor arus kas, memisahkan antara modal dan pendapatan, serta mengetahui posisi keuangan harian hingga bulanan secara terstruktur. Pemanfaatan BukuWarung juga memperkuat sistem pengendalian internal melalui praktik smart financial control, yang mencakup pencatatan digital, pelaporan otomatis, dan kemampuan audit yang lebih baik. Implementasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam fraud prevention dan pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan objek penelitian dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha dan wilayah geografis yang Evaluasi juga sebaiknya mencakup pengaruh aplikasi pencatatan digital terhadap efisiensi operasional, peningkatan laba, serta pengambilan keputusan strategis oleh pemilik usaha. Evaluasi dapat dilakukan dengan aspek literasi keuangan digital serta keberlanjutan penggunaan teknologi pencatatan oleh pelaku UMKM dalam jangka panjang. REFERENSI