PENTINGNYA PROTOKOL KESEHATAN KELUAR MASUK RUMAH SAAT PANDEMI COVID-19 DILINGKUNGAN MASYARAKAT RT 30 KELURAHAN AIR HITAM. SAMARINDA. KALIMANTAN TIMUR Tuti Meihartati. Aries Abiyoga. Dodi Saputra. Ine Sekar ITKES Wiyata Husada Samarinda *e-mail: tuti@stikeswhs. Abstrak: Penyebaran virus COVID-19 kian masif belakangan ini. Tingginya angka penularan membuat setiap negara melakukan imbauan kepada rakyatnya agar mengurangi aktivitas keluar Indonesia sendiri masyarakat juga diimbau untuk bekerja, belajar dan beribadah dirumah masing-masing selama pandemi virus Corona. Kebijakan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi beberapa kalangan dan mungkin terasa menyiksa. Kendati tengah menjalani isolasi, jika ada urusan yang penting seperti belanja kebutuhan pokok masyarakat tetap diperbolehkan untuk keluar Namun, mereka perlu mengikuti protokol ketat terkait keluar dan masuk rumah selama masa pandemi. Harapan besar dengan melakukan protokol masuk dan keluar rumah saat pandemi COVID19 sesuai anjuran pemerintah tersebut, kita dapat membantu menghentikan penyebaran berbagai macam bakteri atau virus, termasuk Virus Corona, di dalam rumah. Namun, pada akhirnya, berdiam di rumah menjadi cara paling efektif untuk melindungi diri dan orang lain dari Virus Corona. Kata Kunci: Protokol Kesehatan. Pandemi Covid-19. Abstract : The spread of the COVID-19 virus has become increasingly massive lately. The high rate of transmission makes each country make an appeal to its people in order to reduce outdoor activities. Indonesian people themselves are also encouraged to work, study and worship in their homes during the Corona virus pandemic. The policy is a challenge for some circles and may feel torture. Even though they are undergoing isolation, if there are important matters such as shopping for basic necessities the people are still allowed to leave the house. However, they need to follow strict protocols related to going in and out of the house during the pandemic. We have high hopes that by entering and leaving the house protocol during the COVID-19 pandemic according to the government's recommendations, we can help stop the spread of various types of bacteria or viruses, including Corona Virus, in the house. However, in the end, staying at home is the most effective way to protect yourself and others from Corona Virus. Key word : Health Protocol. Pandemic Covid 19. Penanganan COVID-19 Republik Indonesia. Pendahuluan Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Menurut data Gugus Tugas Percepatan jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga 27 Juli 2020 adalah 98. 778 orang dengan jumlah 781 orang. Tingkat kematian . ase fatality rat. akibat COVID-19 adalah sekitar 4,8%. Hingga saat ini, kita masih dituntut untuk terus berada di rumah saja karena Jika dilihat dari persentase angka kematian yang di bagi menurut golongan usia, maka lansia memiliki persentase tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan golongan usia virus Corona baru belum juga menyusut. Melakukan karantina mandiri di rumah, merupakan salah satu solusi terbaik jika tak ingin tertular Covid19. Sayangnya, banyak orang mengeluh Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, 59,2% bosan karena sudah berminggu-minggu penderita yang meninggal akibat COVID-19 lamanya hanya berada di rumah saja. Inilah adalah laki-laki dan 40,8% sisanya adalah yang membuat beberapa orang nekat jalan- jalan dan keluar rumah, padahal pemerintah Coronavirus adalah kumpulan virus yang setempat sudah banyak yang menerapkan bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan Alih-alih nekat keluar rumah, cobalah untuk lebih mengeksplorasi lagi aktivitas Namun, virus ini juga bisa menyebabkan apa saja yang bisa Anda lakukan selama infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru- masih berada di rumah saja. Melakukan paru . aktivitas fisik selama berada di rumah, juga Selain ringan, seperti SARS-CoV-2 membantu tubuh tetap aktif sehingga menjauhkan Anda dari sejumlah penyakit. Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu COVID-19 beberapa perbedaan MERS, antara SARS 3-5 menit seperti berjalan keliling rumah atau cukup melakukan peregangan, sudah sangat membantu membebaskan Anda dari risiko kram otot dan meningkatkan sirkulasi lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala. Melakukan gerakan-gerakan ringan selama Ada banyak sekali manfaat yang didapat jika tubuh kita tetap aktif selama masa karantina ini. Aktivitas fisik yang rutin bekerja di rumah, bersekolah dan beribadah dilakukan dapat membawa manfaat seperti di rumah saja menjadi salah satu usaha menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga menghentikan wabah ini. penyakit jantung, stroke, diabetes tipe-2, dan beberapa jenis kanker. lanjut usia untuk menjaga keseimbangan bisa dialihkan pengerjaannya di rumah. Masih ada banyak pekerja yang terpaksa Aktivitas fisik juga membantu orang-orang Kamu cukup beruntung bila pekerjaan kamu terjatuh dan cedera. Sementara untuk anakanak rutin melakukan aktivitas fisik sangat baik untuk mendorong tumbuh kembangnya harus tetap beraktivitas di luar di tengah Masalahnya, memang tidak semua aktivitas bisa dikerjakan dari rumah saja. Ada kalanya juga kita masih harus keluar rumah demi sebuah keperluan. dan menurunkan risiko penyakit di usia Misalnya, harus belanja stok makanan yang Melakukan aktivitas fisik bahkan juga habis ke supermarket atau pasar, mengantar membantu meningkatkan kesehatan mental, anak pergi imunisasi yang tidak bisa ditunda dan menurunkan risiko depresi, penurunan atau sekadar bertemu seseorang untuk urusan pekerjaan yang sulit dilakukan secara daring Melihat banyaknya manfaat yang atau melalui telepon. Bila memang kamu bisa didapat dari rutin melakukan aktivitas harus keluar rumah sebentar untuk sebuah fisik, akan sangat sayang jika Anda masih keperluan, pastikan mengikuti protokol demi menghabiskan waktu dengan tidur-tiduran keamanan dan kesehatan. sepanjang hari. Etika keluar rumah selama masa pandemic covid-19 : Pakai Jaket atau Baju Pandemik lengan Panjang. Tidak perlu menggunakan drastis mengubah keseharian masyarakat di asesoris . elang, cincin, antin. Pakai seluruh dunia. Demi mengerem penyebaran masker, digunakan sebelum keluar rumah, dan menghindarkan diri dari risiko tertular Usahakan Covid-19, setiap orang mau tidak mau harus transportasi umum. Menggunakn tissue di rela membatasi aktivitasnya #dirumahsaja. jari untuk menyentuh permukaan apapun. Berkomitmen physical Remas sapu tangan lalu buang ke tempat distancing dengan sampah. Jika batuk atau bersin lakukan etika Metode yang benar dengan menutuo gunakn siku. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Usahakan bertransaksi menggunakn non Masyarakat di Wilayah Rt 30 di Kelurahan Air Hitam dengan memberikan edukasi menyentuh benda atau permukaan apapun, mengenai pentingnya protocol Kesehatan Jangan menyentuh bagian wajah sampai keluar masuk rumah saat Pandemi Covid 19 tangan benar-benar bersih. Jaga jarak dengan menggunakan media pengeras suara di orang lain minimal 1 meter Lakukan Protokol masuk rumah : Pas sampai Persiapan Kegiatan rumah jangan sentuh apapun, buka sepatu sebelum masuk rumah, buka pakaian dan segera masukan kedalam keranjang cucian, taruh tas, dompet, kunci, dll kedolam kotak dipintu masuk, segera mandi, kalua gak bisa mandi, pastikan cuci semua area kulit yang paparan udara handphone atau kacamata dengan alcohol atau desinfektan, bersihkan permukaan atau benda yang bapak/ibu bawa dari luar dengan masyarakat dimulai dengan melakukan bekerjasama antara ITKES WHS dengan Kelurahan Air Hitam, puskesma Juanda dan RT di Wilayah Air Hitam di Samarinda. Berikutnya kami melakukan studi pendahuluan lebih lanjut tentang jumlah peserta dan juga penentuan pelaksanaan pelatihan di wilayah RT 30 Air Hitam Setelah didapatkan data kami menetapkan Kelompok dan Tanggal Pelaksanaan. Dalam PkM memberikan edukasi terkait Pelaksanaan pada hari Rabu tanggal 01 April 2020 di protocol keluar masuk rumah saat pandemi RT 30 Kelurahan Air Hitam kami covid 19 melalui pengeras suara yang ada di RT 30 Kelurahan Air Hitam Samarinda menggunakan pengeras suara yang ada di dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya masyarakat RT 30 Kelurahan Air Hitam tentang pentingnya - Pengertian covid-19 menjaga kesehatan fisik saat pandemi covid - Tanda dan gejala covid-19 - Peserta dapat mengetahui, memahami, kepada masyarakat mengenai etika etika atau protokol Kesehatan keluar keluar masuk rumah disaat pandemic masuk rumah saat Pandemi Covid 19 yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Dokumentasi Kegiatan - Memberikan masyarakat bertanya melalui group wa pertanyaan masyarakat Hasil Karakteristik Peserta Peserta Kelurahan Air Hitam. Samarinda yang berada di wilayah kerja Puskesmas Juanda Samarinda. Respon Peserta Peserta pentingnya protocol Kesehatan keluar masuk rumah saat Pandemi Covid 19 Dampak Dampak kegiatan ini adalah sebagai Peserta pentingnya menjaga kesehatan fisik saat pandemi covid 19 ini. Peserta Kesehatan keluar masuk rumah saat Pandemi Covid 19 Hasil PkM pengertian, pengetahuan, pemahaman masuk rumah dengan protocol Kesehatan yang tepat untuk mencegah penyebaran virus pada masa pandemi covid-19. Rekomendasi