1319 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI ECO-PAVING BLOCK Oleh Jack Widjajakusuma1. Aazokhi Waruwu2. Priskila Christine Rahayu3. Kevin Aprilio Wibowo4 1,2,4 Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknologi Sains dan Teknologi. Universitas Pelita Harapan. Tangerang 3Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknologi Sains dan Teknologi. Universitas Pelita Harapan. Tangerang Email: 1jack. widjajakusuma@uph. Article History: Received: 19-08-2025 Revised: 18-09-2025 Accepted: 22-09-2025 Keywords: Seminar. Workshop. Eco-Pacing Block. Environmental Friendly Abstract: Plastic waste poses significant social, economic, and environmental challenges as it decomposes over decades or even One potential solution is processing plastic waste into eco-paving blocks, which serve as eco-friendly alternative building materials while creating business opportunities. This Community Service Program (PkM) involved the Community Empowerment Institute of Bencongan Indah. Kelapa Dua District. Tangerang Regency. Activities included socialization and hands-on training on producing eco-paving blocks. The socialization covered the importance of plastic waste management, its health risks, and techniques for processing it into eco-paving blocks. Training aimed to improve partnersAo knowledge and skills, evaluated through performance outcomes and pre- and post-activity questionnaires. Results showed strong community engagement and government Furthermore, the training significantly enhanced participantsAo competence, as reflected in their improved ability to produce eco-paving blocks and higher scores in questionnaires after the program. Overall, this activity demonstrated that community-based education and training can effectively empower local stakeholders to transform plastic waste into valuable, sustainable products. PENDAHULUAN Sampah merupakan salah satu dari sekian banyaknya permasalahan sosial dan ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia (Zaman. Miftahudin, and Maruf 2. Komposisi sampah plastik di Indonesia setiap tahun mengalami pertambahan sekitar 5-6% sejak tahun 2000 dan merupakan nomor dua teratas setelah China sebagai pembuang sampah plastik tertinggi sebanyak 8,96 ton per tahunnya (Meyrena and Amelia 2. Indonesia menduduki peringkat kedua negara yang mencemari sampah plastik di perairan laut dunia, dan jumlah sampah plastik yang ada di Indonesia telah mencapai angka 14% dari keseluruhan produksi sampah di Indonesia pada tahun 2015 (Aisha 2. Kebijakan kantong plastik berbayar telah diterapkan di Indonesia sejak Februari 2016 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional dengan tujuan untuk mereduksi sampah http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 plastik (Permana et al. Dampak dari limbah plastik sebetulnya tidak hanya sebatas merusak lingkungan, namun akan merambat sampai masalah kesehatan yang krusial dikarenakan dalam kandungan plastik terdapat berbagai bahan kimia yang sangat berbahaya bagi terutama manusia, hewan dan tanaman akan terganggu pertumbuhannya (Putra et al. Plastik merupakan sampah anorganik yang sulit terurai dan akan terurai dalam kurun waktu puluhan atau ratusan tahun kemudian (Rahmi et al. Pradipta et al. Limbah kantong plastik merupakan penyumbang sampah plastik terbesar karena masyarakat menggunakan lebih dari 100 miliar kantong plastik per tahun (Widodo et al. Pengelolaan sampah di lingkungan menjadi permasalahan yang semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia (Lingga et al. Pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Indonesia menjadi sangat mendesak mengingat kompleksitas tantangan lingkungan dan kesehatan yang dihadapi. Pemahaman mendalam tentang sumber dan jenis sampah, serta implementasi pemilahan sampah dari awal, menjadi kunci dalam upaya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan (Lingga et al. Peran Bank Sampah di Indonesia selain mengurangi jumlah sampah plastik hingga 16 ribu ton sampah yang terkelola yang diantaranya adalah 12 juta ton sampah anorganik (Aisha 2. Bank sampah di setiap kelurahan dapat berkoordinasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan untuk dapat memberdayakan limbah plastik ini sebagai produk yang dapat bermanfaat. Mitra PKM ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bencongan Indah Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang berkantor di Jl. Kecubung Raya Kompleks Perumahan Harapan Kita Tangerang dan berjarak 3,4 km dari UPH. Luas wilayah kelurahan ini adalah 368 Ha, sebagian besar merupakan wilayah pemukiman dengan luas 352 Ha, perkantoran 8 Ha, prasarana umum seluas 3,85 Ha, ruang terbuka 0,5 Ha, dan Kelurahan Bencongan Indah terbagi dalam 10 RW dan 53 RT. Jumlah penduduk 357 jiwa dengan kepala keluarga sebanyak 7. 224 kk. Jumlah laki-laki 7. 224 jiwa dan perempuan 8. 133 jiwa. Mitra utama dalam pelaksanaan PKM ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) beranggotakan 13 orang dibantu Karang Taruna dengan anggota 38 orang dan personil Bank Sampah di setiap RW. Sampah-sampah yang ada di setiap RW dikumpulkan oleh warga melalui bank sampah yang dikelola oleh personil Bank Sampah. Sekalipun Bank Sampah sudah tersedia di setiap RW, namun didapatkan bahwa peran serta masyarakat dalam penanganan dan pengolahan sampah di lingkungan masih minim, hal ini dapat berdampak pada keseimbangan lingkungan jika tidak mendapatkan penanganan yang Peran serta masyarakat dan pemerintah merupakan sebuah kekuatan yang dapat mengatasi permasalahan sampah salah satunya yakni dengan terobosan teknologi tepat guna pendayagunaan sampah plastik untuk pembuatan eco-paving block plastik (Meyrena and Amelia 2. Kelompok Bank Sampah setiap RW mengalami permasalahan tidak aktifnya pengepul sampah yang selama ini mengambil sampah di Bank Sampah setiap RW, sehingga terjadi penumpukan sampah plastik (Gambar 1. Masalah limbah plastik merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan lingkungan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia (Medikano et al. Dampak negatif dari sampah terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan risiko penyakit (Lingga et ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Peningkatan mesin pencacah limbah plastik untuk dapat digunakan sebagai material eco-paving block dan tidak adanya mesin pencetak eco-paving block itu sendiri (Gambar 1. Mesin pencacah yang ada terbatas pada hasil cacahan dengan ukuran lebih besar sehingga bermasalah dalam menghasilkan pencampuran yang lebih merata. Cetakan eco-paving block yang digunakan selama ini hanya cetakan secara manual, sehingga hasil produksi yang didapatkan terbatas. Ketersediaan sarana dan prasarana yang dapat difungsikan sebagai taman baca PAUD, tempat rapat guru-guru PAUD, tempat pertemuan warga dan Pengurus RW 01, tempat regenerasi Ketua RT dan Ketua RW, tempat arisan ibuibu PKK, kegiatan Pengajian, dan kegiatan lainnya di RW 01 Kelurahan Bencongan Indah (Gambar 1. Genangan air yang dapat mencapai setinggi 60 cm ketika terjadi hujan di sepanjang jalan Bougenville Raya. Perlu upaya perbaikan saluran air di Lingkungan RW 01 agar terintegrasi dengan saluran air di RW 02 (Gambar 1d-. Gambar 1. Beberapa permasalah di lokasi RW 01 Permasalahan Prioritas berdasarkan kesepakatan dengan mitra sasaran dengan sub permasalahan yang yang diberikan solusi diuraikan sebagai berikut: Bidang Peningkatan Keterampilan Masyarakat. Kegiatan pertama untuk meningkatkan keberdayaan mitra adalah aspek keterampilan dalam pencacahan limbah plastik agar memenuhi kriteria sebagai pengganti agregat paving block dan keterampilan dalam memproduksi eco-paving block melalui pencetakan menggunakan mesin. Program ini juga menciptakan peluang usaha baru di http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 tingkat komunitas, yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan (Medikano et al. Eco-paving block yang telah dicetak dapat digunakan sebagai bahan pembangunan fasilitas-fasilitas yang diperlukan di lingkungan kelurahan dan Kabupaten Tangerang pada umumnya. Bidang Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kegiatan kedua yang dapat meningkatkan keberdayaan mitra adalah pengetahuan dampak lingkungan akibat limbah sampah plastik, pengetahuan tentang perancangan campuran paving block termasuk penghematan semen dengan penggunaan material fly ash, termasuk pengetahuan tentang manajemen pemasaran yang meliputi strategi pemasaran dari produk eco-paving block dengan harga bersaing. Tim pengusul memberikan pelatihan pengolahan limbah sampah plastik menjadi eco paving block. Masyarakat Kelurahan Bencongan Indah melalui kelompok Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) diajarkan cara menggunakan alat eco-paving serta diberi pemahaman mengenai alat dan material yang diperlukan dalam proses pembuatannya seperti yang dilakukan pada PkM Wari et al. 2024 (Wari et al. Pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan melalui pengelolaan limbah plastik, tetapi juga meningkatkan perekonomian lokal serta mendukung pengembangan infrastruktur lingkungan yang lebih berkelanjutan. Kelompok mitra dilatih cara penggunaan alat cetak eco-paving block termasuk material apa saja yang diperlukan dalam prosesnya. Alat eco-paving block ini mampu berfungsi dengan baik dengan melalui beberapa tahapan ataupun proses percobaan (Pradipta et al. Dampak dan manfaat program Dampak dan manfaat program PkM ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan motivasi untuk berperan aktif ikut serta pada bank sampah dan memilah sampah plastik untuk diolah menjadi eco paving block. Upaya pengurangan limbah plastik dapat mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan apabila tercipta kolaborasi pihak eksternal dan komunitas di masyarakat (Lating. Pawa, and Tunny 2. Secara ekonomi dikatakan bahwa harga jual sampah plastik adalah sekitar Rp. 000/kg dan harga jual eco paving block adalah sekitar Rp. 000 sampai Rp. 000 per m2 (Juwita et al. Eco-paving block dari limbah plastik ini dapat digunakan sebagai material bangunan alternatif yang ramah lingkungan, sehingga ada peluang usaha melalui penjualan produk eco-paving block (Imelda et al. Keberlanjutan dari program ini diharapkan dari partisipasi perangkat desa dan karang taruna dalam pengawasan dan pelatihan yang berkelanjutan baik dalam pengolahan limbah plastik dan pembuatan eco-paving block maupun pemanfaatannya sebagai bahan bangunan untuk beberapa fasilitas diperlukan di kelurahan. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan mitra didapatkan permasalahan prioritas yang perlu diselesaikan yaitu keterampilan dalam pencacahan limbah plastik dan keterampilan dalam mencetak paving block. Selain masalah ini, permasalahan prioritas lainnya adalah kurangnya pengetahuan dalam hal metode perancangan campuran paving block dan pengetahuan untuk manajemen pemasarannya. Beberapa langkah yang perlu ditempuh dalam menangani sampah plastik seperti penggunaan alternatif yang ramah lingkungan, edukasi pengurangan plastik, dan kebijakan pemerintah untuk membatasi produksi serta distribusi plastik sekali pakai semakin digalakkan (Putra et al. Keberhasilan pengelolaan sampah plastik memerlukan kebijakan yang efektif, kesadaran ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 masyarakat, dan partisipasi yang melibatkan seluruh komponen di masyarakat (Aromi et al. Sesuai dengan permasalahan prioritas, maka ada beberapa solusi yang dilakukan dalam menangani permasalahan prioritas mitra, di antaranya : Peningkatan keterampilan mitra didapatkan melalui pelatihan cara melakukan pencacahan limbah plastik yang memenuhi syarat untuk material agregat paving block melalui penggunaan penggunaan mesin. pelatihan cara pencetakan paving block menggunakan mesin pencetak dengan bentuk bervariasi. Inovasi lingkungan berupa pendayagunaan limbah plastik menjadi eco-paving atau dikenal dengan paving block plastik disinyalir mampu menjadi sebuah terobosan untuk mengurangi jumlah plastik di Indonesia (Meyrena and Amelia 2. Peningkatan pengetahuan mitra didapatkan melalui pemaparan materi tentang dampak lingkungan dari limbah sampah plastik. materi tentang cara perancangan campuran paving block yang terdiri dari material semen, pasir, limbah plastik, tambahan air dan penghematan penggunaan semen dengan adanya tambahan material fly ash . bu terbang materi tentang pemanfaatan paving block untuk bahan bangunan seperti perkerasan jalan, area parkir, trotoar, dan dinding bangunan. dan materi tentang manajemen pemasaran produk eco-paving block. Solusi penyelesaian masalah ini perlu membutuhkan peran serta dari masyarakat dan Strategi komprehensif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, adopsi teknologi yang ramah lingkungan, dan pengembangan dan penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah menjadi solusi yang sangat efektif (Lingga et al. Penggunaan kantong plastik diganti dengan tas kain sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik di Indonesia (Permana et al. Eco Paving Blok merupakan inovasi dalam membuat paving block dengan mengganti penggunaan semen menjadi bahan dasar sampah plastik (Medikano et al. LANDASAN TEORI Proses pembuatan paving-block yang ramah lingkungan dimulai dengan penghancuran botol plastik secara teliti, yang biasanya diperoleh dari program daur ulang atau dikumpulkan dari masyarakat sekitar. Serpihan plastik ini selanjutnya dicampurkan dengan bahan-bahan pengikat, seperti pasir halus dan semen, sehingga menciptakan campuran komposit yang memperkuat dan meningkatkan daya tahannya. Desain campuran beton saat ini mengadopsi rasio 1:0,15:0,25 untuk semen, plasticizer, dan pasir. Dalam kajian ini, kami akan menyelidiki penggantian semen dengan abu terbang pada beberapa tingkat penggantian, yaitu 5%, 10%, 15%, dan 20%. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah semen yang digunakan dalam campuran, sehingga dapat menurunkan biaya produksi dan berpotensi meningkatkan keberlanjutan beton. Abu terbang, yang merupakan hasil sampingan dari pembakaran batu bara, tidak hanya berfungsi sebagai pengganti sebagian semen, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas beton, seperti kemudahan dalam pengolahan dan ketahanan terhadap kondisi lingkungan Tingkat penggantian yang bertahap memungkinkan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat mekanis, ketahanan, dan kinerja beton secara keseluruhan, sehingga mendapatkan jaminan kualitas paving-block. bahwa meskipun kami mendapatkan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 penghematan biaya, kualitas dan integritas produk akhir tetap terjaga. Setelah semua bahan tercampur dengan baik, campuran itu dituangkan ke dalam cetakan yang dibuat khusus untuk membentuk paving-block. Cetakan ini dapat berbeda dalam ukuran dan desain, sehingga memberikan kemudahan dalam produk akhir. Setelah campuran mengeras, paving-block akan menjalani proses pemeliharaan, di mana pavingblock dibiarkan mengeras lebih lanjut dan meningkatkan kuat tekannya. Paving-block yang ramah lingkungan yang diproduksi tidak hanya baik untuk lingkungan, karena telah mengurangi sampah plastik dari tempat pembuangan akhir dan lautan, tetapi juga memiliki ketahanan yang sangat mengesankan. Penelitian mengungkapkan bahwa paving block ini mampu bertahan terhadap kondisi cuaca yang ekstremAiseperti hujan lebat, panas matahari yang kuat, dan perubahan suhuAidengan lebih baik dibandingkan dengan banyak solusi paving-block tradisional. Pendekatan yang baru ini tidak hanya membantu dalam praktik berkelanjutan, tetapi juga menawarkan alternatif yang kuat dan menarik untuk jalur pejalan kaki, jalan akses, dan area terbuka. Dengan memilih paving block yang ramah lingkungan, masyarakat dapat memberikan kontribusi besar dalam mengurangi pencemaran plastik serta memperbaiki infrastruktur mereka. METODE Program ini memiliki beberapa tahapan Pelaksanaan, yaitu: Sosialisasi Pelaksanaan program ini diawali dengan sosialisasi kepada penduduk setempat. Sosialisasi pertama yang akan diberikan berisi pentingnya mengolah limbah plastik, bahaya limbah bagi kesehatan, manajemen limbah plastik . engumpulan dari lokasi sekita. , dan bagaimana mengolah limbah plastik menjadi eco-paving block. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat mendapat pengetahuan mengenai limbah plastik dan pemanfaatannya serta terdorong untuk memproduksi eco-paving block karena memiliki nilai Sosialisasi selanjutnya memberikan pengetahuan mengenai bagaimana merancang desain campuran untuk membuat eco-paving block dan menambah abu terbang ke dalam campuran untuk mengurangi penggunaan semen. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pengetahuan untuk dapat merancang desain campuran secara mandiri. Pelatihan Masyarakat akan mendapat pelatihan membuat eco-paving block dengan material tambahan limbah plastik. Pelatihan diawali dengan bagaimana cara mencacah limbah plastik yang dikumpulkan dari daerah sekitar menggunakan mesin pencacah yang baru. Mesin yang baru akan menghasilkan cacahan plastik yang berukuran lebih kecil dari sebelumnya. Tahapan selanjutnya adalah mencampur seluruh material, yaitu semen, air, pasir, dan cacahan plastik sesuai desain campuran yang telah diuji di laboratorium. Terakhir, masyarakat dilatih untuk menuang dan memadatkan beton segar ke cetakan. Alat cetak yang digunakan sebelumnya hanya berupa besi berbentuk persegi panjang sehingga beton segar harus dituang satu-persatu secara manual. Alat cetak yang baru merupakan mesin semiotomatis yang dapat langsung mencetak dan memadatkan paving block dalam jumlah Eco-paving block yang sudah berumur 28 hari dapat dimanfatkan untuk material Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat eco-paving block yang memanfaatkan limbah plastik dengan bantuan mesin berteknologi agar lebih efisien. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 . Pendampingan dan Evaluasi Selama masa pelatihan dan ketika masyarakat sudah dapat memproduksi secara mandiri, dilakukan pendampingan dan evaluasi dengan cara mengunjungi mitra setiap 1-2 minggu sekali. Evaluasi yang dilakukan adalah mengukur pengetahuan masyarakat dengan cara memberikan pre-test dan post-test. Pengetahuan yang akan diukur adalah mengenai bahaya dari limbah plastik, bagaimana cara membuat eco-paving block, dan bagaimana cara menggunakan desain campuran yang diberikan untuk menghitung berat material yang Evaluasi lain yang dilakukan adalah mengukur efektivitas penggunaan alat cacah yang baru dengan cara melakukan uji ayakan pada cacahan plastik. Uji ayakan cacahan plastik bertujuan untuk melihat ukuran serta persebarannya . Jika hasil cacahan lebih kecil, maka alat terbukti berhasil memperkecil ukuran cacahan limbah plastik. Selain itu, terdapat evaluasi keterampilan masyarakat berupa pemeriksaan prosedur pembuatan, desain campuran yang digunakan, dan kualitas dari eco-paving block. Pengukuran evaluasi dilakukan secara visual dengan cara melihat proses produksi eco-paving block. Pengukuran kualitas dilakukan dengan cara menguji kuat tekan eco-paving block yang dihasilkan pada Dosen bersama masyarakat juga melakukan evaluasi kuat tekan dari ecopaving block yang menggunakan abu terbang serta biaya produksinya. Pengukuran dilakukan dengan cara menguji kuat tekan di laboratorium serta menghitung biaya produksi. Jika kuat tekan yang dihasilkan masih memenuhi standar dan biaya produksi menurun, maka rencana berhasil. Keberlanjutan Program Keberlanjutan dari program ini adalah masyarakat akan diberikan pelatihan mengenai bagaimana memasarkan eco-paving block, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital . edia sosia. Diharapkan masyarakat dapat menjual eco-paving block ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, masyarakat juga akan diberikan pelatihan keterampilan memasang eco-paving block untuk menjadi dinding, area pejalan kaki, atau area parkir Mitra utama dalam program ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bencongan Indah berpartisipasi dengan cara menjadi peserta sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco-paving block dengan memanfaatkan limbah plastik. Setelah itu, masyarakat berperan untuk mengumpulkan limbah plastik dari lingkungan sekitar dan memproduksi eco-paving block. Masyarakat juga berperan untuk melaporkan pertanggungjawaban dari pelaksanaan kegiatan pembuatan eco-paving block, seperti jumlah produksi dan pemanfaatan eco-paving block. Pengurus Bank Sampah di Kelurahan Bencongan Indah juga berpartisipasi dalam membantu mengurus manajemen pengumpulan limbah plastik yang nanti akan digunakan untuk membuat eco-paving block. Pemerintah pengurus daerah Bencongan Indah akan berpartisipasi untuk mendorong masyarakat mengikuti program ini serta memberikan dukungan berupa penyediaan tempat pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan. IPTEKS yang akan diimplementasikan meliputi teknik pembuatan eco-paving block dengan memanfaatkan limbah plastik, pemanfaatan abu terbang untuk mengurangi penggunaan semen, pemanfaatan teknologi berupa mesin pencacah plastik dan alat cetak eco-paving block, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung strategi pemasaran melalui media sosial atau media penjualan secara digital. Penelitian mengenai pemanfaatan limbah plastik telah dilakukan sebelumnya, seperti melelehkan limbah plastik dan dicetak menjadi bata (Burhanuddin et al. Selain itu, http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 terdapat beberapa penelitian mengenai pemanfaatan limbah plastik yang dilelehkan sebagai material pembuat eco-paving block. Hasil kuat tekan yang didapatkan beragam di sekitar 24,38 sampai 50,97 MPa (Sudarno et al. Agrawal et al. Sari and Nusa 2019. Indrawijaya et al. Amran 2. Kelemahan dari metode tersebut adalah proses pelelehan plastik memerlukan energi tambahan dan dapat menimbulkan pencemaran udara. Oleh karena itu, pada program ini limbah plastik dimanfaatkan tanpa dilelehkan. Pembuatan eco-paving block dengan memanfaatkan limbah plastik dilakukan melalui beberapa tahapan: Mengumpulkan limbah plastik di sekitar Bencongan Indah dan mencacah dengan bantuan alat. Menentukan desain campuran untuk membuat eco-paving block dengan memanfaatkan limbah plastik dan abu terbang. Membuat eco-paving block berdasarkan desain campuran dan mencetak dengan bantuan alat. Melakukan perawatan eco-paving block sampai berumur 28 hari . encapai kekuatan Memasarkan produk melalui strategi pemasaran digital atau memanfaatkannya untuk keperluan masyarakat HASIL DAN PEMBAHASAN Beberapa hasil dan pembahasan yang diuraikan pada bagian ini terdiri dari hasil sosialisasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Bencongan Indah, hasil dari pelatihan pembuatan eco-paving block, dan evaluasi dari setiap kegiatan yang dilakukan berupa hasil pengisian angket oleh peserta sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kegiatan awal yang dilakukan oleh tim pelaksana PkM adalah sosialisasi tentang program yang akan dikerjakan secara bersama-sama oleh tim pelaksana bekerja sama dengan masyarakat di lokasi mitra (Gambar . Tim dari pelaksana PkM terdiri dari ketua pelaksana, anggota pelaksana, dan dibantu oleh beberapa dosen, asisten dosen, dan mahasiswa yang terlibat. Mitra PkM ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bencongan Indah Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang. Sebagian besar yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan ketua dan anggota LPM dan staf di Kelurahan Bencongan Indah. Materi terkait sosialisasi ini menyangkut penyamaan persepsi tentang penggunaan dan manajemen limbah plastik sebagai material eco-paving block dan Kesepakatan pentingnya potensi limbah plastik menjadi material eco-paving block. Penjelasan rencana kegiatan PkM. Gambaran Teknologi dan Inovasi, penjelasan dampak limbah plastik, dan pemanfaatan limbah plastik. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 2. Acara kegiatan sosialisasi di kantor Kelurahan Pelatihan Pembuatan Eco-paving Block Pelatihan pembuatan eco-paving block diawali dengan penjelasan bagaimana cara mencacah limbah plastik yang dikumpulkan dari daerah sekitar menggunakan mesin pencacah yang baru dan cara untuk mencacah plastik, cara mengaduk campuran, dan Pemaparan pelatihan ini dilakukan di ruang laboratorium Teknik Sipil UPH dengan peserta dari mitra PkM seperti terlihat dalam Gambar 3. Gambar 3. Pemaparan materi pelatihan campuran eco-paving block Kegiatan ini dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan eco-paving block seperti terlihat dalam Gambar 4 sampai Gambar 6 Kegiatan pelatihan dilakukan secara langsung di laboratorium Teknik Sipil UPH (Gambar . Mitra dilatih mempersiapkan material yang digunakan sesuai dengan rancangan campuran yang telah ditetapkan. Masing-masing material ditimbang sesuai dengan kebutuhan, hal ini dapat dilihat dalam Gambar 5. Semua material yang telah disiapkan diaduk menggunakan mesin pengaduk dan diteruskan dengan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 pencetakan dalam cetakan yang tersedia Gambar 6. Hasil cetakan eco-paving block dapat dilihat pada Gambar 7. Gambar 4. Acara kegiatan pelatihan pembuatan eco-paving block di laboratorium Teknik Sipil UPH Gambar 5. Pelatihan persiapan material ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 6. Pelatihan pencetakan eco-paving block Gambar 7. Hasil pencetakan eco-paving block Evaluasi Hasil Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan keberdayaan mitra diukur melalui form survei. Sejauh ini, telah dilakukan pengukuran sebanyak dua kali pada kegiatan Sosialisasi Penyamaan Persepsi http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Penggunaan dan Manajemen Limbah Plastik Sebagai Material Eco-Paving Block dan Pelatihan Pencampuran dan Pencetakan Eco-Paving Block Termasuk Efisiensi Semen dengan Fly Ash. Pertanyaan yang diajukan kepada peserta sosialisasi adalah: Pada kegiatan ini, limbah plastik digunakan untuk? Apa dampak negatif dari limbah plastik yang ditimbun? Apa dampak negatif dari limbah plastik yang dibuang ke laut? Apa dampak negatif dari limbah plastik yang dibuang ke area terbuka? Sebelum digunakan, apa yang dilakukan terhadap limbah plastik? Beberapa pertanyaan yang diberikan pada saat pelatihan adalah: Di bawah ini adalah material penyusun paving block, kecuali? Apa limbah yang dimanfaatkan untuk mengurangi semen pada program ini? Kapan bahan tambah dicampur? Pada kegiatan ini, berapa jumlah bahan tambah pengganti semen yang digunakan? Berapa jumlah limbah plastik yang digunakan? Hasil yang didapat adalah rata-rata skor pengetahuan mitra sebelum sosialisasi adalah sebesar 3,63 dari 5,00. Setelah diberikan pelatihan, pengetahuan mitra bertambah menjadi 5,00 dari 5,00. Nilai untuk setiap pertanyaan ditampilkan pada Gambar 8. Pada kegiatan pelatihan, rata-rata skor pengetahuan mitra sebelumnya adalah sebesar 2,60 dari 5,00. Setelah diberikan pelatihan, pengetahuan mitra bertambah menjadi 4,80 dari 5,00. Nilai untuk setiap pertanyaan ditampilkan Gambar 9. Pertanyaan 1 Pertanyaan 2 Pertanyaan 3 Benar . Pertanyaan 4 Pertanyaan 5 Benar . Gambar 8. Hasil survei sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi Pertanyaan 1 Pertanyaan 2 Pertanyaan 3 Benar . Pertanyaan 4 Pertanyaan 5 Benar . Gambar 9. Hasil survei sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 KESIMPULAN Berdasarkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan dan evaluasi kegiatan yang dilakukan, maka didapatkan beberapa kesimpulan dari kegiatan ini. Sosialisasi yang dilakukan mendapat sambutan positif dari masyarakat dilihat dari peserta yang hadir maupun dukungan dari pemerintah setelah melalui aparat kelurahan. Sosialisasi yang dilakukan memberikan dampak pada peningkatan Pelatihan pembuatan ecopaving block dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pemanfaatan limbah plastik, dampak negatif limbah plastik, dan cara menggunakan limbah plastik untuk material ecopaving block. Pelatihan yang dilakukan oleh tim pelaksana dibantu mahasiswa dan laboran melalui praktek langsung kepada mitra dapat memberikan dampak yang sangat baik dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Hal ini diketahui dari kemampuan mitra dalam mempersiapkan material yang digunakan, cara pencampurannya, tahapan dalam mencampur material, dan jumlah dari setiap materialnya. Ini dibuktikan dengan hasil cetakan yang cukup rapi dan siap untuk direndam untuk mencapai umur beton 28 hari. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra juga dapat dilihat dari evaluasi yang Setiap pertanyaan dapat dijawab dengan benar dan didapatkan peningkatan dari sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi dan pelatihan. SARAN Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah edukasi warga untuk membuang limbah plastik pada tempatnya dan pemberian solusi bagaimana cara mengumpulkan limbah plastik, seperti menyebarkan tong sampah di area kelurahan. Hal tersebut akan sangat membantu mitra agar tidak perlu membeli limbah plastik dari penjual sehingga dapat menurunkan biaya produksi. UCAPAN TERIMA KASIH Tim pelaksana PkM mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini baik dari Kelurahaan Bencongan Indah maupun dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, dan utamanya kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi yang telah mendanai PkM ini dengan No. 1063/LL3/DT. 01/2025 dan 033/LPPM-UPH/VI/ 2025. DAFTAR PUSTAKA