JPO: Jurnal Prestasi Olahraga Volume 5 Nomer 8 Tahun 2022 ISSN: 2338-7971 EVALUASI TAKTIK DAN STRATEGI PERSIJA JAKARTA MENJUARAI PERTANDINGAN FINAL PIALA KEMENPORA 2021 Shodik Achmad Fatoni*. Mohamad Faruk S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fakultas Ilmu Olahraga. Universitas Negeri Surabaya Email : shodikfatoni160604747053@mhs. Dikirim: 12-12-2022. Direview: 20-12-2022. Diterima: 30-12-2022. Diterbitkan: 30-12-2022 Abstrak Piala Kemenpora nerupakan salah satu pertandingan sepakbola bergengsi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya Piala Menpora telah dua kali digelar. Pada pertandingan pertama dimenangkan oleh Arema FC, dan pada pertandingan kedua dimenangkan oleh Persija Jakarta. Keberhasilan Persija dalam menjuarai Piala Menpora didukung oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah faktor intern . trategi, taktik. Teknik, dan kondisi setiap pemai. dan faktor ekstern . arana dan prasarana pertandingan, cuca, dan kondisi pertandinga. Disetiap pertandingan Persija pasti memiliki berbagai macam taktik dan strategi yang digunakan untuk dapat memenangkan pertandingan. Maka dalam hal ini peneliti ingin mengevaluasi taktik dan strategi yang digunakan oleh Persija Jakarta dalam menjuarai Piala Menpora, dengan menghitung besar presentase passing, shootin, penguasaan bola, arah serangan, formasi dan data pendukung lainnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tim Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menonton ulang pertandingan Piala Menpora 2021 pada partai final Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Kemudian data yang diperoleh akan di olah pada software SPSS. Dalam penelitian dilakukan dapat disimpulkan bahwa taktik dan strategi yang digunakan oleh Persija Jakarta berhasil memenangkan pertandingan Piala Menpora 2021. Dengan menghitung besar presentase shooting on target 45,5% , passing sukses 84,5% , penguasaan bola 52,5% , dan arah serangan disisi kiri 28,5% disisi kanan 47,5% dan disisi tengah 24%. Kata Kunci: Persija Jakarta. Taktik dan Strategi. Piala Menpora 2021 Abstract The Menpora (Ministry of Youth and Sport. Cup is one of the prestigious football matches in Indonesia. In its implementation. The Menpora Cup has been held twice. In the first match was son by Arema FC, and the second match was won by Persija Jakarta. PersijaAos success in winning The Menpora Cup was supported by several Among them are internal factor . trategy, tactics, technique, and condition of each playe. and external factors . atch facilities and infrastructure, weather, and match condition. In every match Persija must be effective and on target in order to win the match. So in this case the research wants to evaluate the tactics and strategies used by quantitative research. The extracted data will be processed in the SPSS software. In the research conducted, it can be concluded that the tactics and strategy used by Persija Jakarta won the 2021 Menpora Cup match. By calculating the presentage of shooting on target 45,4% , successful passing 84,5% , ball possession 52,5% , attack direction 28,5% on the left 47,5% , on the right and 24% in the middle. Keywords: Persija Jakarta. PENDAHULUAN Sepakbola merupakan olahraga yang digemari oleh banyak orang, selain untuk berolahraga sepakbola juga dapat menjadi hiburan bagi penikmat olahraga (Setiawan & Faruk, 2. Sepakbola adalag seni pertunjukan dari ilmu science yang telah diterapkan oleh pemain hebat seperti Zinadane Zidane. Diego Maradona yang dikenal dengan tipu Menpora Cup muslihatnya, ketepatan dari David Becham, atau kecepatan Michael Owen (Reilly & Williams, 2. Sepakbola sendiri merupakan permainan yang dimainkan oleh 2 regu yang masing-masing regunya terdiri dari 11 orang pemain. Dan setiap pemain memiliki posisi dan tugasnya yang berbeda-beda (Rahmatillah et al. , 2. Tujuan dari permainan sepakbola adalah untuk mencetak gol atau memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak mungkin dan juga mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukkan bola (Yunisal & Tarmizi. Di sepakbola untuk mencetak poin biasanya tim tersebut akan lebih banyak melakukan penguasaan bola (Carlos Lago-Penas, 2. Dalam permainan sepakbola, ada banyak posisi yang diterapkan. Seperti yang bertugas sebagai penjaga gawang, tugasnya untuk mengamankan gawang dari serangan lawan, ada pula bek atau pemain bertahan yang tugasnya mencegah serangan lawan, ada gelandang yang bertugas sebagai penghubung antara bek dan penyerang, dan ada pula penyerang yang bertugas untuk mencetak gol. Permainan sepakbila sangat mengandalkan kondisi fisik para pemain Ketika pertandingan, karena pemain harus terus bergerak disaat sedang menguasai bola agar dapat menciptakan gol (Pelupesy & SyafiAoI. Permainan sepakbola memiliki banyak penggemar dari berbagai kalangan tidak heran apabila pada pertandingannya lapangan sepakbola selalu dipenuhi oleh banyak penonton. Seperti cabang olahraga lainnya sepakbola memiliki induk organisasi yaitu PSSI. PSSI sendiri merupakan induk organisasi sepakbola di Indonesia. Salah satu tugas PSSI adalah membentuk peraturan dalam pertandingan sepakbola yang menjadi pondasi untuk mengatur pertandingan agar tetap berjalan dengan adil dan setiap pemain dapat saling menghargai datu sama lain (Pelupesy & SyafiAoI, 2. Pertandinga sepakbola terdiri dari berbagai macam tingkatan ada yang bergengsi hingga yang tingkat terendah. Salah satu pertandingan sepakbola yang bergengsi di Indonesia adalah Piala Menpora. Indonesia merupakan salah satu negara yang dapat diperhitungkan keberadaannya dalam event Internasional (Pelupesy & SyafiAoI, 2. Oleh karena itu permainan sepakbola di Indonesia tidak hanya sebagai hiburan saja namun juga dituntut untuk ke prestasi yang lebih tinggi (Setiawan & Faruk. Kembali pada penyelenggaraan dari Piala Menpora ini adalah KEmentrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan PSSI. Pada pertandingan ini mempertandingkan berbagai klub sepkabola liga 1. Piala Menpora pertama kali dilaksanakan pada tahun 2013 sebagai turnamen Pramusim Internasional. Dan dijuarai oleh Arema FC. Kemudian di tahun 2021 Piala Menpora Kembali dilaksanakan namun pada tahun ini Piala Menpora diubah menjadi turnamen nasional. Persija Jakarta yang keluar sebagai juara pada Piala Menpora tahun Persija Jakarta saat itu mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion Manahan. Hasil pertandingan tidak dapat diketahui pasti namun ada beberapa faktor atau data yang dapat digunakan untuk memperkirakan hasil pertandingan (Walangare et al. , 2. Keberhasilan tim Perija Jakarta dalam menjuarai Piala Menpora terdiri dari banyak faktor. Faktor tersebut dapat dibagi menjadi 2 yakni faktor internal dan faktor eksternal. Yang dimaksud dengan faktor internal adalah yang berhubungan dengan tim tersebut, sperti misaalnya strategi, taktik. Teknik, fisik setiap pemain, dan mental setiap pemain. Untuk faktor eksternal adalah yang berhubungan dengan luar tim tersebut seperti misalnya sarana dan prasarana pertandingaan, cuaca, dan kondisi pertandingan. Selain itu kecerdasan pelatih juga diperlukan untuk memberikan pengaruh agar mengangkat performa tim sehingga mampu memberikan kemenangan bagi tim (Wibowo & Kusuma, 2. Dalam setiap pertandingan Persija pasti memiliki sebuah metode atau taktik yang digunakan agar dapat memenangkan pertandingan. Dalam peranannya taktik dan strategi memiliki makna yang berbeda namun saling terkait satu dengan yang Taktik memiliki makna siasat yang disusun dan digunakan pada saat pertandingan berlangsung. sedangkan strategi merupakan gerakan atau pola yang mendukung taktik dalam pertandingan (Rohman. Taktik dan strategi setiap cabang olahraga berbeda-beda begitupun dengan taktik dan strategi dalam sepakbola ada berbagai macam. Sperti misalnya bermain defensive atau offensive. Defensive atau bertahan adalah suatu pola permainan bertahan, cara yang dilakukan oleh pemain dalam tim tersebut baik secara individu ataupun secara keseluruhan untuk mencegah terjadinya gol dari tim lawan (Dhiyaudin. Suatu tim yang melakukan pola defensive permainannya dan lebih banyak untuk menjaga gawang atau daerah pertahannya sebaik mungkin untuk mengantisipasi atau mencegah tim lawan masuk ke daerah pertahanan. Sedangkan pengertian offensive atau menyerang adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menembus pertahanan lawan dengan tujuan mencetak gol, keterampilan yang baik dan kepercayaan diri yang baik diperlukan dalam mencetak goal (Dhiyaudin, 2. Salah satu strategi pertandingan adalah counter attack atau serangan balik cepat, dalam melakukan counter attack ini memenafaatkan kelemahan lawan Ketika sisi pertahanan lawan sedang dalam keadaan kosong atau lemah dan tim berada dalam jumlah yang lebih Berkaitan dengan hal tersebut, pada pertandingan Piala Menpora 2021 Persija memiliki taktik dan strategi tersendiri yang digunakan untuk Dalam pertandingan Piala Menpora Pesija dianggap menggunakan strategi yang berbeda dengan yang Dimana pada saat awal pertandingan Persija menggunakan formasi 4-3-3 defensive dan selalu menurunkan pemain andalannya. Sehingga Ketika partai final Persija membuat strategi baru dengan yang sukar ditebak. Persija tidak menurukan pemain andalannya dan memasukkan pemain muda di lini depan untuk membantu pemain senior, dengan formasi4-3-3 ofensive Persija lebih banyak bermain menyerang dan menguasai permainan. Serangan yang imulai di zona offensive akan lebih mungkin untuk menghasilkan gol (Barreire et al. , 2. Dalam permainan menyerang tersbut Persija banyak melakukan shooting, passing, dan penguasaan bola. Dengan taktik dan strategi yang digunakan. Persija berhasil mengalahkan Persib Bandung. Maka dalam hal ini peneliti merumuskan permasalahan berapa besar presentase passing, shooting, penguasaan bola, arah serangan, formasi dan data pendukung lainnya, sehingga Persija dapat memenangkan pertandinga. Batsan dalam penelitian ini adalah peneliti hanya mengamati pertandingan Persija melawan Persib dalam Piala Menpora leg ke-2. Pengambilan data dilakukan dengan mengamati video pertandingan yang berada di youtube. Kemudian akan dihitung menggunakan sebuah aplikasi. Dari permasalahan tersebut maka peneliti dapat mengevaluasi strategi dan taktik yang digunakan oleh Persija Jakarta. Peneliti berharap dapat memberikan wawan untuk pembaca. METODE PENELITIAN Dari hasil pengamatan video yang dilakukan oleh peneliti kemudian yang didapat ditulis dan dihitung dengan menggunakan software SPSS 23 for Windows. Maka didapatkan sebagai berikut: Tabel 1. Jumlah passing tim Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021 Leg (%) (%) Ratarata Rata-rata mean Presentase Total Tabel 2. Jumlah shooting tim Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021 Leg (%) (%) Ratarata ,5%) Off ,5%) Total Tabel tersebut merupakan jumlah shooting yang dilakukan oleh Persija Jakarta dalam menghadai Persib Bandung pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Banyak perbedaan dari presentase shooting dari leg 1 dan leg 2. Pada leg 1 Persija memilki presentase shoot on yang sangat rendah dan shoot off yang sangat tinggi. Hal ini berbandingan dengan yang terjadi di leg 2. Penguasaan Bola Final Piala Menpora 2021 HASIL (LEG . Dari pengamatan yang dilakukan oleh peneliti Ketika melihat video pertandingan final Piala Menpora 2021. Pengolahan data dalam penelitian adalah dengan menghitung banyaknya aksi yang dilakukan. Dalam hal ini jumlah passing, shooting, penguasaan bola, area penyerangan, formasi serta data pendukung lainnya yang dilakukan oleh Persija Jakarta. Data kuantitatif yang didap akan diolah dengan menggunakan rumus Gagal ,5%) Tabel tersebut merupakan jumlah passing yang dilakukan oleh Persija Jakarta dalam menghadapi Persib Bandung pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Jika dilihat dari data diatas, terdapat penurunan presentase umpan sukses yaitu sebanyaj 5%. Serta terjadi peningkatan presentase umpan gagal yang sama yaitu sebanyak 5% juga. Terdapat pula selisih total passing antara leg 1 dan leg 2 yakni sebanyak 63 passing. Pada penelitian ini menggunakan pendkatan deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah pengumpulan data yang untuk mencari informasi dari peristiwa atau fenomena tertentu tanpa maksud uji hipotesis (Sriundy, 2. Dimana subjek dalam penelitian ini adalah tim Persija Jakarta pada final Piala Menpora 2021. Dengan maksud penelitian ini untuk mengetahui taktik dan strategi yang digunakan oleh Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Dalam hal ini akan ditinjau mulai dari jumlah passing, shooting, penguasaan bola, area penyerangan, formasi serta data pendukung lainnya. Dan Teknik pengumpulan data diperoleh dengan melihat video pertandingan final Piala Menpora 2021 Persija Jakarta melawan Persib Bandung, yang di unduh melalui kanal youtube. Kemudian peneliti dapat menarik kesimpulan dan saran dari data tersebut. Sukses . ,4%) Persija (LEG . Persi Persija Persi Gambar 1. Presentase penguasaan bola tim Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Gambar diatas menggambarkan penguasaan bola yang dilakukan Persija dan Persib pada final piala Menpora 2021. Dimana Persija sangat dominan di leg 1 dengan 63% melawan 37%. Namun pada leg 2 justru terbalik dengan Persib memiliki penguasaan bola sebanyak 60% melawan Persija yang hanya 40%. halaman penuh. Merujuk gambar diatas, pada pertandingan final Piala Menpora 2021 terdapat kestabilan formasi DATA PENDUKUNG Area Penyerangan Persija LEG 1 JENIS LEG 2 TENDANGAN POJOK Final Piala Menpora 2021 PELANGGARAN KARTU KUNING KARTU MERAH (Leg . (Leg . dari tim Persib yang konsisten dengan 4-2-2 nya. Sementara Persija terdaoat sedikit perubahan yakni dari 4-3-3 menjadi 4-2-1-3. Tabel 3. Data pendukung tim Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Tabel diatas menampilkan data pendukung dari tim Persija pada final Piala Menpora 2021. Yang perbandingannya dari leg 1 dan leg 2. Gambar 2. Area peyerangan tim Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Pada gambar diatas telah ditampilkan area penyerangan yang dilakukan tim Persija pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Ditinjau dari jumlah serangan, jelas terdapat pada leg 1 dengan 26 serangan, dengan presentase paling tinggi tetap sisi kanan yakni dengan 55% di leg 1 dan 40% di leg 2. Cara Menyerang Persija Final Piala Kemenpora 2021 Formasi Final Piala Menpora 2021 (Leg . (Leg . Oranye : Persija Biru : Persib Gambar 3. Formasi tim Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Garis Merah : Bola / Passing Garis Hitam : Lari Pemain Garis Kuning : Long Passing Gambar 4. Formasi atau cara menyerang Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021. Sistem penyerangan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, pada tabel berikut bentuk penyerangan Persija Jakarta mulai dari sisi kiri, sisi kanan dan tengah pada awal Persija melakukan build up mulai dari kiper lalu ke defender dan setelah itu bola bisa di pindahkan langsung ke gelandang ataupun ke bek kanan atau bek kiri, pola tersebut cukup efektif bagi Persija karena dari segi permainan tengah Persija lebih unggul dengan dua pemain syarat pengalaman dan memiliki dua pemain sayap yang skils dan lari sangat Zona Permainan Persija Leg 1 dan Leg 2 Pada pertandingan final tersebut Persija tampil dengan permainan yang rapi dalam melakukan skema serangan ke pertahanan lawan terbukti dengan total empat gol yang bersarang ke gawang Persib Bandung pada saat leg 1 dengan dua gol dan di leg 2 juga dengan dua gol. Cara Bertahan Persija Final Piala Kemenpora Gambar 6. Zona permainan Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Menpora 2021 leg 1 dan Leg Gambar 5. Formasi tim atau cara bertahan PersijaJakarta pada pertandingan final Piala Menpora Pada pertandingan final ini Persija juga fokus pada pertahannya di partai final dan begitu efektif pada pertandingan tersebut dengan hanya kebobolan satu kali dalam leg 1 dan leg 2 dan gol tunggal persib bandung tersebut tercipta dari tendangan bebas saja, efektifnta dari pertahanan Persija adalah para pemainnya melukakan defend dengan sabar dan tidak cepat mengambil keputusan ketika pemain persiba menyerang kedepan dan bagi persib bandung tidak bisa masuk ke daerah persija karena para pemain persib bandung terlalu terburu-buru dan sering salah pasing ketika memasuki pertahanan persija. Pada zona perline Persija lebih menguasai di zona kedua karena lebih unggul jumlah pemain ketika di area tengah,ketika di zona dua persija di bantu dengan dua bek kanan dan kiri lalu di tambah dengan dua sayap kanan dan sayap kiri jadi lebih lebih positif ketika membantu penyerangan persija dan melukan pertahanan karena pada pertandingan tersebut pemain muda persija begitu rajin membantu penyerangan ke daerah perlawan Persib dan ketika persib menyerang para pemain persija dengan cepat kembali ke zona dua untuk menghalau serangan dari Persib bandung pada zona tersebut Persib kurang efektik untuk melukakan penyerangan karena permainan dari persib sudah kebaca sama perthanan persija dan ketika persib terkerna counter attack oleh persija para pemain persib telat memotong bola di zona dua dan dengan mudahnya pemain persija mesauki zona pertahanan persib bandung. PEMBAHASAN Pada bab kali ini akan dibahas tentang hasil analisa data yang telah diolah dengan Software SPSS 23 for Windows. Hasil ini tidak lain berkaitan dengan keberhasilan Persija menjuarai Piala Menpora 2021 setelah di final mengalahkan Persib dengan skor 2-0 di leg 1 dan 2-1 di leg 2. Sesuai dengan tujuan artikel ini, analisa kemenangan Persija pada Piala Menpora 2021 tidak terlepas dari taktik dan strategi yang dilakukan Persija, yang pada artikel ini dibubuhkan dalam bentuk data statistik. Dengan lebih berfokus pada total passing, shooting, penguasaan bola, area penyerangan, formasi dan data pendukung lainnya. Salah satu sarana penting mengevaluasi pertandingan adalah dengan menganalisis taktik atau strategi terutama pola serangan atau pola pertahanan suatu tim dalam setiap pertandingan (Setiawan & Faruk, 2. Pada leg 1. Persija memakai formasi pakem nya yakni 4-3-3. Dengan ini. Persija sangat menguasai Hal ini dibuktikan dengan 63% penguasaan bola berbanding dengan 37% yang dimiliki Persib. Sangat fleksibel dan menang jumlah pemain di lini tengah Persija menjadi salah satu alasan penguasaan bola Persija sangat nyaman. Pada pertandingan Piala Menpora Persija mampu mencuri gol cepat saat laga baru berjalan 32 detik yang dicetak oleh Braif Fatari. Dimulai dengan penetrasi Riko Simanjutak disisi kanan, lalu melepaskan tendangan yang berhasil diblok oleh bek Persib, namun hal itu justru menyebabkan kemelut di kotak penalti dan seketika bola tepat dikuasai oleh Braif Fatari dan seketika langsung ditendang keras kearah sisi pojok kiri atas gawang Persib. Setiap pemain harus bisa mengambil keputusan dengan cepat apakah bola tersebut akan diumpan atau di tembakkan, pemain harus tau kapan ketika menembak menggunakan kaki bagian dalam, luar, ujung kaki, atau punggung kaki (Fitranto, 2. Gol kedua Persija dicetak oleh Taufik Hidayat pada menit 07 tercipta dengan skema dari sayap kiri. Penetrasi Riko Simanjutak disisi kiri kembali membuat kesusahan pemain belakang Persib. Dari aksi tersebut, tercipta sebuah celah di kotak penalti. Riko mampu mengirimkan umpan tarik kepada Taufik Hidayat yang muncul dari lini kedua. Taufik yag tidak terkawal bisa dengan mudah menendang bola masuk ke gawang Persib. Dalam setiap pertandingan sepakbola bisa terjadi gol yang berbeda beda, bisa terjadi melalui sisi kiri, tengah ataupun kanan (Pelupsy & SyafiAoi, 2. Kick & Rush atau mengalirkan bola secepatcepatnya kearah pertahanan lawan adalah taktik yang dilakukan Persija pada proses dua gol tersebut. Kecepatan pemain sayap Persija menjadi kunci sukses dijalankan nya taktik ini. Dan jika dilihat dari area serangan Persija memang dominan awal serangan dari sayap yakni 30% . dari sayap kiri, 15% . dari tengah dan 55% . dari sayap kanan. Yang menjadi kekurangan dalam taktik ini adalah sangat buruknya penyelesaian akhir dari para pemain Persija. Hal ini tercatat dalam data total shooting, dimana shoot on hanya memiliki presentase 20% . Sementara, shoot off nya memiliki 80% . Dalam sepakbola tim biasanya harus memiliki penguasaan bola yang lebih lama dibanding tim lawannya (Carlos Lago-Peyas, 2. Pada leg 2. Persija sedikit mengubah bentuk formasi nya dengan 4-2-1-3. Formasi ini sedikit lebih defensif dengan 2 gelandang bertahan. Keunggulan defisit 2 gol pada leg 1 menjadi alasan Persija tidak terlalu menekankan pada penguasaan bola serta agresivitas permainan Persib juga menjadi alasan Namun Persib harus bermain dengan 10 orang pada menit 21. Terlepas dari itu, penguasaan bola Persija tetap kalah jauh dari Persib, yakni 40% dimiliki Persija dan sisanya 60% dimiliki Persib. Gol pertama Persija tercipta pada menit 50 yang dicetak oleh Osvaldo Haay. Skema gol ini berawal dari Riko Simanjutak yang memenangi duel hasil umpan jauh bek Persija Yan Motta, setelah itu Riko berhasil memberikan satu umpan terobosan kepada Osvaldo Haay. Solo run Osvaldo Haay diakhiri dengan tendangan keras yang masuk ke gawang Persib. Untuk menciptakan gol tidak hanya dibutuhkan tendangan yang kuat dan power karena belum tentu dapat mengarah ke gawang, namun juga dibutuhkan keakurasian tendangan (Fitranto, 2. Persib sempat menyamakan kedudukan pada menit ke 84. Melalui tendangan bebas yang dilakukan oleh Ferdinand Sinaga. Pada menit ke 90. Persija berhasil menambah gol melalui Riko Simanjutak setelah menerima umpan matang dari Osvaldo Haay, yang sebelumnya melakukan solo run serangan balik. Taktik yang dilakukan Persija dinilai sangat lah tepat dan maksimal pada leg 2. Counter Attack atau yang disebut serangan balik. Terjadinya gol saat pertandingan sangat mungkin terjadi ketika proses set play . ola keadaan berjala. , bola keadaan diam . et piec. , dan serangan balik . ounter attac. (Pelupesy & SyafiAoi, 2. Serangan balik Persija dilakukan dengan sangat rapi, baik itu saat kalah jumlah pemain maupun menang jumlah pemain. Presentase shoot on Persija juga meningkat menjadi 71% . dan shoot off nya juga turun menjadi 29% . Pada saat yang sama, kiper Persib I Made Wirawan juga melakukan beberapa penyelematan Mengenai arah serangan Persija pada leg 2 mulai sedikit berimbang, dibuktikan dengan presentase nya yaitu 27% . dari sisi kiri, 33% . dari tengah dan 40% . dari sisi kanan. Secara usia Persija memiliki variasi komposisi yang pas untuk memperkuat timnya hal ini dikarenakan rerata usia para pemain Persija adalah 26 Namun untuk jumlah pemain muda dibawah 23 tahun juga banyak. Hal ini sangat menguntungkan bagi Persija karena para pemain yang turun berada pada usia matang. Terdapat pula fakta-fakta lain tentang Persija yang berhasil menjuarai Piala Menpora 2021, yakni diantaranya adalah . Persija menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan 4 gol, . Persija dan Persib menjadi tim yang paling produktif dengan 13 gol, . Andritany (Persij. dan Himan Syah (PSM) menjadi kiper terbaik dengan mencatatkan 3 cleansheet dan terakhir . Riko Simanjutak (Persij. menjadi pemain yang paling banyak mencatatkan assist dengan 4 assist. Sudah tidak diragukan lagi, dari beberapa data diatas, tidak mengherankan Persija mampu menjuarai Piala Menpora 2021. Secara taktik dan strategi. Persija memiliki kesiapan yang sangat matang dan sangat Faktor personal seperti motivasi, profesionalitas dan etos kerja pemain menjadi nilai penting lainnya yang tidak bisa dipisahkan. Motivasi ketakutan akan kegagalan adalah motivasi yang harus di hati hati dalam setiap tim, maka dari itu ketika bermain menyrang juga harus menekankan untuk bermain bertahan secara baik seperti yang dilakukan oleh Persija (Reily & wiliams, 2. Hasil ini tentunya sangat penting untuk Indonesia. Bagi praktisi sepakbola, membangun sebuah tim dengan tujuan juara bukanlah hal yang Sangat dibutuhkan kedisplinan dan kerja keras sejak dini. Begitupun untuk pelatih, terkait taktik dan strategi tidak harus mutlak dan pakem dengan satu strategi saja. Mengambil contoh Persija, taktik dan strategi harus disesuaikan dengan kondisi tim, lawan dan bahkan komposisi pemain. Sangatlah penting untuk menganalisa setiap latihan dan pertandingan tim atau bahkan lawan. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Setelah peneliti melakukan pengamatan dengan menganalisis Video pertandingan Persija melawam Persib dan telah dilakukan pengumupulan data kemudian menghitung data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa: Taktik dan strategi yang dilakukan oleh Persija dalam Piala Menpora 2021 melawan Persib telah berhasil memberikan kemenangan. Dihitung dengan data statistik jumlah passing, shooting, penguasaan bola, area penyerangan, formasi serta data pendukung lainnya yang mampu memberikan kemenangan bagi Persija Jakarta. Presentase rata-rata passing sukses yang dilakukan Persija pada final Piala Menpora 2021 adalah sebesar 84,5% . ,5 umpa. dan yang gagal sebesar 15,5% . Presentase rata-rata shooting on target yang dilakukan Persija pada final Piala Menpora 2021 adalah sebesar 45,4% . ,5 tendanga. dan shooting off target sebesar 54,5% . Untuk presentase penguasaan bola Persija pada final Piala Menpora 2021 adalah sebesar 52,5%. Untuk presentase arah serangan Persija pada final Piala Menpora 2021 adalah . sisi kiri sebesar 28,5% . , . tengah sebesar 24% . sisi kanan sebesar 47,5% . ,5 Saran Untuk Pelatih, diharapkan para pelatih bisa mengoptimalkan opsi taktik dan strategi sesuai dengan kondisi yang ada. Serta diwajibkan pula bagi seorang pelatih untuk memperbarui pengetahuan tentang taktik dan strategi dalam sepakbola. Untuk Atlet, dengan adanya beberapa analisa ini diharapkan para pemain bisa meningkatkan kesadaran nya tentang pentingnya taktik dan strategi dan sedini mungkin untuk tahu serta bisa menjalankannya sesuai instruksi pelatih. Untuk Umum, hasil ini diharapkan menjadi wawasan untuk masyarakat tentang Persija Jakarta yang menjadi juara pada turnamen Piala Menpora 2021. Serta, artikel ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk penelitian berikutnya yang berkaitan dengan hal yang DAFTAR PUSTAKA