1 TINJAUAN TERHADAP PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PENGENDALIAN DIRI TERHADAP PERILAKU MENABUNG (STUDI KASUS MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNISKA) Adytya Restya Gynola1. Purboyo2. Apriya Santi3* Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari1,2,3 e-mail : santisonia77@gmail. Abstract: The objectives of this research were: . to determine the extent to which financial literacy affects saving behavior. to understand how self-control influences saving behavior. to evaluate the simultaneous influence of financial literacy and self-control on saving behavior among Economics Faculty students at UNISKA in 2020. This study utilized multiple linear regression analysis with financial literacy (X. and self-control (X. as independent variables and saving behavior (Y) as the dependent variable. The sample consisted of 87 respondents, and data were collected through questionnaires, interviews, and direct The findings revealed that financial literacy significantly influences saving behavior, while self-control also plays a crucial role in shaping good saving Moreover, the model's feasibility test indicated that financial literacy and self-control collectively significantly impact students' saving behavior. Integrating financial literacy and self-control in financial education can enhance students' saving behavior, leading to long-term benefits in achieving financial stability and well-being. To enhance students' saving behavior, it is recommended to integrate financial literacy programs into the educational curriculum and complement them with the development of financial tools and self-control campaigns. Keywords: financial literacy, self-control, saving behavior Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu . untuk mengetahui sejauh mana literasi keuangan memengaruhi perilaku menabung mahasiswa. untuk memahami sejauh mana pengendalian diri memengaruhi perilaku menabung mahasiswa. untuk mengevaluasi pengaruh literasi keuangan dan pengendalian diri secara simultan terhadap perilaku menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISKA Tahun Akademik 2020. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan literasi keuangan (X. , pengendalian diri (X. , terhadap perilaku menabung (Y). Sampel yang digunakan sebanyak 87 responden. Data penelitian diperoleh dari hasil kuesioner, wawancara dan observasi secara langsung. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa uji parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku menabung, dengan pengendalian diri juga memainkan peran penting dalam membentuk kebiasaan menabung yang baik. Hasil uji kelayakan model menunjukkan bahwa literasi keuangan dan pengendalian diri secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku menabung Integrasi literasi keuangan dan pengendalian diri dalam pendidikan finansial dapat meningkatkan perilaku menabung mahasiswa, membawa manfaat jangka panjang dalam mencapai stabilitas keuangan dan kesejahteraan finansial di masa depan. Untuk meningkatkan perilaku menabung mahasiswa, disarankan untuk mengintegrasikan program literasi keuangan ke dalam kurikulum pendidikan, serta melengkapi dengan pengembangan alat finansial dan kampanye pengendalian diri. Kata kunci: literasi keuangan, pengendalian diri, perilaku menabung 21 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 Latar Belakang Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, mahasiswa dihadapkan pada tantangan pengelolaan keuangan yang semakin kompleks. Meskipun mereka memiliki akses luas terhadap informasi dan teknologi keuangan, tidak sedikit dari mereka yang terjebak dalam budaya konsumtif dan gaya hidup hedonistik (Kumalasari & Soesilo, 2. Keinginan untuk tampil sesuai tren serta tekanan sosial menjadikan pengeluaran sering kali lebih besar dari Fenomena ini semakin menguat dengan data dari survei Lifepal, yang menunjukkan bahwa 65,2% mahasiswa Indonesia hanya menyimpan uang di rekening bank, sedangkan hanya 22,4% yang berinvestasi. Selain itu, data OJK per Juni 2023 mencatat total tabungan pelajar hampir mencapai Rp 30 triliun dari 52,73 juta rekening (OJK, 2. Namun, besarnya nominal ini belum mencerminkan perilaku menabung yang optimal di kalangan Beberapa penelitian terdahulu, seperti Kumalasari dan Soesilo . , menunjukkan bahwa digitalisasi memperkuat budaya konsumtif mahasiswa. Di sisi lain, survei SNLIK OJK tahun 2022 menunjukkan peningkatan tingkat literasi keuangan nasional dari 38,03% menjadi 49,68% (OJK, 2. Ini menunjukkan adanya kesadaran finansial yang berkembang, meski belum sepenuhnya diterjemahkan dalam kebiasaan Pengendalian diri juga merupakan faktor psikologis penting yang memengaruhi perilaku menabung. Mahasiswa dengan kontrol diri yang tinggi cenderung mampu menunda kesenangan jangka pendek demi manfaat jangka panjang (Putri & Wahjudi, 2. Research gap yang ingin diisi dalam penelitian ini adalah masih minimnya studi yang mengkaji pengaruh literasi keuangan dan pengendalian diri secara simultan terhadap perilaku menabung, khususnya di kalangan mahasiswa ekonomi di wilayah Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan literatur keuangan perilaku. Studi Literatur Literasi Keuangan Memahami cara mengelola keuangan untuk menghindari masalah di masa mendatang dikenal sebagai literasi keuangan. Karena kurangnya pendapatan pribadi dan kekhawatiran akan keuntungan finansial langsung, banyak mahasiswa tidak menabung (Raszad & Purwanto, 2. Beberapa hal yang membentuk literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, manajemen, serta perencanaan bisnis dan keuangan (Raghunandan et. al, 2. Pendidikan keuangan mencakup investasi, tabungan, pinjaman, asuransi, dan pengelolaan uang. Menurut Gunawan . , kemampuan seseorang dalam mengelola uang dan berinvestasi akan meningkat seiring dengan tingkat literasi keuangannya. Pengetahuan, keterampilan, karakter, dan praktik yang dibutuhkan seseorang untuk membuat keputusan keuangan yang bijak kesejahteraan keuangan pribadinya secara kolektif disebut sebagai literasi keuangan (Gunawan, 2. Otoritas Jasa Keuangan . menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan kombinasi antara wawasan, kecakapan, dan pemahaman yang membantu individu dalam mengatur keuangan serta menentukan pilihan terbaik demi kestabilan finansial merekaAy. Pada dasarnya, literasi keuangan adalah keahlian dalam mengatur dan memanfaatkan keuangan secara optimal. Kontrol Diri Kemampuan mengelola dan mengarahkan diri sendiri serta membuat keputusan yang baik disebut pengendalian diri. Unsur-unsur psikologis menjaga pengendalian diri dan mencegah pengeluaran yang berlebihan. Keputusan berperilaku membutuhkan pengendalian diri. Orang yang secara teratur melakukan pengendalian diri lebih termotivasi, sedangkan mereka yang jarang melakukannya akan kesulitan untuk menahan pelanggar (Putri, 2. Pengendalian diri adalah memilih antara menabung dan membelanjakan uang. Orang sering kali harus mengorbankan ambisi seiring berjalannya waktu. Dalam 22 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 mengelola keuangan, setiap orang yang memiliki pengendalian diri akan bersikap hati-hati (Zulaika dan Listiadi, 2. Mereka lebih memilih untuk menaruh uangnya pada dana yang dapat menjamin kesejahteraan masa depan, yaitu dana darurat. Perilaku Menabung Masyarakat kini rutin menabung. Kebiasaan menabung sudah ada sejak lama, tetapi masih banyak masyarakat yang belum bisa menabung sedikit pun dari pendapatannya. Raszad dan Purwanto . mengatakan bahwa perilaku menabung adalah ketika masyarakat secara rutin menyisihkan sebagian pendapatannya untuk ditabung demi tujuan di masa mendatang. Menurut Adityandani dan Asandimitra Haryono . , perilaku menabung adalah bagaimana seseorang mengelola, menginvestasikan, dan menggunakan tabungannya. Faktor lain yang dapat memengaruhi perilaku menabung adalah usia, jenis kelamin, pendapatan, dan tingkat pendidikan. Orang yang lebih dewasa mengelola keuangannya dengan lebih baik. Kebiasaan menabung berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan dana yang dimiliki, menurut Mardiana dan Rochmawati . Metode Penelitian Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNISKA tahun akademik 2020. Jumlah populasi sebesar 782 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Literasi Keuangan (X. Pengendalian Diri (X. Perilaku Menabung (Y) Sumber: data diolah . Item X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. X2. 0, 78 0,767 0,844 0,674 0,692 0,847 0,756 0,709 0,555 0,334 0,475 0,600 0,518 rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, menghasilkan 87 responden. Sampel diambil secara purposive (Sugiyono, 2. dengan kriteria mahasiswa aktif yang memiliki pengalaman mengelola uang saku Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang disusun berdasarkan Indikator dari masing-masing variabel, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Ghozali. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda, uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan linierita. , uji parsial . , uji simultan . ji F), dan uji koefisien determinasi (Adjusted R. , menggunakan software SPSS (Siregar, 2. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil Penelitian Uji Validitas dan Reliabilitas Uji Validitas Seperti yang ditunjukkan pada Tabel 1, setiap item pernyataan dalam alat Aupenelitian memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05 dan nilai r di atas 0,213Ay. Hal ini memverifikasi setiap pernyataan. Dengan menggunakan 87 - 2 = 85 sebagai derajat kebebasan . , nilai tabel r dapat dihitung sebesar 0,05. Nilai tabel sebesar 0,213 menunjukkan bahwa semua item yang kami gunakan dalam penelitian ini valid dan dapat mengevaluasi Perilaku Menabung (Y). Pengendalian Diri (X. , dan Literasi Keuangan (X. 0,213 0,213 0,213 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 23 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 Tabel 2. Hasil Uji Realibilitas Variabel Variabel Literasi keuangan (X. Pengendalian diri (X. Kinerja (Y) Sumber: data diolah . CronbachAos Alpha Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Literasi Keuangan (X. Pengendalian Diri (X. Sumber: data diolah . VIF 1,857 1,857 Tolerance Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Keterangan Tidak terjadi multikolinieritas Tidak terjadi multikolinieritas Gambar 1. Hasil Uji Heteroskedastisitas Sumber: data diolah . Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov One-Sample Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: data diolah . Uji Reliabilitas Uji reliabilitas kuesioner yang diumumkan menemukan bahwa semua item dapat dipercaya karena nilai Cronbach alpha hadir untuk setiap variabel > 0,6, seperti yang ditunjukkan pada Tabel 2. Fakta bahwa jawaban yang diberikan orang terhadap pertanyaan tentang Literasi Keuangan (X. dan Pengendalian Diri (X. konstan atau konsisten saat melacak Perilaku Menabung (Y) menunjukkan bahwa indikator variabel tersebut akurat. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolonieritas Pada Tabel 3, terlihat bahwa hubungan antara pengendalian diri dan pengetahuan keuangan tidak mengalami multikolinea- Unstandardized Rlesidual ,083 ,200c,d AuHal ini dikarenakan nilai Variance Inflation Factor (VIF) tetap di bawah 10, sementara toleransi variabel bebas menunjukkan angka lebih besar dari 0,10Ay. Uji Heteroskedastisitas Gambar 1 menunjukkan model regresi dalam studi ini layak digunakan karena tidak ditemukan heteroskedastisitas. Selain itu, distribusi data residu menunjukkan pola seimbang di sekitar garis nol pada sumbu Y. Uji Normalitas Tabel 4 menunjukkan nilai Asymp. Sig . -taile. adalah 0,200 > 0,05, sehingga data residual terdistribusi normal atau populasi dalam penelitian ini diambil dari populasi yang benar,Ay menurut temuan data. 24 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 Tabel 5. Hasil Uji Linieritas Variabel Independen Literasi keuangan (X. Pengendalian diri (X. Sumber: data diolah . Nilai Signifikan 0,002 0,001 Tabel 6. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Variabel Koefisien Regresi . Konstanta 15,334 Literasi Keuangan (X. ,242 Pengendalian Diri (X. ,245 Sumber: data diolah . Tabel 7. Hasil Uji F Model Regression Residual Total Sumber: data diolah . Sum of Squares 52,622 67,194 119,816 Keterangan Berhubungan Linier Berhubungan Linier t-hitung Signifikansi 3,193 3,301 ,002 ,001 Mean Square 26,311 ,800 32,891 Sig. ,000b Tabel 8. Hasil Uji t Model (Constan. Literasi_Keuangan Pengendalian_Diri Sumber: data diolah . Unstandardized Coefficients Std. Error 15,334 ,956 ,242 ,076 ,245 ,074 Uji Linieritas Tabel 5 menunjukkan nilai signifikansi linearitas variabel Literasi Keuangan adalah 0,002 atau < 0,05 dengan menggunakan data temuan. nilai sig linearitas variabel 0,001 atau < 0,05 pengendalian diri. Dengan demikian, setiap variabel berhubungan secara linier dengan perilaku menabung. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 6 menunjukkan nilai konstanta adalah 15,334, yang menunjukkan bahwa jika Auvariabel literasi keuangan dan pengendalian diri tetap tidak berubah atau sama dengan nolAy. variabel perilaku menabung akan mempertahankan nilai 15,334, tidak terpengaruh oleh variabel lain, sebagaimana dirinci dalam tabel yang berisi data responden yang dikumpulkan melalui AuKoefisien regresi 0,002 menunjukkan bahwa literasi keuangan (X. berpengaruh signifikan terhadap kebiasaan menabung mahasiswa (Y)Ay. Sementara itu, nilai 0,001 mengindikasikan bahwa pengendalian diri (X. juga berperan besar dalam memengaruhi perilaku menabung (Y). Standardized Coefficients Beta ,356 ,368 Sig. 16,046 3,193 3,301 ,000 ,002 ,001 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,538 ,538 1,857 1,857 Uji Hipotesis Uji Kelayakan Model (Uji F) Uji F menentukan apakah faktorfaktor independen memengaruhi variabel dependen secara bersamaan. Jika nilai signifikansi kurang dari 0,05, maka faktorfaktor independen memengaruhi variabel dependen secara bersamaan. Jika F estimasi melebihi F tabel. H0 ditolak dan H1 diterima, dan sebaliknya. Tabel 7 menunjukkan. Literasi Keuangan (X. dan Pengendalian Diri (X. memiliki nilai signifikansi 0,002 terhadap Perilaku Menabung (Y), yang kurang dari 0,05, dan F hitung 891, yang lebih besar dari F tabel 3,101. Kolom df dengan pembilang 2 dan penyebut 85 menghasilkan F tabel. Uji t Uji t menentukan apakah variabel . terhadap variabel dependen dengan menggunakan signifikansi 0,05. Jika p < 0,05, variabel independen memiliki efek signifikan terhadap variabel lainnya. 25 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi R Square Adjusted R Square ,663a ,439 ,426 Sumber: data diolah . Tabel 8 menunjukkan bahwa nilai signifikansi Literasi Keuangan (X. terhadap Perilaku Menabung (Y) adalah 0,002 yang berarti lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung sebesar 3,193 yang melebihi nilai t tabel sebesar 2,371. Dengan demikian. H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti Literasi Keuangan (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Perilaku Menabung (Y). Hasil ini menunjukkan bahwa nilai signifikan Pengendalian Diri (X. terhadap Perilaku Menabung (Y) yaitu 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 3. 301 > nilai t tabel 2. maka H0 ditolak dan H2 diterima, artinya terdapat pengaruh Variabel Pengendalian Diri (X. terhadap Perilaku Menabung (Y) secara signifikan. Koefisien Determinasi (Adj. Tabel 9 menunjukkan nilai R Square sebesar 0,439 menunjukkan bahwa Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri terhadap Perilaku Menabung sebesar 43,9%, sedangkan sisanya sebesar 56,1% dipengaruhi oleh karakteristik yang tidak termasuk dalam variabel independen penelitian ini. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan uji parsial (Uji . dengan analisis regresi, diperoleh nilai t hitung sebesar 3,193 dengan tingkat signifikansi 0,002 yang lebih kecil dari 0,05, serta nilai t tabel sebesar 2,371. Ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti Variabel Literasi Keuangan (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap Perilaku Menabung (Y). Literasi keuangan membantu orang membuat pilihan keuangan yang lebih baik dengan memahami konsep keuangan. Pengetahuan keuangan membantu mahasiswa membuat anggaran, menghindari risiko keuangan, dan membangun kekayaan. Penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan keuangan meningkatkan perilaku menabung yang Penelitian Raszad dan Purwanto . dan Wahyuni . mendukung Std. Error of the Estimate ,894 penelitian ini dengan menunjukkan bahwa Literasi Keuangan berdampak positif terhadap Perilaku Menabung. Selain itu, penelitian mengenai Pengendalian Diri menggunakan uji parsial (Uji . menghasilkan nilai t hitung sebesar 3,301 dengan tingkat signifikansi 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, serta t tabel sebesar 2,371. Ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H2 diterima, berarti Variabel Pengendalian Diri (X. berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Menabung (Y). Pengendalian diri yang baik memungkinkan mahasiswa untuk menunda kepuasan instan dan fokus pada manfaat jangka panjang Mahasiswa yang mampu mengatur emosi dan tindakan cenderung memiliki kebiasaan menabung yang lebih baik, serta perencanaan keuangan yang lebih terstruktur. Penelitian Strymbyck . Pengendalian diri meningkatkan perilaku menabung, mendukung temuan ini. Secara simultan. Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISKA berdasarkan uji kelayakan model (Uji F) dengan Aunilai F hitung sebesar 32. 891, yang lebih besar dari F tabel 3,101 dengan signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05 Ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri secara bersama-sama memengaruhi Perilaku Menabung secara signifikanAy. Mahasiswa yang melek finansial dan mampu mengendalikan diri lebih banyak menabung. Oleh karena itu, integrasi literasi keuangan dan pengendalian diri dalam pendidikan finansial diharapkan dapat meningkatkan perilaku menabung mahasiswa, membawa manfaat jangka panjang untuk stabilitas dan kesejahteraan finansial mereka. Penelitian yang mendukung penelitian ini dilakukan oleh Raszad dan Purwanto . Wahyuni . , dan Simarmata et al. Mereka menunjukkan bahwa kedua faktor 26 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 tersebut memengaruhi perilaku menabung secara bersamaan sejalan dengan studi Raszad dan Purwanto . dan Wahyuni . Hal ini dapat dijelaskan karena literasi keuangan memberikan mahasiswa kemampuan untuk merencanakan, mengatur, dan mengevaluasi pengeluaran mereka. Mahasiswa yang melek finansial cenderung memiliki orientasi masa depan dan memahami pentingnya menyisihkan dana untuk kebutuhan mendatang (Christanto. Lebih lanjut, pengendalian diri yang signifikan terhadap perilaku menabung menunjukkan bahwa aspek psikologis juga Kontrol diri membantu individu menghindari pembelian impulsif. Mahasiswa yang mampu mengelola keinginan jangka pendek dapat lebih fokus pada tujuan keuangan jangka panjang. Hal ini diperkuat oleh temuan Strymbyck . , serta didukung oleh teori pengendalian diri dari Ajzen . yang menyatakan bahwa perilaku dapat dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam mengontrol impuls dan dorongan emosional. Namun, hasil penelitian ini belum menggali lebih dalam kemungkinan variasi berdasarkan faktor demografis seperti gender atau latar belakang ekonomi. Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi hal tersebut guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif (Mardiana & Rochmawati. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan mengkaji secara bersamaan pengaruh dua faktor pentingAipsikologis . engendalian dir. dan edukatif . iterasi keuanga. Aiterhadap perilaku menabung mahasiswa di Kalimantan Selatan. Hingga saat ini, kombinasi variabel tersebut masih jarang diteliti dalam satu model analisis, terutama di wilayah geografis yang spesifik dan unik seperti Kalimantan Selatan. Kesimpulan Berdasarkan dampak literasi keuangan dan pengendalian diri terhadap perilaku menabung pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISKA dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Uji parsial . dengan analisis regresi menunjukkan nilai t sebesar 3,193 dengan tingkat signifikansi 0,002, yang berarti Literasi Keuangan (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap Perilaku Menabung (Y). Jika mereka dapat mengelola uang mereka, banyak individu, terutama mahasiswa, dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik, mengendalikan uang mereka, dan meningkatkan masa depan mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa individu yang cerdas dalam mengelola uang lebih banyak menabung. Mahasiswa harus belajar tentang uang agar aman dan sehat secara finansial. Uji t parsial dengan analisis regresi menghasilkan nilai t 3,301 dengan tingkat signifikansi 0,001. Variabel Perilaku Menabung (Y) juga dipengaruhi secara signifikan oleh Pengendalian Diri (X. Pengendalian Diri memengaruhi praktik menabung mahasiswa. Mahasiswa dapat menyeimbangkan kesenangan sesaat dengan tabungan jangka panjang dengan mendisiplinkan emosi, keinginan, dan perilaku Mahasiswa dengan pengendalian diri yang tinggi juga memahami bahaya dan ketidakseimbangan finansial serta mempersiapkan diri dengan lebih matang. Mereka dapat mengembangkan kemandirian finansial dan praktik menabung untuk masa depan dengan pengendalian diri. Uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 32,891, lebih besar dari F tabel sebesar 3,101, dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa model penelitian ini layak". Hal ini menunjukkan bahwa Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri memengaruhi Perilaku Menabung mahasiswa secara bersamaan. Literasi keuangan mengajarkan mahasiswa untuk menabung untuk masa depan, sementara disiplin diri membantu mereka mengatur emosi dan dorongan finansial serta menghindari pengeluaran uang. Literasi keuangan dan pengendalian diri dalam pendidikan keuangan dapat membantu mahasiswa menabung lebih banyak, yang akan meningkatkan stabilitas dan kesejahteraan keuangan mereka. Kendala kemandirian finansial sering kali menghalangi mahasiswa untuk menabung, tetapi meningkatkan kesadaran keuangan 27 Kindai. Vol. Nomor 1. Halaman 20Ae28 dan pengendalian diri dapat membantu mereka menabung lebih banyak. DAFTAR PUSTAKA