Ilmu Al-QurAoan (IQ) Jurnal Pendidikan Islam Volume 6 No. ISSN: 2338-4131 (Prin. 2715-4793 (Onlin. DOI: https://doi. org/10. 37542/rzxdd030 Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya Terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Khaerul Umam1. Sandi Santosa2. Zakiar3 1,2Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 3Institut Agama Islam Negeri Kerinci 1khaerulumam24@mhs. santosa@uinjkt. 3zakiardq@gmail. Abstract: The role of Islamic Religious Education is crucial in shaping the character and morality of Generation Z through the effective use of technology. Islamic Religious Education aims to develop students with strong faith . , piety . , and ethical behavior . in accordance with the teachings of the Qur'an and Hadith. This study employs a library research method, with its primary reference being Tarbiyah fi Zaman al-Fitan by Ali al-Hadadi. The book emphasizes, through various quotations, the importance of children as both a blessing and a trust, and includes a Hadith that states a righteous child is one of the deeds that continue to benefit a person after death. The study discusses the integration of various forms of technology in Islamic education, including visual, audio, audiovisual media, and the internet. The findings reveal that Tarbiyah fi Zaman al-Fitan advocates for the use of technology to make learning more engaging and efficient. Key aspects highlighted in relation to technologyAos influence on Generation Z include contextual understanding, character education, inclusive approaches, digital moral education, the enhancement of soft skills, and the active involvement of parents and the wider community. Keywords: Islamic Education. Technology. Generation Z. Tarbiyah fi Zaman al-Fitan. Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar Abstrak: Peran Pendidikan Agama Islam sangat penting dalam membentuk karakter dan moral Generasi Z dengan memanfaatkan teknologi. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadits. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan studi pustaka . ibarary researc. dengan bersumber utama pada kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan karya Ali al-Hadadi. Terdapat kutipan dari kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan yang menekankan pentingnya anak sebagai nikmat dan amanah, serta hadis Nabi yang menyebutkan bahwa anak yang shaleh adalah salah satu faktor yang mempertahankan amal shaleh seseorang setelah meninggal dunia. Berbagai penerapan teknologi dalam Pendidikan Islam, seperti media visual, audio, audio visual, dan Hasil dari penelitian ini bahwa dalam kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan penerapan teknologi ini diharapkan dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan efisien. Pemahaman kontekstual, pendidikan karakter, pendekatan inklusif, pendidikan moral digital, peningkatan keterampilan soft skill, dan pelibatan orang tua serta masyarakat diangkat sebagai aspek-aspek kunci yang perlu dilakukan dalam pengaruh teknologi terhadap Gen Z. Kata Kunci: Pendidikan Islam. Teknologi. Gen-Z. Tarbiyah fi Zaman al-Fitan. Pendahuluan Secara pengertian umum, pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis para pendidik untuk mempengaruhi tingkah laku dan watak peserta didik agar sesuai dengan cita-cita 1 Dari sudut pandang pendidikan Islam, tujuan pendidikan adalah membantu manusia menjalani kehidupan yang bermakna untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. 2 Salah satu perubahan lingkungan yang akan sangat mempengaruhi dunia pendidikan adalah hadirnya teknologi informasi (TI). Hal ini tercermin dalam pembelajaran yang tidak lepas dari teknologi baik sebagai alat penunjang maupun sebagai alat penghubung antara guru dan siswa. 3 Secara tidak langsung, hal ini mengindikasikan bahwa dunia pendidikan di Indonesia saat ini sedang dan harus berubah. Memasuki abad teknologi informasi dan komunikasi saat ini, terdapat berbagai kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui teknologi pendidikan, kita dapat Achmad Munib. Pengantar Ilmu Pendidikan (Semarang: UPT UNNES, 2. Nuria Sundari. Mawaddah Warrahmah, and Ahmad Nurkholiq. AuTujuan Pendidikan Islam Dalam AlQur Ao an Dan Hadist,Ay Jurnal Multidisiplin Indonesia 2 . : 1426Ae34. Rafki. Nasuha Ismail. AuPeran Teknologi Dalam Dunia Pendidikan,Ay Seminar Nasional: Jambore Konseling 3 11, no. : 1Ae5. 142 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan meningkatkan kualitas pembelajaran, yaitu dengan memperluas akses informasi dan memberikan pendidikan yang berkualitas. Sistem teknologi informasi dalam pendidikan menawarkan penyebaran informasi yang luas, cepat, efektif dan efisien ke berbagai belahan Teknologi informasi berkembang sesuai dengan teori komunikasi dan perkembangan teknologi yang menunjang kegiatan pendidikan. Pembelajaran berbasis multimedia, seperti pembelajaran berbasis komputer (PBK), pembelajaran online . -learnin. , merupakan salah satu bentuk pemanfaatan TIK yang harus diadopsi dalam dunia pendidikan saat ini. Pendidikan digital di Indonesia mengalami transformasi besar-besaran yang diprediksi akan terus berkembang pesat pada tahun 2025. Beberapa sekolah di Indonesia sudah merapkan pemanfaatan tersebut. Menurut Nuroji data sekolah yang sudah siap TIK untuk transformasi digital ada 400 ribu. 5 Selain itu aplikasi yang bernama Platform Merdeka Mengajar (PMM) sudah digunakan hampir di 141 ribu sekolah secara mandiri sudah mengimplementasikan. Data tersebut memberikan tanda bahwa format pendidikan di Indonesia harus dapat memanfaatkan kehadiran teknologi yang serba canggih. Meskipun demikian. Islam memandang teknologi dalam Pendidikan Islam juga diperlukannya sebuah penyesuaian agar peserta didik maupun pendidik dapat merasakan dampak perkembangan teknologi dalam pembelajaran sesuai syariat Islam. Selain itu dalam penerapan teknologi di dalam Pendidikan Agama Islam haruslah sesuai dengan tujuan serta syariat-syariat agama Islam, sehingga dapat dengan baik dipergunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Namun, permasalahan juga sering terjadi dalam proses pendidikan melalui teknologi. Teknologi telag banyak mempengaruhi penggunanya karena dapat secara bebas berinteraksi sampai dapat berdampak negatif terhadap penggunanya sendiri seperti munculnya penipuan online, cyber bullying, dan pencurian data pribadi. 7 Di dalam kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan karya yang ditulis dr. Ali bin Yahya dijelaskan bahwa teknologi seperti berupa internet, dan media informasi lainnya dapat berdampak buruk dalam merubah keyakinan seseorang, dan dapat menjadi musyrik . enyekutukan Alla. karena kurang telitinya memilah berita yang Rachman. Trisniyati Komarudin. AuPenerapan Sistem E-Learning Dalam Proses Pembelajaran Siswa,Ay Jurnal Bianglala Informatika 5, no. : 57Ae65. Sasmito Madrim. AuMendikbud: 10,2 Juta Pengguna Pakai Platform Pendidikan,Ay VOA Indonesia, 2022, https://w. com/a/mendikbud-10-2-juta-pengguna-pakai-platform-pendidikan/6828882. Ferry Agusta Satrio. AuKemendikdasmen: 33. 182 Sekolah 3T Terima Digitalisasi Pendidikan,Ay Times Indonesia, 2025, https://timesindonesia. id/pendidikan/539600/kemendikdasmen-33182-sekolah-3t-terimadigitalisasi-pendidikan#::text=TIMESINDONESIA. JAKARTA Ae Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,terdata sebagai penerima bantuan digitalisasi pembelajaran dari pembangun. Adhi Iman Sulaiman. AuTantangan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi ( Ti. Dalam E-GOVERNMENT,Ay Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan 1, no. : 74. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 143 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar hoaks dan fakta. Hal ini lah yang menjadi permasalah peserta didik dalam penggunaan teknologi dalam perspektif islam Maka dari itu disini kami ingin menulis beberapa konsep pendidikan islam berbasis teknologi berisikan beberapa penerapan teknologinya, serta berbagai pengaruhnya terhadap Gen Z dalam perspektif pendidikan islam. Berdasarkan uraian di atas, tulisan ini akan memberikan wawasan seputar perkembangan teknologi indormasi dalam pendidikan Islam serta dampak bagi generasi zelenial yang didasari dari kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan. Oleh karena itu, dunia pendidikan dewasa ini perlu melakukan inovasi-inovasi terbaru untuk memajukan pendidikan saat ini. Tidak hanya dalam bidang kurikulum atau sarana dan prasarana, tetapi juga dalam bidang lain seperti perkembangan teknologi informasi dalam kegiatan pendidikan, oleh karena itu sudah menyenangkan dengan mengoptimalkan peran teknologi pembelajaran khususnya dalam pendidikan Islam. Hasil dan Pembahasan Dasar Teknologi dalam Al-QurAoan dan Hadis Indonesia diberikan gelar sebagai negara religius dengan jumlah mayoritas masyarakat beragama Islam. Dalam Islam sumber acuan utama adalah Al-QurAoan dan hadis. Tidak hanya dijadikan sebagai tuntunan dan pedoman semata, namun Al-QurAoan dan hadis juga harus mampu mejawab persoalan dan perkembangan zaman saat ini. 8 Meskipun Al-QurAoan dan hadis muncul dala keadaan yang saat itu tidak ada teknologi, namun terdapat bahasa semotik dari ayat Al-QurAoan dan redaksi hadis Nabi Saw yang merespon terkait perkembangan teknologi. Mengenai teknologi dalam sudut pandang Al-QurAoan Allah telah menjelaskan mengenai teknologi bagi para utusan Allah terdahulu. Allah memberikan sebuah penjelasan serta penggambaran mengenai perkembangan teknologi yang harus kita manfaatkan sebaikbaiknya sebagai bahan pembelajaran maupun sebagai penyemangat manusia dalam mendalami berbagai ilmu pengetahuan. Firman Allah SWT yang menjelaskan mengenai pengertian teknologi yaitu terdapat dalam Surat Al-Anbiya 80-81: AO a a eI a enN aEaOA a AE eO aA a AaOA a AA a eAA eI aa Ea eaO s EacEa eI aEaA a aAEac eI INA e aU ae aA a aIaEa eI I eaI a e aEa oe eI Aa aNEe a eI a eI E aa eOIa aO aEaEaOeI IA a A Eaca eO a eEIa Aa eO aN aOEaIac aEa aEA aA eOs EaIa OeIA a AeE eA Wahbah az-Zuhaili. Al-QurAoan Menjawab Tantangan Zaman (Jakarta: Pustaka Azzam, 2. 144 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan AuKami mengajarkan pula kepada Daud cara membuat baju besi untukmu guna melindungimu dari serangan musuhmu . alam peperanga. Maka, apakah kamu bersyukur . epada Alla. ? (Kami menundukka. pula untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah Kami Maha Mengetahui segala sesuatuAo. Selain ayat tersebut, terdapat juga firman Allah SWT dalam surah Saba' ayat 11 yang menjelaskan mengenai kisah Nabi Daud AS yang mendapatkan penjelasan dari Allah SWT mengenai pembentukan sebuah pakaian yang yang dapat digunakan sebagai pelindung Menurut penjelasan yang dipaparkan Allah SWT kepada Nabi Daud AS tersebut menjelaskan bahwa Allah SWT meminta untuk dilakukannya sebuah perkembangan kehidupan pada saat itu. Baju pelindung tersebut dapat berupa topi besi, rompi anti peluru dan sebagainya, sehingga hal inilah yang merupakan contoh penerapan perkembangan teknologi yang telah diperintahkan Allah SWT pada saat itu. 10 Selain itu Allah SWT telah menundukan angin bagi Nabi Sulaiman AS sehingga Nabi Sulaiman AS dapat melakukan kunjungan ke negeri sekitar. Penerapan teknologi dari kisah tersebut yaitu sudah terdapatnya alat-alat canggih yang dalam penggunaannya menggunakan energi angin seperti halnya kincir angin dan alat-indera berat Jika teknologi ditinjau melalui teks hadis, sebetulnya Nabi Muhamamad Saw tidak menjumpai kemajuan teknologi sebagaimana yang orang-orang muslim jumpai saat ini. Namun, hadits sebagai rekaman tutur kata, tindak dan pernyataan Nabi saw serta pedoman kedua setelah Al-Quran secara maknawi, pernah menyinggung bagaimana beliau memandang suatu kemajuan yang bersifat buatan, tidak dihadirkan langsung oleh alam, atau skema konseptual yang tumbuh sebagai hasil eksperimentasi dan observasi. 12 Salah satu respon hadis terhadap perkembangan teknologi bisa ditelaah melalui Aurekaman percakapan dan peristiwa para petani dengan NabiAy yang tergambar dalam riwayat Muslim. Departemen Agama RI. Mushaf Al-QurAoan Terjemah (Depok: Al-Huda Kelompok Gema Insani, 2. Al-Suyuthi. Asbabun Nuzul: Sebab -Sebab Turunnya Ayat Al-QurAoan (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2. , hlm. Muhammad Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah (Jakarta: Lentera Hati, 2. Moh Khoirul Fatih. AuPergolakan Hadits Kaum Modernis. Solusi Dan Tantangan,Ay Madinah: Jurnal Studi Islam 10, no. : 45Ae57, https://doi. org/10. 58518/madinah. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 145 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar a aCI IA :AAIa aO aI CEOA a aA AAUAac aEA ca AAEacOA e AO aI EIA e AacEEa EON aO aEac aI IEaOIaa aO aN eI aaOeaaO aI EIA ca a e aA I A:ACEA a Aa NEEA a A OaEaCA:A OCOEO aIAUAac aEA A uacIA:ACEA a aA AAUAEE ENA a -AA a UaIa aNA a A Aa a aE aOA:ACEA a A AaIa aUaA Aa aEONAUA Ea aEac aE eI EO aaEe a eA aEaO E aI a e UeOA:ACEA ea eAA e aEIac IA a A eaO AaIa aCA- AA s A Oua aIa aEI AUA Aa aO NAUAO aII aOIa aEIA s A ua aIa aEI AUA aI A A AuacI aI a aUAUAO aII aeOaOA a e ea a e ea a e Ua a AuKetika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang ke Madinah, para penduduk Madinah sedang menyerbukkan bunga kurma agar dapat berbuah yang hal itu biasa mereka sebut dengan AomengawinkanAo, maka beliaupun bertanya: apa yang sedang kalian kerjakan? Mereka menjawab: Dari dulu kami selalu melakukan hal ini. Beliau berkata: AoSeandainya kalian tidak melakukannya, niscaya hal itu lebih baik. Ao Maka merekapun meninggalkannya, dan ternyata kurma-kurma itu malah rontok dan berguguran. berkata: lalu hal itu diadukan kepada beliau dan beliaupun berkata: AoSesungguhnya aku hanyalah manusia biasa, oleh karenanya apabila aku memerintahkan sesuatu dari urusan agama kalian, maka laksanakanlah dan jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian berdasar pendapatku semata, maka ketahuilah bahwa sungguh aku hanyalah manusia biasa. Ay (HR. Muslim. No. Menurut Al-Nawawi kata AuAl-RayAoiAy dalam hadis tersebut merupakan pandangan Nabi yang berkaitan dengan dunia dan penghidupannya, bukan terkait syariat. 14 Lebih rinci Syaltut menjelaskan bahwa tindakan dan tutur kata Nabi Muhammad Saw menunjukkan hajat manusiawi seperti makan dan minum, serta manajemen manusiawi dalam bidang politik dalam peperangan dan hal lain yang semacamnya. 15 Berdasarkan kedua argumentasi tersebut dapat disimpulkan hadis ini mengandung makna bahwa manusia itu sangat membutuhkan berbagai perkara yang menunjang kehidupan mereka. Salah satu perkara yang penting di era kontemporer ini adalah teknologi. Seperti teknologi pangan, kesehatan, transportasi, dan Teknologi pada Pendidikan Islam dapat ditinjau menjadi sebuah produk, produk yang dimaksud yakni merupakan penyelenggara yang membantu dalam kegiatan pendidikan Islam. Contoh penggunaan teknologi dalam Pendidikan Agama Islam yaitu tentang bagaimana cara pembelajaran, apa saja manfaat dari penggunaan teknologi, dan bagaimana penerapan dalam evaluasi belajar. Selain itu teknologi juga bisa disebut sebagai sarana yang mana teknologi dapat dipergunakan pada penyelenggaraan aktivitas Pendidikan Agama Islam ini. Dalam penerapan teknologi berbasis media, penggunaan media tidak selalu terbentuk dari sebuah Abu Husain Muslim. AuSahih Muslim,Ay in Kitabu Al-Sunnah, 1st ed. (Beirut: Muassas al-Risalah, 1. , 1Ae1345. Yahya bin Syaraf Al-Hazami al-Nawawi. AuSyarah Sahih Muslim,Ay in Kitabu Al-Sunnah, 1st ed. (Muasass Al-Risalah, 2. , 1Ae2034. Mahmud Syaltut. Al-Islam: Aqidah Wa SyariAoah, 3rd ed. (Beirut: Dar el-Qalam, 1. 146 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan benda sungguhan yang mana bisa diterapkan ke dalam indera. Melainkan media ini merupakan sebuah ilmu pengetahuan mengenai sebuah upaya, metode, usaha, maupun teori-teori yang mana memiliki tujuan untuk mempermudah aktivitas belajar mengajar. Contoh penerapan teknologi tersebut yaitu pada Pendidikan Agama Islam, yang mana Pendidikan Agama Islam merupakan sebuah pembelajaran yang memiliki pengaruh besar bagi keberlangsungan hidup karena pembelajaran ini menjelaskan segala urusan baik mengenai urusan kehidupan maupun mengenai urusan akhirat. Dalam penerapannya Pendidikan Agama Islam memiliki landasan berupa Al-QurAoan dan Hadits serta terdapat berbagai cabang ilmu seperti Tafsir. Bahasa. Fiqih. Tasawuf, dan lain-lainnya yang mana diharapkan para peserta didik maupun pendidik dapat menggabungkan antara penggunaan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tanpa mengesampingkan Al Qur'an dan Hadis. Sehingga peserta didik juga mampu memahami dan menerapkan pembelajaran tersebut. Pendidikan Islam dan Teknologi Perspektif Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Pendidikan Islam merupakan sebuah ilmu yang memiliki tujuan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak sesuai dengan isi kandungan dalam Al-QurAoan serta Hadits. Penanaman Penanaman nilai tersebut sangatlah bermanfaat bagi para peserta didik dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Dalam lingkungan Pendidikan para peserta didikdiharapkan dapat mengamalkan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada orang lain, sehingga para peserta didik pun dapat bermanfaat bagi lingkungan Penanaman budi pekerti luhur kepada para peserta didik haruslah ditanam sejak dini, karena dengan menanamkan budi pekerti luhur tersebut diharapkan para peserta didik dapat mengamalkan dan mentaati ajaran agama Islam sejak dini sehingga kelak akan menuntun mereka masuk kedalam Surganya. Pendidikan juga merupakan upaya orang tua dalam mendidik anak nya agar menjadi seorang anak yang shaleh dan shalehah, sebagaimana dikutip dalam kitab tarbiyah fi zaman al Muhammad Sidiq Pambudi and Makhrus Makhrus. AuPengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Information and Communications Technology,Ay Proceedings Series on Social Sciences & Humanities 4, no. : 50Ae61, https://doi. org/10. 30595/pssh. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 147 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar UA OII OON EII AON NII OIAUA ANI IIAUA II EOEAUA OII EIIOAUA"OA NN EO EO N II EOA A O IEOAUA OOI OA ENIAUA ANI A ON OA ANIAUA ONII OI ENI OINNIAUAOI OA NN EO EIOA A OI E OEO I OCAE IEOAUAu EIO OE OO AEIO EIO II I EIE EAEA AuDijelaskan bahwa ayah mereka dan ibu mereka, keturunan mereka itulah yang menjadi kegembiraan dan nikmat ketika mereka muda, dan penolong di masa tua mereka, dan bahkan penolong setelah kematian . eninggalkan duni. Jika anak mereka adalah anak-anak dan keturunan yang shaleh, maka merekalah yang menjadi salah satu alasan untuk tetap meneruskan amal shaleh, dan meneruskan pahala dan pahala setelah berakhir dengan kematianAy. 17 Sebagaimana dikutip dari hadis nabi: a A aO OEa sAUA aO aEe sI O eI a aA aaNAUAeEIe aI Ie aCa eIN IEaN uaacE aII aaEas u uaacE aII A aCas aO sA a a Auaa aIA aE s Oa eaO EaNA a aa a a a a a e a a e a a a e a AA AuBahwa ketika seorang meninggalkan dunia ini, maka terputuslah seluruh amal perbuatan kecuali 3 perkara, salah satunya merupakan keturunan anak shalehAy. (HR. Muslim. No. Maka dari itu penting bagi orang tua dan guru sebagai pendidik untuk mengajarkan seorang anak agar dengan pendidikannya dapat pula meningkatkan iman dan taqwanya kepada Allah Swt, bermanfaat untuk umat manusia dan menggunakan ilmunya untuk menolong agama Allah. Oleh karena itu pendidikan tak lepas dari upaya orang tua atau pendidik dalam mendidik anaknya agar menjadi seorang anak yang shaleh dan taat kepada Allah. Dapat disimpulkan juga bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada mengajar kepada anak makannya, minumnya, memakai pakaiannya, mengajari dia dan membelikan dia mobil atau telepon atau yang lainnya. Bukan juga pendidikan jasmani, pendidikan yang yang dianggap lebih hebat dari itu yaitu pendidikan yang dapat mengangkat hati seorang anak untuk beriman, beramal shaleh, bertakwa, berpegang teguh pada keyakinan yang benar, dan menjadi warga yang baik di tanah air dan masyarakatnya, mendengarkan dan menaati pemimpinnya, serta bekerjasama dengan saudara-saudaranya dalam kesalehan. Kata teknologi sering digunakan oleh hampir semua orang karena sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Oleh karena itu, penting untuk memperjelas definisi tersebut. Secara etimologis, teknologi berasal dari dua kata Teknikhos dan Logos. Teknikhos berarti metode, yaitu suatu teknik untuk mencapai tujuan praktis, sedangkan Logos mempunyai makna ilmu. Ali bin Yahya al-Hadadi. Al-Tarbiyyah Fi Zaman Al-Fitan (Lebanon: Muassas al-Risalah, 2. Abu Husain Muslim. AuSahih Muslim. Ay Ali bin Yahya al-Hadadi. Al-Tarbiyyah Fi Zaman Al-Fitan. 148 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Teknologi mengacu pada cara menghadapi, menangani, mengolah, dan beradaptasi terhadap suatu hal atau masalah. 20 Dalam arti lain, teknologi juga mengacu pada metode dan metode teknis yang mencapai hasil yang diinginkan, khususnya dalam penelitian ilmiah. Teknologi pendidikan adalah kajian dan upaya untuk menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan kinerja melalui penggunaan dan pengelolaan teknologi dan sumber daya tepat guna. Istilah teknologi pendidikan sering dikaitkan dengan teori belajar dan Jika teori belajar dan pembelajaran mencakup proses dan sistem belajar mengajar, maka teknologi pendidikan mencakup berbagai sistem yang digunakan dalam pengembangan potensi manusia. Pada tahun 2004 Association of Education and Communication Technology (AECT), memberikan definisi sebagai berikut. AuEducational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performance by creating, using, and managing appropriate technological processes and resourcesAy, yakni teknologi pendidikan adalah studi dan praktek etis dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumbersumber teknologi yang tepat. Jelas, tujuan utamanya masih tetap untuk memfasilitasi pembelajaran agar efektif, efisien dan menarik serta meningkatkan kinerja. Miarso Yusufhadi juga menjelaskan bahwa teknologi pendidikan dapat didefinisikan kemampuannya dengan dua cara. Pertama dengan melakukan pengkajian empirik, dan kedua dengan melakukan analisis konseptual. Adapun The National Task Force on Educational Technology melaporkan hasil pengkajiannya tentang kegunaan teknologi pendidikan sebagai berikut:22 Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dasar yang efisien dari cara-cara Mengajarkan konsep dan keterampilan penalaran pada peringkat tinggi yang sulit dikembangkan tanpa bantuan teknologi. Mengembangkan pemahaman tentang teknologi informasi serta kegunaanya bagi masyarakat dan dunia kerja. Danuri Muhammad. AuPerkembangan Dan Transformasi Teknologi Digital,Ay Infokam 15, no. 116Ae23, https://doi. org/10. 53845/infokam. Non Syafriafdi. AuPERAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN,Ay Jurnal AlAulia Peran Teknologi Dalam Pendidikan 06, no. : 7. Miarso Yusufhadi. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan (Jakarta: Pustekkom bekerjasama dengan Kencana, 2. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 149 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar Memungkinkan guru untuk mengelola lingkungan belajar, dimana belajar dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa, serta kemampuan mereka untuk mencapai penguasaan yang di presentasikan. Mengembangkan keterampilan dalam menggunakan komputer dan teknologi lain yang Penerapan dan Manfaat Teknologi dalam Pendidikan Islam Perspektif Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Teknologi mempunyai peran serta manfaat yang saat penting bagi dunia pendidikan yang mana salah satunya berperan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dalam usaha memajukan serta mewujudkan Pendidikan Agama Islam yang sejalan dengan perkembangan zaman sangat dibutuhkannya penerapan perkembangan teknologi, namun agar hasil yang didapatkan dari penerapan ini dirasakan secara maksimal maka baik pendidik maupun peserta didik terlebih dahulu harus memahami akan pentingnya teknologi dalam dunia pendidikan. Para pendidik maupun peserta didik juga harus benar-benar memahami mengenai hakikat maupun tujuan penerapan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Selain itu dalam mengimplikasikan penggunaan teknologi ini diperlukannya kesadaran akan pentingnya menjunjung nilai-nilai agama Islam, yang mana bertujuan untuk menyelaraskan penggunaan perkembangan teknologi dengan syariat agama Islam. Sehingga dengan adanya penyelarasan tersebut diharapkan akan muncul keberkahan di setiap proses dan hasilnya. Saat ini penerapan teknologi pada dunia pembelajaran sangatlah bermanfaat karena dengan adanya teknologi, pendidik akan merasa terbantu dalam menyampaikan materi Dengan penggunaan teknologi yang tepat maka peserta didik akan lebih mudah menguasai serta mencerna materi yang dijelaskan oleh pendidik. Sehingga dalam mewujudkan pembelajaran yang kondusif dibutuhkannya keterampilan bagi pendidik untuk memilih teknologi apa yang paling tepat digunakan saat pembelajaran. Contoh penerapan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar pada Pendidikan Agama Islam yaitu: Teknologi berbasis Visual: teknologi berbasis visual adalah media yang dalam penerapannya mengutamakan indra penglihatan yang mana bertujuan untuk menarik perhatian peserta didik dalam penyampaian materi. Media visual ini dapat dibagi menjadi media visual diam dan media visual gerak. Implementasi teknologi berbasis media visual diam yang dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan foto, poster, peta yang berhubungan dengan pembelajaran slam 150 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan contohnya materi mengenai sejarah Islam. Selanjutnya contoh teknologi berbasis media visual gerak yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu Powerpoint yang berisikan materi mengenai pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Teknologi berbasis Audio: teknologi berbasis audio adalah media yang dalam penerapannya mengutamakan indera pendengaran. Contoh teknologi berbasis audio yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan radio, tape recorder, atau speaker dalam menyampaikan materi Pendidikan Agama Islam. Dengan menggunakan bantuan audio maka peserta didik dapat memiliki rasa penasaran dan dapat lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran. Teknologi berbasis Audio Visual: teknologi berbasis audio visual ini merupakan media yang mana dalam penerapannya menggunakan indra pendengaran maupun indra penglihatan secara bersamaan. Contoh teknologi berbasis audio visual yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan video pembelajaran yang menjelaskan mengenai materi sejarah Islam yang disertai dengan tampilan gambar maupun suara. Sehingga para peserta didik memiliki kesempatan untuk melihat bagaimana gambar kehidupan sejarah Islam yang disertai dengan suara dalam penjelasannya. Oleh karena itu diharapkan peserta didik dapat menerima pemahaman materi pembelajaran dengan lebih baik lagi. Teknologi berbasis Internet: contoh penerapan teknologi informasi berbasis Internet dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan e-mail maupun elearning. Penggunaan e-mail dapat mempermudah peserta didik dalam mengumpulkan tugas, selain itu dengan adanya e-mail pendidik pun akan merasakan kemudahan dalam Selanjutnya yaitu penggunaan elearning, penggunaan e-learning juga bermanfaat dalam melaksanakan pembelajaran secara online maupun secara jarak jauh, karena di dalam e-learning terdapat banyak fitur yang dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran sehingga baik peserta didik akan merasa terbantu dalam penggunaan teknologi berbasis internet ini. 24 Selain itu Zoom. Google Meet. Google Classroom. Kahoot. Padlet. WhatsApp, dan Telegram merupakan contoh aplikasi yang dalam Andi asari Dkk. Media Pembelajaran Era Digital. Jurnal Sains Dan Seni ITS, vol. 6, 2023, http://repositorio. ni/2986/1/5624. pdfhttp://fiskal. id/ejournalhttp://dx. 1016/j. 001http://dx. org/10. 1016/j. 055https://doi. org/10. 1016/j. 006https://doi. org/10. Mochamad Nashrullah et al. AuTransformasi Digital Dalam Pendidikan Indonesia: Analisis Kebijakan Dan Implikasinya Terhadap Kualitas Pembelajaran,Ay Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan 7, no. : 52Ae 59, https://doi. org/10. 55352/mudir. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 151 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar penerapannya menggunakan akses internet, sehingga pendidikan dapat memanfaatkan aplikasi tersebut dalam memaksimalkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Contoh penerapan teknologi Pendidikan Agama Islam, yang mana Pendidikan Agama Islam merupakan sebuah pembelajaran yang memiliki pengaruh besar bagi keberlangsungan hidup karena pembelajaran ini menjelaskan segala urusan baik mengenai urusan kehidupan maupun mengenai urusan akhirat. Dalam penerapannya Pendidikan Agama Islam memiliki landasan berupa Al-QurAoan dan Hadits serta terdapat berbagai cabang ilmu seperti Tafsir. Bahasa. Fiqh. Tasawwuf, dan lain-lainnya yang mana diharapkan para peserta didik maupun pendidik dapat menggabungkan antara penggunaan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tanpa mengesampingkan Al Qur'an dan Hadits. 25 Sehingga peserta didik juga mampu memahami dan menerapkan pembelajaran tersebut. Pengaruh Teknologi Terhadap Gen Z Perspektif Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Gen Z bisa dikatakan sebagai generasi muda yang hidup di zaman modern atau era teknologi yang maju pesat saat ini, menjadikan teknologi canggih sebagai sarana pendidikan, yang merupakan budaya yang saat ini ada pada Gen Z. Pada lingkup Generasi Zelenial yang paling mahir dalam menggunakan teknologi modern seperti smartphone menghabiskan waktu mereka dengan smartphone untuk kegiatan komunikasi pendidikan sebagai bagian terpenting dari kehidupan mereka. Gen Z disebut juga sebagai Child of the Internet. Digital Generation. Digital Native Generation. Media Generation. Generation. com, atau Instant Online adalah generasi internet global yang hidupnya masih bergantung padanya. 26 Oleh karena itu, generasi ini sulit menerima integrasi dengan lingkungannya, bisa dikatakan mereka hidup mawas diri dan lebih memilih dunia maya sebagai tempat bersosialisasi. Masalah akan berdampak negatif bagi Gen Z, generasi dengan kemampuan komunikasi verbal yang rendah dan kecenderungan moral yang sangat buruk, dampak yang sangat buruk jika kurangnya moral, generasi ini tidak dapat menghargai diri mereka sendiri, akrab dengan keadaan sekitar. Oleh karena itu, peran pendidikan sangatlah penting, apalagi dalam pembelajaran agama Islam di dunia pendidikan, harus diutamakan pembelajaran akhlakul karimah pada siswa sejak dini, minimal peserta didik yang akan berpikir untuk membedakan mana yang baik atau mana yang salah. Isna Radiyah. AuRevitalisasi Pendidikan Islam Di Indonesia Menggapai Generasi Emas,Ay Journal of Instructional and Development Researches 4, no. : 391Ae401, https://doi. org/10. 53621/jider. Elfa Mustika Wanda. AuPengaruh Literasi Digital Pada Generasi Z Terhadap Pergaulan Sosial Di Era Kemajuan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi,Ay Jurnal Sosial Teknologi 3, no. : 1035Ae42, https://doi. org/10. 59188/jurnalsostech. 152 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Terdapat beberapa pengaruh teknologi terhadap Gen-Z yang selaras dengan penerapan teknologi yang sudah dibahas pada sub bab sebelumnya. Oleh karena itu, sebagai seorang pendidik . rang tua dan gur. perlu mengawasi penggunaan teknologi oleh seorang anak. Diantara pengaruh Teknologi terhadap Gen Z yang disinggung oleh Syekh Ali adalah penggunaan internet, dimana seorang anak membaca informasi melalui media informasi internet tanpa mengetahui kebenaran dari informasi tersebut, sebagaimana yang dikatakan pada kitab Tarbiyyah fi Zaman Al Fitan, penulis mengatakan bahwa Aumelalui beberapa situs di Internet, jadi jika pemuda itu memasukinya dan membaca apa yang ada di dalamnya keraguan. Mungkin mereka membuatnya meragukan agamanya. Dia memasuki situs ini sebagai seorang mukmin, tapi dia meninggalkannya sebagai kafir. Ay Syekh Ali juga mengatakan AuSatu alasan perlindungan dan pencegahan mereka adalah untuk melindungi mereka semaksimal mungkin dari sarana-sarana yang membuka pintu keburukan bagi mereka. dan sekarang kita melihat perangkat-perangkat ini, perangkat komunikasi modern, dan banyak kejahatan yang dikandungnya, baik dari saluran satelit, atau perangkat komunikasi yang memberitahu dia tentang apa yang ada di Timur dan Barat, tentang gambar diam dan bergerak, jenis alat musik, dan keinginan-keinginan terlarang lainnya, dan apa yang juga difasilitasi dalam komunikasi antara orang-orang di Timur dan BaratAy. Teknologi memang sangat memudahkan bagi anak untuk melakukan pembelajaran, pendidikan islam menganjurkan orang tua sebagai pendidik untuk selalu mengawasi dan memiliki kontrol penuh dalam pendidikan. Di kutip dari kitab Tarbiyyah fi Zaman al-Fitan: A OEA-A OCO INI OINI I INEEAUA"AEO EO E OEO EINA AuKewajiban ayah dan ibu untuk melindungi putra-putrinya dari apa yang diharamkan Allah SWT dan Maha Agung kepada merekaAy. Berangkat daripada dari penggalan teks di atas, maka dari itu para ayah dan ibu sebagai seorang pendidik harus setegas mungkin dalam aspek ini, dan berusaha untuk menghindarkan putra-putri mereka dari perangkat-perangkat teknologi tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Islam di era Generasi Z menghadapi berbagai tantangan dan peluang baru seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendidik . uru atau orang tu. dalam konteks pendidikan Islam Ali bin Yahya al-Hadadi. Al-Tarbiyyah Fi Zaman Al-Fitan. Ali bin Yahya al-Hadadi. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. 01 2025 | 153 Khaerul Umam. Sandi Santosa. Zakiar di era teknologi yang akan berpengaruh bagi Generasi Z yang diambil dari beberapa konsep di kitab Tarbiyah Fi Zaman al Fitan adalah: Pemahaman Kontekstual Guru dan pengajar Pendidikan Islam perlu memahami konteks sosial, budaya, dan teknologi yang dihadapi oleh Generasi Z. Mereka harus mampu mengaitkan ajaran Islam dengan kehidupan sehari-hari dan situasi yang dihadapi oleh siswa generasi ini. Generasi Z tumbuh di era digital, oleh karena itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Islam sangat penting. Aplikasi, video pembelajaran, platform daring, dan media sosial dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran agama Islam. Pendidikan Karakter Selain mengajarkan aspek-aspek keagamaan, pendidikan Islam juga harus fokus pada pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, tolong-menolong, dan rasa empati harus ditanamkan secara aktif melalui pendidikan Islam. Pendekatan Inklusif Generasi Z cenderung terbuka terhadap keragaman dan inklusivitas. Pendidikan Islam di era ini harus menghormati dan mengakomodasi berbagai latar belakang budaya, suku, dan gender. Pesan-pesan toleransi dan kerukunan antar umat beragama harus Pendidikan Moral Digital Seiring dengan penggunaan teknologi. Generasi Z juga harus diajarkan tentang etika dan moral dalam penggunaan internet dan media sosial. Mereka harus memahami dampak perilaku daring terhadap diri sendiri dan masyarakat serta bagaimana Islam memandang hal tersebut. Peningkatan Keterampilan Soft Skills Pendidikan Islam harus mendorong pengembangan keterampilan soft skills seperti kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama. Hal ini akan membantu siswa Generasi Z untuk sukses dalam lingkungan kerja dan masyarakat. Pelibatan Orang Tua dan Masyarakat Pendidikan Islam di era Generasi Z juga harus melibatkan orang tua dan masyarakat secara aktif. Kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter dan moral siswa sangat penting untuk mendukung pendidikan Islam yang 154 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 8 No. Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Dengan memperhatikan aspek-aspek di atas, pendidikan Islam di era Generasi Z dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Kesimpulan Dalam pembelajaran agama Islam, teknologi dapat menjadi alat bantu efektif untuk penyampaian materi. Pendidik perlu memilih teknologi yang sesuai agar peserta didik dapat dengan mudah menguasai dan mencerna materi. Keterampilan dalam memilih teknologi yang tepat menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang kondusif. Pentingnya menggabungkan penggunaan teknologi dengan landasan agama, seperti Al-Qur'an dan Hadits, serta berbagai cabang ilmu agama Islam, menjadikan pembelajaran lebih holistik. Dengan demikian, peserta didik diharapkan dapat memahami dan menerapkan ajaran agama Islam secara komprehensif. Adapun pengaruh teknologi terhadap Generasi Z perlu diawasi dengan baik oleh pendidik, orang tua, dan guru. Salah satu isu yang diangkat adalah penggunaan internet, yang dapat mempengaruhi keyakinan agama anak-anak. Syekh Ali dalam kitabnya Tarbiyyah fi Zaman al-Fitan menyoroti risiko anak-anak terpapar informasi yang tidak benar melalui internet, yang dapat meragukan keyakinan keagamaan mereka. Secara keseluruhan, perlindungan terhadap Generasi Z dari dampak buruk teknologi modern menjadi perhatian. Upaya pencegahan melibatkan pemantauan dan pembatasan akses terhadap konten yang dapat meragukan keimanan. Kesimpulannya, penerapan teknologi dalam pendidikan agama Islam dapat memberikan manfaat besar, asalkan diimbangi dengan kesadaran agama dan pengawasan terhadap pengaruh buruknya pada Generasi Z. Daftar Pustaka: