Education Achievment: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Journal Homepage: http://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr Pengaruh Kualitas Pendidikan. Biaya Pendidikan dan Lokasi Terhadap Kepuasan Siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali Nurizka Astari1. Yahya Tanjung2 1,2 Universitas Potensi Utama. Indonesia Corresponding Author: nurizkaastari@gmail. ABSTRACT Key Word The thesis entitled "The Influence of Education Quality. Education Costs and Location on Student Satisfaction at PAB 8 Sampali Private Vocational School" is the result of quantitative research which aims to answer questions about the influence of education quality, education costs and location on student satisfaction at PAB 8 Sampali Private Vocational School. The research methodology used is quantitative research using a sampling technique using simple probability sampling with a total of 85 respondents. The data collection technique uses a questionnaire processed using SPSS version 25. Data analysis uses multiple linear regression. Based on partial research results, the variable quality of education has a positive and significant effect on student satisfaction with a calculated t value of 3,638 > t table 1,664 and a significant value of 0. 000 < 0. 05, education costs has no significant effect on student satisfaction with a calculated t value of 652 < t table 1,664 and a significant value of 0. 516 < 0. 05 and location has a positive and significant effect on student satisfaction with a calculated t value of 2,599 > t table 1,664 and a significant value of 011 < 0. 05 at PAB 8 Sampali Private Vocational School. And simultaneously shows that the variables of education quality, education costs and location have a significant and positive effect on student satisfaction with a calculated f value of 62,852 > f table 2. and a significant value of 0. 000 < 0. Education Quality. Education Costs. Location. Satisfaction Student. How to cite https://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr ARTICLE INFO Article history: Received 05 August 2024 Revised 15 August 2024 Accepted 07 September 2024 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License PENDAHULUAN Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan seseorang, terutama dalam membentuk karakter, membentuk kepribadian serta berwawasan yang Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus melakukan pengelolaan yang baik, agar mampu mencapai mutu pendidikan yang berkualitas. Maka, sekolah harus memiliki daya tarik tersendiri untuk dapat bersaing secara kompetitif agar mendapatkan atau menarik pelanggan, dalam hal ini pelanggan yang dimaksud adalah peserta didik . SMK PAB 8 Sampali merupakan salah satu satuan pendidikan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 dengan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terletak di Jalan Pasar Hitam No. 69 Sampali. Kec. Percut Sei Tuan. Kab. Deli Serdang. Sumatera Utara. Maka saat ini, keberadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dianggap cukup menjawab kebutuhan masyarakat dan dalam dunia kerja. Untuk itu, setiap sekolah dituntut untuk memberikan jasa ataupun layanan yang berkualitas agar dapat memenuhi kepuasan peserta didik . terhadap sekolah atau lembaga pendidikan yang mereka pilih. Kualitas pendidikan merupakan kemampuan sistem pendidikan baik dari segi pengelola maupun dari segi proses pendidikannya, kualitas pendidikan dapat diidentifikasi dengan banyaknya prestasi yang diperoleh atau dimiliki oleh lembaga pendidikan atau sekolah tersebut. Lembaga pendidikan termasuk usaha jasa. Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang menyediakan produk dalam bentuk jasa, maka suatu lembaga harus mampu memberikan pendidikan yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan Menurut Parasuraman, et. dalam Tjiptono . mengemukakan lima indikator dalam menentukan kualitas pendidikan, yaitu : . Kehandalan (Reliabilit. , . Daya tanggap (Responsivenes. , . Jaminan (Assuranc. , . Empati (Emphat. , . Bukti fisik (Tangible. Menurut Jatikom dalam Lestari dkk . kualitas atau mutu pendidikan di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, yaitu seperti: kualitas sarana prasarana, kualitas guru, kesejahteraan guru, pemerataan kesempatan pendidikan, relevansi pendidikan dengan kebutuhan dan biaya pendidikan. Dalam upaya untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar dan mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas diperlukan fasilitas dan sarana prasarana dalam suatu lembaga pendidikan. Biaya pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan, tanpa dukungan biaya, maka proses pendidikan tidak akan berjalan dengan baik dan lancar. Kualitas adalah keseluruhan ciri dan karakteristik suatu barang atau jasa yang berpengaruh pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan maupun yang tersirat (Abdulah & Francis, 2. Menurut Goetsch dan Davis dalam Tjiptono . menyatakan bahwa secara ringkas, kualitas dapat dirumuskan sebagai Aukondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapanAy. Biaya pendidikan merupakan salah satu komponen instrumental . yang sangat penting dalam penyelenggaran pendidikan . Biaya dalam pengertian ini memiliki cakupan yang luas, yakni semua jenis pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam bentuk uang maupun barang dan tenaga yang dapat dihargakan dengan uang (Supriyadi dalam Sudarmono dkk, 2. Biaya secara sederhana adalah sejumlah nilai uang yang dibelanjakan atau jasa pelayanan yang diserahkan kepada siswa. Biaya adalah keseluruhan pengeluaran baik Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 yang bersifat uang maupun bukan uang (Munir dalam Suningsih dkk, 2. Menurut Sujarweni . biaya mempunyai dua pengertian yaitu pengertian secara luas dan secara sempit. Biaya dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang dalam usahanya untuk mendapatkan sesuatu untuk menapai tujuan tertentu baik yang sudah terjadi dan belum terjadi/baru direncanakan. Biaya dalam arti sempit adalah pengorbanan sumber ekonomi dalam satuan uang untuk memperoleh Lokasi adalah keputusan yang dibuat perusahaan atau instansi pendidikan berkaitan dengan dimana operasi dan stafnya akan ditempatkan (Lupiyoadi dan Hamdani dalam Zakaria, 2. Lokasi berpengaruh terhadap dimensi-dimensi pemasaran strategik, seperti fleksibilitas, competitive positioning, manajemen permintaan dan fokus strategic (Fitzsimmons & Fitzsimmons dalam Tjiptono, 2. Fleksibilitas suatu lokasi merupakan ukuran sejauh mana sebuah jasa mampu berinteraksi terhadap situasi perekonomian yang berubah. Keputusan pemilihan lokasi berkaitan dengan komitmen jangka panjang terhadap aspek-aspek yang sifatnya kapital intensif, karena itu penyedia jasa harus benar-benar mempertimbangkan, menyeleksi dan memilih lokasi yang responsive terhadap kemungkinan perubahan ekonomi, demografis, budaya, persaingan dan peraturan di masa mendatang. Competitive positioning adalah metode-metode yang digunakan agar perusahaan dapat mengembangkan posisi relatifnya dibandingkan para pesaing. Manajemen permintaan merupakan kemampuan penyedia jasa untuk mengendalikan kuantitas, kualitas dan timing permintaan. Sementara itu, fokus strategik bisa dikembangkan melalui penawaran jasa yang hampir sama di banyak lokasi. Sebagai contoh, banyak perusahaan jasa yang memiliki lokasi di sejumlah tempat dengan fasilitas standard dan seragam (Tjiptono, 2. Lokasi fasilitas jasa merupakan salah satu faktor krusial yang berpengaruh terhadap kesuksesan suatu jasa, karena lokasi erat kaitanya dengan pasar potensial penyedia jasa. Secara garis besar, ada dua kemungkinan pertimbangan dalam hal lokasi fasilitas jasa. Pertama, pelanggan mendatangi lokasi fasilitas jasa dan yang kedua adalah penyedia jasa yang mendatangi pelanggan. Selain itu, penyedia jasa dimungkinkan mengkombinasikan keduanya (Tjiptono, 2. METODE PENELITIAN Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut (Sugiyono, 2. metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Jenis data kuantitatif dalam penelitian ini merupakan jenis data Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada siswa/i SMK Swasta PAB 8 Sampali sebagai instrumen penelitian. Lokasi dalam penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta PAB 8 Sampali, yang terletak di Jalan Pasar Hitam No. Sampali. Kec. Percut Sei Tuan. Kab. Deli Serdang Sumatera Utara. Waktu penelitian diperkirakan bulan April 2023 sampai dengan bulan September 2023. Menurut (Sugiyono, 2. menyatakan bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMK Swasta PAB 8 Sampali kelas X, kelas XI dan kelas XII, dengan jumlah populasi Menurut (Sugiyono, 2022:. menyatakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Teknik pengumpulan data merupakan cara yang dilakukan peneliti untuk mengungkap atau menjaring informasi kuantitatif dari responden sesuai lingkup penelitian (Sujarweni, 2. Pada penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data Kuesioner atau Angket. Observasi dan Wawancara. Teknik Analisis Data dalam penelitian kuantitatif merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Kegiatan dalam analisis data adalah: mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan (Sugiyono, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Variabel Penelitian Hasil penelitian ini menggunakan empat jenis variabel penelitian yaitu tiga variabel bebas terdiri dari variabel Kualitas Pendidikan (X. Biaya Pendidikan (X. dan Lokasi (X. Terhadap Kepuasan Siswa (Y) yang menjadi variabel terikat. Data diperoleh dari angket yang disebarkan langsung kepada responden yang menjadi sampel Berdasarkan Kelas Tabel 1. Distribusi Responden Berdasarkan Kelas Kelas Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent Valid Kelas X Kelas XI Kelas XII Total Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 Tabel 1 di atas dideskripsikan bahwa jumlah responden terdiri dari 3 kelas yaitu kelas X. XI dan XII. Adapun jumlah responden yang terbanyak . dalam penelitian ini adalah responden yang berada di kelas 10 (X) yaitu sebanyak 30 responden atau jumlah presentase 35. 3%, kelas 11 (XI) sebanyak 29 responden atau jumlah presentase 34. 1% dan kelas 12 (XII) sebanyak 26 responden dengan presentase Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini di dominasi oleh responden kelas 10 (X). Berdasarkan Jurusan Tabel 2. Distribusi Responden Berdasarkan Jurusan Jurusan Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent Valid AKL OTKP TKJ TBSM Total Tabel 2 di atas dapat dideskripsikan bahwa jumlah responden yang menjawab terdiri dari 4 jurusan yaitu jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) sebanyak 20 responden atau 23,5%, jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) sebanyak 24 responden atau 28,2%, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) sebanyak 22 responden atau 25,9% dan jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) sebanyak 19 responden atau 22,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini di dominasi oleh jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) yaitu sebanyak 24 responden atau 28,2%. Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 3. Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Valid Cumulative Frequency Percent Percent Percent Valid Laki-laki Perempuan Total Tabel 3 di atas, menunjukkan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dari 85 responden, mayoritas responden dalam penelitian ini yang berjenis kelamin Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 perempuan yaitu sebanyak 51 responden atau 60% sedangkan yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 34 responden atau 40%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini di dominasi oleh responden dengan jenis kelamin perempuan. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data Penelitian ini menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov terhadap tiap variabel Suatu data tersebar normal menurut nilai sig. apabila nilai sig > 0,05 maka data variabel penelitian berdistribusi normal. Tabel 4. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean Parameters Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Berdasarkan hasil uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, besarnya nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Sig = 0,200 > 0,05 artinya data berdistribusi normal. Uji Multikolineritas Uji Multikolinearitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi terdapat hubungan yang linear diantara variabel bebas. Nilai yang menunjukkan adanya multikolinearitas adalah jika nilai tolerance < 0,01 dan nilai VIF > 10, maka terjadi multikolinearitas. Maka sebaliknya, jika nilai tolerance > 0,1 dan nilai VIF < 10 maka tidak terjadi multikolinearitas. Berdasarkan hasil pengujian dengan SPSS 25. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 Tabel 5. Hasil Uji Multikolonieritas Coefficientsa Unstandardize Standardized d Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Model 1 (Constan. Kualitas Pendidikan Biaya Pendidikan Lokasi Dependent Variable: Kepuasan Siswa Collinearity Statistics Tolerance VIF Tabel hasil uji multikolonieritas di atas maka dapat dilihat bahwa nilai VIF untuk semua variabel independen tidak lebih dari 10 dan nilai tolerance untuk semua variabel Kesimpulannya bahwa semua variabel independen yang terdiri dari kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi tidak terjadi gejala multikoliniearitas. Uji Heteroskedastisitas Data akan diuji dengan uji Glejser, uji ini digunakan untuk memberikan angka angka yang lebih detail untuk menguatkan apakah data yang akan diolah mengalamai heteroskedastisitas atau tidak. Ada atau tidaknya heteroskedestisitas dapat dilihat dari nilai signifikan variabel bebas dan variabel terikat. Apabila hasil uji Glejser kurang dari atau sama dengan 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data mengalami heteroskedastisitas dan sebaliknya yaitu : . Apabila sig. 2-tailed < c = 0, 05 maka terjadi heteroskedastisitas, . Apabila sig. 2-tailed > c = 0, 05 maka tidak terjadi Tabel 6. Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Sig. Coefficients Coefficients Std. Error Beta 1 (Constan. Kualitas 043 -. Pendidikan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 Biaya Pendidikan Lokasi Dependent Variable: abs_res Berdasarkan hasil tabel pengujian heteroskedastisitas pada variabel kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi dapat dilihat pada tabel diatas bahwa nilai signifikasi untuk variabel kualitas pendidikan sebesar 0,792, variable biaya pendidikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,941 dan variabel lokasi nilai signifikasi sebesar 0,987, artinya nilai tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Analisis Linear Berganda Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji pengaruh variable independen X1 . ualitas pendidika. X2 . iaya pendidikan. X3 . terhadap variabel dependen Y . epuasan sisw. Tabel 7. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Sig. Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Kualitas Pendidikan Biaya Pendidikan Lokasi Dependent Variable: Kepuasan Siswa Dari hasil analisis regresi linear berganda pada tabel diatas menunjukkan nilai koefisien dalam persamaan regresi linear berganda. Nilai persamaan yang dipakai adalah nilai yang berada pada kolom B (Koefisie. Standart persamaan regresi linear berganda dapat diperoleh hasil sebagai berikut: Y= 5. 577 0,343 X1 0,079 X2 0,427 X3 0,05 Dari hasil anailsis regresi linear berganda yang diperoleh hasil bahwa variabel kualitas pendidikan (X. , variabel biaya pendidikan (X. dan lokasi (X. berpengaruh terhadap kepuasan siswa (Y) secara linear. Berdasarkan data diatas maka pengaruh tersebut terlihat dalam persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: . Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 Konstanta . = 5. 577, . Koefisien regresi (X. 1 = 0,343, . Koefisien regresi (X. 2 = 0,079, . Koefisien regresi (X. 3 = 0,427. Pembahasan Pengaruh Kualitas Pendidikan Terhadap Kepuasan Siswa Hasil penelitian yang diperoleh mengenai pengaruh kualitas pendidikan terhadap kepuasan siswa adalah dari hasil uji hipotesis secara parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai thitung kualitas pendidikan sebesar 3,638 dan ttabel dengan = 5% diketahui sebesar 1,664. Dengan demikian thitung lebih besar dari ttabel . ,638 > 1,. dan nilai signifikansi sebesar 0,000 . ebih kecil dari 0,. artinya H0 ditolak dan Ha Berdasarkan hasil tersebut, didapat kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial kualitas pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa. Karena dapat kita lihat bahwa data tabulasi sebelumnya menyatakan bahwa kualitas pendidikan masih kurang baik terhadap kepuasan siswa namun dalam hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMK Swasta PAB 8 Sampali memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa sehingga berdampak kepada tingkat kepusan siswa yang tinggi dengan kualitas pendidikan yang diberikan. Ini menggambarkan bahwa semakin tinggi kualitas pendidikan yang diberikan sekolah kepada siswa maka akan semakin tinggi pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Dari hasil beberapa indikator pada variabel kualitas pendidikan. SMK Swasta PAB 8 Sampali harus memperhatikan indikator mana saja yang akan dipertahankan, beberapa indikator untuk dipertahankan yaitu indikator Keandalan . Daya Tanggap (Responsivenes. Jaminan (Assuranc. dan Empati (Empath. Bukti Fisik (Tangibel. Pengaruh Biaya Pendidikan Terhadap Kepuasan Siswa Hasil penelitian yang diperoleh mengenai pengaruh biaya pendidikan terhadap kepuasan siswa adalah dari hasil uji hipotesis secara parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai thitung harga sebesar 0,652 dan ttabel dengan = 5% diketahui sebesar 1,664. Dengan demikian thitung lebih kecil dari ttabel . ,652 < 1,. dan nilai signifikansi sebesar 0,516 . ebih besar dari 0,. artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, didapat kesimpulan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial biaya pendidikan tidak berpengaruh terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa biaya pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan siswa. Karena dapat kita lihat data tabulasi sebelumnya menyatakan bahwa biaya pendidikan pada SMK Swasta PAB 8 Sampali tidak terjangkau. Ini menggambarkan bahwa semakin tidak terjangkau biaya pendidikan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 yang diberikan sekolah kepada siswa maka akan semakin rendah pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali dan begitu sebaliknya jika semakin rendah biaya pendidikan yang diberikan maka akan semakin tinggi pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Dari hasil beberapa indikator pada variabel biaya pendidikan. SMK Swasta PAB 8 Sampali. harus memperhatikan indikator mana saja yang akan ditingkatkatkan, beberapa indikator untuk ditingkatkatkan yaitu Keterjangkauan harga. Kesesuaian harga dengan kualitas pelayanan. Kesesuaian harga dengan manfaat, dan Harga sesuai kemampuan atau daya saing harga. Biaya pendidikan juga merupakan salah satu faktor yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan sekolah. Selain itu biaya pendidikan juga merupakan nilai dari suatu jasa, karena akan berpengaruh terhadap kesuksesan Biaya pendidikan juga akan menjadi pertimbangan bagi siswa sebelum memutuskan untuk sekolah, sehingga sekolah perlu melakukan pertimbangan khusus untuk menentukan biaya pendidikan tersebut. Pengaruh Lokasi Terhadap Kepuasan Siswa Hasil penelitian yang diperoleh mengenai pengaruh lokasi terhadap kepuasan siswa adalah dari hasil uji hipotesis secara parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai thitung lokasi sebesar 2,599 dan ttabel dengan = 5% diketahui sebesar 1,664. Dengan demikian thitung lebih besar dari ttabel . ,599 > 1,. dan nilai signifikansi sebesar 0,011 . ebih kecil dari 0,. artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut, didapat kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa lokasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa. Karena dapat kita lihat bahwa data tabulasi sebelumnya menyatakan bahwa lokasi masih kurang nyaman terhadap kepuasan siswa namun dalam hasil penelitian ini menunjukan bahwa lokasi yang diberikan oleh SMK Swasta PAB 8 Sampali memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa sehingga berdampak kepada tingkat kepusan siswa yang tinggi dengan lokasi yang nyaman. Ini menggambarkan bahwa lokasi yang nyaman dapat meningkatkan kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Selain kualitas pendidikan dan biaya pendidikan. Lokasi juga merupakan salah satu faktor penting dalam variabel bauran pemasaran . arketing mi. Lokasi juga merupakan salah satu variabel yang menentukan dalam kegiatan suatu sekolah, karena tanpa lokasi yang nyaman, suatu sekolah tidak dapat melakukan kegiatan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini sejalan dengan salah satu teori. Menurut Lupiyoadi dan Hamdani dalam Zakaria, . Lokasi adalah keputusan yang dibuat perusahaan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 atau instansi pendidikan berkaitan dengan dimana operasi dan stafnya akan Pengaruh Kualitas Pendidikan. Biaya Pendidikan dan Lokasi Terhadap Kepuasan Siswa. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai pengaruh kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi secara bersamaan terhadap kepuasan siswa adalah hasil uji hipotesis secara simultan yang menunjukkan bahwa dari hasil uji ANOVA (Analysis Of Varianc. menunjukkan nilai Fhitung sebesar 62,853 dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , sedangkan Ftabel diketahui sebesar 2,72. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel . ,853 > 2,. , sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Kotler dan Keller dalam Indrasari . mengatakan bahwa kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja . produk yang dipikirkan terhadap kinerja yang diharapkan. Untuk meningkatkan kepuasan siswa tergantung dari kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi, dimana biaya pendidikan merupakan komponen penting bagi siswa, sebelum memutuskan untuk sekolah terlebih dahulu siswa akan membandingkan biaya pendidikan yang ditawarkan dengan kualitas pendidikan. Lokasi merupakan bentuk penilaian siswa dalam menilai lokasi sekolah yang Kepuasan siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi. Siswa yang memiliki kepercayaan tinggi terhadap kualitas pendidikan yang diberikan baik, biaya pendidikan yang terjangkau, dan serta lokasi yang aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan kepuasan siswa untuk sekolah pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. KESIMPULAN Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pendidikan terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Maka Hipotesis (H. diterima atau sesuai. Artinya semakin baik kualitas pendidikan yang diberikan maka akan semakin baik pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali begitu sebaliknya jika kualitas pendidikan yang diberikan tidak baik maka tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali akan rendah. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara biaya pendidikan terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Maka Hipotesis (H. ditolak atau tidak sesuai. Artinya biaya pendidikan yang diberikan belum terjangkau maka tingkat kepuasan siswa yang akan dirasakan akan menurun. begitu sebaliknya jika biaya Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 79-91 pendidikan yang diberikan terjangkau maka akan semakin tinggi pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Terdapat pengaruh yang signifikan antara lokasi terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Maka Hipotesis (H. diterima atau sesuai. Artinya semakin baik lokasi pendidikan yang diberikan maka akan semakin baik pula tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali begitu sebaliknya jika lokasi yang diberikan tidak baik dan tidak nyaman maka tingkat kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali akan rendah. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pendidikan, biaya pendidikan dan lokasi terhadap kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali. Maka Hipotesis (H. diterima atau sesuai. Artinya semakin baik kualitas pendidikan, biaya pendidikan yang terjangkau dan lokasi aman dan nyaman yang diberikan maka akan semakin meningkat pula kepuasan siswa pada SMK Swasta PAB 8 Sampali begitu sebaliknya jika kualitas pendidikan yang belum baik, biaya pendidikan yang tidak terjangkau dan lokasi belum aman dan nyaman maka tingkat kepuasan siswa juga akan rendah. DAFTAR PUSTAKA