Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis 5. : 39-46 https://jurnal. net/index. php/jikab doi: https://doi. org/10. 53088/jikab. ISSN: 2962-2433 Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020 Elsa Agustin Prasetyawati1. Wikan Budi Utami2. Maya Widyana Dewi3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia. Sukoharjo. Indonesia. Alamat Email: elsaprasetyawati1@gmail. com2, budiutamiwikan@gmail. Widyamine77@gmail. Sitasi Artikel: Prasetyawati. Utami. , & Dewi. Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 5. , 39Ae46. https://doi. org/10. 53088/jikab. Abstract: This research is a type of quantitative research which aims to determine the influence of local revenue, domestic investment, inflation on Indonesia's gross domestic product in 2019-2020. The type of data used in this research is secondary data which comes from the Budget Realization Report and statistical data reports from the Indonesian Central Statistics Agency in 2019-2020. The sampling technique in this research used a saturated sampling technique. The number of samples in this research was 68 samples. The data analysis method used is the classical assumption test and multiple linear regression test. F test, t test. R2 test. The results of the t test produce a significance value of local original income of 0. 000, domestic investment of 0. inflation of 0. The results of the t test, the PAD variable produces a significance value below 0. 05, namely 000, so the PAD variable has a significant effect on GDP. The PMDN variable produces a significance value 05, namely 0. 170, so the PMDN variable does not have a significant effect on GDP. The inflation variable produces a significance value above 0. 05, namely 0. 394, so the inflation variable does not have a significant effect on GDP. Keywords: Domestic Investment (PMDN). Gross Domestic Product (GDP). Inflation. Original Regional Income (PAD). Abstrak: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, penanaman modal dalam negeri, inflasi terhadap produk domestik bruto Indonesia tahun 2019-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang di berasal dari Laporan Realisasi Anggaran dan laporan data statistik Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2019-2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 68 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan uji regresi linier berganda, uji F, uji t, uji R2. Hasil uji t menghasilkan nilai signifikansi pendapatan asli daerah sebesar 0,000, penanaman modal dalam negeri sebesar 0,170, inflasi sebesar 0,394. Hasil uji t, variabel PAD menghasilkan nilai signifikansi dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,000 maka variabel PAD berpengaruh signifikan terhadap PDB. Variabel PMDN menghasilkan nilai signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,170 maka variabel PMDN tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB. Variabel inflasi menghasilkan nilai signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,394 maka variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB. Kata Kunci: Inflasi. Pendapatan Asli Daerah (PAD). Produk Domestik Bruto (PDB). Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Pendahuluan Peran pertumbuhan ekonomi adalah untuk mengukur kesejahteraan masyarakat di suatu Dengan tumbuhnya ekonomi, maka negara Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Prasetyawati. Utami. , & Dewi. Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020. menyebutkan bahwa perkembangan PAD secara masyarakat akan meningkat. Ekonomi suatu negara dapat dikatakan bertumbuh jika kegiatan signifikan terhadap perkembangan PDRB. ekonomi masyarakatnya berdampak langsung Selain PAD, salah satu sumber keuangan dalam kepada kenaikan produksi barang dan jasanya pembangunan ekonomi adalah penanaman modal. (Misbakhul Munir & Nurohman, 2. Penanaman Salah satu indikator yang digunakan untuk penting dalam pertumbuhan ekonomi. Investasi mengukur pertumbuhan ekonomi negara adalah bagi suatu negara merupakan salah satu faktor Produk penggerak perekonomian agar suatu negara dapat Domestik Bruto (PDB) (Larasati Sulasmiyati, 2. Produk Domestik Bruto terjadi penurunan secara signifikan sebesar 17,8% pada Pertumbuhan PDB kembali meningkat Nilai investasi yang tinggi, akan pada tahun 1999 sebesar 13,9%. Produk Domestik memberikan dampak positif dalam perekonomian Bruto juga terjadi penurunan secara signifikan suatu negara. Sebaliknya, jika nilai investasi sebesar 7,1 % pada tahun 2020 dan kembali rendah, maka rendah pula dampak positif yang meningkat pada tahun 2021 sebesar 5,8%. Terdapat disumbangkan untuk suatu perekonomian (Adi & beberapa faktor yang menyebabkan naik turunya Syahlina, 2. PDB Indonesia. Kemajuan Pada era desentralisasi fiskal seperti saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut. pemerintah daerah dituntut untuk menjadi motor Selain PAD pertumbuhan ekonomi ini dapat dilihat penggerak pembangunan di wilayahnya masing- melalui variable Indeks Harga Konsumen (IHK). Oleh karena itu, agar tugas pemerintahan IHK ini juga bisa digunakan untuk mengukur yang diamanatkan oleh otonomi daerah dapat dilaksanakan dengan baik dibutuhkan sumber memberikan pengaruh positif dan negatif terhadap perekonomian negara, tergantung dari tingkat pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. inflasi itu sendiri. Ketika kondisi laju inflasi Salah satu indikator turunnya ketergantungan Indonesia tinggi, maka harga produk dalam negeri pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat akan semakin mahal dan daya beli akan semakin adalah meningkatnya kemampuan daerah dalam menurun, maka pertumbuhan PDB pun akan menurun (Misbakhul Munir & Nurohman, 2. sumber-sumber daerah(Anik & Payamta, 2. Pemerintah Hasil Larasati Inflasi Sulasmiyati . menemukan bahwa tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDB di Indonesia. Banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli PDB di Indonesia berfluktuasi. Penelitian terkait daerah untuk mendorong pertumbuhan produksi PDB telah dilakukan oleh beberapa peneliti, tetapi barang dan jasa suatu wilayah regional (Anik & Payamta, 2. Berdasarkan Sebuah penelitian dari Ambarwati . tertarik melakukan penelitian berjudul Pengaruh Payamta . menunjukkan bahwa Pendapatan Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal Dalam Asli Daerah (PAD) memiliki pengaruh signifikan Negeri. Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di terhadap PDRB. Hasil penelitian Rarung . juga Indonesia Tahun 2019-2020. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 39-46. Tinjauan Teoritis Produk Domestik Regional Bruto (PDB) Secara PMDN. Tujuan utama dari pemberian fasilitas ini adalah untuk menarik investor dalam negeri diartikan sebagai pertumbuhan ekonomi yang menanamkan modalnya di Indonesia, dengan ditandai dengan bertambahnya produksi barang PDB PMDN meningkatkan kemakmuran masyarakat. Sehingga produk domestik bruto merupakan nilai pasar (PMDN) sebagai sumber domestik merupakan semua barang dan jasa yang diproduksi dalam kunci utama pertumbuhan ekonomi nasional. perekonomian dalam kurun waktu tertentu. Nilai Disatu pihak, ia mencerminkan permintaan efektif, total barang dan jasa akhir yang disediakan oleh dilain pihak ia menciptakan efisiensi produktif bagi produksi harus sesuai dengan nilai barang yang produksi di masa depan. Proses penanaman modal ini menghasilkan output nasioan ldalam berbagai merupakan nilai tambah barang dan jasa yang Investasi dibidang barang modal tidak hanya dihitung berdasarkan harga berlaku pada setiap meningkatkan produksi tetapi juga meningkatkan tahun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan tenaga kerja (Tamba et al. , 2. PDB Penanaman Modal Dalam Negeri merupakan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung berdasarkan harga yang berlaku pada Menurut istilah dalam BPS . , inflasi adalah tahun tertentu (Devinda et al. , 2. kenaikan harga barang dan jasa secara umum 2 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pendapatan Asli Daerah 4 Inflasi dimana barang dan jasa tersebut merupakan (PAD) pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut kebutuhan pokok masyarakat atau turunnya daya jual mata uang suatu Negara. berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan Inflasi merupakan kecendrungan naiknya harga peraturan perundang-undangan. PAD merupakan barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung pendapatan daerah yang bersumber dari hasil secara terus menerus. Jika harga barang dan jasa dalam negeri meningkat, maka inflasi mengalami pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan Naiknya harga barang dan jasa tersebut pendapatan lain asli daerah yang sah, yang menyebabkan turunnya nilai uang. Menurut Bank bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada Indonesia (BI) Inflasi diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan menerus dalam jangka waktu tertentu. Inflasi juga asas desentralisasi(Ridwan & Anis, 2. merupakan pergerakan tingkatan harga ke arah 3 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Artinya adanya kecenderungan suatu harga Penanaman modal dalam negeri (PMDN) adalah langkah pertama dalam pembangunan. Pihak yang melakukan upaya penanaman modal tidak hanya swasta, namun pemerintah juga. Contoh, infrastruktur dan menambah aset. PMDN menikmati berbagai fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, termasuk insentif pajak, pembebasan dan pengurangan bea masuk mengalami kenaikan. Ada beberapa jenis inflasi, pertama, policy induced, disebabkan oleh kebijakan ekspansi moneter yang juga bisa merefleksikan defisit Kedua, cost-push disebabkan oleh kenaikan biaya yang bisa terjadi walaupun pada saat tingkat pengangguran tinggi Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Prasetyawati. Utami. , & Dewi. Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020. Ketiga, demand pull inflation, disebabkan berasal dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia oleh permintaan agregat yang berlebihan yang dalam 2 tahun yaitu tahun 2019-2020. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik sampel Keempat, inertial inflatio, cenderung berlanjut pada jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel tingkat yang sama sampai kejadian ekonomi yang yaitu 34 provinsi yang ada di indonesia dengan menyebabkan berubah. Jika inflasi terus bertahan periode selama 2 tahun sehingga diperoleh 68 dan tingkat ini diantisipasi dalam bentuk kontrak finansial dan upah, kenaikan inflasi akan terus berlanjut(Devinda et al. , 2. Kerangka Pemikiran Teknik Studi mencatat dan mengkaji dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahn yang sedang diteliti. Studi dokumentasi yang dilakukan peneliti adalah Pendapatan Asli Daerah (X. mengumpulkan dan mengkaji laporan realisasi APBD dan laporan data statisik tahunan. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan Penanaman Modal Dalam Negeri (X. Produk Domestik Bruto (Y) Pertama, analisis statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan persebaran setiap variabel melalui nilai rata-rata, standar Inflasi (X. deviasi, serta nilai minimum dan maksimum. Selanjutnya, dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan model regresi memenuhi kriteria Gambar 1. Kerangka Pemikiran Berdasarkan kerangka pikir diatas, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagia berikut: H1: Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. H2: Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. H3: Inflasi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Uji mengevaluasi apakah residual dari persamaan regresi terdistribusi secara normal (Azis, 2. Uji multikolinearitas digunakan untuk mendeteksi adanya hubungan tinggi antar variabel independen dengan menggunakan Variance Inflation Factor (VIF) dan Tolerance (TOL), di mana VIF > 10 dan TOL < 0,01 menunjukkan adanya multikolinearitas (Putra. Sahir. Uji dilakukan untuk menilai adanya korelasi antar residual pengamatan, dengan kriteria jika nilai Durbin-Watson berada di antara du dan 4-du, maka Metode Penelitian Penelitian model bebas dari autokorelasi. Selain itu, uji heteroskedastisitas dilakukan menggunakan uji kuantitatif yang difokuskan untuk mengatahui Glejser (PAD), jika nilai signifikansi antar variabel Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan independen lebih besar dari 0,05, maka model inflasi terhadap Produk Domestik Bruto(PDB). dianggap bebas heteroskedastisitas. Pendapatan Asli Daerah Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68 yang Untuk Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 39-46. menggunakan analisis regresi linier berganda, yang Tabel 2. Hasil Uji Normalitas melibatkan tiga variabel independen (X1. X2. Unstandardized dan satu variabel dependen (Y), dengan persamaan Residual Y = 1X1 2X2 3X3 e (Sahir, 2. Uji F digunakan untuk menilai kelayakan model secara Normal keseluruhan, di mana model diterima jika nilai Parameters Mean signifikansi < 0,05 dan F hitung > F tabel. Uji t Most masing-masing Differences Deviation dilakukan secara parsial untuk menguji pengaruh 0,0000000 Std. Extreme Absolute variabel dependen. variabel dianggap berpengaruh 0,109 Positive 0,109 Negative -0,096 signifikan jika t hitung > t tabel dan p-value < 0,05. Test Statistic 0,896 Terakhir. Asymp. Sig. -taile. 0,398 . djusted RA) digunakan untuk mengukur sejauh mana variabel Sumber: data sekunder diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, hasil uji normalitas dependen, dengan nilai yang mendekati 100% dengan One Sampel Kolmogorov-Smirnov (K-S) menunjukkan pengaruh yang semakin besar dari menunjukkan nilai 0,896 dengan tingkat sign. variabel bebas terhadap variabel terikat (Haryadi, 0,398 (>0,. , maka data residual berdistribusi Sahir, 2. Uji Multikoneliaritas Hasil dan Pembahasan Tabel 3. Hasil Uji Multikoneliaritas Hasil Penelitian Collinearity Statistics Analisis Statistik Deskriptif Tabel 1. Hasil Statistik Deskriptif Min Max Mean Std. Dev Model PAD PMDN Inflasi 0,11 4,01 1,63 0,97 PDB Valid N . VIF PAD 0,832 1,202 PMDN 0,820 1,219 Inflasi 0,947 1,056 (Constan. Sumber: data sekunder diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, nilai toleransi dari setiap variabel lebih dari 0,10 dan VIF dari setiap variabel kurang dari 10. Maka data tidak terdapat Sumber: data sekunder diolah, 2023 Berdasarkan Tolerance Uji Autokorelasi deskriptif data penelitian, jumlah populasi adalah Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Variabel PAD memiliki nilai min 345 milyar. Std. Error nilai maks 45707 milyar, mean 4673 milyar dan standar deviasi 4673 milyar. Variable PMDN memiliki nilai min. 253 milyar, nilai maks. milyar, mean 11800 milyar dan standar deviasi 14880 milyar. Variabel inflasi memiliki nilai min. 0,11%, nilai maks. 4,01%, mean 1,63% dan standar deviasi sebesar 458489%. Hasil Pengujian Asumsi Klasik Uji Normalitas 0,56 Adjusted R of the Durbin Square Square Estimate Watson 0,42037 2,100 0,316 0,284 Sumber: data sekunder diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, nilai Durbin Watson . dengan jumlah observasi . =68, variabel bebas . =3, dan tingkat signifikasi (A)=0,05 dl=1,5164 du=1,7001. Nilai du 1,5164 < nilai DW 2,100 < Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Prasetyawati. Utami. , & Dewi. Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020. 2,2999 . Ae dU = 4 - 1,7. Sehingga dapat meningkatkan PDB sebesar 13,5% jika konstanta disimpulkan tidak terdapat autokorelasi. variabel independen lainnya adalah tetap. Koefisien regresi Inflasi sebesar 0,047, artinya, peningkatan Uji Heteroskedastisitas Inflasi sebesar 1% akan meningkatkan PDB sebesar 4,7% jika konstanta variabel independen lainnya adalah tetap. Uji F (Uji Kelayakan Mode. Tabel 6. Hasil uji F Sum of Model Regres Residu Total Berdasarkan gambar diatas, tidak menunjukan Square Sig. 5,218 1,739 9,844 0,000 11,309 0,177 16,528 Gambar 2. Uji Scatterplot Mean Squares Sumber: data sekunder diolah, 2023 pola yang jelas atau titik-titik terdistribusi dibawah Tabel diatas menunjukan nilai Fhitung . > dan diatas angka 0 pada sumbu Y, maka dapat Ftabel . yang artinya Pendapatan Asli Daerah, disimpulkan tidak terdapat heteroskedastisitas PMDN. Hasil Pengujian Hipotesis terhadap PDB dan nilai sign. 0,000 < 0,05 yang Analisi Regresi Linier Berganda artinya model regresi dalam penelitian ini layak Table 5. Hasil Analisi Regresi Linier Berganda Unstandardized Inflasi Uji t Coefficients Tabel 4. 6 Hasil uji t Model Std. Error Constant 3,137 0,40 PAD 0,445 0,112 Constant 7,790 0,000 PMDN 0,135 0,097 PAD 3,990 0,000 Inflasi 0,047 0,054 PMDN 1,389 0,170 Tidak berpengaruh Sumber: data sekunder diolah, 2023 Inflasi 0,859 0,394 Tidak berpengaruh Berdasarkan tabel diatas, maka diperoleh persaman Sumber: data sekunder diolah, 2023 Model regresi sebagai berikut: Sig. Hasil Penelitian Berdasarkan tabel diatas, variable pendapatan asli daerah memiliki thitung sebesar . > ttabel Y = 1PAD 2DP 2LLPDS e. dan sig. 0,000 < 0,05, maka secara parsial Y=3,137 0,445PAD 0,135PMDN 0,047Inflasi e . pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap Nilai konstanta sebesar 3,317 artinya, jika PDB. PMDN memiliki thitung . < ttabel Pendapatan Asli Daerah (X. = 0. PMDN (X. = 0, . dan tingkat sign. 0,170 > 0,05, maka secara dan Inflasi (X. = 0, maka PDB (Y) naik sebesar parsial PMDN tidak berpengaruh terhadap PDB. 3,317. Koefisien regresi Pendapatan Asli Daerah Variable inflasi memiliki thitung . < ttabel (PAD) sebesar 0,445, artinya peningkatan PAD 1% . dan tingkat sign. 0,394 > 0,05, maka inflasi akan meningkatkan PDB sebesar 44,5% jika konstanta variabel independen lainnya adalah Koefisien regresi PMDN sebesar 0,135. PMDN tidak berpengaruh terhadap PDB. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 4. 7 Hasil uji Koefisien Determinasi Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 39-46. 0,562 0,316 0,284 0,42037 Sumber: data sekunder diolah, 2023 Pada tabel diatas, nilai Adjusted R2 . , yang koefisien regresi sebesar 0,047, tetapi pada uji t hitung sebesar 0,394 < t tabel 1,669 maka H3 ditolak 28,4%, independen mempengaruhi variabel dependen dan sisanya 71,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang dapat diketahui bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB dengan t dan Ho diterima. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian belum disebutkan dalam penelitian ini. yang dilakukan oleh Muh. Misbakhul Munir dan Pembahasan Dede Nurohman . bahwa inflasi tidak Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Produk Dmestik Bruto Dilihat dari tabel uji regresi dan uji t dapat diketahui bahwa secara simultan maupun parsial PAD berpengaruh signifikan terhadap PDB dengan koefisien regresi sebesar 0,445 dan thitung sebesar 3,990 > ttabel 1,669 maka H1 diterima dan Ho PAD sebagai pendapatan terbesar yang ada di APBD ekonomi daerah, karena PAD termasuk salahh satu modal dalam pembangunan daerah. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Anik & Payamta . , bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Akan tetapi, kurang sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Mufahir dan Aris Soelistiyo . bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap PDB. Pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri terhadap Produk Dmestik Bruto Dilihat dari tabel uji regresi dan uji t dapat PMDN berpengaruh terhadap PDB dengan koefisien regresi sebesar 0,135, akan tetapi secara parsial PMDN tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB karena memiliki nilai thitung sebesar 1,389 < ttabel 1,669 maka H2 ditolak dan Ho diterima. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Anik & Payamta . bahwa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tidak berpengaruh terhadap PDB. Pengaruh Inflasi Terhadap Produk Dmestik Bruto Dilihat dari tabel uji regresi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDB, dan juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Warkawani dkk, 2020 bahwa inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap PDB. Akan dilakukan oleh Berlian Karlina . bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto, yang menunjukkan bahwa peningkatan PAD dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara itu. Penanaman Modal Dalam Negeri dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto, sehingga kedua faktor tersebut dalam kontribusi yang nyata terhadap pertumbuhan Secara menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai pendorong utama peningkatan Produk Domestik Bruto di wilayah yang diteliti. Keterbatasan Dan Saran Keterbatasan penelitian ini hanya menggunakan 3 variabel bebas sehingga penelitian ini tidak dapat mencakup semua variabel yang dapat mempengaruhi Produk Domestik Bruto serta sampel yang digunakan hanya dalam waktu 2 tahun. Oleh karena itu bagi peneliti selanjutnya hendaknya menambah variabel indikator terkait PDB dan menambah sampel tahun agar penelitian lebih valid dan mendapatkan hasil yang maskimal. inflasi berpengaruh teradap PDB dengan angka Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Prasetyawati. Utami. , & Dewi. Pendapatan Asli Daerah. Penanaman Modal dalam Negeri, dan Inflasi Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia 2019-2020. Ucapan Terimakasih Terimakasih penulis uacapkan kepada dosen pembimbing dan seluruh rekan di ITB AAS Indonesia. Tak lupa kedua orang tua dan suadara yang secara langsung maupun tidak langsung telah berkontribusi pada penulisan artikel. Daftar Pustaka