Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus Efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal Indonesia MANAJEMEN RISIKO TERHADAP BLACK SWAN EVENT MARET 2020 DI INDONESIA. STUDI KASUS EFEK COVID-19 TERHADAP PASAR MODAL INDONESIA Andreas Kiky Universitas Pradita kiky@pradita. ABSTRACT COVID-19 has caused many significant impacts on various businesses in Indonesia. This pandemic was first announced by government on March 2020 and as the result. Indonesia Composite Index moved toward down trend. To investigate this matter, this result applied event study and non-parametric test (Wilcoxon Signed Tes. on observed IHSG from December 2019 to March 2020. The result confirmed that indeed after announcement. IHSG significantly decreased and loss almost 50% from initial value in December 2019. This research also suggests that this event cannot consider as Black Swan event because IHSG moved gradually decrease since February 2020. This research also offers some contingency plan and risk management concept to overcome this pandemic crisis. Keywords: Black Swan. Risk Management. COVID-19 Pandemic. Event Study. Contingency Plan. Contingency Table PENDAHULUAN IHSG yang pada awalnya berada Dalam dinamika pasar modal, tentunya di angka 6,000 an kehilangan nyaris diperlukan sikap optimis dari investor 50% dari nilai tersebut ketika di awal untuk dapat mendorong meningkatnya Pertanyaan yang menarik capital inflow yang masuk ke sebuah dari event ini adalah apa penyebabnya? Demikian juga outlook dari Tentunya hampir semua orang pembaca IHSG ketika di awal tahun 2020, sejauh artikel ini bisa menebak apa yang terjadi itu menunjukan sinyal yang positif dan pada Februari 2020, atau lebih tepatnya IHSG sendiri pada awal tahun apa yang terjadi ketika tahun baru imlek 2020 menyentuh nilai hampir 6,300 dan pada Januari 2020, pandemic COVID- berfluktuasi tidak pernah jatuh di bawah angka 6,000 hingga akhir bulan januari Akan tetapi arah pergerakan akut pada manusia yang mengakibatkan indeks berubah drastis pada awal kota Wuhan, tempat di mana wabah ini Penurunan nilai IHSG dimulai harus memutuskan lockdown bahkan terus berlanjut hingga maret demi memperlambat laju penyebaran Wabah COVID-19 Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 Sejauh ini pada bulan Januari 2020. Indonesia belum merasakan efek diperkenalkan oleh (Taleb, 2. dalam dari wabah COVID-19 secara berarti bukunya yang berjudul Aublack swanAy. dikarenakan belum adanya kasus yang Yang menarik dari kejadian ini adalah ditemukan di Indonesia . etidaknya Berbagai statistic dalam membuat prediksi, begitu perdebatan sudah dimulai ketika wabah adanya kejadian ini, maka dampak yang ini dimulai di China, bagaimana respon pemerintah dan tindakan pencegahan pergeseran hasil prediksi yang sangat yang tepat untuk mengatasi pandemic Tentunya beberapa penyesuaian global tersebut . ekali lagi, sebelum perlu dilakukan sebagai respon atas Maret situasi tersebut. Yang menjadi novelty dinyatakan sebagai pandemic globa. dari penelitian ini adalah pembahasan Akan tetapi artikel ini tidak akan mengenai black swan sebagai topik penelitian terkait ilmu keuangan. Oleh penanggulangan dan respon pemerintah karena itu penelitian ini menggagas beberapa masalah yang akan diangkat Maret COVID-19 melainkan pada Auspecial eventAy yakni COVID-19 itu sendiri dan efeknya Bagaimana terhadap pasar modal dan nilai tukar di Indonesia. Pernahkan kalian mendengar COVID-. Aublack Setidaknya . alam pada IHSG dan nilai tukar rupiah di Indonesia? swanAy? berjumpa dengan angsa hitam? Black Mitigasi mengacu pada sebuah event dengan meminimalisir risiko atas efek kemungkinan sangat kecil . yaris tidak COVID-19 secara makro di Indonesia? Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia TELAAH LITERATUR Black Swan Meaning of a Black Swan in a Risk Seperti yang telah dijelaskan di atas. Context, 2. Dalam risk assessment black swan merupakan sebuah event dan management diperlukan banyak yang sulit sekali untuk diprediksi sekali kajian ilmiah untuk pengukuran . engan probabilitas dan risiko sebuah event. terjadinya event tersebut sangat keci. Memang yang menjadi sebuah kritik akan tetapi dapat berdampak sangat dari Taleb adalah dibutuhkan tools dan Impact yang ditimbulkan pengembangan ilmiah untuk sebuah dari black swan dapat dikategorikan event yang sebenarnya masih dapat sangat besar, sebagai contoh, sebuah kejadian serangan teroris 11 September kemungkinan yang sangat kecil . ahkan merupakan salah satu contoh kejadian kurang dari 1%) tetapi jika itu terjadi maka dapat mengakibatkan kerugian berakibat sangat besar bagi Amerika yang tinggi. (Aven. Implications of Serikat (Taleb, 2. Sebuah kajian Black Swans to the Foundations and empiris juga dilakukan pada pasar Practice modal Shanghai dan Shen Zhen pada 24 Management, 2. lebih jauh akhirnya Agustus 2015 oleh (Lin & Tsai, 2. Penelitian ini menggunakan quantile swan menjadi 3 kategori black swan unit-root (Aven. Risk Assessment dispersed pada harga saham ketika Dengan membagi black event terjadi pada 24 Agustus 2015. swan tersebut menjadi 3 kategori maka Hasil penelitian menunjukan kejadian black swan ini dapat dideteksi sejak dini pada 28 Mei 2015 ketika terjadinya responsive jika memang event itu sudden drop yang kemudian diikuti Penelitian ini mencoba untuk menjawab pendekatan praktikal dalam sebagai reaksi atas overreaction dan manajemen risiko terhadap event Ae Kajian mengenai black swan itu sendiri erat kaitannya dengan dikarenakan assessment menganggap Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 likelihood nya sangat kecil. Sejauh mengurangi lonjakan spread tersebut. sepertinya masih bisa di handle dengan Dalam pengembangannya . engan no- baik jika memang dalam manajemen arbritage mode. dengan meningkatnya risiko assessment terhadap black swan counterparty risk antar bank, maka itu Tentunya dalam penilaian . spread dan penelitian ini menemukan keterbatasannya ada pada knowledge secara empiris tidak ada bukti bahwa dan information. Penelitian mengenai TAF efektif dalam mengurangi spread black swan sendiri tidak terbatas pada efek pada sektor finansial saja tapi juga pada sektor energy dan teknologi Classical Works on Finance. Risk, (Krupa & Jones, 2. Penelitian ini Return & Behavioral Studies menekankan bagaimana teori black Dalam swan dapat diadaptasi pada penggunaan (Graham Zweig, teknologi dan prediksinya dalam jangka Tantangnya adalah dengan Umumnya dalam mengkaji adanya kajian black swan tersebut maka kita boleh skeptic terhadap semua cenderung fokus kepada nilai intrisik prediksi . mengenai kebutuhan energy yang ada sekarang. Apa yang volatilitas harga. Tentunya menjadi penting sekarang adalah bagaimana environmental externalities sehingga merupakan campuran dari nilai intrinsic dapat memberikan manfaat lebih besar dan noise . tau speculato. yang ingin bagi masyarakat secara luas. (Taylor & mengambil keuntungan dari volatilitas Williams, 2. dalam sebuah working (Ross. Westerfield. Jordan. Lim, paper menyatakan pada saat krisis & Tan, 2. dalam buku manajemen 2007-208 terjadi lonjakan yang tidak biasa pada spread LIBOR yang dapat manajemen portofolio maka penting Dalam penelitian ini dikenalkan TAF, mempertimbangkan expected return dan Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia juga simpangan dari return dengan 2. dan (Thaler. Nudge: Improving berbagai skenario yang mungkin terjadi. Decisions About Health. Wealth, and Oleh karena itu dalam ilmu keuangan Happiness, 2. merupakan kumpulan risiko dapat terukur dari simpangan dari expected return dari sebuah aset. Yang membuat keputusan terkadang manusia menjadi kritik dari black swan adalah gagal bertindak secara efisien. Secara psikologis hal ini memang dijelaskan mungkin dapat mendekati nilai aktual oleh (Kahneman, 2. bahwa pada jika kondisi normal, akan tetapi ketika dasarnya manusia menggunakan sistem black swan terjadi maka kemungkinan berpikir automatis dan sistematis yang error yang terjadi menjadi sangat tinggi akan aktif sesuai dengan situasi dan (Taleb, 2. Lebih jauh lagi banyak mental effort yang dibutuhkan untuk beberapa aspek yang tidak dapat terukur membuat sebuah keputusan. Umumnya ketika kondisi mental manusia yang Aspek seperti overreaction dan panic sudah lelah . ental depletio. maka atau overoptimistic dapat menyebabkan sistem 1 akan mengambil ahli peran volatilitas menjadi tidak terkendali dan menjadi penyebab bagaimana statistic umumnya berakhir pada inefficiency. gagal dalam memprediksi sebuah event. Penelitian ini tidak berfokus pada Sekalipun demikian, (Lin & Tsai, 2. berbagai metode statistic yang rumit memang menggaris bawahi bahwa pada dan juga tidak pada kajian puzzle black swan di China, terdeteksi dini Penelitian ini berusaha untuk pada 3 bulan sebelum event terjadi. mencari benang merah dari terjadinya Beberapa event black swan yang terjadi saat COVID-19 perilaku manusia yang terkadang lebih menuangkan gagasan untuk contingency sering tidak rasional dalam mengambil plan yang dapat dilakukan disaat situasi (Thaler. Misbehaving: The seperti ini. Behavioral Economics. Indonesia pentingnya untuk mempertimbangkan Making Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 METODOLOGI PENELITIAN (IHSG dan Nilai Tuka. Selain itu Penelitian kaidah event study juga diterapkan kuantitatif yang bersifat deskriptif dan untuk mengamati pergerakan IHSG 6 Data yang digunakan dalam dan 10 hari sebelum event date . Maret penelitian ini adalah data sekunder, 2. , serta 6 dan 10 hari setelah event berdasarkan data historis IHSG sejak Januari 2020 hingga Maret 2020. Selain . ilcoxon sign tes. digunakan untuk itu jumlah pasien COVID-19 diambil membandingkan 6 hari dan 10 hari Dan non-parametric Corona menjadi kekurangan dari penelitian ini pemerintah Republik Indonesia, dan adalah tidak adanya secara scientific data nilai tukar rupiah terhadap USD pengukuran dari event black swan itu diambil dari meta data Bank Indonesia. Penelitian-penelitian terdahulu Untuk memahami bagaimana dinamika berlomba-lomba untuk membuat Aumesin data, maka analisis korelasi digunakan prediksiAy yang canggih, akan tetapi untuk mengecek bagaimana impact dari jumlah pasien COVID-19 terhadap pergerakan IHSG dan nilai tukar. seperti apa yang dapat dilakukan ketika Pearson Correlation digunakan sebagai event ini terjadi. Apa tindakan-tindakan indikator korelasi dalam menganalisis hubungan antara event black swan tersebut dengan variabel yang diamati HASIL & ANALISIS awal Desember 2019 masih pada nilai Analisis Deskriptif yang cukup tinggi yakni di atas 6,000 COVID-19 diumumkan pertama kali di Indonesia pada 2 maret 2020. Pandemik Februari 2020, nilai IHSG masih cukup ini sendiri telah dimulai sejak akhir stabil dalam rentang di antara 6,000 Desember 2019 di Wuhan. China. hingga 5,800. Akan tetapi sepertinya Berikut ini adalah paparan data IHSG terjadi sedikit penurunan . idak banya. pada bulan Desember 2019 hingga pada awal Februari 2020, pertengahan Maret 2020. Nilai IHSG sendiri pada Februari Sejauh Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia sudden drop pada akhir Februari yang akhirnya berlanjut hingga akhir Maret. IHSG 6,500 6,000 5,500 5,000 IHSG 4,500 4,000 3,500 3,000 12/2/19 1/2/20 2/2/20 3/2/20 Gambar 4. 1 Pergerakan IHSG Desember 2019 hingga Maret 2020 Grafik di atas secara jelas menunjukan pada penelitian ini (D. adalah 2 Maret terjadi downtrend yang sangat drastis pada awal bulan Maret. Jika dinilai lebih lanjut maka penuruan nilai yang terjadi bisa mencapai hampir 50% dari Indonesia. Berikut ini adalah data nilai mula-mula di awal Desember perubahan IHSG per hari. Event black swan yang terjadi Daily Return IHSG 1 6 11162126313641465156616671 Daily Return IHSG Gambar 4. 2 Return Harian IHSG dari Desember 2019 Ae Maret 2020 Indonesia Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 Pergerakan harian IHSG menunjukan Fluktuasi perubahan . IHSG volatilitas yang sangat tinggi pada akhir meningkat hingga bisa mencapai 4 Ae periode pengamatan (Maret 2. 6% per hari pada bulan tersebut. Weekly Return IHSG 9 10 11 12 13 14 15 16 Weekly Return IHSG Gambar 4. 3 Return Mingguan IHSG dari Desember 2019 Ae Maret 2020 Pergerakan IHSG berdasarkan data deskriptif tersebut trend penurunan mingguan lebih dapat mencerminkan paling drastis terjadi pada bulan Maret trend yang sebenarnya dari IHSG disaat Dengan menggunakan statistic maka kita dapat melihat dan sebenarnya mingguan tersebut down trend sudah kejadian ini (COVID-. sebenarnya bisa dideteksi sejak minggu ke-7 ketika bukan tergolong black swan yang tidak trend penurunan sudah terlihat. Trend dapat diprediksi. Sejauh ini, peneliti tersebut terlihat terus berlanjut dan berpendapat karena kejadian ini sendiri belum menunjukan sama sekali tanda sudah terjadi secara pada Desember koreksi terhadap pergerakan IHSG. 2019, maka sebenarnya yang terjadi di Secara dramatis pergerakan IHSG di Indonesia sendiri tergolong sebagai awal bulan Maret hingga tanggal 20 delayed effect. Hanya saja kenapa bisa Maret 2020 menunjukan penurunan terjadi delay hingga 3 bulan, sejauh ini bisa dikarenakan menunggu pernyataan Berdasarkan Berdasarkan Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia resmi dari pemerintah saja. Jadi, yang menarik dari kejadian ini, katakan saja pemerintah bertindak tidak terbuka, dan tetap diam, bisa jadi reaksi pasar . ang persamaan time-series naive tercermin dari IHSG) tidak akan seperti model yang jika dirumuskan Namun memang benar bukan dapat dinyatakan sebagai Yt = kebijakan seperti itu yang diinginkan a Yt-1 ei Untuk COVID-19 ini sudah bisa diprediksi keakuratan model naive dari jauh-jauh sebaran data, maka yang dicek mengambil keuntungan dari situasi terlebih dahulu adalah nilai seperti ini, maka ketika pemerintah mengumumkan pengumuman COVID- Jadi 19, lebih baik anda menjual investasi R-Square Dari model persamaan naive anda sebelum terjun bebas. Selanjutnya, maka diperoleh nilai estimasi yang cukup tinggi, yakni nilai R-Square nya mencapai 97. didapatkan hasil uji-t sebagai berikut. Untuk mendapatkan hasil uji-t, maka hingga Maret 2020. diterapkan beberapa asumsi sebagai Desember Selanjutnya untuk uji-t, maka nilai t pada one tailed test Jika dalam event study dalam diperoleh signifikan jika > mendeteksi abnormal return menggunakan CAPM dalam . f Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 Tabel 4. 1 Hasil Event Check pada Day -10 hingga Day 10 Day IHSG 5,868 5,887 5,929 5,942 5,882 5,807 5,787 5,689 5,536 5,453 5,361 5,519 5,650 5,638 5,499 5,137 5,221 5,154 4,896 4,908 4,691 IHSG. 5,867 5,868 5,887 5,929 5,942 5,882 5,807 5,787 5,689 5,536 5,453 5,361 5,519 5,650 5,638 5,499 5,137 5,221 5,154 4,896 4,908 E(IHSG) 5,838. 5,839. 5,860. 5,904. 5,919. 5,855. 5,775. 5,754. 5,649. 5,487. 5,399. 5,301. 5,469. 5,608. 5,595. 5,447. 5,063. 5,152. 5,082. 4,807. 4,820. Diff IHSG t-test Hasil penelitian menunjukan, memang adalah ketika D . Jika dilihat dari terdapat beberapa hari nilai dari IHSG jauh melebihi prediksi IHSG yang bisa diukur dengan model Nayve. Yang terdapat peningkatan hingga 5x lipat . ari 4 orang menjadi 19 pasie. hari-hari Setelah COVID-19 pergerakan IHSG masih dalam batas IHSG masih berlanjut menuju down normal jika para analis menggunakan Model Nayve sebagai predictor. Akan Wilcoxon sign test pada 6 dan 10 hari tetapi anomaly ditemukan ketika D1. sebelum dan sesudah event untuk Pada saat pengumuman pergerakan IHSG Hipotesis untuk Wilcoxon signed test berdasarkan event windows tersebut. Selain adalah sebagai berikut: Reaksi tidak wajar terjadi paling tinggi Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia : Tidak ada perbedaan antara value untuk two tailed test dengan nilai IHSG sebelum dan sesudah event jumlah n 6 dan 10 adalah 6 dan 8. Hasil Wilcoxon Signed Test pada penelitian Terdapat perbedaan antara nilai IHSG sebelum dan sesudah event ini adalah 0 untuk n=6 dan 0 untuk n=10. Kesimpulan yang diambil dari uji Berdasarkan hasil Wilcoxon Signed non parametris ini adalah terdapat Test, dibandingkan critical value untuk perbedaan IHSG sebelum dan sesudah test statistic pada event 6 dan 10 hari sebelum dan sesudah. Nilai critical Correlation Analysis Tabel 4. 2 Hasil Korelasi IHSG. Exchange Rate dan Jumlah Pasien Positif COVID-19 Variables IHSG - EXC IHSG - Patients EXC - Patients Correlation IHSG dan Nilai Tukar menunjukan Tukar. Sejauh ini data dari penelitian ini korelasi yang sangat kuat, yakni -0. masih tergolong sangat sedikit, akan Nilai tetapi sudah ditemukan indikasi efek umumnya nilai korelasi 0. 6 saja sudah bisa dikatakan memiliki hubungan yang keuangan . asar moda. Indonesia. Baik berdasarkan event study dengan t-test antara IHSG dan Nilai Tukar dan hasil pada event window maupun dengan uji ini berarti pelemahan IHSG membuat non parametris (Wilcoxon Signed Tes. nilai Dolar menjadi sangat mahal . elemahan bulan Maret 2020, terdapat indikasi Selain itu korelasi antara baik kuat penurunan baik IHSG dan Nilai IHSG dan Nilai Tukar dengan jumlah Tukar Rupiah. Fokus utama penelitian Ditemukan Semakin COVID-19 bertambah pasien COVID-19, maka penanganan COVID-19 yang telah di semakin buruk juga IHSG dan Nilai depan mata kita saat ini. Kita sudah Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 tidak dapat menganggap impact yang ditimbulkan dari COVID-19 ini kecil. Mengambil terutama untuk 2 hingga beberapa bulan ke depan. Jika tidak ditangani dengan ekonomi dan dampak sosial baik dengan manajemen risiko dan yang mungkin terjadi. contingency plan yang baik maka efek yang ditimbulkan dapat sangat buruk. Untuk lebih detail, berikut ini adalah Sejauh contingency plan yang mungkin bisa keuangan. COVID-19 berhasil mengikis dilakukan di tengah kondisi COVID-19 nilai perusahaan terbuka hingga hampir yang tidak menentu ini. Contingency Menurut penulis fokus utama dari plan ini merupakan manajemen risiko penanganan COVID-19 ada pada 2 sederhana yang diharapkan memberikan aspek utama yakni: inspirasi dan informasi penanggulangan Meredam . risiko, tentunya tabel ini tidak berarti banyak tanpa adanya tim manajemen di bertambahnya pasien COVID- Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 Pada akhirnya, jika memang terpaksa, masyarakat sadar betapa AugentingnyaAy maka opsi complete lockdown bisa situasi ini, maka peluang skenario 1%, diambil jika memang sudah sangat tidak sebenarnya bisa dihindari. Mungkin memang tantangan terbesarnya adalah pemerintah sudah berusaha yang terbaik bagaimana memulihkan pasar modal COVID-19 yang telah hilang hampir 50% nilainya, sekalipun terkesan lambat, akan tetapi akan tetapi tentunya jika memang dalam penanggulangan krisis tersebut Indonesia berhasil mengatasi pandemic memang dibutuhkan koordinasi dan ini maka pasar modal tentunya bisa kerja sama lintas instansi. Selama kembali ke titik semula. Sejauh semua pihak yang berkepentingan dan Manajemen Resiko Terhadap Black Swan Event Maret 2020 di Indonesia. Studi Kasus efek Covid-19 Terhadap Pasar Modal di Indonesia KESIMPULAN Berikut ini adalah beberapa kesimpulan yang bisa diringkas dari hasil penelitian Event study dan juga Wilcoxon Kejadian turunnya IHSG pada Signed Maret Indonesia, bulan Maret terdapat pergerakan menurut penulis belum bisa yang tidak biasa dari IHSG. dikatakan black swan. Sejauh ini Korelasi antara IHSG. Nilai jika melihat pada pergerakan Tukar dan juga jumlah pasien IHSG COVID-19 juga sangat erat. hingga Februari 2020, maka Akan tetapi yang paling penting terlihat indikasi bahwa pasar memang akan bergerak ke arah Posisi pasar lebih tepatnya menunggu AuberitaAy dari action plan yang bisa diambil pemerintah mengenai untuk meredam situasi tersebut. Desember pandemik tersebut sudah tiba di Dalam Test Indonesia atau belum. digagas sebuah contingency plan Pernyataan pada poin 1 memang harus diakui masih kurang dari mengantisipasi dan mendaftar tindakan-tindakan apa yang bisa diambil jika situasi x terjadi. model-model yang sophisticated Alat ini akan sangat membantu untuk mengkonfirmasi bahwa bagi pembuat kebijakan besar IHSG sendiri akan terjun di untuk negara ini, dan tentunya bulan Maret 2020. Akan tetapi penulis percaya pemerintah juga fokus penelitian ini ada pada sudah memiliki hal tersebut. bagaimana pembahasan sebuah Penelitian ini hanya memberikan unusual event dan contingency plan terhadap risiko itu. Untuk bagaimana aplikasi contingency pembentukan model matematika plan dapat diterapkan di saat krisis bagi pembaca artikel. AualatAy Jurnal Bina Manajemen. Maret 2020. Vol. 8 No. 2 Hal 90 - 105 Akhir kata, persatuan dan satu dan keuntungan dari situasi ini visi adalah kunci utama untuk . erlihat dari penjual masker yang ingin cepat kaya di market COVID-19. Tanpa itu semua, jika masih ada beberapa pihak berjalan lambat. International Review Economics and Finance , 59. DAFTAR PUSTAKA