98 Muhammad. Kajian Hermeneutika WilhelmA KAJIAN HERMENEUTIKA WILHELM DILTHEY PADA LIRIK LAGU SANG SURYA KARYA DJARNAWI HADIKUSUMA Muhammad Adib Kurnia Universitas Negeri Yogyakarta 2022@student. Diterima: 04 Februari 2025 Disetujui: 20 Februari 2025 Diterbitkan: 07 Juli 2025 Abstrak Penelitian ini mengkaji makna mendalam dalam lagu Sang Surya karya Djarnawi Hadikusuma melalui perspektif hermeneutika Wilhelm Dilthey, khususnya konsep Erlebnis. Ausdruck, dan Verstehen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang pada dasarnya menerapkan pola berpikir induktif, yaitu menarik kesimpulan dari berbagai aspek spesifik menuju pemahaman yang lebih umum Erlebnis dalam lagu ini mencerminkan pengalaman hidup Djarnawi sebagai tokoh Muhammadiyah yang memiliki komitmen tinggi terhadap dakwah dan pembaruan Islam. Hal ini tercermin dalam lirik-lirik yang menggambarkan dedikasi spiritual dan perjuangannya dalam Muhammadiyah. Dari aspek Ausdruck, lagu Sang Surya mengandung berbagai bahasa kiasan yang memperkuat makna perjuangan, optimisme, dan semangat kebangkitan. Metafora seperti AuSang Surya tetap bersinarAy melambangkan keteguhan iman dan keberlanjutan perjuangan Islam, sementara Aumengusir kabut hitamAy merepresentasikan usaha untuk menghilangkan kebodohan dan keterpurukan umat. Dalam kerangka Verstehen, lagu ini tidak hanya sekadar himne Muhammadiyah, tetapi juga refleksi dari pengalaman hidup, keyakinan, serta perjuangan Djarnawi dalam membangkitkan semangat keislaman. Lagu ini menjadi simbol identitas kolektif Muhammadiyah, mengajak umat Islam untuk terus berjuang dalam dakwah dan meneguhkan komitmen terhadap ajaran Islam. Kata kunci: Hermrneutika. Wilhelm Dilthey. Djarnawi Hadikusuma. Lagu Sang Surya Abstract This study examines the deep meaning of the song Sang Surya by Djarnawi Hadikusuma through the hermeneutic perspective of Wilhelm Dilthey, particularly the concepts of Erlebnis. Ausdruck, and Verstehen. Erlebnis in this song reflects Djarnawi's life experiences as a Muhammadiyah figure with a strong commitment to Islamic preaching . and renewal. This is evident in the lyrics that illustrate his spiritual dedication and struggle within Muhammadiyah. From the Ausdruck aspect. Sang Surya contains various figurative expressions that reinforce the meaning of struggle, optimism, and the spirit of Metaphors such as AuSang Surya tetap bersinarAy symbolize steadfast faith and the continuity of the Islamic struggle, while Aumengusir kabut hitamAy represents efforts to eradicate ignorance and the decline of the Muslim community. Within the Verstehen framework, this song is not merely the official hymn of Muhammadiyah but also a reflection of Djarnawi's life experiences, beliefs, and struggles in reviving the Islamic spirit. It serves as a symbol of Muhammadiyah's collective identity, calling on Muslims to continue striving in dakwah and reaffirming their commitment to Islamic teachings. Keywords: Hermeneutics. Wilhelm Dilthey. Djarnawi Hadikusuma. Sang Surya Song APendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UM Palembang DOI: https://doi. org/10. 32502/jbs. Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Jurnal Bindo Sastra 8 . : 98Ae104 Pendahuluan Sastra adalah karya seni berupa tulisan atau lisan yang menggunakan bahasa sebagai mediumnya, dengan penekanan pada nilai estetika, kreativitas, dan ekspresi pengalaman, gagasan, atau emosi manusia secara mendalam dan bermakna. Menurut Wellek dan Warren . alam Emzir, 2. , sastra merupakan aktivitas kreatif yang termasuk dalam jenis karya seni. Sementara itu, teori sastra adalah kajian mengenai prinsip, kategori, dan kriteria yang dapat digunakan sebagai dasar dalam analisis Adapun kajian terhadap karya sastra dikenal sebagai kritik sastra, sedangkan penyelidikan mengenai perkembangan sastra disebut sejarah sastra. Dalam sejarah Indonesia, karya sastra mencerminkan realitas sosial. Sastra menggambarkan berbagai dinamika masalah yang dihadapi manusia, baik dalam hubungannya dengan lingkungan, sesama, dirinya sendiri, maupun dengan Tuhan (Wulandari. Udu, & Yunus, 2. Walaupun bersifat imajinatif, karya sastra tidak dapat dianggap sekadar hasil khayalan Sebaliknya, karya ini adalah bentuk pemahaman yang mendalam dan serius terhadap kenyataan hidup, lahir dari proses panjang yang dilakukan oleh penulis dengan penuh rasa tanggung jawab (Nurgiyantoro. Salah satu karya sastra yang dapat menggambarkan sebagai bentuk ekspresi realitas sosial adalah lagu. Salah satu struktur yang membangun sebuah lagu adalah lirik lagu. Alunan vokal, gaya bahasa, dan penyimpangan makna kata menjadi bagian dari warna kreativitas bahasa dalam lirik lagu. Selain itu, notasi musik dan melodi yang selaras dengan lirik digunakan untuk mempertegas pesan lirik tersebut, sehingga pendengar lebih mudah terhubung dengan pemikiran sang pencipta lagu (Awe dalam Madeamin, 2. Menurut Karomah dan Azizah . lirik merupakan elemen penting dalam musik yang berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan pesan. Melalui lirik, berbagai gagasan atau ungkapan, mirip dengan puisi, dapat disampaikan kepada Selain itu, lirik juga dapat dimanfaatkan untuk merepresentasikan realitas sosial yang relevan. Lagu sendiri adalah sebuah bentuk apresiasi terhadap karya sastra dengan unsur emosi ketika Oleh sebab itu, lagu berfungsi memungkinkan penyanyi atau penulis lagu menyampaikan perasaan penikmat kepada Proses penciptaan lagu pengarang lagu akan memilih diksi-diksi yang sesuai Perasaan seperti kesal, kecewa, cinta, dan lainnya sering kali menjadi latar belakang terciptanya sebuah lagu. Biasanya, inspirasi tersebut berasal dari pengalaman pribadi penulis atau pengalaman orang lain. Salah seorang pencipta lagu yang serat menggambarkan rasa cintanya dan terkenal di organisasi keagamaan Islam Muhammadiyah, hingga menciptakan lagu Sang Surya yang sekarang menjadi mars dari Muhammadiyah. Beliau adalah Djarnawi Hadikusuma putra Ki Bagus Hadikusuma, lahir di Kauman. Yogyakarta, pada 4 Juli 1920. Sejak kecil, ia tumbuh di Muhammadiyah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk organisasi tersebut. Djarnawi juga sempat aktif di dunia politik melalui keterlibatannya dalam Masyumi dan Parmusi. Ia meninggal dunia pada 26 Oktober 1993. Lagu Sang Surya bukan hanya sekadar lagu yang indah secara melodis yang di dalamnya hanya berfokus pada visimisi organisasi saja, tetapi di dalamnya nilai-nilai persatuan, pengabdian, dan juga ketaatan. Lagu tersebut juga berarti menyambut hadirnya hal-hal baru yang membawa meneguhkan keyakinan kepada Tuhan serta komitmen untuk bangkit dari keterpurukan dan menyambut perubahan yang lebih baik, frasa AuSang SuryaAy menjadi simbol semangat dalam kehidupan sosial. Untuk memahami simbo. tersebut diperlukan Hermeneutik adalah taeori atau metodologi interpretasi teks sastra untuk mengungkap makna tersembunyi di balik Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Muhammad. Kajian Hermeneutika WilhelmA simbol, bahasa figuratif, dan konteks kultural (Palmer, 2003:. Berdasarkan menganalisis makna lagu Sang Surya hermeneutika Dilthey. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengalaman hidup sebagai refleksi, memberikan interpretasi yang relevan untuk menggali makna tersembunyi di balik lirik lagu tersebut. Dalam konteks ini, analisis difokuskan pada tiga konsep utama, yaitu Erlebnis . engalaman hidu. Ausdruck . Verstehen . , memahami makna lirik lagu sekaligus menggambarkan hasil penelitian yang berkaitan dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat melalui objek kajian Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang pada dasarnya menerapkan pola berpikir induktif, yaitu menarik kesimpulan dari berbagai aspek spesifik menuju pemahaman yang lebih umum. Metode ini dilakukan dalam konteks kehidupan nyata untuk memahami suatu fenomena secara mendalam, termasuk kejadian yang terjadi, alasan dibaliknya, serta bagaimana prosesnya berlangsung. Pendekatan kualitatif berfokus pada eksplorasi mendalam dan studi berbasis kasus yang terarah dengan analisis mendetail terhadap satu atau beberapa kasus. Dalam penelitian ini, digunakan konsep interpretif yang memandang kebenaran sebagai sesuatu yang bersifat subjektif dan dibentuk oleh partisipan. Selain itu, dalam pendekatan ini, peneliti juga berperan sebagai bagian dari partisipan. Oleh karena itu, penelitian dengan paradigma interpretif cenderung tidak terlalu objektivitas mutlak dianggap sulit dicapai (Faujiah dan Novia, 2. Meskipun demikian, penelitian ini tidak sepenuhnya mengandalkan perspektif partisipan, tetapi juga melibatkan evaluasi dari sudut pandang eksternal oleh peneliti. Sementara hermeneutika Wilhelm Dilthey, akan mengungkap makna yang terkandung dalam lagu Sang Surya karya Djarnawi Hadikusuma dianalisis secara mendalam. Hasil dan Pembahasan Melalui lensa hermeneutika Wilhelm Dilthey, kajian ini mengungkap bagaimana lirik lagu 'Sang Surya' karya Djarnawi Hadikusuma bukan sekadar ekspresi estetis, melainkan objektifikasi Lebenswelt . unia masyarakat Jawa memaknai relasi transendental manusia, alam, dan spiritualitas. Hasil analisis memperlihatkan bahwa simbol-surya dalam teks lagu beroperasi sebagai Ausdruck . pengalaman batin kolektif yang terikat konteks historis-kultural Jawa pascakolonial. Dalam pembahasan, temuan ini diperdalam dengan menelusuri dialektika Erlebnis . engalaman hidu. pengarang dan Verstehen . emahaman membuktikan relevansi metode Dilthey dalam mengkaji teks sastra berbasis kearifan "Erlebnis dalam Lagu Sang Surya Karya Djarnawi Hadikusuma Pengalaman Hidup Djarnawi Hadikusuma Djarnawi Hadikusuma adalah tokoh Muhammadiyah yang memiliki perjalanan hidup penuh dedikasi terhadap gerakan Islam tersebut, khususnya Muhammadiyah. Dalam kehidupan spiritual dan keislaman Djarnawi adalah seorang ulama dan aktivis yang mendalam pemahamannya terhadap Islam. Pengalamannya sebagai seorang Muslim yang berkomitmen kepada Tuhan dan Rasul-Nya tercermin dalam bait-bait lagu berikut. Ya Allah Tuhan Rabbiku. Muhammad Junjunganku. Hal ini menunjukkan bagaimana pengalaman pribadinya sebagai seorang Muslim yang taat terinternalisasi dalam Djarnawi adalah salah satu tokoh sentral Muhammadiyah yang aktif memajukan Tercurah seperti dalam lirik Al Islam agamaku. Muhammadiyah gerakanku. Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Jurnal Bindo Sastra 8 . : 98Ae104 Hal penghayatan pribadinya terhadap peran Muhammadiyah dalam hidupnya sebagai gerakan dakwah dan pembaruan. Ia melihat Muhammadiyah sebagai media perjuangan untuk menegakkan Islam. Selain itu, pengalaman sebagai motivator umat yang terlibat langsung dalam perjuangan Islam Muhammadiyah. Djarnawi pentingnya semangat dan motivasi melalui melalui kutipan lagu berikut. Di Timur fajar cerah gemerlapan mengusir kabut hitam Pada kutipan lagu tersebut juga dapat dikatakan sebagai representasi pengalaman Djarnawi dalam memotivasi umat untuk bangkit menuju masa depan yang lebih cerah untuk menjauh dari kehidupan yang Sejarah Lagu Sang Surya Lagu Sang Surya memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan perjalanan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam Lagu ini diciptakan oleh Djarnawi Hadikusuma Muhammadiyah. Terinspirasi dari semangat gerakan Muhammadiyah yang mengusung pembaruan dan pencerahan, terlukis dalam frasa AuSang SuryaAy bertujuan untuk menjadi simbol perjuangan yang dapat menyatukan anggota Muhammadiyah di berbagai tempat. Sang Surya tetap bersinar Syahadat Dua Melingkar Warna Yang Hijau Berseri Membuatku Rela Hati Kutipan lagu tersebut jelas bahwa merefleksikan simbol matahari yang Muhammadiyah, menggambarkan pencerahan yang terus bersinar meskipun menghadapi tantangan. Selain hingga membuat hati menjadi ikhlas. Lagu ini tidak hanya menjadi sekadar karya seni, tetapi juga menjadi pengingat bagi anggota Muhammadiyah tentang visi dan misi Sejak pertama kali diperkenalkan, lagu ini menjadi elemen penting dalam kegiatan resmi Muhammadiyah. Lagu ini berfungsi sebagai sarana mempererat identitas kolektif anggotanya, sekaligus Muhammadiyah. Dari berbagai macam uraian tersebut dapat dipahami bahwa Erlebnis dalam lagu Sang Surya bukan hanya mencakup pengalaman hidup pribadi Djarnawi Hadikusuma, tetapi juga sejarah penciptaan lagu yang menjadi simbol perjuangan Muhammadiyah. Ausdruck dalam Lagu Sang Surya Karya Djarnawi Hadikusuma Menurut Karomah dan Azizah . konsep Ausdruck dalam hermeneutika Dilthey melalui dua jenis pendekatan. Pertama, dengan mengklasifikasikan lirik lagu yang mengandung bahasa kiasan dalam Kedua, mengelompokkan lagu berdasarkan baitbaitnya, kemudian diberikan interpretasi terhadap ungkapan yang disampaikan oleh Djarnawi melalui lagunya. Bahasa Kiasan dan Ungkapan dalam Lagu Sang Surya Karya Djarnawi Hadikusuma Sang Surya Tetap Bersinar Frasa AuSang SuryaAy adalah metafora untuk matahari yang melambangkan semangat, kekuatan, dan keteguhan. AuTetap bersinarAy menggambarkan konsistensi, keberlanjutan, dan optimisme. Kalimat keyakinan bahwa perjuangan dan semangat Islam. Muhammadiyah, akan terus hidup dan tak akan redup, meskipun menghadapi berbagai Syahadat Dua Melingkar Kalimat AuSyahadat dua melingkarAy adalah metafora yang menggambarkan kesatuan dua kalimat syahadat sebagai fondasi keimanan umat Islam. Kalimat ini menegaskan inti ajaran Islam yang menjadi dasar keyakinan dan simbol tauhid serta komitmen kepada Allah dan Rasul-Nya. Warna Yang Hijau Berseri Frasa AuHijau berseriAy melambangkan kedamaian, kesegaran, dan harmoni. Warna hijau sering dikaitkan dengan Islam dan simbol pertumbuhan spiritual. Frasa ini mencerminkan keindahan ajaran Islam yang membawa kedamaian, kesegaran rohani, dan kebahagiaan bagi umat-Nya. Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Muhammad. Kajian Hermeneutika WilhelmA Di Timur Fajar Cerah Gemerlapan Kalimat AuFajar cerah gemerlapanAy kebangkitan, dan awal baru sedangkan AuDi timurAy melambangkan tempat awal mula kehidupan yakni berupa matahari terbit dan orientasi spiritual dalam tradisi Islam. Lirik ini mengajak umat Muslim, khususnya Muhammadiyah untuk memulai hari dengan semangat baru, menghapus kegelapan kebodohan dan ketertinggalan, serta menghidupkan kembali kejayaan Islam. Mengusir Kabut Hitam Frasa AuKabut hitamAy melambangkan kebodohan, ketertindasan, atau dosa yang menghalangi umat Islam dari kebenaran. Kalimat ini menunjukkan pentingnya hal-hal membelenggu umat agar dapat berjalan menuju kebenaran yang terang. Menggugah Kaum Muslimin Kata AuMenggugahAy adalah kata yang menunjukkan tindakan membangunkan atau Lirik ini mengandung pesan ajakan kepada umat Islam untuk sadar akan tanggung jawab spiritual dan sosial mereka, serta meninggalkan keterlenaan. Seruan Ilahi Rabbi Kalimat AuSeruan Ilahi RabbiAy merujuk pada panggilan atau ajakan Allah sebagai Tuhan semesta alam. Ini menegaskan bahwa kehidupan manusia seharusnya diarahkan untuk merespons panggilan Allah dengan kepatuhan dan ketaatan penuh. Samina Wa Atthona Kalimat ini merupakan ungkapan ketaatan, yang berarti Aukami mendengar dan kami taatAy. Lirik ini mencerminkan sikap seorang Muslim yang menerima dan menjalankan perintah Allah tanpa ragu-ragu. Al Islam Agamaku. Muhammadiyah Gerakanku Frasa AuIslam agamakuAy adalah deklarasi identitas spiritual, sedangkan AuMuhammadiyah gerakankuAy adalah simbol komitmen terhadap organisasi sebagai Kalimat menyatukan keyakinan individu terhadap Islam sebagai agama, dengan gerakan Muhammadiyah sebagai kendaraan untuk mewujudkan ajaran Islam dalam tindakan Lirik lagu Sang Surya menggunakan banyak bahasa kiasan yang menggambarkan semangat perjuangan, keimanan, dan ajakan menuju perubahan positif. Metafora seperti AuSang SuryaAy. AuFajarAy, dan AuKabut HitamAy membawa makna mendalam tentang harapan, optimisme, dan transformasi yang diilhami oleh ajaran Islam. Pesan yang terkandung dalam lagu ini tidak hanya bersifat religius tetapi juga sosial, mendorong umat Islam untuk menjadi agen perubahan di masyarakat. Konsep Verstehen . Hermeneutika Wilhelm Dilthey pada Lagu Sang Surya karya Djarnawi Konsep Verstehen hermeneutika Dilthey melibatkan integrasi antara pengalaman hidup (Erlebni. dan ungkapan (Ausdruc. untuk memahami makna mendalam dari karya tersebut (Karomah & Azizah, 2. Sang Surya Tetap Bersinar Lirik ini menggambarkan simbol cahaya kebenaran dan keabadian. AuSang SuryaAy adalah simbol Allah SWT sebagai sumber cahaya yang abadi, menerangi kehidupan manusia. Bagi pengarang lagu, ini bisa merefleksikan keyakinan akan konsistensi dan keteguhan iman di tengah Dalam perjalanan dakwah. Djarnawi mungkin menghadapi tantangan umat, tetapi tetap percaya bahwa petunjuk Allah adalah cahaya yang tidak pernah padam. Syahadat Dua Melingkar Lirik lagu ini memberi pemahaman bahwa syahadat sebagai inti keimanan Islam dilambangkan sebagai lingkaran yang menyatukan umat Muslim. Ini adalah janji dan komitmen untuk tunduk kepada Allah dan mengikuti Nabi Muhammad. Lirik pengalaman pengarang dalam memperbarui keimanan dan menjadikannya sebagai kekuatan dalam menggerakkan dakwah. Warna Yang Hijau Berseri. Membuatku Rela Hati Pada pemahaman bahwa warna hijau sering diasosiasikan dengan Islam, kehidupan, dan Warna hijau yang berseri menggambarkan semangat dan ketulusan hati dalam mengabdikan diri kepada agama. Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Jurnal Bindo Sastra 8 . : 98Ae104 Djarnawi mungkin merasakan kedamaian dan kebahagiaan saat melihat pertumbuhan dan perkembangan gerakan Islam saat dirinya mengabdikan banyak waktu di Muhammadiyah. Ya Allah Tuhan Rabbiku. Muhammad Junjunganku Pada bagian ini memberi pemahaman tauhid dan kecintaan kepada Rasulullah. Ini menegaskan hubungan seorang hamba yang taat dengan agama. Sebagai seorang Muslim. Djarnawi mengungkapkan komitmen mendalam untuk menempatkan Allah dan Rasul sebagai prioritas utama dalam hidupnya. Al Islam Agamaku. Muhammadiyah Gerakanku Pada bagian lirik ini memberikan pemahaman bahwa Islam adalah pedoman hidup, dan Muhammadiyah sebagai wujud implementasi nyata untuk menyebarkan Muhammadiyah adalah gerakan dakwah yang berusaha merealisasikan ajaran Islam. Hal tersebut tidak terlepas dari Djarnawi Muhammadiyah yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dalam berdakwah. Di Timur Fajar Cerah Gemerlapan. Mengusir Kabut Hitam Fajar di ufuk timur melambangkan harapan baru, kebangkitan, dan pencerahan. Kabut hitam menggambarkan kebodohan, keterpurukan, atau kesesatan yang akan Di sini Djarnawi terinspirasi oleh Muhammadiyah memberantas kebodohan dan meningkatkan taraf kehidupan umat melalui pendidikan dan dakwah yang menjadi program unggulan di Muhammadiyah hingga saat ini. Menggugah Kaum Muslimin. Tinggalkan Peraduan Ajakan untuk bangkit dari kelalaian dan mulai bergerak menuju perbaikan diri dan umat. Ini adalah panggilan untuk memperbarui semangat dalam menjalankan Islam. Lihatlah Matahari Telah Tinggi. Di Ufuk Timur Sana Matahari yang tinggi menggambarkan waktu yang berharga yang tidak boleh disiasiakan. Ini adalah simbol urgensi untuk Djarnawi terinspirasi oleh realitas bahwa waktu adalah amanah yang harus digunakan untuk kebaikan dan kemajuan umat. Seruan Illahi Rabbi. Samina Wa Atthona Pada lirik lagu tersebut berisi seruan Allah untuk kebaikan direspon dengan Samina Wa Atthona berarti kmi dengar dan kami taati. Hal ini menegaskan Muslim menjalankan perintah Allah. Selain itu, mencerminkan tekad Djarnawi yang juga merupakan kiai yang akan selalu mentaati perintah Allah tanpa keraguan. Lagu ini bukan sekadar lirik dengan melodi yang menghiasinya, melainkan di dalamnya terdapat doa, harapan, dan motivasi untuk terus berjuang dalam Islam Muhammadiyah. Setiap liriknya adalah pengingat untuk tetap menaati Tuhan. Selain itu, tidak terlepas dari sisi pengarang yang memiliki kedekatan emosional terhadap objek yang dijadikan lagu. Pengalaman Djarnawi sebagai aktivis pergerakan dan pemeluk kejawen yang memengaruhi pemaknaan "surya" sebagai simbol: Penyatuan diri dengan alam . onsep manunggaling kawula gust. Respons terhadap kolonialisme . urya sebagai metafora penceraha. Simpulan Analisis lagu Sang Surya karya Djarnawi Hadikusuma pendekatan hermeneutika Wilhelm Dilthey memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana pengalaman hidup, ungkapan, dan pemahaman terkait satu sama lain dalam karya ini. Lagu ini tidak hanya merefleksikan pengalaman pribadi Djarnawi sebagai seorang Muslim yang taat dan pejuang Muhammadiyah, tetapi juga menggambarkan semangat perjuangan dan visi organisasi Muhammadiyah dalam mencerahkan umat. Melalui konsep Erlebnis, dipahami bahwa lagu ini lahir dari pengalaman hidup penulis yang penuh dedikasi terhadap agama diekspresikan melalui lirik-lirik yang kaya akan simbolisme dan metafora. Dengan menggunakan konsep Ausdruck, ungkapan- Available online at: http://jurnal. um-palembang. id/index. php/bisastra/index ISSN 2549Ae5305 . ISSN 2579Ae7379 . Muhammad. Kajian Hermeneutika WilhelmA ungkapan dalam lagu seperti AuSang SuryaAy. AuFajar cerah gemerlapanAy, dan AuSyahadat dua melingkarAy menunjukkan pemahaman tentang perjuangan, harapan, dan keyakinan yang tak tergoyahkan. Terakhir. Verstehen sebagai pemahaman terhadap lagu ini mengajak pendengar untuk merasakan dan menghayati makna mendalam di balik lirik dan melodi yang terjalin, sehingga lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai sosial dan spiritual yang relevan dengan konteks kehidupan umat Islam, khususnya dalam semangat Muhammadiyah. Daftar Pustaka