JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. April 2023 Halaman : 266 - 271 ISSN : 2985-4768 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEANGGOTAAN ONLINE BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL DENGAN METODE PROTOTYPE PADA ASOSIASI INKINDO Fauzan Ardiansyah1. Munawaroh2 Fakultas Ilmu Komputer. Teknik Informatika. Universitas Pamulang. Jl. Puspitek. Buaran. Kec. Pamulang. Kota Tangerang Selatan. Banten. Indonesia, 15310 e-mail: 1fauznardian. id@gmail. com, 2dosen00831@unpam. ABSTRACT The membership information system is intended to improve efficiency in terms of member services. The National Association of Indonesian Consultants (INKINDO) so far has an information system that is still in manual form, making it difficult and slows down the process of making and extending it, especially membership cards (KTA). Therefore it is necessary to do research to develop membership information system applications. The purpose of this information system is to provide convenience to INKINDO employees in processing membership applications in order to provide efficiency in member services. The steps taken in this case use the prototyping method, namely gathering requirements, building prototyping, evaluating prototyping, coding the system, testing the system, evaluating the system and using the system. This implementation uses the PHP programming language and the database uses PostgreSQL. Based on the research results, several conclusions can be drawn, namely: This software can be used to handle the KTA re-registration process, create new KTA, extend KTA and search for member data. Keywords: Information System. Membership Card. Web. Database ABSTRAK Sistem informasi keanggotaan dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dalam hal pelayanan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) selama ini mempunyai sistem informasi yang masih dalam bentuk manual sehingga menyulitkan dan memperlambat dalam proses pembuatan dan perpanjangan khususnya kartu tanda anggota (KTA). Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan aplikasi sistem informasi keanggotaan. Tujuan dari sistem informasi ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada pegawai INKINDO dalam melakukan pemrosesan pengajuan keanggotaan guna memberikan efisiensi dalam pelayanan anggota. Langkah-langkah yang dilakukan dalam hal ini menggunakan medtode prototyping yaitu pengumpulan kebutuhan, membangun prototyping, evaluasi prototyping, mengkodekan sistem, menguji sistem, evaluasi sistem dan penggunaan sistem. Dalam implementasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan sebagai databasenya menggunakan PostgreSQL. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk menangani proses daftar ulang KTA, pembuatan baru KTA, perpanjangan KTA dan pencarian data anggota. Kata kunci: Sistem Informasi. Kartu Tanda Anggota. Web. Database https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. April 2023 Halaman : 266 - 271 PENDAHULUAN Perkembangan sistem informasi saat ini telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Hal ini mengakibatkan timbulnya persaingan yang semakin ketat pada sektor bisnis dan antar Oleh karena itu, banyak organisasi yang mulai memanfaatkan sistem informasi dan teknologinya dengan hanya memperhatikan kebutuhan sesaat dan penerapan sistem informasi yang belum terintegrasi dengan baik . Dalam implementasinya pemanfaatan dari sistem informasi haruslah didukung oleh sebuah perencanaan yang strategis untuk sistem informasi yang baik dan tepat. Sehingga tujuan dan sasaran yang diharapkan oleh organisasi dapat mencapai hasil yang optimal untuk jangka pendek maupun jangka Panjang . Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) merupakan Organisasi konsultan tertua dan terbesar di Indonesia dimana saat ini memiliki anggota sebanyak 6,252 anggota yang tersebar diseluruh Provinsi di Indonesia. Namun dalam menjalankan kegiatan Organisasi, penerapan sistem informasi pada penggunaannya belum secara menyeluruh, dimana dalam proses daftar ulang, pembuatan baru, perubahan data, dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta laporan untuk pengolahan datanya hanya menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel saja, sehingga data-datanya belum tersusun secara terstruktur yang dapat menyebabkan lambatnya penerbitan sebuah KTA karena sulit mendapatkan informasi dalam waktu yang cepat. Banyaknya jumlah anggota pada asosiasi INKINDO, membuat proses pengurusan dokumen menjadi lambat karena pengiriman dokumen masih dilakukan secara konvensional sehingga penggunaannya kurang efisien dari sisi waktu maupun biaya, apalagi jika dilakukan dari luar kota atau berbeda Provinsi. Dimana hal ini kurang sesuai apabila masih dilakukan pada era digital saat ini, belum lagi maraknya pemalsuan KTA yang dilakukan oleh segelintir oknum contohnya yang terjadi pada tahun 2013, perusahaan asing asal negara perancis melakukan pemalsuan KTA untuk dapat menerbitkan KTA dengan waktu yang singkat dan praktis tanpa didukung dokumen yang lengkap serta legal dalam mengikuti tender proyek pembangunan MRT di Jakarta, maka untuk mengontrol hal https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 tersebut diperlukan adanya sistem informasi sebagai alat bantu atau media yang dapat memastikan keaslian dan keabsahannya. Melihat kondisi seperti itu, penulis mencoba untuk membuat sebuah sistem yang digunakan untuk menunjang pelayanan keanggotaan agar lebih efektif dan efisien khususnya dalam proses daftar ulang, pembuatan baru, perubahan data, perpanjangan KTA dan laman berita mengenai kegiatan Organisasi. Sistem ini akan membantu pemrosesan keanggotaan lebih mudah, mulai dari awal pengajuan hingga KTA diterbitkan. Para Anggota dapat melakukan pengajuan dimanapun dan kapanpun, dengan begitu tidak ada lagi proses KTA mengakibatkan kerugian dari sisi Anggota . Dalam pengembangan sistem informasi keanggotaan penulis memilih menggunakan metode prototype, karena pengguna kesulitan mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Kesulitan ini perlu diselesaikan oleh penulis dengan menerjemahkannya ke dalam prototype. Model ini kemudian terus diperbaiki hingga sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penerapan sistem ini penting bagi pengembangan sistem informasi dalam menilai keberhasilan sebuah sistem informasi apakah berjalan sesuai rencana dan apakah telah memenuhi keinginan penggunanya. Penelitian ini akan memberikan gambaran tentang penggunaan model prototyping dalam kegiatan pengembangan sistem informasi dengan harapan dapat menghasilkan sebuah prototype sebagai salah satu langkah awal dalam pengembangan sistem informasi . PENELITIAN YANG TERKAIT Dalam penelitiannya Dentik Karyaningsih. Eva Safaah dan Donny Fernando ditahun 2020 yang berjudul AuPerancangan Sistem Informasi Jasa Kontruksi Rumah Berbasis Web Dengan Metode PrototipeAy. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian ini melakukan perancangan sistem informasi untuk membuat sebuah aplikasi untuk pemasaran ataupun perencanaan konstruksi secara online. Dalam penelitiannya Tanjung. Maulana Iqbal ditahun 2011 yang berjudul AuAnalisis Dan JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. April 2023 Halaman : 266 - 271 Perancangan Sistem Informasi Berbasis Website Menggunakan Arsitektur Mvc Dengan Framework CodeigniterAy. Aplikasi pada penelitian ini dibangun Penelitian ini menghasilkan aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan entri data atau informasi pada kegiatan administrasi maupun berita. Dalam penelitiannya Marizka Arbani yang berjudul AuPengembangan Sistem Informasi Sekolah Berbasis Web (Studi Kasus : Mi AnNizhomiyah Depo. Ay. Penelitian ini dikembangkan menggunakan metode waterfall. Penelitian ini melakukan pengembangan sistem informasi untuk mengintegrasikan keseluruhan proses bisnis yang dilakukan disekolah seperti pembayaran, laporan dan pengelolaan sarana pendidikan untuk meningkatkan efisisensi dalam hal sumber daya yang digunakan oleh pihak sekolah serta menyediakan media penyimpanan data yang METODE PENELITIAN Metode Prototype menurut Pressman . , dimulai dengan mengumpulkan Pengembang dan klien bertemu guna mendefinisikan obyektif keseluruhan dari perangkat lunak, mengidentifikasikan segala kebutuhan dari segi input dan format output serta gambaran interface, kemudian dilakukan perancangan cepat. Dari hasil perancangan cepat tersebut nantinya akan dilakukan pengujian dan evaluasi. Penjelasan lengkap pada metode prototype akan dijelaskan melalui gambar berikut . Gambar 1. Metode Prototype BASIS DATA Menurut Kerendi . , mendefinisikan bahwa "Basis data adalah hal penting yang harus https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 dimiliki setiap program. Tanpa basis data, ibarat sebuah tubuh tanpa nyawa". Menurut Kusrini . , mendefinisikan bahwa "Basis data adalah kumpulan data yang saling berelasi". Berdasarkan teori para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa, basis data adalah kumpulan data yang berhubungan secara logika dan disimpan berdasarkan suatu skema untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh organisasi . LARAVEL Laravel adalah framework bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) yang ditujukan untuk pengembangan aplikasi berbasis web dengan menerapkan konsep Model View Controller (MVC). Framework ini dibuat oleh Taylor Otwell dan pertama kali dirilis pada tanggal 9 Juni 2011. Laravel berlisensi open source yang artinya bebas digunakan tanpa harus melakukan Alamat website resmi dari framework Laravel adalah https://laravel. Fitur-fitur modern Laravel yang sangat membantu developer dalam membuat aplikasi adalah Bundles. Eloquent ORM (Object-Relational Mappin. Query Builder. Application Logic. Reverse Routing. Resource Controller. Class Auto Loading. View Composers. Blade. IoC Containers. Migration. Database Seeding. Unit Testing. Automatic agination. Form request, dan Middleware. PHP Menurut Sidik. Pemrograman Web dengan PHP 7 . , mendefinisikan bahwa AyPHP merupakan secara pemrograman script Ae script yang membuat dokumen HTML secara on the fly yang dieksekusi di server web, dokumen HTML yang dihasilkan dari suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan editor teks atau editor HTML, dikenal juga sebagai bahasa pemrograman server sideAy. Jadi PHP (HyperText Preprocesso. adalah sebuah bahasa utama script server side yang disisipkan pada HTML yang dijalankan di server. HTML Menurut Suyanto . AyHTML itu adalah bahasa yang digunakan untuk menulis JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. April 2023 Halaman : 266 - 271 halaman web, biasanya menggunakan extensi . html atau . shtmlAy. HTML berawal dari bahasa SGML (Standard Generalized Markup Languag. yang penulisannya disederhanakan. HTML dapat dibaca oleh berbagai macam flatform. HTML juga merupakan bahsa pemrograman yang fleksible dan dapat digabungkan dengan bahasa pemrograman lain seperti PHP. ASP. JSP. JavaScript . CSS ISSN : 2985-4768 dimengerti oleh user. Dengan user interface yang sederhana, user dapat mengetahui dengan mudah ada yang harus dilakukan dalam menggunakan sistem tersebut. Berikut ini adalah implementasi dari tampilan rancangan aplikasi sistem berbasis website yang meliputi halaman registrasi akun anggota, login anggota, login DPP, dan login DPN. Landing Page : Tampilan ini adalah sebuah tampilan ketika user mengakses Menurut (Wahyudi, 2. CSS adalah suatu Bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengendalikan dan membangun berbagai komponen dalam web sehingga tampilan web akan lebih rapi, terstruktur, dan seragam. POSTGRESQL PostgreSQL menurut (Obe and Hsu 2. dalam buku PostgreSQL: Up and Running adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. Jadi PostgreSQL adalah sebuah system basis data yang bersifat open source sehingga dalam penggunaannya tidak ada pelanggaran hukum terkait lisensi, karena basis data PostgreSQL dapat digunakan secara bebas dan public. Gambar 2. Landing Page Halaman Registrasi Akun Anggota : Halaman awal anggota melakukan registrasi akun, dan pada tampilan ini anggota perlu input NPWPbadan usaha, email badan usaha, nama badan usaha, bentuk badan usaha (PT. CV. FIRMA. Representative Office, koprasi, lainny. Unified Modelling Language (UML) Menurut Sukamto dan Shalahuddin . AuUnified Modeling Language (UML) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek. UML merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung. UML hanya berfungsi untuk melakukan pemodelan. Jadi penggunaan UML tidak terbatas pada metodologi tertentu, meskipun pada kenyataannya UML paling banyak digunakan pada metodologi berorientasi objekAy . HASIL DAN PEMBAHASAN Suatu sistem akan lebih mudah digunakan bilamana memiliki user interface yang mudah Gambar 3. Halaman Registrasi Akun Anggota Halaman Login Anggota : Tampilan ini melakukan login, dan pada halaman ini anggota perlu input NPWP/email dan password yang didaftarkan sebelumnya. https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Gambar 4. Halaman Login Anggota JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. April 2023 Halaman : 266 - 271 Halaman Login DPP/DPN : Tampilan ini akan ditampilkan ketika DPP/DPN melakukan login dan perlu melakukan input email dan password yang sudah Gambar 5. Halaman Login DPP/DPN Halaman Dashboard Anggota : Pada tampilan ini anggota dapat melakukan pengajuan pembuatan KTA baru atau pendaftaran ulang dan perpanjangan KTA. Gambar 6. Halaman Dashboard Anggota Halaman Dashboard DPP/DPN : Pada halaman ini DPP/DPN dapat melakukan pengecekan pengajuan pembuatan baru atau pendaftaran ulang, dan perpanjangan KTA pada menu pengajuan. Gambar 7. Halaman Dashboard DPP KESIMPULAN Dalam penulisan skripsi ini penulis telah pengimplementasian sebuah sistem informasi keanggotaan berbasis web pada Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO). Maka penulis dapat simpulkan sebagai berikut: Sistem informasi keanggotaan dirancang untuk memudahkan anggota dan pegawai INKINDO dalam kegiatan proses pengajuan pembuatan baru, daftar ulang, dan perpanjangan kartu tanda anggota (KTA). Dengan sistem informasi keanggotaan ini, para pengguna khususnya anggota dan pegawai INKINDO dapat dengan mudah memperoleh informasi keanggotaan, dengan begitu maka para pengguna dapat melakukan efisiensi waktu. SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah dibuat maka saran yang akan disampaikan penulis untuk meningkatkan sistem yang dirancang untuk kebutuhan mendatang adalah sebagai berikut: Sistem ini hanya dibuat berbasis web sehingga untuk penelitian selanjutnya diharapkan sistem yang dirancang dan dibuat berbasis android dan iOS agar dapat diakses pengguna secara mobile melalui smartphone/gawai. Metode pembayaran pada sistem ini masih manual sehingga diperlukan upload bukti pembayaran, untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan kembali agar dapat melakukan pembayaran melalui virtual account dan e-wallet. DAFTAR PUSTAKA