Buletin Kesehatan MAHASISWA Volume 03. Nomor 3. Mei 2025 E-ISSN: 2964-7630 Website: https://journal. fkm-untika. id/index. php/jpmeoj This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License . Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja Perempuan di Industri Hiburan Malam di Kota Luwuk (Occupational Safety and Health Risk Analysis of Female Workers in the Night Entertainment Industry in Luwuk Cit. Anisa Febriyani Mustamin1*. Herawati1. Mirawati Tongko1 1Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Tompotika Luwuk. *Koresponden Penulis: anisafebriyani13@gmail. ABSTRAK Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan kepentingan bersama yaitu antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah di Indonesia di seluruh tempat usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. dengan metode HIRARC pada Pekerja Perempuan di Industri hiburan malam di Kota Luwuk. Jenis penelitian adalah deskriptif observasional, bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada pekerja Perempuan di Industri hiburan malam di Kota Luwuk. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah pekerja perempuan di industri hiburan malam di Kota Luwuk tahun 2023 yaitu sebanyak 161 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus minimal sampel size Lemeshow dengan jumlah 54 responden. Analisis data dengan metode HIRARC untuk mengidentifikasi risiko bahaya yang terdapat pada suatu lingkungan kerja dengan melakukan penilaian risiko menggunakan matriks hingga menghasilkan pengendalian risiko. Hasil penelitian yang didapatkan pada pekerja perempuan di Industri hiburan malam yaitu, teridentifikasi 21 potensi bahaya, diantaranya 8 bahaya fisik, 8 bahaya kimia, 4 bahaya ergonomi, 1 bahaya psikososial. Sedangkan untuk penilaian risiko terdapat 11 risiko kategori Low Risk, 11 risiko kategori Moderate Risk, dan 2 risiko kategori High Risk. Pengendalian risiko pada Industri hiburan malam Tahun 2023 yaitu tidak ada namun untuk rekomendasi pengendalian risiko yaitu, eliminasi, rekayasa teknik, administrasi, dan alat pelindung diri. Kata kunci: Identifkasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko ABSTRACT Occupational Safety and Health is a common interest between employers, workers, and the government in Indonesia in all places of business. This study aims to analyze Occupational Safety and Health (OHS) Risks with the HIRARC method for Female Workers in the Night Entertainment Industry in Luwuk City. This type of research is descriptive observational, aims to determine and analyze the risks of Occupational Safety and Health on female workers in the nightlife industry in Luwuk City. The population in this study were female workers in the nightlife industry in Luwuk City in 2023, totaling 161 people. Sampling using Lemeshow's minimum sample size formula with a total of 54 respondents. Data analysis using the HIRARC method to identify the risk of hazards contained in a work environment by conducting a risk assessment using a matrix to produce risk The results of the research obtained on female workers in the night entertainment industry, namely, 21 potential hazards were identified, including 8 physical hazards, 8 chemical hazards, 4 ergonomic hazards, 1 psychosocial hazard. As for risk assessment, there are 11 risks in the Low Risk category, 11 risks in the Moderate Risk category, and 2 risks in the High Risk category. https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 114 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 Risk control in the nightlife industry in 2023 is none but for risk control recommendations, namely, elimination, engineering, administration, and personal protective equipment. Keywords: Hazard identification, risk assessment, risk control PENDAHULUAN Secara global. Perempuan membentuk lebih dari 50% angkatan kerja di lebih dari 80 negara berdasarkan analisis Pew Research Center sejak 2010 hingga 2016 (Pew Research CenterAos Most-Read Research, 2. Di Amerika Serikat, perempuan menyumbang 46,8% dari angkatan kerja, yang akan terus mengalami peningkatan. Indonesia, jumlah pekerja perempuan mencapai 48 juta jiwa . % dari seluruh jumlah pekerj. dan akan terus meningkat dari tahun ke tahun (Badan Pusat Statistik (BPS). Secara spesifik gender, perempuan memiliki beban ganda yaitu pekerjaan domestik dalam rumah tangga serta beban sebagai pencari nafkah yang bekerja di luar rumah, perempuan diperhadapkan pula dengan tugas reproduktif yaitu hamil, melahirkan dan menyusui, serta secara bioanatomis perempuan memiliki kekuatan fisik berbeda dengan laki-laki, sehingga perempuan secara spesifik lebih rentan terhadap risiko kesehatan akibat pekerjaannya, baik secara fisik, mental maupun sosial, terutama jika pekerjaannya pada komunitas sektor informal yang merupakan udershelf population . opulasi yang kurang diperhatika. dengan tingkat pendidikan pekerja perempuan yang rendah (Hidayati & Gender Surabay. Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2019 melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakerna. melaporkan bahwa terdapat 70,49 juta jiwa . ,72 perse. yang bekerja pada sektor informal di Indonesia. Sementara itu sisanya 56,01 juta jiwa . ,28 perse. bekerja pada sektor formal (Tyas Wandaweka & Purwanti, 2. Jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, perempuan mendominasi pada sektor pekerjaan informal dari pada formal (Izzah Nurul & Budiantara I Nyoman, 2. Tingginya komunitas pekerja sektor informal merupakan permasalahan yang membutuhkan upaya terhadap penanggulangan masalah kesehatan kerja. Salah satu sektor informal yang banyak dilakoni oleh para pekerja perempuan di usia paling produktif yaitu bekerja di tempat industri hiburan malam. Tempat hiburan malam semakin meningkat di kota-kota besar maupun kecil yang menyediakan tempat dan fasilitas bersantai. Tempat hiburan malam yang sering dijumpai yaitu karaoke, kafe dan club malam. Para pekerja wanita di tempat usaha hiburan bekerja mayoritas pada malam hari secara fulltime, keterpaparan dengan alcohol dan asap rokok yang tinggi, kebisingan lingkungan kerja serta potensi keterlibatan dalam transaksi seksual. Oleh karena itu, occupational disease akibat paparan hazard yang spesifik pada pekerja di dunia malam yaitu risiko fatiq dan keluhan muskuloskeletal akibat shifting yang overtime dari sore sampai subuh hari, gangguan pendengaran akibat situasi bising, gangguan pernapasan akibat paparan rokok, nausea dyspepsia serta alcohol syndrome akibat pajanan alkohol, gangguan psikososial akibat stress kerja dan konflik peran sebagai perempuan penghibur, serta spesifikasi reproduktif hazard yaitu kerentanan terhadap risiko paparan Sexual Transmitted Disease (STD) sebagai dampak adanya perilaku berisiko terhadap keterlibatan transaksi seksual (Montano, 2. https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 115 METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional. Penelitian ini dilaksanakan di 4 tempat industri hiburan malam di Kota Luwuk yaitu, rumah bernyanyi Happy Puppy. Nav, kafe 168, dan DAoClub Estrella. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan JuliAgustus 2023, populasi penelitian ini sebanyak 161 orang, dimana sampel dari penelitian sebanyak 54 orang dengan menggunakan rumus minimal sampel size (Lameshow, 1. HASIL Di Kota Luwuk Banggai memiliki 4 . lokasi hiburan malam yaitu 2 Fasilitas Karaoke, 1 Club dan 1 Kafe Club, yang terdiri dari: Nav karaoke Luwuk adalah tempat hiburan malam karaoke, yang berlokasi di Blok Barat No. Luwuk Shopping Mall. Kabupaten Banggai. Sulawesi Tengah. Nav Karaoke Luwuk sudah berdiri selama 12 tahun, dengan jumlah pekerja perempuan sebanyak 42 orang. Happy Puppy adalah tempat hiburan malam karaoke, yang berlokasi Jln. Dr. Moh. Hatta No. Luwuk. Kabupaten Banggai. Sulawesi Tengah. Happy Puppy sendiri sudah berdiri sejak 2014 dimana sudah 9 tahun yang lalu. Happy Puppy memiliki pekerja perempuan sebanyak 46 orang. DAoClub adalah tempat hiburan malam dengan jenis Club malam, yang berlokasi Jl. Dr. Moh Hatta Kawasan Buki Halimun. Tj. Tuwis. Luwuk. Kabupaten Banggai. DAoClub berdiri sejak 9 tahun lalu pada tahun 2014. Jumlah pekerja perempuan nya 40 orang. Cafy 168 House adalah tempat hiburan malam dengan jenis cafy & club. Cafy 168 House berlokasi di Jl. Dr. Moh. Hatta No. Kompo. Kec. Luwuk Selatan. Kab. Banggai. Cafy 168 House berdiri sejak tahun 2019 dengan jumlah pekerja perempuan sebanyak 33 orang. Berdasarkan tabel 1 menunjukan bahwa responden pekerja perempuan tertinggi yaitu pada kategori usia pekerja awal . Ae . tahun dengan jumlah 34 orang . %), sedangkan terendah pada usia paruh baya . Ae . Tabel 1 Distribusi Responden Berdasarkan Karakteristik Pekerja Perempuan di Industri Hiburan Malam di Kota Luwuk Tahun 2023 Karakteristik Usia Usia Muda . Ae . Tahun Usia Pekerja Awal . Ae . Tahun Usia Paruh Baya . Tahun Usia Pensiun Ou 45 Tahun Pendidikan SMP SMA Sarjana Status Perkawinan Nikah Belum menikah https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Pekerja Perempuan 116 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 Divisi Keja Pramusaji Pendamping karaoke Lama Kerja Baru (< 5 Tahu. Lama (Ou 5 Tahu. Sumber : Data Primer, 2023 pendidikan terbanyak adalah SMP 21 orang . ,9%). SD dengan jumlah 18 orang sebesar 33,9%. SMA dengan jumlah 13 orang sebesar 24% dan Sarjana dengan jumlah 2 orang sebesar 3,7%. status perkawinan pada kategori status belum menikah dengan jumlah 46 orang sebesar 85,2% dan berstatus kawin dengan jumlah 8 orang sebesar 14,8%. Pramusaji dengan jumlah pekerja 13 orang sebesar 24,1% dan kategori sebagai pendamping karaoke dengan jumlah pekerja 41 orang sebesar 75,9%. Pada kategori Baru (<5 Tahu. dengan jumlah 38 orang sebesar 70,4% dan kategori Lama ((Ou 5 Tahun ) dengan jumlah 16 orang sebesar 29,6%. Tabel 2 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan analisis risiko dan identifikasi bahaya Pada pekerja perempuan di Industri Hiburan Malam di Kota Luwuk Analisis risiko dan identifikasi bahaya Jumlah Analisis Risiko Baik Kurang Baik Identifikasi Bahaya ergonomic Berisiko Tidak Berisiko Sumber data : Data Primer 2023 dari 54 responden yang diidentifikasi bahaya diperoleh yang lebih besar dengan kriteria berisiko sebanyak 54 responden . %). dari 54 responden yang diidentifikasi bahaya fisik dengan kriteria berisiko yaitu sebanyak 15 orang . %) dan tidak berisiko sebanyak 39 orang . %). Bahaya kimia dengan kriteria berisiko yaitu sebanyak 27 orang . %) dan tidak berisiko sebanyak 27 orang . %). Bahaya biologi dengan kriteria berisiko yaitu sebanyak 0 orang . %) dan tidak berisiko sebanyak 100 orang . %). Bahaya ergonomic dengan kriteria berisiko sebanyak 11 orang . %) dan tidak berisiko 43 orang . %). Bahaya psikososial dengan kriteria berisiko sebanyak 14 orang . %) dan tidak berisiko 40 orang . %). Tabel 3 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan identifikasi bahaya Fisik, kimia, dan biologi pada pekerja perempuan di Industri Hiburan Malam di Kota Luwuk Identifikasi Bahaya Berisiko Tidak Berisiko Jumlah Bahaya Fisik Bahaya Kimia Bahaya Biologi Bahaya Ergonomi Bahaya Psikososial Sumber data : Data Primer 2023 https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 117 Terdapat 7 potensi bahaya pada NAV yang dapat berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Diantaranya yaitu 2 bahaya fisik yang berisiko seperti pencahayaan ruang kerja yang redup 4 lux dan kebisingan 100 dB, terdapat 2 bahaya kimia yang berisiko seperti terpapar asap rokok dan terpapar alkohol, terdapat 1 bahaya ergonomi seperti sikap kerja dengan posisi statis . ob monoton. kemudian terdapat 1 bahaya psikososial seperti penjadwalan shift kerja. Sedangkan potensi bahaya biologi dengan hasil jumlah koloni 100 CFU/m3 tidak berisiko Tabel 4 Identifikasi Bahaya pada ruang karaoke Nav Jenis Bahaya Potensi Bahaya Risiko Fisik Pencahayaan ruang kerja yang < 100 Lux. Gangguan penglihatan yaitu sebesar 4 Lux Kebisingan ruangan mencapai 100 dBA Gangguan Pendengaran Kimia Terpapar asap rokok Gangguan Tepapar alcohol Risiko jatuh karna mabuk/gangguan Biologi Terdapat kandungan mikroorganisme udara Risiko terkena Sick di ruang kerja ber AC 100 CFU/m3 yang Building Syndrome merupakan di bawah NAB (SBS) Ergonomi Posisi Statis . ob monoton. Kelelahan (Fatiqu. , sakit pinggang Psikososial Penjadwalan kerja . hifting kerj. yang tidak Stres menentu dan kadang melebihi standar jam kerja . jam menurut PMK No. 2 Th 2023 ttg Peraturan Pelaksanaan PP No. 66 Th 2014 ttg Kesehatan Lingkunga. Sumber data : Data primer 2023 Terdapat 7 potensi bahaya pada Happy Puppy yang dapat berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Diantaranya yaitu 2 bahaya fisik yang berisiko seperti pencahayaan ruang kerja yang redup 4 lux dan kebisingan mencapai 97 dB, terdapat 2 bahaya kimia yang berisiko seperti terpapar asap rokok dan terpapar alkohol, bahaya biologi dengan hasil jumlah koloni 100 CFU/m3 tidak berisiko, terdapat 1 bahaya ergonomi seperti sikap kerja dengan posisi statis . ob monoton. Sedangkan bahaya psiokososial tidak berisiko. Tabel 5 Identifikasi Bahaya pada Happy Puppy Jenis Bahaya Potensi Bahaya Risiko Fisik Pencahayaan ruang kerja yang <60 Gangguan penglihatan Lux yaitu, 4 Lux Kebisingan ruangan mencapai 97 dBA Gangguan Pendengaran Kimia Terpapar asap rokok Gangguan pernapasam Tepapar alkohol Risiko jatuh karna mabuk/gangguan Biologi Terdapat kandungan mikroorganisme udara di ruang kerja ber AC 80 Risiko terkena Sick https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 118 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 Ergonomi Psikososial CFU/m3 yang merupakan di bawah NAB Posisi Statis . ob monoton. Penjadwalan kerja . hifting kerj. yang tidak menentu dan kadang melebihi standar jam kerja . jam menurut PMK No. 2 Th 2023 ttg Peraturan Pelaksanaan PP No. 66 Th 2014 ttg Kesehatan Lingkunga. , tuntutan pekerjaan Building Syndrome (SBS) Kelelahan (Fatigu. , sakit pinggang Stres Sumber data : Data primer 2023 Terdapat 7 potensi bahaya pada DAoClub yang dapat berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Diantaranya yaitu 2 bahaya fisik yang berisiko seperti pencahayaan ruang kerja yang redup 3 lux dan kebisingan mencapai 97 dB, terdapat 2 bahaya kimia yang berisiko seperti terpapar asap rokok dan terpapar alkohol, terdapat 1 bahaya ergonomi seperti sikap kerja dengan posisi statis . ob monoton. Sedangkan potensi bahaya biologi dan bahaya psiokososial tidak berisiko. Tabel 6 Identifikasi Bahaya pada DAoClub Jenis Bahaya Potensi Bahaya Risiko Fisik Pencahayaan ruang kerja <60 Lux Gangguan penglihatan yaitu 3 Lux Kebisingan ruangan mencapai 98 Gangguan Pendengaran Kimia Terpapar asap rokok Gangguan pernapasam Tepapar alcohol Risiko jatuh karna mabuk/gangguan Biologi Terdapat kandungan Risiko terkena Sick mikroorganisme udara di ruang Building Syndrome kerja ber AC 72 CFU/m yang (SBS) merupakan di bawah NAB Ergonomi Posisi Statis . ob monoton. Kelelahan (Fatigu. , pekerjaan yang repetitive sakit pinggang. MSDs Psikososial Penjadwalan kerja . hifting kerj. Stres yang tidak menentu dan kadang melebihi standar jam kerja . jam menurut PMK No. 2 Th 2023 ttg Peraturan Pelaksanaan PP No. Th 2014 ttg Kesehatan Lingkunga. Sumber data : Data primer 2023 Terdapat 7 potensi bahaya pada Cafy & Club yang dapat berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Diantaranya yaitu 2 bahaya fisik yang berisiko seperti pencahayaan ruang kerja yang redup 6 lux dan kebisingan mencapai 89 dB, terdapat 2 bahaya kimia yang berisiko seperti terpapar asap rokok dan terpapar alkohol, terdapat 1 bahaya ergonomi seperti sikap kerja dengan posisi statis . ob monoton. dan https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 119 bekerjasecara repetitif. Sedangkan potensi bahaya biologi dan bahaya psiokososial tidak Tabel 7 Identifikasi Bahaya pada Cafy & Club 168 Jenis Bahaya Potensi Bahaya Risiko Fisik Pencahayaan ruang Gangguan penglihatan kerja<60 Lux yaitu, 6 Lux Kebisingan ruangan Gangguan Pendengaran mencapai 89 dBA Kimia Terpapar asap rokok Gangguan pernapasam Tepapar alkohol Risiko jatuh karna mabuk/gangguan pencernaan Biologi Terdapat kandungan Risiko terkena Sick Building mikroorganisme udara Syndrome (SBS) di ruang kerja ber AC 66 CFU/m3 yang merupakan di bawah NAB Ergonomi Posisi Statis . ob Kelelahan (Fatigu. , sakit pinggang monoton. , pekerjaan yang repetitif Psikososial Penjadwalan kerja Stres . hifting kerj. yang tidak menentu dan kadang melebihi standar jam kerja . jam menurut PMK No. Th 2023 ttg Peraturan Pelaksanaan PP No. Th 2014 ttg Kesehatan Lingkunga. Sumber data : Data primer 2023 Terdapat 54 responden yang dilakukan penilaian risiko dengan kriteria kategori Low Risk pada potensi bahaya fisik yaitu sebanyak 8 orang . %), kategori Moderate Risk yaitu, 31 orang . %), dan kategori High Risk yaitu 15 orang . %). Pada potensi bahaya kimia dengan kriteria kategori Low Risk yaitu sebanyak 20 orang . %), kategori Moderate Risk yaitu, 31 orang . %), dan kategori High Risk yaitu 3 orang . %). Pada potensi bahaya biologi, kimia, dan psikososial kategori Low Risk yaitu sebanyak 54 orang . %). https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 120 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 Tabel 8 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan penilaian risiko dengan kriteria kategori low risk, moderate risk, high risk, & extream risk pada pekerja di Industri hiburan malam di Kota Luwuk Potensi Bahaya Penilaian Risiko Jumlah Low Risk Moderate High Extreme Risk Risk Risk Fisik Kimia Biologi Ergonomi Psikososial Sumber Data : Data Primer 2023 diketahui bahwa hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di NAV yang bekerja sebagai pendamping karaoke bahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 3 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu risiko terkena SBS, sakit pinggang. MSDs, dan 3 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang penglihatan, gangguan pendengaran, dan gangguan pencernaan. 1 potensi kategori High Risk yaitu gangguan Tabel 9. Penilaian risiko pekerja LC di NAV Potensi Bahaya Risiko Risk Matrix Pencahayaan pada ruang Gangguan 2 C3 Moderate Risk kerja/karaoke kurang Kebisingan Gangguan 2 C3 Moderate Risk Terpapar rokok Gangguan 3 C3 High Risk Terpapar Alkohol Gangguan 2 B2 Moderate Risk Terpapar bakteri, jamur. Terkena SBS 1 B2 Low Risk dan virus Posisi bekerja dengan posisi Sakit 1 B2 Low Risk MSDs Shifting kerja, tuntutan Stres 1 B2 Low Risk pekerjaan, dan konflik sesama pekerja Sumber Data : Data Primer 2023 bahwa hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di Happy Puppy yang bekerja sebagai pendamping karaoke bahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 4 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu risiko terkena SBS, gangguan penglihatan, sakit pinggang. MSDs, dan stres. 3 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang pendengaran, gangguang pernapasaan dan gangguan pencernaan. https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 121 Tabel 10 Penilaian risiko pada pekerja LC di Happy Puppy Potensi Bahaya Risiko C N Risk Matrix Pencahayaan pada ruang Gangguan 1 A1 1 Low Risk kerja/karaoke kurang Kebisingan Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar rokok Gangguan 2 B2 2 Moderate Risk Terpapar Alkohol Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar bakteri, jamur, dan Risiko 1 B2 2 Low Risk terkena SBS Posisi bekerja dengan posisi Sakit 1 B2 2 Low Risk statis, bekerja secara repetitif pinggang. MSDs Shifting kerja, tuntutan Stres 1 B2 2 Low Risk pekerjaan, dan konflik sesama pekerja Sumber Data : Data Primer 2023 bahwa hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di Happy Puppy yang bekerja sebagai pramusaji bahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 4 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu risiko terkena SBS, gangguan penglihatan, sakit pinggang. MSDs, dan stres. 3 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang pendengaran, gangguang pernapasaan dan gangguan pencernaan. Tabel 11 Penilaian risiko pada pekerja pramusaji di Happy Puppy Potensi Bahaya Risiko C N Risk Matrix Pencahayaan pada ruang kerja Gangguan 1 A1 1 Low Risk Kebisingan Gangguan 4 B2 8 High Risk Terpapar rokok Gangguan 2 B2 2 Moderate Risk Terpapar Alkohol Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Posisi bekerja dengan posisi Sakit 1 B2 2 Low Risk statis, bekerja secara repetitif MSDs Shifting kerja, tuntutan Stres 1 B2 2 Low Risk pekerjaan, dan konflik sesama Sumber Data : Data Primer 2023 diketahui bahwa hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di DAoclub yang bekerja sebagai pendamping karaoke bahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 3 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu, sakit pinggang. MSDs, dan stres. 3 potensi https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 122 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang penglihatan, gangguan pendengaran, dan gangguang pernapasaan, dan gangguan pencernaan. Tabel 12 Penilaian risiko pada pekerja LC di DAoClub Potensi Bahaya Risiko C N Risk Matrix Pencahayaan pada ruang Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk kerja/karaoke kurang Kebisingan Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar rokok Gangguan 2 B2 2 Moderate Risk Terpapar Alkohol Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar bakteri, jamur, dan Risiko terkena 1 B2 2 Low Risk SBS Posisi bekerja dengan posisi Sakit 1 B2 2 Low Risk statis, bekerja secara repetitif MSDs Shifting kerja, tuntutan Stres 1 B2 2 Low Risk pekerjaan, dan konflik sesama Sumber Data : Data Primer 2023 diketahui bahwa hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di DAoclub yang bekerja sebagai pramusaji bahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 5 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, terkena SBS, sakit pinggang, dan stres. 2 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang penglihatan, gangguan pendengaran. Tabel 13 Penilaian risiko pada pekerja pramusaji di DAoClub Potensi Bahaya Risiko Risk Matrix Pencahayaan pada ruang Gangguan B2 4 Moderate Risk kerja/karaoke kurang Kebisingan Gangguan B2 4 Moderate Risk Terpapar rokok Gangguan 1 A1 1 Low Risk Terpapar Alkohol Gangguan B2 4 Low Risk Terpapar bakteri, jamur, dan Risiko B2 2 Low Risk terkena SBS Posisi bekerja dengan posisi Sakit B2 2 Low Risk statis, bekerja secara repetitif Shifting kerja, tuntutan Stres B2 2 Low Risk pekerjaan, dan konflik sesama Sumber Data : Data Primer 2023 https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 123 Hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di Cafy & Club 168 yang bekerja sebagaibahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 4 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu gangguan penglihatan, sakit pinggang, terkena SBS. MSDs, dan stres. 2 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguang pernapasaan dan gangguan pencernaan. 1 potensi kategori High Risk yaitu gangguan pendengaran. Tabel 14 Penilaian risiko pada pekerja LC di Cafy & Club 168 Potensi Bahaya Risiko Risk Matrix Pencahayaan pada ruang kerja/karaoke kurang Kebisingan Terpapar rokok Terpapar Alkohol Terpapar bakteri, jamur, dan Posisi bekerja dengan posisi statis, bekerja secara repetitif Shifting kerja, tuntutan pekerjaan, dan konflik sesama Gangguan Gangguan Gangguan Gangguan Terkena SBS Low Risk High Risk Moderate Risk Moderate Risk Low Risk Sakit MSDs Stres Low Risk Low Risk Sumber Data : Data Primer 2023 Hasil penilaian risiko pada pekerja perempuan di Cafy & Club 168 yang bekerja sebagaibahwa dari 7 potensi risiko yang ada terdapat 4 potensi bahaya kategori Low Risk yaitu gangguan penglihatan, sakit pinggang, terkena SBS. MSDs, dan stres. 3 potensi bahaya kategori Moderate Risk yaitu gangguan pendengaran, gangguang pernapasaan dan gangguan pencernaan. Tabel 15 Penilaian risiko pada pekerja pramusaji di Cafy & Club 168 Potensi Bahaya Risiko C N Risk Matrix Pencahayaan pada ruang Gangguan 1 A1 1 Low Risk kerja/karaoke kurang Kebisingan Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar rokok Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar Alkohol Gangguan 2 B2 4 Moderate Risk Terpapar bakteri, jamur, dan Terkena SBS 1 B2 2 Low Risk Posisi bekerja dengan posisi Sakit 1 B2 2 Low Risk statis, bekerja secara repetitif https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 124 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 Shifting kerja, tuntutan pekerjaan, dan konflik sesama Sumber Data : Data Primer 2023 MSDs Stres Low Risk Upaya pengendalian yang telah digunakan dari ke empat Industri hiburan malam tidak ada, sedangkan untuk rekomendasi pengendalian untuk ke empat industri hiburan malam yaitu pengendalian eliminasi, rekayasa teknik, administratif, dan APD. Tabel 16 Pengendalian risiko pada Industri Hiburan Malam Jenis Risiko Pengendal Rekomendasi Keterangan ian yang Pengendalian sudah ada Gangguan penglihatan A Administrat A Memberikan informasi terkait risiko gangguan penglihatan yang dapat A Protective terjadi pada pekerja Equipment akibat paparan (PPE) pencahayaan yang kurang selama bekerja A menggunakan PPE di tempat karaoke/ club seperti kaca mata atau lensa kotak untuk melindungi dari mata minus dikarenakan pencahayaan ruang kerja yang redup. Gangguan pendengaran A Rekayasa A Pengendalian kebisingan pada sumber suara dengan hanya A Administrat membunyikan musik pada saat tamu datang A PPE A Melakukan pengendalian dengan memberikan pemahaman mengena Keselamatan dan Kesehatan kerja secara berkala, sehingga pekerja dapat mematuhi petunjuk kerja yang ada serta dapat bekerja dengan aman dan A Menggunakan Personal Protective Equipment (PPE) di tempat karaoke/ club seperti menggunakan alat https://doi. org/10. 51888/jpmeo. Analisis Risiko Kesehatan dan keselamatan. (Mustamin. Tongko & Herawat. | 125 Gangguan pernapasan Gangguan pencernaan A Eliminasi A Administrat A Eliminasi A Administrat Terkena SBS A Administrat Sakit pinggang. MSDs A Administrat Stres A Administrat pelindung telinga (Earmuf. untuk melindungi dari kebisingan atau polusi Membatasi/mengurangi jumlah konsumsi rokok setiap hari Memberikan informasi melalui media tentang dampak rokok bagi Membatasi/mengurangiju mlah konsumsi alkohol setiap hari Memberikan informasi melalui media tentang dampak alkohol bagi Memberi pemahaman mengenai K3 secara Memberi pemahaman mengenai K3 secara Memberi pemahaman mengenai K3 secara Sumber data : Data Primer, 2023 PEMBAHASAN hasil penelitian dan pembahasan Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Identifikasi bahaya pada Industri hiburan malam yaitu NAV. Cafy & club 168. Happy puppy, dan DAoClub Tahun 2023 terdapat 21 potensial bahaya. Diantaranya 8 bahaya fisik, 8 bahaya kimia, 4 bahaya ergonomi, 1 bahaya psikososial, dan untuk bahaya biologi tidak ada. Penilaian risiko pada Industri hiburan malam yaitu NAV. Cafy & Club 168. Happy Puppy, dan DAoClub Tahun 2023 terdapat 11 risiko kategori Low Risk, 11 risiko kategori Moderate Risk, dan 2 risiko kategori High Risk. Pengendalian risiko pada Industri hiburan malam Tahun 2023 yaitu tidak ada namun untuk rekomendasi pengendalian risiko yaitu, eliminasi, rekayasa teknik, administrasi, dan alat pelindung diri. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil observasi dan analisis yang dilakukan pada Industri hiburan malam, maka disarankan beberapa hal yang bisa di jadikan pedoman dan ditindak https://doi. org/10. 51888/jpmeo. 126 | Buletin Kesehatan MAHASISWA. Vol. 03 No. Mei 2025 lanjuti dari hasil penelitian ini: untuk mengurangi risiko kesehatan kerja bagi pekerja perempuan industry hiburan malam agar bisa memperhatikan Kesehatan dan keselamatan saat bekerja terutama kondisi lingkungan kerja, untuk tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. dan memberikan fasilitas kepada pekerja untuk melakukan medical check up/MCU agar dapat memastikan atau menjamin Kesehatan UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih dapat diberikan kepada: pihak-pihak yang memberikan bantuan dana dan dukungan, dukungan dari bagian dan lembaga, para profesional yang memberikan kontribusi dalam penyusunan laporan. DAFTAR PUSTAKA