DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Prototype Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Prolanis Online (SIMPELPRO) untuk Mendukung Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang Prototype application of the prolanis service management information online system (SIMPELPRO) to support capitation indicators achievement based on service commitment in first-level of healthcare facilities at the Pratama Clinic Poltekkes. Ministry of Health Semarang Setya Wijayanta1 Rizal Ginanjar2 Isnaini Qoriatul Fadillah3 1,2,3Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang Jl. Tirto Agung. Pedalangan. Banyumanik. Semarang E-mail : tyowijayanta@gmail. Abstract Non-communicable diseases (PTM) are catastrophic diseases with the highest causes of death in Indonesia and are still a health problem and a threat to economic growth in Indonesia. The government has established the Social Security Administrative Body (BPJS) for Health through Law Number 24 of 2011 as a form of constitutional commitment to managing the implementation of public health insurance through the National Health Insurance. The lack of information and outreach regarding the Chronic Disease Management Program (Prolani. in FKTP has resulted in the target of fulfilling the Prolanis Controlled Participant Ratio indicator not being achieved. The RPPB indicator at the Primary Clinic of the Semarang Ministry of Health Poltekkes in 2019 is still 10%. So to overcome this it is necessary to do a number of things, namely by providing information, outreach, and education regarding the types of Prolanis activities and their benefits and objectives. The better the level of information the participants have, the greater the tendency to use Prolanis. The purpose of this study was to develop a Prolanis Service Management Information System Application Prototype (SIMPELPRO) to Support the Achievement of Service Commitment-Based Capitation Indicators at Primary Health Facilities, the Primary Clinic. Poltekkes. Ministry of Health. Semarang. The research method used in this study uses descriptive research methods, with primary data sources, namely using interviews and observations of officers and doctors at the clinic, as well as secondary data from documentation and literature. For system design in this study, researchers will use the prototype method for system development including the stages of needs analysis, implementation, and testing. The results of this study resulted in a system that facilitates officers in terms of data management, data search and presentation of PROLANIS educational materials for participants who have registered as PROLANIS participants at the Primary Clinic of the Health Polytechnic of the Ministry of Health Semarang. Keywords: information manajemen system. Abstrak Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan serta ancaman pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen konstitusi untuk mengelola pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional. Minimnya informasi dan sosialisasi mengenai Program Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolani. di FKTP menyebabkan target pemenuhan indikator Rasio Peserta Prolanis Terkendali belum tercapai. Indikator RPPB di Klinik Pratama Poltekkes Kemenekes Semarang pada tahun 2019 masih 10%. Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis beserta manfaat dan tujuannya. Semakin baiknya tingkat informasi yang dimiliki peserta, maka terdapat kecenderungan besar untuk memanfaatkan Prolanis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Prototype Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Prolanis (SIMPELPRO) untuk Mendukung Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif, dengan sumber data primer yaitu menggunakan metode wawancara dan observasi kepada petugas dan dokter di klinik, serta data sekunder dari dokumentasi dan literatur. Untuk perancangan sistem di penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode prototype untuk pengembangan sistem meliputi tahapan analisis kebutuhan, implementasi, serta pengujian. Hasil Penelitian ini menghasilkan sistem yang memudahkan petugas dalam hal pengelolaan data, pencarian data dan penyajian materi edukasi PROLANIS bagi peserta yang telah terdaftar sebagai peserta PROLANIS di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Kata kunci: sistem informasi manajemen. Pendahuluan Penyakit tidak menular (PTM) dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan serta ancaman pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tingginya prevalensi penyakit tidak menular membawa dampak terhadap gangguan pada pemenuhan aktivitas sehari-hari. Laporan dari WHO menunjukkan bahwa PTM sejauh ini merupakan penyebab utama kematian di dunia, yang mewakili 63% dari semua kematian tahunan. PTM membunuh lebih dari 36 juta orang setiap tahun. Pemerintah wajib menjamin seluruh pelayanan kesehatan dengan kualitas dan standar yang sama sesuai amanat undang-undang dasar dan pancasila. Sistem Jaminan Sosial Nasional. Pemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen Jaminan Kesehatan Nasional. Sejak BPJS Kesehatan. Kementerian Pertahanan. Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia pelayanan kesehatan bagi pesertanya, kecuali untuk pelayanan kesehatan tertentu berkaitan dengan kegiatan dengan Peraturan Presiden dan PT Jamsostek (Perser. menyelenggarakan program jaminan pemeliharaan kesehatan. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan kesehatan yang telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Bahkan mahasiswa yang akan registrasi maupun registrasi ulang mendaftarkan mahasiswanya yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan secara kolektif, mahasiswa dapat terdaftar semua sebagai peserta BPJS Kesehatan. Berbagai jenis pengukuran, standar dan upaya untuk meningkatkan mutu Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. pelayanan telah tersedia dan terus Salah satunya adalah dengan metode pembayaran berbasis komitmen pelayanan. Saat ini telah Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBK) dilaksanakan sejak tahun 2016. KBK pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan adalah penyesuaian besaran tarif kapitasi berdasarkan hasil pelayanan kesehatan perseorangan yang disepakati berupa komitmen pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam rangka peningkatan Pelaksanaan pemenuhan komitmen pelayanan indikator yang meliputi: Angka Kontak. Rasio Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik (RRNS) dan Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung (RPPB). Dengan perkembangan teknologi dewasa ini menuntut masyarakat untuk semakin cepat mendapatkan informasi. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan penggunakan teknologi informasi dalam pengolahan data. Pengolahan data yang baik akan menghasilkan informasi cepat, akurat dan dapat di Informasi merupakan acuan utama untuk mengambil kebijakan Minimnya informasi dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolani. di FKTP menyebabkan pemenuhan indikator Rasio Peserta Prolanis Terkendali belum tercapai. Indikator RPPB di Klinik Pratama Poltekkes Kemenekes Semarang pada Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. tahun 2019 masih 10%. Sehingga untuk memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis Semakin baiknya tingkat informasi yang dimiliki peserta, maka terdapat kecenderungan besar untuk Prolanis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Prototype Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Prolanis (SIMPELPRO) Mendukung Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Metode Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif, dengan menggunakan metode wawancara dan interview kepada petugas dan dokter di klinik, serta data sekunder dari dokumentasi dan literatur. Untuk perancangan sistem di penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode Berikut adalah kerangka konsep dari penelitian ini : Analisis Kebutuhan Desain Sistem Uji coba sistem Impelementasi Sistem Gambar 1. Kerangka konsep Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Analisis melakukan impelementasi program. Analisis sistem memberikan penilaian bagaimana input, pengolahan data dan meningkatkan pengorganisasian. Oleh sebab itu, analisis kebutuhan ini dapat wawancara dan diskusi dengan pihak yang terkait sehingga system ini dapat terjabarkan secara terperinci. Tahapan system, dimana hal ini berfungsi memberikan gambaran bagaimana Perancangan sistem dalam penelitian ini menggunakan Object Oriented Design (OOD) yang pemodelannya Unifield Modelling Language (UML). Proses pembangunan prototype rancangan system sementara yang terfokus pada penyajiian untuk pelanggan, seperti membuat format input & output. Proses ini akan mengalami iterasi atau perulangan sampai prototype sesuai dengan keinginan pelanggan. Prototype yang telah dibuat akan dievaluasi. Jika sudah sesuai dengan ketentuan dan keinginan actor maka dilanjutkan ke proses implementasi sistem. Namun jika belum sempurna, akan dilakukan pemodelan ulang prototype sampai sempurna lalu bisa dilanjutkan ke implementasi sistem. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan interview, data dan informasi yang diperoleh dari metode wawancara dan interview Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. dilakukan melalui tanya jawab Selanjutnya dengan mendatangi langsung tempat penelitian di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Setelah metode pengumpulan data telah selesai dilakukan, selanjutnya yang akan dilakukan adalah tahap metode konsep desain menggunakan UML (Unified Modeling Languag. Hasil dan Pembahasan Pembuatan Sistem Informasi Manajemen Prolanis Online (SIMPELPRO) berbasis web yang akan digunakan untuk menunjang pencapaian indikator kapitasi berbasis kesehatan tingkat pertama klinik pratama poltekkes kemenkes semarang. Prototype yang digunakan dalam pembuatan web SIMPELPRO ini berupa ide-ide yang diambil menurut data yang didapat dari Klinik Poltekkes Kemenkes Semarang (Polkesma. lalu akan dibuat menjadi media penghubung antara pasien dan admin Klinik Polkesmar, selain itu data-data yang tersimpan secara rapih dan berkala selama proses PROLANIS. Pada SIMPELPRO informasi serta edukasi kesehatan terhadap pasien PROLANIS untuk lebih berhati-hati diharapkan dapat meningkat status kesehatannya dan manfaat lain untuk klinik yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, murah dan Di bawah ini merupakan pembuatan prototype sistem yang yang diusulkan, yaitu : Analisis Kebutuhan Tahap ini merupakan proses mengumpulkan data awal untuk perancangan sistem informasi kegiatan PROLANIS dengan melakukan analisis Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. kebutuhan sistem, data didapatkan dari PROLANIS dan penanggung jawab kegiatan PROLANIS sebagai pengguna aplikasi ini. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan interview, data dan informasi yang diperoleh dari metode wawancara dan interview dilakukan melalui tanya jawab langsung dengan Ibu drg. Endah Aryati Ekoningtyas,MDSc selaku penanggung jawab pada kegiatan di Klinik. Selanjutnya dengan mendatangi langsung tempat penelitian di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Gambar 3. Foto kegiatan pengumpulan Desain Sistem Pada tahap ini dilakukan tahapan perancangan system, digunakan untuk menganalisis, mengimplementasi dan menguji system, dimana hal ini bagaimana hasil sistem yang sebenarnya. Perancangan sistem dalam penelitian ini menggunakan OOD (Object Oriented Desig. (Unified Modelling Languag. merupakan suatu metode dalam pemodelan secara visual yang digunakan sebagai sarana perancangan sistem berorientasi objek. UML juga Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. dapat didefinisikan sebagai suatu bahasa standar visualisasi, perancangan, dan pendokumentasian sistem, atau dikenal juga sebagai bahasa standar penulisan blueprint sebuah perangkat lunak atau software. Hubungan antar database penulis diagram kelas. Kemudian digunakan usecase diagram untuk mendeskripsikan tipe hubungan antara user sebuah sistem dengan sistem lainnya. Untuk aliran datanya sendiri digunakan activity diagram. Sedangkan usecase berfungsi sebagai gambaran bagaimana hubungan antar actor dan juga Proses pembangunan prototype dilakukan dengan menyusun rancangan system penyajiian untuk peserta PROLANIS, seperti membuat format input & output. Proses ini akan mengalami iterasi atau perulangan sampai prototipe sesuai dengan keinginan pengguna. Prototipe yang telah dibuat akan dievaluasi. Jika sudah sesuai dengan ketentuan dan keinginan actor maka dilanjutkan ke proses implementasi sistem. Namun jika belum sempurna, akan dilakukan pemodelan/pembangunan prototipe sampai sempurna lalu bisa dilanjutkan ke tahap pengkodean pada Dalam SIMPELPRO . Software sebagai berikut: XAMPP PHPMyAdmin untuk pemrograman . Sublime sebagai editor . PHP sebagai Bahasa pemrograman di sisi server . HTML digunakan sebagai struktur . CSS untuk desain user interface . Browser (Google Chrome dan Mozilla Firefo. untuk menampilkan dan menguji system SIMPELPRO Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Beberapa pemodelan sistem yang digunakan pada penelitian ini yaitu use case diagram dan activity diagram. Use Case Diagram Use case pada sistem informasi ini terdiri dari 4 aktor yaitu Admin (Petugas Pengelola Prolani. Dokter. Petugas Laboratorium Pasien/Peserta PROLANIS. Use Case interaksi aktor dengan sistem informasi yang akan dibangun. Penjelasan identifikasi aktor terhadap Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Gambar 3. 2 Activity Diagram SIMPELPRO Desain Antarmuka Sistem . Halaman Login Gambar 3. 1 UseCase Diagram SIMPELPRO . Activity Diagram Activity Diagram untuk menggambarkan workflow . liran kerj. atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Fungsinya memperlihatkan urutan aktivitas menggambarkan proses bisnis lebih detail. Berikut adalah Actvity Diagram Gambar 3. 3 Rancangan Halaman Login Dapat dijelaskan pada gambar 3. adalah halaman login, dimana hak diperbolehkan/terdaftar memiliki wewenang terhadap web SIMPELPRO. Halaman Jadwal Kegiatan Gambar 3. 4 Rancangan Halaman Jadwal PROLANIS Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. Dapat dijelaskan pada gambar 3. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Tampilan Halaman Login adalah halaman jadwal kegiatan, pada halaman ini akan ditampilkan jadwal kegiatan PROLANIS. Halaman PROLANIS Materi Edukasi Gambar 3. 5 Rancangan Halaman Materi Edukasi PROLANIS Dapat dijelaskan pada gambar 3. adalah halaman materi edukasi PROLANIS, pada halaman ini akan ditampilkan materi edukasi seputar kegiatan PROLANIS. Tahap Pemrograman Tahapan ini adalah kelanjutan dari tahap desain selanjutnya akan masuk kepada tahapan implementasi prototype . atau menerjemahkan desain ke dalam suatu sistem. Pada tahapan ini, rancangan-rancangan di atas akan dibuatkan prototype dalam bahasa pemrograman. Bahasa yang PHP menggunakan bantuan tools Sublime Text. Tampilan halaman dashboard Gambar 3. 7 Tampilan Halaman Login . Tampilan halaman jadwal kegiatan Gambar 3. 8 Tampilan Halaman Jadwal Kegiatan . Tampilan halaman materi edukasi Gambar 3. 9 Tampilan Materi Edukasi PROLANIS Gambar 3. 6 Tampilan Halaman Dashboard Tahap Pengujian Sistem Dalam tahapan ini sistem yang sudah direncanakan telah selesai dibuat, selanjutnya sistem ini akan diserahkan ke pengguna untuk dilakukan evaluasi. Hal ini dibutuhkan guna mengetahui bagian mana dalam sistem yang masih belum sesuai dengan keinginan pengguna, dalam hal ini pengguna akan memberikan Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. timbal balik ke perancang sistem. Proses ini akan diulang hingga pengguna menerima sistem yang sesuai keinginannya. Pada proses evaluasi ini diberikan pada 36 responden dengan 2 kategori 18 responden peserta PROLANIS Klinik Pratama Polkesmar dan 18 responden peserta umum. Gambar 4. 0 Uji coba SIMPELPRO Setelah implementasi sistem telah rampung keinginan pengguna, maka akan dilakukan uji sistem. Pengujian yang mengetahui kesalahan yang terjadi dalam sistem hingga dapat diperoleh hasil apakah website dan app telah berfungsi dengan benar atau tidak. Metode pengujian yang dilakukan menggunakan metode Blackbox test. Tabel 1. Blackbox Aplikasi SIMPELPRO Hasil yang Data Pengamat Simp Masukan Memilih Masuk ke Tampil halaman halaman Sesu Utama / Utama / Utama / ai Dashboa Dashboar Dashboar Memilih Masuk ke Tampil Sesu Login / Login / Login / ai Masuk Masuk Masuk Memilih Masuk ke Tampil Sesu Jadwal Jadwal Jadwal Kegiatan Kegiatan Kegiatan Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Volume 6 No 1 (Maret 2. Memilih Materi Edukasi Masuk ke Materi Edukasi Tampil Materi Edukasi Sesu Simpulan dan Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai prototype aplikasi sistem informasi manajemen (SIMPELPRO) untuk mendukung pencapaian indikator kapitasi berbasis komitmen pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang, maka dapat disimpulkan berikut ini. Prototype aplikasi SIMPELPRO berbasis web pada klinik ini mengetahui jadwal pelaksanaan kegiatan prolanis di Klinik Pratama Polkesmar. Dengan adanya prototype aplikasi SIMPELPRO berbasis web pada klinik ini pasien PROLANIS dapat kesehatan yang dibagikan oleh . Prototype aplikasi SIMPELPRO berbasis web pada klinik yang dalam pemberian edukasi untuk pasien PROLANIS Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian yang selanjutnya antara lain: Menambahkan fitur notifikasi via Whatsapp. Aplikasi dapat diujicobakan ke Fasyankes Tingkat Satu lainnya. Aplikasi dapat disosialisasikan kepada masyarakat umum Ucapan Terima Kasih Untuk terselenggaranya penelitian ini, kami mengucapkan terima kasih Copyright A2023 Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan p-ISSN 2615-1863 e-ISSN 2622-7614 DOI: https://doi. org/10. 31983/jrmik. kepada Poltekkes Kemenkes Semarang dimana sumber dana berasal. Direktur. Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan RMIK dan Pihak pengelola Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Daftar Pustaka