JOURNAL OF EDUCATION AND TEACHING LEARNING Journal of Education and Teaching Learning, 2019 Vol. No. 1, 10-17 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Bidah Br. Sembiring SMP Negeri 1 Patumbak ABSTRAK Rumusan masalah: . Apakah media pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa belajar? . Apakah media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa? . Apakah media pembelajaran dapat membuat siswa lebih mudah memahami bahan pelajaran? Tujuan penelitian: . Ingin mengetahui seberapa besar minat siswa belajar dengan menggunakan media pembelajaran. Penelitian Tindakan dilaksanakan melalui tiga siklus dengan prosedur penelitian terdiri dari . planning/perencanaan. Acting/Tindakan: . Observing/Pengamatan. Reflekting/refleksi. hal-hal yang belum memuaskan akan direfleksi sebagai bahan perbaikan pengajaran pada siklus berikutnya. Hasil Penelitian Tindakan dari deskripsi data hasil proses pembelajaran pada setiap siklus dapat di simpulkan bahwa. Telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran siswa kelas IX-6 SMP Negeri 1 Patumbak karena rata-rata aktifitas belajar siswa pada siklus I dalam aspek kerja sama adalah 16,9. dalam aspek kesungguhan adalah 16,3. dalam aspek keberanian adalah 16,7. dalam Aspek perhatian adalah 16,7. berartti total nilai keaktivitas belajar siswa pada siklus I 68,55. Pada siklus II terjadi lagi perubahan yaitu aktifitas belajar siswa pada aspek kerjasama menjadi 16,07. aspek kesungguhan menjadi 18,08 aspek keberanian menjadi 19,05 dan aspek menjadi 19,04 dengan total nilai katifitas belajar siswa pada siklus II menjadi 73,8. Dengan demikian Penelitian Tindakan Kelas dengan penerepan media pembelajaran telah berhasil meningkatkan aktifitas belajar yaitu pada siklus I Nilai Aktifitas Belajar Siswa = 68,55, pada siklus II. Nilai Aktifitas Belajar siswa = 73,08. Karena itu disarankan agar pengguna media pembelajaran diterapkan pada setiap pembelajaran Kata Kunci: Efektivitas. Pengguna Media Pembelajaran. Hasil Belajar EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK PENDAHULUAN Ilmu Pengetahuan Sosial (PS) merupakan salah satu matapelajaran yang bermanfaat untuk menciptakan manusia yang berkualitas dalam pendidikan di Sekolah Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat diperlukan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat melibatkan siswa seoptimal mungkin baik secaraintelektual maupun emosional, karena pengajaran nmu Pengetahuan Sosial (IPS) menekankan pada pengalaman Keberhasilan pembelajaran di kelas dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain adalah guru dan siswa. Selain menguasai materi seorang guru juga dituntut untuk menguasai strategi penyampaian materi dan mampu menciptakan suasana kelas yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan sehingga respon siswa dalam proses pembelajaran sangat Apabila guru berhasil menciptakan suasana yang menyebabkan siswa termotivasi aktif dalam belajar akan memungkinkan terjadi peningkatan hasil belajar. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu bidang studi yang sangat besar pengaruhnya untuk menciptakan manusia yang berkualitas dalam pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) lebih menekankan kegiatan belajar mengajar untuk mengembangkan sikap dan keterampilan siswa dengar-berbagai metoda mengajar yang sesuai dengan bahan kajian yang diajarkan. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (PS) sangat diperlukan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat melibatkan siswa seoptimal mungkin baik secara intelektual maupun emosional, karena pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menekankan pada pengalaman belajar. Keberhasilan pembelajaran di kelas dipengaruhl oleh beberapa faktor antara lain adalah guru dan siswa. Selain menguasai materi seorang guru juga dituntut untuk menguas & strategi penyampaian materi dan marnpu menciptakan suasana kelas yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan sehingga respon siswa dalam proses pembelajaran sangat tinggi. Apabila guru berhasil menciptakan suasana yang menyebabkan siswa termotivasi aktif dalam belajar akan memungkinkan terjadi peningkatan hasil belajar. Guru yang profesional adalah guru yang selalu mengadakan introspeksi diri dan evaluasi atas kinerja . Tidak puas kalau siswa atau anak didiknya tidak behasil menjadi siswa yang Guru yang profesional adalah guru yang terbuka menerirna kritikan dan masukan demi kemajuan atau prestasi siswa yang diasuhnya . Minat dan prestasi belajar EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK siswa atau anak didik yang tidak meningkat sekalipun guru pembina atau pengasuhnya telah berusaha memaksimalkan mungkin menyampaikan atau menjelaskan bahan pelajaran kepada siswa tidak bisa otomatis dikatakan atau disalahkan si siswa tersebut bodoh. Anak didik tingkat sekolah dasar dan sederajat cenderung berpikirr konkrit dan penguasaan bahasa yang terbatas serta miskinnya pengetahuan. Kepada anak didik . sekolah dasar yang cenderung berpikir konkrit dan penguasaan bahasa yang masih terbatas guru tidak boleh memaksakan diri di dalam proses belajar mengajar menggunakan metode ceramah saja. Karena belum tentu siswa atau anak didik dapat memahami bahan pelajaran yang disampaikan secara verbal berhubungan kemanapuan penguasaan bahasa yang masill terbatas dari siswa atau anak didik. Guru harus menyadari bahwa ada pelajaran yang tingkat kesukarannya tinggi karena itu untuk mata pelajaran yang rumit dan kompleks, ada baiknya guru disamping metode ceramah juga harus menggunakan media sebagai alat bantu. Jadi untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa di dalam menjelaskan bahan pelajaran guru harus menggunakan metode ceramah dan media sebagai alat bantu. Masalah yang dihadapi dalam pembelajaran IPS di kelas IX-6 SMP Negeri 1 Patumbak ialah selalu guru merasa tidak puas dalam melaksanakan proses pembelajaran karena siswa selalu pasif, inotivasi siswa untuk belajar sangat rendah dan sangat sulit untuk menimbulkan interaksi baik antara siswa dengan siswa maupun antara siswa dengan guru, sehingga kelas selalu didominasi oleh guru dan hasil belajar siswa tidak memuaskan. METODE PENELITIAN Penelitian direncanakan selarna tiga bulan semester genap tahun pelajaran 2014/2015, dimulai pada tanggal 2 Februari sampai dengan 30 April 2015. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Patumbak Jalan Perjuangan II No. 112 Desa Sigara-gara Kec. Paturnbak. Kabupaten Deli serdang, dengan alasan peneliti bertugas mengajar di sekolah Subjek Penelitian adalah siswa Kelas IX-6 SMP Negeri 1 Paturnbak dengan jumlah siswa 20 orang yang terdiri dari siswa heterogen. HASIL DAN PEMBAHASAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Siklus I . Pengamatan Aktivitas Siswa Pada aktivitas 1, 2, dan 3 . umlah siswa yang terlibat dalarn kelompo. menunjukkan adanya perbedaan keterlibatan. Siswa yang terlibat aktif dalam kelompok lebih di dominasi 3 sampai 4 orang saja, sebesar 25,08 %. Sedangkan secara keseluruhan siswa yang terlibat aktif yaitu 5 sampai 6 orang hanya 22,54 %. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa belum dapat menempatkan dirinya dalam kelompok untuk bekerja sama menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Sehingga hanya beberapa orang saja yang terlibat secara aktif dalam penyelesaian tugas kelompok. Pada aktivitas 4 dan 5 yaitu mengenai pembagan tugas anggota kelompok, menunjukkan 27,62% kelompok memberikan tugas kepada anggota-anggotanya. Sedangkan sekitar 15,90% saja yang tidak ada pembagian tugas anggota dalam kelompok. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa sudah memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru, mereka langsung mengambil peran dalam kelompoknya dengan membagi tugas sehingga pekerjaan kelompok dapat selesai sebagaimana mestinya. Kondisi kerjasama yang & lakukan juga tercermin oleh aktivitas ke 6 dan 7 yaitu mengenai prosedur kerja yang dilakukan. Sebanyak 43,52 % kelompok melaksanakan tugas kelompok sesuai dengan langkah - langkah yang telah ditetapkan oleh guru, dibandingkan dengan yang belum melaksanakan sesuai langkah - langkah yaitu sekitar 17,54 %. Hal ini sangat berpengaruh kepada hasil kerja kelompok yang telah menunjukkan hasil yang cukup Pada aktifitas ke 8 yaitu tentang perilaku yang tidak relevan dengan kegiatan belajar mengajar, persentase nya cukup besar yaitu 24,26 %. Hal ini mengindikasikan masih banyak siswa yang berperilaku menyimpang dari kegiatan yang dilakukan. Dari hasil pengamatan masih banyak siswa bercerita dan menggangu teman - temannya yang lagi bekerja. Dalam kondisi seperti ini di perlukan pengawasan guru dan kemarnpuan guru untuk memberikan motivasi dan bimbingan yang lebih optimal tentang perlunya bekerja sama di dalam satu kelompok kerja . Pengamatan Aktivitas Guru Aktivitas yang dilakukan guru pada siklus I telah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dibuat dan semua aktivitas pembelajaran telah dilakukan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh observer diperoleh hasil sebagaimana yang tertera pada EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK tabel diatas, bahwa aktivitas guru dalam menyampaikan pendahuluan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan yaitu sekitar 10 menit. Hal ini mengindikasikan bahwa guru telah melakukan kegiatan pendahuluan sesuai dengan waktu yang dltentukan. Pada aktivitas ke-2 yaitu menjelaskan materi guru melakukannya dengan waktu 6 menit atau 7,5 %. Membagi kelompok membutuhkan waktu 5 menit atau 6,25%, membagikan tugas kelompok menyita waktu 2 menit atau 2,5 %, meminta siswa untuk mempersiapkan alat tulis dan memberikan instruksi menyita waktu 3,5 menit atau 4 %. Untuk aktivitas ke-7 yaitu mengamati kegiatan siswa dalam kelompok menggunakan waktu 23 menit atau 28,75 %, memberikan urnpan balik terhadap keluhan siswa membutuhkan waktu 5,5 menit atau 6,87 %. Selanjutnya mengenai aktivitas ke-9 mengenai kegatan evaluasi yang diberikan guru terhadap hasil kerja kelompok siswa membutuhkan walctu 6,5 menit atau 8,12 %. Dari pemaparan hasil pengamatan untuk aktivitas ke-2 sampai ke-9 seluruhnya membutuhkan waktu selama 5 1,5 menit. Sedangkan waktu yang dialokasikan sesuai dengan RPP hanya selama 60 menit. Hal ini mengindikasikan bahwa guru dalam melakukan kegiatan inti telah melebihi waktu selama 1,5 menit dari waktu yang ditentukan. Pada aktivitas ke-10 yaitu kegiatan menutup pelajaran, guru menggunakan waktu selama 19 menit detail 23,75%, lebih singkat 1 menit dari waktu yang ditetapkan yaitu selama 20 menit. Hal ini terjadi karena waktunya terpakai pada kegiatan inti pembelajaran seperti yang telah diungkapkan diatas. Dari penjelasan hasil pengamatan observer ini menunjukkan bahwa sebenarnya guru telah melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disusun, walaupun ada sedikit selisih waktu yang digunakan tidak sesuai dengan rencana semula. Namun hal tersebut masih dalam batas yang dapat ditolerir. Apalagi dalam menyam paikan pelajaran, guru tidak ada melakukan aktivitas di luar kegiatan KBM, dimana dari data observer menunjukkan bahwa aktivitas yang tidak relevan dengan KBM adalah 0 %. Ini mengindikasikan bahwa guru memang benar - benar menggunakan waktu dengan efektif. Siklus II EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Kegiatan siswa dalam hal keterlibatannya secara aktif dalam kelompok, menunjukkan persentase yang meningkat yaitu 32,65 % yang berarti bahwa seluruh anggota kelompok telah terlibat dalam mengerjakan tugas yang diperintahkan guru. Sekitar 17,65 % masih bertumpu pada 1 sampai 2 orang siswa saja dan 27,62 % berturnpu pada keterlibatan 3 sarnpai 4 orang saja. Aktivitas 4 dan 5 mengenai pembagian tugas anggota dalam kelompok pada siklus ini menunjukkan sedikit penurunan yaitu 27,62%. pada siklus I menjadi 27,59 % pada siklus II. Hal ini mengindikasikan bahwa tindakan guru dalam memotivasi siswa agar ada pembagian tugas yang jelas bagi anggota kelompok belum dilaksanakan oleh para siswa. Pada aktivitas siswa berikutnya yaitu aktivitas 6 dan 7 mengenai kesesuaian pelaksanaan tugas dengan langkah - langkah 1 prosedur, menunjukkan persentase yang sangat meningkat dari 43,52 % menjadi 66,85 %. Hal ini menghasikan bahwa setiap kelompok rata rata telah menerapkan tugas sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Keadaan ini sangat berpengaruh pada kemampuan siswa secara individu dalam menganalisa media gambar. Dengan kemampuan yang dimiliki siswa dalam kelompoknya diharapkan secara individu juga mereka mampu melakukannya. Dengan demikian standar penilaian yang telah ditetapkan guru dalam KKM dapat tercapai sehingga siswa dapat dikategorikan tuntas dalam kompetensi tersebut. Ketuntasan belajar telah tercapai pada siklus II inikarena tidak ada lagi siswa yang melakukan tindakan yang tidak relevan dengan KBM. Persentase menunjukkan 0 % siswa yang melakukan tindakan yang tidak relevan dengan KBM sangat jauh berbeda pada siklus I yang mencapai 24,26 %. Pengamatan Aktivitas Guru Pada aktivitas ke-2 yaitu menjelaskan materi dan mendemonstrasikan pelajaran, guru melakukannya dengan waktu 2,5 menit atau 3,12 %. Membag kelompok membutuhkan waktu 2,5 menit atau 3,12 %, membagikan tugas kelompok menyita waktu 1,5 menit atau 1,87 %, meminta siswa untuk mempersiapkan alat tulis dan memberikan instruksi menyita waktu 15,5 menit atau 20,38 %. Untuk aktivitas ke-7 yaitu mengamati kegiatan siswa dalam kelompok dan mengecek hasil kerja menggunakan waktu 29 menit atau 36,25 %, memberikan umpan balik terhadap keluhan siswa membutuhkan waktu 9,5 menit atau 11,87 %. Selanjutnya mengenai EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK aktivitas ke-9 mengenai kegiatan evaluasi yang diberikan guru terhadap hasil kerja kelompok siswa membutuhkan waktu 3,5 menit atau 4,37 %. Dari pemaparan hasil penganatan untuk aktivitas ke-2 sampai ke-9 guru dalam melakukan kegiatan inti telah sesuai dengan waktu yang ditentukan. Pada aktivitas ke- 10 yaitu kegiatan menutup pelajaran, guru menggunakan waktu sesuai rencana. Dari penjelasan hasil pengamatan observer ini menunjukkan bahwa guru telah melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan WP yang telah disusun. Apalagi dalam menyampaikan pelajaran, guru tidak ada melakukan aktivitas di luar kegiatan KBM, dimana dari data observer menunjukkan bahwa aktivitas yang tidak relevan dengan KBM adalah 0 %. ini mengindikasi ahwa guru memang benar - benar menggunakan waktu dengan efektif. Pembahasan Analisis terhadap hasil pengarnatan, catatan guru, dan simpulan angket respon siswa, menunjukkan bahwa pada siklus ke II telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara kelompok. Peningkatan kemampuan ini tercermin dari nilai yang diperoleh oleh kelompok sampel yang menunjukkan nilai telah berada diatas standar ketuntasan minimal atau KKM yaitu 70. Aspek keberhasilan penerapan penggunaan media dalam pembelajar IPS dalarn penelitian ini adalah: Berdasarkan simpulan data angket respon siswa, diperoleh bahwa sebagian besar siswa lebih tertarik dan tennotivasi untuk belajar menggunakan media. Pembelajaran menggunakan media memudahkan mereka memahami pelajaran. Sebagian besar siswa telah mengetahui langkah - langkah atau prosedur dalam menggunakan media Aktivitas guru dalam pembelajaran sudah sesuai dengan rencana yang ditetapkan Waktu yang digunakan guru sudah efektif artinya lebih difokuskan pada kegiatan inti siswa yaitu dalam kegiatan menggambar peta. Pada Siklus II ini hampir tidak ada lagi aspek kelemahan yang ditemukan. Berdasarkan kesimpulan atau analisis tentang data antar Siklus yang diperoleh selama Penelitian Tindakan dapat djelaskan bahwa rata-rata Aktifitas Belajar Siswa pada Siklus I dalam Aspek Kerjasama adalah 16,9 dalam Aspek Kesungguhan adalah 16,3 dalam Aspek EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SISWA KELAS IX-6 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Keberanian adalah 16,7 dan dalam Aspek Perhatian adalah 16,7 berarti total nilai Aktifitas Belajar Siswa pada Siklus I 68,55. Pada Siklus II terjadi terjadi lagi perubahan yaitu Aktifitas Belajar Siswa pada Aspek Kerjasama menjadi 16,07. Aspek Kesungguhan menjadi 18,08. Aspek Keberanian menjadi 19,05. dan Aspek Perhatian menjadi 19,04 dengan total nilai Aktifitas Belajar Siswa pada Siklus II menjadi 73,8. Dengan demikian berdasarkan analisis data Siklus I sampai dengan Siklus II Penelitian Tindakan Kelas dengan penerapan media pembelajaran telah berhasil meningkatkan Aktifitas Belajar yaitu pada Siklus I Nilai Aktifitas Belajar Siswa = 68,55, pada Siklus II Nilai Aktifitas Belajar Siswa = 73,08. Dengan demikian Indikator Kinerja yang ditetapkan yaitu rata-rata nilai Aktifitas Belajar Siswa =70 telah tercapai. KESIMPULAN Dari deskripsi data hasil dan data proses pembelajaran pada setiap siklus dapat di simpulkan bahwa: "Penggunaan media pernbelajaran di kelas IX-6 SMP Negeri I Patumbak dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ". DAFTAR PUSTAKA