Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN PINTU RUMAH BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN ESP32 DAN APLIKASI BLYNK Anas Fakhruddin. Denny Irawan. Soffiana Agustin. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatra No 101. Gresik 61121. Jawa Timur. Indonesia E-mail: . fakhruddin45678@gmail. com, . den2mas@umg. id, . soffiana@umg. ABSTRAK Rumah adalah asset paling berharga, apalagi pintu menjadi elemen utama yang satu-satunya sebagai penghubung keluar masuknya penghuninya. Di dalam rumah terdapat barang-barang berharga, oleh karena itu keamanan di dalam rumah sangatlah penting, maka dibuatlah sistem keamanan rumah yang mengkombinasikan mikrokontroler dengan aplikasi smartphone android. Mikrokontroler yang dipakai adalah Esp32-Cam yang dilengkapi dengan kamera sebagai sistem pengawas keamanan rumah dan ada beberapa sensor sebagai alat deteksi seperti sensor Rfid dan solenoid doorlock sebagai kunci pintu otomatis. Metode penelitian ini yaitu melakukan studi literatur tentang sistem keamanan pintu berbasis IoT dengan Esp32 dan Blynk yang akan dibuat. Kemudian menentukan spesifikasi yang akan digunakan serta aplikasi dan rangkaian elektronika yang akan Kemudian merancang semua komponen yang tersedia hingga menjadi sebuah prototype. Kemudian akan dilakukan pengujian dan evaluasi terkait data yang didapatkan. Jika data sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan maka akan langsung diambil kesimpulan. Dengan demikian, penulis ingin menciptakan alat untuk keamanan pintu rumah dengan memanfatkan sensor Rfid, keypad, dan Esp32-Cam dengan dihubungkan ke modul mikrokontroler Esp32 yang akan mendeteksi serial number, yang nantinya dapat dimonitoring lewat aplikasi blynk dengan memanfatkan teknologi IoT (Internet Of Thing. Kata kunci : Esp32-Cam. Rfid. Solenoid doorlock. Blynk. Internet Of Things ABSTRACT A house is the most valuable asset, especially since the door is the main element that only connects the occupants in and out. There are valuable items in the house, therefore security in the house is very important. created a home security system that combines a microcontroller with an Android smartphone application. The microcontroller used is Esp32-Cam which is equipped with a camera as a home security monitoring system and there are several sensors as detection tools such as an Rfid sensor and a doorlock solenoid as an automatic door lock. This research method is to conduct a literature study about the internet of things-based door security system with Esp32 and Blynk that will be created. Then determine the specifications that will be used as well as the applications and electronic circuits that will be used. Then design all the available components to become a prototype. Then testing and evaluation will be carried out regarding the data obtained. the data meets the required standards, conclusions will be drawn immediately. Thus, the author wants to create a tool to detect anyone who enters the house by utilizing an Rfid sensor, keypad and Esp32Cam connected to the Esp32 microcontroller module which will detect the serial number, which can later be monitored via the Blynk application by utilizing IoT (Internet Of Thing. technology Keywords : Esp32-Cam. Rfid. Solenoid doorlock. Blynk. Internet Of Things Diterima Redaksi : 24-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENDAHULUAN Keamanan merupakan aspek penting dalam kehidupan, guna melindungi benda berharga serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemiliknya, berbagai jenis percobaan dan pengembangan dilakukan dalam pemanfaatan kemajuan teknologi yang dapat memberikan rasa aman kepada pemiliknya ketika meninggalkan ruangan. Pintu merupakan akses masuk dan keluar untuk mengawali kegiatan sehari-hari. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2017 terdapat 042 kasus kejahatan di indonesia terghadap hak/milik tanpa penggunaan kekerasan. Keamanan pintu merupakan aspek terpenting dalam rumah yang harus terlindungi baik. Untuk menciptakan keamanan tersebut, ada banyak hal yang bisa dilakukan salah satunya dengan memanfatkan kemajuan teknologi untuk membuat sistem keamanan pintu. Perlindungan dengan menggunakan kunci konvensional yang umum digunakan oleh masyarakat gampang untuk dirusak oleh pelaku kejahatan. Kunci konvensional juga mudah hilang saat digunakan dan rentan dicuri karena alasan itu juga kunci konvensional tidak cocok digunakan dalam sistem keamanan. Pintu rumah yang dilengkapi kunci pengaman konvensional dinilai kurang aman dan mudah dibuka paksa. Oleh karena itu diperlukannya sistem keamanan yang bisa diawasi dari jarak jauh dan sudah berbasis IoT (Intenet Of Thing. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem keamanan berbasis IoT (Internet Of Thing. yang dapat mendeteksi siapa saja yang telah masuk kedalam rumah tersebut diperlukan sensor Rfid atau keypad yang memberikan sebuah input berupa serial number yang akan ditampilkan di LCD dan menggunakan mikrokontroler Esp32-Cam sebagai CCTV serta Esp32 sebagai pengendali sistem berbasis IoT yang terhubung ke Solenoid doorlock dan dapat dimonitoring dari jarak jauh menggunakan blynk. Pada penelitian lain dihasilkan sebuah sistem berbasis IoT yang bisa mengirimkan notifikasi ke Telegram. METODE PENELITIAN Gambar 1. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan seperti yang disajikan pada gambar 1 sebagai berikut : 1 Obervasi Metode observasi dilakukan untuk pengamatan secara langsung terhadap situasi dilapangan yang untuk membuat sistem doorlock yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan nantinya dalam menjalankan penelitian. 2 Studi Literatur Adapun literatur-literatur yang dipelajari Cara kerja mikrontroler Esp32. Cara kerja Lcd Display 16x2. Cara kerja sensor Rfid. Cara kerja keypad 4x4. Cara kerja blynk pada ESP32-Cam Cara Solenoid membuka pintu otomatis. 3 Blok Diagram Sistem Blok diagram sistem terdiri dari 3 proses, yaitu input sebagai pengambil data, proses sebagai pengendali antara input dan output, dan output berupa keluaran pada komponen penggerak sistem Diterima Redaksi : 24-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 53-59 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika 6 Desain Blynk Gambar 4 berikut merupakan tampilan dari halaman utama blynk. Gambar Blok Diagram Sistem Penjelasan dari masing-masing gambar blok diagram sistem pada gambar 2 diatas dapat dijabarkan sebagai berikut : Blok input, terdiri dari sensor Rfid dan keypad sebagai pemberi input berupa serial number. Blok mikrokontroler jenis Esp32 yang bertindak pada tegangan 5V. Esp32 ini bertindak sebagai pengolah data utama . yang mana didukung dengan software Arduino IDE sebagai pembuatan Dalam pemrosesan Esp32 bekerja sebagai pengendali input yang diserahkan ke sensor Rfid dan keypad sebagai penentu keputusan pada sistem keamanan yang nantinya diolah menjadi keluaran berupa CCTV atau video Blok output, terbagi dari blynk. LCD, relay. Esp32-Cam, dan Solenoid. LCD disini bertindak sebagi keluaran berupa menampilkan serial number dari input yang didapat dari sensor Rfid. Esp32- Cam sebagai pengambil gambar, dan untuk monitoringnya menggunakan blynk. 4 Desain Rancangan Doorlock Gambar 3 berikut merupakan rancangan doorlock : Gambar 4. Desain Blynk 7 Desain Hardware Desain hardware disini menunjukkan bentuk fisik dari komponen-komponen yang dipakai untuk membangun dan menjalankan prototype alat sistem monitoring keamanan Desain hardware dapat dilihat pada gambar 5 berikut : Gambar 5. Desain Hardware 8 Proses Kerja Sistem Pada tahap ini dijelaskan tentang alur kerja alat yang dibuat dan digambarkan melalui Gambar 3. Desain Rancangan Doorlock Diterima Redaksi : 24-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 53-59 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika 2 Pengujian Rfid Pengujian Rfid ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 7 bertujuan untuk mengetahui apakah Rfid reader dapat mendeteksi kartu yang sudah didaftarkan. Gambar 7. Pengujian Rfid 3 Pengujian Keypad Gambar 6. Flowchart kerja sistem Keypad yang akan dipakai dalam sistem seperti ditunjukkan pada gambar 8, hasil pengujiannya seperti ditunjukkan pada tabel 1. Pada gambar flowchart diatas menjelaskan cara kerja sistem ini berpusat pada Mikrokontroler Esp32 dan Esp32-Cam sebagai pengendali terpusat. Dalam diagram tersebut dimulai dari sensor Rfid dan keypad ketika mendapatkan sebuah input. Kemudian data hasil pembacaan dari sensor Rfid dan keypad akan ditampilkan di LCD 16X2 dan memberikan perintah kepada relay yang kemudian akan menyalakan solenoid doorlock. Setelah itu Esp32 memberikan perintah ke Esp32-Cam berupa video streaming dan ditampikan di blynk. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 8. Pengujian Keypad Gambaran umum Rancangan sistem keamanan pintu rumah ini adalah suatu alat yang dapat memonitoring keadaan rumah secara otomatis dengan adanya kamera OV2640 dan solenoid doorlock digunakan sebagai kunci pintu rumah secara otomatis bila dialiri arus listrik dengan tegangan Tabel 1. Pengujian Keypad Pengujian Ke1 Password Keterangan 4574 (Password Pemili. Pintu Terbuka Diterima Redaksi : 24-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 53-59 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Pintu Tertutup Pintu Tertutup Pintu Tertutup Pintu Tertutup 5 Tampilan Halaman Blynk Tampilan blynk yang digunakan seperti yang ditunjukkan pada gambar 10. 4 Tampilan Kamera OV2640 Pengujian kamera OV2640 seperti ditunjukkan pada gambar 9 bertujuan apakah kamera dapat bekerja serta dapat menampilkan video streaming. Kamera OV2640 ini dihubungkan langsung pada tempat yang disediakan oleh Esp32-Cam sehingga modul kamera ini merupakan perangkat dari Esp32-Cam. Berikut hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 2. Gambar 10. Halaman Project Blynk 6 Hasil Pengujian Hasil pengujian keseluruhan disajikan pada tabel 3 dibawah. Tabel 3. Hasil Pengujian Keseluruhan Pengujia Fungsi Output Hasil Gambar 9. Kamera OV2640 Tabel 2. Pengujian Kamera OV1640 WiFi Gerakkan Kamera OV2640 Terhubung Terdeteksi Tidak Terhubung Tidak Terdekteksi Menampilkan Tidak Rangkaian Rfid pada lcd, dan kamera Esp32-Cam Sebaga i akses Rfid angka UID pada Rfid/ password yang didaftarkan dan berupa output angka UID/ pin password yang di tampilkan di lcd dan jika angka UID pada kartu atau pin passwor sama Diterima Redaksi : 24-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Berha Volume 19 Nomor 1 . 53-59 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Monitoring an aplikasi Sebaga bergerak secara kamera Esp32Cam aktif serta lewat aplikasi Blynk hasil tangkapan Esp32-Cam berupa video streaming yang dari jarak jauh. Hasil dari pengujian kamera bahwa sensor kamera OV2640 tidak cocok dengan mikrokontroler Esp32-Cam. Dari menggunakan aplikasi blynk untuk hasil video streaming kurang memuaskan diantaranya resolusi rendah, video patahpatah, dan hasil tangkapan kamera terlalu gelap padahal sudah di tempat yang ada Penulis menyarankan agar pengembang selanjutnya khusus bagian Esp32-Cam ditambahkan metode face detection dan face recognition agar siapapun kecuali wajah yang sudah didaftarkan tidak bisa masuk ke dalam rumah. Berha DAFTAR PUSTAKA