Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN ON EQUITY (Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri (Perser. Tbk. Periode 2009-2. Nur Rahmawati. Husnayetti Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jalan Ciputat Raya No. Cireundeu. Kec. Ciputat Timur. Kota Tangerang Selatan Email: yetti_pipit@yahoo. Abstract The purpose of this study is to analyze the effect of loan to deposit ratio (LDR) and debt to equity ratio (DER) on return on equity (ROE) at PT Bank Mandiri Tbk. The research method used is a quantitative method with a causal associative design. Tests used in this study are descriptive statistical tests. Stationerity tests, classic assumption tests consisting of normality tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests, autocorrelation tests. The analysis used in this research is linear time series data linear regression analysis, coefficient of determination test (R. , t test and F test. The results of this study indicate that . Loan to Deposit Ratio has a negative and significant effect on Return On Equity. Debt to Equity Ratio has a positive and not significant effect on Return On Equity. Loan to Deposit Ratio (LDR) and Debt to Equity Ratio (DER) simultaneously affect Return On Equity. Keywords: loan to deposit ratio, debt to equity ratio, return on equity Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh loan to deposit ratio (LDR) dan debt to equity ratio (DER) terhadap return on equity (ROE) pada PT Bank Mandiri Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, uji Stationeritas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear data time series, uji koefisien determinasi (R. , uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa . Loan to Deposit Ratio berpengaruh negative dan signifikan terhadap Return On Equity. Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return On Equity. Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan berpengaruh terhadap Return On Equity. Kata kunci: loan to deposit ratio, debt to equity ratio, return on equity sehingga dapat diketahui hasil financial yang telah dicapai di waktu yang lalu, dapat diketahui kelemahan yang dimiliki perusahaan, serta hasil yang dianggap cukup baik. Dalam mengukur kinerja keuangan suatu bank salah satu indikator yang paling tepat untuk Berdasarkan data 10 bank di Indonesia dengan aset di atas Rp. 170 triliun yang dihimpun Bisnis, tingkat pengembalian ekuitas (ROE) sebagian besar bank pada tahun 2018 cenderung lebih kecil dibandingkan dengan posisi pada 5 tahun silam. Pada PT Bank Mandiri Tbk mengalami penurunan ROE dari 81% menjadi 16. Semakin tinggi ROE Pendahuluan Sektor perbankan merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia, karena perbankan merupakan salah satu dasar yang menggerakkan perekonomian mengingat fungsinya sebagai lembaga intermediasi, penyelenggara transaksi pembayaran, serta alat transmisi kebijakan moneter. Juga berfungsi untuk menghimpun dana dari masyarakat dan memobilisasi dana masyarakat tersebut dengan menyalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk aktivitas pemanfaatan dana atau Penggunaan analisis rasio dapat dilihat berdasarkan data dari laporan keuangan. Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X suatu bank, semakin tinggi pula return yang diterima dan semakin baik pula manajemen penggunaan aset produktif, sebaliknya jika Return On Equity (ROE) menurun maka tujuan perusahaan tidak tercapai. Tingginya kredit mendapatkan laba lebih besar. Sebaliknya, semakin tinggi juga resiko kerugian yang akan diterima perbankan jika banyak yang terjadi gagal bayar. Penelitian ini memiliki tujuan. Untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Return On Equity (ROE) PT Bank Mandiri. Tbk secara Untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) Terhadap Return On Equity (ROE) PT Bank Mandiri. Tbk secara Untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Return On Equity (ROE) PT Bank Mandiri. Tbk secara menelaah, dan mengkaji literatur-literatur berupa buku-buku, jurnal, makalah, maupun penelitian-penelitian berkaitan dengan masalah yang diteliti. Penelitian Elektronik (Elektronic Researc. , merupakan teknik pengumpulan data sekunder yaitu berupa laporan keuangan PT. Bank Mandiri. Tbk yang bersumber dari catatan-catatan yang dipublikasikan di BEI atau juga dapat diperoleh di situs id maupun reverensi lain yang Teknik Analisis Data Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan variable Loan to Deposit Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity dengan melibatkan perhitungan angka-angka. Dalam penelitian ini, metode analisis regresi data time series dengan bantuan software Eviews versi 0 sebagai alat bantu dan untuk mengetahui tingkat signifikansi dari masing - masing koefisien regresi antara variabel independen terhadap variabel dependen. Metode Penelitian Desain penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah dengan Pendekatan kuantitatif adalah pedekatan yan menggunakan data dalam bentuk angka pada analisis statistik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal. Desain asosiatif kausal yang bertujuan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh satu atau beberapa variabel . ariabel terhadap variabel . ariabel Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh LDR dan DER sebagai variabel X . ndependent variabe. terhadap ROE sebagai variabel Y . ependent variabe. pada PT Bank Mandiri Tbk periode 2009-2018. Uji Statistik Deskriptif Dalam dilakukan mencari kuatnya hubungan antara variabel melalui analisis korelasi, melakukan prediksi dengan analisi regresi, dan membuat perbandingan dengan membandingkan ratarata data sampel dan populasi. Uji Stasionaritas Untuk menguji apakah data bersifat stationer atau tidak, maka dalam penelitian ini akan digunakan uji Augmented Dickey-Fuller Unit Root Test (ADF-Unit Root Tes. atau Philips Peron. Kriteria pengujian adalah sebagai Ho: terdapat unit root pada variabel . ata bersifat tidak stasione. Ha: tidak terdapat unit root pada variabel . ata bersifat stasione. Dengan berbagai tingkat kepercayaan . %, 5%, dan 10%) atau nilai probabilitas > tingkat signifikan . maka secara statistik mampu menolak Ho. Teknik Pengumpulan Data Adapun metode teknik pengumpulan mengumpulkan data adalah Riset Kepustakaan (Library Researc. , pada tahap ini penulis mengumpulkan data dengan memperoleh berbagai informasi sebanyak-banyaknya untuk dijadikan sebagai dasar teori dan acuan untuk mengolah data Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Menurut Winarno . mengemukakan bahwa uji normalitas dapat dilakukan pada beberapa variabel sekaligus namun tanpa histogram atau satu per satu . isa dengan histogra. , dan dalam normalitas data dapat dilihat dari gambar histogram namun seringkali polanya tidak mengikuti bentuk kurva normal sehingga sulit untuk disimpulkan, dan lebih mudah bila melihat Jarque-bera probabilitasnya, kedua angka ini bersifat saling Hipotesis: Ho = data berdistribusi normal Ha = data tidak berditrsibusi normal Apabila probabilitas lebih besar dari 5% maka data berdistribusi normal atau Ho diterima dan Ha ditolak Apabila probabilitas lebih kecil dari 5% maka data tidak berdistribusi normal atau Ho ditolak dan Ha diterima. pada periode tertentu dengan variabel Untuk autokorelasi sering terjadi, tetapi untuk data sampelnya crosection . jarang karena variabel pengganggu satu berbeda dengan variabel yang lainAy. Salah satu pengujian yang umum digunakan untuk mengetahui adanya autokorelaasi adalah uji statistik Durbin Watson. Pengujian Regresi Linier Data Time Series Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan analisis regresi linier data time Sugiyono . , yang bermaksud meramalkan bagaimana keadaan . aik turunny. variabel dependen, bila dua atau lebih independen sebagai faktor prediktor dimanipulasi . inaik turunkan nilainy. Persamaan regresi untuk dua prediktor adalah : Yt = a b1X1t b2X2t A bnXnt Keterangan : = Return On Equity (%) = Konstanta = Koefisien Regresi = Loan to Deposit Ratio (%) = Debt to Equity Ratio (%) Uji Multikolinearitas Untuk multikolinearitas adalah dengan melihat VIF, apabila nilai VIF suatu model kurang dari 10, maka model tersebut dinyatakan bebas dari kasus multikolinearitas. Nilai VIF dapat dihitung dengan rumus: Pengujian Hipotesis Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji f-statisti. Uji statistik ini digunakan untuk menguji besarnya pengaruh dari seluruh variabel independen secara bersama-sama . terhadap variabel dependen. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan uji distribusi F, dengan cara membandingkan nilai F kritis (Ftabe. dengan F rasio (Fhitun. Adapun rancangan pengujian hipotesis secara simultan adalah sebagai berikut: H0 : b1 = b2 = 0. Artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan bersama-sama dari Loan to Deposit Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity H0 : b1 = b2 O 0. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan bersama-sama dari Loan to Deposit Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity Untuk Ftabel, signifikansi yang digunakan sebesar 5% dengan derajat kebebasan . egree of freedo. df = n k - 1. Kriteria yang digunakan dalam uji ini adalah sebagai berikut: Dimana: Tolerance Value < 0,01 atau VIF > 10 terjadi Tolerance Value > 0,01 atau VIF < 10 tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji heterokedastisitas dapat menggunakan cara antara lain: uji harvey, glesjer, breusch pagan godfrey. ARCH, dan white test. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk mendeteksi heterokedastisitas dengan metode uji glesjer. Uji Autokorelasi Menurut Sujarweni dan Utami . AuMenguji autokorelasi dalam suatu model regresi bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara variabel pengganggu Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Apabila nilai Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Apabila nilai Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil dan Pembahasan Uji Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji tstatisti. Menurut Sujarweni . AuUji t adalah pengujian koefisien regresi parsial individual yang digunakan untuk mengetahui apakah variable independen (X) secara individual mempengaruhi variable dependen (Y)Ay. Adapun rancangan pengujian hipotesis secara parsial adalah sebagai berikut: H0: b1 = 0 Artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara LDR (X. terhadap ROE (Y). Ha: b1 O 0 Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara LDR (X. terhadap ROE (Y). H0: b2 = 0 Artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara DER (X. terhadap ROE (Y). Ha: b2 O 0 Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara DER (X. terhadap ROE (Y). ROE LDR DER Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. Observations Sumber: data sekunder diolah, 2020 Dari hasil output statistik deskritif pada tabel 1 maka dapat diketahui bahwa : N = 40 berarti jumlah data yang diolah dalam penelitian ini adalah 40 sampel selama 10 tahun yang terdiri dari data variabel Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return On Equity (ROE). Return On Equity (ROE) memiliki nilai tertinggi yaitu 36,65000 dan nilai ROE terendah adalah sebesar 11,12000, berarti simpangan data return on equity dapat dikatakan baik. Loan to Deposit Ratio (LDR) memiliki nilai tertinggi sebesar 96,74000 dan nilai terendah loan to deposit ratio adalah 59,15000, berarti simpangan data loan to deposit ratio dapat dikatakan relatif baik. Debt to Equity Ratio (DER) memiliki nilai tertinggi sebesar 9,700000 sedangkan nilai terendah dari variabel debt to equity ratio 97000, maka simpangan data debt to equity ratio dikatakan baik. Untuk menentukan nilai t statistik tabel digunakan tingkat signifikasi 5% dengan derajat kebebasan df = . -k-. , dimana n adalah jumlah observasi dan k adalah jumlah Kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: Jika sig. t > 0,05 maka H0 diterima dan Ha Jika sig. t < 0. 05 maka H0 ditolak dan Ha Koefisien Determinasi Menurut Siregar . 3: . Aukoefisien determinasi adalah angka yang menyatakan atau digunakan untuk mengetahui kontribusi atau sumbangan yang diberikan oleh sebuah variabel atau lebih X . terhadap variabel . Ay. Adapun determinasi sebagai berikut: R2 = r2 x 100% Keterangan: = Koefisien determinasi = Besarnya koefisien korelasi berganda Uji Stasioneritas Uji stasioneritas return on equity ratio Tabel 2 Uji stasioneritas return on equity ratio 1st Difference Null Hypothesis: D(ROE) has a unit Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X variabel loan to deposit ratio stasioner atau tidak terkena akar-akar unit. Exogenous: Constant Lag Length: 0 (Automatic - based on SIC, maxlag=. t-Statistic Uji stasioneritas debt to equity ratio Data hasil tabel 4 variabel debt to equity ratio memiliki probabilitas lebih kecil dari a . %) yaitu 0,0006 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, menunjukkan bahwa variabel debt to equity ratio stasioner atau tidak terkena akar-akar unit. Prob. Augmented Dickey-Fuller test statistic Test critical 1% level 5% level 10% level -2. Tabel 4 Uji stasioneritas debt to equity ratio1st *MacKinnon . one-sided pvalues. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Difference Null Hypothesis: D(DER) has a unit Exogenous: Constant Lag Length: 2 (Automatic - based on SIC, maxlag=. Data hasil tabel 2 variabel return on equity memiliki probabilitas lebih kecil dari a . %) yaitu 0,0001 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, menunjukkan bahwa variabel return on equity stasioner atau tidak terkena akar-akar unit. Augmented Dickey-Fuller test statistic Test 1% level 5% level 10% level Uji stasioneritas loan to deposit ratio Tabel 3 Uji stasioneritas loan to deposit ratio1st Difference Null Hypothesis: D(LDR) has a unit Exogenous: Constant Lag Length: 0 (Automatic - based on SIC, maxlag=. t-Statistic t-Statistic Prob. *MacKinnon . one-sided pvalues. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Prob. Augmented DickeyFuller test statistic Test critical 1% level 5% level Series: Residuals Sample 1 40 Observations 40 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 *MacKinnon . one-sided pvalues. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Jarque-Bera Probability Gambar 5 Uji Normalitas Sumber: data sekunder diolah, 2020 Hasil uji normalitas residual di atas adalah nilai jarque bera sebesar 1,942751 dimana kurang dari 2 dengan p value 0,378562 dimana lebih dari 0,05 maka menandakan bahwa residul berdistribusi dengan normal. Data hasil tabel 3 variabel loan to deposit ratio memiliki probabilitas lebih kecil dari a . %) yaitu 0,0000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, menunjukkan bahwa Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Uji Multikolinearitas Tabel 6 Uji Multikolinearitas Prob(Fstatisti. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Variable Coefficient Variance Uncentered VIF Centered VIF LDR DER Berdasarkan tabel 7 di atas, bahwa nilai Prob. Chi square. pada Obs*R-squared yaitu Oleh karena itu nilai p value 155517 lebih besar dari 0,05 maka model regresi pada penelitian ini tidak terjadi masalah heterokedastisitas atau model terjadi Jadi model regresi pada peneltian ini dinyatakan baik. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Berdasarkan tabel 6 diatas, hasil uji multikolinearitas menunjukkan bahwa nilai VIF variabel LDR lebih kecil dari 10 . ,438<. dan nilai VIF variabel DER lebih kecil dari 10 . ,438<. , sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa variabel LDR dan DER tidak mengalami Autokorelasi Pada tabel 8 diperoleh bahwa nilai Durbin-Watson (D-W) adalah 1,735. Dengan menggunakan tabel Durbin-Watson (D-W) dapat diketahui bahwa dengan menggunakan nilai signifikansi 5% atau 0,05 jumlah sampel (N) = 40 dan jumlah variabel independen . = 2, maka diperoleh dU = 1,6000 lebih kecil dari 1,735 dan 1,735 lebih kecil dari nilai DW . -dU) = 2,4 atau dapat dirumuskan sebagai berikut 1,6000<1,735<2,4. Dengan demikian hasil ini Autokorelasi. Uji Heteroskedastisitas Tabel 7 Uji Heteroskedastisitas Heteroskedasticity Test: Glejser F-statistic Obs*Rsquared Scaled Prob. Prob. Chi-Square. Prob. Chi-Square. Tabel 8 Uji Autokorelasi Dependent Variable: D(ROE) Method: Least Squares Date: 01/15/20 Time: 14:37 Sample . : 2 40 Included observations: 39 after adjustments Test Equation: Dependent Variable: ARESID Method: Least Squares Date: 01/15/20 Time: 12:56 Sample: 1 40 Included observations: 40 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. LDR DER R-squared 0. Adjusted R-squared 0. Sum Log F-statistic Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. D(LDR) D(DER) R-squared Adjusted R-squared Sum Log F-statistic Prob(Fstatisti. Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Pengujian Regresi Linear Data Time Series. Pengujian hipotesis secara parsial . ji T-statisti. Pengujian hipotesis secara simultan . ji F-statisti. Koefisien Determinasi jumlah sampel . = 40. jumlah variabel independen . = 2. taraf signifikansi . = 0,05, maka df = n-k-1 = 37. Dengan menggunakan tabel distribusi t dan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai ttabel sebesar 2,026. Untuk memudahkan pembaca, berikut disajikan rangkuman hasil uji t: Tabel 10 Rangkuman hasil uji T Tabel 9 Uji Regresi Linear Data Time Series Dependent Variable: ROE Method: Least Squares Date: 01/15/20 Time: 12:54 Sample: 1 40 Included observations: 40 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. LDR DER R-squared 0. Adjusted R-squared 0. Sum Log F-statistic Prob(Fstatisti. Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Variabel thitung P Value Kesimpulan LDR -3,079 0,0039 2,026 H0 ditolak DER 2,026 H0 diterima Sumber : Data diolah, 2020 Berdasarkan tabel 9 dan tabel 10, dapat diberikan penjelasan sebagai berikut: Pengaruh Loan to Deposit Ratio terhadap Return On Equity Berdasarkan hasil uji t . , diperoleh nilai signifikansi variabel LDR (X. sebesar 0,0039 < 0,05 . araf signifikans. Selain itu juga dapat dilihat dari hasil perbandingan antara thitung dengan ttabel yang menunjukkan nilai thitung sebesar 3,079, sedangkan ttabel sebesar 2,026, dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung > ttabel . ,079 2,. Sehingga disimpulkan bahwa H01 ditolak dan Ha1 diterima artinya secara parsial variabel Loan to Deposit Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity. Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return On Equity Berdasarkan hasil uji t . , diperoleh nilai signifikansi variabel DER (X. sebesar 7674 > 0,05 . araf signifikans. Selain itu juga dapat dilihat dari hasil perbandingan antara thitung dengan ttabel yang menunjukkan nilai thitung sebesar 2979, sedangkan ttabel sebesar 2,026, dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung < ttabel . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H02 diterima dan Ha2 ditolak artinya secara parsial variabel Debt to Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity. Sumber: data sekunder diolah, 2020 Berdasarkan tabel 9 diatas dapat diperoleh persamaan regresi linear data time series sebagai berikut: Y = 53,185 Ae 0,400 LDR 0. 312 DER Dari persamaan regresi linear diatas dapat diuraikan sebagai berikut: Konstanta a = 53,185, artinya jika X1 (LDR) dan X2 (DER) sama dengan nol, maka Y (ROE) akan sama dengan atau sebesar 53,185. Jika X1 (LDR) naik sebesar 1% sedangkan variabel lain diasumsikan tetap . , maka ROE akan mengalami penurunan sebesar 0,400. Jika X2 (DER) naik sebesar 1% sedangkan variabel lain diasumsikan tetap . , maka ROE akan mengalami kenaikkan Cara mencari nilai ttabel adalah dengan menghitung derajat kebebasan . dimana Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Berdasarkan tabel 9 diperoleh Fhitung sebesar 19,109, sedangkan untuk menghitung Ftabel dapat diketahui dengan jumlah sampel . = 39. jumlah independen . = 2. = 0. Maka dapat diketahui df Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X = n-k-1 = 37 untuk penyebut, dan df pembilang 2 dengan menggunakan tabel distribusi F dan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai Ftabel sebesar . Dalam hal ini Fhitung > Ftabel . ,109 > 3,25 ), ini menandakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa LDR dan DER secara bersama-sama berpengaruh terhadap ROE. Berdasarkan tabel 9 dapat dilihat bahwa R-squared 0,508097 menunjukkan bahwa adanya pengaruh sebesar 50,81% terhadap ROE yang dijelaskan oleh variabel independen yaitu loan to deposit ratio dan debt to equity ratio sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. sehingga bank dikatakan Ausangat likuidAy dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank. Namun, tingkat rasio ROE pada akhir tahun 2016 merupakan tingkat terendah yaitu sebesar 11,16% memperoleh laba, sehingga pada akhir tahun 2018 tingkat rasio ROE hanya menunjukkan Sedangkan tingkat kredit yang diberikan pada tahun 2018 sebesar 16,97%, tingkat kredit yang rendah ini menunjukkan bahwa ROE Bank Mandiri yang rendah karena dana yang disimpan tidak diimbangi dengan penyaluran kredit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini variabel Loan to Deposit Ratio berpengaruh negative dan signifikan terhadap Return On Equity. Hal ini sesuai dengan hipotesis penelitian dan sejalan dengan hasil penelitian Adler Haymans Manurung . yang menyatakan bahwa variabel LDR berpengaruh signifikan terhadap ROE. Namun, hasil penelitian ini tidak sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rida Hermina dan Edy Suprianto . yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan signifikan terhadap ROE. Pengaruh Debt to Equity Ratio Terhadap Hasil Penelitian Pengaruh Loan to Deposit Ratio Terhadap Return On Equity Dari hasil penelitian, untuk variabel Loan to Deposit Ratio(X. , dapat diketahui thitung > ttabel (-3,079 > 2,. dan nilai signifikansi variabel LDR (X. sebesar 0,0039 < 0,05 . araf signifikans. , ini berarti nilai signifikansi variabel LDR dibawah taraf signifikansi yang telah ditetapkan yaitu 0,05. Nilai t negative LDR hubungan yang berlawanan arah dengan ROE, hal ini karena kenaikan LDR menyebabkan penurunan ROE. Ketidak konsisten arah signifikansi thitung disebabkan karena: Adanya peningkatan rasio kecukupan modal perbankan (Capital Adequacy Ratio/CAR). Sehingga Bank Mandiri memiliki modal yang cukup untuk beroperasi. Kurangnya mengoptimalkan dana. Dilihat dari tingkat kredit yang diberikan rendah sehingga kemampuan bank untuk meningkatkan laba Kedua alasan tersebut cukup kuat mengingat hubungan yang berlawanan dari variabel ini. Nilai tinggi pada rasio LDR menunjukkan bahwa Bank Mandiri dipercaya oleh masyarakat untuk menyimpan dananya, tetapi Bank Mandiri tidak diimbangi dengan penyaluran kredit yang optimal sehingga tingkat laba yang diperoleh rendah. Pada akhir tahun 2018 merupakan angka yang paling tinggi yang diperoleh bank untuk rasio LDR yaitu sebesar 96,74% . Jurnal Ekonomi Volume 11 Nomor 1. Mei 2020 Return On Equity Dari hasil penelitian, untuk variabel Debt to Equity Ratio (X. dapat diketahui thitung 0,05 . araf signifikans. , ini berarti nilai signifikansi variabel LDR diatas taraf signifikansi yang telah ditetapkan yaitu 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, ini berarti DER memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap ROE. Nilai t positif DER hubungan yang searah dengan ROE, hal ini DER penurunan ROE juga. Pola hubungan positif antara DER dengan ROE yang menurun terjadi disebabkan karena meningkatya modal. Sehingga pada DER kemampuan bank yang baik dalam menutupi hutang jangka pendeknya, hal ini ditunjukkan pada akhir tahun 2018 untuk rasio DER sebesar 4,99%. Penurunan rasio DER ini menunjukkan Bank Mandiri mampu dalam mengatasi Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X kesulitan dan memenuhi kewajiban jangka Secara teoritis, penurunan rasio DER seharusnya memberikan dampak positif untuk peningkatan rasio ROE tetapi dalam penelitian ini rasio ROE mengalami penurunan, hal ini disebabkan karena Bank Mandiri tidak diimbangi dengan menyalurkan dananya kepada masyarakat dalam bentuk kredit, sehingga tingkat laba yang diperoleh rendah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel Debt to Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity. Hal ini sesuai dengan hipotesis penelitian dan sejalan dengan hasil penelitian Qahfi Romula Siregar . yang menyatakan bahwa variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE. Namun, hasil penelitian ini tidak sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Fitria Dwi Susanti. Topowijono dan Achmad Husaini . yang menyatakan bahwa ada hubungan signifikan terhadap ROE. 3,079 > 2,. dan nilai signifikansi variabel LDR (X. sebesar 0,0039 < 0,05, artinya secara parsial variabel Loan to Deposit Ratio berpengaruh negative dan signifikan terhadap Return On Equity pada PT Bank Mandiri Tbk, periode 2009-2018. Berdasarkan pengujian secara parsial (Uji . , diperoleh hasil untuk variabel DER (X. thitung sebesar 0. 2979, sedangkan ttabel sebesar 2,026, dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung < ttabel . 2979 < 2,. dan nilai signifikansi variabel DER (X. 7674 > 0,05, artinya secara parsial variabel Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return On Equity pada PT Bank Mandiri Tbk, periode 2009-2018. Berdasarkan pengujian secara simultan (Uji F), diperoleh Fhitung untuk variabel LDR (X. dan DER (X. secara bersama-sama sebesar 19,109 dan nilai Ftabel sebesar 3,25. Dalam hal ini Fhitung > Ftabel . ,109 > 3,. , dan besarnya pengaruh yang diberikan atau R-squared sebesar 50,81% dan sisanya 49,19% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasuki dalam penelitian ini. Dengan kata lain bahwa variabel Loan to Deposit Ratio dan variabel Debt to Equity Ratio secara bersama-sama berpengaruh terhadap Return On Equity pada PT Bank Mandiri Tbk, periode 2009-2018. Pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Debt to Equity Ratio Terhadap Return On Equity Dari hasil penelitian secara simultan didapat bahwa Loan to Deposit Ratio dan Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity PT Bank Mandiri Tbk periode 2009-2018. Hal ini dapat dilihat dengan hasil nilai signifikan Fhitung>Ftabel . ,109 > 3,. dan besarnya pengaruh yang diberikan atau R-squared sebesar 50,81% dan sisanya 49,19% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Kadek Rionita dan Nyoman Abundanti . yang menyatakan bahwa secara simultan LDR dan DER berpengaruh signifikan terhadap ROE. Daftar Pustaka