Jurnal CyberTech Vol. No. Januari 2021, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Perancangan Sistem Pengisian Minuman Es Pada Usaha Pedagang Kaki Lima Menggunakan Teknik Counter Berbasis Mikrokontroler Farid Rizki Fahmi1 . Kamil Erwansyah2. Afdal Al Hafiz3 1 Program Studi Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma 2 Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma 3 Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jan 12th, 2021 Revised Jan 20th, 2021 Accepted Jan 29th, 2021 Keyword: Pedagang Kaki Lima Sistem Pengisian Minuman Mikrokontroler ATMega 32A Teknik Counter Konveyor ABSTRACT Perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini dapat dilihat dari piranti teknologi yang berperan untuk membantu kinerja manusia dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan industri kuliner yang saat ini berlomba-lomba menciptakan suatu alat yang membantu meningkatkan hasil dari penjualannya. Namun perkembangan teknologi saat ini juga menimbulkan pro dan kontra yang mengakibatkan pedagang kaki lima jauh tertinggal dengan industriindustri besar. pelaku UMKM makanan dan minuman diminta mengutamakan higienitas dan digitaliasi. Melihat permasalahan tersebut maka diperlukan sistem pengisian minuman yang dapat digunakan pedagang kaki lima untuk bersaing dengan industri kuliner lainnya yang sudah modern. Dalam sistem pengisian minuman ini tidak banyak menggunakan kontak tangan dalam penyajian hasil minumannya,yang diharapkan menarik daya tarik masyarakat untuk membeli ke pedagang kaki lima. Dengan demikian,hasil yang didapat pada rancangan tersebut sudah sesuai dengan apa yang diharapkan, dimana beberapa komponen lainnya yang saling terhubung ke mikrokontroler ATMega 32A, kemudian perancangan pengisian minuman ini menggunakan teknik coutner sebagai landasan penyempurnaan dalam rancangan sistem pengisian minuman tersebut, teknik counter yang dimaksud adalah waktu pengisian bahan minuman kedalam gelas agar konveyor berjalan dan berhenti sesuai sensor photodioda yang telah terpasang. Copyright A 2021 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: *First Author Nama : Farid Rizki Fahmi Program Studi Sistem Komputer STMIK Triguna Dharma Email: faridrizkiskc1@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini dapat dilihat dari piranti teknologi yang berperan untuk membantu kinerja manusia dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan industri kuliner yang saat ini berlomba-lomba menciptakan suatu alat yang membantu meningkatkan hasil dari penjualannya. Namun perkembangan teknologi saat ini juga menimbulkan pro dan kontra yang mengakibatkan pedagang kaki lima jauh tertinggal dengan industri-industri kuliner lainnya, akan sangat memberatkan pedagang kaki lima untuk bersaing dengan industri kuliner lainnya. Banyak hal yang bisa dirubah dalam sistemasi penjualan pedagang kaki lima. Contohnya pedagang kaki lima membawa gerobak es minuman, dalam sistem pengisian minuman ke dalam wadah gelas cup yang dapat disajikan dengan teknologi otomatis sehingga bisa jadi daya tarik pelanggan agar lebih tertarik membeli dagangan usaha kaki lima agar siklus ekonomi pedagang kecil bisa berjalan dengan baik. Contoh kasus yang telah beredar, new normal, pelaku UMKM makanan dan minuman diminta mengutamakan higienitas dan digitaliasi,salah satu caranya adalah usahakan sedikit mungkin menghindari kontak tangan langsung dalam pembuatan makanan dan minuman. Pada perancangan sistem pengisian minuman sebelumnya menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali utamanya, mikrokontroler adalah instruksi - instruksi yang dijalakan oleh rotary conveyor, cup feeder dan cup sealer diatur oleh mikrokontroler ATMega8535, untuk mendeteksi adanya cup kemasan pada masing-masing bagian sistem digunakan rangkaian sensor dengan photodioda dan LED infra merah. Adapun kekurangan dari penelitian sebelumnya belum mengunakan motor servo sebagai penggerak katup pembuka dan penutup bahan minuman ke dalam gelas cup, dan masih menggunakan saklar dalam proses menghidupkan sistem tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah teknik counter, penjelasan teknik counter ini adalah pengujian alat bertujuan untuk menyesuaikan sistem elektronik dengan cara melakukan pengujian yang berulang-ulang pada sistem kerja alat tersebut. , dengan menggunakan teknik counter bisa menekan angka biaya dalam pembuatan sistem pengisian yang diharapkan, dikarenakan target dalam pembuatan sistem pengisian minuman ini ditujukan kepada pedagang kaki lima. METODE PENELITIAN Untuk meningkatkan dasar penelitian yang baik dan mendapatkan data yang akurat maka penelitian yang dilakukan menggunakan beberapa metode pengumpulan data untuk mendukung penelitian dan perancangan Adapun metode-metode yang digunakan antara lain : Studi Literatur Studi literatur merupakan upaya mencari dan mempelajari berbagai sumber tulisan seperti buku, jurnal, laporan penelitian, situs-situs internet, dan berbagai artikel yang terkait dengan sistem pengisian minuman. Mikrokontroler ATMega 32A, teknik counter dan komponen pendukung lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini untuk dijadikan sebuah pondasi dalam merancang sistem pengisian minuman. Wawancara Melakukan wawancara terhadap salah satu pedagang kaki lima mengenai permasalahan merosotnya penjualan diakibatkan kalahnya daya jual ke masyarakat. Sehingga dapat membantu peneliti dalam menganalisa dan menemukan solusi permasalahan yang ada. Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Percobaan langsung Percobaan pada sistem pengisian minuman digunakan untuk mengetahui apakah ada kendala dan masalah dalam perancangan sehingga ada langkah perbaikan agar sistem pengisian minuman berfungsi sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kerangka Kerja Sebagai langkah untuk memperjelas metodologi penelitian maka dijabarkan sebuah kerangka kerja untuk merancang sistem pengisian minuman. Adapaun kerangka kerja yang akan diikuti untuk penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut : Mengidentifikasi Masalah Menganalisa Masalah Menentukan Tujuan Mempelajari Literatur Mengumpulkan Data Mendesain Sistem Mengimplementasi Teknik Counter Pengujian Sistem Analisa Hasil Pengambilan Keputusan Gambar 1 Kerangka Kerja Sistem Berikut adalah penjelasan dari poin-poin kerangka kerja di atas : Dari data yang diperoleh dari pengujian sistem dilakukan analisa untuk yang lebih akurat. Mengidentifikasi Masalah Memahami permasalahan yang akan terjadi pada pedagang kaki lima agar mendapatkan standarisasi pengisian minuman yang akan disajikan ke pelanggan dan juga meyakinkan pelanggan bahwa sistem kendali yang dirancang sudah layak untuk dipakai Menganalisa Masalah Analisa dilakukan untuk mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan permasalahan terhadap merosotnya pendapatan pedagang kaki lima kemudian mengambil kesimpulan sehingga masalah yang terjadi dapat diatasi. Menentukan Tujuan Menetapkan tujuan akhir dari penelitian sesuai dengan target yang diinginkan dalam perancangan sistem pengisian minuman. Mempelajari Literatur Memahami sumber-sumber ilmiah dari berbagai jurnal penelitian dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan sehingga dapat membantu dalam penyelesaian masalah yang terjadi. Perancangan Sistem Pengisian Minuman Es Pada Usaha Pedagang Kaki Lima Menggunakan Teknik Counter Berbasis Mikrokontroler(Farid Rizki Fahm. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Mengumpulkan Data Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Pengumpulan data pada penelitian ini mencakup kondisi penempatan sistem yang akan dirancang agar sistem yang dibangun dapat berfungsi dan bekerja sebagai mana mestinya, dan sistem dapat melakukan fungsinya dengan baik. Mendesain sistem Menentukan bentuk rancangan sistem pengisian minuman, menentukan komponen-komponen apa saja yang dibutuhkan dan menentukan tampilan dari sistem pengisian sehingga rancangan dapat berfungsi dengan baik sesuai tujuan yang diinginkan. Mengimplementasikan Teknik Counter Komunikasi data yang terjadi antara sistem dengan sensor menggunakan teknik counter sesuai dengan kebutuhan sistem rancangan. Pengujian Sistem Setelah perancangan sistem pengisian minuman selesai maka dilakukan ujicoba terhadap sistem pengisian dengan meletakan gelas cup pada tempat yang telah disediakan, serta menjalankan fungsi-fungsinya sehingga dapat dilihat apakah sistem berjalan dengan sempurna atau ada bagian-bagian dari sistem yang tidak berfungsi. Analisa Hasil Dari data yang diperoleh dari pengujian sistem dilakukan analisa untuk yang lebih akurat. Pengambil Keputusan Menetukan hasil dari sistem yang dibangun apakah sistem layak digunakan atau harus dilakukan ANALISA DAN HASIL 1 Tahapan Proses Sistem Berikut ini adalah diagram yang menunjukkan urutan dari cara kerja Sistem Pengisian Minuman : Pendeteksian Gelas Proses Pengisian Minuman Perhitungan Counter Pengisian Minuman Pengaktifan Konveyor Gambar 2 Tahapan Proses Sistem Dibawah ini penjelasan dari poin-poin tahapan proses sistem diatas : Pendeteksian Gelas Pada tahap ini gelas diletakkan pada tempat yang sudah disediakan di atas konveyor,kemudian gelas akan berjalan melewati sensor yang berada di katup pembuka dan penutup. Proses Pengisian Minuman Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Pada tahap ini jika gelas melewati sensor yang terletak di katup pembuka dan penutup maka bahan minuman yang berada di tabung pengisian akan mengisi gelas tersebut. Proses ini juga meliputi 2 sensor Perhitungan Counter Pengisian Minuman Data yang sudah diolah mikrokontroler dikirimkan melalui hitungan maju dan menghitung mundur yang dikenal dengan up and down dengan menggunakan teknik counter. Pengaktifan Konveyor Sistem akan berjalan dengan adanya gelas sebagai objek yang akan diletakkan di atas konveyor dan berjalan melewati sensor 1 ,sensor 2 , sensor 3 dan sensor 4 secara bertahap. Disini sensor 1,sensor 2, sensor 3 dan sensor 4 akan diletakkan sesuai dengan yang sudah ditentukan. 2 Penerapan Teknik Counter Pada penerapan counter up and down akan bekerja bila gelas telah melewati sensor yang telah diletakkan pada katup pembuka dan penutup tabung bahan minuman. Bila gelas melewati sensor maka katup akan terbuka sesuai timer yang disesuaikan, kemudian jika bahan minuman telah turun dari tabung maka katup akan tertutup kembali sesuai waktu yang disesuaikan. BLOK DIAGRAM Sistem ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu input, proses, dan output yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar 3 Blok Diagram FLOWCHART Flowchart merupakan urutan kerja secara detail dari sebuah sistem untuk melakukan tugas secara keseluruhan dengan menggunakan prosedur yang ada. Penggunaan sistem pengisian minuman diawali dengan menghidupkan sistem dengan adaptor 24V, kemudian dilanjutkan dengan inisialisasi, yaitu mengenali komponen-komponen pendukung lainnya yang saling terhubung. Jika sistem sudah dinyalakan maka gelas akan diletak pada tempat yang sudah disediakan kemudian konveyor akan berjalan, jika gelas tepat berada di sensor yang terletak di katup pembuka dan penutup maka konveyor akan berhenti selama pengisian bahan minuman kedalam gelas, jika bahan di tabung 1 sudah selesai Perancangan Sistem Pengisian Minuman Es Pada Usaha Pedagang Kaki Lima Menggunakan Teknik Counter Berbasis Mikrokontroler(Farid Rizki Fahm. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 maka konveyor akan berjalan menuju tabung ke 2 cara kerja tabung 2 dan tabung 3 sama dengan tabung 1. Jika gelas sudah melewati tabung 3 maka buzzer akan hidup menandakan gelas sudah selesai terisi bahan minuman. Start Start Gelas Gelas Berjalan Berjalan Kembali Kembali Inisialisasi Inisialisasi PD 3 = Mendeteksi Mendeteksi Gelas Gelas Dari Dari PD PD 2 Sensor Sensor PD PD 1 Konveyor Konveyor Berhenti Berhenti LCD Tampil Gelas Gelas Terdeteksi Terdeteksi Proses Proses Pengisian Pengisian Bahan Bahan Gula Gula Merah Merah Cair Cair Gelas Gelas Berjalan Berjalan Counter Counter Aktif Aktif 3 Detik Detik PD 2 = Mendeteksi Mendeteksi Gelas Gelas Dari Dari PD PD 1 Pengisian Pengisian Bahan Bahan Gula Gula Merah Merah Cair Cair Selesai Selesai Gelas Gelas Berjalan Berjalan Kembali Kembali Konveyor Konveyor Berhenti Berhenti PD 4 = Mendeteksi Mendeteksi Gelas Gelas Dari Dari PD PD 3 LCD Tampil Proses Proses Pengisian Pengisian Bahan Bahan dawet dawet cair Konveyor Konveyor Berhenti Berhenti Counter Counter aktif 3 Detik Detik LCD Tampil Proses Proses Pengisian Pengisian Bahan Bahan Santan Santan Pengisian Pengisian Bahan Bahan dawet dawet cair cair selesai Counter Counter Aktif Aktif 3 Detik Detik Pengisian Pengisian Bahan Bahan Santan Santan Selesai Selesai Proses Proses Pengisian Pengisian Bahan Bahan Minuman Minuman ke ke Dalam Dalam Gelas Gelas Selesai Selesai Buzzer Buzzer Aktif Aktif 3 3 Detik Detik Sistem Sistem Nonaktif Nonaktif End End Gambar 4 Flowchart Sistem Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 RANGKAIAN KESELURUHAN Di bawah ini adalah gambar dari keseluruhan rangkaian sistem : Gambar 5 Rangkaian Keseluruhan Gambar di atas merupakan rangkaian dari keseluruhan sistem yang telah dirangkai dan dihubungkan ke semua pin PROTOTIPE ROBOT Seluruh komponen pendukung digabungkan menjadi satu sehingga membentuk rangkaian yang Setiap komponen berperan dengan tugasnya masing-masing yang dipusatkan pada mikrokontroler ATMega32A. Gambar 6 Rangkaian Keseluruhan HASIL PENGUJIAN Pengujian sistem dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kinerja seluruh sistem. pengujian dimulai dengan melakukan pemeriksaan kerja sistem pada bagian Ae bagian utama hingga kinerja sistem keseluruhan. Adapun beberapa pengujian yang dilakukan dimulai dengan sensor photodioda pertama sampai sensor photodioda ke 4 hingga proses akhir gelas berhenti dengan pertanda buzzer akan aktif. 1 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 1 Pada proses ini jika objek gelas cup diletakkan pada sensor photodioda 1 maka konveyor akan berjalan dan mengantarkan gelas menuju sensor photodioda 2. Dibawah ini tampilan proses tersebut : Perancangan Sistem Pengisian Minuman Es Pada Usaha Pedagang Kaki Lima Menggunakan Teknik Counter Berbasis Mikrokontroler(Farid Rizki Fahm. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 7 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 1 2 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 2 Pada proses ini gelas terdeteksi oleh sensor photodioda 2 maka konveyor akan berhenti kemudian motor servo akan membuka katup untuk mengisi bahan dari botol yang berisi dawet. Proses ini memakan waktu selama 3 detik. Kemudian motor servo akan menutup kembali katup dan konveyor akan berjalan menuju sensor Berikut dibawah ini gambar dari penjelasan tersebut: Gambar 8 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 2 3 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 3 Pada proses ini gelas terdeteksi oleh sensor photodioda 3 maka konveyor akan berhenti kemudian motor servo akan membuka katup untuk mengisi bahan dari botol yang berisi gula merah. Proses ini memakan waktu selama 3 detik. Kemudian motor servo akan menutup kembali katup dan konveyor akan berjalan menuju sensor Berikut dibawah ini gambar dari penjelasan tersebut: Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 9 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 3 4 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 4 Pada proses ini gelas terdeteksi oleh sensor photodioda 4 maka konveyor akan berhenti kemudian motor servo akan membuka katup untuk mengisi bahan dari botol yang berisi santan. Proses ini memakan waktu selama 3 detik. Kemudian motor servo akan menutup kembali katup. Kemudian konveyor akan berjalan selama 1 detik dan buzzer akan aktif yang menjadi pertanda bahwa pengisian minuman telah selesai dan siap disajikan. Gambar 10 Proses Gelas Cup Terdeteksi Sensor Photodioda 4 5 TABEL HASIL Berikut dibawah ini tabel hasil dari tegangan sensor photodioda yang dipakai dalam sistem pengisian minuman ini. Tabel 1 Hasil Tegangan Sesnor Photodioda 1 Perancangan Sistem Pengisian Minuman Es Pada Usaha Pedagang Kaki Lima Menggunakan Teknik Counter Berbasis Mikrokontroler(Farid Rizki Fahm. A P-ISSN : 9800-3456 Tabel 2 Hasil Tegangan Sensor Photodioda 2 Tabel 3 Hasil Tegangan Sensor Photodioda 3 Tabel 4 Hasil Tegangan Sensor Photodioda 4 KESIMPULAN Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx E-ISSN : 2675-9802 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Kesimpulan dari pembahasan sistem pengisian minuman pada usaha pedagang kaki lima adalah sebagai Perancangan sistem pengisian minuman menggunakan mikrokontroler ATMega 32A sebagai pengolah data input dan output serta program data yang telah di masukkan. Pada mikrokontroler ATMega 32A yang telah diuji tidak menemuka kendala dalam perancangan nya. Seluruh komponen yang saling terhubung tidak mendapatkan masalah dalam perancangan sistem pengisian minuman tersebut. Teknik counter diterapkan pada rancangan sistem pengisian minuman ini untuk mendapatkan waktu pengisian bahan minuman kedalam gelas. Masing-masing sensor memiliki waktu 3 detik sampai 4 detik waktu pengisian ke dalam gelas. Dalam hasil rancangan yang telah diimplementsikan semua komponen saling terhubung dan sistem pengisian minuman berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi yang diinginkan. Pendeteksi gelas pada sistem ini adalah sensor photodioda yang tidak mendapatkan kendala dalam mendeteksi gelas yang berjalan di atas konveyor. Berdasarkan pengujian alat yang sudah dilakukan semua sistem pengisian minuman layak untuk digunakan dan tidak mendapatkan masalah sedikitpun dalam pembuatan sistem tersebut. Beberapa kondisi pengujian sudah dilakukan agar mendapatkan hasil yang sempurna untuk membantu pedagang kaki lima dapat menjual hasil jualan nya dengan baik dan rasa yang diinginkan. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr. Rudi Gunawan. sebagai Ketua STMIK Triguna Dharma. Bapak Mukhlis Ramadhan. Kom sebagai Wakil Ketua I (WAKA I) Bidang Akademik STMIK Triguna Dharma. Bapak Ardianto. Kom. Kom sebagai Ketua Program Studi Sistem Komputer STMIK Triguna Dharma. Kemudian terima kasih kepada Bapak Kamil Erwansyah dan Bapak Afdal Al Hafiz yang memberikan arahan dan bimbingan dalam menyelesaikan penelitian ini. Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu Dosen yang sudah banyak memberikan ilmu bermanfaat selama dalam perkuliahan yang sangat berguna dalam penyusunan penelitian ini. REFERENSI