Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Peran ATC Supervisor. ATC Checker dan OJTI Dalam Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Mopah Merauke Role of ATC Supervisor. ATC Checker and OJTI in Flight Traffic Services in Merauke Mopah Airport Kurniaty Atmia atmia@gmail. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar ABSTRAK Kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa transportasi udara menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut didasarkan pada meningkatnya pertumbuhan pergerakan pesawat dan jumlah penumpang serta tbarang pada Bandar Udara Mopah Merauke. Penulis mengidentifikasi beberapa permasalahan yang terjadi sebagai berikut: Pada setiap shift dinas tidak ada seorang supervisor yang mengendalikan potensi penyimpangan. Digunakannya Kantor Cabang Pratama Merauke sebagai lokasi on the job training (OJT) taruna/I PLLU. Performance check ATC dilakukan oleh ATC yang dianggap berpengalaman. Penulis merumuskan masalah Peran ATC Supervisor. ATC Checker dan OJTI sesuai Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Di Bandar Udara Mopah Merauke. Hasil penelitian menunjukkan perlu mengangkat beberapa personil menjadi supervisor untuk melakukan pengawasan terhadap Pelayanan Lalu Lintas Udara. Pemberian pendidikan ATS checker kepada petugas Pemandu Lalu Lintas Udara untuk pelaksanaan Performance Check Rating, dan Pemberian pendidikan on the Job Training Instructor untuk personil ATC. Kata kunci: OJT instruktur. ABSTRACT Community needs for air transportation services showed a significant increase. This is based on the increasing growth of aircraft movements and the number of passengers and goods at the Mopah Merauke Airport. The author identifies some of the problems that occur as follows: At each service shift there is no supervisor who controls potential irregularities. The use of the Merauke Pratama Branch Office as a PLLU cadet / on the job training (OJT) location. ATC performance checks are carried out by ATC who are considered experienced. The author formulates the problem of the role of the ATC Supervisor. ATC Checker and OJTI according to the Civil Aviation Safety Regulations at the Mopah Merauke Airport. The results of the study indicate that it is necessary to appoint several personnel as supervisors to supervise Air Traffic Services. Also the provision of ATS checker education to Air Traffic Guidance officers for the implementation of Performance Check Rating, and the provision of education on the Job Training Instructor for ATC personnel. Keywords: OJT instructor. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 PENDAHULUAN Kebutuhan masyarakat akan pelayanan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut didasarkan pada meningkatnya pertumbuhan pergerakan pesawat dan jumlah penumpang dan barang pada Bandar Udara Mopah Merauke. Peneliti mengidentifikasi beberapa permasalahan yang terjadi sebagai berikut: Pada setiap shift dinas tidak ada seorang supervisor yang mengendalikan potensi penyimpangan. Digunakannya Kantor Cabang Pratama Merauke sebagai lokasi on the job training (OJT) Taruna/I PLLU. Performance check ATC dilakukan oleh ATC yang dianggap berpengalaman. Peneliti merumuskan masalah Peran ATC Supervisor. ATC Checker dan OJTI sesuai Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Di Bandar Udara Mopah Merauke Adapun Tujuan Penelitian ini adalah. Meningkatkan Peran Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya petugas Pemandu Lalu Lintas Udara dalam pemberian layanan. Menganalisa kebutuhan ATC supervisor di Bandar Udara Mopah Merauke . Menganalisa kebutuhan ATC checker di Bandar Udara Mopah Merauke . Menganalisa kebutuhan OJTI di Bandar Udara Mopah Merauke yang dapat meningkatkan pelaksanaan On The Job Training (OJTI). METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kuantitatif melalui pengamatan dan pengambilan data serta Wawancara peran, ketersediaan dan kebutuhan personil ATC yang memiliki kualifikasi sebagai ATC checker. ATC supervisor, dan OJTI di Bandara Mopah Merauke sejak bulan Mei sampai dengan bulan September 2018. Adapun Populasi adalah seluruh personil ATS di Bandar Udara Mopah Merauke dan Personel ATC di Unit Tower sebagai sampel. Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, studi Pengolahan Data Teknik Pengolahan data dalam dilapangan dengan persyaratan teknis atau prosedur yang berlaku terkait keamanan Analisis Data Teknik Pengolahan data dalam dilapangan dengan persyaratan teknis atau prosedur yang berlaku terkait keamanan Gambar 1. Alur Pikir Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Di Bandar Udara Mopah Merauke terdapat unit ATS dan Engineering, dan dari 2unit tersebut tidak terdapat satu atasan yaitu seorang pimpoksi tetapi hanya dipimpin oleh seorang person in charge (PIC), dan semua unit tersebut terpusat hanya pada Person in Charge (PIC) termasuk pengawasan di setiap personil ATC dan pelaksana on the Job Training (OJT) seperti yang peneliti AIRMAN: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 deskripsikan sebagai berikut: Belum adanya Personil unit TWR Kantor Kantor Cabang Pratama Merauke yang menyebabkan tidak ada penanggung jawab jika terjadi teguran dari pilot atau unit-unit yang lain. Akibat tidak ada supervisor penyimpangan yang dilakukan oleh ATC yang bertugas pada saat itu, baik masalah indisipliner dan prosedur dalam bekerja, yang ditakutkan adalah tidak ada orang yang bisa bertanggung jawab penuh dalam satu shift dan memberikan keputusan atau masukan apabila terjadi suatu abnormal Sehingga pelaksanaan diklat supervisor untuk personil ATC sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Belum adanya personil ATC yang berkualifikasi checker di Bandar Udara Mopah Merauke membuat perpanjangan rating personel pemandu lalu lintas penerbangan yang rutin dilaksanakan 6 bulan sekali hanya di sahkan oleh pemandu lalu lintas penerbangan yang dianggap berpengalaman saja. Sehingga ATC checker sesuai dengan peraturan yang ada. Sehingga diperlukan personil ATC dalam melaksanakan diklat on the job training instuctor (OJTI) sesuai dengan peraturan yang ada. Petugas Pemandu Lalu Lintas Udara merupakan salah satu satu aspek yang atas keselamatan, kelancaran, dan juga efisiensi dari suatu operasi penerbangan. Di Bandar Udara Mopah Merauke hanya terdapat 8 personil ATC, jumlah tersebut akan berkurang lagi jika ada personil yang sedang cuti, diklat, sakit dan dinas luar. Hal ini berpengaruh pada shift kerja ATC tanpa ada supervisor. Begitu pula pada pembinaan pelaksana on the Job Training (OJTI) yang tidak pada pengawasan oleh on the job training instructor (OJTI). Sementara pada pelaksana Performance check tidak pada pengawasan personil yang berkualifikasi checker. Inilah yang menyebabakan tidak terjaminnya keteraturan arus lalu lintas, kelancaran dan keamanan dalam setiap penerbangan di Bandar Udara Mopah Merauke. Berdasarkan hasil wawancara peneliti kepada personil ATC di Bandar Udara Mopah Merauke bahwa hasilnya semua personil ATC sangat menyetujui jika di Bandar Udara Mopah Merauke terdapat supervisor yang mengawasi ATC pelaksana di setiap shiftnya, pelaksanaan Performance check diisahkan oleh ATC checker, dan pembinaan pelaksanaan on the job training (OJT) oleh on the job training instuctur (OJTI). Berdasarkan hasil yang peneliti telah memberikan pembahasan sebagai berikut: ATC Supervisor Selama peneliti memantau pelaksanaan on the job training di Bandar Udara Mopah Merauke, dalam setiap shift tidak ada supervisor. Sehingga pada saat abnormal situation dan apabila hal tersebut terjadi pada ATC yang bertugas dan saat itu belum bisa mengatur atau belum familiar dengan kondisi pada saat terjadi abnormal situation. Tentu saja pada saat itu, controller sangat membutuhkan arahan, saran, masukan serta pengawasan agar tidak terjadi accident/incident dan penanggung jawab yang jelas dimana si penanggung jawab tersebut tahu persis bagaimana kronologi kejadian dalam ubnormal situation. Yang selama ini terjadi adalah senior yang bertugas pada saat itulah yang bertanggung jawab dan di bantu oleh seorang person in charge (PIC). saat seperti inilah di butuhkan yang dapat bertanggung jawab pada saat itu dan bisa memberikan masukan kepada ATC yang bertugas. Dan apabila kejadian ini masih berlanjut, hal ini bisa berakibat Sebagaimana yang di gambarkan oleh Accident Scenario: AIRMAN: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 . Jumlah satu set crew pada unit aerodrome control tower tergantung pada kategori sebagaimana dimaksud dalam pasal 49 ayat . Sebagaimana yang tertulis dalam dokumen diatas, selama peneliti melakukan on the job training (OJT) di Bandar Udara Mopah Merauke setiap shiftnya tidak ada Padahal dalam standar operating procedure (S. P) air traffic services Kantor Cabang Pratama Merauke tercantum tugastugas supervisor, diantaranya: Autransfer of resposibilityAy dari ATS Supervisor pada Shift Memantau kesiapan fasilitas dan peralatan pemanduan lalu lintas udara di wilayah Merauke Air Traffic Zone Manouvering Area MopahAeMerauke serta melaporkan kepada unit terkait bila ada Mengoganisir personil ADC Perum LPPNPI Cabang Pratama Merauke pada shiftnya. Mengawasi pelayanan operasi lalu-lintas udara di Air Traffic Zone Manouvering Area MopahAeMerauke dan mengatasi permasalahan operasional yang Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang terkait dengan keselamatan Mencatat permasalahan-permasalahan berkaitan dengan personil, prosedural, teknik peralatan, operasi dan lainnya sehubungan dengan pelaksanaan tugas, pada akhir shiftnya. Melaksanakan Autransfer of resposibilityAy kepada ATS Supervisor pada shift Melaksanakan kegiatan dinas lainnya yang belum tercakup dalam tugas pokok sesuai perintah atasan. Melaksanakan tugas kegiatan dinas lainnya yang belum tercakup dalam tugas pokok sesuai perintah atasan. Pengambilalihan tugas pelaksana apabila satu dan lain hal pelaksana tidak dipertimbangkan membahayakan tugas. Pengoreksi apabila pelaksanaan tugas Menerima Gambar 1. Accidance Scenario (Sumber: Human Factor Digest No. 10 ICAO Circular 247- AN/ 148, 1. Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa, accident itu terjadi karena kebiasaan prosedur yang salah dianggap biasa dan di benarkan oleh pihak Apabila kebiasaan yang salah tersebut masih terus dilaksanakan dan berlanjut maka akan berujung pada accident seperti apa yang telah di gambarkan di atas. Dikarenakan sangat diwajibkan disetiap Bandar Udara, maka pihak Bandar udara harus mengangkat beberapa personil menjadi supervisor, diharapakan dengan adanya seorang yang bertugas sebagai supervisor maka fungsi manajemen pengawasan dapat berjalan dengan baik serta pengawasan terhadap kinerja ATC dan kualitas kerjanya dapat terlaksana dengan baik. Sehingga kedisiplinan kerja dan pemberian pelayanan lalu lintas udara dapat dilaksanakan sesuai prosedur yang ada. Berdasarkan Dok. AC-01 Tentang Lisensi. Rating. Pelatihan dan Kecakapan Personel Pemandu Lalu Lintas Penerbangan BAB IX pasal 52 yaitu: Unit aerodrome control tower . Dalam satu set crew terdiri dari satu controller, satu asisten dan satu . Pada unit aerodrome control tower yang melaksanakan pemanduan lalu lintas kompleksitas pelayanan lalu lintas penerbangan yang cukup komplek, satu setcrew dapat terdiri dari satu controller, satu asisten, satu ground controller, satu flight data operation dan satu supervisor. AIRMAN: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 operasional menyimpang dari SOP maupun teknik prosedur yang benar. Pembimbingan OJT (On The Job Trainin. , pegawai baru baik fresh graduate maupun pindahan . nder supervis. , pada setiap shift kerjanya. Dengan melihat pembahasan diatas mengangkat beberapa personil ATC menjadi supervisor degan perkiraan perhitungan sebagai berikut sesuai dengan yang terdapat pada direktorat navigasi penerbangan perhubungan udara yaitu KP/287/Vi/2015: Keterangan : WP : Working Position . ontroller, assistan, superviso. Shift : Waktu kerja operasional 1,6 : Konstanta Berdasarkan rumus di atas, maka seharusnya Jumlah Personel Supervisor di Kantor Kantor Cabang Pratama Merauke di unit Mopah Tower adalah sebagai berikut: 3 x 2x 1,6 = 9,6 = 10 supervisor Jumlah Supervisor = 10 = 10 personel Dalam perhitungan diatas, dapat disimpulkan bahwa ATC supervisor di Bandar Udara Mopah Merauke yang dibutuhkan sebanyak 10 personel. ATC Checker Performance check dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dengan berbagai tahapan ujian. Mopah pelaksanakan Performance check sangat menyimpang dari ketentuan yang berlaku, dimana pelaksanaan Performance check disahkan oleh seorang yang tidak mempunyai sertifikat ATC checker melainkan hanya personil ATC yang dianggap berpengalaman. Selain dari pada masalah diatas terdapat masalah lain yaitu tidak adanya ujian teori untuk personil ATC saat Performance check dikarenakan petugas yang diberikan wewenang tidak dapat membuat soal yang sesuai dengan kriteria atau standarisasi untuk mendapatkan rating Aerodrome Control Tower (ADC). Ketidaksanggupan tersebut karena, petugas Pemandu Lalu Lintas Udara yang telah diberikan wewenang belum diberikan pendidikan sebagai ATC checker, dimana Sertifikat Kecakapan Rating Pemandu Lalu Lintas Udara merupakan persyaratan yang wajib dimiliki untuk dapat melakukan pemanduan lalu lintas udara. on the Job Training Instructor (OJTI) On the job training instructor (OJTI) harus selalu melakukan penilaian terhadap peserta OJT sebagai bahan penilaian dalam melakukan program Penilaian yang dimaksud bukan hanya pada saat menjalankan tugas sebagai pemandu lalu lintas udara, melainkan penilaian terhadap sikap dan tingkah laku taruna selama mengikuti pelatihan. Dalam CAP 744. Air Traffic Controller Ae Licensing, menjelaskan bahwa On the job training instructor (OJTI) wajib Memegang Air Traffic Controller Licence dan telah mengikuti On the job training instructor (OJTI) training Course. Peraturan pada ICAO Standard ATC Courses menjelaskan tentang on the job training instructor (OJTI) yaitu kursus yang dirancang untuk pengendali lalu lintas udara yang memenuhi syarat, tentu yang saja bertujuan untuk mencakup semua aspek Pada Pelatihan Instruksi Kerja dan termasuk pra-kursus AuDistance Learning PackageAy bagi pendatang yang diperlukan untuk Pelatihan ini mempersiapkan calon OJTI untuk melakukan pelatihan dan/atau pelatihan sesuai dengan Rencana Unit Pelatihan. Hal ini juga melengkapi masa depan OJTI untuk mempersiapkan, melatih, memonitor, mengevaluasi dan menanyai peserta pelatihan. Kursus ini menggabungkan instruksi teoritis dan praktis, demonstrasi dan pemeriksaan verbal. Adapun kriteria dalam menjalankan pelatihan on the Job Training (OJT) sebagai Memiliki Valid ATC license dan Rating. Mempunyai pengalaman 2 tahun dalam operational ATS. Pelatihan ini mencakup pengetahuan AIRMAN: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 2 Desember 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 tentang sebagai berikut: OJTI in ATC (Theor. Elements and organizations (Theor. Teaching techniques (Theor. Assessment techniques (Theor. Report writing (Theor. Monitoring OJTI (Theor. Human factors (Theor. How people learn (Theor. Behaviour patterns (Theor. Airspace to be used during the course (Theor. Area/Approach/Tower Control Theory . s appropriat. Radar Theory . s appropriat. Air Traffic Management . Data Display . Unusual and Emergency Situations . ICAO Doc 4444 Setelah peserta mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Dikla. OJTI diharapkan dapat mengetahui, menjelaskan dan membuat perencanaan dan mempraktekan pengajaran kepada personel/peserta OJT /Taruna. KESIMPULAN Dari pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pengawasan ATC Bandar Udara Mopah Merauke dilakukan oleh seorang Person in Charge (PIC). Pelaksaan performance check yang rutin dilaksankan setiap 6 bulan sekali hanya disahkan oleh ATC yang dianggap ATC mempunyai sertifikat checker. Pembinaan kegiatan on the Job Training tidak dilakukan oleh seorang yang berkulifikasi on the job training instructor (OJTI). Pemberian pendidikan ATS checker kepada petugas Pemandu Lalu Lintas Udara untuk pelaksanaan Performance Check Rating. Pemberian pendidikan on the Job Training Instructor bagi para personil ATC. UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih diucapkan kepada ATKP Makassar yang telah membiayai kegiatan penelitian ini, kedua Orang Tua yang tak henti-hentinya mendoakan serta suami dan anak-anak saya yang senantisa mendampingi selama penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA