P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Penyuluhan Merangsang Jiwa Kewirausahaan Kelompok Produktif Untuk Melahirkan Usahawan Muda Mandiri Di Kalangan Pemuda Dan Pemudi RW 023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi Endri Sentosa1. Mahmud2. Sarpan3. Herminda4. Rufial5 1,2,3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPI YAI Email : esanuansa63@gmail. com, mahmudsudiro@gmail. sarpan68@gmail. hermindadjaman@gmail. rufialdanil@gmail. ABSTRAK Sudah hampir dua setahun lebih pandemi covid-19 telah berlangsung dan selam itu pulan pandemic ini telah mengubah cara pandang dan pola hidup manusia dan termasuk juga sebagian besar keluarga Indonesia. Setelah masa mulai membaik maka inilah saatnya pemuda begitu penting dalam penanganan Covid-19 ini. Millenial adalah generasi yang tumbuh pada era internet booming dimana mereka memiliki karakteristik masing-masing individu berbeda, hal tersebut tergantung dimana dia dibesarkan, strata ekonomi, dan sosial keluarganya, pola komunikasinya sangat terbuka dibanding generasi-generasi sebelumnya, pemakai media sosial yang fanatik dan kehidupannya sangat terpengaruh dengan perkembangan teknologi. Begitupun dengan perekonomian yang persaingannya makin pesat menuntut generasi muda makin kreatif dan dinamis dalammeningkatkan nilai produk lokal. Dengan kemampuan teknologi yang dimiliki, generasi muda dapat memanfaatkan kemampuan teknologi tersebut untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan UMKM yang selama ini banyak dikelola secara tradisional dan konvensional. UMKM di ekonomi digital, dari total 65,47 juta unit UMKM. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat sudah 17,25juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem ekonomi digital pada Februari 2022 atau sekitar 26,4 persen. Kata Kunci : Covid-19, ketahanan ekonomi jiwa kewira usahaan pemuda Abstract It has been almost two years since the COVID-19 pandemic has been going on and during that time this pandemic has changed the perspective and pattern of human life, including most Indonesian After the period starts to improve, this is the time for youth to be so important in handling Covid-19. Millennials are a generation that grew up in the booming internet era where they have different characteristics of each individual, it depends on where he grew up, his family's economic and social strata, his communication patterns are very open compared to previous generations, fanatical social media users and their lives. heavily influenced by technological developments. Likewise with the economy, which is increasingly competitive, requires the younger generation to be more creative and dynamic in increasing the value of local products. With the technological capabilities they have, the younger generation can take advantage of these technological capabilities to increase effectiveness and efficiency in the management of MSMEs which have been managed traditionally and conventionally. MSMEs in the digital economy, from a total of 65. 47 million MSME units, the Ministry of Cooperatives and SMEs noted that 17. 25 million MSME actors were connected to the digital economy ecosystem in February 2022 or around 26. 4 percent. Keywords: Covid-19, economic resilience of youth entrepreneurial spirit Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive PENDAHULUAN Dahulu kewirausahaan dianggap dapat dilakukan melalui pengalaman langsung di lapangan dan merupakan bakat yang dibawa sejak lahir sehingga kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan. Seseorang yang mempunyai bakat kewirausahaan pendidikan,pelatihan dan pengalaman. Mereka yang menjadi enterpreneur adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan potensi untuk menangkap peluang serta mengorganisir Untuk menjadi wirausaha yang sukses mempunyai bakat saja tidak cukup namun diperlukan pengetahuan memadai mengenai segala aspek usaha yang akan ditekuni. Sejak awal abad ke-20, kewirausahaan sudah diperkenalkan di beberapa negara misalnya di Belanda dikenal dengan istilah AuOndernemerAy sedangkan di Jerman dikenal dengan AuUnternehmerAy. Di beberapa negara, kewirausahaan memiliki banyak tanggung jawab antara lain tanggung jawab dalam kepemimpinan teknis, kepemimpinan organisasi penyediaan modal, penanganan tenaga kerja, pembelian, penjualan, pemasangan dan sebagainya. Kemampuan berwirausaha dapat diperoleh dari berbagai pelatihan-pelatihan,seminar,atau dengan berinteraksi langsung kepada para pelaku Dengan melakukan hal-hal tersebut kita bisa mendapatkan ilmu serta pelajaran wirausaha dan langsung bisa terjun kedalam dunia USAHA yang sangat luas. Meningkatkan mental generasi muda dalam berwirausaha adalah salah satu cara untuk membangun jiwa enterpreneur yang tangguh. Karena ,walaupun seseorang memahami strategi wirausaha tapi dia tidak berani terjun ke dalam dunia usaha,maka proses wirausaha pun tidak akan terwujud. Banyak yang takut akan ketatnya persaingan dengan perusahaan asing yang bermodal besar, sehingga menciutkan mental dari para enterpreneur muda indonesia. Sebenarnya, persaingan terjadi bukan untuk saling menjatuhkan antar pengusaha,tetapi persaingan terjadi untuk lebih memotivasi para pengusaha tersebut untuk lebih berinovasi dalam hasil produksi,distribusi,dan pemasarannya. Jika setiap masyarakat sadar akan pentingnya wirausaha,tentu saja dapat menekan jumlah pengangguran di indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara harus memiliki mental tangan di atas yang senantiasa memberi kepada sesama ,jangan hanya bersifat tangan dibawah dengan mengharapkan pemberian dari orang lain. Berwirausahalah demi diri sendiri dan Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6indonesia. No 2 Juli 2023 Permasalhan inilah yang sangat sulit untuk dicari solusinya serta sulit pula untuk dipecahkan pemerintah,karena memang banyak individu atau kelompok-kelompok masyarakat yang memberatkan pemasalahan tersebut kepada pemerintah,walaupun pemerintah sudah berusaha menanganinya dengan mencanangkan banyak programprogram kewirausahaan dan seharusnya permasalahan tersebut bukan hanya tugas menyediakan lapangan pekerjaan,tetapi juga tugas masyarakat itu sendiri. Di jaman modern ini,mencari pekerjaan memang sulit apalagi bila kita tidak mempunyai keahlian,tapi masyarakat modern sudah sepatutnya berpikir panjang dan dewasa terhadap permsalahan lapangan pekerjaan kareba sudah pasti pekerjaan itu sendiri sangat penting untuk seseorang bisa mendapatkan uang dan Seharusnya mempunyai mental BOSS,dengan sebuah hal kecil yang INOVATIF, maka wirausaha dapat Cara kita mengaplikasikan ide-ide itu juga yang dapat menghasilkan usaha yang inovatif Kemampuan wirausaha dapat kita miliki dari mana saja contohnya dari pelatihanpelatihan,seminar atau dengan berinteraksi langsung dengan para pelaku wirausaha. Meningkatkan mental generasi muda adalah salah satu cara untuk membangun jiwa entrepreneur yang tangguh. Berwirausahapun kita harus berani mengambil resiko. Walaupun secara pribadi seseorang sudah memahami strategi dalam berwirausaha tetapi dia tidak berani mengambil resiko untuk terjun langsung ke dalam dunia usaha,maka itu sia-sia saja. Tujuan Kegiatan Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai Sebagai memotivasi warga masyarakat dilwilayah ini untuk tetapberaktifitas, menjalakan roda keterbatasan dan kendala Menumbuhkembangkan potensi ekonomi mengembangkan potensi yanga ada sehingga ekonomi keluarga bisa berjalan P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive 2 Manfaat Kegiatan Adapun manfaat dari kegiatan yang diadakan sebagai berikut: Meningkatkan pemahaman warga tentang meningkatkan kewirausahaan sebagai modal dasar menjalankan ekonomi keluarga dalam masa pandemi Meransang kembali usaha kecil dari unit pengembangan ekonomi wilayah terkecil. RW. PERMASALAHAN Permasalahannya adalah banyak juga yang takut akan persaingan,tetapi bila kita daptberpikir positif terhadap persaingan itu sendiri,sebenarnya persaingan terjadi untuk lebih memotivasi para wirausahawan tersebut untuk lebih berinovasi dalm hasil produksi,distribusi dan pemasarannya. Untuk itu menurutsaya pentingnya menumbuhkan jiwa enterpreuner bagi mahasiswa terutama bagi mahasiswa ekonomi adalah agar kita dapat berinovasi serta dapat menghasilkan usaha yang menghasilkan. Sehingga kita tidak harus menjadi buruh di negeri sendiri,selain itu kita juga dapat membantu untuk ikut membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Karena di jaman modern ini lapangan pekerjaan pun semakin sedikit. Membangun berwirausahapun bertujuan agar kita menjadi entrepreneur yang tangguh. Untuk itu bangunlah jiwa enterpreneur karena banyak manfaat bagi kebaikan diri sendiri dan Indonesia. Gambar 1 : Acara Penyuluhan Metode Pelaksanaan Untuk mencapai tujuan yang telah pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa langkah yang melibatkan metode penelitian lapangan berupa : Tabel 1 : Tahapan Kegiatan Kegiatan Bulan Survey Pendahuluan JuniJuli Koordinasi dengan pihakForum RW 23 Identifikasi masalah Penyusunan materi Pelaksanaan Penyuluhan Laporan Bulan Penanggung Jawab Agus Tim PKM Tim PKM Tim PKM Tim PKM Tim PKM Tim PKM METODOLOGI Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal Tanggal Pengabdian : 17 Juli 2022 Waktu Pelaskanaan : Pukul 8. 30 WIB Tempat Pengabdian : RW 023. Kelurahan TelukPucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi Peserta Penyuluhan Peserta Penyuluhan Adalah Pengurus Dan Warga RW 023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi Identifikasi masalah yang dilakukan merumuskan apa saja yang akan dijadikan bahan untuk perancangan sistem dan materi pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini. Melakukan survei lapangan ke RW023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive 2. Hilir sebagai tempat dilaksanakannya Kemudian melakukan proses wawancara dan diskusi dengan pihak perangkat RW 023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi untuk identifikasi permasalahan ada dalam masyrakat RW 023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi. Sedangkan Penelitian pustaka untuk acuan materi yang digunakan selama kegiatan pengabdian Gambar 2: Spanduk Kegiatan LANDASAN TEORI Kata wirausaha atau pengusaha diambil dari bahasa Perancis AuentrepreneurAy yang pada mulanya berarti pemimpin music atau pertunjukan (Jhingan, 1999 : . Istilah Wirausaha sering dipakai tumpang tindih dengan istilah Wiraswasta. Ada pandangan yang menyatakan Wiraswasta sebagai pengganti dari entrepreneur sedangkan Wirausaha sebagai pengganti dari entrepreneurship (Suparman Sumahamijya, 1981 : . Dalam ekonomi, seorang pengusaha berarti orang yang memiliki kemampuan untuk mendapatkan peluang keberhasilan. Pengusaha bisa jadi seorang yang berpendidikan tinggi, terlatih, dan terampil atau mungkin saja seorang buta huruf yang memiliki keahlian di bidangnya yang diperoleh dari pengalaman hidupnya bukan dari pendidikan formal pada umumnya. Menurut Jhingan pengusaha mempunyai Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 kriteria kualitas sebagai berikut, . energik, banyak akal, siap siaga terhadap peluang baru, mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi yang berubah dan mau menanggung resiko dalam . memperkenalkan perubahan teknologi dan . mengembangkan skala operasi dan melakukan persekutuan, mengejar dan menginvestasikan kembali labanya. (Jhingan, 1999 : . 2 Beberapa konsep kewirausahaan seolah identik dengan kemampuan para wirausahawan dalam dunia usaha . Padahal, dalam kenyataannya kewirausahaan tidak selalu identik dengan watak/ciri wirausahawan semata, karena sifat-sifat wirausahawanpun dimiliki oleh bukan Wirausaha mencakup semua aspek pekerjaan, baik karyawan swasta maupun pemerintah (Suparman Sumahamijaya. Wirausahawan adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide, dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang . dan perbaikan . hidup (Prawirokusumo. Kewirausahaan . muncul apabila seseoarang individu berani mengembangkan usahausaha dan ide-ide Proses kewirausahaan meliputi semua fungsi, aktivitas dan tindakan yang berhubungan dengan perolehan peluang dan penciptaan organisasi usaha (Suryana, 2. Esensi dari kewirausahaan adalah orang yang mampu membaca dan menciptakan peluang di setiap Sementara itu S. Wijandi . Kewirausahaan sebagai suatu sifatkeberanian, keutamaan dalam keteladanan mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan diri. Echauz berpendapat bahwa Entrepreneurship yang berhasil memulai dengan sebuah mimpi, kemudian direncanakan dengan pemikiran yang matang yang selanjutnya merealisasikan mimpi Istilah kewirausahaan sangat spesifik berkaitan dengan sikap mental dalam melihat peluang usaha yang tak dilihat orang lain, berwawasan luas walaupun penuh resiko dan selalu menguntungkan . emberikan lab. Seorang wirausahawan penting mempunyai visi dan misi di lini usahanya. Hal ini merupakan P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive kekuatan atau daya ampuh baik dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, personality, pengarahan, pelaporan, efesiensi . Berarti ada suatu sinergi dalam usaha karakteristik kewirausahaan, yaitu sebagai Cita-cita untuk maju Visi dan Misi menunjukkan sikap pribadi yang optimis dalam melihat suatu peluang yang berorientasi secara strategik dalam meraih visi dan misi dengan daya kemampuan yang kuat, yaitu: Berani menentukan resiko dalam sukses dan berfikir positif. Percaya diri Dorongan dari dalam diri sendiri tanpa menghiraukan pengaruh luar yang Orentasi tertuju keluar, fikiran, perasan serta tindakan obyektif. Yakin akan kemampuan, kecerdasan, keahlian, selalu membangkitkan optimisme dalam mencari jalan keluar pada dampak hambatan yang Kuat dan Tahan Mental Dalam interaksi usaha, lingkungan adalah gelombang yang harus di tahan. Misal ada dua system ombak lingkungan yaitu longitudinal dan transversal. Wirausahawan sebagai sebuah bentuk konstruksi kapal yang mampu berhadapan dengan kedua ombak tersebut. Di mana untuk menikmati keberhasilan dalam usaha terbentang hambatan dan godaan. Normalnya wirausahawan secara luhur bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Naluri dan Intuisi yang Tajam Wirausahawan adalah figur, inovator bukan plagiator, figure pemimpin bukan pengekor. Ketajaman naluri dan intuisi selalu berproses sebagai latihandan pengalaman sehingga selalu terbuka peluang Seorang wirausahawan tidak boleh menutup diri dalam setiap pengambilan Prinsip-prinsip Ada delapan prinsip pokok dalam Kewirausahaan yaitu: Harus ada sinkronisasi antara tujuan organisasi dengan tujuan individu di dalam Suasana kerja yang menyenangkan Informasi yang wajar dalam staf . ubungan Kembangkan bawahan sampai tingkat Manusia bawahan bukan mesin Pekerjaan yang menarik dan penuh tantangan Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas dengan baik Alat perlengkapan yang cukup. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam Kewirausahaan Jenis Usaha Wirausahawan harus membuat daftar prioritas jenis usaha dilihat dari kebutuhan pasar, kemampuan, keahlian, financial/modal, kesempatan dan dampak Tempat dan Lokasi Strategis dalam arti tidak mengganggu lingkungan, dekat dengan bahan baku produksi, kelancaran transportasi, dekat dengan pusat ekonomi, pusat pendidikan, pemukiman pariwisata, tranportasi laut, sungai , danau, dan udara. Prospek Pasar dan Persaingan Ketajaman memproyeksi prospek pasar biasanya berkaitan dengan harga jual yang ditentukan oleh sumber pasar. Faktor Jumlah Penduduk Penduduk ditentukan oleh berapa besar populasi penduduk dengan rata-rata jumlah laki-laki dan perempuan, jumlah (PNS) Pegawai Negeri Sipil, jumlah pegawai swasta, jumlah petani, jumlah siswa dan mahasiswa. Aspek Teknologis Berkaitan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). apakah pilihan terhadap teknologi tepat guna, teknologi modern maupun tradisional kaitannya dengan kelengkapan peralatan, kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menciptakan suatu barang. Aspek Perizinan dan Administrasi Hal ini berkaitan dengan pengembangan masa depan Inovasi dan Kreativitas Tinggi HASIL DAN PEMBAHASAN Target dan Luaran Adapun target dan luaran yang diadakan sebagai . Meningkatnya peran Universitas sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat ditengah pandemi. Meningkatkan kemampuan usaha warga masyarakat, menjalan ekonomi keluarga Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive . memberikan motivasi solusi jangka pendek dan mudah dijalankan. Produk pengabdian berupa dokumen yang berisi modul pelatihan yang bisa di manfaatkan untuk belajar mengembangan menghidupkan potensi ekonomi keluarga . Peserta yang mengikuti penyuluhan ini juga banyak yang berasal dari kelompok masyrakat di RW 023 yang terdiri dari mahasiswa dan simpatisan lain, sehingga jumkah peserta daring mencapai 27 orang. Workshop ini dibagi ataslima sesi yang tiap sesi menampilkan topik yang Penyuluhan ini ini mendapat sambutan dari seluruh peserta yang sangat antusias untuk mengikuti workshop daring ini yang ditujukan untuk warga RW 023. Kelurahan Teluk Pucung . Kecamatan Bekasi Utara. Kota Bekasi. Acara ini diikuti oleh warga pilihan yang sudah ditentukan oleh forum RW 23 yang terdiri dari gugus tugas RW dari RT 01 sampai dengan 07, dimana setiap RT diutus 4 peserta, sehingga jumlah peserta dari forum RW ini berjumlah 28 orang. Adapun susunan acara kegiatan webinar adalah seperti dibawah ini. Kegiatan dimulai 30 WIB dengan opeving speech dari pembaca acara, kemudian dilanjutkan dengan sesi pertama yang dilanjutkan dengan sesi -sesi berikutnya dan berakhir pada pukul 13. Tabel 2: Agenda Kegiatan WAKTU KEGIATAN Ruang meeting ZOOM Opening Speech acara oleh Sambutan Perwakilan dari LPT YAI Jakarta Sambutan dari Ketua Forum RW 023. Kel. Pulo Gebang Pembicara 1,AyKonsep KewirausahaanAy Pembicara 2. AuSnowball business bagi PemudaAy Pembicara 3. AuPeluang bisnis Star up bagi PemudaoAy Pembicara 4. AuPedagang Gerobakan dengan penjualan setara Lapak/TokoAy Pembicara 5. AuTrik menjadi wirausaha dan tantanganAy SESI TANYA JAWAB Acara ditutup dengan pembacaan Doa, oleh Bpk Maryadi (RW. Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Gambar 3. Makalah Narsum P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Gambar 4 . Tim Penyuluhan ABDIMAS Gambar 5 : Sertifikat Narsum Gambar 6. Surat Dukungan Mitra Gambar 4. Foto-Foto Suasana Penyuluhan Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive DAFTAR PUSTAKA