Wacana Kesehatan Vol. No. Juli 2018 E-ISSN : 2541-6251 HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER i DI PUSKESMAS BERNUNG PESAWARAN RELATIONSHIP OF ECONOMIC STATUS WITH ANEMIA OCCURRENCE IN PREGNANT WOMAN TRIMESTER i AT PUBLIC HEALTH CENTER BERNUNG PESAWARAN Yeti Septiasari STIKes Muhammadiyah Pringsewu ABSTRAK Anemia pada kehamilan merupakan indikator kesehatan yang buruk. Penyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan statsu ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester i di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan desain analitikdengan pendekatan cross Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Puskesma Bernunng. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester i yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah 87 orang. Hasil diperoleh bahwa ada sebanyak 25 orang . ,0 %) ibu yang berpenghasilan < UMP mengalami anemia. Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilai p = 0,005 . O0,. RP 3,460 . % CI = 1,421 Ae 8,. , maka dapat disimpulkan ibu dengan berpenghasilan < UMP meningkatkan kejadian anemia sebesar 3,4 kali dibandingakn dengan ibu dengan berpenghasilan >UMP. Disarankan pada ibu hamil dengan status ekonomi yang berisiko untuk rutin melakukan kunjungan antenatal, mendapatkan pendidikan kesehatan agar dapat mengkomsumsi tablet Fe dan makanan bergizi dengan harga Kata kunci : anemia ibu hamil, status ekonomi ABSTRACT Anemia in pregnancy is a poor indicator of health. The main cause of the incidence of anemia is an inadequate food intake from the background of income. This study aims to see the relationship of economic statsu with the incidence of anemia in pregnant women Trimester i at Bernung District Health Center Pesawaran. This research used analytic design with cross sectional approach. The target population in this study was all pregnant women in the PuskesmaBernunng Area. The sample in this research is pregnant mother of Trimester i who come to Bernung Public Health Center which has fulfilled inclusion and exclusion criteria with 87 people. The result the incidence of anemia in pregnant women found that there were 25 people . 0%) of mothers who earned below standart had anemia. The result of chi square statistic test shows that p = 0,005 . O0,. RP 3,460 . % CI = 1,421 - 8,. , it can be concluded that mother with income UMP. It is recommended that pregnant women with at-risk economic status perform routine antenatal visits, get health education in order to consume Fe tablets and nutritious food at low prices Keywords: maternal anemia, economic status Yeti Septiasari Wacana Kesehatan Vol. No. Juli 2018 E-ISSN : 2541-6251 PENDAHULUAN budaya dan perilaku yang akan berdampak Anemia dalam kehamilan adalah pada subyek rentan seperti ibu hamil dan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (H. paritas tinggi. Hal tersebutlah yang akan < 11 gr% pada trimester I dan i pengetahuan terhadap anemia, akses air di sebut Aupotentional danger to mother and bersih dan sanitasi serta akses terhadap childAy . otensi membahayakan ibu dan Rendahnya akses tersebut akan ana. , karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan1, 2. sama antara bumil di perkotaan . ,4%) karenakan asupan yang tidak adekuat atau ketersediaan zat besi yang rendah3. kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga Puskesmas Akibatnya, volume plasma bertambah dan Bernung Kabupaten Pesawaran yang adalah salah sel darah merah . satu Kabupaten Kota di Provinsi Lampung. Namun peningkatan volume plasma terjadi Puskesmas Bernung telah didukung oleh dalam proporsi yang lebih besar jika sarana kesehatan yang lebih baik untuk dibandingkan dengan peningkatan eritrosit pelayanan KIA. Mayoritas ibu hamil yang berdomisili di Wilayah kerja Puskesmas hemoglobin (H. akibat hemodilusi4. Bernung memeriksakan kehamilannya di Faktor resiko terjadinya anemia Puskesmas Bernung. Semua ibu hamil yang dimulai dari politik ekonomi negara yang Yeti Septiasari Hal prevalensi anemia Ou40%. memicu peningkatan produksi eritropoietin. Negara . ,8%). masalah kesehatan masyarakat berat . evere defisiensi besi karena pada kehamilan Ekonomi menunjukkan angka tersebut mendekati Wanita hamil sangat rentan terjadi anemia sebesar 37,1%, dan prevalensinya hampir zat besi, asam folat dan vitamin B12 di nasional, proporsi anemia pada ibu hamil anemia yang disebabkan oleh kurangnya Menurut Riskesdas . Secara Anemia defisiensi zat besi merupakan menyebabkan anemia5. adalah kekurangan zat besi dalam tubuh. menurunkan produksi sel darah merah yang Penyebab anemia pada ibu hamil pangan, akses sumber fortifikasi, akses hemoglobin < 10,5 gr%. Anemia kehamilan memeriksakan kehamilannya mendapatkan tablet tablet besi sesuai usia kehamilannya. Salah satu factor yang menyebabkan masih Wacana Kesehatan Vol. No. Juli 2018 E-ISSN : 2541-6251 tingginya angka kejadian anemia adalah penelitian ini adalah : seluruh ibu hamil rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam trimester i yang sudah mendapat Fe3 dari mengkonsumsi tablet Fe. Data anemia di Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran diperoleh data yaitu ibu hamil yang diwilayah Bernung Kabupaten Pesawaran. melakukan pemeriksaan sebanyak 6454 ibu Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada 3- 26 Mei 2016. sedangkan ibu hamil yang mengalami anemia yaitu sebanyak 1675 atau sekitar 26 HASIL % dari total kehamilan dan puskesmas yang Analisis Univariat tertinggi yaitu Puskesmas Bernung yaitu Analisis sebesar 18,6 %. Sedangkan data ibu hamil terhadap setiap variabel penelitian ,pada yang mengalami anemia pada tahun 2015 analisis ini akan menghasilkan distribusi yaitu sebanyak 3. 275 kasus . ,3 %) dari frekuensi dari tiap variabel. 6632 ibu hamil dari jumlah kunjungan Tabel 1 :Distribusi Frekuensi status ekonomi pada ibu hamil Trimester i di Puskesmas Bernung Pesawaran 213, dimana kasus tertinggi terdapat pada Puskesmas Bernung sebanyak 565 kasus7. Penelitian Status Ekonomi Status Ekonomi ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM i di Puskesmas Berung Frekuensi Presentase < UMP > UMP Total Pesawaran, untuk mengetahui apakkah Berdasarkan bahwa responden yang Tingkat ekonomi penyebab anemia pada ibu ibu dimana kategori > UMP 55,7% dan METODE Penelitian yang UMP. PEMBAHASAN Berdasarkan Analisis Bivariat Analisis melihat Hubungan Status ekonomi dengan univariat yang disajikan dalam bentuk kejadian anemia pada ibu hamil Trimester distribusi frekuensi. Tabel ini menjelaskan i di Puskesmas Bernung Pesawaran, maka tentang karakteristik sampel penelitian pada dilakukan analisis uji chi square dengan CI 95% dan =0,05 dapat dilihat pada tabel memberikan gambaran tentang kondisi ibu hamil di wilayah Puskesmas Bernung Tabel 3 : Hubungan Status ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester i di Puskesmas Bernung Pesawaran Kadar Hb Status < UMP > UMP Tidak Anamia TOTAL Totalvalue 95% CI <0,005 3,46 ,4218,. Pada Pesawaran. Status Ekonomi Tingkat kategori >UMP 55,7% dan yang UMP. karena jumlah makan harus dibagi dengan Perilaku keluarga lainnya, hal ini diperparah bila kesehatan dipengaruhi oleh latar belakang jumlah makanan tidak mencukupi bagi sosial ekonomi. Pendapatan berkaitan erat keluarga karena ekonomi kurang yang akan dengan status ekonomi. Status ekonomi berdampak kekurangan nutrisi 11. adalah kedudukan atau posisi seseorang Kurangnya dalam masyarakat yang menggambarkan menyebabkan berkurangnya lokasi dan pendapatan per bulan yang disesuaikan dengan harga barang pokok11. sehingga mengurangi jumlah dan kualitas sehari-hari Menurut WHO anemia disebabkan makanan ibu perhari yang berdampak pada oleh kekurangan zat besi, kekurangan asam penurunan status gizi. Gangguan gizi yang folat, kekurangan vitamin B12, supresi umum pada wanita hamil adalah anemia. sum-sum Sumber makanan yang diperlukan untuk hemolitik seperti malaria dan sickle cell mencegah anemia umumnya berasal dari dan kanker ganas, serta kehilangan darah sumber protein yang lebih mahal dan sulit kronis seperti cacingan. Penyakit anemia lebih sering dijumpai pada wanita miskin dan dipengaruhi oleh kebiasaan makan 12. tersebut memperbesar resiko anemia pada Prevalensi anemia lebih besar pada Kekurangan kesakitan pada ibu13. ibu hamil dengan kondisi pendapatan lebih rendah dari Upah Minimum Regional Ibu hamil dengan status ekonomi (UMR). Hal ini berpengaruh terhadap daya rendah lebih berisiko terjadinya anemia. Hal ini berhubungan dengan daya beli >57% Konseling keluarga di habiskan untuk keperluan adalah untuk yang diberikan meningkatkan kepatuhan Kondisi dalam konsusmi tablet fe dan memilih makanan yang mengandung protein tinggi pendapatan rendah tidak mendapat nutrisi dengan harga yang murah yang adekuat sehingga berisiko terjadinya SIMPULAN Jumlah Pada terdapat hubungan yang signifikan status mempengaruhi jumlah distribusi makanan Yeti Septiasari Wacana Kesehatan Vol. No. Juli 2018 ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu Ricci SS. Essentials Of Maternity. Newborn. And WomenAos Health Nursing. New York: Wolters Kluwer. Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) . WHO. Daily Iron and Folic Acid Supplement in pregnant Women. In: Organization WH, editor. Geneva2012. Melku M. Assis Z. Alem M. Enawgaw Prevalence and Preditors of Maternal Anemia During Pregnancy in Gondar. Northwest Ethiopia: An Institusional Based Cross-Sectional Study. Hindawi Publishing Corporation. 2014:9. Garg A. Kashyap S. Effect of Counseling on Nutritional Status During Pregnancy. Indian J Med Res. :6. Noverstiti. Faktor - Faktoryang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2012. Padang: Univaersitas Andalas. hamil di Puskesmas Bernung Pesawaran. DAFTAR PUSTAKA