Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 PELATIHAN MENGOPRASIKAN INTERNET MELALUI PROGRAM GOOGLE CHROME UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V DAN VI DI GUGUS ABIANSEMAL I Wayan Numertayasa 1. Luh Made Dwi Wedayanti2. I Ketut Dedi Agung Susanto Putra3 1,2,3 Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali *e-mail: numertayasawayan@gmail. com, wedawid06@gmail. com, agungdedi04@gmail. Abstrak Pelaksanaan kegiatan P2M STKIP Suar Bangli tidak hanya terfokus pada program yang ada di Desa saja, namun dalam pelaksanaan kegiatannya juga difokuskan dalam dunia pendidikan. Guru-guru di SD gugus Abiansemal kebanyakan usia mereka sudah mendekati pensiun, jadi dalam bidang Teknologi Informasi (TI) atau pengoprasian komputer maupun laptop juga mereka masih dalam tahap dasar. Berdasarkan hal tersebut maka pada kegiatan ini, perlu membantu memberikan pelatihan dalam bidang TI. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari di luar jam sekolah guna sebagai materi tambahan untuk siswa kelas SD di lingkungan Gugus Abiansemal yang dipusatkan di SD N 1 Abiansemal Kata kunci: Guru. Pelatihan. Teknologi Informasi Abstract The implementation of the P2M STKIP Suar Bangli activities is not only focused on programs in the village, but in the implementation of its activities it is also focused on the world of education. Most of the teachers at the Abiansemal Elementary School are nearing retirement age, so in the field of Information Technology (IT) or operating computers and laptops, they are still in the basic stages. Based on this, in this activity, it is necessary to help provide training in the IT field. The implementation of this activity is carried out in the afternoon outside school hours to serve as additional material for elementary school students in the Abiansemal Cluster environment, which is centered at SD N 1 Abiansemal. Keywords: Teacher, training. Information Technology PENDAHULUAN Abiansemal adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Badung. Terletak di Kabupaten Badung bagian utara yang berbatasan dengan Kecamatan Petang. Ada beberapa gugus di Kecamatan ini, salah satunya adalah gugus Abian semal. Gugus ini terdiri dari 7 sekolah dasar. Hasil pengamatan menunjukan bahwa kemampuan siswa SD di sana masih rendah dalam menguasai teknologi informasi. Berdasarkan keadaan tersebut, maka hendak dilakukan kegiatan pengabdian di sekolah tersebut. Pelaksanaan kegiatan P2M STKIP Suar Bangli tidak hanya terfokus pada program yang ada di Desa saja, namun dalam pelaksanaan kegiatannya juga difokuskan dalam dunia pendidikan. Guru- guru di SD gugus Abiansemal kebanyakan usia mereka sudah mendekati pensiun, jadi dalam bidang Teknologi Informasi (TI) atau pengoprasian computer maupun laptop juga mereka masih dalam tahap dasar. Berdasarkan hal tersebut maka pada kegiatan ini, perlu membantu memberikan pelatihan dalam bidang TI. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari di luar jam sekolah guna sebagai materi tambahan untuk siswa kelas SD dilingkungan Gugus Abiansemal yang dipusatkan di SD N 1 Abiansemal. Terkait uraian situasi, kondisi yang ada di sekolah dasar yang ada di lingkungan Gugus Abiansemal ada beberapa siswa yang belum begitu paham tentang pengoprasian laptop, berdasarkan hal tersebut, dibuatlah program pengabidan pada masyarakat untuk membantu dalam memberikan pelatihan mengoprasikan teknologi informatika dalam mengakses internet untuk siswa SD di Gugus Abiansemal dimana dalam pelaksanaannya diselingi hiburan agar peserta didik tidak bosan dalam mengikuti pelatihan tersebut dan ketertarikan mereka dalam mengikuti kegiatan pelatihan tidak menurun dan menjadi lebih semangat. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah para siswa tidak asing lagi dalam hal penggunaan laptop atau computer dalam mempermudah berbagai kegiatan. Luaran ini adalah kemampuan atau ketrampilan dalam mengoprasikan laptop atau computer untuk mengakses internet dengan mudah. Selain itu, laporan pengabdian ini juga bisa digunakan sebagai bahan referensi oleh peneliti dalam mengembangkan penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 METODE Berdsarkan permasalahan yang telah dijabarkan diatas. Maka dapat disimpulkan bahwa anak-anak di lingkungan Gugus Abiansemal masih memiliki kemampuan pengoprasian komputer yang rendah khususnya kemampuan dasar pengoprasian internet melalui google chrome. Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan Program ini dilaksanakan dengan menggunakan langkah-langah sebagai berikut: Observasi ke sekolah dasar yang ada dilingkungan Gugus Abiansemal. Koordinasi dengan seluruh kepala SD dilingkungan Gugus Abiansemal dan staff guru tentang rencana Program pengabdian pada masyarakat menganai pelatihan pengoprasian laptop atau computer dalam mengakses internet. Sosialisasi kepada siswa SD dilingkungan Gugus Abiansemal tentang pelaksanaan program pelatihan pengoprasian laptop atau computer dalam mengakses internet. Mendata siswa yang ikut pelatihan Pelaksanaan program pelatihan yang dilaksanakan di SD N 1 Abiansemal. Alokasi Waktu yang diperlukan tiap langkah tersebut dapat dilihat berikut ini: Observasi 1 x 2 jam Koordinasi dengan kepala SD dilingkungan Gugus Abiansemal 5 x 1 jam Mendata siswa yang ikul Pelajaran Tambahan1 x 2 jam Pelaksanaan 6 x 2 jam Jadwal Pelaksanaan kegiatan dapat dilihat pada Tabel 1 berikut: Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan kegiatan PROGRAM KEGIATAN Agustus Minggu ke- September Minggu ke- 2 3 4 Oktober Minggu ke- 1 2 3 4 Observasi Koordinasi dengan kepala SD N 1 Abiansemal Mendata siswa yang ikut Bimbel Pelaksanaan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan Adapun hasil dari kegiatan pelatihan google chrome yang dilaksanakan selama kurun dua bulan ini adalah anak-anak sudah mampu pengoprasian laptop atau computer dalam mengakses internet, baik itu mencari informasi mengenai pelajaran disekolah ataupun informasi yang berguna bagi kehidupan sehari-hari. Pembahasan Pelaksanaan Pelajaran Tambahan ini secara positif dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan dasar-dasar penggunaan laptop atau komputer mereka seperti pada pengoprasian laptop atau komputer dalam mengakses internet. Pelatihan mengoperasikan laptop merupakan pelajaran tambahan yang dilaksanakan di luar jam sekolah, tujuannya agar tidak mengganggu proses belajar mengajar antara guru dan siswa setiap harinya. Pelaksanaan pelatihan mengoprasikan laptop yang dilaksanakan ini mendapat tanggapan positif dari siswa SD dilingkungan Gugus Abiansemal yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Adapun nama-nama siswa kelas VI SD N 1 Abiansemal yang mengikuti pelatihan mengoprasikan laptop ini, yaitu sebagai berikut: Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 Tabel 2. Daftar nama siswa kelas VI SD N 1 Abiansemal yang mengikuti pelatihan Laki Nama Perempuan Ni Luh Putu Paramita Oo Ni Putu Sukesih Oo Ni Wayan Sugati Ningsih Oo I Ketut Anom Laksana Pande Luh Astiastu I Gusti Ngurah Agung Desak Anom Sukmawati Oo AA Setia Dewi Lestari Oo Bagus Winarta Inten Wintari Ni Kadek Sukarma Oo I Gusti Made Jayaningrat Oo I Kade Darmawangsa Laksana Oo Sang Nyoman Cahaya Nanda Oo Ni Luh Jyotisa Frans Meko MBT Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Pelaksanaan pelatihan ini dilaksanakan setiap 2 kali dalam seminggu pada hari senin dan rabu dan terkadang dilaksanakan pada selasa dan jumat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di sekolah agar tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan les untuk anak-anak. Dalam pelaksanaan dicanangkan setiap pertemuan pelatihan berlangsung selama dua jam namun terkadang siswa meminta tambahan jam jika mereka merasa masih senang belajar. Adapun hasil yang dapat diperoleh selama pelaksanaan program pelatihan pengoprasian laptop atau komputer dalam mengakses internet ini adalah para siswa yang mengikuti pelatihan banyak yang sudah bisa memahami materi yang diberikan walaupun masih ada beberapa siswa yang masih kurang dalam memahaminya. Selain keberhasilan yang telah dicapai, ada beberapa kendala yang dialami oleh pelaksana . dan tutor . dalam melaksanakan program pelatihan bagi siswa SD di lingkungan Gugus Abiansemal. Adapun hambatan-hambatan yang kami hadapi ketika pelaksanaan program pelatihan ini adalah sebagai Hambatan Teknis Hambatan pertama yaitu pengetahuan beberapa siswa terhadap cara mengoprasikan atau membuat power point sangat kurang hanya 3 orang siswa yang lebih memahami, ini dikarenakan mereka lebih senang main game dari pada memfungsikan laptop untuk belajar. Hambatan yang kedua yaitu kehadiran para siswa dalam mengikuti pelatihan ini tidak menentu terkadang melebihi 10 siswa kadang- kadang kurang dari 10 siswa, hal ini mengakibatkan materi yang akan diberikan menjadi Faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah adanya upacara yadnya dan juga jarak sekolah dengan rumah mereka lumayan jauh. Hambatan yang kedua yaitu kehadiran para siswa dalam mengikuti pelatihan ini tidak menentu terkadang melebihi 10 siswa kadang- kadang kurang dari 10 siswa, hal ini mengakibatkan materi yang akan diberikan menjadi terhambat. Faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah adanya upacara yadnya dan juga jarak sekolah dengan rumah mereka lumayan jauh. Hambatan Non Teknis Hambatan non teknis yang dihadapi saat melaksanakan kegiatan ini yaitu waktu pelaksanaan terkadang tidak sesuai dengan yang telah dijadwalkan, pada jadwal jam 2 terkadang anak- anak datang lewat dari jam 2, adapula anak yang sudah menunggu dari jam 1. Dalam hal ini materi yang telah diberikan harus dijelaskan kembali kepada siswa yang terlambat dan juga mahasiswa tutor harus bisa meluruskan keadaan pada siswa yang datang lebih awal dan mencoba menasehati siswa yang datang belakangan agar kegiatan pelatihan bisa terlaksana sesuai dengan waktu yang telah disepakati Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 KESIMPULAN Adapun kesimpulan dari pelaksanaan program Pelajaran Tambahan selama dua bulan di SD di lingkungan getasan adalah sebagai berikut: Bahwa program ini berhasil membuat anak-anak sudah mampu mengoprasikan Internet Melalui Program Google Chrome secara sederhana. Hambatan yang dialami saat pelaksanaan program dapat diatasi dengan baik karena adanya kerjasama yang baik antar, dosen pelaksana, mahasiswa, pihak sekolah dasar dilingkungan Gugus Abiansemal dan Kepala Gugus Abiansemal. Perlu adanya program lanjutan supaya kemampuan yang sudah dikuasai oleh anak didik tidak cepat hilang atau dilupakan oleh mereka DAFTAR PUSTAKA