Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 PENGARUH METODE PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI PERKALIAN PECAHAN Yumi Sarassanti. Hidayu Sulisti IAIN Pontianak yumisarassanti@yahoo. id, 2hidayusulisti@iainptk. Corresponding author: yumisarassanti@yahoo. Abstrak: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode permainan terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi perkalian pecahan. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu penelitian yang hanya menggunakan satu kelas kontrol tanpa ada kelas pembanding. Penelitian dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dengan sampel penelitian sebanyak 33 Mahasiswa PGMI IAIN Pontianak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes awal dan tes akhir. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data mengenai perbandingan nilai statistik menunjukkan bahwa jumlah sampel 33 orang, nilai pretest untuk nilai terendah adalah 44,44 dan nilai tertinggi 77,77. Nilai posttest untuk nilai terendah 77,77 dan nilai tertinggi 100, rata-rata pretest 60,26 dan rata-rata posttest 87,20 serta standar deviasi pretest 9,3 sedangkan deviasi posttess 8,2. Dan juga berdasarkan hasil penggunaan statistik inferensial, peneliti menggunakan teknik statistik t . Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,86 dan ttabel sebesar 3,690 dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil pengujian bahwa thitung ternyata memenuhi kriteria pengujian thitung > ttabel. Dengan demikian Ho ditolak dan H1 di terima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Metode permainan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian Pecahan. Kata kunci : metode permainan, hasil belajar Abstract: This type of research is experimental research involving one class as an experimental class, with the aim of finding out the effect of the game method on student learning outcomes in the multiplication of fractions The research design used is one group pretest-posttest design, namely research that only uses one control class without any comparison class. The research was carried out over 4 meetings with a research sample of 33 PGMI IAIN Pontianak students. The data collection techniques used were initial tests and final tests. Based on the results of research and data analysis regarding statistical value comparisons, it shows that the sample size was 33 people, the pretest score for the lowest score was 44. 44 and the highest score was 77. The posttest score for the lowest score was 77. 77 and the highest score was 100, the pretest average was 60. 26 and the posttest average was 87. 20 and the pretest standard deviation was 9. 3 while the posttest deviation was 8. And also based on the results of using inferential statistics, researchers used the t statistical technique . -tes. Based on the calculations, the tcount value is 10. 86 and ttable is 3. 690 with a significance level of 0. The test results show that tcount meets the test criteria for tcount > ttable. Thus Ho is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that there is a significant influence of the use of the game method on student learning outcomes in the multiplication of fractions material. Keywords: game method, learning outcomes Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh seorang pendidik terhadap peserta didik dimana tujuan dari usaha tersebut adalah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada pada peserta didik dan bertanggung jawab atas perkembangan moral peserta Seperti yang terdapat dalam UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal AuPendidikan mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Ay Berdasarkan pernyataan di atas, dapat diketahui bahwa fungsi dari pendidikan nasional di atas adalah untuk membentuk manusia yang cakap, kreatif dan mandiri. Untuk menghasilkan manusiaAemanusia yang cakap, kreatif pembelajaran yang berkualitas. Salah satu pilar yang paling penting dalam seorang Dosen. Dosen yang baik tidak hanya sekedar mentransfer ilmu kepada seluruh mahasiswanya, tapi dosen juga harus memperhatikan perkembangan Sehingga mahasiswa tidak hanya sekedar tau tetapi mengerti bagaimana mereka tau. Pembelajaran yang baik menyenangkan dan penuh dengan pengalaman belajar untuk mahasiswa. Dunia pendidikan terus berkembang menuju kearah yang lebih baik dan Perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan biasanya diikuti oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena kemajuan tersebut tentu saja harus didukung oleh setiap pelaku pendidikan agar pendidikan dapat diselaraskan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Untuk itu, guru Dosen pelaku pendidikan harus memberikan wawasan kepada mahasiswanya agar turut serta membangun iklim pendidikan. Dalam hal ini dibutuhkan suatu metode secara aktif, sehingga mahasiswa akan menikmati proses pembelajaran yang dilakukan. Metode pembelajaran yang biasanya kita lakukan adalah dengan metode menghafal, namun metode ini terbatas bagi mahasiswa yang mempunyai tingkat intelektual yang rendah. Metode menghafal di luar kepala tidak akan bisa menggantikan aktifitas langsung yang membuat seseorang mengalami dan mencerna informasi baru. Matematika adalah suatu pelajaran yang pada saat ini masih menjadi pelajaran yang paling menakutkan bagi Banyak mahasiswa yang merasa bosan mempelajari matematika, karena metode yang dipakai Dosen dalam mengajar sebagian dengan Padahal mempunyai banyak alternatif cara penyelesaian untuk menyelesaikan satu soal dengan hasil yang sama tetapi dengan jalan yang berbeda. Menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan . 6 : . Sejalan dengan tujuan dari mata pelajaran matematika adalah : . Memahami mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat. Menggunakan penalaran pada pola dan Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dalam pernyataan matematika. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk menjelaskan keadaan masalah. memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. Berdasarkan tujuan dari mata pelajaran matematika, maka berbagai macam cara ditempuh oleh pelaku pendidikan maupun orang yang peduli terhadap pendidikan baik yang bersifat formal maupun nonformal untuk terus menciptakan metode pembelajaran yang kreatif, inovatif serta menarik minat mahasiswa untuk selalu mencintai dan menyukai belajar matematika, sebab belajar matematika menurut sebagian anak-anak pembelajaran yang sangat sulit dan Meski banyak yang beranggapan bahwa matematika sulit, namun harus dipelajari. Karena matematika merupakan sarana yang sangat penting untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Banyak metode pembelajaran yang berkembang dewasa ini yang telah diciptakan untuk memudahkan anak didik untuk menyukai matematika diantaranya adalah metode permainan. Menurut Dienes . alam Amril dan Ernawati: 2. menyatakan bahwa AuMetode permainan adalah metode mengajar dimana cara penyajian materi dengan permainan. Sehingga dengan anak/peserta didik bahwa mereka telah disuguhi pelajaran matematikaAy. Selain itu, untuk lebih merangsang minat anakanak belajar matematika adalah dengan menggunakan bahasa yang sederhana yang mudah dimengerti, sehingga mereka lebih mudah belajar dan menerima penjelasan dari pendidiknya maupun dari orang tuanya. Metode permainan . , terkenal dengan berbagai sebutan antara lain pemanasan . ce-breake. Arti harfiah ice-breaker adalah Aopemecah esAo. Jadi, arti pemanasan dalam proses belajar adalah pemecah situasi kebekuan fikiran atau Permainan suasana belajar yang dinamis, penuh semangat, dan antusiasme. Karakteristik permainan adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan . serta serius tapi santai . Permainan digunakan untuk penciptaan suasana belajar dari pasif ke aktif, dari kaku menjadi gerak . dan dari jenuh menjadi riang . Akan tetapi, dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sebelum mengenal lebih jauh tentang perkalian sebaiknya dosen mengetahui terlebih dahulu kemampuan mahasiswanya. Sebab, pada perkalian ini mahasiswa minimal haruslah paham tentang dasar matematika yaitu penjumlahan dan pengurangan, sebab arti dari perkalian adalah penjumlahan berulang. Setelah paham betul kemampuan mahasiswa tentang penjumlahan dan pengurangan, barulah dosen dapat menerapkan Sesuai dengan uraian di atas, maka kami mencoba menerapkan metode permainan dengan maksud supaya setiap individu pelajar memiliki kemampuan operasi hitung perkalian yang mudah dan cepat serta mampu menghitung Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 operasi hitung perkalian dengan menggunakan daya nalar. Penelitian saya tujukan pada Mahasiswa PGMI IAIN Pontianak dengan judul AuPengaruh Metode Permainan Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian PecahanAy. METODE Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen penelitian sistematis, logis dan teliti untuk melakukan kontrol terhadap kondisi, yang bertujuan mengungkapkan Pengaruh Metode permainan Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian Pecahan. Dalam penelitian ini pra-eksperimen karena hanya melibatkan satu kelas saja kelas eksperimen dilaksanakan tanpa adanya kelompok. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group pre-test dan post-test Desain . atu kelompok pretest-postes. Pre-test digunakan untuk mengetahui hasil belajar perkalian pecahan sebelum diberi perlakuan. Dengan demikian hasil belajar perkalian pecahan dapat diketahui, karena dapat dibandingkan dengan keadaan sebelum diberi Sedangkan post-test digunakan untuk mengetahui hasil belajar perkalian pecahan setelah diberi Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yang diamati, yaitu variable bebas dan variabel terikat. Variable bebas dalam penelitian ini adalah Metode menggunakan bola dan kerta tempel sebagai variabel bebas . , sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar mahasiswa sebagai variabel terikat . Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah 33 mahasiswa PGMI IAIN Pontianak. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes soal esai. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes awal dan tes akhir. Analisis data penelitian dimaksudkan untuk menganalisis data hasil tes penelitian berkaitan dengan diterapkan, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif dan analisis statistik inferensial. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H0 : Tidak ada pengaruh yang signifikan penggunaan Metode permainan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian Pecahan. Ha : Ada pengaruh yang signifikan penggunaan Metode permainan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian pecahan. HASIL DAN PEMBAHASAN Sebagaimana sebelumnya bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode permainan terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi perkalian pecahan, dilakukan prosedur penelitian eksperimen dan analisis data hasil penelitian dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis Langkah-langkah Metode Permainan Hasil diperoleh dari serangkaian aktivitas seperti yang telah diutarakan didepan. Desain pembelajaran tidak bersifat mengikat/kaku Desain awal yang telah direvisi dan sengaja dihubungkan kembali dengan telaah literatur terkait untuk memperkuat konstruksi desain dapat dilihat pada tabel 1. Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 Tabel 1 Langkah-langkah Metode Permainan Dosen menentukan topik atau materi permainan yang akan digunakan dalam Dosen menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Dosen menyusun petunjuk atau langkah-langkah pelaksanaan permainan. Dosen menjelaskan maksud dan tujuan serta aturan dalam permainan. Mahasiswa melakukan kegiatan permainan yang dipimpin oleh dosen. Mahasiswa berhenti melakukan permainan dan melaporkan soal yang didapat dari Mahasiswa mengerjakan soal yang telah didapat dari permainan. Dosen membahas jawaan dari soal yang telah didapat mahasiswa Dosen memberikan kesimpulan tentang pengertian atau konsep yang dimaksud dalam tujuan tersebut. Hasil Belajar Matematika Sebelum dan Sesudah Perlakuan Hasil analisis secara deskriptif dari skor pretest dan posttest digunakan untuk melihat skor rata-rata dan deviasi estyndar. Tabel 2 menunjukkan statistik Tabel 2 Deskripsi Skor Nilai Pre-test Statistik Nilai ideal Nilai terendah Nilai tertinggi Rata-rata nilai Standar deviasi Nilai 44,44 77,77 60,26 Nilai Posttest Statistik Nilai ideal Nilai terendah Nilai tertinggi Rata-rata nilai Standar deviasi Nilai 77,77 87,20 Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data mengenai perbandingan nilai statistik menunjukkan bahwa jumlah sampel 33 orang, nilai pretest untuk nilai terendah adalah 44,44 dan nilai tertinggi 77,77. Nilai posttest untuk nilai terendah 77,77 dan nilai tertinggi 100, rata-rata pretest 60,26 dan rata-rata posttest 87,20 serta standar deviasi pretest 9,3 sedangkan deviasi posttess 8,2. Dan juga berdasarkan hasil penggunaan statistik inferensial, peneliti menggunakan teknik statistik t . Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,86 dan ttabel sebesar 3,690 dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil pengujian bahwa thitung ternyata memenuhi kriteria pengujian thitung >ttabel. Dengan demikian Ho ditolak dan H1 di terima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Metode permainan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian Pecahan. PEMBAHASAN Timbulnya seseorang untuk melakukan penelitian berawal dari salah satu permasalahan yang terjadi di Prodi PGMI IAIN Pontianak yaitu salah satu metode perkalian yang di gunakan oleh dosen adalah metode yang diskusi yang membuat mahasiswa cepat bosan khususnya materi perkalian dalam hal ini kurang nampak kreativitas dosen dalam menerapkan metode perkalian pecahan sehingga kurang cepat bahkan tidak bisa di serap oleh mahasiswa. Maka dari itu peneliti merasa harus memberikan sebuah perlakuan di kelas tersebut dengan menggunakan sebuah metode pembelajaran yang cocok diterapkan dan mampu membuat mahasiswa tertarik belajar matematika dengan semangat dan menyenangkan, selain itu peneliti juga ingin megetahui sejauh mana pengaruh perlakuan yang diberikan kepada responden agar masalah yang ada bisa teratasi sehingga tujuan pendidikan yang terdapat pada Undang Aeundang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan Negara demokratis serta bertanggung jawab (Sani A. Ridwan dan Kadri M. Proses pembelajaran memegang peranan yang sangat penting dalam menghasilkan atau menciptakan kualitas lulusan pendidikan. Oleh karena itu, hal utama yang seyogyanya mendapatkan menciptakan proses pembelajaran yang Untuk menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas sangat ditentukan oleh guru sebagai pengajar yang profesional dengan kualifikasi sebagaimana yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, penggunaan metode pengajaran yang menarik dan bervariasi, perilaku belajar peserta didik yang positif, kondisi dan suasana belajar yang kondusif untuk belajar, dan penggunaan media pembelajaran yang tepat dalam mendukung proses belajar itu sendiri. Penjelasan sederhana di papan tulis serta keterangan yang bersifat verbal belum dapat komprehensif sehingga perlu adanya metode pembelajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan mahasiswa. Metode pembelajaran merupakan unsur yang Pemilihan mengajar tertentu akan mempengaruhi kondisi pembelajaran yang diterapkan. Pemakaian metode pembelajaran dalam rangsangan kegiatan belajar. Adapun metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode Permainan yang mana peneliti menggunakan beberapa trik tertentu yang sangat menarik dan menyenangkan sehingga murid dengan mudah memahami pembelajaran yang Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4 . Juni 2024 Penggunaan metode permainan sangat membantu seorang dosen dalam Sebagaimana tujuan metode permainan yaitu untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa serta untuk menumbuhkan semangat belajar serta menarik perhatian mahasiswa sehingga kelas menjadi hidup Metode permainan diharapkan pemahaman sekaligus hasil belajar mahasiswa pada materi perkalian Melalui penggunaan Metode permainan dapat meningkatkan hasil belajar mereka melalui instrumen berupa sejumlah pertanyaan dalam bentuk pretest, posttest. Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh seseorang setelah melewati berbagai macam tantangan berdasarkan dihadapinya, besarnya hasil belajar yang diperoleh seseorang tergantung dari seberapa besar dan seberapa kuat dia Menurut Wingkel (Takdir, 2015:. hasil belajar adalah perubahan yang mengakibatkan manusia berubah dalam sikap dan kemampuan-kemampuan menjadi kemampuan kognitif yang meliputi pengetahuan dan pemahaman, kemampuan sensorik motorik yang meliputi keterampilan melakuakan rangkaian gerak badan dalam urutan tertentu, dan kemampuan dinamik afektif meliputi sikap dan nilai yang meresapi perilaku dan tindakan. Kline . alam Amril dan Ernawati: 2. menyatakan bahwa AuMatematika bukanlah pengetahuan yang dapat menjadi sempurna untuk dirinya sendiri, tetapi matematika terutama untuk membantu orang memahami dan mengatasi masalah Matematika sosial, ekonomi dan alam. Ini tumbuh dan berkembang karena proses berpikir, oleh karena itu, logika adalah dasar untuk pembentukan Au PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian di Prodi PGMI IAIN Pontianak mengkaji tentang pengunaan metode permainan dan hasil belajar mahasiswa, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan metode permainan terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi perkalian pecahan, sehingga metode ini layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar perkalian matematika. DAFTAR PUSTAKA