Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 1 April 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Pengaruh ROA . TATO Dan IOS Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Alma Arif Setiawan1 Ninuk Riesmiyantiningtias2 Woro Dwi Hartanty3 Universitas Bina Sarana Informatika e-mail: 163210660@gmail. com1 ninuk. nys@bsi. id2 woro. wdh@bsi. Diterima 04-04-2025 Direvisi 10-04-2025 Disetujui 24-04-2025 Abstrak - Nilai perusahaan mencerminkan prospek dan kinerja entitas bisnis, menjadikannya indikator penting bagi investor dan manajemen. Sektor manufaktur makanan dan minuman, sebagai kebutuhan pokok, menunjukkan dinamika yang stabil namun kompetitif. Kinerja finansial perusahaan di sektor ini sangat memengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris Pengaruh Return on Asset. Total Asset Turnover dan Invesment Opportunity Set terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan Manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa laporan keuangan tahunan (Annual Repor. perusahaan perusahaan Manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022 hingga 2024 . Sampel yang diteliti pada penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier Adapun pengolahan data pada penelitian ini menggunakan program SPSS 27. Adapun uji yang digunakan yaitu Uji statistik Deskriftif,Uji Asumsi Klasik dan Uji Hipotesis Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial. Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Sedangkan Total Asset Turnover dan Earning Per Share tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Return on Asset. Total Asset Turnover dan Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap price Book Value pada perusahaan Manufaktur sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2022-2024. Kata Kunci: Return On Asset . Total Asset Turnover. Invesment Opportunity Set Abstract - Company value reflects the prospects and performance of a business entity, making it an important indicator for investors and management. The food and beverage manufacturing sector, as a basic necessity, shows stable but competitive dynamics. The financial performance of companies in this sector greatly influences company value. This study aims to analyze and empirically test the effect of Return on Assets. Total Asset Turnover, and Investment Opportunity Set on Company Value in food and beverage manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2022 to 2024. The method used in this study is descriptive quantitative, and the instrument used to collect data is in the form of annual financial reports (Annual Report. of food and beverage manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2022 to 2024. The sample studied in this research was selected using purposive sampling. The data analysis used in this study was multiple linear regression. The data processing in this study used the SPSS 27 program. The tests used were descriptive statistical tests, classical assumption tests, and hypothesis tests. The results of the study show that partially. Return on Assets has a significant effect on Price Book Value. Meanwhile. Total Asset Turnover and Earning Per Share did not have a significant effect on Price Book Value. The simultaneous results of the study show that Return on Assets. Total Asset Turnover, and Earning Per Share have a significant effect on Price Book Value in Food and Beverage Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period Keywords: Return On Asset . Total Asset Turnover. Invesment Opportunity Set Pengaruh ROA . TATO Dan IOS Terhadap Nilai PerusahaanA( Alma,dk. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 1 April 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia PENDAHULUAN Untuk menghadapi persaingan bisnis yang kompetitif perusahaan berusaha untuk meningkatkan kinerjanya guna menaikan nilai perusahaan. Pasca pandemi membuat perekonomian dunia menjadi tidak stabil dimana perusahaan diharuskan untuk merubah streginya,di indonesia sendiri pandemi telah merubah secara signifikan pola hidup masyarakat dimana pola ini tidak hanya mempengaruhi cara dalam berbelanja tetapi juga cara perusahaan beroperasi (Karin & Tanusdjaja, 2. Perubahan ekonomi membuat perusahaan mengalami penurunan laba bersih yang terjadi karena perekonomian lesu membuat mobilitas dalam negeri melambat dan menyebabkan penurunan daya beli masyarakat. Masyarakat yang selektif akan membuat perputaran penjualan menjadi lambat, dimana akan mengakibatakan turunya nilai jual yang akan membuat beban operasional perusahaan membengkak. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan deflasi sebesar 03% pada Agustus 2024 dengan kontribusi tertinggi berada pada sektor makanan minuman dan tembakau. Sektor makanan dan minuman berkontribusi sebesar 52% yang berarti menyumbang deflasi 0. 15% dari total keseluruhan. Tercatat sektor makanan dan minuman untuk inflasi tahunan pada desember 2024 Akibatnya indeks harga konsumenya 57% ,terendah sepanjang indonesia berdiri yang mana jika indeks harga konsumen rendah maka akan memicu terjadinya deflasi yang menjadi penyebab turunya harga jual (CNBC Indonesia, 2024. Dari fenomena tersebut ditarik kesimpulan bahwa penurunan laba bersih yang terjadi akibat biaya operasional yang tidak terkendali dapat mempengaruhi keuntungan yang dihasilkan perusahaan, dimana laba bersih diasumsikan sebagai keuntungan final yang akan berpengaruh terhadap nilai suatu perusahaan. Laba bersih yang tinggi dapat memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan dan pemilik modal sehingga nilai saham ikut mengalami kenaikan. Sehingga untuk meningkatkan nilai pertumbuhan pada sektor makanan dan minuman seorang manajer keuangan harus lebih mengoptimalkan kinerja keuangan sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan. (Untarno et al. , 2. Nilai perusahaan dapat diukur menggunakan beberapa metode salah satunya dengan rasio Price Book Value yaitu menggunakan nilai buku untuk mengukur harga saham. Perbandingan harga saham dengan nilai buku dapat memberi informasi terkait ketidak wajaran harga saham dipasar modal sehingga dapat menjadi gambaran investor dalam berinvestasi (Elfi&Raflis,2. Dalam menilai kinerja sebuah perusahaan dalam menentukan nila perusahaan dapat mengunakan rasio keuangan, rasio yang paling umum digunakan adalah rasio profitabilitas dengan rasio ukur ROA (Return On Asse. yaitu rasio keunagan yang digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba pada tingkat pendapatan asset dan modal saham tertentu,rasio yang digunakan untuk melihat kinerja perusahaan dalam aktivitasnya adalah dengan rasio aktivitas yaitu TATO (Total Asset Turnover ) rasio ini digunakan untuk menilai apakah Perusahaan dapat dikatakan berhasil dalam menggelola asetnya juga diharuskan dapat menggelola keuntungan yang dimilikinya , perusahaan menetapkan stategi investasinya untuk itu perusahaan menggunakan rasio investasi yaitu IOS (Invesment Opportunity Se. sebagai ukuran yang bisa melihat kesempatan investasi dimasa depan dan untuk mengetahui nilai suatu perusahaan di persepsi investor. opportunity set yang maksimum dikaitkan dengan kemampuan suatu perusahaan dalam memanfaatkan aset yang dimiliki untuk memperoleh laba, yang nantinya akan memberi pengaruh terhadap pandangan investor terhadap nilai perusahaan(Wulanningsih &Agustin, 2. Setiap Rasio keungan mempunyai rasio ukurnya masing-masing misalnya rasio ukur yang digunakan untuk menghitung ROA,TATO dan IOS : Tabel 1. Rasio Ukur Variabel Return On Asset (X. Total Asset Turnover (X. Invesment Opportunity Set (X. Nilai Perusahaan (Y) Indikator ROA = Laba Bersih TotalAset TATO = Penjualan Total Aset EPS = Laba Bersih Jumlah PBV = Harga Saham Nilai Buku Sumber : Data dioalah Peneliti, 2025 METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuntitatif deskriftif. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman periode 2022Ae2024, dengan variabel independen Return On Asset (X. Total Asset Turnover (X. , dan Investment Opportunity Set (X. , serta variabel dependen nilai perusahaan yang Price Book Value (PBV). Menjelaskan kronologis penelitian, termasuk desain penelitian, prosedur penelitian . alam bentuk algoritma. Pseudocode atau lainny. , bagaimana untuk menguji dan akuisisi data. Deskripsi dari program penelitian harus didukung referensi, sehingga penjelasan tersebut dapat diterima secara Unit analisis dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan lokasi penelitian menggunakan data Pengaruh ROA . TATO Dan IOS Terhadap Nilai PerusahaanA( Alma,dk. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 1 April 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia dari situs resmi BEI . Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor tersebut pada periode penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi sofware Atatistical Program For Social Science (SPSS) versi 27,dengan 4 uji diantaranya adalah uji statisktik deskriftif,uji asumsi klasik , uji regresi linear berganda dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah 95 perusahan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia periode tahun 2022 sampai 2024, dengan sampel yang digunakan adalah 73 perusahaan yang diambil mengunakan metode purvosive sampling yaitu metode penarikan sampel dengan acak berdsarkan kriteria tertentu. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel i. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test RES_2 Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most ,0545 2,09022 Extreme Absolute ,050 Positive ,050 Negative -,045 Differences HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil tabulasi data dari sampel yang telah digunakan menggunakan alat uji statisktik yaitu SPSS versi 27 mengahasilakan hasil penelitian sebagai berikut : Test Statistic ,050 Asymp. Sig. -taile. ,200d Monte Carlo Sig. - Sig. Uji Stasistik Deskriftif ,374 Confidence Lower Interval Tabel II. Uji Statistik Deskriftif Bound Upper Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Deviation Sumber: Data Sekunder, diolah Peneliti,2025 Ln_ROA ,00 6,85 3,9278 1,18956 Ln_TATO 3,04 8,18 6,7832 ,73054 Ln_EPS 2,83 13,82 10,3720 2,12869 Dari hasil uji normalitas memakai Kolmogorov- Smirnov memperlihatkan nilai 0,050 dengan signifikansi 0,200, ini menyatakan model regresi berdistribusi normal sebab level signifikansii > 0,05. Ln_PBV 5,50 9,77 ,84778 Uji Multikolinearitas Valid ,386 Bound Std. ,361 7,4009 Tabel VI. Uji Multikolinearitas N 175 . Coefficientsa Sumber: Data sekunder diolah Peneliti,2025 Dari hasil analisis deskriptif pada tabel diatas bisa diambil kesimpulan bahwa variabel ROA standar minimum yaitu 0,00 dengan standar maximum 6,85 dan nilai mean 3,9278 dengan standar deviation 1,18956. Variabel TATO mempunyai nilai minimum 3,04 , nilai maximum 8,18 dan mean 6,7832 dengan Std. Deviation 0,73054 sedangkan variabel EPS mempunyai nilai minimum 2,83 dan nilai maximum 13,28 dengan mean 10,3720 serta Std. Deviation sebesar 2,12869. Untuk varibel y yatu PBV mempunyai nilai minimum sebesar 5,50 dengan nilai maximum 9,77 dan nilai mean 7,4009 dengan Standar Deviation sebesar 0,84778. Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 Ln_ROA ,548 1,826 Ln_TATO ,991 1,009 Ln_EPS ,549 1,822 Sumber : Data sekunder diolah, 2025 Berdasarkan tabel diatas,diketahui toleranpada variabel Return On Asset sebesar 0. dengan nilai VIF 1,826 <10dan untuk variabel Total Asset Turnover ,nilai tolerannya sebesar 991>0. 1 dengan nilai VIF sbesar 1,009<10 sedangkan, untuk Invesment Opportunity set, nilai tolerannya sebesar 0. 549 >0. dengan nilai VIF 1,822<10. Sehingga dapat disimpulan bahwa tidak terjadinya Multikolineritas. Pengaruh ROA . TATO Dan IOS Terhadap Nilai PerusahaanA( Alma,dk. Uji Autokorelasi Tabel V. Uji Autokorelasi Model Summaryb Model ,371 Adjusted R Std. Error of the Square Square Estimate ,138 ,123 ,79415 Sumber: Data Sekunder diolah Peneliti,2025 Dari N . sebesar 175 dan k . ariabel independe. adalah 3, maka didapat nilai dL sejumlah 1,7180 serta nilai dU sejumlah 1,7877. Besaran 4-dL = 2,2818 dan besarnya 4-dU = 2,2123. Tabel IV. 9 memperlihatkan nilai DW sejumlah 1,971 diantara nilai dU dan 4-dU atau secara spesifik 1,7877 < 1,971 < 2,2123 yang bisa diambil kesimpulan tak terjadi autokorelasi. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 1 April 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia ada peningkatan karena nilai pada kolom Beta menunjukan angka positif. Koefisien regresi varibel Total Asset Turnover bernilai positif 0,059 artinya jika setiap satu peningkatan yang terjadi pada perolehan nila Total Asset Turnover Mkana nilai Price Book Value akan meninggkat dengan nila 0,059 karena pada nilaibeta menunjukan nilai positif. Koefisien regresi variabel Earning Per Share bernilai negatif Ae 0,046 yang artinya jika setiap satu penurunan yang terjadi pada perolehan dan Earning Per Share maka nilai Price Book Value akan menurun dengan nilai -0. Uji Hipotesis Uji T ( Parisa. Tabel VII. Uji t Coefficientsa Uji Linear Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Tabel VI. Uji Linear Berganda Std. Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Error Beta Sig. 1 (Constan. 6,272 ,643 9,761 ,000 Ln_ROA ,308 ,068 ,432 4,497 ,000 Ln_TATO ,059 ,083 ,051 ,717 ,474 Ln_EPS -,046 ,038 -,117 - ,226 Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. 6,272 ,643 9,761 ,000 Ln_ROA ,308 ,068 ,432 4,497 ,000 Ln_TATO ,059 ,083 ,051 ,717 ,474 Ln_EPS -,046 ,038 -,117 - ,226 1,216 Sumber : Data Sekunder dioalah Peneliti, 2025 Berdasarkan diperoleh persamaan regresi : 6,272 0,308 ROA 0,059 TATO -0,046 EPS e Dari Persamaan diatas, nilai Return On Asset dan Total Asset Trunover bernilai positif sehingga menaikan nilai perusahaan ,semakin tinggi Return On Asset dan Total Asset Trunover maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Dengan interprestasi sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 6,272 artinya apabila Return On Asset,Total Asset Trunover Earning Per Share dianggap konstan maka Price Book Value bernilai 6,272. Koefisien regresi variabel Return On Asset bernilai positif 0,308 artinya setiap ada satu peningkatan perolehan nila Return On Asset dengan asumsi varibel lain tetap nilai Price Book Value akan meninggkat 0,308 menujukan 1,216 Sumber : Data Sekunder diolah Peneliti, 2025 Dari data diatas diperoleh nilai perhitungan uji t seta nilai signifikanya: Pengujian Hipotesi Pertama yca Pada ttabel . n-k-. = ( 2 175-3-. = . ,025 . = 1,97393, dimana a= nilai signifikansi, n= jumlah sampel dan k=jumlah variabel independent. nilai thitung E ttabel dimana thitung 4,497 E ttabel 1,97393 dan pada variabel Return On Asset (X. terhadap Price Book Value (Y) diperoleh tingkat signifikannya sebesar 0,000 < 0,05,. maka hipotesi H1 Dapat secara parsial Return on Assets berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Pengujian Hipotesis Kedua yca Pada ttabel ( n-k-. = ( 175-3-. = . ,025:. = 1,97393, dimana a= nilai Pengaruh ROA . TATO Dan IOS Terhadap Nilai PerusahaanA( Alma,dk. signifikansi, n= jumlah sampel dan k=jumlah variabel independent. nilai thitung E ttabel dimana thitung 0,171 < ttabel 1,97393 dan pada variabel Total Asset Trunover (X. terhadap Price Book Value (Y) diperoleh tingkat signifikannya sebesar 0,474 > 0,05,. maka hipotesi H2 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial Total Asset Trunover tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Pengujian Hipotesis Kedua yca Pada ttabel ( n-k-. = ( 175-3-. = . ,025 . = 1,97393, dimana a= nilai signifikansi, n= jumlah sampel dan k=jumlah variabel independent. nilai thitung E ttabel dimana thitung1,216 < ttabel 1,97393 dan pada variabel Earning Per Share (X. terhadap Price Book Value (Y) diperoleh tingkat signifikannya sebesar 0,226 > 0,05,. maka hipotesi H3 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial Earning Per Share tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Uji Simultan (F) Tabel VII. Uji Simultan F ANOVAa Sum of Model Mean Squares 1 Regression 17,213 Square 107,846 171 Total 125,059 174 Sig. 5,738 9,097 ,000b Residual ,631 Sumber : Data Sekunder diolah Peneliti,2025 Tabel uji diatas memperlihatkan hasil nilai Fhitung sejumlah 9,097 dan nilai Ftabel sejumlah 3,12 yang artinya Fhitung > Ftabel yaitu 9,097> 2,66. Selain itu, nilai sig. 0,000 < tingkat kesalahan . 0,05. Dari hasil, diambil kesimpulan bahwa Return On Asset Total Asset Turnover dan Earning Pershare berpengaruh simultan terhadap Price Book Value . Sehingga dinyatakan (H. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 5 Nomor 1 April 2025, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia menjelaskan bahwa pengaruh variabel dependen yaitu Return On Assets. Total Asset Turnover dan Earning Per Share t adalah sebesar 36% yang berarti independen sedangkan . % -36% % = 64%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. KESIMPULAN Penelitian ini meneliti mengenai hubungan atau pengaruh antara Return On Asset,Total Asset Trunover dan Invesmen Opportunity Set terhadap Nilai perusahaan dengan rasio ukur Price Book Value pada perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 Ae Terdiri dari 73 perusahaan menurut kriteria Data yang dikumpulkan di analisis menggunakan metode statistik dengan sofware SPPSS vesi 27,maka hasil kesimpulan menghasilkan pembahasan yaitu: Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Hasil ini dikuatkan dengan penelitian terdahulu (Anggraeni 2. yang menyatakan Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value Total Asset Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Hasil yang sama dengan penelitian yang dilakukan (Elisa 2. yang menyatakan Total Asset Turnover tidak berpengaruh terhadap Price Book Value Eraning Per Share tidak berpengaruh signifikan terhadap Price Book Value. Hasil penelitian ini dikuatkan dengan penelitian (Yani febri 2. yang menyatakan Earning per Share tidak berpengaruh terhadap Price Book Value. Secara simultan Return On Asset. Total Asset Turnover dan Earing Per Share berpengaruh terhadap Price Book Value Teori sinyal mendukung hasil tersebut yang mana rasio profitabilitas sebagai sinyal bagi pihak internal Uji Determinasi (R) REFERENSI