Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva pada Keterampilan Membaca Narasi di Kelas V SDN Dadibou Mina Mawarti1. Ady Irawan2. Edy Suparjan3 1,2,3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). STKIP Taman Siswa Bima. Indonesia Info Articles Abstrak ___________________ _______________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva guna meningkatkan keterampilan membaca narasi pada siswa kelas V SDN Dadibou. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan literasi membaca siswa dan minimnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model pengembangan ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan materi serta diujicobakan kepada siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media tergolong sangat valid, dengan persentase 90% dan 96,67% dari dua validator media, serta 73,33% dari validator materi. Respon siswa menunjukkan tingkat ketertarikan yang tinggi, dengan 98,95% siswa menyatakan sangat setuju terhadap efektivitas dan kemenarikan media. Selain itu, hasil tes menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,84 . ategori tingg. Dengan demikian, media Canva terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca narasi siswa sekolah dasar dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran berbasis teknologi. Keywords: Canva. Interactive learning. Learning media. Literacy. Narrative reading. ____________________ Abstract ______________________________________________________ This study aims to develop an interactive learning media based on Canva to improve narrative reading skills among fifth-grade students at SDN Dadibou. The background of this research stems from the low reading literacy skills of students and the limited use of technology in Indonesian language learning. The method used is R&D with the ADDIE development model (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. The developed media was validated by media and material experts and tested on The validation results show that the media is considered highly valid, with validation scores of 90% and 96. 67% from two media validators, 33% from the material validator. Student responses indicated a high level of interest, with 98. 95% of students strongly agreeing on the effectiveness and appeal of the media. In addition, test results showed a significant improvement, with an average N-Gain of 0. igh categor. Thus. Canva-based media is proven to be effective in enhancing elementary students' narrative reading skills and can serve as an innovative alternative for technology-based learning. nC Alamat Korespondensi: p-ISSN 2621-9484 E-mail: minarmawarti@gmail. e-ISSN 2620-8415 Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. PENDAHULUAN Permasalahan rendahnya literasi membaca di Indonesia, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar, masih menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan. Berdasarkan hasil asesmen nasional yang dilakukan Kemendikbudristek . , keterampilan literasi siswa SD masih berada di bawah standar minimal, terutama dalam kemampuan memahami isi bacaan. Kondisi ini mencerminkan bahwa masih terdapat hambatan besar dalam penguasaan keterampilan dasar membaca yang menjadi fondasi bagi pembelajaran di jenjang berikutnya. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat sekolah dasar memiliki peran yang sangat krusial pada mengembangkan kemampuan literasi peserta didik. Salah satu keterampilan utama dalam pelajaran Bahasa Indonesia adalah membaca narasi, yang tidak hanya menuntut kemampuan teknis membaca, tetapi juga pemahaman isi dan struktur cerita. Navida. Rasiman, & Prasetyowati. mencatat bahwa banyak siswa hanya membaca teks secara mekanis tanpa memahami makna yang dikandungnya, sementara Wardani. menyoroti lemahnya motivasi siswa untuk membaca secara mandiri di luar aktivitas sekolah. Hal ini diperparah oleh kurangnya lingkungan literasi yang mendukung, seperti pojok baca yang tidak aktif atau perpustakaan yang minim koleksi (Sari & Rahmawati, 2. Berdasarkan hasil observasi di kelas V SDN Dadibou pada bulan Februari tahun 2025 menunjukkan adanya indikasi rendahnya motivasi dan keterampilan membaca narasi pada peserta didik. Dari 24 siswa, 4 siswa belum mampu membaca teks naratif dengan lancar dan memahami isinya. Aktivitas belajar juga terganggu oleh ketidakfokusan siswa saat pembelajaran berlangsung. Metode pengajaran yang masih dominan ceramah dan minim penggunaan teknologi menyebabkan proses pembelajaran cenderung monoton dan kurang menarik. Media yang digunakan guru masih terbatas pada buku teks, gambar, papan tulis, sementara teknologi belum dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa penelitian sebelumnya telah menegaskan pentingnya inovasi media melalui proses belajar yang bertujuan guna membangkitkan minat dan meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Misalnya. Murniati & Yuliana . dalam prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar membuktikan bahwa penggunaan media berbasis digital dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Sementara itu. Ramadhani & Fauzi . menekankan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran literasi di era digital sangat penting untuk membentuk kompetensi abad 21, termasuk kreativitas, komunikasi, dan literasi digital. digunakan ialah pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Canva, mudah diakses, dan tidak memerlukan keahlian desain tinggi. Canva telah digunakan dalam beberapa studi pendidikan sebagai alat bantu yang efektif dalam visualisasi materi pembelajaran. Naibaho & Nurjannah . menunjukkan bahwa penggunaan Canva dapat mendorong peningkatan motivasi belajar siswa karena media yang ditampilkan lebih menarik secara visual dan interaktif. Meskipun terdapat berbagai platform serupa seperti PowerPoint atau Google Slides, keunggulan Canva terletak pada fleksibilitas desain dan kemudahan Selain itu. Canva mendukung pengembangan keterampilan abad 21 seperti berpikir kreatif dan literasi digital (Mubarok & Astutik, 2. Oleh sebab itu. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Canva dipandang sebagai alternatif yang relevan guna mengatasi permasalahan rendahnya keterampilan membaca narasi dan rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di kelas V SDN Dadibou. Dengan demikian, penelitian tujuan dari kegiatan ini ialah merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan Canva sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca narasi peserta didik serta mendorong integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menempati posisi penting dalam literatur karena menggabungkan pendekatan pengembangan media digital dengan fokus peningkatan literasi narasi siswa sekolah dasar sebuah kajian yang masih relatif terbatas. METODE Penilitian ini menggunakan Research and Development (R&D), yang bertujuan guna merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva. guna meningkatkan keterampilan membaca narasi pada peserta didik kelas V SDN Dadibou. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari lima tahapan sistematis: Analisis. Desain. Pengembangan. Implementasi, dan Evaluasi. Menurut Handayani. R&D bertujuan untuk menemukan, memperbaiki, mengembangkan, menguji efektivitas produk, metode, atau model tertentu agar menjadi lebih unggul dan bermakna. Maka dari itu, pendekatan ini tepat digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Model ADDIE dipilih karena bersifat sistematis, interaktif, dan dapat dijadikan rujukan setiap tahapan berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya (Bulhayat et al. , 2. Kelebihannya terletak pada strukturnya yang sederhana namun terstruktur, sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam konteks pendidikan (Wulandari et al. , 2. Menurut Ratna Dewi et al. , 2021 alur pengembangan model ADDIE adalah sebagai Gambar 1. Alur Pengembangan Model ADDIE Analisis (Analysi. Peneliti mengamati adanya kekurangan pada kemampuan siswa dalam membaca narasi peserta didik kelas V. Media pembelajaran berbasis Canva dipilih sebagai solusi untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Desain (Desig. Merancang media pembelajaran Canva berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan materi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Pengembangan (Developmen. Media yang telah dikembangkan direalisasikan dan divalidasi oleh para ahli . Revisi dilakukan berdasarkan masukan dari ahli. Implementasi (Implementatio. Media diuji coba kepada peserta didik kelas V SDN Dadibou untuk mengukur efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran membaca narasi. Evaluasi (Evaluatio. Evaluasi dilakukan melalui tes hasil belajar, angket respon peserta didik, dan observasi langsung untuk menentukan keberhasilan pengembangan media. Subjek uji coba Subjek uji coba adalah 6 peserta didik kelas V SDN Dadibou. Jenis Data Data kualitatif dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi berupa catatan lapangan. Sedangkan, data kuantitatif diperoleh dari penyebaran angket dan pelaksanaan tes hasil belajar Instrument Pengumpulan Data Observasi: berdasarkan aspek fasilitas, proses pembelajaran, media, peserta didik, dan guru Wawancara: mendalami peran guru, penggunaan media, dan kendala Angket: Angket ahli media: tampilan dan kelayakan Angket ahli materi: kesesuaian isi dan konten Angket ahli modul ajar: identitas, tujuan, metode, kegiatan pembelajaran Angket respon peserta didik: perasaan dan ketertarikan Tes: latihan soal membaca narasi Dokumentasi: foto kegiatan dan proses pengembangan Tempat dan waktu penelitian Penelitian dilaksanakan selama April 2025 di SDN Dadibou kelas V dengan 24 peserta didik. Populasi dan waktu penelitian Populasi: seluruh peserta didik kelas V SDN Dadibou . Sampel menggunakan teknik sampling bertahap. Teknik Analisis Data Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan deskriptif dengan cara menjelaskan pendapat, saran, dan tanggapan dari responden guna mengevaluasi kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Rumus untuk menghitung: ya P= X100% ycA Sumber Sugiyono, . P = Angka presentasi akhir F = Skor yang didapat N = Jumlah frekuensi Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Rumus untuk menguji efektifitas menggunakan rumus uji N-Gain adalah: ycycoycuyc ycyycuycycycyceycOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc N-Gain = ycycoycuyc ycnyccyceycaycoOeycycoycuyc ycyycyceycyceycyc Tabel 1. kriteria Gain Ternomalisasi Indikator G>0,7 Tinggi 0,3O g O0,7 Sedang g<0,3 Rendah (Sumber: Soifah. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini berhasil mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan membaca narasi siswa kelas V di SDN Dadibou. Tahapan pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE, yang meliputi Analisis. Desain. Pengembangan. Implementasi, dan Evaluasi, serta menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Gambar 1. Tampilan masuk Tampilan ini merupakan halaman awal atau landing page dari media pembelajaran Canva. Di halaman ini, siswa diperkenalkan dengan identitas media seperti judul, nama pembuat, dan logo sekolah. Desain dibuat menarik untuk menumbuhkan kesan pertama yang positif pada pengguna. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 2. Tampilan Menu Utama Halaman ini berisi navigasi utama yang mengarahkan siswa ke bagian-bagian penting dalam media, seperti AuMateriAy. AuVideo PembelajaranAy. AuQuizAy, dan AuPetunjuk PenggunaanAy. Penggunaan ikon dan warna yang kontras bertujuan memudahkan siswa menavigasi isi media secara mandiri. Gambar 3. Tampilan Menu Materi Halaman tampilan materi pelajaran membaca narasi yang telah disesuaikan dengan kurikulum kelas V. Materi disajikan secara ringkas, visual, dan sistematis menggunakan infografis serta ilustrasi yang menarik, sehingga membantu siswa memahami isi teks naratif secara menyeluruh. Gambar 4. Tampilan vidio pembelajaran Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Halaman ini menyajikan video pembelajaran yang berisi penjelasan materi secara audio-visual. Video ini dikembangkan untuk memfasilitasi siswa dengan gaya belajar auditori dan visual, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan Gambar 5. Tampilan Quiz Quiz disusun dalam bentuk interaktif, seperti pilihan ganda atau menjodohkan, yang dirancang guna mengevaluasi tingkat pemahaman siswa atas materi pelajaran yang Tampilan dibuat menarik agar siswa merasa senang mengerjakan soal dan tidak merasa tertekan. Gambar 6 Tampilan Hasil Quiz Setelah siswa menyelesaikan quiz, sistem akan menampilkan hasilnya secara langsung. Tampilan ini mencakup skor akhir dan umpan balik singkat, yang bertujuan membantu siswa mengetahui capaian belajarnya dan memperbaiki kekurangan. Tabel 2. Hasil Validasi Media Aspek Penilaian Validator I Daya Tarik Media Kritik dan saran Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Bahasa Presentase Kriteria Sangat Valid Aspek Penilaian Daya Tarik Media Bahasa Presentase Kriteria Validator II 96,67% Sangat Valid Warna lebih soft dan Huruf disesuaikan dengan tanda baca Kritik dan saran Menu dibuat/diaktifkan . Tombol back dibuat setiap menu. Produk secara umum sudah bagus, semoga dapat dengan baik ketika di Semoga lancar respon yang baik Terdapat dua validator media yang memberikan masukan terhadap tampilan dan bahasa Hasil validasi menunjukkan: Validator 1 memberikan total skor 54 dengan persentase 90% dan kriteria sangat Saran: penggunaan warna lebih lembut dan penyesuaian huruf dengan tanda Validator 2 memberikan total skor 58 dengan persentase 96,67% dan kriteria sangat valid. Saran: tombol navigasi seperti "back" ditambahkan, dan menu diaktifkan sesuai fungsi. Tabel 3. Hasil Validasi Materi Aspek Penilaian Kesesuaian Media Dengan Materi Muatan Bahasa Dalam Materi Isi Jumalah Presentase Kriteria Validator Kritik dan saran 73, 33% Valid Media sudah sesuai dengan materi yang akan di ajarkan. Semoga Validator materi memberikan skor total 44 dengan persentase 73,33%, yang tergolong dalam kategori valid. Media dianggap sudah sesuai dengan materi yang diajarkan. Tidak ada saran substansial, hanya dukungan terhadap kelanjutan pengembangan. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Tabel 4. Hasil Respon Pertanyaan Negatif Peserta Didik Pada Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Jumlah Skor Aspek pernyataan negatif peserta Lebih baik bermain dari pada 27,08% Belajar dengan media pembelajaran interaktif 26,04% berbasis Canva membuat saya Belajar membaca dengan media pembelajaran interaktif 26,04% berbasis Canva membuangbuang waktu Saya malas belajar dengan media pembelajaran interaktif Belajar melalui buku memberikan saya kenyamanan lebih daripada 29,16% menggunakan media pembelajaran interaktif. Saya cepat bosan jika belajar dengan media pembelajaran 26,04% Saya lebih tertarik bermain game dibandingkan dengan 27,08% aktivitas membaca Belajar dengan media pembelajaran interaktif hanya untuk peserta didik yang rajin Saya tidak suka belajar dengan media pembelajaran 27,08% interaktif berbasis Canva Saya kurang mengerti jika belajar menggunakan media 28,12% pembelajaran interktif berbasis Canva. Jumlah Presentase klasikal 26,66% Kriteria Sangat tidak setuju Pernyataan Negatif angket yang disebar kepada 24 siswa menunjukkan respon sangat positif: Rata-rata persentase klasikal sebesar 26,66%, tergolong dalam kategori Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. sangat tidak setuju terhadap pernyataan negatif seperti Aubelajar dengan Canva membuat mengantukAy. Aulebih baik bermain daripada membacaAy, dan Aumedia Canva membuat bosanAy. Hal ini menunjukkan bahwa siswa menolak pandangan negatif terhadap penggunaan media interaktif Canva dan lebih menerima media tersebut sebagai alat bantu belajar yang menarik. Tabel 5. Hasil Respon Pertanyaan Positif Peserta Didik Pada Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Jumlah Skor Aspek pernyataan positif peserta Media pembelajaran interaktif berbasis Canva membuat saya ingin Saya merasa lebih bersemangat belajar saat menggunakan media 98,95% pembelajaran interaktif dari Canva karena tidak Saya Merasa antusias dalam belajar melalui media interaktif berbasis Canva Membaca menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Canva sangat menyenangkan Penggunaan warna dalam media pembelajaran interaktif yang dibuat 98,95% dengan Canva tampak begitu Desain teks dalam media pembelajaran berbasis Canva terlihat pas dan 97,91% mendukung kenyamanan Media pembelajaran interaktif berbasis Canva menarik untuk digunakan Huruf media pembelajaran 95,83% berbasis Canva sangat jelas Saya merasakan manfaat 97,91% besar dari penggunaan Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. media pembelajaran Canva dalam kegiatan Saya berharap media pembelajaran interaktif menggunakan Canva ini dapat digunakan kembali pada pembelajaran Jumlah Presentase klasikal 98, 95% Kriteria Sangat setuju Untuk pernyataan positif, diperoleh hasil yang sangat menggembirakan: Sebanyak 98,95% siswa sangat setuju bahwa media Canva menyenangkan, menarik, membantu memahami materi, dan membuat mereka ingin membaca. Ini membuktikan bahwa media Canva sangat efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi membaca narasi. Kode Siswa S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 Tabel 6. Hasil Analisis Post-Test-Pre Test Pre-Test Post-Test N-Gain Score 0,83 0,83 0,83 0,85 0,85 0,85 0,83 0,83 0,85 0,85 0,85 0,85 0,85 0,83 0,87 0,83 0,85 0,83 Rata-rata 0,84 Minimal Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Untuk mengukur efektivitas media, dilakukan pre-test dan post-test terhadap 24 peserta Hasilnya menunjukkan: A Rata-rata skor N-Gain sebesar 0,84, termasuk dalam kategori Tinggi menurut tabel interpretasi gain ternormalisasi. A Seluruh peserta didik mengalami peningkatan skor, dengan nilai N-Gain berkisar antara 0,80 hingga 1,00. Hasil ini menujukkan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca narasi peserta didik. Visualisasi grafik menunjukkan tren peningkatan skor yang signifikan setelah penggunaan media. Gambar 7. Grafik Post-Test-Pre Test Grafik ini menunjukkan perbandingan hasil nilai siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Canva. Tampak peningkatan yang signifikan pada seluruh peserta didik, mengindikasikan bahwa media Canva efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca narasi. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang dikembangkan melalui model ADDIE terbukti sangat valid dan efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca narasi siswa kelas V SDN Dadibou. Validasi media oleh dua ahli menghasilkan skor 90% dan 96,67% dengan kategori sangat valid, sementara validasi materi memperoleh skor 73,33% dengan kategori valid. Hasil angket respon siswa menunjukkan tingkat persetujuan sangat tinggi terhadap media yang dikembangkan, dengan persentase klasikal sebesar 98,95% untuk pernyataan positif dan hanya 26,66% untuk pernyataan negatif. Selain itu, peningkatan kemampuan membaca narasi siswa ditunjukkan melalui skor rata-rata N-Gain sebesar 0,84 yang termasuk dalam kategori Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru secara aktif mengintegrasikan media Canva dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Pihak sekolah juga diharapkan menyediakan dukungan fasilitas dan infrastruktur teknologi yang memadai. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media serupa untuk keterampilan berbahasa lainnya agar pemanfaatan Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. teknologi dalam pembelajaran semakin optimal dan merata di berbagai satuan pendidikan DAFTAR PUSTAKA