Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara (PCN) 3 . 20-26 e-ISSN 2988-2907. p-ISSN 2988-4667 Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara (PCN) Journal homepage: https://w. id/index. php/pcn Pembinaan Peningkatan Literasi Keuangan Digital Bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga Guidance In Improving Digital Financial Literacy for Housewives Hikmah1*. Dian Efriyenti2. Risca Azmiana3 Email: . ikmah@puterabatam. , . efriyenty@gmail. , . isca@puterabatam. 1,23 Universitas Putera Batam. Batam. Kepulauan Riau. Indonesia *)corresponding author Keywords Abstract Digital Finansial Literacy. Skills. Housewives This community service aims to improve digital financial literacy for housewives, so that they can manage family finances more effectively and efficiently, and utilize digital technology to improve their economic welfare. Digital financial literacy includes an understanding of how to use technology to manage finances, such as online banking, e-wallets, and financial management applications. However, many housewives still have limited knowledge and skills in this area. This also happens to families who live in the Barelang Mega Jaya Sejati Housing Complex. The method used for this community service activity is the lecture and discussion method, so that a positive interactive dialogue occurs in order to produce several solutions to these problems. The results of this community service activity can have a positive impact on improving digital financial literacy for housewives. Kata Kunci Abstrak Literasi Keuangan Digital. Keterampilan. Ibu Rumah Tangga Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi ibu-ibu rumah tangga, sehingga mereka dapat mengelola keuangan keluarga dengan lebih efektif dan efisien, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Literasi keuangan digital meliputi pemahaman tentang cara menggunakan teknologi untuk mengelola keuangan, seperti perbankan online, e-wallet, dan aplikasi pengelola Namun, banyak ibu-ibu rumah tangga masih memiliki keterbatasan dalam pengetahuan dan keterampilan di bidang ini. Hal tersebut juga terjadi pada keluarga yang bertempat tinggal pada Perumahan Barelang Mega Jaya Sejati Adapun metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan diskusi, sehingga terjadi dialog interaktif yang positif guna dapat menghasilkan beberapa pemecahan masalah tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi keuangan digital bagi ibu-ibu rumah tangga. https://doi. org/10. 70104/pcn. Hikmah et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 3 . , 2025, pp. Pendahuluan Keluarga merupakan salah satu elemen terkecil yang terdapat dalam masyarakat. Keluarga sendiri terdiri dari istri, suami dan anak, dimana dari masing-masing anggota keluarga ini memiliki hak dan kewajiban dan peran masing-masing. Seorang ayah memiliki peran untuk memberikan nafkah kepada keluargan dan menjadi teladan bagi anak serta istrinya. Sedangkan sebagai ibu juga memiliki peran yang penting dalam keluarga. Seorang istri memiliki peran mengatur dan mengelola apa yang diperlukan dalam rumah tangga, mendidik anak, dan membantu suami mempertahankan rumah tangga . Sebagian besar keluarga menghadapi masalah keuangan. Mengatur keuangan keluarga seringkali menjadi sumber konflik dalam keluarga. Salah satu masalah keluarga yang mungkin Problem keuangan yang tidak dapat ditangani dengan baik dapat menyebabkan perceraian. Banyak masalah keuangan yang semakin memburuk, pengeluaran yang tidak jelas, bahkan dari perspektif yang berbeda mengenai penggunaan uang sehingga menyebabkan sakit hati yang menyebabkan konflik rumah tangga . Di sisi lain terdapat pula pandangan bahwa mengelola keuangan yang identik dengan membukukan segala hal yang terkait dengan penerimaan dan pengeluaran uang adalah pekerjaan yang merepotkan. Pengetahuan keuangan dan pengalaman keuangan berpengaruh terhadap perencanaan investasi keluarga . Tingkat literasi keuangan perempuan di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan lakilaki, khususnya dalam pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan berbasis digital. Hal ini diperparah oleh rendahnya akses informasi dan kurangnya pendampingan dalam memanfaatkan aplikasi keuangan digital, seperti mobile banking, e-wallet, maupun platform investasi digital. Kesenjangan ini berpotensi memperbesar kerentanan ekonomi rumah tangga terhadap perubahan kondisi finansial, terutama di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu . , . Selain itu, penggunaan layanan keuangan digital yang tidak disertai pemahaman yang memadai juga dapat menimbulkan risiko, seperti penipuan digital, penggunaan kredit digital yang tidak bijak, serta penyalahgunaan data pribadi . Oleh karena itu, diperlukan suatu program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan literasi keuangan digital bagi ibu-ibu rumah tangga, agar mereka mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, aman, dan efisien dalam era digital . Program pembinaan peningkatan literasi keuangan digital ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada ibu rumah tangga mengenai konsep dasar keuangan digital, manfaat dan risikonya, serta keterampilan praktis dalam menggunakan aplikasi keuangan yang aman dan efisien . Pembinaan ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan Dengan demikian, ibu rumah tangga tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara langsung, tetapi juga turut berkontribusi terhadap penguatan ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat mikro . Berdasarkan observasi tim pencatatan keuangan keluarga yang dipergunakan oleh ibu-ibu ini masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi selisih perhitungan dan pencatatan keuangan yang tidak teratur. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat merasa perlu adanya upaya yang harus dilakukan dalam rangka peningkatan pengetahuan literasi keuangan digital ibu-ibu rumah tangga di Perumahan Barelang Mega Jaya Sejati. Adapun upaya yang akan dilakukan yakni pemberian pengetahuan mengenai penyuluhan dan pelatihan bagaimana praktik dalam pengoperasian perangkat keuangan digital. Dari permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya, maka kegiatan PKM kali ini mencoba menawarkan sebuah kegiatan yang diharapkan mampu untuk menyelesaikannya. Dengan memberikan pencerahan mengenai urgensi manajemen keuangan bagi ibu-ibu rumah tangga, persoalan keuangan yang dihadapi akan lebih mudah diantisipasi sebelumnya dan sosialisasi serta pelatihan penggunaan aplikasi keuangan keluarga secara digital. Secara tidak langsung jika permasalahan ini dapat diatasi oleh setiap keluarga, maka tujuan keluarga sejahtera dapat Hikmah et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 3 . , 2025, pp. Permasalahan yang sedang dihadapi ibu rumah tangga, berdasarkan survey yang dilaksanakan seperti Minimnya pengetahuan terkait pembukuan dan budgeting anggaran. Tidak memiliki formula yang benar dalam penyusunan keuangan keluarga. Tidak sadar kondisi keuangan yang dimiliki keluarga. Tidak memiliki proteksi dan investasi dalam waktu jangka panjang, pendek ataupun menengah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan digital ibu rumah tangga agar mampu mengelola keuangan keluarga secara efektif dan efisien. Melalui pelatihan penggunaan aplikasi keuangan digital, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya pencatatan keuangan, penyusunan anggaran, serta perencanaan keuangan jangka pendek hingga jangka panjang. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi potensi konflik keluarga akibat masalah keuangan dan mendorong terciptanya keluarga yang mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Adapun kegunaan dari hasil kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan praktis dan solusi nyata bagi ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan rumah tangga secara digital, sehingga mereka dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak. Bagi tim pelaksana, kegiatan ini juga menjadi sarana pengabdian dalam menerapkan ilmu dan keterampilan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis keluarga. Metode Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan dengan judul Pembuatan cash flow dalam mengelola keuangan rumah Kegiatan pembinaan dilaksanakan dengan 5 kali pertemuan yang dilaksanakan mulai dari bulan Januari-Juli 2024. Kegiatan pengabdian ini akan dilakukan di Perumahan Barelang Mega Jaya Sejati dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan oleh 3 . dosen dan 5 Untuk jadwal kegiatan pengabdian direncanakan akan dilakukan setiap bulan, namun tim pengabdi akan menyesuaikan dengan waktu dan tempat dilokasi pengabdian. Berikut Tabel perencanaan kegiatan pembinaan yang akan dilakukan. Tabel 1. Pelaksanaan kegiatan pengabdian Pertemuan Ke1 Jadwal Pelaksanaan Februari 2024 Kegiatan Narasumber Merencanakan Porsi Pengeluaran Ketua Anggota 1, 2, dan 3 Ketua Anggota 1,4, dan 5 Maret 2024 Pelatihan mencatat April 2024 Membuat rician pengeluaran dan lapoan arus kas Ketua Anggota 1, 6 dan 7 April 2024 Perkenalan dan praktik aplikasi keuangan digital Ketua Anggota 1, 2, 3, dan 4 Mei 2024 Pembuatan laporan keuangan digital Ketua Anggota 1, 5, 6 dan 7 Metode Pelaksanaan Pada pelaksanaan pengabdian dilakukan sebagai berikut: Ceramah Metode dalam pengabdian ini dalam metode ceramah yaitu diberikan kepada Ibu rumah tangga dengan memberikan beberapa penjelasan terkait dengan materi yang diberikan kepada pengabdi. Dalam penyampaian materi ini dikaitkan dengan permasalahan yang terjadi dimasyarakat dan dengan konsep yang harusnya dilakukan agar terjadi kesesuain antara konsep dengan yang dialami oleh Ibu rumah Tangga. Dalam materi yang diberikan Hikmah et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 3 . , 2025, pp. terkait dengan Penggunaan aplikasi keuangan digital yang sangat penting bagi Ibu rumah tangga dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Participatory learning Participatory learning ini dilakukan dengan mengkombinasikan antara teori dan praktek. Pada metode ini peserta akan mempraktekkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan dan pemahaman tentang penggunaan aplikasi keuangan digital. Keberlanjutan kegiatan Kegiatan yang dilakukan ini akan dilanjutkan dengan pemberian materi yang terkait dengan materi yang dilakukan pada saat ini, agar pemahaman ibu-ibu rumah tangga tidak hanya terbatas pada literasi keuangan digital tapi tentunya lebih banyak lagi materi yang lain yang bisa meningkatkan pemahaman. Dengan lima pertemuan yang dilakukan masih sangat kurang cukup dalam memberikan pemahaman kepada Ibu-Ibu rumah tangga, olehnya itu kedepannya pengabdi akan menyusun rencana pengabdian selanjutnya dengan investasi yang bisa dilakukan utuk meningkatkan ketahanan keuangan keluarga. Hasil dan Pembahasan Hasil pengabdian Pengabdian masyarakat yang berupa pembinaan telah dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan dilaksanakan menyesuikan dengan waktu dari audiens atau peserta pengabdian, penyesuaian ini dilakukan karena sebagian ibu-ibu rumah tangga bekerja dan pengabdi dan mahasiswa juga bekerja. Pengabdian ini yang dilaksanakan pagi dan sore hari. Pembinaan dilakukan kepada ibu-ibu rumah tangga. Teknis pelaksanaan pembinaan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan latihan. Berdasarkan metode tersebut maka tim pengabdi secara langsung memandu dan membina Ibu-ibu rumah tangga untuk materi tentang literasi keuangan bagi Ibu-Ibu rumah tangga. Adapun penjelasan pada setiap pertemuan sebagai Pertemuan Pertama Pelaksanaan pengabdian masyarakat pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Februari 2024, dimana kegiatan pertemuan saat itu diawali dengan pembukaan oleh Ketua, dilanjutkan penyampaian materi topik materi merencanakan porsi pengeluaran. Kegiatan ini disampaikan oleh Anggota 1. Pada materi ini diberikan pemaparan tentang pentingnya merencanakan porsi pengeluaran dalam rumah tangga. Pada Pertemuan pertama di hadiri oleh 4 orang peserta. Pertemuan Kedua Pelaksanaan pengabdian masyarakat pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Minggu, 5 Maret 2024. Kegiatan pertemuan ini dengan topik pelatihan pencatatan pemasukan dan Pengabdian pada pertemuan kedua kurang lebih 60 menit dari pukul 14. Tim pengabdi memberikan sesi latihan terkait dengan pelatihan pencatatan pemasukan dan pengeluaran keuangan rumah tangga. Pertemuan Ketiga Pelaksanaan pengabdian masyarakat pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Minggu, 7 April 2024. Kegiatan pertemuan ini dengan topik Membuat rician pengeluaran dan lapoan arus kas. Pengabdian pada pertemuan ketiga kurang lebih 45 menit dari pukul 10. Tim pengabdi memberikan sesi latihan terkait dengan Membuat rincian pengeluaran dan lapoan arus kas Pada sesi ini diberikan pelatihan bahwa dalam pengelolaan keuangan rumah tangga penting untuk membuat rincin-rincian pengeluaran dan melakukan laporan arus kas pada rumah tangga. Pertemuan Keempat Pelaksanaan pengabdian masyarakat pertemuan keempat dilaksanakan pada hari Minggu, 21 April 2024. Kegiatan pertemuan ini dengan topik memperkenalkan dan praktik penggunaan aplikasi keuangan digital. Pengabdian pada pertemuan ketiga kurang lebih 60 Hikmah et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 3 . , 2025, pp. menit dari pukul 13. Tim pengabdi memberikan sesi latihan terkait dengan pembuatan laporan keuangan digital. Ibu-ibu rumah tangga pada pertemuan ini di berikan pemahaman tentang Praktek penggunaan aplikasi keuangan digital Pertemuan Kelima Pelaksanaan pengabdian masyarakat pertemuan kelima dilaksanakan pada hari Minggu, 5 Mei 2024. Kegiatan pertemuan ini dengan topik pembuatan laporan keuangan digital Pengabdian pada pertemuan kedua kurang lebih 60 menit dari pukul 15. Tim pengabdi memberikan sesi latihan terkait dengan pembuatan laporan keuangan digital. Pembahasan Kegiatan yang sudah dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan dapat dijelaskan bahwa kegiatan dapat dijalankan sesuai yang direncanakan sebelumnya. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari 3 orang Dosen dan 5 orang mahasiswa yang memberikan pembinaan terkait dengan literasi keuangan digital bagi Ibu-ibu rumah tangga. Pembinaan pertemuan pertama diisi dengan sosialisasi tentang merencanakan porsi Pada sesi ini pemateri memberikan pemahaman bahwa dalam rumah tangga pentingnya melakukan pencatatan dalam keuangan rumah tangga sehingga dapat dikelola dengan baik pemasukan maupun pengeluaran . Pembinaan pertemuan kedua dilanjutkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Pada sesi ini para audiens yang terdiri dari para ibu rumah tangga. Beberapa tips yang dilakukan yaitu membuat perencanaan terkait dengan kebutuhan dan pengeluaran itu sangat penting untuk pengelolaan keuangan rumah tangga, sehingga mampu melakukan analisis terkait dengan keuangan keluarga. Hal ini sangat penting agar para ibu mampu melakukan analisis terhadap kondisi keuangan keluarga . Selanjutnya pada pertemuan ketiga. Materi diisi tentang membuat rincian pengeluaran dan laporan arus kas. Pada pelatihan pertemuan ke empat ini diberikan pemahaman bahwa penting dalam rumah tangga untuk melakukan pengendalian terutama pengeluaran, didalam rumah tangga ada beberapa pengeluaran yang harus dikendalikan seperti pengeluaran kebutuhan sehari hari dan kebutuhan lainnya, sehingga perlu pos-pos tersendiri dalam mengendalikan pengeluaran tersebut. Pembinaan pada hari keempat materi yang diberikan adalah Perkenalan dan praktik penggunaan aplikasi keuangan digital. Pada saat sekarang ini banyak ibu rumah tangga yang belum mengenal aplikasi keuangan digital. Pengunaan aplikasi digital ini lebih mudah digunakan dengan mengunakan perangkat seluler. Penggunaan aplikasi berbasis seluler dinilai lebih praktis dan membantu pencatatan keuangan secara real-time (Rahmawati & Hidayati, . Pembinaan pada hari kelima dilakukan dengan review dan tugas mandiri terhadap pembuatan laporan keuangan digital. Pada sesi ini dilakukan evaluasi bagi Tim pengabdian atas materi yang sudah dilakukan sebelumnya dengan memberikan post tes. Adapun post tes tersebut terdiri dari 2 materi yaitu mengenai pembuatan laporan . Untuk pengelolaan keuangan dilakukan evaluasi dengan membuat buku keuangan dan dan penulisan buku kas rumah tangga Indikator tercapainya tujuan pengabdian ini para ibu rumah tangga sudah mampu membuat menyusun pembukuan keuangan rumah tangga meskipun secara sederhana Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini, akan menjadi masukan untuk keberlanjutan pengabdian di tahun yang akan datang. Tim pengabdi selalu melakukan koordinasi dan berkomunikasi serta mengevaluasi setiap selesai kegiatan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui kendala yang dihadapi saat pengabdian dilaksanakan. Hasil evaluasi akan ditindaklanjuti sesuai dengan kendala yang sedang dihadapi. Hikmah et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 3 . , 2025, pp. Gambar 1. Foto Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Simpulan Mengatur keuangan keluarga penting, karena keuangan keluarga secara kuantitas dan kualitas dapat bermanfaat bagi keluarga secara maksimal untuk mencapai keluarga yang sejahtera yaitu tercukupi secara materiil dan spiritual, dan semua anggota keluarga bisa mengembangkan potensi sesuai dengan bakat, kemampuan masing masing. Dengan pengetahuan yang dimiliki maka dapat mengatur keuangan rumah tangga dengan baik sehingga keuangan keluarga akan menjadi sehat. Adapun hasil Kesimpulan dari kegiatan yang dilakukan ibu-ibu rumah tangga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya literasi keuangan digital dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menjadi lebih familiar dengan berbagai aplikasi keuangan digital serta mengetahui cara memanfaatkannya secara efektif untuk mengelola keuangan pribadi. Pemahaman ini tercermin dalam peningkatan kemampuan mereka dalam menyusun dan mengelola anggaran rumah tangga, melakukan pencatatan terhadap pemasukan dan pengeluaran, serta merancang perencanaan keuangan jangka panjang secara lebih sistematis. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan keterampilan dalam melakukan berbagai transaksi digital, seperti pembayaran tagihan, transfer uang, hingga belanja daring secara aman dan bertanggung jawab. Saran Berdasarkan kesimpulan kegiatan di atas, maka disarankan kepada semua pihak terutama bagi Ibu rumah tangga tetap harus terus belajar dalam pengelolaan keuangan rumah tangga agar bisa memanage keuangan dengan baik, harus terus menambah pengetahuan terkait dengan literasi keuangan. Mengingat pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga ini sangat penting bagi para peserta maka disarankan kegiatan ini disosialisasikan dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta membuahkan hasil dari minat yang dimiliki oleh para peserta dan masyarakat guna mendukung program pemerintah. Tim Pengabdi yang akan melaksanakan pengabdian berikutnya, maka disarankan dapat dilaksanakan kembali dengan peserta . yang lebih Referensi