JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan Skripsi Bertema Cyber Security melalui Webinar Interaktif dan Evaluasi Kepuasaan Peserta Khairunnisak Nur Isnaini1*. Anisaa Qothrunnada Khoirunnita2 Universitas Amikom Purwokerto E-mail: nisak@amikompurwokerto. Received : 31-08-2025 Revised : 25-10-2025 Accepted : 26-10-2025 Published : 04-11-2025 Abstrak Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto, khususnya yang memilih konsentrasi dibidang keamanan siber, sering menghadapi kendala teknis dan non-teknis yang dapat menghambat penyelesaian skripsi. Kegiatan pendampingan penulisan skripsi bertema keamanan siber diperlukan untuk membantu mahasiswa mengatasi kesulitan dalam menentukan topik, menggali ide penelitian, serta merancang metodologi yang tepat. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif AuBagaimana Menaklukkan Skripsi dengan Tema CybersecurityAy yang diikuti oleh 55 peserta dari tiga program studi. Materi disampaikan oleh akademisi dan praktisi, mencakup strategi pemilihan topik, perancangan metodologi, pengenalan isuisu terkini di bidang keamanan siber, dan gambaran penerapan di industri. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, dengan persentase skor 4 dan 5 di atas 83% pada seluruh indikator, meliputi peningkatan wawasan, kemudahan mencari topik dan objek penelitian, serta penguatan kemampuan komunikasi dengan pembimbing. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memberikan kombinasi keterampilan teknis dan soft skills yang dibutuhkan mahasiswa, serta relevan untuk dilanjutkan dalam bentuk seri webinar atau workshop pendampingan skripsi. Rencana tindak lanjut kegiatan pengabdian ini adalah workshop pemilihan metode atau framework yang dapat digunakan oleh mahasiswa sesuai topik yang dipilih. Kata Kunci: Cybersecurity. Pendampingan Skripsi. Webinar Akademik. Soft Skills Abstract Students of the Faculty of Computer Science at Universitas Amikom Purwokerto, particularly those focusing on cybersecurity, often face both technical and non-technical challenges that may hinder thesis completion. The supervision program for thesis writing in the field of cybersecurity is essential to help students overcome difficulties in determining research topics, exploring research ideas, and designing appropriate methodologies. This community service program was conducted in the form of an interactive webinar titled AuHow to Conquer Your Thesis with a Cybersecurity Theme,Ay attended by 55 participants from three study programs. The materials were delivered by academics and practitioners, covering strategies for topic selection, methodology design, introduction to current cybersecurity issues, and insights into industry applications. The evaluation results showed a high level of participant satisfaction, with scores of 4 and 5 exceeding 83% in all indicators, including increased knowledge, ease in finding research topics and objects, and strengthened communication skills with supervisors. This activity has proven effective in providing a combination of technical and soft skills needed by students and is relevant to be continued in the form of a webinar series or thesis Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. supervision workshops. The follow-up plan for this community service activity is a workshop on selecting methods or frameworks that can be used by students according to their chosen topics. Keywords: Cybersecurity. Thesis Supervision. Academic Webinar. Soft Skills PENDAHULUAN Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi signifikan di berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi dan praktik industri, melalui adopsi teknologi digital yang mempercepat proses bisnis dan pembelajaran (Tanjung et al. , 2024. Kambau, 2. Seiring meningkatnya pemanfaatan layanan digital, ancaman keamanan siber di Indonesia mengalami eskalasi baik dari segi frekuensi maupun kompleksitas teknik serangan, mulai dari malware dan ransomware hingga rekayasa sosial (Mahendra & Pinatih, 2023. Zaid & Garai, 2. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan mendesak akan penguatan kapasitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis, analitis, dan pemahaman kebijakan untuk melakukan mitigasi risiko siber secara efektif pada level organisasi maupun nasional (Ginanjar, 2022. Azizah et al. , 2. Literasi keamanan digital merupakan aspek krusial dalam strategi pencegahan dan mitigasi ancaman siber karena meningkatkan kemampuan individu dan institusi untuk mengenali vektor serangan, menerapkan praktik pengamanan dasar, serta merespons kejadian insiden secara tepat waktu (Isnaini. Sulistiyani, & Sutrisno, 2. Intervensi edukatif yang terstruktur, seperti pelatihan dan penyuluhan, terbukti mampu menaikkan tingkat kesadaran dan keterampilan praktis peserta dalam menghadapi ancaman dunia maya, sehingga menjadi komponen penting dalam penguatan kapasitaskelembagaan dan komunitasakademik (Fitriani et al. , 2022. Yuliansah et al. , 2. Selain itu, meta-analisis dari studi literasi digital menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kualitas pembelajaran, dengan penggunaannya memperkuat penyerapan materi dan hasil akademik (Wigati. Lestari & Sholeh, 2. Dalam ranah akademik, penyusunan tugas akhir atau skripsi merupakan wujud kontribusi ilmiahsekaligusindikatorpenguasaankompetensimetodologismahasiswa(Nuis et al. , 2. dipahami sebagai karya ilmiah berbasis penelitian mandiri yang mencerminkan penguasaan mahasiswa terhadap literasi ilmiah dan motivasi akademik yang memadai, yang terbukti berkontribusi pada percepatan penyelesaian studi (Barus, 2. Contoh tema skripsi di bidang cybersecurity antara lain studi tentang ransomware dan teknik pencegahannya. peran keamanan cloud dalam perlindungan data sensitif. keamanan aplikasi web dan identifikasi kerentanannya. serta implementasi deteksi serangan phishing berbasis machine learning (Teknokrat, 2. Namun, calon peneliti muda yang ingin mengambil topik pada domain cybersecurity sering menghadapi hambatan signifikan, antara lain kesulitan merumuskan masalah penelitian yang relevan, keterbatasan akses terhadap referensi dan data empiris, serta minimnya keterampilan teknis untuk melakukan eksperimen atau analisis lapangan (Isnaini & Suhartono, 2. Hambatan-hambatan tersebut berpotensi mengurangi kualitas keluaran penelitian dan memperpanjang masa studi sehingga menuntut adanya intervensi yang sistematis untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik industri (Hidayat & Zulherman, 2. Universitas Amikom Purwokerto di Fakultas Ilmu Komputer memiliki tiga program studi yaitu yaitu Informatika. Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi. Program studiTeknologiInformasi memiliki konsentrasi khusus yaitu Cyber Security. Merujuk pada Buku Panduan Akademik Tahun Tahun Ajaran 2025/2026 Universitas Amikom Purwokerto, mahasiswa diproyeksikan menjadi seorang Information Security Analyst. Information Security Architect. Information Security Consultant, dan Information Security Engineer. Sehingga pada tahap akhir perkuliahan, mahasiswa diwajibkan menempuh mata kuliah skripsi yang sesuai dengan bidang konsentrasinya sebagai syarat kelulusan. Namun, pada tahap ini banyak mahasiswa menghadapi berbagai kendala, mulai dari kesulitan dalam Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. menentukan topik penelitian yang relevan hingga hambatan dalam berkomunikasi secara efektif dengan dosen pembimbing. Beberapa kesulitan yang dihadapi mahasiswa pada tahap penyusunan skripsi meliputi penentuan topik penelitian yang sesuai dengan minat, latar belakang keilmuan, dan tren perkembangan bidang studi, keterbatasan literatur atau referensi pendukung yang relevan dan mutakhir, serta kurangnya pemahaman terhadap metode penelitian yang tepat untuk menjawab rumusan masalah(Stella & Sumba, 2. Selain itu, mahasiswa sering menghadapi kendala dalam mengelola waktu secara efektif, sehingga proses penulisan menjadi tertunda, serta hambatan komunikasi dan koordinasi dengan dosen pembimbing yang dapat memperlambat proses revisi dan penyelesaian naskah akhir . Bagi mahasiswa yang memilih topik di bidang Cyber Security, tantangan menjadi lebih kompleks karena memerlukan keterampilan teknis khusus, akses terhadap data atau sistem uji yang memadai, dan pemahaman mendalam mengenai standar keamanan serta regulasi yang berlaku (Stella & Sumba. Studi yang dilakukan oleh Zaid dan Garai . mengungkap bahwa ancaman siber kini semakin kompleks, tidak hanya dalam bentuk serangan teknis seperti malware, ransomware, dan distributed denial of service (DDoS), tetapi juga mencakup teknik manipulasi psikologis seperti phishing dan social engineering. Kondisi ini memerlukan strategi pengamanan yang adaptif dan kolaboratif antara praktisi, peneliti, dan pembuat kebijakan. Oleh karena itu, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang keamanan siber menjadi kebutuhan mendesak di pasar tenaga kerja, baik di tingkat nasional maupun global. Untuk mengatasi kesenjangan informasi dan kemampuan mahasiswa yang masih terbatas, kegiatan pendampingan penulisan skripsi dengan tema cyber security menjadi solusi yang tepat dalam membantu mahasiswa. Bentukkegiatanyang akan dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Webinar Security Series. Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai strategi penyusunan skripsi, pengenalan isu-isu aktual dalam dunia keamanan siber, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memahami langkah-langkah strategis dalam memilih dan mengelola topik skripsi khususnya di bidang keamanan siber. Kegiatan pengabdian ini akan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang akademik dan industri, sehingga diharapkan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan yang efektif, memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, serta menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di kampus dengan penerapan nyata di lapangan. Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan yang siap bersaing di era digital yang penuh tantangan. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif yang mengangkat tema AuBagaimana Menaklukkan Skripsi dengan Tema CybersecurityAy. Webinar diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 00 - 14. 30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto yang memiliki ketertarikan pada bidang keamanan siber. Alur pelaksaan kegiatan dapat terlihat pada gambar 1. Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. Gambar 1. Alur Penelitian Tahap pra-pelaksanaan meliputi beberapa aktivitas sebagai berikut: Menyusun bahanmateriberupa file presentasi singkat dan handout yang dibagikan kepada Melakukan koordinasi dengan mitra pengabdian, yaitu narasumber dan pihak kampus, sebagai bentuk kesepakatan teknis pelaksanaan webinar literasi digital. Memastikan kesiapan ruang virtual melalui media Zoom Meeting dan jaringan internet yang memadaisesuaidenganjumlahpeserta yang mendaftar. Menyusun instrumenevaluasikegiatanberupakuesionerpre-test Tahap pelaksanaan meliputi beberapa aktivitas sebagai berikut: Pemaparan materi dilakukan dalam dua sesi, yaitu: sesi pertama oleh Khairunnisak Nur Isnaini. Kom yang membahas metodologi skripsi di bidang cybersecurity, dan sesi kedua oleh Dimas Didan Febrianto. Kom yang memberikan penjelasan mengenai strategi memilih topik skripsi dan perspektif industri serta studi kasus penerapan keamanan siber di dunia kerja. Sesi tanya jawab dengan peserta yang dijawab langsung oleh narasumber sesuai bidang Membagikanpresensi online sebagai bukti keikutsertaan peserta. Membagikan link sertifikat kepada peserta yang sudah mengisi absensi. Tahap pasca-pelaksanaan Tahappasca-pelaksanaandifokuskan pada kegiatanevaluasi dan tindaklanjut, meliputi: Evaluasikegiatandilakukanmenggunakanformulirumpanbalik . ost-event surve. denganskala Likert 1Ae5 untukmenilai: Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan formulir umpan balik . ost-event surve. dengan skala Likert 1Ae5 untuk menilai berbagai aspek pelaksanaan webinar. Aspek yang dievaluasi mencakup tingkat kepuasan peserta terhadap materi, narasumber, dan teknis pelaksanaan kegiatan, serta peningkatan pemahaman peserta terhadap topik cybersecurity yang diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, peserta juga memberikan rekomendasi perbaikan dan saran konstruktif untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang agar dapat lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mereka(Yudi Yunika Putra & Adi Saputra, 2. Analisis hasil evaluasi digunakan untuk menilai efektivitas kegiatan dalam meningkatkan literasi digital dan minat penelitian di bidang keamanan siber. Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. Dilakukan tindak lanjut berupa dokumentasi kegiatan, penyimpanan rekaman webinar, serta perencanaan program pendampingan lanjutan terkait topik skripsi di bidang cybersecurity. HASIL Pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat berlangsung pada Hari Sabtu 2 Agustus 2025 00 Ae 14. 30 WIB melalui media Zoom Meetings dengan skema Webinar Series. Webinar ini diberi judul AuBagaimana Menaklukkan Skripsi dengan Tema CybersecurityAy. Pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk para mahasiswa yang akan melakukan penelitian skripsi bertema cybersecurity, termasuk tantangan dan strategi untuk memilih topik dan menemukan objek penelitian. Peserta webinar yang hadir dalam sesi ini berjumlah 55 peserta yang berasal dari berbagai program studi, dengan distribusi sebagai berikut: 23,6% atau sejumlah 13 mahasiswa dari Teknologi Informasi, 43,6% atau sejumlah 24 mahasiswa dari Sistem Informasi, 32,7% atau sejumlah 18 mahasiswa dari Informatika. Gambar 2. Distribusi responden berdasarkan program studi Selain itu, sesi webinar ini juga mencakup pembahasan pembuatan simulasi data berdasarkan studi literatur dan pentingnya memahami konsep dasar keamanan siber sebelum mendalami bidang spesifik seperti keamanan jaringan atau forensik digital. Pemateri pertama yaitu Khairunnisa Nur Isnaini. Kom memberikan informasi tentang kegiatan klinik skripsi yang akan datang, yang dirancang untuk memandu mahasiswa semester tujuh dalam memilih dan mengembangkan topik skripsi khususnya dibidang keamanan siber. Pemateri kedua yaitu Dimas Didan Febrianto. Kom memberikan informasi dengan beberapa poin utama yaitu strategi memilih dan mengembangkan topik penelitian dibidang kemanan siber, memberikan wawasan tentan penerapan praktis konsep keamanan siber. Pada sesi tanya jawab terdapat 5 peserta yang memiliki pertanyaan di antaranya adalah mengenai tantangan terbesar dalam menulis skripsi cybersecurity, baik dari segi teknis, teori, maupun keterbatasan data di dunia nyata, serta kemungkinan kontribusi skripsi mahasiswa terhadap keamanan digital di kampus atau masyarakat. Pertanyaan lain berkaitan dengan persiapan yang diperlukan untuk mengambil topik SOC SIEM, termasuk analisis deteksi terhadap sistem yang sudah berjalan, serta perbedaan fokus penelitian dengan topik pentest web yang umum dipilih mahasiswa. Pada akhir acara peserta diberikan link presensi yang sekaligus berisi beberapa daftar pertanyaan untuk evaluasi kegiatan. Berikut daftar pertanyaan yang diberikan kepada peserta. No. Tabel 1. Daftar Pertanyaan Item Pertanyaan Apakah webinar ini bermanfaat untuk menambah wawasan tentang tips dan trik dalam menulis skripsi? Apakah webinar ini bermanfaat untuk menambah wawasan untuk menggali ide Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. permasalahan dalam menulis skripsi? Apakah webinar ini bermanfaat untuk memudahkan dalam mencari topik dalam menulis Apakah webinar ini bermanfaat untuk menambah wawasan dalam mencari objek penelitian dalam menulis skripsi? Apakah webinar ini bermanfaat untuk menambah kemampuan berkomunikasi dengan dosen pembimbing skripsi? PEMBAHASAN Kegiatan webinar diawali dengan pembukaan oleh moderator yang kemudian dilanjutkan dengan memaparkan inti materi. Selain informasi umum jalannya kegiatan webinar yang menjadi hasil kegiatan, peningkatan pengetahuan dan Tingkat kepuasan para peserta juga menjadi hal yang penting untuk diinformasikan. Berdasarkan hasil sesi pertanyaan yang dilakukan setelahpemaparan materi pada gambar 2. Gambar 3. Distribusi Responden pada Pertanyan Pertama Dapat dilihat bahwa peserta banyak yang merasa puas terhadap pemaparan yang disampaikan oleh pembicara. Sebanyak 61,8% jawaban Mayoritas penilaian berada di skala tinggi . dengan total 85,4% responden, yang berarti webinar berhasil memenuhi ekspektasi peserta. Dominasiskor 5 menunjukkan bahwa topik, penyampaian, dan relevansi materi sangat diapresiasi oleh audiens. Gambar 4. Distribusi Responden pada Pertanyaan Kedua Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. Pada gambar 4 terlihat sebanyak 58,2% Webinar dinilai sangat efektif dalam menambah wawasan untuk menggali ide permasalahan skripsi. Nilai tinggi . mencapai 85,5%, menunjukkan keberhasilan webinar dalam memfasilitasi peserta untuk mengembangkan ide penelitian. Angka skor 5 yang tinggi . ,2%) menjadi bukti bahwa pembahasan narasumber relevan, praktis, dan mudah diimplementasikan dalam proses awal penyusunan skripsi. Gambar 5. Distribusi Responden pada Pertanyaan Ketiga Pada gambar 5 dapat dilihat bahwa Webinar terbukti efektif dalam memberikan panduan praktis bagi peserta untuk menemukan topik skripsi. Dominasi skor 56,4% yang cukup tinggi mencerminkan bahwa metode, tips, dan contoh yang dibagikan relevan serta menjawab kebutuhan peserta di tahap awal penelitian. Gambar 6. Distribusi Responden pada Pertanyaan Keempat Pada gambar 6 Hasil menunjukkan bahwa strategi penyampaian materi oleh narasumber efektif dan mampu menjawab tantangan peserta dalam menentukan objek penelitian skripsi. Kelompok peserta yang memberi skor 3 bisa menjadi indikator perlunya penambahan konten lanjutan, seperti daftar referensi objek penelitian atau panduan akses data. Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. Gambar 7. Distribusi Responden pada Pertanyaan Kelima Hasil ini memperlihatkan bahwa webinar tidak hanya bermanfaat dari sisi teknis penyusunan skripsi, tetapi juga memberi dampak signifikan pada soft skill mahasiswa, khususnya komunikasi Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Penilaian Peserta Skor Skor Skor Skor Kemampuan berkomunikasi dengan dosen 0% 1,8% 14,5% 25,5% Menambah wawasan mencari objek 14,5% 27,3% Memudahkan mencari topik penelitian 16,4% 27,3% Menambah wawasan menggali ide 14,5% 27,3% Menambah wawasan tips dan trik skripsi 14,5% 23,6% No Aspek Penilaian Skor 58,2% Ratarata 4,40 58,2% 4,44 56,4% 58,2% 4,40 4,44 61,8% 4,47 Berdasarkan hasil kuesioner yang diikuti oleh 55 responden, seluruh indikator penilaian terhadap lima aspek manfaat webinar Cyber Security for Thesis Conquering menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Pada seluruh pertanyaan, skor tertinggi . mendominasi dengan persentase di atas 83% responden, sementara skor 5 rata-rata berada pada kisaran 56Ae62%, yang berarti lebih dari separuh peserta menilai webinar ini sangat bermanfaat pada setiap aspek yang diukur. Tidak ada skor 1 yang muncul sama sekali, dan skor 2 hanya muncul satu kali . ,8%) pada satu pertanyaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa hampir semua peserta merasakan manfaat positif dari kegiatan ini. Secara spesifik, webinar dinilai sangat membantu dalam memberikan tips dan trik penulisan skripsi . ,4% skor tingg. , mendorong peserta untuk menggali ide permasalahan penelitian . ,5% skor tingg. , memudahkan dalam pencarian topik skripsi . ,7% skor tingg. , menambah wawasan untuk menentukan objek penelitian . ,5% skor tingg. , serta meningkatkan kemampuan komunikasi dengan dosen pembimbing . ,7% skor tingg. Dominasi skor tinggi ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya relevan dari sisi teknis, seperti strategi penelitian dan penentuan topik, tetapi juga dari sisi non-teknis, seperti keterampilan komunikasi akademik. Hasil ini membuktikan bahwa webinar berhasil memberikan kombinasi keterampilan teknis . echnical skill. dan non-teknis . oft skill. yang dibutuhkan mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi. Tingginya tingkat kepuasan peserta mengindikasikan Jurnal Lentera Pengabdian: Khairunnisak Nur Isnaini. AnisaaQothrunnada Khoirunnita JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 03 No 04 Oktober 2025 E ISSN:2985-6140 https://lenteranusa. bahwa penyampaian materi tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan audiens, dan mudah diimplementasikan secara langsung. Kegiatan ini juga berdampak pada antuasiasme mahasiswa setelah kegiatan berakhir, yaitu berkomunikasi langsung dengan narasumber berkaitan dengan langkahlangkah teknis untuk penyelesaian studi kasus dan berkomunikasi ke dosen penyelenggara kegiatan dimana dosen juga juga menjadi salah satu pembimbing skripsi melalui pesan whatsapp. Meski demikian, keberadaan sebagian peserta yang memberikan skor 3 pada beberapa indikator menunjukkan adanya peluang untuk menyelenggarakan sesi lanjutan dengan topik lebih mendalam, seperti pendalaman strategi pencarian objek penelitian dan teknik komunikasi spesifik dengan Dengan demikian, webinar ini dapat dinyatakan sukses dalam mencapai tujuan, sekaligus membuka ruang untuk pengembangan materi di masa depan. Hasil kegiatan ini juga sejalan dengan kegiatan pengabdian sejenis yang dilakukan oleh (Yudi Yunika Putra & Adi Saputra, 2. , di mana kegiatan webinar pendampingan penulisan karya ilmiah terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun karya Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berbasis daring dengan metode interaktif dapat meningkatkan literasi akademik, kepercayaan diri, serta kesiapan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Hasil serupa juga tercermin dalam kegiatan ini, di mana mahasiswa menunjukkan peningkatan learning impact dan academic engagement melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan penerapan langsung materi yang disampaikan. KESIMPULAN Kegiatan webinar ini telah memberikan kontribusi nyata dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan dalam menentukan topik, menggali ide permasalahan, merancang strategi penelitian, serta membangun komunikasi yang efektif dengan dosen pembimbing, khususnya bagi mahasiswa yang tengah atau akan menyusun skripsi dengan tema keamanan siber . Melalui pemaparan materi yang komprehensif dari perspektif akademisi dan praktisi, peserta memperoleh pengetahuan strategis terkait pemilihan topik penelitian, perancangan metodologi yang tepat, serta pemahaman isu-isu aktual di bidang keamanan siber. Selain itu, peserta juga mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan keamanan siber di dunia industri, tantangan yang dihadapi, dan peluang penelitian yang dapat dikembangkan. Meski kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar dan mendapat antuasiasme dari mahasiswa namun masih terdapat keterbatasan pada durasi kegiatan yang sifatnya masih daring karena narasumber belum dapat hadir di lokasi secara langsung. Saran yang dapat diberikan adalah perlunya pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan, baik dalam bentuk webinar series maupun workshop pendampingan skripsi, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian cybersecurity untuk membahas subtopik yang lebih spesifik. UCAPAN TERIMAKASIH