JACEE Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 e-ISSN : 2775-0213 Pemanfaatan Teknologi BIM untuk Efisiensi Pekerjaan Struktur pada Gedung Parkir RSUD Labuang Baji The Use of BIM Technology to Improve Structural Work Efficiency in the RSUD Labuang Baji Parking Building Project Isnaeny M. Hanafie1,*. Rizky Hadijah Fahmi 2 . Trisnawathy3 1,2,3 Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Ujung Pandang. Indonesia Abstrak BIM sebagai metode pengelolaan informasi digunakan pada proses perencanaan, desain, dan konstruksi untuk kemudahan koordinasi dan integrasi dengan pada Proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Parkir RSUD Labuang Baji yang sebelumnya belum melakukan penerapan BIM. Tujuannya untuk mengetahui efisiensi penerapan BIM pada Proyek Pembangunan Lanjutan Struktur Gedung Parkir RSUD Labuang Baji. Software Tekla Structure digunakan dalam pengembangan design melalui tahap pemodelan 3D hingga analisis volume pekerjaan . D) dari gambar rencana Proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Parkir RS Labuang Baji Makassar secara akurat ditampilkan software Tekla Struktur sehingga dapat diketahui selisih biaya rencana dengan realisasi. Diketahui adanya selisih volume beton antara volume rencana (BOQ) sebesar 367,01 m3 atau sebesar 19% biaya pekerjaan lebih kecil dari volume realisasi Tekla Struktur. Sedangkan Diketahui adanya selisih volume tulangan antara volume rencana (BOQ) sebesar 12. 857,60 kg atau sebesar 4% biaya pekerjaan lebih besar dari volume realisasi Tekla Struktur. Hal ini memudahkan kontraktor dalam melakukan manajemen biaya. Kata Kunci Building Information Modeling (BIM). Analisis Volume Pekerjaan. Gedung Parkir PENDAHULUAN Building Information Modeling (BIM) merupakan representasi digital dari karakter fisik dan karakter fungsional dari suatu bangunan . tau obyek BIM) . BIM sebagai suatu metode pengelolaan informasi yang digunakan untuk merancang, membangun, dan mengoperasikan suatu bangunan secara efisien. Dengan metode ini informasi proyek disajikan dalam bentuk model tiga dimensi yang dapat diakses secara real-time oleh berbagai pihak terkait . BIM yang terintegrasi adalah salah satu teknologi di masa depan yang mempunyai kemungkinan terjadi dan dampak yang terbesar, jika dibandingkan dengan teknologi teknologi lain, sehingga penerapan BIM pada dunia konstruksi merupakan hal yang perlu diterapkan . Dengan BIM, proses perencanaan, desain, dan konstruksi dapat lebih terkoordinasi dan terintegrasi dengan baik, sehingga dapat mengoptimalkan waktu pelaksanaan dan sumber daya yang tersedia. Namun pemakaian BIM di industri konstruksi Indonesia saat ini masih rendah atau terbatas dan digunakan hanya pada proyek-proyek besar yang sebagian besar dalam fase desain dan teknik . *Koresponden : Isnaeny M. Hanafie isnaenymaulidiyah@poliupg. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Di Indonesia perlu dikembangkan penggunaan BIM agar dapat maksimal . Semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek konstruksi harus memanfaatkan teknologi sebaik-baiknya dengan tetap mempertimbangkan sumber daya alam yang efektif serta efisien . Di Indonesia, penerapan BIM diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Nomor 22/PRT/ M/2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara dalam pasal 13. Dalam pasal tersebut, diterangkan bahwa penggunaan Building Information Modeling (BIM) wajib diterapkan pada bangunan gedung negara tidak sederhana dengan kriteria luas diatas 2000 m2 dan di atas dua lantai. Keluaran dan perancangan merupakan hasil desain mengguanakan BIM untuk . gambar arsitektur, . Gambar struktur, . gambar utilitas . ekanikal dan elektrika. , (D) gambar lansekap, . rincian volume pelaksanaan pekerjaan, . rencana anggaran biaya . Pada Proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Parkir RSUD Labuang Baji, masih belum melakukan penerapan BIM yang dianggap sangat penting untuk memastikan kualitas dan efisiensi dalam pembangunan. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di kampus Politeknik Negeri Ujung Pandang dan lokasi survey studi kasus di RSUD Labuang Baji. Jalan Dr. Sam Ratulangi No. Makassar. Waktu pelaksanaan penelitian selama 8 bulan. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan prosedur rancangan penelitian dilaksanakan Pengumpulan data dan gambar desain Struktur Gedung Parkir RS Labuang Baji. Pemodelan/Penggambaran struktur gedung Parkir RS Labuang Baji . D) dengan software Tekla . Melakukan analisis design untuk memperoleh Volume dan membuat Jadwal Pelaksanaan . D). Mengevaluasi efisiensi penerapan BIM dengan realisasi pelaksanaan proyek. Mengetahui hasil analisis dan membuat kesimpulan. Metode keseluruhan pengujian disajikan dalam diagram alir penelitian pada Gambar 2. Gambar 1. Diagram Alir Penelitian *Koresponden : Isnaeny M. Hanafie isnaenymaulidiyah@poliupg. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Pemodelan Struktur Gedung Parkir RS Labuang Baji . D) TEKLA Penggunaan software Tekla Structure dalam pengembangan design diawali melalui tahap pemodelan 3D dari gambar rencana Proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Parkir RS Labuang Baji Makassar. Pemodelan 3D ini dilakukan seperti membuat grid pada tahap awal, dilanjutkan dengan pemodelan design pile cap dan pondasi seperti pada Gambar 2. Gambar 2. Penggambaran grid dan denah rencana pondasi dan pile cap Pemodelan struktur utama pada Proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Parkir RS Labuang Baji Makassar dilanjutkan dengan pemodelan Rencana sloof, balok, kolom hingga pelat lantai. Berikut tampilan perspektif dan 3D pada Gambar 3. Gambar 3. Rencana Perspektif 1. Pemodelan 3D *Koresponden : Isnaeny M. Hanafie isnaenymaulidiyah@poliupg. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Pemodelan Penulangan Struktur Software Tekla Structure memiliki fasilitas pemodelan penulangan secara akurat. Detail pemodelan penulangan pada sloof, balok, kolom dan pelat ditampilkan pada gambar berikut. Pemodelan tulangan sloof dan balok dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu melalui menu rebar untuk penggambaran secara manual atau melalui menu aplikasi & komponen yang dapat secara otomatis memodelkan tulangan sesuai dengan rencana seperti terlihat pada Gambar 4. Gambar 4. Pemodelan Penulangan Struktur . Detail Penulangan Analisis Design Volume Beton Tabel 1. Hasil Analisis Volume Beton (K. pada Pekerjaan Struktur No. Item Elevasi Pile Cap Sloof Kolom (Uk. 60m s. 60m s. 60m s. Lt. Dasar-2A ( 0. 00m s/d 75 . Lt. 2-3A ( 3. 25m s/d Lt. 3-4A ( 6. 25m s/d Lt. 4A ( 10. Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Balok B1 . k 30x. Balok BA 1 (Uk. *Koresponden : Isnaeny M. Hanafie Volume BOQ . 153,75 43,71 Volume Tekla . isnaenymaulidiyah@poliupg. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Tabel 1. (Lanjuta. No. Item Elevasi Lt. Dasar Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Total . Plat Lantai Volume BOQ . 1561,79 Volume Tekla . 1928,80 Dari Tabel 1 Hasil Analisis Volume Beton (K. pada Pekerjaan Struktur secara akurat ditampilkan software Tekla Struktur. Diketahui adanya selisih volume beton antara volume rencana (BOQ) sebesar 367,01 m3 lebih sedikit dari volume realisasi Tekla Struktur. Volume Tulangan Tabel 2. Hasil Analisis Volume Tulangan pada Pekerjaan Struktur No. Item Elevasi Pile Cap Sloof 60m s. 60m s. Pedestal (-2. 60m s. Lt. Dasar-2A ( 0. 00m s/d 75 . Lt. 2-3A ( 3. 25m s/d Lt. 3-4A ( 6. 25m s/d Lt. 4A ( 10. Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Lt. Dasar Lt. 2 ( 3. Lt. 2A ( 4. Lt. 3 ( 6. Lt. 3A ( 7. Lt. 4 ( 9. Lt. 4A ( 10. Total . Kolom (Uk. Balok B1 . k Balok BA 1 (Uk. Plat Lantai *Koresponden : Isnaeny M. Hanafie Volume BOQ 907,22 Volume Tekla 839,74 293,80 9173,79 9173,79 939,93 939,93 090,79 090,79 331,11 6542,23 7939,54 7939,54 7939,54 5722,79 187,60 330,00 isnaenymaulidiyah@poliupg. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Dari Tabel 2 Hasil Analisis Volume Tulangan pada Pekerjaan Struktur pada Pekerjaan Struktur secara akurat ditampilkan software Tekla Struktur. Diketahui adanya selisih volume tulangan antara volume rencana (BOQ) sebesar 12. 857,60 kg lebih besar dari volume realisasi Tekla Struktur. Rekap Biaya Tabel 3. Rekap Biaya Volume Beton (K. pada Pekerjaan Struktur No. Item Harga Satuan (R. Volume . Jumlah Harga (R. 1 Beton K300 1561,79 (BOQ) Beton K300 1928,80 (Tekl. Selisih Biaya Dari Tabel 3 Hasil rekap biaya volume beton K300 pada Pekerjaan Struktur diketahui adanya selisih volume beton K300 antara volume rencana (BOQ) sebesar Rp 434. 335,atau sebesar 19% lebih kecil dari volume realisasi Tekla Struktur. Tabel 4. Selisih Biaya Penulangan pada Pekerjaan Struktur No. Item Harga Satuan (R. Volume . Jumlah Harga (R. 1 Beton K300 187,60 (BOQ) Beton K300 330,00 (Tekl. Selisih Biaya Dari Tabel 4 Hasil rekap biaya pekerjaan penulangan pada Pekerjaan Struktur diketahui adanya selisih volume tulangan antara volume rencana (BOQ) sebesar Rp 223. 240,- atau sebesar 4% lebih besar dari volume realisasi Tekla Struktur. KESIMPULAN Penerapan BIM pada struktur bangunan parkir RS Labuang Baji menggunakan Tekla memberikan gambaran realisasi pemodelan . D) secara detail dan memberikan informasi volume pekerjaan . D) dengan akurat sehingga dapat diketahui selisih biaya rencana dengan realisasi. Hal ini memudahkan kontraktor dalam melakukan manajemen biaya. Perlunya pelatihan lebih dalam penggunaan software Tekla versi education bagi DAFTAR PUSTAKA