IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index STRATEGI UNIT PENGUMPULAN ZAKAT (UPZ) DALAM MENINGKATKAN PENGHASILAN FAKIR DAN MISKIN Musdalifah1. Hj. St. Nurhayati Ali2. Muhammad Satar3. Muzdalifah Muhammadun4 Insitut Agama Islam Negeri Parepare. Indonesia1,2,3,4 Email : *1musdalifah@iainpare. ABSTRACT This research aims to investigate the income of the poor and needy, the strategies of the Zakat Collection Unit (Unit Pengumpulan Zakat - UPZ), as well as the hindering and supporting factors in the efforts to improve the income of the poor and needy in Rajang village. Pinrang. A qualitative method employing a case study approach was utilized, involving observation, interviews, and documentation. Data analysis encompassed data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with source and method triangulation employed for data validation. The research findings indicate that: . there has been an increase in the income of the poor and needy, albeit a small percentage increase from year to year. The UPZ's strategies include collaboration with mosque administrators and government officials for the identification and management of zakat funds, and the distribution of zakat as business capital. The hindering factors include a lack of understanding among muzakkis . akat payer. , geographical constraints, and the non-fulfillment of zakat mal . ealth zaka. The supporting factors are the experience of the UPZ administrators in remote areas and the significant zakat potential from the Muslim community. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menginvestigasi penghasilan fakir miskin, strategi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), serta faktor penghambat dan pendukung dalam upaya peningkatan penghasilan fakir miskin di desa Rajang. Pinrang. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk validasi Hasil penelitian menunjukkan . peningkatan penghasilan fakir miskin meskipun dalam persentase kecil dari tahun ke tahun. Strategi UPZ mencakup kerjasama dengan amil masjid dan aparat pemerintah untuk identifikasi dan pengelolaan dana zakat, serta distribusi zakat sebagai modal usaha. Faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman muzakki, kendala geografis, dan belum terpenuhinya syarat zakat mal. Faktor pendukung adalah pengalaman pengurus UPZ di daerah terpencil dan potensi zakat yang besar dari masyarakat Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index PENDAHULUAN Desa Rajang merupakan desa yang mayoritas pendudukan adalah agama islam. Adapun dari segi pendapatan di kehidupan sehari-hari mereka adalah hasil perkebunan dan pertanian, sehingga pendapatan masyarakat tersebut kadang mengalami peningkatan dan penurunan. Dan bukan hanya itu, pendapatan masyarakat di desa Rajang juga ada yang hanya sekedar tukang ojek dan pedagang kecil yang mengakibatkan pendapatan mereka hanya beberapa persen saja. Ketika melihat data yang saya kumpulkan mulai dari tahun 2022-2023 pendapatan di desa ini mengalami penurunan drastis sehingga tingkat kemiskinan lebih meningkat. Data yang kami dapatkan di tahun 2022 jumlah fakir dan miskin itu di tahun 2022 sebanyak 72 fakir miskin dan di tahun 2023 mengalami peningkatan lagi sebanyak 89 fakir dan miskin. Maka perluh dari pihak kepemerintahan Unit Pengumpulan Zakat lebih memperhatikan lagi masyarakat disana khususnya di Desa Rajang. Karna masih banyak masyarakat yang tingkat perekonomianya belum stabil. Namun strategi yang digunakan Unit Pengumpulan Zakat sudah terlaksana dengan baik, akan tetapi perlu perancangan yang lebih, agar tingkatan penghasilan fakir miskin stabil untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Seiring dengan adanya regulasi terbaru tentang pengelolan zakat yang harus dilakukan oleh Unit Penghasilan Zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir miskin, maka Unit penghasilan zakat melakukan terobosan baru terkait kebijakan dan keputusan Baznas dalam meningkatkan penghasilan fakir miskin. Untuk mewujudkan harapan tersebut maka Unit Pengumpulan Zakat Kecamatan. Lembang menyusun rencana strategis untuk satu periode kedepan yakni, rencana stratgis yang disusun inilah yang akan menjadi bahan untuk mengkaji Unit pengumpulan zakat dalam konteks strategis dan bagaimana agar penghasilan fakir miskin dapat memenuhi kelangsungan hidup dalam dan tingkat fakir miskin di desa Rajang berkurang dan menajdi muzakki hal konteks penelitian, sehingga rencana strategis menjadi sangat berkaitan dengan ekonomi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Agung Septha Pradana, jurusan Manajemen Zakat Dan Wakaf dari IAIN Tulungagung dengan skripsi yang berjudul AuManajemen Strategi Baznas Dalam Meningkatkan Kesejahterahkan Fakir Miskin (Studi Kasus Di Badan Amil Zakat Nasional (Bazna. Kabupaten Tuluangun. melihat dari hasil pembahasan dan hasil penelitian terdapat kesamaan penelitian dimana penelitian sebelumnya dan penelitian sekarang membahas meningkatkan perekonomian fakir miskin, toeri yang digunakan memilihki kesamaan, dan metode penelitian yang digunakan juga memilihki kesamaan, namun dalam Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index tulisannya pembahasa mengenal Manajemen starategi dan Studi kasus tidak ada dalam pembahasan dan penekanan untuk itu, namun dalam penelitian sekarang selain itu ingin melihat dan dapat mendeskripkan serta menjelaskan bagaimana tujuan akhir dari strategi Unit pengumpulan zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir dan miskin yang dapat memberikan dampak yang besar terhadap masyarakat fakir miskin Hasil penelitian di lakukan Lia Amelia. Jurusan Ekonomi Syariah dari Universitas islam Negeri Sultan Syari Kasim Riau, judul Au Strategi Badan Amil Zakat Nasional Dalam Mengatasi Kemiskinan Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi islamAy melihat dari pembahasan dan hasil penelitian terdapat kesamaan penelitian sebelumnya dan peneliti sekarang sama bagaiamana Strategi Baznas dalam mengurangi angka kemiskinan dan metode penelitian ini juga memilihki kesamaan, perbedaan yang dapat dilihat dalam penelitian ini lebih berfokus perspektif ekonomi islam sedangkan penelitian sekarang tidak menggunakan perspektif islam dalam penelitian. Hasil menelitian di lakukann Jumratuk islamiyah, jurusan Studi Ilmu Pemerintan dari Universitas Muhammadiyah Makassar dengan Skripsi yang berjudul Au Peran Dinas Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Fakir Miskin Di Kabupaten GowaAy hasil penelitian ini menjelaskan mengenai Peran Dinas Sosial dan apa saja tahap tahap yang mempengaruhi dalam meningkatkan kesejahteraan fakir dan miskin di Kabupaten Gowa. Perbedaan yang dilihat dalam penelitian ini lebih berfokus dan meninyinggung terkait strategi Unit Pengumpulan Zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir miskin di Desa Rajang Pinrang. Hasil penelitian yang dalakukan oleh Dhea Tri Anggun Utami, jurusan ekonomi dari Universitas Brajiwaya dengan judul Jurnal yaitu Auperanan Badan Amil Zakat ( BAZNAS) dalam meningkatkan perekonomian mustaik ( Studi Kasus Pada Baznas Kota Sibolg. dari hasil penelitian memilihki kesamaan dan perbedaan dari sisi tujuannya dari hasil penelitian sebelumnya membahasa bagaimana peran Baznas dalam meningkatkan perekonomian mustaik sedangkan penelitian sekarang bagaimana strategi Unit pengumpulan zakat dalam meningkatkan penghasilan Fakir dan miskin dari kesamaan penelitian sebelumnya bertujuan bagaimana baznas dapat meningkatkan perekonomian melalui zakat yang dikelolah Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Fahrozi, jurusan Ekonomi syariah dari UIN Raden Intan Lampung dengan judul skripsi yaitu AuAnalisis Manajemen Startegi Baznas dalam mengingkatkan Kesejahteraan Fakir Miskin (Studi Kasus Baznas Kota Bandar lampun. dari hasil penelitian memilikih kesamaan dan perbedaan dari sisi tujuan dan urgensi dari penelitian Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index ini, penelitian sebelumnya lebih berfokus tentang bagaiamana evaluasi, formulasi dan implementasi dalam meningkatkan kesejahterakan fakir miskin di Kota Bandar lampunng terhadap masyarakat sedangkan penelitian sekarang bagaimana Unit pengumpulan zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir miskin yang belum stabil untuk kedepanya. Perbedaan dapat dilihat pada penelitian ketiga diatas dengan penelitian ini nantinya lebih berfokus terhadap strategi Unit pengpumpulan zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir miskin dan faktor penghambat dan pendukung Unit Pengumpulan Zakat dalam meningkatkan penghasilan fakir dan miskin didesa tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Anisa. Jurusan Ekonomi Syariah dari Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon dengan judul skripsi Au Implentasi Zakat Profesi Untuk Menghasilkan Perekonomian Fakir Miskin Di Kelurahan Kecapi Harjamukti Kota CirebonAy dari hasil penelitian terdahulu dan sekarang memilikih kesamaan dan perbedaan penelitian sebelumnya kebijakan zakat untuk menghasilkan perekonomian fakir miskin melalui Zakat profesi di kelurahan Kecapi sedangkan penelitian sekarang bagaimana Unit Pengumpulan Zakat mengatur zakat untuk meningkatkan penghasilan fakir dan miskin di desa Rajang Pinrang dari persamaan dari penelitian sebelumnya dan sekarang dengan tujuan sama untuk meningkatkan penghasilan fakir dan miskin melalui Zakat. METODE Penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian lapangan . , dengan menggunakan pendekatan fenomenalogi, jenis metode kualitatif. Adapun analisis yang digunakan yaitu deskriftif. Penelitian kualitatif deskriptif, adalah suatu studi yang mendeskripsikan atau menjabarakan situasi dalam bentuk observasi, wawancara, dokumentasi tertulis, penelitian keunikan yang terdapat dalam individu, kelompok, masyarakat atau organisasi dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Adapun Teknik pengumpulan data dalam menganalisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. PEMBAHASAN Penghasilan Fakir dan Miskin Tingkat penghasilan atau pendapatan salah satu kriteria maju tidak suatu daerah. Bila penghasilan suatu daerah relative rendah, dapat dikatakanbahwa majunya dan sejahterahnya tersebut akan rendah pula. Dengan demikian pula hanya bila penghasilan/pendapatan Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index masyarakat suatu daerah tinggi daerah maka tingkat kesejahteraanya dan majuhnya suatu tersebut maka tinggi pula. Beberapa faktor yang menpengaruhi peghasilan masyarakat : Modal Modal merupakan sebuah kenyataan yang ada di Negara-negara yang sedang berkembang, kenyataanya tersebut membawa kemiskinan pada sebagian besa rmasyarakat tersebut seseorang miskin sebab mereka tidak modal untuk menglengkapi alat maupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka memilikih dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kertebatasan modal salah satu penyebab kurang penghasilan namun karna masyarakat miskin sudah mendapatkan modal dari pihak Unit Pengumpulan Zakat sehingga penghasilan mereka sudah meningkatkan modal yang di berikan sebagai usaha kecil-kecil namun dengan usaha ini dapat merubah taraf hidupnya dan memenuhi kebutuahn sehari-harinya. Maka modal adalah sangat penting dalam kehidupan masyarakat walaupun tidak seberapa namun itu sudah maksimal untuk masyarakat miskin di desa Rajang Pinrang. Umur Usia merupakan salah faktor yang dapat memengaruhi pendapatan seseorang. Biasanya pendapatan mula-mula meningkat sesuai dengan pertambahan usia, memuncak pada tingkat usia produktif, dan kemudian menurun kembali menjelang usia pensiun atau usia tua. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan bahwa umur/usia salah satu penyebab kurangnya penghasilan karna umur yang semakin bertambah dan semakin kurangnya stamina untuk melakukan perkerjaan berat maupun yang ringan sehingga masyarakat hanya bisa berkerja seadanya saja sehingga penghasilan hanya dari pemerinta setempat saja masyarakat sekitarnya. Rendahnya Pendidikan Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai Keterbatasan pendidikan/keterampilan yang dimiliki menyebabkan keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. Atas dasar kenyataan di atas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index Berdasarkan hasil penelitian yang telah menunjukkan bahwa kurang pendidikan fakir di desa Rajang sehingga susah mendapatkan perkerjaan karna kurang keterampilan dan pengetahuan membuat fakir dan miskin susah untuk berkerja sehingga penghasilan mereka tetap walaupun ada beberapa lowongan kerja mereka dapat karna keterbatasan pengetahuan. Pengalaman kerja Pengalaman bekerja didapat sejalan dengan semakin lamanya seseorang menekuni suatu pekerjaan tertentu. Dengan semakin lamanya seseorang menekuni suatu pekerjaan, maka semakin banyak pengalaman yang diperoleh dan semakin baik pula manajemen yang diterapkan dalam melaksanaan pekerjaan dan pada akhirnya diharapkan hasil yang diperoleh semakin baik dan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah menunjuhkan bahwa kurang pengalaman kerja salah satu faktor kurang penghasilan dapat di lihat bahwa bapak yang hanya seorang tukang batu hanya dapat menenuhi kebutuhan hidupnya padahal jika dapat di lihat umur nya masih mudah untuk berkerja lebih tinggi lagi namun karna kurangnya pengalaman kerja sehingga terbatas dalam berkerja di luar daerah dimana pengalaman salah satu skil yang sangat di butuhkan oleh perkerja luar. Strategi Unit Pengumpulan Zakat dalam Meningkatkan Penghasilan Fakir Miskin Strategi menjelaskan bagaimana suatu organisasi menyelaraskan kemampuannya dengan peluang yang ada di pasar untuk mencapai tujuannya. Dengan kata lain , strategi menjelaskan cara perusahaan atau lembaga bersaing dengan memanfaatkan beberapa peluang yang ada. lembaga atau suatu organisasi dalam mengembangkan misi dan tujuan suatu lembaga, baik lembaga pemerintah, swasta, sosial, keagamaan setiap tahunnya tidak lepas dari sasarannya atau target yang ingin untuk dicapai. Konteks ini amil zakat strategi yang berkaitan dengan halhal seperti kemenangan, kehidupan, atau daya juang artinya berkaitan dengan mampu atau tidaknya suatu lembaga atau instansi atau organisasi menghadapi tekanan munculnya dari dalam maupun luar. Dengan pertimbangan tersebut maka sebuah lembaga menyusun rencana serta melaksanakan apa yang ada dalamn program kerja. Agar program dapat terlaksana dalam kegiatan nyata dan dapat menimalisir terjadinya penyimpangan perlu adanya pembinaan dan pengawasaan dalam proses kegiatan. Kemudian dilakukan evaluasi agar program kedepannya bisa lebih baik dari program-program Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang di maksudkan untuk menetapkan tujuan strategi untuk mencapai tujuan. Pada tahap yang Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index mencakup kegiatan mengembangkan visi dan misi, mengidentifikasi peluang dan ancaman dan menetapkan tujuan jangka panjang membuat sejumlah strategi alternative untuk mencapai tujuan dengan memilih strategi tertentu untuk digunakan. Perumusan strategi Perumusan strategi yang dilakukan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di kelurahan Tadokkong yakni dengan melakukan analisis terhadap lingkung sekitar desa Rajang baik dari segi internal maupun ekternalnya. Lingkungan eksternal dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi aspek-aspek sosial, budaya, politik, ekonomi dan teknologi serta kecenderung yang berpengaruh terhadap lembaga. Hasil penilaian lingkungan adalah sejumlah peluang yang harus dimaafkan oleh lembaga ancaman yang mungkin muncul yang harus di cegah atau Lingkungan internal terdiri dari persepsi yang realitas atas segala kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh lembaga. Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan Lembang memanfaatkan sumber daya manusia yang sudah berkompten dalam bidangnya serta sarana dan prasarana yang sudah dimulai memadai, ditambah lagi dengan dukungan para tokoh agama, masyarakat dan aparat pemerintah desa. Untuk merumuskan strategi-strategi ketua Unit Pengumpulan Zakat rapat kerja dari hasil penelitian ini ada dua strategi yang di rumuskan oleh ketua dan anggota Unit pengumpulan zakat (UPZ) yakni: Melakukan kerja sama dengan pihak amil masjid setempat serta aparat pemerintahan untuk membantu memantau fakir miskin yang berhak dapat dana zakat dan dapat mengelolanya dengan baik. Mendistribusikan zakat kepada fakir miskin sebagai modal usaha. Dalam rangka mewujudkan masyarakat sejahtera melalui pemberdayaan zakat, perhatian khusus diberikan pada peningkatan manajemen pelayanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pembentukan UPZ di tingkat kelurahan dan kecamatan, sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan, memegang peranan penting sebagai ujung tombak pelaksanaan zakat. Dengan demikian. UPZ berpotensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Mengingat tanggung jawabnya sebagai perantara BAZNAS di tingkat desa, pembinaan yang efektif diperlukan untuk memastikan amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan optimal. Pelaksanaan Strategi Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index Pelaksanaan strategi, terutama dalam situasi permusuhan, memerlukan penjabaran strategi yang jelas menjadi tindakan-tindakan operasional. Pengelolaan tindakan-tindakan ini secara efektif menjadi kunci keberhasilan strategi. Seorang pemimpin UPZ memegang peranan penting dalam pelaksanaan strategi, di mana ia harus mampu memberdayakan seluruh sumber daya manusia dan non-manusia yang ada. Ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya akan menggagalkan implementasi strategi. Berkaitan dengan hal ini. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Rajang Pinrang telah merumuskan strategi khusus untuk meningkatkan kesejahteraan fakir dan miskin di desa tersebut. Upaya mengidentifikasi fakir miskin yang berhak menerima dana zakat dan memberdayakan mereka dalam mengelola dana tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan amil masjid setempat serta aparat pemerintah. Sinergi dengan kedua pihak ini akan memastikan penyaluran zakat yang efektif dan pengelolaan dana yang bertanggung jawab oleh penerima. Mendistribusikan zakat sebagai bahan modal usaha kepada fakir dan miskin. Distribusi yang efektif akan menghasilkan dampak yang lebih baik, menjaga kualitas yang sudah ada, dan meningkatkan pencapaian sesuai dengan harapan. Pemberian zakat menjadi salah satu cara untuk memberikan modal dalam proses ini. Evaluasi strategi Evaluasi strategi dalam sebuah organisasi memberikan landasan untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan. Dari hasil evaluasi, terungkap kendala-kendala yang dihadapi oleh ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Lembang sebagai pengurus. Namun, justru dari pemahaman atas kendala-kendala inilah, sejumlah strategi inovatif berhasil dirumuskan dengan tujuan utama meningkatkan penghasilan fakir miskin. Strategi yang diterapkan oleh ketua dan anggota Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Rajang terbukti membuahkan hasil yang baik. Ini tercermin dari meningkatnya penghasilan fakir miskin di desa tersebut, yang juga diikuti oleh peningkatan jumlah muzakki. Kerja sama yang solid antara amil, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat desa menjadi kunci keberhasilan ini. Setelah strategi diimplementasikan, dampak positifnya terlihat jelas pada peningkatan penghasilan fakir miskin di Desa Rajang. Data tahunan dari 2022 ke 2023 menunjukkan adanya penurunan jumlah warga yang tergolong fakir miskin. Faktor Penghambat dan Pendukung Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index Pemahaman adalah kapasitas individu untuk mengetahui atau mengerti suatu hal, yang dapat diukur melalui pengamatan dan ingatan. Kurangnya pemahaman masyarakat setempat terkait kewajiban dan manfaat zakat menjadi perhatian. Selain itu, lambatnya pengembangan ilmu pengetahuan turut menghambat kemajuan. Ilmu pengetahuan berperan sebagai pendorong utama perubahan sosial budaya. Ketika ilmu pengetahuan berkembang pesat, masyarakat cenderung mengalami perubahan yang signifikan. Namun, jika pengetahuan dan pemahaman di masyarakat berjalan lambat, maka proses perubahan sosial budaya juga akan terhambat. Penelitian yang telah dilakukan mengindikasikan bahwa kurangnya pengetahuan atau pemahaman masyarakat secara signifikan menghambat kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam memberdayakan fakir miskin di Desa Rajang. Rendahnya kesadaran muzakki untuk menunaikan zakat mengakibatkan jumlah dana zakat yang dikelola UPZ tidak optimal. Akibatnya, kemampuan UPZ untuk mendistribusikan bantuan kepada fakir miskin menjadi sangat terbatas. Penelitian mengindikasikan bahwa salah satu faktor signifikan yang menghambat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam memberdayakan fakir miskin adalah belum banyaknya masyarakat Desa Rajang yang memenuhi kriteria muzakki zakat mal. Situasi ini berdampak langsung pada minimnya potensi zakat yang dapat dikumpulkan, dikelola, dan akhirnya disalurkan kepada fakir dan miskin. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terungkap bahwa kendala jarak tempuh merupakan salah satu penghambat signifikan bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam melaksanakan tugas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat. Sulitnya akses jalan menuju lokasi Peppangan, yang rusak parah dan licin saat hujan, membatasi mobilitas. Hanya beberapa kendaraan roda dua yang dapat menjangkau area tersebut, yang pada akhirnya sangat menghambat upaya pengurus UPZ dalam meningkatkan kesejahteraan fakir dan miskin di Desa Rajang Pinrang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terungkap bahwa kendala utama yang dihadapi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam meningkatkan kesejahteraan fakir miskin adalah tingginya proporsi masyarakat Desa Rajang yang belum mencapai nisab zakat mal. Akibatnya, jumlah zakat yang dapat dihimpun menjadi terbatas, sehingga menghambat proses pengelolaan dan pendistribusian dana kepada mereka yang berhak. Berbekal pengalaman bertugas di daerah terpencil, pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mampu melaksanakan tugas penghimpunan dan pendistribusian zakat kepada Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index masyarakat fakir dan miskin tanpa merasa kewalahan. Semangat mereka juga tumbuh dari interaksi dengan masyarakat setempat yang ramah serta lingkungan daerah yang asri dan Faktor-faktor positif ini turut mempermudah pengurus UPZ dalam upaya meningkatkan taraf hidup fakir dan miskin. Dengan mayoritas penduduk beragama Islam, peluang pengumpulan zakat di wilayah ini sangat signifikan. Potensi besar ini menjadi motivasi kuat bagi Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk secara optimal menghimpun dan mengelola dana zakat. Dana tersebut kemudian akan disalurkan kepada delapan golongan yang berhak . , dengan salah satu prioritasnya adalah meningkatkan penghasilan fakir dan miskin. PENUTUP Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Desa Rajang Pinrang, dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan penghasilan fakir miskin masih menghadapi tantangan meskipun menunjukkan adanya perkembangan positif. Data jumlah fakir miskin yang sempat meningkat dari tahun 2022 ke 2023, namun kemudian mengalami penurunan pada bulan-bulan terakhir, mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan mulai memberikan dampak meskipun belum signifikan secara keseluruhan. Strategi yang diterapkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Rajang Pinrang melibatkan pemanfaatan sumber daya lokal dengan dukungan masyarakat, serta sinergi dengan tokoh agama dan mubalig. Pendistribusian zakat sebagai modal usaha kepada fakir miskin menjadi salah satu langkah konkret. Meskipun peningkatan penghasilan yang dihasilkan belum besar, adanya perubahan positif selama penerapan strategi ini memberikan harapan akan efektivitas jangka panjang. Dalam implementasinya. UPZ menghadapi beberapa faktor penghambat dan pendukung. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai zakat dan sulitnya aksesibilitas geografis menjadi kendala utama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat. Selain itu, belum banyaknya masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengeluarkan zakat mal juga membatasi potensi dana yang terkumpul. Di sisi lain, kebiasaan pengurus UPZ bekerja di daerah terpencil serta potensi zakat yang besar mengingat mayoritas penduduk beragama Islam menjadi faktor pendorong yang memotivasi kinerja UPZ dalam memberdayakan fakir miskin. DAFTAR PUSTAKA Copyright: A 2023 the Author. This article is an open access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC-BY) 4. 0 license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Published by IAIN Parepare,Indonesia. IJAZA : Indonesia Journal Of Zakat And Waqf ISSN : 2985-7597 DOI https://ejurnal. id/index. php/filantropi/index Amelia. Lia. AuStrategi Badan Amil Zakat Nasional Dalam Mengatasi Kemiskinan Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi islamAy ( Skripsi Sarjana: Jurusan Ekonomi Islam: Ria. Danil. Mahyu. Au Pengaruh Pendapatan Terhadap Tingkat Komsumsi Pada Pengawai Negeri Sipil di Kantor Bupati kabupaten Bireuen:. Jurnal Ekonomika Universita Al Muslim Bireuen Aceh. Vol No. Fahrozi. Ahmad. AuAnalisis Manajemen Startegi Baznas dalam mengingkatkan Kesejahteraan Fakir Miskin (Studi Kasus Baznas Kota Bandar lampun. Ay(Skripsi Sarjana: jurusan Ekonomi syariah: Bandar Lampun. Mukarom. H Zainal M. Muhibudin Wijaya Laksana. Sos. AuManajemen PublicRElation Panduan Efektif Pengelolahan Hubungan MasyarakatAy (Bandung: Cv Pustaka )