Sistem Penyalaan Lampu Sein Otomatis Sepeda Motor Menggunakan Sensor Kecepatan Dan Keseimbangan Ahson Rezza Subekti. Dian Efytra Yuliana Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam Kadiri Jl. Sersan Suharmadji No. 38 Kota Kediri E-mail: ahsonrezza@gmail. com, dianefytra@uniska-kediri. AbstrakAi Pada kendaraan sepeda motor kita di haruskan untuk mematikan lampu sein secara manual dan kebanyakan seseorang bahkan lupa mematikan lampu sein setelah menyalakannya pada saat setelah berbelok, pada permasalahan yang ada disini dapat di simpulkan bahwa di perlukannya suatu alat yang dapat mematikan lampu sein secara otomatis bahkan menyalakannya secara otomatis untuk mengurangi kesalahan komunikasi antar pengguna jalan yang diakibatkan oleh kelalaian seseorang mematikan lampu sein. Pada penelitian ini telah dilakukan pemanfaatan beberapa sensor yang bertujuan untuk menyalakan dan mematikan lampu sein secara otomatis pada sepeda motor. Penelitian ini menganalisa penyalaan lampu sein otomatis sepeda motor dan diperoleh sensor kecepatan yang digunakan untuk membaca putaran roda dan mengaktifkan sensor keseimbangan stir kemudi sepeda motor. Sensor stir kemudi sepeda motor . otary encode. yang berguna memberi inputan untuk menyalakan lampu sein otomatis dengan nilai <0 maka lampu sein akan menyala kiri dan sebaliknya jika >0 maka lampu sein akan nyala kanan. Apabila sensor kecepatan (LM. memiliki nilai berapapun >0rps dan sensor keseimbangan (MPU 6. pada sudut >80A maka sein tidak akan menyala/mati. ketika sudut keseimbangan mendeteksi kemiringan sepeda motor dengan nilai <80A ke kanan maka sein kanan akan menyala, apabila sudut keseimbangan mendeteksi kemiringan sepeda motor dengan nilai <80A ke kiri maka sein kiri akan menyala. Kata KunciAi Arduino. Lampu Sein. LM393. MPU 6050 PENDAHULUAN Lampu sein adalah merupakan suatu alat yang sangat penting pada kendaraan, lampu sein merupakan salah satu alat komunikasi kendaraan selain suara klakson . Lampu sein yang dipasang pada kendaraan roda empat jauh lebih pesat perkembanganya dari pada yang dipasang pada sepeda Sebagai contoh, lampu sein mobil memiliki sebuah mekanisme yang dapat mati dengan sendirinya setelah mobil Akan tetapi lampu sein pada sepeda motor, akan tetap menyala apabila saklar tidak dikembalikan pada posisi Jika pengemudi lalai tidak mematikan lampu sein dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan kecelakaan karena komunikasi pengendara dengan pengguna jalan yang lain terganggu . Kesalahan dalam mengoperasikan lampu sein akan mempunyai dampak yang fatal bagi pengendaranya dan juga pengendara lain, karena kelalaian ini bisa menyebabkan kesalahan komunikasi antara pengendara lain disekitar. Kesalahan yang biasanya terjadi dalam pengoperasian lampu sein sepeda motor antara lain yaitu tidak menyalakan lampu sein ketika akan belok dan tidak mematikan lampu sein kembali ketika kendaraan sudah ISSN 2615-5788 Print . JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER TRIAC https://journal. id/triac Vol 8 No. belok, serta tidak menyalakan lampu sein sesuai arah belokan kendaraan. Dengan berkembangnya teknologi saat ini yang semakin canggih, sejalan dengan kemajuan zaman maka penggunaan teknologi semakin meningkat. Pengembangan prototipe lampu sein secara otomatis telah dilakukan . Dalam sebuah alat, sensor merupakan salah satu bagian penting dalam mengembangkan sistem berbasis otomatisasi. Oleh karena itu peneliti ingin membuat penelitian dengan mengembangkan lampu sein sepeda motor yang sudah ada. Salah satunya yaitu mengembangkan sistem lampu sein sepeda motor menggunakan sensor kecepatan LM393. Sensor keseimbangan (MPU6. dan juga Arduino Uno sebagai unit pemroses dari output sensor tersebut . Dari pengembangan lampu sein sepeda motor ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan akibat kelalaian dari pengemudi dalam menyalakan dan mematikan lampu sein sepeda motor. II. BAHAN DAN METODE Prosedur Penelitian Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan studi pustaka sebelumnya, kerangka konseptual penelitian yang mendasari penelitian ini antara lain meliputi desain, metode, atau pendekatan yang digunakan dalam menjawab permasalahan penelitian atau studi untuk mencapai tujuan penelitian, serta tahapan penelitian secara rinci, singkat, dan jelas, dapat di lihat pada gambar diagram berikut: Studi Literatur Penyusunan Alat Implementasi Pengujian Alat Evaluasi Gambar 1. Bagan Prosedur Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari sumber referensi atau dasar teori yang berkaitan dengan penelitian yang sedang @ 2021 Ahson Rezza Subekti & Dian Efytra Yuliana dikerjakan, baik berupa buku, jurnal, web maupun komunitas grup facebook maupun telegram, sehingga dapat menambah wawasan sebelum melaksanakan penelitian. Penyusunan Alat Perancangan alat ini dimaksudkan agar dalam penyusunan sistem maupun program ini dapat berjalan sesuai dengan rencana sehingga mampu mengurangi kesalahan dalam pembuatan perangkat keras maupun program yang sedang dikerjakan. Saklar (Konta. Sensor Kecepatan (LM. Gyroscope Arduino Uno Gambar 3. Prototipe Alat Lampu Sein Perancangan Software Pada perancangan software atau perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini tentunya tidak lepas dari software Arduino IDE sebagai bahasa pemrograman untuk Arduino Uno yang bersifat open source . Berikut ini adalah flowchart yang digunakan dalam mendesai program menggunakan Arduino IDE yang disajikan oleh Gambar 4. Rotary Encoder Gambar 2. Diagram Blok Alat Dalam perancangan alat, ada beberapa sensor yang digunakan yaitu Sensor Kecepatan sebagai input pembacaan berupa kecepatan angular menggunakan modul LM393 . Modul LM393 merupakan modul sensor optocoupler yang menggunakan IC LM393 yang merupakan IC OPAMP sebagai pembanding. Input dari IC LM393 yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor inframerah dengan jarak pemancar dan penerima adalah 1 cm, dimana Sensor infra merah baik digunakan pada jarak kurang dari 12 cm . Rotary Encoder dalam penelitian ini digunakan untuk mendeteksi sudut putar stir kemudi sepeda motor yang juga berguna untuk input penyalaan lampu sein secara otomatis dengan membaca putaran rotary encoder, jika putaran rotary encoder memiliki nilai 1 . e kana. maka sein kanan yang akan menyala, sebaliknya apabila rotary memiiliki nilai -1 . e kir. maka sein kiri akan menyala. Sensor Gyroscope (MPU 6. dalam penelitian ini digunakan sebagai sensor pembaca kemiringan sepeda motor yang akan digunakan sebagai input Arduino Uno untuk menyalakan sein secara otomatis dengan kemiringan kanan atau kiri yang telah MPU 6050 sendiri sudah memiliki Digital Motion Processors (DMP) yang akan mengolah data mentah dari masing-masing sensor . Unit kendali yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Arduino Uno. Dimana Arduino Uno merupakan papan pengembangan . evelopment boar. rangkaian elektronik berbasis mikrokontroller ATmega328 . Output dari rangkaian ini berupa flash lampu sein. Prototipe sistem penyalaan lampu sein otomatis pada sepeda motor menggunakan sensor kecepatan dan keseimbangan dalam penelitian ini disajikan oleh Gambar 3 sebagai berikut: START Motor Tidak Aktif Menyalakan Motor Motor Berjalan Roda Berputar Sensor Kecepatan Aktif? Tidak Stir Kemudi dan Sensor Keseimbangan Aktif Stir Kemudi =0 & Sensor Keseimbangan <80A Ke Kanan/Kiri? Tidak Lampu Sein Menyala Lampu Sein Mati END ISSN 2615-5788 Print . JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER TRIAC https://journal. id/triac Vol 8 No. @ 2021 Ahson Rezza Subekti & Dian Efytra Yuliana Gambar 3. Flowchart Sistem Berdasarkan diagaram flowchart pada gambar 4, proses kerja alat penyalaan lampu sein dengan memanfaatkan sensor kecepatan pada tahap pertama yaitu menyalakan Ketika motor sudah menyala maka tahap selanjutnya yaitu menjalankan motor, ketika motor sudah berjalan disinilah sensor kecepatan membaca putaran roda yang mengirimkan data ke Arduino Uno dan akan terhubung ke stir kemudi dan juga sensor keseimbangan. Stir kemudi telah di tentukan apabila mendapatkan nilai 1 maka sein kanan akan menyala, dan sebaliknya apabila nilai stir kemudi -1 maka sein kiri yang akan menyala dengan alur sebagai Output dari stir kemudi . otary encode. akan terhubung ke dalam Arduino Uno yang akan memproses data tersebut dan akan memberi input-an ke dalam relay module dan berguna untuk menyalakan lampu sein mana yang harus menyala dalam kondisi ini. dengan sudut kemiringan ke kanan kurang dari 80A dan sistem dapat menyalakan lampu sein kanan secara otomatis Ketika kemiringan sensor keseimbangan ditunjukkan pada gambar dengan ditandai arah panah dengan huruf AuBAy, dan sebaliknya jika kondisi gyroscope mendeteksi kemiringan sepeda motor ke kiri kurang dari 80A maka sein kiri akan menyala secara otomatis. Perhitungan sudut kemiringan sepeda motor yang digunakan dalam sistem penyalaan lampu sein otomatis ini dilakukan dengan cara manual yaitu dengan menggunakan busur derajat yang ditempel pada alat, perhitungan sudut dari setiap kemiringan dinilai dari 0A pada sudut dari kiri dan 0A pada sudut dari kanan. Pada kondisi kendaraan sepeda motor tegak lurus maka sudut kemiringan sepeda motor ditentukan dengan nilai sudut 90A. Selain stir kemudi sepeda motor untuk input penyalaan lampu sein juga menggunakan sensor keseimbangan yaitu (MPU 6. , ketika sensor keseimbangan mempuyai nilai kemiringan ke kanan atau ke kiri kurang dari 80A maka lampu sein akan menyala, yaitu dengan alur yang sama dengan stir kemudi. Output dari sensor keseimbangan akan terhubung dengan Arduino Uno yang akan memproses data tersebut dan akan memberikan inputan kepada relay module yang digunakan sebagai saklar penyalaan lampu sein secara otomatis tergantung input dari arduino dengan data yang diperoleh dari sensor-sensor yang ada. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengujian Gyroscope Pengujian gyroscope ini ditujukan untuk mengetahui apakah gyroscope (MPU6. mampu mendeteksi kemiringan sepeda motor. Dalam penelitian ini, hasil pengujian gyroscope untuk mendeteksi kemiringan sepeda motor ditunjukkan oleh Gambar 4 sebagai berikut. Gambar 5. Pengambilan Data Gyroscope dari Serial Monitor Dari tampilan serial monitor yang ditunjukkan oleh gambar 5, output sensor yaitu Aumotor speedAy sebagai output nilai dari sensor kecepatan jika nilai kecepatan >0 maka sensor membaca putaran roda. AuACL_YAy adalah nilai output dari sensor keseimbangan (MPU 6. jika nilai kemiringan sepeda motor <1800 maka sein kiri akan menyala secara otomatis dan sebaliknya jika kemiringan sepeda motor >1800 maka sein kanan akan menyala secara otomatis. Pada tampilan serial monitor yang ditunjukkan oleh gambar 5 menunjukkan bahwa nilai AuACL_YAy lebih dari 1800 maka dalam kondisi ini dapat ditentukan bahwa lampu sein sepeda motor dapat menyala kanan secara otomatis. AuPositionAy adalah nilai output dari stir kemudi jika nilai stir kemudi <0> maka lampu sein akan menyala kanan atau kiri. Pengujian Putaran Stir Kemudi Pengujian putaran stir kemudi pada sepeda motor ini digunakan untuk mengetahui apakah sensor rotary encoder yang dipasang pada stir kemudi sepeda motor dapat digunakan untuk mendeteksi putaran stir kemudi sepeda Hasil dari pengujian putaran stir kemudi sepeda motor ditunjukkan oleh Gambar 6 sebagai berikut. Gambar 4. Uji Coba Gyroscope (MPU6. Gambar 4 di atas menujukkan bahwa sensor keseimbangan (MPU 6. dapat mendeteksi kemiringan ISSN 2615-5788 Print . JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER TRIAC https://journal. id/triac Vol 8 No. @ 2021 Ahson Rezza Subekti & Dian Efytra Yuliana Gambar 7 menunjukkan bahwa stir kemudi sepeda motor mempunyai nilai putaran lebih dari 0 yaitu pada gambar di atas ditandai dengan nama AupositionAy jadi pada kondisi ini dapat ditentukan bahwa lampu sein kanan menyala dengan Dan apabila nilai putaran stir kemudi sepeda motor kembali 0 maka lampu sein akan mati. Percobaan kondisi kendaraan terjatuh Percobaan kondisi kendaraan terjatuh ini digunakan untuk mengetahui apakah alat yang dibuat dalam penelitian ini dapat memutus arus kontak kendaraan bermotor ketika diberikan kemiringan diatas 200 sehingga sepeda motor dapat mati dengan sendirinya jika terjatuh. Hasil percobaan dari kondisi sepeda motor terjatuh ditunjukkan oleh Gambar 8 sebagai berikut. Gambar 6. Uji Coba putaran stir kemudi . otary encode. Dari gambar 6 menunjukkan apabila stir kemudi sepeda motor . otary encode. yaitu pada gambar 6 ditandai dengan huruf AuBAy dalam kondisi dibelokkan ke kanan maka akan menyalakan lampu sein kanan yang pada gambar 6 ditandai dengan anak panah huruf AuAAy. Saat menyalakan lampu sein menggunakan putaran stir kemudi sepeda motor ini terjadi karena output dari stir kemudi sepeda motor dengan nilai >0 untuk menyalakan lampu sein kanan, atau sebaliknya apabila stir kemudi sepeda motor dibelokkan ke kiri maka akan menyalakan lampu sein kiri dengan nilai output putaran <0. Dalam kondisi ini nilai putaran stir kemudi sepeda motor dibatasi dengan nilai putaran maksimal sebesar 90A ke kanan dan nilai putaran maksimal 90A ke kiri. Hal ini dilakukan dengan pembatasan dikarenakan pada rotary encoder dapat diputar hingga putaran 360A yang bisa membuat kerusakan pada program yang sudah dibuat. Gambar 8. Uji Coba kemiringan kendaraan kondisi terjatuh Tanda panah yang ditunjukkan pada Gambar 8 menujukkan bahwa LED mati yang digunakan sebagai tanda bahwa mesin dalam kondisi mati, jadi pada saat sensor gyroscope mencapai nilai kemiringan kurang dari 20A maka akan memutus arus kontak kendaraan yang membuat sepeda motor mati. Nilai kemiringan ini berlaku untuk kemiringan kendaraan ke kanan atau ke kiri. Hal ini dilakukan hanya sebagai tambahan pemanfaatan alat karena pada suatu kendaraan harus dilengkapi dengan sistem keamanan. Pada dasarnya sistem keamanan ini berguna sebagai keamanan ketika pengendara terjatuh, saat posisi kendaraan terjatuh maka otomatis mesin kendaraan akan mati sehingga mengurangi tingkat cidera pengendara yang diakibatkan tuas gas bisa tertarik secara spontan pada saat kecelakaan sehingga membuat pengendara bisa mengalami cidera yang serius akibat dari kecelakaan. Gambar 7. Pengambilan Data Rotary Encoder dari Serial Monitor ISSN 2615-5788 Print . JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER TRIAC https://journal. id/triac Pengujian alat secara keseluruhan Pengujian sistem penyalaan lampu sein otomatis sepeda motor menggunakan sensor kecepatan dan keseimbangan pada penelitian ini dilakukan secara bersamaan pada tanggal 15 oktober 2020, pada hari kamis dan di lakukan pada siang hari 09:00 Pada pengujian alat ini nilai range kecepatan putaran roda disajikan oleh Tabel I. Vol 8 No. @ 2021 Ahson Rezza Subekti & Dian Efytra Yuliana TABLE I. NILAI RANGE KECEPATAN Nilai Range Kecepatan . Keterangan 30 Ae 50 Lambat 50 Ae 70 Sedang >70 Cepat dapat menjalankan program yang diinginkan yaitu menyalakan lampu sein secara otomatis. Dari nilai range kecepatan putaran roda sepeda motor yang ditetapkan oleh Tabel I dapat diperoleh hasil pengujian sistem penyalaan lampu sein otomatis sepeda motor menggunakan sensor kecepatan dan keseimbangan secara keseluruhan sebagaimana disajikan oleh Tabel II sebagai TABLE II. LM393 Speed HASIL KESELURUHAN PERCOBAAN ALAT MPU6050 Stir Kemudi Sudut Belok Kanan Kiri Kanan Kiri Kanan Kiri OFF 30 rps 30 rps 50 rps 70 rps 70 rps 100 rps OFF OFF OFF OFF OFF OFF OFF IV. KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil pengujian dari Ausistem penyalaan lampu sein otomatis sepeda motor menggunakan sensor kecepatan dan keseimbanganAy adalah sebagai berikut: Dalam pengujian ini rancangan yang digunakan dengan bantuan Arduino Uno sebagai microcontroller, sensor ISSN 2615-5788 Print . JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER TRIAC https://journal. id/triac Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa sensor kecepatan dapat berjalan dengan semestinya sehingga dapat berguna untuk mendeteksi putaran roda sepeda motor dan mengaktifkan sensor keseimbangan stir kemudi sepeda Disamping itu sensor keseimbangan stir kemudi sepeda motor (MPU 6. dapat berjalan dengan semestinya sehingga dapat memberi input-an untuk menyalakan lampu sein sepeda motor secara otomatis. Apabila sensor kecepatan (LM. memiliki nilai berapapun >0rps dan sensor keseimbangan . pada sudut >80A maka sein sepeda motor tidak akan menyala/mati. ketika sudut keseimbangan miring dengan nilai <80A maka sein tersebut akan menyala, apabila kurang dari 20A maka mesin sepeda motor akan mati . ngine sto. DAFTAR PUSTAKA