Eksplorasi Elemen Desain Interior Pendukung Kesejahteraan Mental Untuk Mengatasi Stres Agnes Chintya. Dwi Sulistyawati*2. Aing R. Nayadilaga3 1,2,3 Prodi Desain Interior. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Tarumanagara. Jakarta 615200042@stu. Dwis@fsrd. id, aingrn@yahoo. *Pen. Korespondensi Abstrak Ai Pada era yang selalu berkembang ini, perubahan cepat dalam teknologi, gaya hidup, dan tuntutan sosial memicu peningkatan tingkat stres di masyarakat. Dalam menghadapi peningkatan tingkat stres sehari-hari, dibutuhan lingkungan yang mendukung kesehatan mental. Artikel ini mempertimbangkan dampak desain interior terhadap kesejahteraan mental terutama dalam pengurangan stres melalui studi literatur fokus utama adalah pemahaman menyeluruh tentang elemen desain yang berperan sebagai pendukung kesejahteraan mental bagi pengidap stres. Hasil analisis literatur menyoroti elemen interior berupa estetika warna, tektur, bentuk, dan pencahayan. Pembahasan mengartikan hasil tersebut dan menyoroti implikasinya pada praktek desain untuk meningkatkan kesejahteraan mental. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan peran elemen desain interior dalam membentuk lingkungan positif yang berdampak pada kesejahteraan mental dan pengurangan stres. Implementasi desain interior yang tepat dapat menjadi solusi dalam mengatasi tantangan stres di masyarakat. Kata kunci: Desain. Interior. Mental. Stres. PENDAHULUAN masyarakat yang mendesak untuk diatasi. Dalam era modern ini, kesadaran akan Stres dan depresi bukan lagi fenomena kesehatan mental semakin meningkat langka, melainkan telah menjadi masalah kesejahteraan mental. Tingkat stres dan Menurut (Musradinur, 2. , beberapa penyebab umum stres melibatkan masalah dalam pekerjaan, pendidikan, masalah berbagai faktor seperti tuntutan hidup yang keluarga, penyakit, kurang tidur, dan tinggi, perubahan gaya hidup, pesatnya berbagai faktor lainnya. perkembangan teknologi, tekanan sosial. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. dan permasalahan lingkungan. tahun 2018 menunjukkan bahwa lebih dari akan pentingnya kesehatan mental semakin 19 juta penduduk usia di atas 15 tahun mengalami gangguan jiwa dan emosional, serta ada lebih dari 12 juta penduduk mental sebagai aspek integral kehidupan dengan usia di atas 15 tahun mengalami Stres dan depresi bukan lagi stres atau depresi (Rokom, 2. Data ini fenomena yang jarang terjadi, melainkan mencerminkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2013. MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . ruang yang tidak hanya estetis tetapi juga mendukung kesejahteraan mental. Hal ini pengembangan pedoman desain yang lebih baik, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi individu untuk berinteraksi dan Gambar 1 1Data Statistik Gangguan Mental >15 Tahun (Sumber : Riset Kesehatan Dasar 2. Peningkatan kehidupan sehari-hari menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh banyak individu, mental mereka. Seiring dengan kesadaran akan urgensi menjaga terhadap peran lingkungan fisik, terutama desain interior, dapat menjadi sorotan. Desain interior yang bijaksana dapat lingkungan yang mendukung kesehatan mental, dengan mengurangi tingkat stres Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dampak elemen desain interior pada tingkat stres. Sebagai langkah komprehensif tentang bagaimana desain interior dapat memengaruhi pengalaman Melalui penelitian ini, diharapkan akan muncul wawasan baru mengenai peran desain interior dalam menciptakan kehidupan sehari-hari mereka. II. METODE Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur seputar elemen interior pereda stres. Teknik pengolahan data akan dijelaskan dalam bentuk paragraf secara deskripsi mengenai bagaimana elemen interior dapat membantu meredakan stress pada ruang. Analisis relevan dengan hubungan antara desain interior dan tingkat stres. HASIL DAN PEMBAHASAN Desain interior adalah perencanaan, tata letak, dan rancangan ruang di dalam Desain interior juga merupakan kebutuhan dasar tempat perlindungan. MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . memengaruhi psikologis, dengan fokus pada pengurangan aspirasi, mengungkapkan ide yang terkait tingkat stres. dengan tindakan, dan berpengaruh pada Warna persepsi, suasana hati, serta karakter individu (D. Ching, 2. Warna adalah elemen kunci dalam desain interior. Peran penting warna dalam Secara keseluruhan, desain interior meningkatkan kualitas ruangan sebagai memiliki peran yang signifikan dalam pengunjung terletak pada kemampuannya kesejahteraan psikologis, bukan hanya memperhitungkan aspek fisik tetapi juga keadaan psikologis individu di dalamnya (Monica & Darmayanti, 2. Warna menciptakan lingkungan yang holistik dan memiliki dampak psikologis dan fisiologis memastikan hubungan sosial yang positif di yang mencolok pada manusia, sehingga Penerapan Psikologi Desain menjadi faktor yang paling signifikan dalam pada Elemen Interior menurut (Setiawan & memahami bagaimana berbagai warna Ruki, 2. untuk meningkatkan dampak memengaruhi penghuni ruang. Warna positif dari interaksi tersebut, pengaruh unsur-unsur seperti warna, bentuk, tekstur, memengaruhi baik emosi maupun proses suara, dan aroma dalam desain interior kognitif (Gykyakan yNiyek & Gykyakan, dapat memberikan efek signifikan pada penggunannya pada interior Dengan Berikut Merah keterkaitan efek psikologis dalam desain Warna merah, jika digunakan dalam interior dengan bagaimana elemen desain kegembiraan dan berdampak negatif seseorang sangat kuat. Adapun penjelasan terkait eksplorasi mengakibatkan gangguan tidur. Di sisi setiap elemen desain ini untuk memahami lain, karena merah terkait dengan kehangatan, interior yang didominasi lingkungan yang mendukung kesejahteraan warna merah dianggap memberikan Chintya. Sulistyawati. Nayadilaga suasana Seperti merah, penggunaan oranye dalam desain interior memberikan efek Kuning stimulasi, seperti suplemen multivitamin Warna kuning dalam desain interior dapat meningkatkan aktivitas pengguna, yang biasanya berwarna oranye. Ungu Penggunaan nuansa ungu yang gelap membuat ruangan terlihat lebih luas, dan memberikan kesan kehangatan yang Sebaliknya, penerapan warna Hijau terang menghasilkan kesan feminin Penggunaan warna hijau dalam desain dalam desain interior. Pengaruh ini interior memberikan efek relaksasi, muncul karena ungu melambangkan menenangkan, dan menyegarkan bagi warna bunga dan daya tarik wanita. Saat dikombinasikan dengan warna hitam, menciptakan kesan kosmik, sedangkan Biru Menurut konotasi kebangsawanan. (Daya Arisma & Ismansyah. Coklat 2. Secara psikologis warna biru Coklat adalah warna yang dingin, membawa kenyamanan rumah. Dalam kombinasi menciptakan kenyamanan. Namun, jika semangat jika diimplementasikan pada atmosfer yang depresif. Coklat adalah Oranye warna tanah yang umum digunakan Sebagai campuran kuning dan merah, warna oranye dalam desain interior Penggunaan menciptakan suasana rasa ingin tahu dan Penggunaan terutama dalam restoran cepat saji. Seperti digunakan di dinding dan langit-langit. dapat memiliki efek detraktif. MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Hitam. Putih, dan Abu Bentuk Warna hitam, jika digunakan pada semua langit-langit. Bentuk dan susunan ruang yang bersih dan sederhana dapat memberikan menciptakan perasaan depresi karena Penataan yang ergonomis dan efisien Sebagai penutup lantai, bisa memberikan kesan Warna putih, jika digunakan mengurangi kekacauan visual yang dapat di dinding dan langit-langit, dapat menyebabkan stres. Menurut (Chen. & Zhao, 2. Tata terhadap kedalaman. Penggunaan putih letak dan bentuk interior suatu ruang sering ditemui di rumah sakit jiwa untuk mencegah pasien merasakan hal-hal Penelitian menunjukkan yang berbeda secara tidak sadar. Warna bahwa personalisasi elemen desain abu-abu interior seperti tata letak dinding, desain pencahayaan, dan dekorasi tanaman, atmosfer logam di dalam ruangan. dapat memengaruhi kenyamanan dan Pemilihan warna dalam desain interior, kesejahteraan penghuni tata letak dan yang mencakup elemen warna alam tampilan interior yang efektif dapat seperti biru, hijau, dan coklat yang berkontribusi pada kenyamanan dan terkait dengan ketenangan dan alam, kepuasan seseorang. menciptakan ruang yang nyaman dan Tekstur Pentingnya merancang ruang interior kemungkinan menggunakan warna lain dapat dilihat dari dampak signifikan dengan bijak sesuai dengan karakteristik stimulasi sensorik pada manusia dan psikologis dan efeknya terhadap suasana Peran sentuhan, indra, dan ruangan, sehingga kontribusi positif terhadap kesejahteraan psikologis dan berpengaruh terhadap ingatan dan pengurangan tingkat stres tetap dapat Dalam merancang ruang interior, tekstur Chintya. Sulistyawati. Nayadilaga (Wulandari, dimensi dan karakteristik unik. Pengaruh Pencahayaan Pencahayaan termanifestasi melalui perasaan dan (Sekarningrum et al. , 2. adalah persepsi yang timbul dari berbagai pencahayaan memainkan peran penting tekstur yang digunakan dalam elemen dalam menciptakan suasana dan kualitas interior, menciptakan pengalaman yang mempengaruhi secara langsung ingatan berpengaruh signifikan pada desain dan emosi penghuni ruangan. Dalam keseluruhan, termasuk warna, bentuk, penelitian oleh (Hyyrinen et al. , 2. bahan, dan detail dalam sebuah ruangan. diungkapkan bahwa secara psikologis. Citra sebuah ruangan terbentuk dari manusia dapat merasakan perasaan lantai, dinding dan plafon serta fasilitas kesejahteraan melalui persepsi visual pendukung lainnya seperti furnitur, dan sentuhan terhadap tekstur material secara keseluruhan dibentuk melalui seperti kayu. Memilih material yang tepat dalam desain interior mampu pencahayaan yang masuk pada ruangan menciptakan atmosfer ruang yang hidup dan nyaman. Setiap material memiliki Terdapat berbagai jenis pencahayaan yang dapat diterapkan pada ruangan. Ini (Veronica beragam, sehingga merupakan salah satu peran kunci dalam membentuk Pencahayaan alami juga suasana ruang menurut (Monata et al. sangat penting, karena memiliki efek Pemanfaatan material alami dalam desain ruangan menciptakan psikologis pada individu. Ketika cahaya atmosfer menenangkan, mengurangi stres, dan memberikan ketenangan. Interaksi manusia dengan desain interior meningkatkan kualitas visual ruangan. Menurut (Atmadi, 2. Dalam dunia menunjukkan bahwa terdapat dampak desain interior, penggunaan sistem pencahayaan memiliki peran krusial psikologisnya (Andi et al. , 2. menciptakan kenyamanan visual di MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . dalam suatu ruangan. Pemanfaatan Kesimpulan ini menekankan esensi peran pencahayaan alami dan buatan yang tepat dapat berkontribusi pada efisiensi mengutamakan aspek estetis, tetapi juga energi serta meningkatkan kenyamanan berperan dalam mendukung kesejahteraan visual secara menyeluruh dalam desain mental dengan mengurangi tingkat stres dalam sebuah ruangan. Pencahayaan termasuk cahaya alami dan pencahayaan buatan yang lembut, dapat menciptakan DAFTAR PUSTAKA