Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. PENGEMBANGAN MANAJEMEN KURIKULUM DI MADRASAH ALIYAH MUALLIMIN UNIVA MEDAN Hotni Sari Harahap1. Khairun Nisa Pasai2 Universitas Al Washliyah Medan Email: hotnisari46@gmail. com1, nursaidahsitorus@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan, serta implementasi pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah jenis pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena penelitian, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisa datanya meliputi reduksi data, penyajian data dan penekanan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: . prinsip-prinsip dalam pengembangan kurikulum terdiri dari prinsip berorientasi pada tujuan, prinsip relevansi . , prinsip efisiensi dan efektivitas, prinsip fleksibelitas . , prinsip berkesinambungan, prinsip keseimbangan, prinsip keterpaduan dan prinsip . Implementasi Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan dengan perencanaan dalam proses pembelajaran merupakan kewajiban yang mesti dilakukan guru sebelum melaksanakan proses pembelajaran, yang meliputi perangkat program tahunan, semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa informasi bagi seluruh Madrasah yang ingin mengembangkan kurikulum di Madrasah yang Kata Kunci : Strategi. Pengembangan. Madrasyah Aliyah. PENDAHULUAN Sekolah memiliki tugas besar dalam menyiapkan generasi manusia yang berkualitas, guna untuk melanjutkan harapan, cita-cita serta nilai-nilai luhur kepribadian Bangsa. (Oemar Hamalik 2008, . Sebab, pada hakikatnya manusia terus mengalami perubahan secara berlahan menuju kesempurnaan walaupun tidak akan pernah sampai pada kesempurnaan yang hakiki. (Nana Syaodih 2010, . , prestasii adalah bagian dari bentuk perubahan yang di alami oleh manusia sebagai wujud peradapan (Jujun Syair Suria Sumatri 1999, . Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia di alam semesta ini bersifat dinamis (Sumanto 1999, . Atas dasar inilah. Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. pendidikan atau sekolah dituntut harus kreatif dan inovatif serta terbuka dalam menrima perubahan-perubahan yang terjadi tersebut. (Hamalik 2010. Pengembangan kurikulum sangat penting, agar menghasilkan kurikulum yang luas dan spesifik (Nana Syaodih 2010, . , yang sesuai dengan acuan standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasionalAy(Media 2003, . Jadi, pendidikan kurikulum merupakan acuan atau pedoman guru dengan peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta nilainilai(Muhaimin 2010, . Artinya mencapai tujuan komptensi yang telah direncanakan sebelumnya, (Suparlan 2010, . sesuaikan dengan sasaran yang telah ditetapkan dan bersifat objektif. Dasar inilah yang menjadikan program kurikulum di Madrasah berusaha untuk terus mmengalami perkembangan dalam segala aspek. (Tjuparman 2000, . , meliputi pembaharuan, desain, perumusan kurikulum dengan menilik tujuan, materi, metode, organisasi hingga pada evaluasi akhir dari kurikulum. (Oemar Hamalik 1994, . Jadi, pengembangan kurikulum dari aspek bahan ajar serta pengalaman belajar bukan hanya berorientasi pada tujuan jagka pendek tetapi juga jangka (Dakir 2004, . Maka itu, pengembangan kurikulum merupakan suatu proses perencanaan, pembuatan perangkat yang lebih baik berdasarkan hasil penilaian kurikulum yang ada, dan dapat memberikan kondisi belajar mengajar efektif dan efesien, dimana pengembangan kurikulum melalui tahapan penyusunan kurikulum berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan selama jangka waktu tertentu. Disisi lain, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak positif dan negatif, sebab tidak sedikit manusia yang keluar dari fitrahnya akibat tegnologi (M. Rusli Karim 1992, . Maka, untuk menjawab permasahan ini, pendidikan agama Islam sangat dibutuhkan keberadaannya sebagai kurikulum yang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta dampak negatifnya yang selalu timbul, untuk selalu diantisipasi. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang multikultural, sebagaimana dilukiskan dengan AuBhineka Tunggal IkaAy. Walaupun berbeda-beda tetapi kita tetap satu. Dengan perbedaan agama, ras/suku/etnis/oragniasi, namun tetap tumbuh dan berkembang secara bersama-sama tanpa adanya persilihan antara satu sama lain. Oleh karena itu, dari organisasi-organisasi ini, maka muncullah berbagai yayasan yang tujuannya satu yaitu untuk kesejahteraan umat, khusunya dalam dunia pendidikan. Dimana organisasi yayasan tersebut memiliki amanah da tanggungjawab yang besar guna mencerdaskan Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. generasi bangsa, utuk mewujudkan cita-citanya, salah satunya yaitu Madrasah Aliyah (MA). Lembaga pendidikan tersebut harus dapat mengembangkan kurikulum dengan baik yang didasarkan pada prinsip tujuan, relevansi, efisiensi dan efektivitas. Fleksibelitas, berkesinambungan, keseimbangan, keterpaduan, dan mutu (Oemar Hamalik 1994, . Selain itu, juga harus berpegang pada asas-asas pengembangan kurikulum yang meliputi asas filosofis berkenaan dengan tujuan pendidikan yang sesuai dengan filsafat negara (S. Nasution 2009, . , asas psikologis anak dan psikologis belajar berkenaan dengan perkembangan anak dan capaian tujuan belajar, serta asas sosiologis berkenaan dengan menyumbangkan baktinya bagi kemajuan masyarakat kelak. Penjelasan di atas, diperkuat oleh penelitian yag dilakukan oleh Fauji dan Khawasi . 6, p. dengan judul strategi pengembangan Madrasyah, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pada tingkat mikro, kepala madrasah, tenaga pendidik dan kependidikan, komite madrasah, serta pengelola madrasah memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan mutu pendidikan MAN 2 Kota Serang, sedangkan pada tingkat masyarakat, yang dikenal dengan supra-sistem. MAN 2 Kota Serang membangun kepercayaan . dari masyarakat dibuktikan dari keteladanan, kedisiplinan yang diberikan para pengelola MAN 2 Kota Serang, dan output . MAN 2 Kota Serang dibekali pendidikan moral, pengetahuan dan keterampilan agama yang sangat memuaskan orang tua peserta didik. Adapun persamaan dengan penelitian yang akan peneliti lakukan ialah membahsa tentang strategi pengembanga madrasyah dengan metode field risearch. Perbedaanya hanya pada lokasi penelitian yaitu di MAN Kota Serang dan penelitia yang dilakukan berada di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin Univa Medan. Berdasarkan studi pendahuluan, yang telah dilakukan oleh peneliti di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan masih terdapat ketidak selarasan antara teori dengan implementasinya di lapangan, baik oleh guru maupun kepala sekolah dan pengawas yang memiliki wewenang. Hal ini dapat dilihat, peranan krikulum hanya sebagai pelengkap dalam mengajar, namun faktanya penggunaan kurikulum masih bersifat take for granted. Dimana antara perencanaan pembelajaran, dengan proses belajar mengajar hingga pada penerapan evaluasi pembelajaran tidak selaras, seharusnya berkaitan degan berkelanjutan antara tahap perencanaan-pelaksanaanevaluasi. Artinya, perhatian sekolah, khususnya guru/pendidik masih rendah atau kurang peduli dengan pengembangan kurikulum tersebut. Berdasarkan permasahan di atas, maka peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul strategi pengembangan Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin Univa Medan. Adapun tujuan untuk mengetahui Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. bagaimana prinsip - prinsip pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan, serta implementasi pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa informasi bagi seluruh madrasah yang ingin mengembangkan kurikulum di Madrasah yang dipimpinnya. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara menggambarkan kata-kata atau kalimat dengan berdasarkan fenomena dan keadaan yang dilihat sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan (Arikunto 2012, . Adapun subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan wwakilnya, staf pendidik, guru dan siswa muallimin Univa Medan. Sedangkan objek penelitianya yaitu strategi pengembangan Madrasah Aliyah MuAoallimin Univa Medan. Sumber datanya berasal dari data primer dan sekunder. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi (Arikunto 2012, . Artinya peneliti melakukan pengamatan terlebih dahulu kemudian melakukan wawancara, setelah itu peneliti membandingkan data hasil pengamatan dengan data yang diperoleh dengan Kemudian menggunakan cara yang keempat yaitu membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang biasa dan berpendidikan. Selanjutnya teknik analisa datanya meliputi reduksi data, penyajian data dan penekanan (Purnomo 2008, . HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan Berdasarkan hasil penelitian pengembangan kurikulum K-13 Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimiin UNIVA Medan berorientasi pada faktor tujuan kesesuaian antara program dengan kebutuhan, kondisi dan perkembangan masyarakat dalam mewujudkan visi, misi dan kualitas Madrasah Aliyah Swasta Mu'allimiin UNIVA Medan, serta kesesuaian antar komponen yaitu tujuan madrasah, topik isi /topik, strategi mengajar yang bersifat in door maupun out door, penilaian dilakukan dalam bentuk penyampaian laporan sekolah setiap semester, yang disebut dengan raport. Prinsip-prinsip dasar pengembangan kurikulum yang dipegang oleh Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimiin UNIVA Medan berorientasi pada tujuan yang telah ditetapkan, berdasarkan analisis kebutuhan, tuntutan serta masyarakat, peserta didik dan pengetahuan. Sebagaimana diungkapkan oleh ibu Dra. Hj. Siti Khadijah. Pd. I, bahwa: Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. AuHarapan-harapan yang munncul dari kalangan masyarakat, tidak lain hanya karena ingin melihat anaknya bermanfaat di kemudian hari di tengah-tengah masyarakatnyaAy Hal di atas, dapat dilihat dari pengembangan kurikulum bidang studi QurAoan Hadist dalam RPP, dimana tujuan dikembangkan berdasarkan capaian indikator pada kompetensi. Adapun ouput yang dihasilkan berupa siswa terampil ditengah-tengah masyarakat dan mengikuti berbagai ajang perlombaan, masuk lulus perguruan tinggi, hingga kemampuan untuk bekerja di perusahaan dan dikantor-kantor dengan bekal yang telah diasah di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan. Selain mempertimbangkan relevansinya dengan komponen kurikulum, seperti bidang mata pelajaran akidah akhlak dalam materi akhlak terpuji dan akhlak tercela peserta didik harus dapat menerapkan akhlak terpuji, dan menghindari akhlak tercela dalam keseharianya. Demikian juga, pada bidang mata pelajaran yang lain, seperti Fiqih dalam materi tentang penyelenggaraan jenazah, peserta didik diharapkan dapat melaskanakannya di tengah-tengah msyarakatnya atas ilmu yang telah dipelajarinya. Sedangkan pada komponen efesien yakni memperhatikan atau mempertimbangkan tentang dana/anggaran, waktu tenaga dan sumber yang Pada komponen fleksibelitas. Madrasah Aliyah mengadakan bentuk program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Maka, peserta didik diberikan pilihan atas program tersebut. Kemudian, guru juga diberikan kebebasan dalam mengembangkan program pengajaran dengan berpedoman pada ketentuan yang telah tertuang dalam kurikulum. Sebagaimana diungkapkan oleh Bapak Iryuha Tantawi. MA sebagai berikut: AuPada hakikatnya Madrsyah ii telah membrikan kebebasan para guru untuk mengembangkan materi ajarnyaAy Komponen berkesinambungan pada Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan diartikan dengan memiliki keterpaduan pelajaran mulai Madrasah Tsanawiyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan dan bersambung pada pelajaran di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan, bahkan bahan materi mulai materi agama maupun materi umum. Dimana kelanjutan dari Madrasah Tsanawiyah, terdiri dari segi jenjang atau tingkat, materi maupun suasana kehidupan madrasah yang agamis. Terpadunya kurikulum Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan meliputi muatan wajib kurikulum, lokal, dan pengembangan terpadu, keterkaitan dan berkesinambungan. Adapun materi pelajaran Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan Pendidikan Agama Islam : QurAoan Hadits dipadukan dengan Tafsir Jalalain karangan Syekh Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As- Syuyuti. Fiqih dipadukan dengan kitab Minjat Ath- Thalibin karangan Imam Nawawi. Akidah Akhlak dengan kitab Tasauf Mauidhoh Al Mukminin karangan Syekh Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. Muhammad Jamaluddin Al Qasimi, dan Tauhid Asy- Syarqawi karangan Syekh Abdullah Bin Hijazi Asyarqowi. Bahasa arab dipadukan dengan kitab Jawahirul Balaghoh karangan Sayyid Ahmad Al-Hasyimi. Kitab-kitab komprehensif di atas, menjadi acuan sekaligus bagi mata pelajaran Madrasah dan mata pelajaran umum selain sebagai acuan standar isi, standar kelulusan, untuk semua jurusan dan studi madrasah menjadi acuan utama karena peserta ddidik yang lulus Madrasah ini, mendapatkan ijazah Madrasah dan ijazah dari sekolah Al Washliyahan. Selain itu, jadwal pelajaran juga digabungkan, misalnya jam pertama dan ke-dua adalah pelajaran matematika, sedangkan pada jam ke-tiga dan ke-empat ialah pelajaran tafsir, jadwal diatur oleh perwakilan program kurikulum sekolah sebaik mungkin. Madrasah Aliyah Mu'allimin Swasta UNIVA Medan, menerapkan pembelaran nahwu, shorof. Ilmu ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik agar memiliki keahlian dalam membaca kitab kuning dan ushul fiqh. Dengan tujuan untuk memudahkan mereka jika melanjutkan ke studi Islam yang lebih tinggi. Dimana waktu pembelajarannya bersifat khusus. Pencapaian pendidikan yang berkualitas di Madrasah Aliyah Swasta Mu'allimin UNIVA Medan meliputi: mempersiapkan guru dan siswa, meningkatkan sarana dan prasarana, kebijakan pemerintah daerah dan di tingkat pusat, isi kurikulum harus ada batasan, sedangkan saat ini jumlah mata pelajaran sangat penting , dan jumlah jam belajar memiliki batasan yang disesuaikan dengan program. Selain itu. Madrasah juga mengoordinasikan penyusunan buku teks dengan penerbit, khususnya penerbit Yudistira. Dalam menjalankan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, yang tertera pada peraturan pemerintah No. 19 tahun 2005, bahwa standar nasional meliputi standar isi, proses, kompetensi kelulusan, pendidikan, tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pendanaan dan kriteria Sesuai dengan tercapainya 100 lulusan Madrasah dan hasil Akreditasi yang diraih sangat baik (A). Beranjak dari asas-asas yang dipegang atau di jalankan oleh Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan dari asas filosofis menunjukkann bahwa dalam mengembangkan kurikulum sudah berdasarkan falsafah Seperti bila putra-putri dari wali murid mengerti dan mendalami di bidang agama, berarti mempunyai nilai dan berguna dilingkungan Pada asas psikologis, juga telah berjalan dengan baik karena siswa yang lulus dari Madrasah ini mampu mengoperasikan komputer dengan baik, pada bidang studi kimia, siswa yang diterima bekerja di PT. RAPP, di bidang studi akidah akhlak mampu membentengi diri siswa, dari narkoba, warnet dan sebagainya. Jadi, tujuan, isi, strategi dan metode pembelajaran anak dirancang dengan taraf perkembangannya. Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. Secara sosiologis, kurikulum yang dianut Madrasah Aliyah Swasta Mu'allimin UNIVA Medan kini relevan, karena akan memberikan keterampilan dan kompetensi nyata yang akan dihadapi siswa di masyarakat, harus dan akan diperlukan di masa depan. Dengan demikian, madrasah tidak hanya memberikan materi teoritis, guru tidak hanya mengejar tujuan menyelesaikan mata pelajaran tetapi madrasah dan guru harus mengutamakan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan secara praktis dan fungsional. Pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan telah memperhatikan faktor sosial , sebab Madrasah ini memberikan tugas kepada siswanya yang sudah menduduki kelas XII, atau tepatnya kelas 3 Aliyah untuk mengadakan Safari Ramadhan, yakni kegiatan berdakwah ke daerah yang minoritas penduduk yang beragama islam, seperti didaerah Tanah Karo, kemudian adapula kegiatan praktek mengajar (PPL) yang harus dilalui semua siswa kelas 3 yang biasanya diadakan di Madrasah Diniyyah yang telah ditentukan oleh pihak Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan. Selain itu, ada pula kegiatan bagi baru siswa atau tepatnya kelas sepuluh yakni tentang materi fardhu kifayah atau yang lebih sering dikenal dengan praktek penyelenggaraan jenazah, siswa dibimbing secara khusus oleh guru bagaimana pelaksanaan secara teori dan praktek pada materi fardhu kifayah atau mengurus jenazah, kegiatan ini disambut dengan respos yang positif dari para siswa dengan cara mengikuti proses pratek dengan semangat dan keseriusan yang tinggi. Maka jadwal pelaksanaanpun disusun beradsarkan kesepakatan guru dan siswa. Implementasi Pengembangan Kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan Meningkatkan pemahaman guru terhadap pelaksanaan program kurikulum, khususnya program kurikulum tahun 2013, yaitu sebagian guru sudah mengerti dan memahaminya, namun perlu pengembangan sebagaimana adanya pada K13. Secara berkala, guru dikirim untuk pelatihan, di tingkat Kabupaten. Kabupaten atau Provinsi. Selain itu, sosialisasi dilakukan di seluruh bagian sekolah, termasuk komite, membentuk tim desain dan pengembangan kurikulum, memberikan kebebasan kepada guru untuk meningkatkan pengetahuan mereka dengan mengikuti pelatihan. Perencanaan selama proses pembelajaran perlu dilakukan guru sebelum melaksanakan pembelajaran. Karena perencanaan yang efektif ditandai dengan adanya produk perangkat pembelajaran (RPP) , maka guru akan lebih mudah dalam menyampaikan ilmu kepada peserta didk secara Berdasarkan studi observasional dan dokumenter, perangkat pembelajaran yang dimiliki guru antara lain: Pertama: Prota . rogram tahuna. , yang berguna sebagai perumusan pelajaran dalam RPP yang diajarkan selama satu Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. tahun berdasarkan standar kompetensi inti. Program tahunan menguraikan kompetensi inti selama satu tahun dengan alokasi waktu selama satu tahun. Waktu yang dialokasikan untuk program tahunan ditunjukkan dengan jumlah jam kursus yang sebenarnya. Diantara program tahunan yang diselenggarakan oleh guru di bidang studi Quran Hadis. Akidah Akhlak. Fiqh dan SKI, mereka mematuhi aturan. Karena setiap guru memiliki alokasi waktu untuk setiap standar kompetensi dan kompetensi inti yang dimiliki guru di setiap tahun ajaran. Menurut hasil wawancara dengan guru Al-Qur'an Hadits menunjukkan:AuUnsur program tahunan adalah identitas sekolah, semester, standar kompetensi, keterampilan dasar, alokasi waktu, 'informasi. Oleh karena itu, semua guru melaksanakan program tahunan seperti yang direkomendasikan. Jumlah waktu yang dialokasikan dalam program tahunan diisi sesuai dengan jumlah jam belajar sebenarnya di Madrasah, yaitu jumlah minggu efektif dalam setahun dikalikan dengan waktu dalam struktur program Madrasah Aliyah Swasta Mu'allimin UNIVA . minimal 2 ja. Detik: Program semester adalah gambaran program tahunan yang telah disiapkan Program ini harus diselesaikan sebelum dimulainya hari pertama Penyusunan program semester ini dilakukan secara bersama-sama di bawah komando wakil direktur yang membidangi kurikulum. Namun dalam pelaksanaannya terkadang tidak sesuai dengan apa yang telah diprogramkan. Contoh: Standar kompetensi 3 seharusnya sudah selesai pada minggu ke-3, tetapi ternyata pada minggu ke- sudah bisa dilakukan karena adanya perayaan hari besar Islam atau kegiatan sekolah, dll. Ketiga: Pengembangan Kurikulum sebagai Perangkat Pembelajaran merupakan gambaran umum dan kerangka dasar bidang kajian Al-Qur'an Hadits. Akidah Akhlak. Fiqih dan SKI, yang akan diajarkan kepada siswa. Madrasah tersebut menerima kurikulum dari Departemen Agama Kabupaten Pelalawan, yang kemudian dikembangkan lebih rinci di Madrasahnya masing-masing. Dengan demikian, semua guru bidang studi Al-Qur'an Hadits. Akidah Akhlak. Fiqih dan SKI telah mengembangkan kurikulum yang sesuai dan dipandu oleh Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP), alokasi waktu dan sumber belajar yang akan digunakan. Keempat: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan gambaran langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru bidang kajian Al-Qur'an Hadits. Akidah Akhlak. Fiqih dan SKI untuk setiap pertemuan. Karena merupakan fase pembelajaran, maka disebut sebagai skenario pembelajaran. Komponen rencana pembelajaran meliputi: standar kompetensi, kompetensi inti, materi inti, metrik, strategi pembelajaran, sumber daya, dan prosedur penilaian. Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian mengenai Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA, menunjukkan bahwa . prinsipprinsip dalam pengembangan kurikulum terdiri dari prinsip berorientasi pada tujuan, prinsip relevansi . , prinsip efisiensi dan efektivitas, prinsip fleksibelitas . , prinsip berkesinambungan, prinsip keseimbangan, prinsip keterpaduan dan prinsip mutu. Implementasi Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah Swasta MuAoallimin UNIVA Medan dengan perencanaan dalam proses pembelajaran merupakan kewajiban yang mesti dilakukan guru sebelum melaksanakan proses pembelajaran, yang meliputi perangkat program tahunan, semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa informasi bagi seluruh Madrasah yang ingin mengembangkan kurikulum di Madrasah yang dipimpinnya. Referensi