P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Pengaruh Kompensasi. Motivasi, dan Pengembangan Karir terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaoyayayaya yaUyaoyayayao1. Muhammad Ramdhan Ardiyansyah2 Universitas Persada Indonesia Y. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y. email : yusufmaura7@gmail. com, muhammadradiyanshyah@gmail. ABSTRAK Produktivitas terkadang dimaknai sebagai efisiensi atau efektiftivitas, tetapi pada dasarnya berbeda. Efisiensi adalah seberapa baik karyawan menjalankan pekerjaannya didasarkan pada standar yang telah Kompensasi adalah baik upah per jam ataupun gaji periodik didesain dan dikelola oleh bagian sumber daya manusia. Kompensasi yang dibeirkan organisasi ada yang berbentuk uang, namun ada juga yang tidak berbentuk uang. Motivasi merupakan sesuatu tindakan yang mendesak seorang buat melaksanakan sesuatu pekerjaan ataupun kegiatan semaksimal bisa jadi untuk menciptakan hasil kerja yang optimal. Pengembangan karir adalah suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi individu dalam rangka mencapai kesuksesan dan pertumbuhan dalam karirnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner pada 100 karyawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Jakarta. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data primer. Analisis data dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Objek pada penelitian ini adalah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Dengan jumlah populasi dan sampel sejumlah 100 orang responden. Metode sampel yang digunakan adalah metode sampling. Analisis data menggunakan aplikasi software SmartPLS Hasil dari penelitian pertama kompensasi terbukti berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 14,3%. Hasil dari penelitian kedua berhasil membuktikan secara langsung motivasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 45,6%. Dan hasil penelitian ketiga berhasil membuktikan secara langsung pengembangan karir terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 32,7%. Kata Kunci : Kompensasi. Motivasi. Pengembangan Karir dan Produktivitas Kerja Karyawan ABSTRACT Productivity is sometimes interpreted as efficiency or effectiveness, but they are basically different. Efficiency is how well employees carry out their work based on established standards. Compensation is either hourly wages or periodic salaries designed and managed by the human resources department. Some compensation provided by organizations is in the form of money, but some is not in the form of money. Motivation is an action that urges a person to carry out a job or activity as optimally as possible to produce optimal work results. Career development is a process that aims to increase an individual's knowledge, skills and competencies in order to achieve success and growth in their career. This research was conducted using data collection through interviews, observations and distributing questionnaires to 100 employees of the National Library of the Republic of Indonesia. Jakarta. This research uses quantitative methods and primary data. Data analysis using the SmartPLS 4 application. The object of this research is the National Library of the Republic of Indonesia. With a total population and sample of 100 respondents. The sample method used is the sampling method. Data analysis using the SmartPLS V. 4 software The results of the first research showed that compensation had a negative and insignificant effect on employee work productivity of 14. The results of the second research succeeded in directly proving that motivation had a positive and significant effect on employee work productivity by 45. And the results of the third research succeeded in directly proving that career development had a positive and significant effect on employee work productivity by 32. Keywords: Compensation. Motivation. Career Development and Employee Productivity Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Pendahuluan Manajemen Sumber Daya Manusia dapat diartikan sebagai suatu proses dari pemanfaatan manusia selaku tenaga kerja secara manusiawi, supaya kemampuan raga serta psikis yang dimilikinya akan berperan secara optimal agar pencapaian tujuan dari Pemanfaatan Sumber Daya Manusia terdiri dari Pengelolaan aktivitas pemberdayaan Sumber Daya Manusia yang kegiatan-kegiatannya . umber daya manusi. Permasalahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai produktivitas kerja karyawan, yaitu produktivitas kerja karyawan yang kurang optimal akan dapat mempengaruhi tujuan dari perusahaan dan belum maksimalnya program pendidikan dan pelatihan menyebabkan adanya ketidakjelasan program dan aturan. Pada Penelitian Dari (Hanasha, 2. Produktivitas karyawan dalam mencapai tugas tertentu sesuai standar, kelengkapan, biaya dan kecepatan sehingga pemanfaatan sumber daya manusia yang efisien dan efektif dalam sebuah organisasi sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi secara keseluruhan. Produktivitas karyawan pada hakikatnya adalah persyaratan kerja yang harus dipenuhi oleh karyawan. Seorang karyawan dapat dikatakan produktif jika dalam waktu tertentu dapat menyelesaikan pekerjaan yang telah diresmikan dan dipercayakan kepadanya. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementrian melaksanakan tugas pemerintahan pada bidang perpustakaan yang berguna sebagai perpustakaan Pembina, perpustakaan rujukan, penelitian, dan sebagai pusat jaringan perpustakaan sebagian besar perkantorannya di Jalan Salemba Raya No. Perpustakaan Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Permasalahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai kompensasi, yaitu karena kurang berjalannya pemberian kompensasi yang tidak merata membuat karyawan merasa tidak nyaman dan tidak senang terhadap pekerjaannya dan akan berdampak kepada menurun nya produktivitas kerja di pengaruhi membandingkan keadaan kerjanya dengan keadaan kerja orang lain. Pada hasil riset dari (Murty serta Hudiwinarsih, 2. Minimnya motivasi kerja dari seorang pemimpin bagi karyawan perusahaan akan menghambat hasil dari produktivitas karyawan serta pula menghasilkan kondisi kerja yang tidak Menurut hasil dari penelitian Antoni . Berpendapat bahwa pemberian kompensasi sebagai salah satu bentuk motivasi penting untuk meningkatkan semangat kerja karyawan sehingga dapat mencapai hasil yang diinginkan manajemen. Permasalahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai Motivasi Kerja. Yaitu kurangnya motivasi kerja dari seorang pemimpin bagi karyawan dan akan berdampak menurunnya produktivitas kerja yang dipengaruhi dari membandingkan keadaan kerjanya dengan orang lain Permasalahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai Motivasi Kerja. Yaitu kurangnya motivasi kerja dari seorang pemimpin bagi karyawan dan akan berdampak menurunnya produktivitas kerja yang dipengaruhi dari membandingkan keadaan kerjanya dengan orang lain Permasalahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai Pengembangan Karir. Yaitu karena adanya karyawan yang masa kerjanya lama tetapi belum mendapatkan peningkatkan pada Berdasarkan hasil ada uraian-uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengenai hal-hal yang berkaitan produktivitas karyawan. Landasan Teori Manajemen Menurut Sumarsan . Menemukakan bahwa manajemen diartikan sebagai seni dalam proses pengarahan dan pengendalian sumber dayauntuk mencapai tujuan atau sasan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Malayu. Hasibuan berpendapat bahwa tujuan adanya pembagian fungsi sistematika urutan pembahasan suatu kegiatan organisasi lebih teratur, kedua, supaya analisis pembahasannya lebih mudah dan mendalam sehingga arahannya jelas dan lebih terinci, dan ketiga, supaya bisa menjadi pedoman pelaksanaan manajemen bagi manajer. Maka dari itu perlunya memberikan motivasi dengan cara meningkatkan kerja keras karyawan dan semangat kerja karyawan agar tercapainya tujuan perusahaan. Schunk. Pimtrich & Meece dalam Hazmanan . mengatakan bahwa kompensasi memiliki fungsi pengawasan, dimana semua imbalan memiliki potensi untuk mengawasi dan mengendalikan operasional Produktivitas Kerja Karyawan Menurut hasil penelitian dari Sinungan dalam Busro . , produktivitas kerja merupakan kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk menghasilkan barang dan jasa dalam waktu tertentu yang telah ditentukan atau sesuai dengan rencana. Untuk mendorong produktivitas kerja yang lebih tinggi, banyak perusahaan yang menganut sistem insentif sebagai bagian dari sistem yang berlaku bagi karyawan perusahaan, salah satu bentuk insentif tersebut adalah pemberian Motivasi Menurut teori Herzberg dalam (Hasibuan, 2019:. , terdapat faktor yang berperan sebagai satisfiers atau motivators yang dapat dijadikan sebagai indikator motivasi kerja yang di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Prestasi. Tanggung Jawab, 3. Kemajuan, 4. Pengembangan Potensi Individu. Motivasi merupakan proses batin atau psikologis yang terjadi pada diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebuat ada 2 yaitu: Pertama Intrinsik yang merupakan faktor yang mempengaruhi motivasi berasal dari dalam diri orang itu sendiri meliputi status kesehatan, konsep diri, kualitas dan kuantitas hubungan dengan orang lain status finansial perencanaan di dalam kehidupan dan adanya kesempatan. Kompensasi Menurut hasil penelitian dari Hasibuan . , kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung, atau tidak langsung, yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan pada Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Yang kedua adalah Ekstrinsik yaitu faktor lingkungan pekerjaan yang mempengaruhi motvasi kerja terdiri dari gaya kepemimpinan hubungan antara manusia . eman sekerj. dan Pengembangan Karir Pelaksanaan rencana karier memerlukan pengembangan karier. Pengembangan karier meliputi perubahan-perubahan pribadi yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai suatu rencana karier. Kegiatan-kegiatan ini dapat disponsori oleh bagian personalia atau dapat berupa kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pegawai sendiri tidak tergantung dari bagian Selanjutnya akan dibicarakan taktiktaktik/siasat-siasat yang dapat dipergunakan oleh pegawai untuk mencapai rencana kariernya dan peranan bagian dalam pengembangan karier. bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan efektivitas pelaksa naan pekerjaan oleh para pekerja agar semakin mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan tujuan bisnis organisasi/perusahaan. METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini terdapat empat variabel yang terdiri dari satu variabel Dependen serta 3 Independen. Variabel dependen dalam riset ini merupakan Produktivitas Kerja Karyawan (Y), sebaliknya untuk variabel independen terdiri dari Kompensasi (X. Motivasi Kerja (X. Dan Pengembangan Karir (X. Variabel di atas memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain, variabel independen ialah variabel yang pengaruhi variabel dependen, sebaliknya variabel dependen ialah variabel yang dipengaruhi oleh variabel independen. Berdasarkan pada uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa yang akan menjadi variabel penelitian, yaitu : Variabel dependen pula kerap diucap dengan variabel terikat, variabel dependen ialah variabel yang dipengaruhi oleh variabel Dalam riset ini yang jadi variabel dependen Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Sedangkan Variabel Independen merupakan variabel yang pengaruhi variabel dependen, variabel ini jadi karena pergantian dari variabel Dalam penelitian ini yang jadi variabel independen, yaitu : Kompensasi. Motivasi, dan Pengembangan Karir. Populasi Populasi adalah keseluruhan data yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti dalam ruang lingkup dan waktu yang telah ditentukan. Populasi berkaitan dengan data-data jika seorang manusia memberikan suatu data maka ukuran atau banyaknya populasi akan sama banyaknya manusia dan kemudian dapat disimpulkan bahwa yang menjadi Populasi ini adalah Karyawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Salemba Raya. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang akan didapat dari hasil pembagian kuesioner kepada karyawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Salemba Raya. Sampel Sampel adalah bagian dari sejumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian. Sampel juga diambil dari populasi yang benar-benar mewakili dan valid yaitu dapat mengukur sesuatu yang seharusnya diukur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu dengan metode pengambilan sampel dimana semua anggota karyawan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dipilih menjadi sampel pada penelitian sebesar 100orang. 100 = 100 Berdasarkan pada metode penelitian dan desain penelitian serta populasi yang digunakan maka penelitian ini dapat dibagi sebagai berikut : Menurut cara untuk mendapatkannya maka data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari tangan pertama. Menurut sumbernya maka data di dalam penelitian ini adalah data internal, karena data yang akan diambil berasal dari dalam Instansi Pemerintah. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Dimensi pengukuran tabel sebagai berikut : diukur dalam Menurut sifatnya data dalam penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam data kualitatif, karena data ini bukan berbentuk Menurut waktu pengumpulannya, maka data dalam penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam data Crosevtion, karena data yang dikumpulkan hanya pada satu waktu tertentu. Kompensasi di sini dimaksudkan sebagai balas jasa . organisasi/perusahaan terhadap pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah diberikan karyawan pada organisasi/perusahaan. Tenaga kerja jika kita kaitkan dengan peranandan pendapatannya berupa laba . atau deviden dari modal yang diinvestasikannya. Motivasi merupakan proses batin atau psikologis yang terjadi pada diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebuat ada 2 yaitu: Pertama Intrinsik yang merupakan faktor yang mempengaruhi motivasi berasal dari dalam diri orang itu sendiri meliputi status kesehatan, konsep diri, kualitas dan kuantitas hubungan dengan orang lain status finansial perencanaan di dalam kehidupan dan adanya kesempatan. Yang kedua adalah Ekstrinsik yaitu faktor lingkungan pekerjaan yang mempengaruhi motvasi kerja terdiri dari gaya kepemimpinan hubungan antara manusia . eman sekerj. dan organisasi. Pengembangan Karier adalah perubahan nilai-nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi pada penambahan/peningkatan menjadi semakin matang pengertian ini menunjukkan bahwa fokus pengembangan karier adalah peningkatan kemampuan mental yang terjadi karena pertambahan usia. Pengembangan karier harus diusahakan secara aktif dengan tidak sekedar menunggu kematangan bersamaan dengan pertambahan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Model Pengukuran Tahap awal uji validitas ini bersifat valid karena semua indikatornya berada diatas 0,7. Dan beberapa indikator sebelumnya yang bersifat tidak valid sudah dihilangkan. Pengujian CFA (Dengan Menggunakan Outer Loadin. Kompensasi Motivasi Pengembangan Produktivitas Kerja Karir Karyawan PK14 PK3 PK4 PK6 PK7 PKK14 PKK3 PKK4 PKK5 PKK6 PKK7 PKK8 Kesimpulan : Dapat dilihat pada hasil dari tabel outer loading pada uji validitas ini bersifat valid karena semua indikator berada diatas angka 0,7. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Kompensasi Motivasi Pengembangan Karir Produktivitas Kerja Karyawan Pengujian Validitas Reliabilitas Cronbach's Alpha . ho_A) Composite Reliability (AVE) Reliabilitas BAIK BAIK BAIK BAIK Kesimpulan : Dapat dilihat bahwa pada tabel diatas merupakan hasil uji validitas dan reliabilitas konstruk yang dilihat dari AVE bersifat valid karena masing-masing variabelnya berada di atas angka 0,5. CronbachAos Alpha sendiri harus memiliki kriteria > 0,6 sedangkan Composite Reliability harus memiliki kriteria > 0,7. Rumus perhitungan Composite Reliability. Hal ini dapat dinyatakan valid dan aman serta tidak memiliki permasalahan pada unidimensionality pada setiap variabel. Uji Model Struktural Model struktural atau inner model yang memiliki hubungan antar sesama variabel laten yang terdiri dari R-Square dan F-Square, serta estimate for path coefficients yang melihat signifikasi pengaruh antar variabel dengan melihat nilai koefisien parameter dan nilai signifikan T- Statistik. R-Square R-square Produktivitas Kerja Karyawan R-square adjusted Kesimpulan : Hasil dari R-Square R-Square pada penelitian ini adalah 0. 564 yang bersifat moderat karena berada Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. F-Square Produktivitas Kerja Karyawan Kompensasi Motivasi Pengembangan Karir Kesimpulan : Hasil F-Square pada masing-masing variabel kompensasi terhadap produktivitas kerja karyawan 0,034 . , variabel motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan 0,341 . dan variabel pengembangan karir terhadap produktivitas kerja karyawan 0,135 . Uji Pengaruh Tidak Langsung Hipotesist Testing Kompensasi -> Produktivitas Kerja Karyawan Motivasi -> Produktivitas Kerja Karyawan Pengembangan Karir -> Produktivitas Kerja Karyawan Original (O) Sample mean (M) Standard (STDEV) T statistics (|O/STDEV|) Ket Tidak Signifikan Signifikan Signifikan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Uji Hipotesis Kompensasi (X. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa kompensasi secara parsial atau secara langsung berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebesar 0,143 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 1,886 dan P-Values sebesar 0,059. Uji Hipotesis Motivasi (X. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa motivasi secara parsial atau secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebesar 0,456 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 3,602 dan P-Values sebesar 0,000. Uji Hipotesis Pengembangan Karir (X. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa pengembangan karir secara parsial atau secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebesar 0,327 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 2,461 dan P-Values sebesar 0,014. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian ini dilakukan penulis untuk menguji pengaruh kompensasi, motivasi dan pengembangan karir terhadap produktivitas kerja karyawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Setelah melalui proses penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian sebagai berikut: Berdasarkan pada hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa variabel kompensasi sebesar 0,143 atau bisa dinyatakan kompensasi tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dengan besar pengaruh sebesar 0,143 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 1,886 dan P-Values sebesar 0,059. Berdasarkan pada hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa variabel motivasi sebesar 0,456 atau bisa dinyatakan produktivitas kerja karyawan dengan besar pengaruh sebesar 0,456 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 3,602 dan P-Values sebesar 0,000. Berdasarkan pada hasil uji hipotesis yang pengembangan karir sebesar 0,327 atau bisa dinyatakan pengembangan karir berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dengan besar pengaruh sebesar 0,327 hal ini bisa dilihat dari T-Values sebesar 2,461 dan P-Values sebesar 0,014. Saran Bagi Perusahaan Bagi pihak Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memperhatikan Kompensasi. Motivasi dan Pengembangan Karir dalam upaya untuk meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan. Karena ketiga hal tersebut apabila diterapkan dengan baik akan Namun, disarankan agar perusahaan lebih memfokuskan motivasi dan pengembangan karir yang merata. Hal ini karena motivasi dan pengembangan karir dinilai lebih berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Bagi Peneliti Selanjutnya Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel Ae variabel lain selain variabel Ae variabel yang ada di dalam penelitian ini sehingga data yang digunakan menjadi bervariasi dan dapat mengetahui apakah hasilnya akan sama atau tidak dengan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA