JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. Vol. No. Maret 2024. Hal. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN BAMBU DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT BERDASARKAN PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI DESA PANGSOR Wahyu Dapid Hermansyah1*. Ridia Mutiah2. Fenny Damayanti Rusmana3 1,2,3STEI Al-Amar Subang, mutiahridla1996@gmail. ABSTRAK Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerajinan bambu merupakan sebuah karya tangan yang dibuat dengan bahan dasar bambu, biasanya dalam proses pengendalian kerajinan ini dilakukan secara manual, mulai dari pemotongan hingga proses akhirnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif tidak berupa angka tetapi berupa pernyataan-pernyataan mengenai objek atau subjek, identifikasi masalah, penyebab, akibat yang ditimbulkan, rumusan masalah dan solusi yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha dengan membuat inovasi produk, meningkatkan sumber daya manusia, penetapan harga dengan tambahan nilai, dan strategi pemasarannya. Kemudian setelah usaha berkembang para pengusaha membutuhkan tambahan pekerja yang bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah pengusaha. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat tujuan utama dalam strategi pengembangan usaha dalam perspektif ekonomi islam adalah mencapai Ridho Ilahi. Kata Kunci: Strategi Usaha. Kerajinan Bambu. Pendapatan Masyarakat. Abstract: This research is motivated by the fact that bamboo crafts are handicrafts made from bamboo, usually the process of controlling this craft is done manually, from cutting to the final process. The aim of this research is to determine the strategy for developing bamboo craft businesses in increasing community income based on an Islamic economic perspective in Pangsor Village. The research method used is qualitative descriptive, not in the form of numbers but in the form of statements regarding the object or subject, identification of problems, causes, consequences, problem formulation and proposed solutions. The research results show that the business development strategy involves product innovation, increasing human resources, setting prices with added value, and marketing strategies. Then, after the business develops, entrepreneurs need additional workers who can absorb labor from the surrounding community, thereby increasing the income of the people in the entrepreneur's area. Apart from increasing people's income, the main goal in the business development strategy from an Islamic economic perspective is to achieve Divine Blessing. Keywords: Business Strategy. Bamboo Crafts. Community Income. Article History: Received: 27-12-2023 Revised : 28-01-2024 Accepted: 30-02-2024 Online : 01-03-2024 JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. PENDAHULUAN Kerajinan bambu adalah sebuah karya tangan yang dibuat dengan bahan dasar bambu, biasanya dalam proses pengengolahan kerajinan ini dilakukan secara manual, mulai dari pemotongan hingga proses Produk kerajinan yang terbuat dari bahan dasar bambu ini sangat beragam mulai dari perabot rumah tangga, kerajinan dekoratif ,bahkan fashion. Bambu merupakan tumbuhan yang ada sejak zaman dahulu, tumbuhan ini telah membantu manusia sebagai pengganti dari kayu. Bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan yang di dalam batangnya terdapat rongga-rongga dan ruas. Bambu memiliki pertumbuhan sangat cepat karena memiliki sistem rhizoma-dependen yang unik. Di Indonesia terdapat sekitar 200 spesies bambu yang produktivitasnya tinggi dan ketersediaannya melimpah. Pada era modern seperti sekarang, kerajinan bambu menghadapi banayk tantangan, terutama dengan munculnya berbagai produk modern yang lebih praktis dan efisien. Namun dibalik tantangan yang dihadapi terdapat pula peluang yang bisa diambil untuk mengembangkan kerajinan bambu. Seperti yang ditehui pentingnya pelestarian lingkungan, tidak sedikit orang memilih berallih ke produkproduk ramah lingkungan, termasuk kerajinan bambu. Selain itu banyak wisatawan mancanegara yang tertarik dengan keindahan dan keunikan kerajinan bambu, sehingga ini dapat membuka peluang ekspor ke berbagai negara. Pertumbuhan ekonomi sangat diperlukan setiap negara sebab kesejahteraan yang tercermin pada peningkatan serta diikuti dengan daya beli masyarakat semakin meningkat. Di dalam Undang-Undang No 20 tahun 2008, yang di dalamnya terdapat ketentuan umum, asas, termasuk pengembangan dan pembiayaan UMKM (Atsar, 2. Salah satu cara agar pertumbuhan ekonomi dalam sektor masyarakat yaitu dengan membuat sebuah usaha, karena usaha merupakan suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki Aktivitas mengelola usaha pada umumnya memiliki tujuan dalam menghasilkan suatu keuntungan demi kelangsungan hidup serta mengumpulkan dana yang cukup untuk bagi kegiatan usaha itu sendiri. Purwanti dalam (Shavab, 2. menjelaskan UMKM adalah ekonomi produktif tanpa ada campur tangan dengan lembaga lain yang di lakukan oleh perseorangan atau pelaku usaha, dimana pelaku usaha ini bukan bagian dari anak perusahaan atau anak cabang yang sudah dimiliki, atau menjadi bagian langsung dari usaha kecil atau besar. 50 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. Adapun Rahmawati et al dikutip (Fasa, 2. bahwa UKM merupakan kelompok usaha dengan jumlah paling besar dan terbukti handal menghadapi goncangan krisis ekonomi. Kriteria usaha yang termasuk dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah telah diatur dalam payung Bekerja dan berusaha untuk mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik serta mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat merupakan salah satu perintah yang di anjurkan dalam Islam. Banyak jenis usaha atau pekerjaan yang bisa di lakukan oleh manusia baik secara individu maupun secara kelompok, dengan tidak melanggar segala aturan syariat Islam agar mendapatkan keberkahan dalam hidup dunia dan Bekerja dan berusaha harus dilandasi dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan juga prilaku profesional yang dibenarkan oleh Allah SWT sesuai dengan Al-QurAoan dan Hadits. Sebagaimana firman Allah SWT Q. S AAoraf: 10 yang artinya: AuKami telah menjadikan untukmu semua didalam bumi itu sebagai lapangan mengusahakan kehidupan . , tetapi sedikit sekali diantaramu yang bersyukurAy (Zannah. Dengan adanya usaha kerajinan bambu di desa Pangsor. Kacamatan pagaden barat. Kabupaten Subang, maka usaha tersebut akan menjadi salah satu upaya yang dilakukan para pengrajin bambu dalam meningkatkan pendapatan dalam usaha kerajinan bambu yang berawal hanya beberapa pengrajin saja yang memproduksi hingga bisa menjadi sebuah sumber pendapatan yang menjanjikan, sehingga dapat meningkatkan minat Masyarakat dalam bidang usaha khususnya UMKM. Strategi berasal dari kata Yunani strategos, yang berarti Jenderal. Oleh karena itu kata strategi secara harfiah berarti AuSeni dan JenderalAy. Kata ini mengacu pada apa yang merupakan perhatian utama manajemen puncak organisasi. Secara khusus, strategi adalah penempatan misi perusahaan, penetapan sasaran organisasi dengan mengikat kekuatan eksternal dan internal, perumusan kebijakkan dan strategi tertentu mencapai sasaran dan memastikan implementasinya secara tepat, sehingga tujuan dan sasaran utama organisasi akan tercapai (Antonio, 2. Menurut Alfred Chandler dalam (Arifudin, 2. bahwa strategi adalah penetapan sasaran dan arahan tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Menurut Kenneth Andrew dalam (Athik Hidayatul Ummah, 2. bahwa strategi adalah pola sasaran, maksud atau tujuan kebijakan serta rencana. Rencan penting untuk mencapai tujuan itu yang dinyatakan dengan cara seperti menetapkan bisnis yang dianut dan jenis atau akan menjadi apa jenis organisasi tersebut. Menurut Buzzel dan Gale dalam (Bairizki, 2. bahwa strategi adalah kebijakan dan keputusan kunci JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. yang digunakan untuk manajemen, yang memiliki dampak besar pada kinerja keuangan. Kebijakan dan keputusan ini biasanya melibatkan sumber daya yang penting dan tidak dapat diganti dengan mudah. Berdasar pada pendapat-pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa strategi merupakan faktor yang paling penting dalam mencapai tujuan perusahaan, keberhasilan suatu usaha tergantung pada kemampuan pemimpin yang busa dalam merumuskan strategi yang Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk membahas masalah pengembangan usaha, khususnya yang akan penulis rumuskan dalam sebuah judul Austrategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa PangsorAy. METODE PENELITIAN Penelitian ini berusaha untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa metode deskriptif analisis. Menurut (Haris, 2. bahwa desktiptif analisis adalah penelaahan secara empiris yang menyelidiki suatu gejala atau fenomena khusus dalam latar kehidupan nyata. Hasil penelitian ini dikumpulkan dengan data primer dan data skunder. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor dalam (Arifudin, 2. menyatakan pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Menurut (Rahayu, 2. pengkodean pada catatan-catatan yang ada di lapangan dan diinterpretasikan data tersebut untuk memperoleh kesimpulan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan . ield researc. Menurut (Tanjung, 2. bahwa pendekatan ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis mengenai strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Sehingga dengan metode tersebut akan mampu menjelaskan permasalahan dari penelitian (Arifudin, 2. Penentuan teknik pengumpulan data yang tepat sangat menentukan kebenaran ilmiah suatu penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi. Wawancara dan Dokumentasi. 52 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. Teknik dapat dilihat sebagai sarana untuk melakukan pekerjaan teknis dengan hati-hati menggunakan pikiran untuk mencapai tujuan. Walaupun kajian sebenarnya merupakan upaya dalam lingkup ilmu pengetahuan, namun dilakukan untuk mengumpulkan data secara realistik secara sistematis untuk mewujudkan kebenaran. Metodologi penelitian adalah sarana untuk menemukan obat untuk masalah apa Dalam hal ini, penulis mengumpulkan informasi tentang strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor dari buku-buku, artikel, jurnal, skripsi, tesis, ebook, dan lain-lain (Arifudin, 2. Karena membutuhkan bahan dari perpustakaan untuk sumber datanya, maka penelitian ini memanfaatkan penelitian kepustakaan. Peneliti membutuhkan buku, artikel ilmiah, dan literatur lain yang berkaitan dengan topik dan masalah yang mereka jelajahi, baik cetak maupun online (Arifudin, 2. Mencari informasi dari sumber data memerlukan penggunaan teknik pengumpulan data. Amir Hamzah dalam (Arifudin, 2. mengklaim bahwa pendataan merupakan upaya untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diteliti. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan Secara khusus, penulis memulai dengan perpustakaan untuk mengumpulkan informasi dari buku, kamus, jurnal, ensiklopedi, makalah, terbitan berkala, dan sumber lainnya yang membagikan pandangan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Lebih lanjut Amir Hamzah mengatakan bahwa pengumpulan data diartikan berbagai usaha untuk mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan dengan topik atau pembahasan yang sedang atau akan digali (Hanafiah, 2. Rincian tersebut dapat ditemukan dalam literatur ilmiah, penelitian, dan tulisan-tulisan ilmiah, disertasi, tesis, dan sumber tertulis lainnya. Menurut (Juhadi, 2. bahwa pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai keadaan, menggunakan sumber yang berbeda, dan menggunakan teknik yang berbeda. Observasi adalah bagian dari proses penelitian secara langsung terhadap fenomena-fenomena yang hendak diteliti (Sofyan, 2. Dengan metode ini, peneliti dapat melihat dan merasakan secara langsung suasana dan kondisi subyek penelitian (Tanjung, 2. Hal-hal yang diamati dalam penelitian ini adalah tentang strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. Teknik wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, yaitu wawancara yang dilakukan dengan menggunakan berbagai pedoman baku yang telah ditetapkan, pertanyaan disusun sesuai dengan kebutuhan informasi dan setiap pertanyaan yang diperlukan dalam mengungkap setiap data-data empiris (Damayanti. Dokumentasi adalah salah satu teknik pengumpulan data melalui dokumen atau catatan-catatan tertulis yang ada (Hadiansah, 2. Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang berarti barang-barang Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis, seperti buku-buku, majalah, notula rapat, dan catatan harian. Menurut Moleong dalam (Tanjung, 2. bahwa metode dokumentasi adalah cara pengumpulan informasi atau data-data melalui pengujian arsip dan dokumen-dokumen. Strategi dokumentasi juga merupakan teknik pengumpulan data yang diajukan kepada subyek penelitian. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang keadaan lembaga . byek penelitia. yaitu strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Menurut Muhadjir dalam (Fitria, 2. menyatakan bahwa analisis data merupakan kegiatan melakukan, mencari dan menyusun catatan temuan secara sistematis melalui pengamatan dan wawancara sehingga peneliti fokus terhadap penelitian yang dikajinya. Setelah itu, menjadikan sebuah bahan temuan untuk orang lain, mengedit, mengklasifikasi, dan menyajikannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di desa pangsor dengan beberapa pengrajin bambu yang ada di wilayah tersebut. Menurut sesepuh di wilayah setempat, penamaan Pangsor diambil dari sebuah pohon besar yang tumbuh di RW 03 Desa Pangsor. Pohon itu bernama pohon pangsor. Pohon inilah yang akhirnya disepakati menjadi nama Desa Pangsor hingga sekarang. Wilayah RT 07/RW 03 dengan total penduduk 163 orang, 65 kartu keluarga, dan jumlah bangunan 58 rumah berdasarkan data 2023. Dalam wilayah RT 07/ RW 03, terdapat beberapa pengrajin bambu yang akhirnya menjadi objek penelitian karya tulis ilmiah ini. Bambu atau awi dalam bahasa sunda merupakan salah satu tanaman yang pertumbuhannya cukup cepat, karena memiliki sistem rhizomedependen unik. Dalam sehari bambu dapat tumbuh hingga 60 cm atau 54 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. 24 inchi bahkan bisa lebih tergantung pada kondisi tanah tempat ia Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Bambu Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Pangsor. Kecamatan Pagaden Barat. Kabupaten Subang Dari hasil penelitian dan wawancara yang peneliti lakukan dengan pengembangan usaha yang dibahas dalam penelitian ini adalah dengan meningakatkan kualitas sumber daya manusia, penetapan harga dengan tambahan nilai, dan strategi pemasarannya. Pengembangan sumber daya manusia merupakan sebuah pemberdayaan baik dari segi perekonomian maupun dari segi kemampuan (Labetubun, 2. Upaya mengembangkan sumber daya manusia harus terus dibangun agar pertumbuhan wawasan terus Menurut (Febrianty, 2. bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah suatu upaya untuk mengembangkan kualitas atau kemampuan sumber daya manusia melalui proses perencanaan pendidikan, pelatihan dan pengelolaan tenaga atau pegawai untuk mencapai suatu hasil optimal. Dalam upaya pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan pada pengrajin bambu harus diadakan berupa pelatihanpelatihan yang bertujuan untuk mengembangakan kreatifitas pengrajin agar selalu dapat melakukan inovasi-inovasi kerajinan bambu. Menurut (Sudirman, 2. bahwa tujuan pengembangan sumber daya manusia mempunyai dua dimensi yaitu dimensi individual dan dimensi institusional/organisasional. Tujuan yang berdimensi individual mengacu kepada sesuatu yang dicapai oleh seorang pegawai. Tujuan berdimensi institusional mengacu kepada apa yang dapat dicapai oleh institusi/organisasi sebagai hasil dari program-program pengembangan sumber daya manusia. Penetapan harga dan peningkatan value menjadi poin utama dalam mentukan nilai suatu produk jasa. Dengan penetapan harga pengusaha dapat menilai kalkulasi atas untung dan ragi atas penjualan yang mereka lakukan. Adapun hasil penelitian yang didapat dimana di Desa Pangsor merupakan Desa yang mempunyai tanaman bambu yang cukup sebagai modal bagi pengrajin bambu di desa tersebut. Strategi pemasaran merupakan metode pemasaran yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Dimana tujuan terebut untuk memenuhi kebutuhan konsumen, membuka pasar baru, dan menempatkan produk dipasaran (Siregar, 2. Apabila dikaitkan dengan hasil penelitian dimana metode penjualan yang dilakukan oleh pengrajin bambu dengan menggunakan sistem lama yaitu dari pintu ke pintu atau diedarkan langsung kepada konsumen setelah produk tersedia. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. Adapun opsi metode yang bisa digunakan seperti penjualan ke pasarpasar tradisional dan juga memanfaatkan media sosial. Strategi pengembangan usaha kerajinan bambu tidak bisa langsung membuahkan hasil secara singkat. Dalam proses menjalankan strategi untuk mengembangkan usaha ini haruslah dilakukan bertahap. Hal ini sesuai dengan pengertian pengembangan usaha menurut Donalt L. Kirkpatrik dalam buku Adam I. Indra Wijaya yaitu Suatu proses yang bertahap-tahap, yang sistematis untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan sikap, prestasi kerja orang-orang yang memegang tanggung jawab manajerial usaha. Strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor Manusia diciptakan ke muka bumi dengan dua tugas utama, yaitu sebagai abdullah . amba Alla. untuk beribadah dan mengabdi kepada-Nya dan sebagai khalifah yang diberi amanah untuk mengelola bumi. Tugas sebagai abdullah berimplikasi dan memberi kesadaran bahwa setiap tingkah laku dan keputusan yang diambil akan selalu mengacu dalam rangka untuk mencari ridho-Nya. Hal ini juga berlaku pula ketika dia diserahi beban amanah untuk mengelola sumber daya manusia. Islam selalu mengajarkan pemeluknya agar selalu menjadi yang terbaik dan memberikan manfaat bagi umat Hal ini dapat dilakukan dengan mengelola usaha sebaik mungkin sehingga seluruh sumber daya insani yang terlibat di dalamnya mendapatkan manfaat dari aktifitas tersebut (Norvadewi. , 2. Berdasarkan pada adanya hadis yang diriwayatkan oleh Anas sebagaimana berikut: AuOrang orang mengatakan, wahai Rasulullah, harga mulai mahal. Patoklah harga untuk kami. ?Rasulullah bersabda. AuSesungguhnya Allah-lah yang mematok harga, yang menyempitkan dan melapangkan rizki, dan saya sungguh berharap untuk bertemu Allah dalam kondisi tidak seorang pun dari kalian yang menuntut kepadaku dengan suatu kezalimanpun dalam darah dan harta. ?(HR. Abu Daud . dan Ibnu Majah . ) (Asmuni, 2. Asy-Syaukani menyatakan, hadis ini dan hadis yang senada dijadikan dalil bagi pengharaman pematokan harga dan bahwa ia . ematokan harg. merupakan suatu kezaliman . aitu penguasa memerintahkah para penghuni pasar agar tidak menjual barang barang mereka kecuali dengan harga yang sekian, kemudian melarang mereka untuk menambah ataupun mengurangi harga tersebu. Alasannya bahwa manusia dikuasakan atas harta mereka sedangkan pematokan harga adalah pemaksaan terhadap mereka. Padahal seorang imam diperintahkan untuk memelihara kemashalatan umat Islam. 56 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. Pertimbangannya menurunkan harga tidak lebih berhak dari pertimbangan kepada kepentingan penjual dengan pemenuhan harga. Jika kedua persoalan tersebut saling pertentangan, maka wajib memberikan peluang kepada keduanya untuk berijtihad bagi diri mereka sedangkan mengharuskan pemilik barang untuk menjual dengan harga yang tidak disetujukan adalah pertentangan dengan firman Allah. Pemasaran dalam Islam adalah bentuk muamalah yang dibenarkan dalam Islam, sepanjang dalam segala proses transaksinya terpelihara dari hal-hal terlarang oleh ketentuan syariah. Syariah marketing adalah sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran dan perubahan value dari suatu inisiator kepada stakeholders-nya, yang dalam keseluruhan prosesnya sesuai dengan akad dan prinsip-prinsip muamalah . dalam Islam (Prihatta, 2. Adapun tujuan utama marketing syariah ini terdapat 2 macam, diantaranya yaitu: Memarketingkan Syariah Memarketingkan syariah adalah suatu kegiatan memasarkan barang atau jasa yang telah memiliki unsur syariah di dalamnya. Perusahaan yang pengelolaannya berlandaskan syariah Islam dituntut untuk bisa bekerja dan bersikap profesional dalam dunia Selain itu, tingkat pemahaman masyarakat akan diferensiasi yang ditawarkan perusahaan berbasis syariah masih rendah, sehingga dibutuhkan suatu program pemasaran yang komprehensif salah satunya mengenai value proposition produk-produk syariah yang nantinya diharapkan dapat diterima dengan baik oleh Mensyariahkan Marketing Pemahaman yang keliru mengenai peran pemasaran, dibutuhkan suatu pemahaman akan pentingnya nilai-nilai etika dan moralitas. Syariah Islam sebagai syariah yang utuh dan komprehensif mencakup nilai-nilai tersebut, sehingga diharapkan akan mendukung peran pemasaran untuk menjaga integritas, identitas dan image perusahaan. Selain itu, dengan mensyariahkan marketing sebuah perusahaan tidak akan serta merta menjalankan bisnisnya demi keuntungan pribadi semata, karena pemasar juga akan berusaha untuk menciptakan dan menawarkan bahkan dapat merubah suatu value. SIMPULAN. SARAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan usaha kerajinan bambu JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2024, hal. dengan mengatasi hambatan-hambatan yang ada dilapangan. Dengan mengatasi hambatan yang dialami oleh para pengusaha, maka kelancaran usaha akan berbuah pendapatan yang bisa menjadi penopang perkembangan usaha itu sendiri. Seperti yang telah dilakukan UMKM ibu Dasti yang telah menggunakan mesin pada proses Kemudian setelah usaha berkembang para pengusaha membutuhkan tambahan pekerja yang bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah pengusaha. Perspektif islam menyempurnakan strategi pengembangan usaha dengan tidak menghilangkan aspek paling penting yaitu ketuhanan. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran sebagai bahan evaluasi yakni dengan berlandaskan konsep ekonomi islam yang menjungjung tinggi saling ridho dalam transaksinya, maka hubungan pengusaha dengan konsumen dan hubungan pengusaha dengan pekerja akan berjalan dengan baik atas izin Allah. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat tujuan utama dalam strategi pengembangan usaha dalam perspektif ekonomi islam adalah mencapai Ridho Ilahi. Rekomendasi Dari hasil penelitian, penulis memberikan rekomendasi yakni: . Strategi pengembangan usaha seharusnya lebih mendalam dengan perspektif ekonomi islam di dalamnya, serta . Perlu adanya lembaga pemerintah dalam mengatasi hambatan-hambatan para pengusaha. UCAPAN TERIMA KASIH