Mutiara Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. No. Juli 2023 e-ISSN : 3025-1028 Available at: https://jurnal. tiga-mutiara. com/index. php/jimi/index Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi1. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa2 STIT Madani Yogyakarta *Correspondence e-mail. rizkyanawahyu23@gmail. Abstract The aims of this study is to determine the ability of class Vi students at MTs Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta in Arabic. Arabic is one of the main subjects in this madrasah, and the mastery of four Arabic language skills. The four skills are listening . stima'), speaking . , reading . , and writing . are very important in the learning process. The research method used was my research with a descriptive approach. Data were obtained through written and oral Arabic tests conducted on students of class Vi. The test results were categorised into several score ranges, and the students' Arabic language skills were analysed based on the predicates obtained. The results showed that most of the students had deficient Arabic language skills, with 48% of the total students being at the predicate of "Deficient". A total of 21% of students got the predicate "Very Good," 19% of students got the predicate "Good," and 12% of students got the predicate "Fair. " The study also noted factors that influence students' Arabic language proficiency, including learning methods, textbooks, materials, educational institutions and time. Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta plays an important role in shaping students' Arabic language skills, but there are challenges in improving overall Arabic language skills. This study provides an understanding of the status of students' Arabic language skills at MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta and shows the importance of developing Arabic language learning at the madrasah. Keywords: Analysis. Arabic. Ability Abstrak Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui kemampuan siswa kelas Vi di MTs Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta dalam berbahasa Arab. Bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran utama di madrasah ini, dan penguasaan empat keterampilan berbahasa Arab. Terdapat empat keterampilan utama yang menjadi fokus dalam proses pembelajaran yakni kemampuan dalam menyimak . , berbicara . , membaca . , dan menulis . memiliki signifikansi yang besar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui tes tulis dan lisan bahasa Arab yang dilakukan pada siswa-siswa kelas Vi. Hasil tes diklasifikasikan ke dalam beberapa rentang nilai, dan kemampuan berbahasa Arab siswa dianalisis berdasarkan predikat yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan berbahasa Arab yang kurang, dengan 48% dari total siswa berada pada predikat "Kurang. " Sebanyak 21% siswa mencapai predikat "Sangat Baik," 19% siswa mencapai predikat "Baik," dan 12% siswa mendapatkan predikat CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 155 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 "Cukup. " Penelitian ini juga mencatat faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbahasa Arab siswa, termasuk metode pembelajaran, buku teks, materi, lembaga pendidikan, dan waktu. Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan berbahasa Arab siswa, namun terdapat tantangan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Arab secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang status kemampuan berbahasa Arab siswa di MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta dan menunjukkan pentingnya pengembangan pembelajaran bahasa Arab di madrasah tersebut. Kata-kata kunci: Analisis. Bahasa Arab. Kemampuan PENDAHULUAN Bahasa menjadi alat komunikasi paling esensial dalam berinteraksi dengan individu Sebenarnya tidak hanya manusia saja yang memanfaatkan bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi hewan juga memanfaatkan bahasa untuk berkomunikasi. Meskipun demikian, perbedaan signifikan dapat ditemukan antara bahasa hewan dan bahasa manusia. Konsep bahasa adalah suatu unsur yang senantiasa relevan dalam kehidupan manusia, karena manusia adalah makhluk sosial yang mengandalkan bahasa dalam segala aspek interaksinya. Walaupun terdapat banyak bahasa di seluruh dunia, hanya sebagian kecil yang mencapai status bahasa internasional atau bahasa global. Sebagai contoh. Bahasa Arab telah diakui sebagai bahasa internasional oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 18 Desember Salah satu indikator kemahiran seseorang dalam berbahasa Arab adalah menguasai empat keterampilan berbahasa yaitu menyimak . , membaca . , menulis . dan berbicara . 2 Mempelajari Keempat keterampilan ini harus dilatih secara seimbang, terutama di zaman modern ini, karena pembelajaran bahasa Arab tidak akan cukup hanya dengan belajar membaca dan menulis. 3 Empat keterampilan tersebut erat kaitannya satu sama lain, sebab dalam memperoleh keterampilan berbahasa, biasanya ditempuh melalui hubungan secara sistematis. Dalam pencapaian keempat keterampilan berbahasa, madrasah memberikan pembelajaran Bahasa Arab. Madrasah merupakan salah satu institusi pendidikan Islam yang berperan di Indonesia selain pesantren. Keberadaannya memiliki peran yang signifikan dalam membentuk individu yang memiliki pemahaman Islam yang mendalam dan semangat nasionalisme yang kuat. Salah satu aspek positif dari madrasah adalah adanya penggabungan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama dalam kurikulumnya. Madrasah juga merupakan Nabilla Nurbaiti Zulaini et al. AuLearning Arabic for Elementary Schools During the Covid-19 Outbreak / Pembelajaran Bahasa Arab Untuk Madrasah Ibtidaiyah Pada Masa Wabah Covid-19,Ay Al-Muddaris: Journal of Education 3, no. , https://e-journal. staima-alhikam. id/al-mudarris/article/view/384. Imam Makruf. Strategi Pembelajaran Bahasa Arab (Semarang: Need Press, 2. Dony Ahmad Ramadhani. AuEvaluasi Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay Jurnal Ilmiah Al- Qalam 9, no. Zainudin. AuKOMPETENSI AWAL PESERTA DIDIK DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB,Ay Jurnal Madaniyah 11, no. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 156 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 komponen yang tak terpisahkan dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Perannya sangat penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Madrasah Tsanawiyah (MT. adalah sebuah lembaga pendidikan dengan nama "madrasah" yang termasuk dalam jenjang pendidikan menengah di Indonesia. Madrasah Tsanawiyah setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berada di bawah pengawasan Kementerian Agama. Kurikulum pendidikan di Madrasah Tsanawiyah berlangsung selama 3 tahun, dimulai dari kelas 7 hingga kelas 9. Studi Bahasa Arab adalah salah satu komponen inti yang harus diajarkan dalam kurikulum Lembaga Pendidikan Islam, mulai dari tingkat dasar . hingga perguruan tinggi Islam. 7 Bahasa Arab juga merupakan bagian integral dari mata pelajaran agama Islam. Di tingkat Madrasah Tsanawiyah. Bahasa Arab menjadi salah satu mata pelajaran utama karena disinilah siswa mulai mendalami pemahaman agama secara lebih Meskipun begitu, buku terjemahan masih menjadi pilihan praktis dalam pembelajaran Bahasa Arab karena dorongan untuk mempelajarinya di Madrasah Tsanawiyah terkadang masih kurang, sebagian besar karena siswa tidak melihat hubungan praktis-pragmatis yang kuat dengan Bahasa Arab. MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta merupakan sekolah yang memiliki proses pembelajaran bahasa Arab secara intensif. Hal ini membuat penguasaan berbahasa Arab oleh siswanya menjadi penting bagi sekolah ini. Oleh karena itu, peneliti terdorong untuk menganalisis kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi di MTs Jamilurrahman AsSalafy Putri Yogyakarta sebagai bahan acuan dan dorongan untuk pihak yang terkait dalam proses pembelajaran bahasa Arab. METODE Penelitian ini berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Putri kelas Vi, yang terletak di Desa Wirokerten. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Yogyakarta, pada Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menguraikan dan menjelaskan kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta. Variabel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah kemampuan berbahasa Arab, yang mengacu pada potensi yang dimiliki oleh siswa dalam berbahasa Arab. Potensi ini mencakup keempat aspek keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan mendengarkan . , membaca . , menulis . , dan berbicara . Nur Hidayat. AuKURIKULUM MATA PELAJARAN BAHASA ARAB PADA MADRASAH TSANAWIYAH DAN MADRASAH ALIYAH NEGERI DI KOTA BENGKULU,Ay Manhaj: Jurnal Penelitian Pengabdian Masyarakat https://ejournal. id/index. php/manhaj/article/view/2344/1943. Ibid. Abd. Rajak. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab Di Madrasah (Banda Aceh: Forum Intelektual Al-QurAoan dan Hadits Asia Tenggara, 2. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 157 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Dalam penelitian ini, populasi yang diambil adalah seluruh siswa kelas Vi di Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik sampling jenuh, yang berarti seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pendekatan ini dipilih karena jumlah populasi pada penelitian ini kurang dari 100 orang. Oleh karena itu, jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 52 orang. Dalam penelitian ini, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar tes yang mengukur kemampuan berbahasa Arab siswa. Lembar tes tersebut terdiri dari 18 Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan memberikan tes kemampuan bahasa Arab kepada siswa kelas Vi di Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta untuk mengukur kemampuan mereka. Uji Validitas Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data yang dimaksud serta dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Hasil penelitian dapat dinyatakan valid apabila terdapat kesamaan antara data yang terkumpul dengan data yang sebenarnya terjadi pada objek yang diteliti. 8 Rumus yang akan digunakan untuk uji validitas instrumen adalah rumus korelasi Product Moment dari Pearson dengan bantuan SPSS 26. Perhitungan uji validitas menggunakan rumus Product Moment dari Pearson atau Pearson Correlation dilakukan dengan cara membandingkan nilai rhitung dengan rtabel pada probabilitas 0,05. Nilai rtabel dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 52 siswa adalah 279, maka uji validitas dilakukan dengan dasar pengambilan keputusan sebagai berikut: Apabila nilai rhitung > dari rtabel, maka butir soal tersebut dinyatakan valid, namun apabila nilai rhitung < dari rtabel maka butir soal tersebut tidak valid. Dibawah ini adalah penjabaran dari hasil perhitungan validitas instrumen yang telah dikerjakan oleh peneliti. Tabel 3. 6 Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Keterangan Nomor Soal Jumlah Kemampuan Berbahasa Arab Valid Tidak Valid 1,2,4,6,7,8,9,10,11,12, 1,2,3,4,5,6,7,8 3, 5 Dari data dalam tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa dari 18 pertanyaan dalam instrumen tes, semuanya terbukti valid. Ini berarti semua pertanyaan tersebut dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data dalam penelitian tentang kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta. Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2. Suwarjeni. Wiratna, and Poly Endrayanto. Statistika Untuk Penelitian (Yogyakarta: Graha Ilmu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 158 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 Uji Reliabilitas Instrumen yang reliabel adalah alat pengukur yang, jika digunakan berulang kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang konsisten. Hasil penelitian dianggap reliabel jika data tersebut tetap seragam meskipun pengukuran dilakukan pada waktu yang berbeda. 10 Rumus yang akan diterapkan untuk mengukur reliabilitas instrumen adalah rumus CronbachAos Alpha dengan bantuan SPSS 26. 11 Menurut V. Wiratna Sujarweni, pengujian reliabilitas dapat diterapkan secara keseluruhan terhadap seluruh pertanyaan atau item dalam angket . atau tes penelitian. 12 Dasar untuk membuat keputusan dalam pengujian reliabilitas adalah sebagai berikut: Jika nilai CronbachAos Alpha > 0,60, maka butir soal dapat dinyatakan reliabel atau konsisten, namun apabila nilai CronbachAos Alpha < 0,60, maka butir soal dapat dinyatakan tidak reliabel atau tidak konsisten. Dibawah ini adalah penjelasan hasil dari perhitungan uji reliabilitas instrumen yang telah dilakukan oleh peneliti. Tabel 3. 7 Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Nilai r Butir Soal Interpretasi Kemampuan Berbahasa Arab Tinggi Tinggi Berdasarkan hasil data tabel di atas dapat diketahui bahwasanya soal instrumen tes memiliki hasil reliabel dengan nilai interpretasi tinggi, artinya soal tersebut dapat digunakan sebagai instrumen pengumpulan data penelitian terkait kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Bahasa Arab Bahasa memiliki makna sebagai sarana untuk mengungkapkan apapun yang ada di dalam pikiran seseorang. Dalam konteks yang lebih jelas, bahasa berfungsi sebagai alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi, yang digunakan untuk menyampaikan pemikiran, ide, konsep, dan emosi. Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia, dalam istilah tertentu, bahasa dijelaskan sebagai sistem simbol suara yang bersifat acak, yang dipergunakan oleh individuindividu dalam suatu komunitas untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi Dua definisi bahasa yang diberikan Keraf yaitu: definisi pertama. Ia mengungkapkan bahwa bahasa berperan sebagai alat komunikasi di antara individu-individu dalam masyarakat melalui simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Sementara definisi Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Suwarjeni. Wiratna, and Endrayanto. Statistika Untuk Penelitian. Wiratna Suwarjeni. SPSS Untuk Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2. KBBI. September 19, 2023, https://w. id/dekat. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 159 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 lainnya mengemukakan bahwa bahasa adalah sistem komunikasi yang memanfaatkan simbol-simbol suara . yang tidak memiliki hubungan alami. Pendapat Wibowo tentang definisi bahasa, bahwa bahasa adalah sistem simbol bunyi yang memiliki makna dan dihasilkan oleh alat ucap, yang bersifat arbitrer dan konvensional. Bahasa ini digunakan oleh sekelompok manusia sebagai alat untuk berkomunikasi dan mengekspresikan perasaan dan pikiran. Syamsuddin juga memberikan dua definisi bahasa. Definisi pertama menyatakan bahwa bahasa berperan sebagai sarana untuk membentuk pikiran, emosi, keinginan, perilaku, dan berfungsi sebagai medium untuk mempengaruhi serta dipengaruhi oleh orang Kedua, bahasa merupakan tanda yang jelas dari baik atau buruknya kepribadian, keluarga, dan bangsa, serta merupakan indikator yang jelas dari budi kemanusiaan. Secara terminologi, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahasa Arab dinyatakan secara terminologi sebagai bahasa Semit yang digunakan oleh orang Arab (Saudi Arabia. Suriah. Yordania. Irak. Mesir, dan lain-lai. Mengenai asal usul bahasa Arab dalam keluarga bahasa Semit, ada perbedaan pandangan di kalangan peneliti bahasa. Namun, ada teori yang paling kuat yang diterima oleh ahli bahasa Arab, seperti Abdul Wahid Wafi, bahwa bahasa Arab merupakan bagian dari keluarga bahasa Semit dan memiliki hubungan yang paling erat dengan bahasa Semit asal. Hal ini dikarenakan bahasa Arab memiliki lebih banyak unsur bahasa Semit dibandingkan dengan bahasa Semit lainnya. Bahasa Arab adalah salah satu bahasa yang tergolong dalam kelompok bahasa Semitik, yang merupakan bagian dari keluarga bahasa Afro-Asiatik. Bahasa Arab memiliki keterkaitan dengan bahasa Ibrani dan bahasa Neo Arami yang telah digunakan di wilayah Semenanjung Arab selama berabad-abad. Dalam kelompok bahasa Semitik ini. Bahasa Arab memiliki jumlah penutur yang lebih besar dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain yang termasuk dalam kelompok yang sama. Kemampuan Berbahasa Arab Arti kata kemampuan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah kesanggupan, kecakapan, kekuatan untuk menyelesaikan tugas. 18 Kata kemampuan berasal dari kata dasar Penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia mengenai kemampuan berbahasa adalah kecakapan seseorang ketika menggunakan bahasa baik dalam menulis, membaca, menyimak, maupun berbicara. Menurut Tarigan kemampuan berbahasa memuat empat aspek yang berhubungan erat, yakni menyimak, berbicara, membaca serta menulis. Pada setiap aspek mempunyai Keraf Gorys. Diksi Dan Gaya Bahasa (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2. Wibowo Wahyu. Manajemen Bahasa (Jakarta: Gramedia, 2. Syamsuddin. Sanggar Bahasa Indonesia (Jakarta: Universitas Terbuka Jakarta, 1. Ali Abdul Wahid Al-Wafi. Fiqh Al-Lughah (Al-Qahirah: Daar Nahdhoh Mesir, 1. AuKamus Besar Bahasa Indonesia (Onlin. ,Ay February 3, 2023, https://w. id/mampu. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 160 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 karakteristik, tujuan maupun manfaat yang berbeda, namun keempat keterampilan berbahasa tersebut berkaitan amat erat. Semua individu membutuhkan kemampuan berbahasa karena kemampuan berbahasa adalah modal awal untuk mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter terutama pada siswa. Salah satu alasan penting untuk mempunyai kemampuan berbahasa adalah karena dalam kehidupan bermasyarakat setiap orang saling berhubungan satu sama lainnya dengan berbahasa. Oleh karena itu kemampuan berbahasa merupakan unsur penting sebagai penentu kesuksesan dalam berkomunikasi. Bahasa memungkinkan manusia untuk berkomunikasi efektif, berbagi pengalaman, belajar satu sama lain dan untuk meningkatkan kemampuan. Belajar bahasa pada dasarnya adalah memahami seni berkomunikasi. Kemampuan berbahasa Arab melibatkan empat aspek utama, yaitu keterampilan mendengarkan . l-istimaa'), berbicara . l-kalaa. , membaca . l-qiraa'a. , dan menulis . Dalam pengelompokannya, keterampilan mendengarkan dan membaca termasuk dalam keterampilan reseptif . l-mahaaraat al-isti'aabiyyah/al- istiqbaaliyyah/receptive skill. , sementara keterampilan berbicara dan menulis termasuk dalam keterampilan produktif . l-mahaarat al- ibtikaariyyah/al-intaajiyyah/productive skill. Terasa lebih mudah menguasai bahasa Arab dengan baik bagi siswa yang mempelajarinya ketika memulainya dengan cara melatih keempat keterampilan tersebut secara runtut dari keterampilan menyimak lalu berbicara lanjut membaca kemudian menulis. Berbanding terbalik apabila tidak runtut maka untuk menguasai bahasa Arab dengan baik ia akan mengalami kesulitan karena tidak mengindahkan sistematika keterampilan yang harus Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa Arab adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan bahasa Arab dengan baik, benar, cepat, dan tepat. Dalam penelitian ini, kemampuan berbahasa Arab yang dimaksud adalah keterampilan siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman As-Salafy Yogyakarta dalam menggunakan bahasa Arab secara efektif dan sesuai dalam empat aspek keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Indikator Kemampuan Berbahasa Arab Kemampuan berbahasa Arab meliputi empat aspek keterampilan, yaitu. menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Henry Guntur Tarigan. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa (Bandung: Angkasa. Idah Faridah Laily. AuPendekatan Komunikatif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SD/MI. IbtidaAo: Jurnal Pendidikan Guru,Ay IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2, no. Saepudin. Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Arab Teori Dan Praktik (Yogyakarta: Trust media Publishing, 2. Ibid. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 161 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Berikut indikator keberhasilan seseorang dalam menguasai keterampilan berbahasa Arab berdasarkan masing- masing aspek sebagai berikut: Pertama. Keterampilan menyimak . l-IstimaA. adalah proses berubahnya bentuk bunyi . menjadi bentuk makna. Keterampilan menyimak bersifat reseptif yaitu menangkap informasi dari orang lain . dalam bentuk bunyi. Adapun indikator mengenai keterampilan menyimak antara lain: Mengidentifikasi suara kata-kata yang didengarkan, mengidentifikasi suara ungkapan yang didengarkan, mengidentifikasi suara kalimat yang didengarkan. Kedua, keterampilan berbicara . l-kala. adalah kemampuan untuk menghasilkan atau mengkomunikasikan informasi kepada orang lain . dalam bentuk suara yang menjadi bahasa lisan, maka dari itu keterampilan berbicara bersifat aktif atau produktif. Adapun indikator mengenai keterampilan menyimak antara lain: Melakukan tanya jawab secara berpasangan dengan menggunakan kata tanya yang telah disiapkan, berpartisipasi dalam tanya jawab secara berpasangan dengan memanfaatkan ungkapan komunikatif yang telah ditentukan, terlibat dalam percakapan secara berpasangan sesuai dengan contoh yang diberikan, memberikan jawaban atas pertanyaan yang telah disediakan. Ketiga, keterampilan membaca . l-qiroAoa. adalah proses berubahnya bentuk tulisan menjadi bentuk makna. Keterampilan membaca bersifat reseptif yaitu mengambil informasi dari sumber lain . dalam bentuk tertulis. Adapun indikator mengenai keterampilan membaca antara lain: membaca nash qiroAoah dengan mengikuti makhraj serta intonasi yang tepat dan benar, menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan isi nash qiroAoah, menyatakan pernyataan yang disediakan apakah benar (A )AUAatau salah (A)A, memperbaiki pernyataan yang salah menjadi benar. Keempat, keterampilan menulis . l-kitaba. adalah keterampilan yang menghasilkan atau memberikan informasi kepada orang lain . berupa bentuk gagasan atau perasaan menjadi bentuk tulisan, maka dari itu keterampilan menulis bersifat Adapun indikator mengenai keterampilan menulis antara lain: Merangkai katakata yang tidak teratur menjadi kalimat, menggabungkan kalimat-kalimat yang acak menjadi sebuah paragraf, menyesuaikan paragraf yang telah disediakan dengan beberapa kata ganti yang ditentukan. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Berbahasa Arab Beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan berbahasa Arab pada siswa adalah metode pembelajaran, buku teks, materi. Lembaga, dan waktu. Definisi metode pembelajaran adalah metode atau teknik yang dipakai oleh pendidik untuk menyampaikan materi pelajaran, baik kepada individu maupun kelompok. Peran Ahmad Izzan. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab (Bandung: Humaniora, 2. Ibid. Ibid. Ibid. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 162 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 metode ini sangat krusial dalam mencapai tujuan pembelajaran, sehingga pemilihan metode pembelajaran harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Selain metode pembelajaran buku teks juga memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran karena semua elemen pembelajaran, seperti tipe pembelajaran, format, materi, dan kontennya, mengacu pada buku teks yang dipergunakan. Buku teks berperan sebagai sumber informasi bagi pendidik dan peserta didik, menyediakan materi yang relevan dan kerangka yang terstruktur untuk mendukung proses belajar. Setelah metode pembelajaran dan buku teks penentuan materi pembelajaran juga memiliki peran yang krusial sehingga harus disesuaikan dengan kondisi peserta didik, yang mencakup pertimbangan terhadap faktor usia dan latar belakang mereka. Hal ini dilakukan agar materi yang diajarkan dapat relevan dan sesuai dengan tingkat pemahaman serta pengalaman peserta didik. Lembaga memiliki fungsi yang sangat penting dalam merencanakan dan menetapkan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan standar kurikulum, metode pembelajaran, kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan, staf pengajar, fasilitas dan infrastruktur, manajemen, pendanaan, serta penilaian dalam sistem pendidikan. Tugas utama lembaga ini adalah untuk mengatur dan membuat keputusan yang berkaitan dengan semua aspek ini untuk memastikan bahwa pendidikan memiliki kualitas dan efektivitas yang optimal. Waktu ditentukan oleh lembaga, sehingga lembaga pendidikan memiliki peran dalam mengatur bagaimana waktu pembelajaran dialokasikan, termasuk dalam menangani masalah terkait waktu. Setiap tingkat pendidikan memiliki jadwal pembelajaran yang telah ditentukan sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Pembagian waktu untuk tingkat pendidikan dasar pasti berbeda dengan tingkat pendidikan tinggi atau lanjutan. Mts Jamilurrahman As-Salafy MTs Jamilurrahman terdiri dari dua bagian, yaitu MTs Jamilurrahman Putra dan MTs Jamilurrahman Putri. Kedua bagian tersebut berlokasi di Kepuh Kulon RT 07. Kelurahan Wirokerten. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Madrasah Tsanawiyyah Jamilurrahman Bantul Yogyakarta terletak di sekitar kompleks MaAohad Jamilurrahman As-Salafy yang beralamat di Glondong. RT 04. Desa Wirokerten. Kecamatan Banguntapan. Kabupaten Bantul. Yogyakarta. Madrasah ini terletak dalam lingkungan pondok pesantren Jamilurrahman, di mana penduduk sekitar kompleks ini memiliki minat dalam pencarian ilmu dan semangat dalam Ni Made Sri Ayu Hartini et al. Metode Dan Teknik Pembelajaran (Jakarta: PT Galiono Digdaya Kawthar, 2. Ahmad Muradi. Bahasa Arab Dan Pembelajarannya Ditinjau Dari Berbagai Aspek (Yogyakarta: Pustaka Prisma, 2. Ibid. Ibid. Ibid. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 163 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 kegiatan mengaji yang tinggi. Kondisi ini menciptakan suasana yang tenang, nyaman, dan jauh dari keramaian, yang sangat mendukung efektivitas kegiatan pembelajaran. Data yang telah dikumpulkan oleh peneliti adalah data kuantitatif, yang berupa nilai yang diperoleh dari ujian tertulis dan lisan bahasa Arab yang diberikan kepada siswa. , yang kemudian akan disusun ke dalam tabel distribusi frekuensi dan disimpulkan hasilnya. Berikut merupakan pemaparan dari hasil nilai tes kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman As- Salafy Putri Yogyakarta. Tabel 1 Nilai Tes Kemampuan Berbahasa Arab Inisial Kelas Nilai CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 164 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 Total Nilai Dari data dalam tabel tersebut, terlihat bahwa total nilai keseluruhan siswa adalah 432, dengan nilai tertinggi mencapai 87 dan nilai terendah sebesar 18. Selanjutnya, data tersebut akan dikelompokkan ke dalam beberapa kelas interval menggunakan perhitungan sebagai berikut: Menentukan Rentang Data (R) Rumus R = Data Max . Ae Data Min . = 87 Ae 18 = 69 Menentukan Banyak Kelas (K) Rumus K = 1 3,3 LogN . anyak dat. = 1 3,3 Log52 = 1 5,66 = 6,66 . Menentukan Panjang Interval Kelas (I) Rumus I = R . entang dat. y K . anyak kela. = 69 y 7 = 9,8 . CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 165 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Tabel 2 Distribusi Frekuensi Kemampuan Berbahasa Arab Distribusi Frekuensi Interval Kelas Absolut Relatif (%) 18 - 27 28 - 37 38 - 47 48 - 57 58 - 67 68 - 77 78 - 87 Berdasarkan perhitungan data dalam tabel diketahui bahwa terdapat 1 siswa berada pada interval 18 Ae 27 dengan frekuensi relatif sebesar 2%, 2 siswa berada pada interval 28 Ae 37 dengan frekuensi relatif sebesar 4%, dan tidak ada siswa yang berada pada interval 38 Ae 47, selanjutnya 12 siswa berada pada interval 48 Ae 57 dengan frekuensi relatif sebesar 23%, 12 siswa berada pada interval 58 Ae 67 dengan frekuensi relatif sebesar 23%, 12 siswa berada pada interval 68 Ae 77 dengan frekuensi relatif sebesar 23%, dan 13 siswa berada pada interval 78 Ae 87 dengan frekuensi relatif sebesar 25%. Kemudian, dari hasil analisis nilai kemampuan berbahasa Arab siswa diperoleh nilai rata-rata 66 yang digunakan sebagai nilai ketuntasan Selanjutnya, seluruh nilai yang diperoleh siswa akan dikelompokkan ke dalam empat kategori sesuai dengan Panduan Penilaian Untuk Sekolah Menengah Pertama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 sebagai berikut: Tabel 3 Predikat Kemampuan Berbahasa Arab Nilai Frekuensi Persentase Predikat 80 - 87 73 - 79 66 - 72 Sangat Baik Baik Cukup < 66 Kurang Dengan mempertimbangkan data dalam tabel mengenai persentase siswa yang diberikan predikat tertentu, informasi tersebut bisa diilustrasikan dalam bentuk diagram lingkaran atau pie chart, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini: CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 166 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2023 Diagram 1 Diagram Kemampuan Berbahasa Arab Sangat Baik Kurang Baik Cukup Dengan merujuk pada data dalam diagram lingkaran, kita dapat mengamati bahwa siswa dengan kemampuan berbahasa Arab yang berada pada predikat sangat baik sebanyak 21% atau 11 siswa, predikat baik sebanyak 19% atau 10 siswa, predikat cukup sebanyak 12% atau 6 siswa, dan predikat kurang sebanyak 48% atau 25 siswa. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman AsSalafy Putri Yogyakarta memiliki kecenderungan pada predikat "kurang. KESIMPULAN Bahasa memiliki peran yang sangat signifikan dalam komunikasi, baik dalam kehidupan manusia maupun hewan. Walaupun terdapat perbedaan antara bahasa yang digunakan oleh manusia dan hewan, bahasa tetap menjadi elemen kunci dalam interaksi sosial manusia. Bahasa Arab adalah salah satu bahasa internasional yang penting, dan kemampuan berbahasa Arab melibatkan empat keterampilan berbahasa utama, yaitu menyimak, membaca, menulis, dan berbicara. Madrasah Tsanawiyah (MT. memiliki peran penting dalam pendidikan Islam di Indonesia, dan Bahasa Arab merupakan mata pelajaran pokok di sana. Namun, masih ada tantangan dalam memotivasi siswa untuk mempelajari bahasa Arab karena tidak semua siswa melihat kepraktisan dalam mempelajarinya. MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta adalah sekolah yang intensif dalam pembelajaran bahasa Arab, dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi di sekolah Kemampuan berbahasa Arab melibatkan empat aspek keterampilan: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Penting untuk melatih keempat keterampilan ini secara seimbang agar siswa dapat menguasai bahasa Arab dengan baik. CopyrightA 2023. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 167 Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi. Nuhla Tazkiyyatu Tsaqifa: Analisis Kemampuan Berbahasa Arab Siswa Kelas Vi MTs Jamilurahman As-Salafy Putri Yogyakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan berbahasa Arab yang berada pada predikat sangat baik sebanyak 21% atau 11 siswa, predikat baik sebanyak 19% atau 10 siswa, predikat cukup sebanyak 12% atau 6 siswa, dan predikat kurang sebanyak 48% atau 25 siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa Arab siswa kelas Vi MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta memiliki kecenderungan pada predikat AuKurangAy. Faktor-faktor seperti metode pembelajaran, buku teks, materi, lembaga, dan waktu dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa Arab siswa. Oleh karena itu, perlu upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab siswa, seperti perbaikan dalam metode pembelajaran, pemilihan buku teks yang tepat, dan penyesuaian materi pembelajaran dengan tingkat pemahaman siswa. Dalam konteks penelitian ini, instrumen tes yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan bahwa data yang diperoleh dapat diandalkan. Kesimpulan akhir adalah kemampuan berbahasa Arab siswa di MTs Jamilurrahman As-Salafy Putri Yogyakarta cenderung masih kurang. Beberapa upaya untuk meningkatkannya dengan perbaikan metode pembelajaran dan pemilihan materi yang Semoga penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pihak yang terkait dalam proses pembelajaran bahasa Arab di sekolah ini. REFERENSI