Vol. 26 No. FORUM EKONOMI Jurnal Ekonomi. Manajemen dan Akuntansi P-ISSN 1411-1713 iC E-ISSN 2528-150X Pengaruh Pajak Bumi dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Badan Pendapatan Daerah The Effect of Land and Building Tax on Local Original Revenue in the Regional Revenue Agency Karmilah1A. Nugraha Abhull Azwad2. Andi Indah Lestari3 1Universitas Islam. Makassar. Indonesia. 2Universitas Islam. Makassar. Indonesia. Corresponding author: karmilah@uim-makassar. Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui: pengaruh pajak bumi dan bangunan Terhadap pendapatan asli daerah manggarai timur. Penelitian ini menggunakan Sumber data primer, yang dimana peneliti melakukan penelitian dengan menyebarkan kuesioner kepada 60 orang pegawai pada kantor keuangan kabupaten manggarai timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data memaluli Observasi, dokumentasi, dan konsioner. Hasil penelitian yang menunjukkan nilai R square sebesar 0,737atau sebesar 73,7. dapat diketahui besar pengaruh pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah ( PAD) sebesar 73,7. Berarti masi ada 26,3 yang tidak dapat di teliti pada penelitian ini dan dipengaruhi oleh faktor lain. model regresi linier sederhana Y12. 813 716 X. dimana konstanta 813, artinya ada atau tidaknya pajak bumi dan bangunan, maka pendapatan asli daerah tidak akan mengalami perubahan Koefisien regresi X 0,716 artinya jika pajak bumi dan bangunan meningkat maka pendapatan asli daerah juga akan meningkat. Article history Received 2024-01-07 Accepted 2024-01-15 Published 2024-01-30 Kata kunci Pajak Bumi Bangunan. Pendapatan Asli Daerah. Keywords Land Tax Building. Local Revenue. Abstract The aim of the research is to determine: the effect of land and building tax on the original income of the East Manggarai region. This research uses primary data sources, where researchers conducted research by distributing questionnaires to 60 employees at the East Manggarai Regency financial office. This type of research uses quantitative methods with data collection techniques through observation, documentation and The research results show an R square value of 0. 737 or 73. It can be seen that the influence of land and building tax on local original income (PAD) is 73. This means that there are still 26. 3 that cannot be examined in this research and are influenced by other factors. simple linear regression model Y12,813 716X. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2024 Karmilah. Nugraha Abhull Azwad. Andi Indah Lestari. FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi. Manajemen dan Akuntansi | 36 Karmilah. Nugraha Abhull Azwad. Andi Indah Lestari Pendahuluan Suatu negara dianggap maju jika Negara tersebut mampu membangun negaranya baik dari segi fisik yaitu pembangunan, maupun non fisik yaitu pembangunan kesejahteraan rakyat. Indonesia terkenal sebagai suatu negara yang kaya akan sumber daya alam, maka dalam melaksanakan pembangunan, sumber daya itu harus digunakan secara rasional dalam pelaksanaan pembangunan, untuk dapat mewujudkan pembangunan nasional, tentunya dibutuhkan kontribusi yang besar untuk mendanai pembangunan. Salah satu sumber kontribusi terbesar bagi negara berasal dari kontribusi pajak. Pajak adalah prestasi kepada pemerintah yang terutang melalui norma-norma umum, dapat dipaksakan, tanpa adanya kontraprestasi yang dapat ditunjukan secara individual maksudnya adalah membiayai pengeluaran pemerintah (Smeets, 2. Ada beberapa jenis pajak, salah satunya jenis yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak meliputi,Pajak Penghasilan (PP. Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Bea Materai dan,Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu penerimaan pajak yang dibutuhkan oleh suatu negara khususnya daerah untuk kelancaran pembangunan serta kemajuan daerah tersebut adalah Pajak Bumi dan Bangunan. Pendapatan Asli Daerah, yang disebut PAD ialah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bisa dijadikan menjadi indikator untuk menilai tingkat kinerja dan kemandirian suatu wilayah pada saat pengelolaan keuangan daerah tersebut. Semakin tinggi pendapatan suatu daerah maka akan semakin besar peluang untuk membangun perekonomin daerah dan mensejahterahkan masyarakat (Mamuka et al, 2. Apabila melihat potensi-potensi tersebut khususnya dari sektor pajak bumi dan bangunan seharusnya bisa lebih dimaksimalkan lagi, hal tersebut diharapkan penerimaan pajak daerah dari sektor pajak bumi dan bangunan mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan adanya otonomi daerah dalam rangka pembangunan daerah diharapkan setiap pemerintah daerah dapat meminimalkan ketergantungan keuangannya ke pemerintah pusat, dan tiap-tiap daerah wajib mampu menutupi anggarannya sendiri. Otonomi daerah mendorong pemerintah daerah untuk kreatif dalam mencari dan mengembangkan sumber pendapatan daerah yang dapat membantu mendanai belanja daerah (Yulia, 2. Oleh karena itu, perlu dikaji tentang penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Di Kabupaten Manggarai Timur serta besar kontribusinya terhadap (PAD) Di Kabupaten Manggarai Timur. Adapun data target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Manggarai Timur sebagai berikut bahwa target dan realisasi pajak bumi dan bangunan dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2020, menunjukkan bahwa target Pajak Bumi dan bangunan sebesar Rp4. dengan realisasi pajak bumi dan bangunan sebesar Rp458. 645, sehingga diperoleh persentase sebesar 9,81%. Pada tahun 2021, menunjukkan bahwa target Pajak Bumi dan bangunan sebesar Rp4. 000 dengan realisasi pajak bumi dan bangunan sebesar Rp396. 109, sehingga diperoleh persentase sebesar 11,89%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari tahun Pada tahun 2022, target dan realisasi yang dicapai semakin menurun dari tahun sebelumnya, tetapi persentasi yang dicapai semakin meningkat. target Pajak Bumi dan bangunan sebesar Rp4. 000 dengan realisasi pajak bumi dan bangunan sebesar Rp167. 651, sehingga diperoleh persentase sebesar 24. hal ini menunjukkan bahwa penerimaan pajak Bumi dan Bangunan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 semakin meningkat. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif (Sugiyono, 2. , di mana data dikumpulkan pada satu waktu tertentu dari 60 wajib. Populasi penelitian adalah wajib pajak di Manggarai Timur. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, dilakukan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive random sampling untuk memilih 51 responden yang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang Pengaruh Pajak Bumi dan Bangunan | 37 Karmilah. Nugraha Abhull Azwad. Andi Indah Lestari dirancang untuk mengukur variabel Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),. Kuesioner dikembangkan berdasarkan tinjauan literatur. Sebelum digunakan dalam penelitian, kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas dilakukan dengan menganalisis korelasi antarvariabel dan melihat kesesuaian pertanyaan dengan teori yang ada. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan alfa Cronbach untuk mengukur tingkat konsistensi internal setiap variabel (Ghozali, 2. Data yang terkumpul akan diolah menggunakan teknik analisis Statistical Product and Service Solutions dengan bantuan perangkat lunak statistik. Untuk mengukur analisis regresi sederhana dan koefisien determinasi (Sugiyono, 2. Hasil dan Pembahasan Analisis Regresi Sederhana Tabel 1. Analisis Regresi Sederhana Model (Constan. pajak bumi dan bangunan Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: pendapatan daerah Uji Koefisien Determinasi R2 Tabel 2. Hasil Uji Determinasi R2 Model Summaryb Model R Square Predictors: (Constan. , pajak bumi dan bangunan Dependent Variable: pendapatan daerah Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Dalam penelitian ini diketahui bahwa pajak bumi dan bangun berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten manggarai timur dimana berdasarkan analisis data yang dilakukan oleh peneliti bahwa nilai R square sebesar 0,73,7 atau 73,7, apabila nilai R square semakin besar maka pengaruh pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah semakin Hasil uji reliabilitas kuesioner variabel X dan Y menunjukkan bahwa semua variabel mempunyai koefisien alpha yang cukup besar yaitu diatas 0,400 sehingga dapat dikatakan semua kosep pengukur masing-masing variabel dari kuesioner adalah reliable sehingga untuk selanjutnya itemitem pada masing-masing konsep variabel tersebut layak digunakan sebagai alat ukur. Berpengaruh atau tidaknya pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah Manggarai Timur, dapat diketahui dengan menggunakan pengujian statistik yaitu analisis regresi linier sederhan. Hasil pengujian regresi diperoleh persamaan model regresi linier sederhana yaitu Y = 12. 813 716 X. Dimana konstanta = 12. 813, artinya ada atau tidaknya pajak bumi dan bangunan, maka pendapatan asli daerah tidak akan mengalami perubahan. Koefisien regresi X = 0,716 artinya jika pajak bumi dan bangunan meningkat maka pendapatan asli daerah juga akan meningkat. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diatas, nilai R square yang diperoleh sebesar . 737 atau 73,7 yang menunjukkan bahwa tingkat pendapatan asli daerah dipengaruhi oleh variabel pajak bumi dan bangunan 73,3% dan sisanya 26,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh signifikan antara pengaruh pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Manggarai Timur. Pengaruh Pajak Bumi dan Bangunan | 38 Karmilah. Nugraha Abhull Azwad. Andi Indah Lestari Simpulan Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, hasil pengujian regresi diperoleh persamaan model regresi linier sederhana yaitu Y = 12. 813 716 X. Dimana konstanta = 12. 813, artinya ada atau tidaknya pajak bumi dan bangunan, maka pendapatan asli daerah tidak akan mengalami perubahan. Koefisien regresi X = 0,716 artinya jika pajak bumi dan bangunan meningkat maka pendapatan asli daerah juga akan Besarnya pengaruh pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten dapat dilihat dari uji koefisien determinasi (R. yang menunjukkan nilai R square sebesar 0,737 atau 73,7. Dapat diketahui besar pengaruh pajak bumi dan bangunan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 73,3. Berarti masi ada 26,3 yang tidak dapat di teliti pada penelitian ini dan dipengaruhi oleh faktor lain. Daftar Pustaka