JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial. Pendidikan Dan Humaniora Vol. No. 3 Desember 2023 E-ISSN : 2829-3886. P-ISSN : 2829-3479. Hal 132-138 DOI: https://doi. org/10. 56910/jispendiora. Efektivitas Pojok Pos Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 Novy Arisca Universitas Islam Sumatera Utara. Medan E-mail: novyarisca@gmail. Muhammad Irwan Padli Nasution Universitas Islam Sumatera Utara. Medan E-mail: Irwannst@uinsu. Abstract. Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. are an economic activity carried out by the majority of the Indonesian population as a way to earn income. Based on data released by the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises in 2015, it is stated that the percentage of MSMEs in Indonesia is 90% and 10% are large MSMEs themselves have a very significant role in driving economic growth in Indonesia, namely 60%. the regional economic sector. MSMEs also have an important role and have a positive impact on labor absorption and poverty alleviation. MSMEs have also proven capable of facing the global economic recession because MSMEs are not exposed to the global economy. producing goods in production and marketing. and MSMEs, are more adaptive and only require low costs. In Binjai City. MSMEs also have a role in providing employment opportunities and have an important role in the economic system. So every good party builds a special post corner to increase MSME sales. This research uses a special method to explain something in detail and this research was conducted at PT Pos Indonesia (Perser. Binjai Branch Office 20700. Keywords: MSMEs. Economy. Post Corner Abstrak. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah suatu aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh mayoritas penduduk Indonesia sebagai salah satu cara untuk memperoleh pendapatan. Berdasarkan data yang telah dirilis oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah tahun 2015 menyebutkan bahwa jumlah presentase UMKM yang ada di Indonesia adalah 90% dan 10% merupakan usaha besar. UMKM sendiri memiliki peran yang sangat signifikan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia yaitu sebesar 60%. Dalam sektor perekonomian daerah. UMKM juga memiliki sebuah peranan penting dan memiliki dampak yang positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan. UMKM juga terbukti mampu untuk menghadapi resesi ekonomi global dikarenakan UMKM tidak terekspos dengan perekonomian global. memproduksi barang dalam produksi dan dan UMKM, lebih adaptif dan hanya membutuhkan biaya yang rendah. Di Kota Binjai. UMKM juga memiliki peran dalam memberikan lapangan kerja serta memiliki peran yang penting dalam sistem perekonomian. Maka setiap pihak baik membangun pojok pos khusus untuk meningkatkan penjualan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode khusus untuk menjelaskan sesuatu secara rinci dan penelitian ini dilakukan di PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700. Kata Kunci: UMKM. Ekonomi. Pojok Pos Received Agustus 30, 2023. Revised September 02, 2023. Accepted Oktober 23, 2023 *Novy Arisca, novyarisca@gmail. Efektivitas Pojok Pos Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 PENDAHULUAN Menurut (Suyadi et al. , 2. menyatakan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah suatu aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh mayoritas penduduk Indonesia sebagai salah satu cara untuk memperoleh pendapatan. Berdasarkan data yang telah dirilis oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah tahun 2015 menyebutkan bahwa jumlah presentase UMKM yang ada di Indonesia adalah 90% dan 10% merupakan usaha besar. UMKM sendiri memiliki peran yang sangat signifikan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia yaitu sebesar 60%. Maka tidak diragukan lagi, peran UMKM dalam membangun sistem perekonomian di Indonesia sangatlah besar. UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah dan memiliki dampak yang positif dalam menyediakan lapangan pekerjaan serta penanggulangan kemiskinan (Hasri et al. UMKM juga terbukti mampu untuk menghadapi resesi ekonomi global dikarenakan UMKM tidak terekspos dengan perekonomian global. memproduksi barang dalam produksi dan pemasaran. dan UMKM, lebih adaptif dan hanya membutuhkan biaya yang rendah. Selain itu andil UMKM juga dinilai cukup besar dalam menggerakkan pembangunan perekonomian Indonesia dikarenakan memiliki jumlah industri yang besar dan terdapat di setiap sektor ekonomi. berpotensi besar dalam menyediakan lapangan pekerjaan, dan peran UMKM dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) juga dominan (Sofyan, 2. Di Kota Binjai kegiatan UMKM sendiri memiliki kontribusi dalam memberikan lapangan kerja serta merupakan pemegang peranan penting dalam sistem perekonomian. Menurut data yang diperoleh di tahun 2016 bahwa jumlah usaha mikro dan kecil (UMK) yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya menyentuh angka 25. 908 unit usaha dan usaha menengah besar (UMB) hanya terdiri atas 369 unit usaha saja. UMK yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya juga mampu dalam menyediakan lapangan kerja sebanyak 85,1% dari total keseluruhan tenaga kerja pada unit usaha mikro kecil dan besar. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 14,9% diserap oleh unit usaha menengah Jika dilakukan perincian kembali maka diperoleh data bahwa jumlah usaha mikro merupakan mayoritas yaitu sebanyak 23. 639 unit usaha atau sekitar 66,7% dari keseluruhan total usaha yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya. Adapun jumlah usaha kecil yaitu sebanyak 2. unit usaha atau sekitar 18,35%. JISPENDIORA-VOLUME 2. NO. DESEMBER 2023 E-ISSN : 2829-3886. P-ISSN : 2829-3479. Hal 132-138 Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa UMKM memiliki peranan penting dalam perekonomian di Kota Binjai. Maka setiap pihak baik pemerintah maupun masyarakat seharusnya berusaha untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan UMKM agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan berbagai kesempatan berusaha di bidang UMKM. Dalam mengembangkan suatu UMKM juga terdapat tantangan dan permasalahan yang dialami yaitu pengelolaan organisasi yang tidak efektif terutama aspek sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan yang kurang efektif, komitmen setiap anggota yang cukup kurang dalam memajukan usaha, pengelolaan kelompok yang masih berantakan serta minimnya kemauan untuk melakukan sebuah inovasi. (Naufalin, 2. Selain itu permasalahan lain yang juga sering dihadapi adalah terkait dengan sumber daya keuangan, infrastruktur bisnis, sarana fisik dan kerja sama dari seluruh pihak yang memiliki kepentingan termasuk yang berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia (Zaelani, 2. Dan untuk menghadapi segala tantangan dan permasalahan tersebut PT Pos Indonesia (Perser. membangun pojok pos khusus untuk meningkatkan penjualan UMKM. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian sebagai hasil magang dengan judul AuEfektivitas Pojok Pos Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM Pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700Ay. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode khusus yang bertujuan untuk menjelaskan sesuatu yang khusus secara rinci dan penelitian ini dilaksanakan di PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 dengan cara mengumpulkan data sedalam mungkin. yang berlokasi di Jl. Sutomo No. 25 Pahlawan. Kec. Binjai Utara. Kota Binjai. Sumatera Utara 20742. Dalam sebuah penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan sebuah observasi atau pengamatan dan peneliti harus terjun langsung di lokasi penelitian. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Kegiatan UMKM yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya memiliki peran dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan membangun perekonomian. Berdasarkan data yang diperoleh bahwasanya pada tahun 2016 jumlah usaha yang ada di Kota Binjai adalah sebanyak 300 perusahaan atau sekitar 2,23% dari total keseluruhan usaha yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Apabila dilakukan perbandingan, maka jumlah tersebut memilih kenaikan daripada tahun Efektivitas Pojok Pos Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 2006 yaitu terdiri atas 23. 400 unit usaha dan apabila dilakukan presentase yaitu meningkat sebanyak 12,39%. PT Pos Indonesia (Perser. termasuk salah satu perusahaan BUMN yang menerapkan nilai Akhlak (Amanah. Kompeten. Harmonis. Loyal. Adaptif dan Kolaborati. Salah satu nilai yang diterapkan adalah kolaboratif yang berarti membangun kerja sama yang strategis. Nilai kolaboratif tersebut diwujudkan oleh PT Pos Indonesia (Perser. adalah dengan membangun pojok pos yang berguna untuk memasarkan beberapa produk UMKM. Selain dalam rangka menerapkan nilai kolaboratif, pembentukan pojok pos ini didasarkan karena melihat besarnya peran UMKM dalam menggerakkan sektor perekonomian daerah agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan berbagai kesempatan berusaha di bidang UMKM. Program pojok pos ini merupakan bentuk komitmen PT Pos Indonesia dalam membantu perkembangan UMKM di Indonesia, khususnya daerah. Pojok pos merupakan sebuah hal baru dalam PT Pos Indonesia (Perser. dan hanya beberapa kantor cabang yang sudah membangun pojok pos ini. Adapun salah satunya adalah PT Pos Indonesia Kantor Cabang Padang yang disebut dengan Pojok UMKM. Pembentukan pojok pos pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 diharapkan mampu dalam meningkatkan penjualan produk UMKM yang ada di Kota Binjai dan Pojok pos ini merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan dibawah pengawasan bagian Adapun sistem yang diterapkan dalam pojok pos ini adalah dengan cara mengajak kerjasama beberapa pemilik UMKM agar dapat memasarkan produk yang dimiliki di pojok pos yang telah disediakan. Pojok pos yang ada di PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 juga dihias dengan sebaik mungkin agar menarik minat para pembeli dan untuk kenyamanan pembeli saat melakukan transaksi jual beli. Dalam mewujudkan pojok pos ini penulis dan pihak PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 mengalami kendala di lapangan saat mengajak pemilik UMKM untuk bekerjasama dengan pihak PT Pos untuk menjual produk UMKM yang dihasilkan. Selain itu kurangnya kerjasama dari pihak pemilik UMKM juga ditemui kendala lain yaitu saat melakukan pendataan pemilik UMKM yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya dikarenakan jumlahnya yang mencapai puluhan ribu dan ada beberapa pemilik UMKM yang kurang komunikatif saat dilakukan JISPENDIORA-VOLUME 2. NO. DESEMBER 2023 E-ISSN : 2829-3886. P-ISSN : 2829-3479. Hal 132-138 Banyaknya pemilik UMKM yang enggan untuk diajak kerja sama juga disebabkan karena berbagai hal. Adapun salah satu penyebabnya adalah kurangnya kepercayaan dari pemilik UMKM tersebut dengan kegiatan pojok pos yang diciptakan oleh PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk dapat meminimalisir hal tersebut adalah dengan mencoba menjelaskan kembali secara detail berkaitan dengan program pojok UMKM ini dan beberapa manfaatnya serta meningkatkan lagi pelayanan dan penjualan beberapa produk yang telah ada di pojok UMKM sehingga dapat meyakinkan pedagang tersebut untuk menjalin kerjasama dengan PT Pos Indonesia Kantor Cabang Binjai 20700. Adapun cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan penjualan produk adalah dengan cara memaksimalkan penawaran dan promosi sebuah produk baik secara mulut ke mulut, brosur maupun iklan di sosial media . -commerc. Selain itu hal yang juga perlu diperhatikan adalah menjaga kualitas produk yang dijual dan beberapa cara lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh (Waluyani, 2. dengan judul AuStudi Tentang Kepercayaan. Hubungan Jangka Panjang Dan Kinerja Outlet (Studi Kasus Outlet Perusahaan Rokok Barito Di Jepar. Ay menyatakan bahwa kepercayaan sangat diperlukan dalam sebuah hubungan pemasaran. Pada intinya mempelajari dan memahami kepercayaan pemasok adalah sebuah langkah awal untuk mengembangkan sebuah strategi pemasaran produk. Penelitian lain yang dilakukan oleh (Brahmono et al. , 2. dengan judul AuHubungan Lama Kerjasama Terhadap Kepercayaan Pelanggan Pbf Bina Prima SejatiAy juga menjelaskan bahwa hal utama yang dibutuhkan dalam menjalin sebuah bentuk kerjasama adalah kepercayaan. Hal itu karena sebuah kepercayaan akan menghasilkan sebuah loyalitas agar tetap menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan. Berdasarkan pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pojok pos yang ada di PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk menghadapi tantangan dan permasalahan dalam mengembangkan usaha UMKM yang ada di Kota Binjai. Selain itu pojok pos juga merupakan wujud nilai yang dianut oleh sebuah persero yaitu kolaboratif yaitu membangun sebuah kerjasama yang strategis demi untuk memajukan kesejahteraan perekonomian masyarakat. Selain itu untuk menghadapi segala tantangan yang ditemui saat mewujudkan kegiatan pojok pos ini juga diperlukan kepercayaan antara pedagang UMKM dan pihak PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 karena kepercayaan merupakan sebuah hal yang penting dalam melakukan sebuah kerjasama. Efektivitas Pojok Pos Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM pada PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 PENUTUP Kegiatan UMKM di Kota Binjai memiliki kontribusi dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan pemegang peranan penting dalam sistem perekonomian. Dalam mengembangkan UMKM sering sekali ditemui permasalahan yaitu terkait dengan sumberdaya keuangan, infrastruktur bisnis, sarana fisik dan kerjasama dari seluruh pihak yang memiliki kepentingan termasuk yang berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. Untuk mengatasi hal tersebut dibentuklah sebuah pojok pos di PT Pos (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700 yang memiliki fungsi untuk meningkatkan penjualan UMKM yang ada di Kota Binjai. Dalam mewujudkan pojok pos tersebut juga perlu ditingkatkan kepercayaan antara pedagang UMKM dan pihak PT Pos Indonesia (Perser. Kantor Cabang Binjai 20700. JISPENDIORA-VOLUME 2. NO. DESEMBER 2023 E-ISSN : 2829-3886. P-ISSN : 2829-3479. Hal 132-138 DAFTAR PUSTAKA