Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 ANALSIS BAB 3 BUKU SISWA KELAS 4 SD BERDASARKAN STANDAR BSNP EYD EDISI V Aziz Nur Hikmawan1. Panca Dewi Purwati2. Muhamad Azis Setyabudi3. Nathasya Haliza Putri4. Setyaputri Nur Sofiyanti. Sally Zebadiah Levina6 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi. Universitas Negeri Semarang E-mail: Aziznurh22@students. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan isi Bab 3 yang berjudul "Lihat Sekitar" dalam buku siswa kelas 4 Sekolah Dasar berdasarkan standar Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dengan bantuan pedoman Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) edisi V. Kajian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen. Aspek yang ditinjau meliputi kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan sebagaimana tercantum dalam kriteria BSNP. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi pada Bab 3 telah memenuhi sebagian besar standar BSNP, namun terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaan tanda baca dan struktur kalimat sesuai EYD edisi V. Selain itu, terdapat beberapa kesalahan kebahasaan pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan wacana, yang mungkin memengaruhi kemampuan siswa untuk memahami materi. Diharapkan penelitian ini akan membantu pengembang buku dan guru mengembangkan materi yang lebih sesuai dengan standar nasional dan kaidah kebahasaan yang tepat. Ini akan membantu meningkatkan pembelajaran di sekolah dasar. KATA KUNCI: Analisis buku siswa. kelayakan isi. buku Bahasa Indonesia kelas 4 SD. standar BSNP berbantuan EYD edisi V ABSTRACT: This study aims to analyze the feasibility of the content of Chapter 3 entitled "Look Around" in the 4th grade elementary school student book based on the National Education Standards Agency (BSNP) standards with the help of the Enhanced Spelling (EYD) guidelines, edition V. This study was conducted descriptively qualitatively using the document analysis method. The aspects reviewed include the feasibility of the content, language, presentation, and graphics as stated in the BSNP criteria. The results of the study indicate that the material in Chapter 3 has met most of the BSNP standards, but there are some shortcomings in the use of punctuation and sentence structure according to EYD edition V. In addition, there are several linguistic errors at the phonology, morphology, syntax, semantics, and discourse levels, which may affect students' ability to understand the material. is hoped that this study will help book developers and teachers develop materials that are more in accordance with national standards and proper linguistic rules. This will help improve learning in elementary schools. KEYWORDS: Student book analysis. content feasibility. Indonesian language books for grade 4 of elementary BSNP standards assisted by EYD edition V PENDAHULUAN Buku teks adalah salah satu alat pembelajaran utama yang sangat penting dalam pendidikan di tingkat sekolah dasar. Buku siswa tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kemampuan membaca serta pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi kelayakan buku siswa dengan cermat agar konten yang disajikan memenuhi standar nasional dan aturan bahasa yang berlaku (Damayanti, 2020. Buku "Lihat Sekitar" untuk kelas 4 SD menjadi salah satu materi yang dipakai dalam Kurikulum Merdeka, yang fokus pada pengembangan kecerdasan majemuk dan kemampuan bahasa siswa secara optimal. Kelayakan buku siswa dinilai dari beberapa aspek, seperti isi, penggunaan bahasa, dan penyajian yang sesuai dengan ketentuan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) serta Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EYD) versi terbaru. Aspek kelayakan ini sangat penting agar buku dapat mendukung pembelajaran yang efektif serta membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih baik (Mulyani dan Dafit, 2024, hlm. Dalam hal ini. Bab 3 "Lihat Sekitar" Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 menjadi bagian yang dianalisis karena memuat materi terkait lingkungan di sekitar siswa, yang sangat relevan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif peserta didik. Pemilihan bahasa yang tepat dan sesuai EYD penting untuk menjaga mutu komunikasi dalam buku teks. Bahasa yang baik mempermudah siswa memahami informasi dan meningkatkan keterampilan bahasa (Zulfa et al. , 2022, hlm. Oleh karena itu, analisis bahasa menjadi elemen penting agar dapat dipastikan buku tersebut memenuhi standar yang ditentukan. Analisis kelayakan buku penting tidak hanya bagi pengembang dan penerbit, tetapi juga bagi guru dan sekolah sebagai pengguna utama materi dalam proses pembelajaran. Dengan buku yang memenuhi syarat, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan tujuan pendidikan nasional dapat tercapai (Damayanti, 2020, hlm. Oleh sebab itu, penelitian ini akan secara mendalam menganalisis Bab 3 "Lihat Sekitar" dari buku siswa kelas 4 SD berdasarkan kriteria kelayakan dari BSNP dan kaidah EYD edisi V. Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis hasil kajian isi, menganalisis hasil kajian bahasa termasuk ejaannya atau EYD, menganalisis hasil kajian penyajian, dan menganalisis hasil kajian kegrafikaan Bab 3 buku siswa "Lihat Sekitar" kelas 4 SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten, untuk memberikan gambaran sejauh mana buku ini memenuhi standar kelayakan (Mulyani & Dafit, 2024, hlm. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriktif. Penelitian Kualitatif menurut Sugiyono dalam Hanif dkk . merupakan penelitian yang memiliki fokus pada sebuah fenomena dan pengalaman dari peneliti. Sedangkan metode yang di gunakan yaitu metode deskriktif. metode deskriktif menurut Ramdhan. merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan suatu hasil penelitian. Menurut Tobing, dkk . menyatakan bahwa metode penelitian kualitatif adalah pendekatan yang berfokus pada latar belakang dan individu secara alami dan holistik . Pendekatan ini menghindari "mengisolasi" organisasi atau individu ke dalam satu variabel atau hipotesis. Penelitian kualitatif menggunakan metode pengumpulan, analisis, dan pembuatan bukti non-statistik dan non-numerik (Bhangu, dkk, 2. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk mempelajari dan memahami masalah sosial atau kemanusiaan (Creswell, 2. Subjek penelitian ini adalah buku siswa kelas IV Sekolah Dasar, khususnya Bab 3 yang berjudul "Lihat Sekitar", dan metode ini dipilih untuk memberikan gambaran tentang konten yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan isi buku tersebut berdasarkan standar BSNP dan kesesuaiannya dengan kaidah Ejaan yang di sempurnakan (EYD) edisi V. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan skema analisis data kualitatif, seperti yang dinyatakan oleh Yin . : . Compiling adalah mengumpulkan data ke dalam database dan mengorganisasikan data asli secara hati-hati, . Disassembling adalah membongkar data dari database untuk ditata ulang berdasarkan tema atau item tertentu, . Reassembling . nd arrayin. adalah menyusun ulang dan menggabungkan data dalam bentuk grafis atau tabel, . Interprenting adalah melakukan interpretasi dengan menggunakan kompilasi ulang data untuk membuat cerita baru, dan . Concluding adalah mengumpulkan data untuk membuat Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 HASIL DAN PEMBAHASAN Kelayakan Isi Berdasarkan hasil analisis terhadap kualitas isi buku Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar kelas IV, kesesuaian materi dalam Bab 3 . alaman 51Ae. telah memenuhi elemen dan capaian pembelajaran (CP). Materi yang disajikan mencakup kegiatan menulis paragraf argumentasi . alaman 56Ae. , penggunaan awalan Auber-Ay . , memberikan petunjuk arah melalui pemahaman terhadap rambu lalu lintas . alaman 52Ae. , serta penyusunan teks deskripsi melalui aktivitas diskusi dan eksplorasi moda transportasi . alaman 58Ae. Seluruh materi tersebut sesuai dengan kompetensi literasi yang diharapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar dan disusun secara sistematis untuk membangun keterampilan berbahasa yang komprehensif. Keaktualan isi dalam buku ini juga telah dipertimbangkan. Tahun terbit buku adalah 2021, sehingga usianya belum melampaui lima tahun dan masih tergolong baru. Materi yang dimuat menyentuh tema serta informasi yang relevan dan kontekstual dengan kehidupan siswa, sesuai dengan perkembangan sosial dan budaya lima tahun terakhir. Hal ini menjadikan isi buku tetap relevan dalam mendukung proses pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan Keberterimaan isi buku ini diperkuat oleh berbagai temuan penelitian mutakhir. Penelitian oleh Lestari. Azmy, dan Susiloningsih . menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berbasis media video animasi efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas IV, relevan dengan isi Bab 3. Temuan Yuliana . memperkuat pentingnya pendekatan saintifik dalam membangun keterampilan berpikir kritis siswa dalam menulis, yang sejalan dengan pendekatan yang digunakan dalam buku ini. Warliana dan Indihadi . menjelaskan bahwa media video dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa secara signifikan, sebagaimana diterapkan dalam aktivitas pembelajaran buku ini. Selain itu, model Think Talk Write berbantuan media gambar terbukti meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa, sebagaimana dijelaskan oleh Khairunnisa . , selaras dengan strategi pembelajaran visual dalam buku. Janawati dan Sari . menyoroti pentingnya pembinaan struktur dan kosakata dalam menulis deskripsi, yang telah diantisipasi buku ini melalui latihan-latihan berjenjang dan terarah. Kelayakan Bahasa Kualitas bahasa dalam sebuah buku sangat menentukan efektivitas penyampaian materi kepada pembaca. Buku teks yang berkualitas harus memenuhi aspek kelayakan bahasa yang meliputi penggunaan tata bahasa yang benar, kosa kata yang tepat, serta gaya bahasa yang sesuai dengan sasaran pembaca. Penggunaan bahasa yang lugas dan jelas sangat penting agar materi mudah dipahami dan tidak menimbulkan kebingungan, terutama dalam buku pelajaran yang ditujukan untuk siswa (PPJP ULM, 2. Selain itu, bahasa yang digunakan harus konsisten dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baku agar dapat menjadi model penggunaan bahasa yang efektif bagi pembaca, khususnya anak-anak dalam proses perkembangan bahasa mereka (Djatmika, 2. Berdasarkan analisis kualitas bahasa dalam Bab 3 AuLihat SekitarAy, aspek ketepatan penggunaan ejaan dikategorikan tepat (T), yang ditandai dengan penerapan kaidah ejaan sesuai EYD, termasuk penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan nama diri seperti nama tempat, misalnya "Indonesia", yang ditulis dengan huruf kapital sesuai kaidah penulisan geografis. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 Tanda baca juga digunakan secara benar untuk memperjelas makna kalimat, seperti titik, koma, tanda petik, dan titik dua yang membedakan antara nama pembicara dan kalimat yang Sementara itu, aspek kelugasan mendapat kualifikasi kurang lugas (KL), karena terdapat beberapa kalimat, terutama pada bab 3, yang menggunakan kata-kata berbelit-belit atau terlalu formal, sehingga membingungkan siswa dalam memahami konteks. Hal ini menunjukkan pentingnya pemilihan kata yang tepat agar komunikasi tetap lancar dan pesan tersampaikan dengan jelas. Analisis kebahasaan Bab 3 berdasarkan teori linguistik ditemukan berbagai kesalahan bahasa yang mencakup beberapa cabang ilmu linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan wacana. Kesalahan-kesalahan ini dapat memengaruhi pemahaman siswa terhadap isi bacaan maupun efektivitas penyampaian materi oleh pengajar. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut agar pembelajaran bahasa menjadi lebih tepat, jelas, dan sesuai kaidah kebahasaan. Dalam cerita AuAwas!Ay, ditemukan beberapa kesalahan fonologis seperti pengucapan nama "Rudi" yang tidak tepat, penghilangan awalan pada kata "mengerem" menjadi "ngerem", serta intonasi kalimat tanya yang kurang jelas . Kesalahan morfologis meliputi penggunaan kata yang kurang efektif, seperti kalimat AuKelompoknya piket hari iniAy yang sebaiknya ditambah kata kerja, serta frasa yang redundan dan pilihan kata yang kurang formal . 53, 59, . Kesalahan sintaksis terlihat dari kalimat yang kurang efektif dan kurang kohesif, termasuk masalah tanda baca dan spasi yang tidak sesuai . 52Ae57, . Pada tataran wacana, terdapat masalah penulisan paragraf yang tidak sesuai kaidah, seperti kurangnya indentasi dan spasi yang tepat . 59Ae. Dari aspek semantik, pilihan kata sering kurang tepat dan terdapat pleonasme yang membuat kalimat menjadi kurang efektif . 53, 54, . Secara keseluruhan, perbaikan pada aspek fonologi, morfologi, sintaksis, wacana, dan semantik sangat diperlukan agar cerita menjadi lebih mudah dipahami, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kelayakan Penyajian Pada kualitas penyajian aspek Pembangkit Motivasi Belajar Siswa dalam bab 3 ini dapat di golongkan sebagai kualitas penyajian yang menarik (M). Hal ini karena dalam bab 3 tersebut menyajikan materi dengan menggunakan tampilan yang menarik bagi peserta didik yang akan membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Seperti pada halaman 53-55 terdapat ilustrasi cerita yang berjudul AuAwasAy yang dimana ilustrasi tersebut sangat menarik karena sudah memiliki gambar yang berwarna sehingga terkesan lebih hidup dan dapat membantu meningkatkan minat baca siswa (Tarigan, 2. Selain menarik, ilustrasi cerita yang disajikan dapat mudah dipahami oleh peserta didik karena memiliki gambar yang sederhana, jelas, dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Dalam pemilihan huruf yang digunakan cukup formal dan sangat mudah untuk dikenali atau dibaca. Untuk ukuran huruf yang digunakan tergolong cukup besar sehingga terlihat dengan jelas yang dimana hal ini akan memudahkan peserta didik untuk membaca. Dalam penyajian materi diselipkan juga aktivitasaktivitas belajar yang menarik seperti jelajah kata, menulis, membaca, berdiskusi, dan lain-lain. Seperti dalam kegiatan AuJurnal MembacaAy pada halaman 70, buku ini sudah memanfaatkan teknolgi QR Code yang dimana tekonologi ini memungkinkan peserta didik untuk mengakses Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja tanpa terbatas pada pemberlajaran di kelas saja (Handayani & Haryati, 2. Hal ini akan mempermudah kegiatan pembelajaran pada abad ke-21 karena di era modern ini lebih menekankan interaktivitas, efisiensi, aksesbilitasi. (Banarsari et al. , 2. Selain itu dalam bab 3 ini terdapat latihan soal yang tergolong lengkap (L). Latihan soal tersebut dapat dikerjakan setelah peserta didik melakukan aktivitas belajar yang dimana hal itu akan mengukur pemahaman peserta didik terkait materi yang sudah diperlajari sebelumnya dan memperkuat pemahaman yang mereka miliki. Kelayakan Kegrafikaan Kualitas kegrafikaan dalam buku ajar sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa. Aspek kegrafikaan mencakup desain visual, tata letak halaman, penggunaan ilustrasi, tipografi, dan kualitas cetak yang harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kegrafikaan yang berlebihan atau tidak relevan dapat mengalihkan perhatian siswa dari isi materi, bahkan menurunkan minat belajar dan pemahaman (TaAodibuna, 2. Oleh karena itu, pemilihan dan penataan elemen grafis harus dilakukan secara cermat untuk memastikan tampilan buku tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga fungsional dan mendukung tujuan pembelajaran (Kemdikbud, 2. Standar nasional pendidikan menegaskan bahwa kualitas kegrafikaan buku harus memenuhi kriteria seperti kesesuaian ilustrasi dengan isi materi, tata letak yang rapi dan mudah dibaca, serta hasil cetak yang berkualitas baik agar nyaman digunakan oleh siswa (Kemdikbud. Buku yang memiliki kegrafikaan baik akan memperkuat penyajian materi dan membantu siswa dalam memahami konsep secara visual. Dengan demikian, aspek kegrafikaan bukan hanya soal keindahan, melainkan juga bagian integral dari mutu buku ajar yang harus diperhatikan oleh penulis dan penerbit agar buku dapat berfungsi optimal dalam proses pembelajaran (Imajeri, 2. Analisis terhadap kualitas tampilan/kegrafikaan dalam Bab 3 AuLihat SekitarAy buku siswa kelas 4 SD, pada bagian aspek ketepatan ukuran buku, ukuran, jenis, dan format huruf dikategorikan tepat (T), jenis huruf yang digunakan adalah "Andika New Basic" ukuran 10/14pt. Ukuran buku 29,7 cm bagus untuk anak SD karena membuat ilustrasi terlihat lebih jelas dan menarik. Pemilihan format huruf yang sederhana dan tidak berlebihan juga membantu anak-anak fokus pada isi materi. Semua elemen inin mendukung proses belajar membaca dan meningatkan pemahaman anak-anak terhadap materi yang disampaikan. Sedangkan pada aspek ketepatan Penggunaan ilustrasi dikategorikan sesuai (S). Berdasarkan informasi pada halaman ii buku, ilustator buku ini adalah Kyara Leetta. Elvira Novianti Ken. Nabila Adani. Dewi Tri Kusumah Handayani. Ratna Kusuma Halim. Santosa Triwibawa. Fanny Santosa. Dian Her Dwiandaru Rm. Banyaknya ilustator menunjukkan bahwa buku ini memang memberikan perhatian khusus pada aspek visual. Keberadaan ilustrasi yang relevan dan menarik dapat membantu anak-anak memahami konsep gerakan, memperkaya kosakata, dan meningatkan minat baca mereka. Illustrasi juga membantu memvisualisasikan aktivitas fisik yang dibahas dalam unit, sehingga anak-anak dapat lebih mudah mempraktikkannya. Ilustrasi juga mendukung pemahaman tentang materi, membantu mengingat informasi, dan meningkatkan Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 daya tarik buku secara keseluruhan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis kelayakan diatas dapat disimpulkan bahwa kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan bab 3 dalam buku ajar kelas 4 sekolah dasar sebagai Kelayakan isi dalam bab 3 AuLihat SekitarAy sudah memenuhi capaian pembelajaran karena isi buku ini dinilai sesuai dengan elemen dan capaian pembelajaran yang ada. Materi yang di muat dalam buku ini mengandung tema dan informasi yang relevan dan kontekstual dalam kehidupan siswa sehari-hari. Selain itu buku ini dinilai aktual karena diterbitkan pada tahun 2021 yang dimana usia buku ini masih dibawah 5 tahun. Berdasarkan analisis kualitas bahasa, dapat dikategorikan tepat karena penerapan kaidah yang sesuai dengan EYD V. Walaupun begitu, dalam analisis kebahasan, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, karena terdapat kesalahan seperti terdapat kalimat-kalimat yang kurang lugas, berbelit-belit, dan juga beberapa kesalahan yang mencakup cabang ilmu linguistik seperti fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta wacana. Maka dari itu diperlukan perbaikan pada aspek-aspek tersebut agar materi dapat tersampaikan dengan lebih jelas dan mudah dipahami oleh siswa. Penyajian materi dalam bab ini sangat menarik dan mampu membangkitkan motivasi belajar siswa. Ilustrasi berwarna yang sederhana dan relevan, ukuran huruf yang mudah dibaca, serta penggunaan teknologi QR Code sebagai media pembelajaran modern menjadi keunggulan yang memudahkan akses dan interaktivitas pembelajaran. Latihan soal yang lengkap juga berperan dalam mengukur dan memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang telah Kualitas kegrafikaan buku ini juga sangat baik, dengan tata letak yang rapi, ilustrasi yang sesuai dan menarik, serta hasil cetak yang mendukung kenyamanan membaca siswa. Pemilihan jenis dan ukuran huruf yang tepat serta ilustrasi yang relevan membantu memperkuat penyajian materi dan meningkatkan daya tarik buku. Aspek kegrafikaan ini tidak hanya memperindah tampilan buku, tetapi juga mendukung proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi Buku ajar kelas 4 sekolah dasar ini dapat dikatakan layak karena telah dilakukan analisis kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan menurut strandar Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) V. Dalam analisis tersebut buku ini telah memenuhi syarat komponen-komponen menurut BSNP dan EYD V. Komponen yang dinilai ialah aspek aspek terkait kesesuaian dengan CP, keaktualan materi, ketepatan penggunaan ejaan, ilustrasi, dan lain- lain sehingga dari analisis yang sudah dilakukan maka, buku ini dikategorikan layak berdasarkan standar BSNP dan EYD V. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Agustus 2025 ISSN: 2721-1533 DAFTAR PUSTAKA