Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK PADA SISWA/I DI SD NEGERI GUE GAJAH KABUPATEN ACEH BESAR THE EFFECT OF CHEWING XYLITOL GUM ON DECREASE PLAQUE INDEX IN STUDENTS AT PUBLIC ELEMENTARY SCHOOLGUE GAJAH DISTRICT ACEH BESAR Siti Najwa Hafifah Naurah1. Cut Ratna Keumala2 Poltekkes Kemenkes Aceh. DI. Aceh . Indonesia Email Penulis Korespondensi : (Najwahafifah528@gmail. ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan utama di Indonesia, terutama pada anak usia sekolah dasar yang rentan terhadap karies dan plak gigi. Plak merupakan biofilm kompleks yang dapat memicu penyakit gigi jika tidak dikendalikan. Upaya pencegahan yang efektif adalah mengunyah permen karet Xylitol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Siswa/i di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar. Metode dalam Penelitian mengunakan metode Quasi Experiment dengan menggunakan pretest-protest Nonequivalent Control Group Design dilakukan pada 40 Responden dibagi menjadi 2 kelompok, 20 responden kelompok intervensi dengan perlakuan mengunyah permen karet Xylitol dan 20 responden kelompok kontrol yang tidak menerima Hasil penelitian menggunakan Uji Paired T. Test 0,000 (<0,. Kesimpulan bahwa adanya pengaruh Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Siswa/i di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan petugas kesehatan dapat berkolaborasi dengan sekolah memberikan penyuluhan bagi siswa/i SD Negeri Gue Gajah terkait kebersihan gigi dan mulut, mengajarkan cara menyikat gigi yang baik dan benar serta mengganti kebiasaan mengkonsumsi makan makanan manis yang mengandung gula buatan dengan permen karet yang mengandung Xylitol. Kata Kunci : Xylitol. Indek Plak. Mengunyah ABSTRACT Oral health problems are still a major challenge in Indonesia, especially in elementary school children who are vulnerable to dental caries and plaque. Plaque is a complex biofilm that can trigger dental disease if not controlled. An effective prevention effort is chewing Xylitol gum. This study aims to determine the effect of chewing Xylitol gum on Decrease plaque index in students at SD Negeri Gue Gajah. District Aceh Besar. The method in the study used the Quasi Experiment method using pretest-protest Nonequivalent Control Group Design conducted on 40 respondents divided into 2 groups, 20 intervention group respondents with Xylitol chewing gum treatment and 20 control group respondents who did not receive treatment. The results of the study using the Paired Test 0. 000 (<0. The conclusion that there is an influence on the decrease in plaque index in students at SD Negeri Gue Gajah. District Aceh Besar. It is expected that health workers can collaborate with schools to provide counseling for students of SD Negeri Gue Gajah related to dental and oral hygiene, teach how to brush their teeth properly and replace the habit of eating sweet foods containing artificial sugar with chewing gum containing Xylitol. Keywords: Xylitol. Plaque Index. Chewing Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 PENDAHULUAN Menjaga kebersihan rongga mulut agar Individu memiliki kesadaran dan prilaku dalam merawat kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dimulai sejak anak berusia sekolah dasar, mengingat salah satu dari sepuluh besar penyakit yang paling umum diberbagai wilayah adalah penyakit gigi dan mulut (Nur Idzati et , 2. Masalah yang berkaitan tentang kesehatan gigi dan rongga mulut juga menjadi perhatian yang sangat penting, khususnya pada anak berusia sekolah dasar yang berada diantara 10 sampai 14 tahun. Di Indonesia, masalah gigi dan mulut mencapai 57,6%. disebutkan bahwa tingkat penyakit karies gigi sesuai karakteristik pada kelompok yang berumur 10 sampai 14 tahun mencapai 73,4%. (Riset Kesehatan Dasar, 2. Pengendalian plak dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara, yaitu pendekatan secara mekanis serta kimiawi, hal ini telah didapatkan melalui berbagai sumber yang diketahui terbukti efektif. Pendekatan secara mekanis melibatkan penggunaan sikat gigi, sedangkan pendekatan secara kimiawi melibatkan bahan-bahan yang berfungsi menghambat plak, seperti pasta untuk menyikat gigi, mouthwash , dan permen karet yang mengandung Xylitol. Mengunyah permen karet yang mengandung Xylitol telah terbukti efektif dalam menghilangkan sisa makanan dan plak pada gigi,mencegah timbulnya penyakit periodontal, mengatur pH saliva di dalam mulut, serta merangsang produksi saliva (Nining Nurwahidah et al. , 2. Permen karet merupakan salah satu jenis jajanan yang digemari oleh semua kalangan, terutama anak-anak. Kemampuan permen karet untuk menghambat terjadinya plak dimulai dari proses pengunyahan serta penggunaan pengganti gula non-kariogenik sebagai pemanis Xylitol adalah pemanis alami berbasis karbohidrat yang tidak mampu dicerna oleh bakteri di dalam rongga mulut, yang mana dapat menghambat sintesis energi bakteri Hal ini dapat menyebabkan kematian sel bakteri dan mengurangi produksi asam. Permen karet dengan Xylitol efektif Streptococcus mutans dan pembentukan plak gigi dapat berkurang. Konsumsi harian 5-10 gram Xylitol masih dianggap aman. (Rana et al. Xylitol memiliki berbagai manfaat diantaranya terjadi peningkatan pada pH plak dan saliva remineralisasi, menurunkan jumlah bakteri Streptococcus mutans, dan mengurangi plak gigi. Mirip dengan sukrosa yang memiliki rasa manis, penyerapan pada Xylitol lebih lama oleh tubuh dan mengandung kalori lebih rendah dari sukrosa sebanyak 40%. (Putriana, 2. Mengunyah merupakan suatu aktivitas fisik dalam memecahkan makanan berlangsung terjadi didalam rongga mulut, melibatkan berbagai organ seperti gigi, rahang, lidah, langit-langit mulut, serta otot-otot yang memiliki peran dalam pengunyahan (Mukti. Rangsangan mekanis yang di peroleh dari aktivitas mengunyah permen karet dapat berperan dalam mengurangi risiko terjadinya karies gigi karena saliva yang meningkat membantu menurunkan jumlah bakteri penyebab utama karies dirongga mulut (Tridiananda & Wahyuni, 2. Permen karet yang tidak mengandung Gula memiliki peran dalam membantu memelihara kesehatan gigi dan mulut. Sejumlah studi menunjukkan bahwa individu mengunyah permen karet yang tidak mengandung gula secara kosisten memiliki resiko rendah untuk mengalami gigi berlubang. Selain itu, kegiatan mengunyah permen karet juga meningkatkan rangsangan produksi air liur, yang membantu membersihkan gigi dari bakteri serta makanan yang tersisa pada rongga mulut (Mayasari. Dengan mempertimbangkan latar belakang yang telah dijelaskan, peneliti Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 terdorong untuk melakukan penelitian terkaitAy Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Siswa/I di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh BesarAy yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah mengunyah permen karet Xylitol terhadap penurunan indeks plak gigi pada Siswa/i di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar METODE Jenis penelitian pada penelitian ini adalah quasi experimental menggunakan pretest-protest Nonequivalent Control Group Design untuk mengetahui adanya pengaruh mengunyah permen karet Xylitol terhadap penurunan indeks plak sebelum dan sesudah pada kelompok yang menerima perlakuan maupun tidak. Kelompok control digunakan untuk memastikan validitas hasil, mengurangi bias dan sebagai pembanding dalam melihat efektivitas perlakuan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan pada 14 april 2025 sampai 18 April 2025 di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah populasi seluruh siswa kelas IV dan V yang berjumlah 40 siswa/i disebut dengan total sampling. Sampel dibagikan secara acak menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan jumlah masing masing kelompok 20 orang. Lembar observasi penilaian indeks plak gigi . re dan post tes. menjadi instrumen dalam penelitian ini, serta alat dan bahan yang digunakan untuk mengunyah dan mengukur indeks plak . iagnosa set. Handscoon. Alcohol Swab. Gelas Kumur, disclosing Agent. Permen Karet Xylito. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti menyerahkan lembar Informed Consent diberikan pada oramgtua dan guru kelas menjadi saksi, lalu rongga mulut mereka diperiksa. Peneliti menyiapkan alat dan bahan kemudian melakukan Pengukuran pre pada kelompok intervensi dan kelompok control yaitu pemeriksaan indeks PHP-M. Disclosing solution terlebih dahulu dioleskan kemudian diratakan keseluruh permukaan gigi responden. Kemudian, dilakukan pemeriksaan indek plak gigi pada responden. Peneliti memberikan penjelasan tentang cara mengunyah permen karet Xylitol yang bejumlah 2 butir dengan durasi 1 menit pada kedua sisi rahang. Setelah selesai mengunyah. Responden diintruksikan membuang permen karet Xylitol dan dilakukan pemeriksaan indeks plak untuk kedua kalinya. isclosing solution kembali dioleskan ke Permukaan gigi Responden, kemudian Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan kembali indek plak pada permukaan gigi responden dan responden diinstruksikan untuk berkumurkumur. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired samples TTest dan Uji Independent samples T-Test. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro Wilk. Penelitian persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan Politeknik Kesehatan Aceh nomor: DP. 03/12. 7/066/2025, tanggal 19 Maret HASIL Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada 14 April 2025 hingga 18 April 2025 Dengan responden siswa/i kelas IV dan V SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar Yang berjumlah sebanyak 40 orang. Pengumpulan data diperoleh dari pemeriksaan indeks plak (PHP-M) sebelum dan sesudah mengunyah permen karet Xylitol. Maka. Hasil penelitian yang didapatkan bisa diliat Sebagai Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 Tabel 1. Indeks Plak (PHP-M) Sebelum dan Sesudah Mengunyah Permen Karet Xylitol pada kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol Kelompok Intervensi Kategori Frekuensi Sebelum (%) Frekuensi Sesudah (%) Sangat Baik . 0,0% Baik . Buruk . Sangat Buruk . 0,0% Total Kelompok Kontrol Kategori Frekuensi Sebelum (%) Frekuensi Sesudah (%) Sangat Baik . Baik . Buruk . Sangat Buruk . Total Berdasarkan tabel 1. dapat diketahui bahwa skor Indeks Plak (PHP-M) Sebelum mengunyah permen karet Xylitol pada kelompok Intervensi pada kategori sangat buruk sebanyak 7 responden . %) dan kategori baik sebanyak 7 responden . %). Indeks Plak (PHP-M) sesudah mengunyah permen karet Xylitol pada kelompok yang menerima perlakuan pada kategori sangat baik sebanyak 7 responden . %) dan kategori baik sebanyak 7 responden . %) dan skor Indeks Plak (PHP-M) Sebelum pada kelompok kontrol pada kategori baik sebanyak 9 responden . %) dan sesudah pada kelompok yang tidak menerima perlakuan pada kategori baik sebanyak 9 responden . %) Tabel 2. Hasil Paired Samples T-Test pada kelompok Intervensi Mengunyah Permen Karet Xylitol Mean Sebelum Sesudah Mean Difference P value (Sig. Taile. Berdasarkan tabel 2. Nilai signifikan . 2-taile. sebesar 0,000 diamati sebelum dan sesudah Mengunyah Permen Karet Xylitol dengan Rata rata indeks plak sebelum mengunyah Permen Karet Xylitol sebesar 36. 95 dan skor rata rata indeks plak sesudah mengunyah Permen Karet Xylitol sebesar Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 85 Rata rata selisih penurunan indeks plak sebesar 16. Oleh karena itu, hipotesis nol ditolak karena nilai p kurang dari 0,05. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh mengunyah permen karet Xylitol terhadap penurunan indeks plak dibuktikan dengan adanya penurunan indeks plak dari sebelum dan sesudah mengunyah permen karet Xylitol Tabel 3. Hasil Uji Independent Samples T-Test pada kelompok Intervensi dan Kontrol Mean PostTest Intervensi 20,88 PostTest Kontrol 30,10 Mean Difference P value (Sig. Taile. 9,250 Tabel 3. Dari hasil diperoleh berdasarkan tabel nilai signifikansi Sig. -taile. sebesar 0,008 (<0,. menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dalam penurunan indeks plak. Rata-rata penurunan indeks plak pada kelompok intervensi adalah 20,85 lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol yang sebesar 30,10. Besarnya perbedaan rata-rata (Mean Differenc. adalah 9,250 yang menunjukkan kelompok intervensi memiliki penurunan indeks plak lebih besar dibandingkan kelompok kontrol probilitas signifikasi 0,000 (P <0,. Hal ini PEMBAHASAN Hasil analisis data penelitian diperoleh skor rata rata indeks plak sesudah mengunyah penurunan indeks plak yang bermakna antara Permen Karet Xylitol sebesar 30. 1 dan skor rata sebelum dan sesudah mengunyah Permen Karet rata indeks plak kelompok kontrol sebesar 20. Xylitol. Hasil penelitian ini menunjukkan Rata rata selisih keduanya sebesar 9,2. bahwa Permen Karet Xylitol efektif dalam Berdasarkan Uji Independent Samples T-Test menurunkan indeks plak pada gigi. nilai probilitas signifikasi sebesar 0,008 (<0,. menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ratarata mengunyah permen karet Xylitol dan kontrol dalam penurunan indeks plak. Peneliti berasumsi bahwa anak-anak usia sekolah umumnya masih sering melakukan kesalahan saat menyikat gigi dan malas Kebiasaan ini dapat memicu timbulnya Hasil analisis data penelitian diperoleh plak pada gigi, yang merupakan awal dari skor rata rata indeks plak sebelum mengunyah berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut Permen Karet Xylitol sebesar 36. 9 dan skor rata seperti kalkulus dan karies gigi. Jika tidak rata indeks plak sesudah mengunyah Permen segera ditangani, kondisi ini dapat berkembang Karet Xylitol sebesar 20. 8 Rata rata selisih menjadi masalah yang lebih serius, seperti gingivitis dan periodontitis. Salah satu cara Berdasarkan uji paired sample t-test nilai mudah untuk mengendalikan plak adalah Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 dengan mengunyah permen karet Xylitol, yang karena nilai p<0,05 dengan rata rata nilai praktis dan memiliki banyak manfaat. Selain didapatkan 15,00 menjadi 8,36 (Zulkaidah et itu, permen karet ini juga memberikan sensasi , 2. rasa segar dan manis dengan berbagai varian Permen rasa yang menarik bagi anak-anak. Lotte Xylitol mengandung sekitar 39% Xylitol, yang efektif Hal ini sesuai dengan teori (Fatikarini dalam mengurangi jumlah bakteri penyebab & Handajani, 2. saat mengunyah permen plak dan karies, serta membantu mengatasi bau karet Xylitol, terjadi rangsangan pada aliran mulut dan memberikan sensasi segar. Xylitol saliva sehingga alira saliva dapat meningkat memiliki sifat aktif yaitu metabolisme mampu sehingga hal ini dapat mencegah akumulasi mempengaruhi pertumbuhan perlekatan pada plak gigi sebagai anti bakteri. Dengan bagian luar gigi, hal ini dapat mencegah mengunyah permen karet Xylitol selama 1 akumulasi plak gigi. Xylitol fosfotransferase pada sel sistem tubuh Streptococcus mutans intervensi lebih disebabkan oleh aliran saliva, berikatan dengan fosfor sehingga berubah aksi mekanis pengunyahan yang berfungsi menjadi Xylitol fosfat yang memiliki sifat toxic sebagai sikat gigi alami . esekan pengunyahan bagi bakteri karena tidak bisa dimanfaatkan antara gigi-gigi atas dan bawah seperti sikaya sebagai energi yang dibutuhkan intrasel. Hal ini menjadi penyabab atas kematian bakteri pembentukan plak gigi dengan mengurangi sehingga plak tidak bisa berkembang biak. Efek sifat pelekatan bakteri plak pada permukaan kariostatik dari Xylitol juga dapat mengurangi Selain itu, aliran saliva yang tinggi juga perlekatan plak melalui gangguan terhadap mempercepat proses remineralisasi enamel gigi, sehingga membantu menjaga kesehatan mutans merupakan sasaran dari Xylitol, gigi secara optimal sehingga dengan mengonsumsi Xylitol dalam Streptococcus jangka panjang maka, jumlah Streptococcus Hasil penelitan ini juga didukung oleh (Zulkaidah et al. , 2. yang menyimpulkan Mengenai Efektivitas Mengunyah Permen Xylitol Dapat Mengurangi Indeks Plak Siswa Kelas IV di SDN 8 Pangkajene pada 25 responden terlihat adanya mutans akan berkurang, baik pada plak ataupun pada saliva. mengunyah permen karet Xylitol dengan dosis antara 3,4 gram hingga 10 gram per hari dapat menurunkan plak gigi dan mengurangi bakteri Streptococcus mutans secara efektif. (Sugiaman, 2. perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengunyah permen permen karet Dapat dilihat berdasarkan tabel yang menyatakan nilai Sig. -taile. sebesar 0,004 maka, adanya perbedaan yang signifikan Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 7 No. Desember 2025 eISSN 2746-1769 Surakarta. Fakultas Kedokteran Gigi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian pengaruh mengunyah permen karet Xylitol terhadap penurunan indeks plak pada siswa/i SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar tahun 2025 dapat disimpulkan bahwa indeks plak sebelum mengunyah permen karet Xylitol dan indeks plak sesudah mengunyah permen karet Xylitol sebesar menunjukan penurunan signifikan. Hasil studi ini bisa dimanfaatkan sebagai alternatif anak untuk mengganti kebiasaan mengkonsumsi makan makanan manis yang mengandung gula buatan dengan permen karet yang mengandung Zylitol. Kemudian pihak sekolah bisa berkolaborasi dengan tenaga kesehatan agar mengembangkan program UKGS Xylitol Nur Idzati. Salamah. , & Amperawati. Hj. Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Pertumbuhan Gigi dengan Persistensi Gigi pada Anak Berkebutuhan Khusus Umur 6-12 Tahun di Sekolah Luar Biasa Negeri Kotabaru. Putriana. Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol terhadap pH Saliva Anak Usia 10-11 Tahun setelah Mengkonsumsi Biskuit Coklat di SDN Merjosari 02 Malang. kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini juga Nining Nurwahidah. Yayah Sopianah, & Tritania Ambarwati. Chewing Xylitol Gum on Saliva pH In Islamic Students. The Incisor (Indonesian Journal of CareAos in Oral Healt. , 6. , 245Ae252. https://doi. org/10. 37160/theincisor. perbandingan penurunan indeks plak dengan menggunakan permen karet Gula dengan Rana. Aja Nuraskin. Mardiah. Salfiyadi. , & Kemenkes Aceh. Effectiveness 0f Baking Soda Toothpaste with Xylitol Toothaste on Reducing Plaque Index In Students At SDN 58 Banda Aceh. permen karet Xylitol. DAFTAR PUSTAKA