JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatik. Volume 9. Nomor 1. July 2026 || Hal 90-95 p-ISSN : 2655-7541 . e-ISSN : 2745-5823 DOI : 10. Aplikasi Microfinance untuk Pengelolaan Pembiayaan Menggunakan Teknik Scheduler Berbasis FIFO Aprianti Nuban *1. Handrie Noprisson2 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia 411221174@mahasiswa. id1, handrie. noprisson@dosen. *Corresponding author: 411221174@mahasiswa. AbstrakAiLembaga microfinance memiliki peran penting dalam menyediakan layanan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro. Namun, pengelolaan pembiayaan yang masih dilakukan secara semimanual berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, duplikasi data, serta kesulitan dalam proses monitoring dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi microfinance untuk pengelolaan pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri berbasis web dengan mengimplementasikan algoritma scheduler untuk menghasilkan jadwal pembayaran angsuran. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang terdiri atas tahapan studi literatur, analisis permasalahan, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Perancangan sistem dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi Use Case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram, dan Class Diagram. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengintegrasikan proses pengelolaan data nasabah, pengajuan pembiayaan, penjadwalan angsuran, transaksi pembayaran, hingga penyusunan laporan. Implementasi algoritma scheduler dapat menghasilkan jadwal pembayaran berdasarkan jumlah pinjaman, tenor, dan tingkat bunga sehingga meningkatkan ketepatan perhitungan angsuran, mempermudah pemantauan jatuh tempo pembayaran. AbstractAiMicrofinance institutions play an important role in providing financing services for low-income communities and micro-enterprise owners. However, semi-manual financing management may lead to recording errors, payment delays, data duplication, and difficulties in monitoring and reporting. This study aims to develop a web-based microfinance information system for financing management at Yayasan Dian Mandiri by implementing a scheduler algorithm to automatically generate loan repayment schedules. The system was developed using the Waterfall software development method, which consists of literature review, problem analysis, requirements analysis, system design, implementation, and testing. The application was developed using the Laravel framework. PHP programming language, and MySQL as the database management system. System modelling was carried out using Unified Modelling Language (UML), including Use Case Diagrams. Activity Diagrams. Sequence Diagrams, and Class Diagrams. Functional testing was performed using the Black Box Testing method to ensure that all system functions operated according to the specified requirements. The results show that the proposed system successfully integrates customer management, loan application processing, repayment scheduling, payment transactions, and reporting into a single integrated application. The implementation of the scheduler algorithm automatically generates repayment schedules based on the loan amount, repayment period, and interest rate, thereby improving the accuracy of installment calculations and facilitating the monitoring of payment due dates. KeywordsAi Microfinance, information system, financing management, scheduler algorithm. Waterfall This is an open access article under the CC BY-SAlicense. Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai lembaga keuangan untuk menerapkan sistem informasi yang mampu meningkatkan pengelolaan layanan . , . , . , . , . Salah satu sektor yang membutuhkan dukungan teknologi tersebut adalah lembaga microfinance . euangan mikr. , yaitu lembaga yang menyediakan layanan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha Pengelolaan pembiayaan pada lembaga microfinance mencakup proses pendaftaran nasabah, pengajuan pinjaman, persetujuan pembiayaan, penjadwalan angsuran, pembayaran cicilan, hingga penyusunan laporan . , . Apabila seluruh proses tersebut masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang belum terintegrasi, maka berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, duplikasi data, serta kesulitan dalam proses monitoring dan pelaporan . , . , . , . https://jurnal. id/index. php/jukomika JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatik. Volume 9. Nomor 1. July 2026 || Hal 90-95 p-ISSN : 2655-7541 . e-ISSN : 2745-5823 DOI : 10. Yayasan Dian Mandiri merupakan salah satu lembaga keuangan mikro yang didirikan pada tanggal 25 November 1998 sebagai respons terhadap krisis ekonomi di Indonesia. Yayasan ini berfokus pada pengembangan usaha mikro (Micro Enterprise Developmen. dengan melayani lebih dari 40. 000 hingga 000 nasabah aktif yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Jawa. Sumatera, dan Kalimantan. Sebagian besar nasabah merupakan perempuan pelaku usaha mikro yang memanfaatkan layanan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya. Dengan jumlah nasabah yang sangat besar, pengelolaan data pembiayaan membutuhkan sistem informasi yang mampu menangani transaksi secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Dalam operasionalnya. Yayasan Dian Mandiri masih menghadapi beberapa permasalahan. Data tahun 2011 menunjukkan nilai Portfolio at Risk (PAR) lebih dari 30 hari mencapai 8,2%, yang mengindikasikan masih tingginya tingkat keterlambatan pembayaran angsuran. Selain itu, karakteristik arus kas pelaku UMKM yang tidak menentu sering kali tidak sesuai dengan skema pembayaran mingguan yang diterapkan, sehingga meningkatkan risiko keterlambatan pembayaran dan memengaruhi kualitas portofolio Di sisi lain, pengelolaan puluhan ribu data nasabah menggunakan sistem yang masih bersifat semi-manual berpotensi menyebabkan duplikasi data, keterlambatan pembaruan informasi, serta kesulitan dalam proses monitoring dan penyusunan laporan. Penelitian yang dilakukan oleh Aisyah dan Hayati . membahas penerapan teknologi finansial dalam mendukung manajemen risiko pada Baznas Microfinance melalui implementasi aplikasi akuntansi bagi UMKM untuk pengelolaan keuangan dan akurasi pelaporan . Sementara itu. Kusuma. Sholeh, dan Azis . mengembangkan digitalisasi BAZNAS Microfinance Masjid melalui modul microfinance yang terintegrasi pada aplikasi Menara Masjid untuk mendukung pengelolaan aktivitas pembiayaan dan administrasi secara digital . Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi microfinance yang mampu mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan pembiayaan mulai dari pengelolaan data nasabah, pengajuan pinjaman, pencatatan pembiayaan, penjadwalan angsuran, transaksi pembayaran, hingga pelaporan. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah teknik First in First Out (FIFO). Teknik FIFO memproses data berdasarkan urutan kedatangan, sehingga pembiayaan atau jadwal pembayaran yang tercatat lebih dahulu akan diproses terlebih dahulu . , . , . Selain itu, salah satu komponen penting dalam sistem ini adalah penerapan algoritma scheduler untuk menghasilkan jadwal pembayaran angsuran secara otomatis berdasarkan jumlah pinjaman, tenor, dan tingkat bunga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Microfinance untuk pengelolaan pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri menggunakan metode Waterfall. Metodologi Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Waterfall sebagai model pengembangan sistem. Metode ini dipilih karena memiliki tahapan yang terstruktur sehingga setiap proses pengembangan dapat dilakukan secara sistematis mulai dari analisis hingga pengujian sistem. Tahapan penelitian terdiri atas studi literatur, analisis permasalahan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian, seperti pada Gambar Studi Literatur Analisis Permasalahan Analisis Kebutuhan Pengujian Implementasi Perancangan Sistem Gambar 1 Metodologi Penelitian Sumber: Hasil penelitian Penelitian ini menggunakan sebuah komputer dengan spesifikasi ASUS VivoBook 15 X512FA yang dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-8265U. RAM sebesar 8 GB DDR4, media penyimpanan SSD NVMe berkapasitas 512 GB, sistem operasi Windows 11 Pro 64-bit, serta layar berukuran 15,6 inci dengan https://jurnal. id/index. php/jukomika JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatik. Volume 9. Nomor 1. July 2026 || Hal 90-95 p-ISSN : 2655-7541 . e-ISSN : 2745-5823 DOI : 10. resolusi Full HD 1920 y 1080 piksel. Tahap studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menganalisis berbagai referensi yang berkaitan dengan konsep microfinance, pengelolaan pembiayaan, metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, algoritma scheduler untuk penjadwalan pembayaran angsuran, serta teknologi pengembangan aplikasi berbasis web. Tahap analisis permasalahan bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pada proses pengelolaan pembiayaan yang berlangsung di Yayasan Dian Mandiri. Tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan spesifikasi fungsional dan nonfungsional dari aplikasi yang akan dikembangkan. Tahap perancangan dilakukan berdasarkan kebutuhan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Kegiatan pada tahap ini meliputi penyusunan arsitektur aplikasi, perancangan proses bisnis, desain basis data, serta rancangan antarmuka pengguna agar mudah dipahami oleh administrator maupun petugas pembiayaan. Pemodelan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri atas Use Case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram, dan Class Diagram. Tahap implementasi merupakan proses pembangunan aplikasi berdasarkan rancangan yang telah disusun. Pengembangan dilakukan menggunakan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP serta MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Selama proses pengembangan digunakan Visual Studio Code sebagai editor kode. XAMPP sebagai web server lokal, phpMyAdmin untuk pengelolaan basis data, dan Postman sebagai media pengujian layanan API. Tahap pengujian menggunakan adalah Black Box Testing, yaitu pengujian kesesuaian keluaran sistem terhadap masukan yang diberikan tanpa memperhatikan struktur kode program. Hasil dan Pembahasan Use Case Diagram pada sistem informasi microfinance untuk pengelolaan pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri menggambarkan hak akses dan interaksi tiga aktor, yaitu Super Admin. Admin, dan Cashier, terhadap fungsi-fungsi yang tersedia dalam sistem. Super Admin bertanggung jawab mengelola data pengguna. Admin mengelola data nasabah, pemohon, dan pembiayaan, sedangkan Cashier mengelola transaksi pembayaran angsuran. Rancangan dari Use Case Diagram dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2 Use Case Diagram Sumber: Hasil penelitian Use Case Diagram tersebut menggambarkan interaksi antara tiga aktor, yaitu Super Admin. Admin, dan Cashier, dengan sistem informasi microfinance untuk pengelolaan pembiayaan. Super Admin memiliki hak akses penuh dalam mengelola data pengguna, yang meliputi melihat daftar pengguna . ist use. , menambahkan pengguna . ambah use. , memperbarui data pengguna . pdate use. , mengubah nama https://jurnal. id/index. php/jukomika JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatik. Volume 9. Nomor 1. July 2026 || Hal 90-95 p-ISSN : 2655-7541 . e-ISSN : 2745-5823 DOI : 10. pdate nama use. , serta melakukan reset password. Admin bertanggung jawab terhadap proses pengelolaan data pembiayaan dan nasabah, seperti mengakses halaman pengajuan pinjaman . oan applicant pag. , halaman data pinjaman . oan user pag. , melihat daftar nasabah . ist customer. dan daftar pemohon . ist applican. , menambahkan data nasabah maupun pemohon, serta memperbarui informasi keduanya. Sementara itu. Cashier berperan dalam mengelola transaksi pembayaran dengan mengakses daftar pembayaran . ist paymen. dan memperbarui status pembayaran . pdate paymen. Berdasarkan Use Case Diagram, dikembangkan class diagram aplikasi yang dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3 Class Diagram Sumber: Hasil penelitian Class Diagram pada Sistem Informasi Microfinance untuk Pengelolaan Pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri menggambarkan struktur kelas, atribut, metode, serta hubungan antar kelas yang membentuk Diagram ini terdiri atas enam kelas utama, yaitu User. Customer. Applicant. Loan. Payment, dan Scheduler. Kelas User berfungsi mengelola data pengguna dan autentikasi sistem. Customer menyimpan data nasabah, sedangkan Applicant mengelola data pengajuan pembiayaan beserta proses verifikasinya. Setelah pengajuan disetujui, data akan diproses pada kelas Loan yang menyimpan informasi pembiayaan, seperti jumlah pinjaman, tenor, bunga, angsuran per bulan, dan status pembiayaan. Selanjutnya, kelas Scheduler digunakan untuk menghasilkan jadwal pembayaran angsuran secara otomatis berdasarkan data pembiayaan yang telah disetujui, sedangkan kelas Payment berfungsi mencatat seluruh transaksi pembayaran angsuran yang dilakukan oleh nasabah. Hubungan antar kelas menunjukkan bahwa seorang User dapat mengelola banyak Customer, setiap Customer dapat memiliki satu atau lebih Applicant, setiap Applicant dapat menghasilkan data Loan, dan setiap Loan memiliki beberapa jadwal pembayaran (Schedule. serta beberapa transaksi pembayaran (Paymen. Antarmuka aplikasi menyediakan halaman login sebagai autentikasi pengguna, dashboard sebagai pusat informasi dan navigasi, serta menu utama yang meliputi pengelolaan data pengguna, data nasabah, pengajuan pembiayaan, data pembiayaan, penjadwalan pembayaran angsuran, transaksi pembayaran, dan Setiap halaman dirancang dengan tata letak menggunakan tabel untuk menampilkan data, formulir untuk proses input dan pembaruan data, serta tombol aksi seperti tambah, ubah, hapus, dan pencarian sehingga memudahkan pengguna dalam mengelola proses pembiayaan, seperti pada Gambar 4. https://jurnal. id/index. php/jukomika JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatik. Volume 9. Nomor 1. July 2026 || Hal 90-95 p-ISSN : 2655-7541 . e-ISSN : 2745-5823 DOI : 10. Gambar 4 Antarmuka Aplikasi Sumber: Hasil penelitian Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Microfinance untuk Pengelolaan Pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri berhasil dirancang dan dikembangkan untuk mendukung proses pengelolaan pembiayaan. Sistem ini menerapkan pembagian hak akses berdasarkan peran pengguna, yaitu Super Admin. Admin, dan Cashier, sehingga setiap pengguna dapat menjalankan tugas sesuai dengan Selain itu, penerapan scheduler dalam sistem memungkinkan pembentukan jadwal pembayaran angsuran secara otomatis berdasarkan data pembiayaan yang telah disetujui, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat dan mengurangi potensi kesalahan perhitungan. Hasil perancangan yang meliputi Use Case Diagram. Class Diagram, serta antarmuka aplikasi menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan fungsional sistem telah terakomodasi, mulai dari pengelolaan data pengguna, nasabah, pengajuan pembiayaan, data pinjaman, penjadwalan angsuran, transaksi pembayaran, hingga penyajian Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Dian Mandiri yang telah memberikan izin, dukungan, serta data yang diperlukan selama proses penelitian. Penulis juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Dian Nusantara atas dukungan akademik yang diberikan sehingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik. Daftar Pustaka