Zona Komputer ISSN 2087 - 7269 Volume 15. Nomor 03 ( Desember 2. SISTEM INFORMASI HARGA PANGAN PADA DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN BINTAN Nanny1. Nurhatisyah2. Muhammad Jajuli Arifansyah3 nanny@univbatam. id1, nurhatisyah@univbatam. id2, jajuli741@gmail. Sistem Informasi. Fakultas Teknik. Universitas Batam. Indonesia Naskah masuk : Agustus 2025. Naskah publikasi : Desember 2025 Abstract Food is a primary need for the community and significantly impacts the economic stability of a region. sThis study aims to create a website-based information system that can provide food price data directly and in an integrated manner. The development method used is the Software Development Life Cycle (SDLC) with a Waterfall model, which includes needs analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. This system was built using the PHP programming language with the Laravel framework and a MySQL database. The research findings indicate that the system can accurately display food commodity price data, assist administrators in managing price, market, and commodity data, and facilitate public access. With this system, it is hoped that the decision-making process in the field of food security will be more effective and clear. Keywords: Information System. Food Prices. Bintan Regency. Laravel. Waterfall Method. Abstrak Pangan adalah kebutuhan utama masyarakat yang sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi suatu daerah. Kabupaten Bintan, pengecean harga pangan masih dilakukan dengan cara manual, yang menyebabkan informasi terlambat dan sulit diakses oleh masyarakat serta pengambil kebijakan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan sistem informasi berbasis website yang dapat menyediakan data harga pangan secara langsung dan Metode pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle(SDLC) dengan model Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, penerapan, pengujian dan perawatan. Sistem ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan database MYSQL. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dapat menampilkan data harga komoditas pangan dengan tepat, membantu admin dalam mengelola data harga, pasar, dan komoditas, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses Dengan sistem ini, diharapkan proses pengambilan keputusan dalam bidang ketahanan pangan menjadi lebih efektif dan jelas. Kata Kunci: Sistem Informasi. Harga Pangan. Kabupaten Bintan. Laravel. Metode Waterfall. Pendahuluan Stabilitas harga pangan adalah salah satu ukuran penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Bintan, pemantauan harga pangan masih dilakukan dengan cara tradisional, sehingga informasi yang diperoleh terbatas dan sering datang terlambat. Situasi ini menyulitkan konsumen, petani, dan pelaku bisnis dalam membuat keputusan mengenai kebutuhan pangan. Dinas Ketahanan Pangan da Pertanian Kabupaten Bintan memiliki kewenangan dalam mengawasi harga pangan di pasar. Namun, dalam pemantauan masih menggunakan cara manual dan belum Oleh karena itu diperlukan sistem informasi berbasis web yang dapat menampilkan harga bahan pangan utama dengan lebih jelas, cepat dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Sistem Informasi Harga Makanan Kabupaten Bintan yang berbasis web dengan memanfaatkan framework Laravel dan database MySQL. Sistem ini diharapkan bisa meningkatkan keterbukaan informasi, memudahkan masyarakat dalam mendapatkan data harga terbaru, serta membantu pemerintah dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih bahan pangan untuk dibelanjakan dan dikonsumsi. 2 Rumusan Masalah Rumusan masalah yang muncul dari penjelasan sebelumnya dapat dijelaskan dengan berikut. Bagaimana merancang sistem informasi harga pangan kabupaten bintan berbasis website agar dapat diakses oleh masyarakat luas? Bagaimana membangun sistem yang dapat menyediakan data secara real-time dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat berbasis Zona Komputer ISSN 2087 - 7269 Bagaimana mengimplementasikan sistem yang akan dibangun di semua pasar di Kabupaten Bintan dengan baik dan efektif dan bisa berjalan baik ketika diakses oleh user dari pemangku jabatan daerah terkait? Bagaimana mengintegrasikan data yang tersebar dari beberapa sumber menjadi satu di sebuah sistem yang dimiliki oleh dinas terkait pemangku kebijakan. Pengumpulan dan pembaruan data harga pangan secara real-time? 3 Tujuan Penelitian Ada beberapa tujuan penelitian menjadi Merancang sistem informasi harga pangan yang dapat membantu petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan dalam mengelola data harga komoditas Membangun aplikasi berbasis web yang menyajikan informasi harga pangan secara real-time dan mudah diakses oleh masyarakat. Mengimplementasikan sistem yang sudah dibangun dengan baik di lapangan dan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan. Mengintegrasikan seluruh data yang tersebar menjadi satu kesatuan dalam sistem yang akan 4 Manfaat Penelitian Adapun beberapa penulis buat manfaat penelitian sebagai berikut: Mempermudah pemantauan harga dan pengendalian harga pangan secara real- time. Mendukung pembuat kebijakan dalam menentukan keputusan untuk menjaga kestabilan harga pangan Meminimalkan kemungkinan monopoli harga atau spekulasi harga yang merugikan khalayak Memberikan akses mudah ke informasi harga pangan terkini sehingga masyarakat dapat menentukan pilihannya dalam berbelanja komoditas pangan. Mengurangi kesenjangan informasi antara konsumen dan pedagang sehingga harga lebih transparan dan stabil Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membaca pola fluktuasi harga pangan dan faktor- faktor yang memengaruhinya. Volume 15. Nomor 03 ( Desember 2. 5 Batasan Masalah Adapun beberapa batasan masalah yang penulis buat dalam penelitian ini sebagai berikut: Sistem Informasi ini hanya mencakup komoditas pangan dan hewani yang berupa cabai, bawang, daging, ayam, dan telur yang menjadikannya perhatian utama oleh dinas Data harga pangan yang akan diolah dan ditampilkan diinput dari petugas lapangan yang berwenang secara manual dan berkala dalam kurun waktu mingguan untuk mencatat dan memperbarui harga pangan sesuai dengan yang ada dilapangan. Sistem ini tidak mencakup fitur transaksi jual beli, hanya berupa website penyajian data informasi ke masyarakat saja. Informasi harga pangan yang akan ditampilkan bersifat mingguan dikarenakan tidak setiap hari harga pangan berubah. Tinjauan Pustaka 1 Sistem Sistem adalah prosedur yang dilakukan berkaitan dengan beberapa bagian yang disusun sedemikian rupa sehingga di dalamnya terdapat mengeluarkan untuk mencapai sasaran tertentu (Soufitri, 2. 2 Informasi Informasi merupakan data yang dibutuhkan oleh pengguna yang melalui pengolahan dan manipulasi sesuai dengan kebutuhan (Soufitri, 3 Sistem Informasi Sistem informasi ialah sekumpulan informasi atau fakta yang disajikan ke pengguna melewati pengolahan untuk mudah dipahami dan Sistem memanfaatkan informasi yang efektif yang pengoperasian dan pengendalian suatu organisasi (Joosten et al. , 2. 4 Bahasa Pemrograman PHP Penggunaan PHP dalam model spiral untuk pengembangan sistem penjualan berbasis web terbukti fleksibel dan cocok dalam menangani perubahan kebutuhan pengguna secara iteratif (Johan & Chandra, 2. Zona Komputer ISSN 2087 - 7269 5 MySQL Kombinasi Laravel dan MySQL mampu menghasilkan sistem dengan response time rendah, khususnya saat menggunakan caching dan index-based queries (Putra et al. , 2. 6 Laravel Laravel efektif dalam membangun sistem pelayanan kesehatan karena arsitekturnya yang MVC dan kemudahan dalam manajemen routing serta keamanan data (Alfarisi et al. , 2. Volume 15. Nomor 03 ( Desember 2. penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat mengurangi overhead komunikasi dan meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan (Dauda et al. , 2. 13 Use Case Diagram Use case diagram juga dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi fungsi yang terdapat dalam sistem dan juga bisa menunjukkan interaksi antara aktor dengan sistem. Tabel 1. Simbol Use Case Diagram 7 Xampp XAMPP mendukung pengembangan sistem inventori sederhana dengan konfigurasi minimal di lingkungan lokal (Pitoyo & Pramono, 2. No. Gambar 8 Visual Studio Code VS Code merupakan IDE yang fleksibel untuk pengembangan Python karena mendukung linting, auto-completion, dan terminal terintegrasi (Romzi & Kurniawan, 2. 9 Blackbox Testing Blackbox testing terbukti efisien dalam menguji sistem akademik karena tidak (Supriyono, 2. 10 Software Development Life Cycle (SDLC) Penelitian ini mengkaji praktik manajemen risiko dalam SDLC, mengidentifikasi tantangan seperti kompleksitas proyek, kepatuhan terhadap mempengaruhi efektivitas manajemen risiko (Khatib Sulaiman Dalam No et al. , 2. 11 Waterfall Method Studi ini menjelaskan bahwa waterfall pengkodean, dan pengujian dijalankan secara berurutan, menghasilkan sistem yang sesuai spesifikasi (Wau, 2. 12 Unified Model Language (UML) Studi ini mengusulkan model UML untuk meningkatkan efisiensi komunikasi dalam sistem Dengan pertukaran pesan menggunakan diagram UML. Nama Actor Keterangan Menspesifikasikan himpunan peran yang dengan use case. Dependenc Hubungan perubahan yang terjadi pada suatu elemen mandiri . Mempengaruhi elemen yang . Generaliza Hubungan . perilaku dan struktur data dari objek yang ada di atasnya objek Include Menspesifikasikan bahwa use case sumber secara eksplisit. Extend Menspesifikasikan bahwa use case target dari use case sumber pada suatu titik yang Associatio Apa menghubungkan antara objek satu dengan objek 14 Class Diagram Class Diagram (Diagram kela. adalah salah satu tipe diagram yang berbentuk struktural dalam model UML. Diagram ini secara jelas menunjukkan susunan, atribut, kelas, relasi, dan cara kerja dari setiap objek yang ada. Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Volume 3. Nomor xxi (Desember 2. Tabel 2. Simbol Class Diagram No. Gambar Nama Keterangan Generaliza Hubungan . struktur data dari objek yang a atasnya objek Nary Upaya Associatio menghindari dengan lebih dari 2 Class Himpunan dari objekobjek berbagi atribut serta operasi sama. Collaborat Deskripsi dari urutan aksi-aksi ditampilkan sistem yang menghas terukur bagi actor. Realization Operasi yang benarbenar Dependenc Hubungan perubahan terjadi pada . mempeg elemen yang Associatio Apa objek satu dengan objek 15 Perancangan Basis Data Mengingat bahwa sistem informasi bertugas untuk menyampaikan data yang didapat dari satu atau lebih sumber input yang telah diproses, maka dibutuhkan aplikasi untuk menyimpan, mengolah, dan menampilkan data serta informasi tersebut dengan cara yang berbasis komputer. Komponen basis data berfungsi untuk menyimpan seluruh data dan informasi dalam satu atau beberapa tabel. Setiap tabel memiliki kolomnya masing-masin, setiap tabel memiliki peran penyimpanan yang berbeda dan juga memungkinkan adanya keterkaitan antar tabel-tabel tersebut (Triyanto & Nurhatisyah, 2. Metodologi Penelitian 1 Kerangka Berpikir Kerangka berpikir pada penelitian ini menggambarkan alur logis yang menjadi dasar perancangan sistem. Gambar 1. Kerangka Berpikir 2 Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pendekatan rekayasa perangkat lunak yang digunakan dalam penggambaran kondisi yang terjadi di lapangan terkait proses dalam pengumpulan informasi dan peta penyebarannya dalam memberikan informasi harga pangan. Dan pendekatan rekayasa perangkat lunak digunakan untuk mendukung pengembangan sistem informasi dalam proses digitalisasi penyajian data harga pangan di pasar Kabupaten Bintan. Analisis mengidentifikasikan kebutuhan penggunan dalam menyelesaikan permasalahan yang akan dihadapi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan dalam mencatat harga pangan Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem di penelitian ini menggunakan metode SDLC waterfall yang dimana tahapan-tahapan dalam membangun sistem dilakukan secara sistematis dengan tahapan- tahapan sebagai Perancangan sistem, merancang sistem website dengan membuat struktur database, antarmuka sistem berdasarkan kebutuhan, dan aliran data yang akan dipakai. Implementasi Sistem, melalui penerapan hasil perancangan kedalam bentuk aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman php dan tools yang membantu seperti framework laravel dan mysql untuk databasenya. Pengujian sistem, peneliti menggunakan metode black-box testing dimana berguna untuk mengetahui apakah semua fungsi dari Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Volume 3. Nomor xxi (Desember 2. fitur-fitur yang dibuat didalam sistem berjalan sesuai yang diharapkan atau tidak. Pemeliharaan Sistem layanan perbaikan dan peningkatan fungsional atas dasar dari feedback pengguna setelah sistem digunakan. 3 Analisis Kebutuhan Tahap ini bertujuan untuk menemukan kebutuhan dari sistem yang akan dibuat, berdasarkan hasil pengamatan dan percakapan. Penelitian dilakukan untuk memastikan sistem dapat memenuhi harapan pengguna dan menyelesaikan masalah yang ada. Terdapat dua kebutuhan yakni kebutuhan fungsional dan nonfungsional, yaitu : Kebutuhan Fungsional Kebutuhan Fungsional kebutuhan yang perlu dipenuhi secara fungsional oleh sistem yang akan dibangun. Tabel 3. Kebutuhan Fungsional Kode F-01 Nama Kebutuhan Tampilan Data Komoditas F-02 Mengelola Data F-03 Laporan F-04 Login/Logout Deskripsi Sistem data komoditas dan harga pertanggal sesuai dengan yang ada Sistem data-data Data komodit as Data harga komodit as Data Pasar Data Admin Sistem Perlu mengelola laporan harian, mingguan harga komoditas Admin yang bertanggung jawab mengelola data harus diverifikasi oleh sistem melalui form login username dan Password. Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan Non-fungsional kebutuhan yang berisi komponen pendukung yang dimiliki sistem informasi harga pangan yang Kebutuhan Hardware: Komputer : Acer Processor : Intel (R) Core (TM) i513420 H Memory Ram : 8 GB Harddisk : 512 GB Kebutuhan Software : Visual Studio Code Xampp Sistem Operasi menggunakan Windows 11 Security Sistem didalam aplikasi website dan basis datanya telah dilengkapi dengan password dan pengamanan yang hanya bisa diakses oleh admin yang berwenang dan memili hak akses kedalam sistem untuk mengelola data sistem. Untuk menjaga keamanan data pada perangkat yang menjadi target serangan, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang Firewall tersebut dikonfigurasi pada alamat IP korban untuk memblokir akses dari alamat IP penyerang melalui port tertentu. Dengan cara ini, aktivitas berbahaya dari malware RAT dapat dicegah karena trafik berbahaya secara otomatis ditolak (Nanny, 2. 4 Use Case Diagram Use case diagram digunakan untuk menggambarkan interaksi antara pengguna . dengan sistem. Aktor utama dalam sistem ini terdiri dari: Admin Dinas, bertugas menginput dan memperbarui data harga pangan. Masyarakat, melihat informasi harga pangan. Gambar 2. Use Case Diagram 5 Class Diagram Diagram kelas (Class Diagra. merupakan gambaran struktur yang komponen utamanya meliputi nama entitas, atribute dan hubungan antar kelas yang memberikan gambaran tentang arsitektur dan alur data dalam sistem. Dalam diagram kelas dibawah ini terdapat Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Volume 3. Nomor xxi (Desember 2. beberapa komponen utama : Entitas dasar : Admin. Komoditas. Pasar, dan Harga Kelas antarmuka dan koneksinya Gambar 5. Menu Login Login merupakan proses dimana admin pengguna memasuki sistem dengan memasukkan username dan password. Login digunakan admin pegawai untuk masuk ke halaman dashboard yang mengelola data komoditas, pasar dan harga Gambar 3. Class Diagram 2 Halaman Dashboard Admin 6 Struktur Database Struktur database adalah kerangka logis dan fisik yang menentukan bagaimana data disimpan, dihubungkan, dan diakses dalam sistem manajemen basis data (DBMS). Desain yang baik sangat penting untuk efisiensi, integritas, dan Gambar 6. Dashboard Admin Gambar ini menampilkan halaman utama admin pada Sistem Informasi Harga Pangan Kabupaten Bintan. Terdapat tiga menu utama yaitu Komoditas. Pasar, dan Harga Pangan yang masing-masing memiliki tombol untuk mengelola data sesuai kategori tersebut. 3 Halaman Input Data Komoditas Gambar 4. Struktur Database Hasil dan Pembahasan 1 Tampilan Menu Login Gambar 7. Halaman Input Data Komoditas Gambar ini menunjukkan halaman untuk menambahkan data komoditas baru. Admin dapat mengisi Nama Komoditas dan Satuan kemudian menekan tombol AuSimpanAy untuk menyimpan Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 data ke dalam sistem. 4 Halaman Edit Data Komoditas Volume 3. Nomor xxi (Desember 2. AuSimpanAy untuk menambahkan data ke database. 7 Halaman Edit Data Pasar Gambar 8. Halaman Edit Data Komoditas Gambar 11. Halamn Edit Data Pasar Halaman ini digunakan untuk memperbarui data komoditas yang sudah ada. Admin dapat mengubah Nama Komoditas. Satuan, dan Gambar Komoditas diperlukan, lalu menekan tombol AuUpdateAy. Halaman ini digunakan untuk memperbarui data pasar yang sudah ada. Admin dapat mengubah Nama Pasar maupun Lokasi, lalu AuUpdateAy. 5 Halaman Daftar Komoditas 8 Halaman Daftar Pasar Gambar 12. Halaman Daftar Pasar Gambar 9. Halaman Daftar Komoditas Gambar ini menampilkan tabel daftar seluruh komoditas yang tersimpan dalam sistem. Setiap baris berisi Nama Komoditas. Satuan, serta tombol aksi untuk Edit dan Hapus data. Gambar ini menunjukkan daftar seluruh pasar yang tersimpan di sistem dalam bentuk Setiap pasar menampilkan Nama Pasar. Lokasi, serta opsi Edit dan Hapus untuk pengelolaan data. 6 Halaman Input Data Pasar 9 Halaman Input Data Harga Pangan Gambar 10. Halaman Input Data Pasar Gambar 13. Halaman Input Data Harga Pangan Gambar ini memperlihatkan halaman untuk menambahkan data pasar baru. Admin mengisi Nama Pasar dan Lokasi, lalu menekan tombol Halaman ini digunakan untuk menambahkan data harga pangan baru. Admin memilih Komoditas. Pasar, mengisi Harga, serta Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 Tanggal pencatatan harga, kemudian menekan tombol AuSimpanAy. 10 Halaman Edit Data Harga Pangan Volume 3. Nomor xxi (Desember 2. Tampilan utama Sistem Informasi Harga Pangan Kabupaten Bintan menampilkan daftar harga komoditas pangan terkini di pasar setempat, seperti ayam pedaging, telur, bawang, dan daging, yang disajikan dalam bentuk kartu ringkas dengan nama komoditas, satuan . , dan harga per kilogram, dilengkapi fitur filter berdasarkan jenis komoditas dan pasar untuk memudahkan pencarian informasi harga secara real-time. 13 Halaman Perubahan Harga Pangan Gambar 14. Halaman Edit Data Harga Pangan Gambar ini memperlihatkan form untuk mengedit data harga pangan yang sudah ada. Admin dapat mengubah komoditas, pasar, harga, dan tanggal sebelum menekan tombol AuEditAy untuk memperbarui data. 11 Halaman Daftar Harga Pangan Gambar 17. Halaman Perubahan Harga Pangan Halaman Perubahan Harga Pangan menampilkan riwayat fluktuasi harga komoditas dari waktu ke waktu . isalnya 20Ae25 Juli 2. di berbagai pasar seperti Pasar Tanjung Uban dan Pasar Kawal, mencakup komoditas seperti bawang merah, cabai rawit, dan pokcoy, dengan informasi harga lama, harga baru, serta tanggal perubahan, bertujuan untuk memantau tren dan stabilitas harga pangan secara kronologis. Gambar 15. Halaman Daftar Harga Pangan Gambar ini menampilkan tabel berisi data harga pangan dari berbagai komoditas di beberapa pasar Tabel memuat kolom Komoditas. Pasar. Harga, dan Tanggal, serta tombol Edit dan Hapus untuk manajemen data. 12 Halaman Informasi Harga Pangan Gambar 16. Halaman Informasi Harga Pangan Kesimpulan dan Saran 1 Kesimpulan Setelah melakukan analisis dan percobaan, beberapa kesimpulan bisa diambil tentang keterkaitan antara sistem yang dibuat dengan masalah-masalah serta dapat memberikan saran-saran yang bermanfaat sebagai Penelitian ini yang berjudul Sistem Informasi Harga Pangan Pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan, dapat disimpulkan sebagai berikut: Peneliti berhasil merancang sistem informasi harga pangan berbasis website dengan tampilan sederhana, mudah digunakan dan dapat diakses oleh masyarakat dan petani tanpa perlu datang ke pasar. Sistem yang dibangun oleh peneliti dapat menyajikan data harga pangan secara lebih cepat dan akurat, sehingga masyarakat, petani Zona Komputer P-ISSN 2087-7269. E-ISSN 2798-9003 dan pemerintah mendapatkan informasi secara real-time sesuai kondisi lapangan. Implementasi sistem di lingkungan pasar dan dinas berjalan efektif karena dilengkapi fitur pengelolaan data komoditas, pasar dan laporan harga yang digunakan oleh admin dan hasilnya dapat diakses juga oleh masyarakat. Seluruh data harga yang sebelumnya terpisah berhasil diintegrasikan dalam satu sistem, meningkatkan transparansi dan mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah pengelolaan dokumen. 2 Saran Sesuai dengan penelitian yang telah penulis lakukan untuk membangun Sistem Informasi Harga Pangan Pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan serta bertujuan untuk demi perkembangan pengendalian kebijakan menyampaikan beberapa saran sebagai berikut: Dikarenakan peneliti hanya mampu membuat sistem informasi harga pangan dengan menampilkan data yang statik, peneliti berharap agar kedepannya sistem dapat memprediksi harga pangan dengan lebih baik kedepannya dengan pemanfaatan alat IoT di pasar untuk mendapatkan harga lebih cepat dan akurat. Menambah fitur forum sesama petani untuk berbagai petani yang ada di Kabupaten Bintan dapat berdiskusi tentang komoditas yang dihasilkan untuk disalurkan ke masyarakat tentang transparansi harga yang ada di lapangan, dan bisa juga untuk berdiskusi tentang hal-hal yang ada berkaitan tentang produksi dalam hasil pangan dan hewaninya. Diharapkan peneliti setelahnya mampu mengembangkan sistem ini menjadi sistem informasi yang dapat menampilkan lokasi pasar melalui google maps dan pemanfaatan IOT untuk mendukung percepatan akses informasi yang lebih efisien dan akurat. Daftar Pustaka