Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 345 Ae 349 ANALISIS PENINGKATAN CAPAIAN KINERJA ASN DI KANTOR KECAMATAN PRABUMULIH BARAT KOTA PRABUMULIH Oleh: Supriadi Prodi Manajemen. STIE Aprin Palembang Email : supriadiandi292@yahoo. Ismandra Prodi Manajemen. STIE Aprin Palembang Email : mandra0204@gmail. Hendry Wijaya Prodi Manajemen. STIE Rahmaniyah Sekayu Email : wijayahendry2001@gmail. Fitri Septia Prodi Manajemen. STIE Aprin Palembang Email : Fitriseptia@stie-aprin. Iin Indraswari Prodi Manajemen,STIE Aprin Palembang Email : bilah_iin@yahoo. Rulli Ramadhayani Prodi Manajemen,STIE Aprin Palembang Email : rulliramadhayani@stie-aprin. Rieka Saimona ASN Kantor Camat Kecamatan Prabumulih Barat Email : rieka. saimona@gmail. Article Info Article History : Received 16 Des - 2022 Accepted 25 Des - 2022 Available Online 30 Des Ae 2022 Abstract This study aims to explain whether the independent research variables (Work Environment. Work Motivation. Promotio. have an influence on improving ASN performance at the Prabumulih Barat District Office. Prabumulih City. Data were analyzed using Descriptive Qualitative Methods. Research Data Collection Techniques using direct interviews with several staff of the Prabumulih Barat District Office. Prabumulih City. valued and feel given a boost of motivation in carrying out their job obligations, as well as positions that involve them in planning promotions for them and are given according to the performance they can make will make them more diligent and improve their performance at work. Keyword : Work Environment. Work Motivation. Promotion. Employee Performance. Manusia selalu berperan aktif dalam setiap PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan tokoh organisasi karena manusia menjadi perencana, sentral dalam organisasi maupun perusahaan. dalam penentu terwujudnya tujuan organisasi. Semakin tinggi kemampuan Pegawai, semakin Tujuan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif tinggi kinerja organisasi. Sebaliknya semakin rendah pegawai meski peralatan yang dimiliki oleh kemampuan pegawai, maka semakin rendah pula organisasi begitu canggihnya. Fokus kajian kinerja organisasi. Agar aktifitas manajemen manajemen sumber daya manusia adalah masalah berjalan dengan baik, organisasi harus memiliki tenaga kerja yang diatur dalam urutan fungsi Pegawai yang kompeten atau berkemampuan tinggi fungsinya, agar efektif dan efisien dalam untuk mengelola organisasi seoptimal mungkin mewujudkan tujuan organisasi. Pegawai dan sehingga kinerja Pegawai meningkat. Tuntutan organisasi untuk memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya yang berkualitas semakin mendesak sesuai dengan dinamika lingkungan dan teknologi yang selalu berubah. Menurut Suparyadi . Kinerja pegawai merupakan masalah yang sentral dalam kehidupan sebuah organisasi karena sebuah organisasi akan mampu mencapai tujuan atau tidak, sangat bergantung pada sebaik apa Kinerja yang ditunjukkan oleh para Karyawannya. Faktor lingkungan kerja diatas perlu diperhatikan oleh Mulai dari lingkungan fisik seperti suhu ruangan, kebersihan tempat kerja serta penerangan yang memadai, serta lingkunagn non fisik seperti suasana kerja dan hubungan yang baik antar Lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan maupun pegawai dapat menjadi daya tarik karyawan/pegawainya agar dapat bekerja dengan optimal dalam organisasi tersebut. Lingkungan kerja yang tidak sesuai tetu saja berdampak pada kinerja karyawan yang kurang maksimal. Kantor Kecamatan Prabumulih Barat merupakan salah satu instansi Pemerintah yang berada di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan. Sebagai upaya untuk mencapai target dan tujuan organisasi. Pegawai dituntut untuk memberikan Pelayanan maksimal demi Kepuasan Masyarakat. Untuk Pelayanan yang baik tersebut. Pegawai memerlukan Pelayanan yang baik juga dalam artian Lingkungan Kerja yang dapat mendukung proses pencapaian tujuan dikantor Kecamatan Prabumulih Barat. Kondisi lingkungan Kerja di Kantor Kecamatan Prabumulih Barat masih perlu perbaikan untuk mendorong para Pegawai untuk dapat bekerja dengan nyaman dan Maksimal. Pada observasi proposal penelitian yang dilakukan peneliti menemui kondisi masih perlu perbaikan dalam lingkungan kerjanya yang ada di Kecamatan Prabumulih Barat. Beberapa Ruangan dilihat kurang luas sehingga membatasi pegawai untuk bergerak. Fasilitas WIFI masih kurang sehingga membatasi penyelesaian pekerjaan. Kondisi lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non-fisik yang masih dianggap belum memadai seperti yang sudah dijelaskan diatas. Mulai dari tata ruang serta miskomunikasi antar pegawai. Hal tersebut perlu diperhatikan guna mewujudkan target kinerja bagi pegawainya serta pelayanan yang baik pula bagi Semua fasilitas yang ada ditabel tersebut, perlu adanya Renovasi untuk Ruangan Kassubag Perencanaan dan Keuangan karena ruangan tersebut membutuhkan ruangan yang besar untuk menata dokumen yang ada diruangan tersebut, sehingga dapat tertata dengan rapi dan pengarsipan lebih aman KAJIAN PUSTAKA Lingkungan Kerja Sedarmayanti . menjelaskan bahwa Lingkungan Kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang bekerja, metoda kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok. Sementara itu menurut Sutrisno . lingkungan kerja adalah meliputi tempat bekerja, fasilitas dan alat bantu pekerja, kebersihan, pencahayaan, ketenangan termasuk juga hubungan antara orang yang ada di tempat kerja Motivasi Kerja Menurut Hasibuan . , yaitu: . Motivasi positif . nsentif positi. , manajer memotivasi bawahan dengan memberikan hadiah kepada mereka yang berprestasi baik. Dengan motivasi positif ini semangat kerja bawahan akan meningkat, karena manusia pada umumnya senang menerima yang baik-baik saja. Motivasi negatif . nsentif negati. , manajer memotivasi bawahan dengan memberikan hukuman kepada mereka yang pekerjannya kurang baik . restasi renda. Dengan memotivasi negatif ini semangat kerja bawahan dalam waktu pendek akan meningkat, karena takut Promosi Jabatan Menurut Fahmi . , promosi adalah suatu kenaikan jabatan seorang karyawan dari jabatan sebelumnya ke jabatan yang lebih tinggi. Sedangkan menurut Siagian bahwa yang dimaksud dengan promosi adalah, seorang karyawan yang berpindah jabatan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan yang lebih tinggi yang tentunya diikuti dengan tanggungjawab dan penghasilan yang lebih besar Kinerja Menurut Robbins . tingkat kinerja pegawai sangat tergantung kedua faktor yaitu kemampuan pegawai itu sendiri, seperti tingkat pendidikan, pengetahuan, pengalaman, dimana dengan tingkat kemampuan yang semakin tinggi akan mempunyai kinerja semakin tinggi pula. METODE PENELITIAN Jenis dan Sumber Data Metode penelitian merupakan jalan untuk memperoleh kembali pemecahan terhadap segala permasalahan. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif pada hakikatnya adalah mengamati orang lain dalam lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya. Dapat berarti pula menggambarkan keadaan secara menyeluruh baik itu lingkungan, manusia, dan proses kerja sebagaimana Dengan demikian laporan penelitian ini akan berisi kutipan-kutipan datauntuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, foto, video, dokumen pribadi, dan dokumen lainnya. Sehingga peneliti akan berusaha melakukan interpretasi terhadap fakta yang ditemui dilapangan. Metode Pengumpulan Data Menurut Sugiyono . metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana penelitian adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi . , analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini cenderung mengedepankan proses. Tabel 1. Rincian Responden Penelitian No Informan Jumlah Kepala Camat, umur 40 thn. Gol : IV b, pendidikan Strata Sekretaris Camat umur 53 Gol IV. a, pendidikan Strata 2 Kasi Pelayanan Umum,umur 54 thn. Gol. d, pendidikan Kasubbag Umum dan Kepegawaian,umur 42 thn. Gol. c pendidikan strata 2 Bendahar,umur 35 thn. Gol i. Pendidikan strata 1 Wawancara Menurut Arikunto . wawancara mulamula menanyakan serentetan pertanyaan yang sudah terstruktur, kemudian satu persatu diperdalam dengan mencari keterangan lebih lanjut. Dengan pedoman pertanyaan yang sudah dibuat diharapkan pertanyaan dan pernyataan responden lebih terarah dan memudahkan untuk rekapitulasi catatan hasil pengumpulan data penelitian. Pada wawancara, peneliti meminta supaya responden memberikan informan sesuai dengan yang dialami, diperbuat, atau dirasakan sehari-hari dalam menjalankan pekerjaannya sehari hari. Tujuan dilakukan wawancara adalah untuk menggali informasi secara langsung dan mendalam dari beberapa informan yang terlibat. Wawancara dilakukan dengan tatap muka langsung dengan informan, sehingga terjadi kontak pribadi dan melihat langsung kondisi Observasi Menurut Sugiyono . , penelitian dimulai dengan mencatat, menganalisis dan pelaksanaan dan hasil program yang dilakukan oleh informan dalam mencapai kinerja atas variable yang Penelitian ini menggunakan teknik observasi nonpartisipan, karena peneliti tidak terlibat dan hanya sebagai pengamat independen. Dokumentasi Teknik pengumpulan data berikutnya yang digunakan oleh penulis, yaitu dokumentasi. dokumentasi ini digunakan penulis untuk mengumpulkan data peristiwa yang sudah berlalu. Dokumentasi ini berbentuk rekaman dan foto. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah seperti yang dikemukakan oleh Bungin . , yaitu sebagai berikut: pengumpulan data . ata collectio. , reduksi data . ata reductio. , dan verifikasi dan penegasan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi data sebagai teknik pengukuran keabsahan data. Menurut Wirawan . , triangulasi adalah suatu pendekatan riset yang memakai suatu kombinasi lebih dari satu strategi dalam satu penelitian untuk menjaring data/ Dengan membandingkan multipel data set satu sama lain, triangulasi membantu meniadakan ancaman bagi setiap validitas dan reliabilitas data. Penelitian ini menggunakan triangulasi metode seperti yang dijelaskan oleh Moleong . Triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda. Peneliti menggunakan teknik yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Peneliti dapat menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Melalui berbagai perspektif diharapkan diperoleh hasil yang mendekati kebenaran. Karena itu, triangulasi tahap ini dilakukan jika data atau informasi yang diperoleh dari subjek atau informan penelitian diragukan Penelitian membandingkan data yang diberikan oleh informan dalam bekerja dalam mencapai kinerja yang telah ditetapkan yang diperoleh melalui teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Peneliti melakukan wawancara terhadap para ASN dalam hal ini informan yang telah dipilih tentang masingmasing peran dan tanggung jawab yang diberikan. Kemudian untuk mengecek kebenaran hasil wawancara, peneliti menggunakan obervasi atau pengamatan dengan melihat langsung kondisi HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian dilakukan di Kantor Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini yang dijadikan subjek adalah pegawai ASN yang mempunyai wewenang dan tugas yang berbeda sesuai dengan bagian meraka yang ditempatkan. Jumlah sumber data penelitian didasarkan pada pertimbangan bahwa penelitian kualitatif lebih mementingkan informasi yang banyak daripada banyaknya jumlah informan. Hasil dari wawancara para pegawai ASN tersebut diperoleh data bahwa didalam bekerja mereka memerlukan lingkungan kerja yang memadai, lingkungan kerja belum begitu memadai ditinjau dari fasilitas ruangan yang tersedia maupun alat dan perangkat dalam bekerja seperti computer dan jaringan internet yang terkadang agak lambat, diperlukan juga penghargaan dalam mendorong semangat mereka bekerja karena dari dorongan ini baik materi maupun non materi sangat mereka perlukan dan membuat mereka termotivasi dan mereka,jabatan yang mereka ingginkan masih sangat diharapkan walaupun mereka mengharapkan tidak berlebihan cukup disesuaikan dengan prestasi dan masa kerja mereka saja, sehingga promosi jabatan yang diterapkan dan dilibatkannya mereka dalam perencanaan promosi jabatan maka akan membuat mereka terpacu bekerja lebih maksimal dalam hal untuk mencapai jabatan yang mereka ingginkan Kinerja adalah hasil kerja yang maksimal yang dihasilkan oleh pegawai dalam mencapai tujuan tujuan yang ditetapkan melalui pekerjaan yang telah diberikan kepada pegawai. Para pegawai ASN dikecamatan masih sangat berpengaruh atas apa yang mereka terima dan rasakan melalui linngkungan kerja dimana hal ini sangat mendukung kerja mereka dan doronngan berupa pemberian motivasi baik materi maupun non materi dan pemberian kenaikan jabatan. Kebijakan yang mesti dilakukan untuk meningkatkan kinerja ASN adalah sebagai berikut : Lingkungan kerja khususnya berupa dukungan fisik ruangan yang memadai dan fasilitas dalam bekerja harus terus ditingkatkan baik fasilitas computer dan jaringan internet harus terus di upgrade dan diperbarui. Dorongan dan pemberikan motivasi harus diperhatikan lagi dan ditingkatkan lagi, berupa penghargaan maupun pemberian dalam bentuk yang lainnya juga karena hal ini sangat besar dampaknya terhadap kinerja pegawai. Jabatan yang mestinya diberikan kepada pegawai harus benar benar diberikan kepada pegawai atas dasar kinerja yang ada dan memang melewati berbagai aturan dan ketentuan yang telah dimiliki oleh para pegawai sehingga pegawai akan merasa ada suatu target dalam mereka bekerja. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah disampaikan, dapat diambil kesimpulan bahwa Lingkunan Kerja yang memadai sangat membuat para pegawai bekerja dengan baik dan benar, motivasi yang diberikan kepada pegawai dalam bentuk apapun dan sebesar apapun akan membuat pegawai merasa dihargai dan merasa diberikan suatu dorongan motivasi semangat dalam mereka menjalan kewajiban pekerjaan yang mereka emban, begitu juga jabatan yang melibatkan mereka dalam perencanaan kenaikan jabatan bagi mereka serta diberikan sesuai atas kinerja yang mereka dapat akan membuat mereka lebih rajin dan meningkatkan kinerja mereka dalam bekerja REFERENSI