ISSN :1411 Ae 6782 (Ceta. 2620-6935 (Elektroni. Jurnal AGRI PEAT. Vol. 22 No. September 2021 :73 -79 PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN BOKASHI KALAKAI PADA TANAH SPODOSOL (Application of Rice Husk Biochar and Kalakai Bokashi for Increasing The Growth and Yield of Onion on Spodoso. Kharisma. Syahrudin. Darung. Asie. Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Palangka Raya Jl. Yos Sudarso Komplek Tunjung Nyaho Palangka raya 73111 KalimantanTengah Telp : 081349752578 e-mail : syahrudin_03. @agr. Diterima : 13/07/2021 Disetujui : 14/08/2021 ABSTRACT The purpose of this experiment were to find out the interaction growth and yield of onion (Allium ascalonicum L) on the giving of rice husk biochar and kalakai bokashi for increasing the growth and yield of onion on spodosol. This study used Completely Randomized Design (CRD) of factorial pattern with two factors. The first factor was applying of rise husk biocar (B) consisting of 4 . levels, namely : B0 = 0 ton. B1 = 6 ton. ha-1 . B2 = 9 ton. ha-1 and B3 = 12 ton. ha-1 . The second factor was the provision of bokashi kalakai (K) which consists of 4 . levels, namely : K0 = 0 ha-1 . K1 = 15 ton. K2 = 20 ton. ha-1 dan K3 = 25 ton. The results showed the interaction of the rice husk biochar and kalakai bokashi have an effect heavy dry bulbs. The combination of rice husk biochar treatment (B. 12 ton. ha-1 and bokashi kalakai (K. 25 ton. ha-1 was able to increase the yield of onion with the yield of tuber dry weight of 45. 33 g. Keywords:Bokashi kalakai, onion, rice husk biochar, spodosol. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah spodosol. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pemberian biochar sekam padi (B) yang terdiri dari 4 . taraf, yaitu : B0 = 0 ton. B1 = 6 ton. ha-1 . B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1 . Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 . taraf, yaitu : K0 = 0 ton. ha -1 . K1 = 15 ton. K2 = 20 ton. ha-1 dan K3 = 25 ton. ha-1 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi biochar sekam padi dan bokashi kalakai berpengaruh terhadap berat kering umbi. Kombinasi perlakuan biochar sekam padi (B. 12 ton. ha-1 dan bokashi kalakai (K. 25 ton. mampu meningkatkan hasil bawang merah dengan perolehan hasil berat kering umbi 45. 33 g. Kata kunci : Bawang merah, biochar sekam padi, bokashi kalakai, spodosol. merah secara nasional tahun 2014 sebesar 233,984 ton ha-1 turun menjadi 1. 229,184 ton ha-1 pada tahun 2015 (BPS, 2. Salah satu cara meningkatkan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan penggunaan lahan secara merata. Pemanfaatan lahan kering di Indonesia relatif masih sedikit, sedangkan potensi lahan yang dianggap marjinal itu cukup besar untuk pengembangan pertanian. Indonesia. Spodosol mempunyai luasan sekitar 2. 16 juta ha atau PENDAHULUAN Bawang merah (Allium ascalonicum L. salah satu komoditi sayuran yang menjadi unggulan nasional selain cabai merah dan Bawang merah juga salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Indonesia, baik dilihat dari segi ekonomisnya yang tinggi maupun kandungan gizinya. Berdasarkan data Statistik Pertanian Hortikultura total produksi bawang Kharisma. Y dkk Pertumbuhan dan Hasil Bawang MerahAA. 1% dari wilayah daratan Indonesia yang menyebar terutama di Pulau Kalimantan . juta h. Potensi penggunaan tanah Spodosol untuk lahan pertanian sangat tergantung dari sifat fisik dan sifat kimia tanahnya. Salah satu sifat fisik yang menonjol pada tanah Spodosol adalah tekstur tanah yang kasar dengan struktur berbutir tunggal dan sedikit mengandung debu dan klei. Tekstur tanah yang kasar mengakibatkan kemampuan tanah meretensi air rendah, sehingga rawan kekeringan dan rendahnya ketersediaan hara di dalam tanah karena mudah tercuci. Pengembangan bawang merah di tanah pasir umumnya terkendala kesuburannya yang rendah serta sifat fisik yang terlalu porus sehingga sedikit sekali kemampuannya menahan air. Oleh karena itu diperlukan penambahan amelioran sebagai bahan pembenah tekstur dan sifat fisik dari Berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pada tanah spodosol, salah satu uapaya adalah penggunaan biochar. Dalam jangka panjang, biochar tidak mengganggu keseimbangan karbon nitrogen, bahkan mampu menahan dan menjadikan air dan nutrisi lebih tersedia bagi tanaman (MaftuaAoah, 2. Aplikasi biochar ke dalam tanah berpengaruh terhadap meningkatnya kesuburan tanah. Hal ini dimungkinkan karena biochar yang berpori menjadi tempat berkembangnya organisme tanah yang berguna untuk mendaur bahan organik di dalam tanah, dan tingginya daya tahan biochar di dalam tanah untuk terurai (Laird, 2. dan memicu bertambahnya dipertahankan dalam jangka waktu yang lama. Banyak pilihan untuk jenis biochar yang dapat diberikan untuk tanaman, salah satunya yaitu biochar sekam padi. Hasil penelitian Salawati . , pemberian biochar pada tanah Inceptisol mampu meningkatkan KTK, kandungan P serta C organik pada tanah dan semakin tinggi dosis biochar yang diberikan, maka semakin meningkat pula secara konsisten. Ditambahkan oleh Sadzli, . pemberian biochar sekam padi dan kompos paitan memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan bobot basah serta bobot kering brangkasan. Selain perlu bahan pembenah tanah, upaya pemberian pupuk pada tanah spodosol untuk tanaman bawang merah mutlak Pupuk organik merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dan alami dari pada bahan pembenah buatan. Pada umumnya pupuk organik mengandung unsur hara makro N. K rendah, tetapi mengandung hara mikro dalam jumlah cukup yang sangat diperlukan pertumbuhan tanaman. bahan pembenah tanah, pupuk organik permukaan tanah dan retakan tanah, dan mempertahankan kelengasan tanah (Sutanto. Pemberian pupuk kimia harus diimbangi dengan pemberian pupuk organik. Pupuk kimia berperan menyediakan nutrisi dalam jumlah yang besar bagi tanaman, sedangkan bahan organik cenderung berperan menjaga fungsi tanah agar unsur hara dalam tanah mudah dimanfaatkan oleh tanaman untuk menyerap unsur hara yang disediakan oleh pupuk kimia (Damanik et al. Pemilihan kelakai sebagai bahan utama pembuatan kompos didasarkan pada beberapa penelitian terdahulu. Berdasarkan hasil penelitian Jakunda . , bahwa pemberian bokashi kelakai pada dosis tertentu mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut pedalaman. Pemberian bokashi kalakai 15 ton. ha-1 merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya penelitian Zulfikri et al. , . kompos campuran pakis-pakisan dan kotoran ayam menggunakan limbah cair pabrik kelapa sawit dan EM-4 sebagai aktivatornya dapat dijadikan sebagai pupuk organik. Berdasarkan uraian diatas, maka perlu adanya penelitian tentang pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai pada tanah spodosol terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. BAHAN DAN METODE Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 Ae Januari 2021. Kecamatan Jekan Raya. Kota Palangkaraya. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: umbi bawang merah varietas Bima Brebes, dolomit, daun kalakai, pupuk urea, pupuk SP-36, pupuk KCl, biochar sekam padi, antracol . estisida kimi. , polibag ukuran 30x40 cm dan tanah spodosol. Sedangkan alat yang digunakan antara lain: cangkul, box sterofoam, parang, penggaris 30 dan 100 cm, timbangan analitik SF 400, ember ukuran 25 liter, alat tulis, kamera handphone samsung J7 pro dan peralatan penunjang lainnya. ISSN :1411 Ae 6782 (Ceta. 2620-6935 (Elektroni. Jurnal AGRI PEAT. Vol. 22 No. September 2021 :73 -79 Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, terdiri dari dua Faktor pertama biochar sekam padi, yang terdiri atas: B0 = 0 ton. ha-1,B1 = 6 ton. ha-1 ,B2 = 9 ton. ha-1 danB3 = 12 ton. Faktor kedua bokashi kalakai, yang terdiri atas: K0 = 0 ha-1 . K1 = 15 ton. ha-1 ,K2 = 20 ha dan K3 = 25 ton. ha-1 . Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, bobot brangkasan segar, bobot brangkasan kering, bobot kering umbi. pertumbuhan tinggi tanaman karena adanya peristiwa pembelahan dan perpanjangan sel. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 1. Rata-rata tinggi tanaman. B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . Tinggi Tanaman Hasil analisis ragam tinggi tanaman bawang merah menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman pada umur 5 dan 6 MST. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 3, 4, 5, dan 6 MST. Berdasarkan Gambar 1, terlihat tanaman bawang merah yang diberi biochar sekam padi tumbuh lebih tinggi (B. dibanding tanaman yang lainnya ( B0. B1. Demikian pula pemberian bokashi kalakai dengan dosis 25 ton1 (K. tanaman relatif tumbuh lebih tinggi dibanding dengan (K0. K1. Berdasarkan hasil analisis laboratorium kandungan unsur hara dalam bokasi kalakai, bahwa terdapat kandungan K-dd 0,08 . 100 g-. N-total 03%, dan P tersedia 630. Berdasarkan Tabel penilaian sifat kimia tanah, nilai dari unsur hara tersebut masuk ke dalam kategori sangat tinggi. (Balai Penelitian Tanah. Fungsi Kalium dalam aspek biokimia berperan dalam aktifitas enzim pada sintesis karbohidrat dan protein, serta meningkatkan translokasi fotosintat dari daun. Kandungan K yang tinggi menyebabkan ion K yang mengikat air dalam tubuh tanaman akan mempercepat proses fotosintesis. Darmawan dan Yustika . menjelaskan bahwa apabila fotosintesis berlangsung normal, maka tanaman dapat tumbuh normal. Unsur hara fosfor pertumbuhan dan perkembangan akar. Hakim et al. menyatakan bahwa terjadinya Jumlah Daun Hasil analisis ragam jumlah daun tanaman bawang merah menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah daun tanaman bawang merah pada umur 4 dan 5 MST. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 4 MST. Berdasarkan Gambar 2, menunjukkan pemberian bokashi kalakai dosis 34. polibag-1 (K. jumlah daun tumbuh relatif lebih banyak daripada perlakuan yang lain serta kombinasi perlakuan terbaik dapat dilihat pada Gambar 2, terdapat pada kombinasi B2K1 dengan nilai rata-rata tertinggi 44. 53 helai pada umur 6 MST. Hal ini diduga bahwa pemberian bokashi kalakai mampu untuk menggembalikan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat tanah . isik, kimia, ataupun biologi. , bokashi mempercepat dan mempermudah penyerapan N oleh tanaman. Daun merupakan salah satu organ tanaman yang berperan penting dalam proses fotosintesis dan menentukan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Menurut MasAoud . jika suplai nitrogen cukup, daun tanaman akan tumbuh besar dan memperluas permukaan yang tersedia untuk fotosintesis sehingga laju fotosintesis yang meningkat akan menghasilkan fotosintat dalam jumlah banyak. Kharisma. Y dkk Pertumbuhan dan Hasil Bawang MerahAA. Dengan semakin meningkatnya ketersediaan nitrogen akan semakin meningkat pula sintesa protein, sehingga jumlah daun yang terbentuk semakin banyak. Sumarni et al. , . menyatakan bahwa jumlah anakan bawang merah lebih banyak ditentukan oleh faktor genetik daripada faktor pemupukan. Hasil serupa juga dilaporkan oleh Dirgantari et al. , . Fatmawaty et al. , . dan Syarfianda . yang menyatakan bahwa pemberian pupuk organik atau pupuk N. P dan K tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan bawang merah. Jumlah Umbi per Rumpun Hasil analisis ragam jumlah umbi bawang merah menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah umbi tanaman bawang merah. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah umbi. Pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai perlakuan B0K2 secara umum memberikan hasil rata-rata paling tinggi pada variabel jumlah umbi yaitu dengan jumlah 15 Hal ini diduga bahwa pemberian bokashi kalakai dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara makro yang sangat dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan umbi. Gambar 2. Rata-rata jumlah daun. B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . Jumlah Anakan Hasil analisis ragam jumlah anakan bawang merah menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan tanaman bawang merah pada umur 4 MST. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan. Pemberian kombinasi perlakuan B0K2 secara umum memberikan hasil rata-rata jumlah anakan bawang merah terbanyak pada hampir semua minggu pengamatan dengan rata-rata tertinggi pada umur 6 MST 10. jumlah anakan. Hal ini diduga karena unsur hara yang terdapat pada media tanam belum dapat diserap secara optimal oleh tanaman pada awal pertumbuhan. Gambar 4. Rata-rata jumlah umbi . B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . Jumlah daun erat kaitannya dengan jumlah umbi bawang merah, hal tersebut dikarenakan daun merupakan tempat terjadinya fotosintat yang akan disebarkan ke seluruh bagian tanaman terutama umbi (Nisa 2. Selain itu ketersediaan unsur hara pada bokashi kalakai khususnya unsur N dan K merupakan unsur yang dapat mempengaruhi jumlah umbi Gambar 3. Rata-rata jumlah anakan . B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . ISSN :1411 Ae 6782 (Ceta. 2620-6935 (Elektroni. Jurnal AGRI PEAT. Vol. 22 No. September 2021 :73 -79 dari tanaman bawang merah. Menurut Lakitan . , unsur kalium berperan meningkatkan aktivitas fotosintesis sehingga akumulasi fotosintat dapat ditranslokasikan ke organ generatif khususnya dalam pembentukan umbi bawang merah. Berat Brangkasan Kering Hasil analisis ragam berat brangkasan kering bawang menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat brangkasan kering tanaman bawang merah. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat brangkasan kering. Pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai perlakuan B2K1 memiliki nilai berat tertinggi dari perlakuan yang lainnya dengan nilai 42 g. Pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai berpengaruh nyata terhadap berat brangkasan kering bawang merah, hal ini diduga karena terdapat kandungan hara yang ada pada masing-masing perlakuan seperti unsur hara K dan P. Atkinson et al. , . menyatakan bahwa manfaat yang besar dari penambahan kemampuan retensi air tanah pada tanah berpasir sehingga lebih memudahkan sistem perakaran tanaman untuk mempenetrasi dan mengabsorbsi . hara dan air didalam Ketersediaan P yang cukup dalam tanah sangat penting untuk meningkatkan hasil tanaman, karena P diperlukan untuk perbaikan perkembangan akar tanaman, dan akhirnya terjadi peningkatan hasil tanaman. Hal ini sesuai dengan pendapat dari Seipin . yang menyatakan bahwa berat kering tanaman mencerminkan status nutrisi tanaman dan merupakan indikator yang menentukan baik atau tidaknya suatu pertumbuhan tanaman serta kaitannya dengan ketersediaan hara. Berat Brangkasan Segar Hasil analisis ragam berat brangkasan segar bawang menunjukkan bahwa interaksi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat brangkasan segar tanaman bawang merah. Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat brangkasan segar. Pemberian perlakuan terbaik pada hasil pengamatan berat brangkasan segar adalah pada perlakuan B2K1 dengan nilai rata 33 g. Hal ini diduga karena pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai mampu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan Menurut Jakunda brangkasan segar bawang merah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara dan air pada tanah pertumbuhan tanaman akan lebih optimal apabila unsur hara yang dibutuhkan tersedia dalam jumlah yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Winarso . menyatakan bahwa jika unsur hara dalam keadaan cukup maka biosintesis berjalan lancar, sehingga karbohidrat yang dihasilkan akan semakin banyak dan disimpan sebagai cadangan makanan yang akan meningkatkan berat segar tanaman. Menurut Abukari . , bahwa pemberian biochar yang berasal dari limbah tanaman dapat meningkatkan berat basah dan berat kering tanaman. Gambar 5. Rata-rata berat brangkasan segar . B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . Gambar 6. Rata-rata berat brangkasan kering . B0 ( tanpa biocha. B1 . B2 . B3 . K0 . K1 . K2 . dan K3 . Kharisma. Y dkk Pertumbuhan dan Hasil Bawang MerahAA. fotosintat yang dihasilkan akan mempengaruhi berat kering tanaman. dimana hal ini sesuai dengan Lakitan . yang menyatakan bahwa peningkatan berat umbi kering ditentukan oleh fotosintat yang dihasilkan selama proses pembentukan umbi. Berat Kering Umbi Hasil analisis ragam berat kering umbi perlakuan pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat kering umbi tanaman bawang Pada masing-masing faktor tunggal pemberian biochar sekam padi tidak berpengaruh nyata sedangkan bokashi kalakai menunjukkan pengaruh nyata terhadap berat kering umbi. Dari Gambar 7, interaksi dari pemberian biochar sekam padi dan bokashi kalakai memberikan pengaruh nyata terhadap rata-rata berat kering umbi dengan kombinasi terbaik yaitu pada perlakuan B3K3 dengan berat ratarata 45. 33 g. Hal ini dikarenakan pada masa pembentukan umbi, tanaman dapat menyerap unsur hara yang dihasilkan dari biochar dan juga bokashi kalakai. Sehingga umbi dapat terbentuk dengan baik dan menghasilkan berat yang besar. Rinsema . menyatakan bahwa fosfor sangat berpengaruh dalam pertumbuhan dan pembentukan hasil, dimana fosfor berfungsi dalam transfer energi dan proses fotosintesis, sehingga mempengaruhi berat umbi bawang merah. Kandungan K yang tinggi menyebabkan ion K yang mengikat air dalam tubuh tanaman akan mempercepat proses KESIMPULAN Interaksi biochar sekam padi dan bokashi kalakai berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, berat kering dan berat segar Kombinasi perlakuan biochar sekam padi (B. 12 ton. ha-1 dan bokashi kalakai (K. 25 ton. ha-1 mampu meningkatkan hasil bawang merah dengan perolehan hasil berat kering 33 g. SARAN Dalam pembuatan bokashi kalakai sebaiknya pencacahan dilakukan sebanyak 2 kali untuk mendapatkan hasil cacahan yang terdekomposisi saat pengomposan. DAFTAR PUSTAKA