Tamasya: Jurnal Pariwisata Indonesia Volume 2. Nomor 1. Maret 2025 E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62383/tamasya. Available online at: https://ejournal. id/index. php/Tamasya Tanggung Jawab Manajemen Hotel Hilton Bandung Dalam Membangun Lingkungan Kerja yang Positif bagi Karyawan Wanda Alis Antika Program Studi Pariwisata. Stiepar Yapari Bandung Email: wandaalisantika@gmail. Sesilia Santril Saputri Program Studi Pariwisata. Stiepar Yapari Bandung Email: saputrisesilia82@gmail. Korespondensi penulis: wandaalisantika@gmail. Abstract. Hotel Management's Responsibility towards employees plays an important role in creating a positive work environment. Management is responsible for providing training and development to improve employee skills and abilities, as well as ensuring employee welfare through fair policies. This research aims to identify Management Responsibilities especially at Hilton Bandung Hotel in building an atmosphere that supports employee comfort and well-being. The method used from this research is qualitative method with interviews to HRD and Employees. The result of this study shows that the Management of Hilton Bandung Hotel implements various strategies, such as training, welfare policies, and open communication to improve employee motivation and work. The implication of this research is that a positive work environment can improve employee performance, as well as contribute to the quality of service provided to guests, thus impacting the reputation and sustainability of the hotel. This research is expected to be a reference for other hotel management in creating a better work environment. Keywords: Hotel. Employee. Environment. Management. Responsibility Abstrak. Tanggung Jawab Manajemen Hotel terhadap karyawan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif. Manajemen bertanggung jawab untuk menyediakan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan karyawan, serta memastikan kesejahteraan karyawan melalui kebijakan yang adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Tanggung Jawab Manajemen terutama di Hotel Hilton Bandung dalam membangun suasana yang mendukung kenyamanan dan kesejahteraan karyawan. Metode yang digunakan dari penelitian ini adalah metode kualitatif dengan wawancara kepada HRD dan Karyawan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Manajemen Hotel Hilton Bandung menerapkan berbagai strategi, seperti pelatihan, kebijakan kesejahteraan, dan komunikasi yang terbuka untuk meningkatkan motivasi dan kerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini adalah lingkungan kerja yang postif dapat meningkatkan kinerja karyawan, serta berkontribusi pada kualitas pelayanan yang di berikan kepada tamu, hingga berdampak pada reputasi dan keberlanjutan hotel. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen hotel lain dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Kata kunci: Hotel. Karyawan. Lingkungan. Manajemen. Tanggung Jawab LATAR BELAKANG Hotel Hilton Bandung, sebagai salah satu merk hotel Internasional memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk memberikan layanan yang baik kepda tamu, tetapi juga memastikan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Karyawan yang merasa di hargai dan di dukung cenderung lebih termotivasi dan berkomitmen terhadap pekerjaannya. oleh karena itu. Received Februari 20, 2025. Revised Maret 06, 2025. Accepted Maret 22, 2025. Published Maret 25. E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. manajemen hotel Hilton Bandung perlu mengembangkan berbagai strategi yang dapat menciptakan suasan kerja yang kondusif. Hal ini meliputi pelatihan dan pengembangan karyawan, komunkasi yang efektif, serta program kesejateraan yang berfokus pada kesehatan mental dan fisik. Manajemen hotel juga di tuntut untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang berangam. Dengan pendekatan ini, hotel Hilton Bandung tidak hanya akan menarik dan mempertahankan pelayanan terbaik, tetapi juga membangun reputasi sebagai tempat kerja yang di inginkan. Alasan penulis memilih judul ini karena judul ini menekankan pentingnya peran manajemen dalam menciptakan kesejahteraan karyawan dan kepuasan kerja. Hilton Bandung juga di kenal sebagai hotel Bintang 5 yang sangat mementingkan kenyamanan dan kesejahteraan karyawannya. Hilton Bandung dijadikan hotel lain untuk menerapkan praktik manajerial yang baik dalam menciptakan budaya kerja yang mendukung. Penelitian yang berkaitan dengan topik ini, pernah di lakukan oleh Anwar Hamdani. Gusti Putu Diva Avatara . yang berjudul Pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja Karyawan. Hasil dari penelitiannya menujukan bahwa tanggung jawab perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi, yang pada gilirannya juga berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Dengan meningkatkan CSR dan komitmen karyawan. Perusahaan dapat membangun reputasi yang baik dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Adapun penelitian lain yang berkaitan dengan topik ini pernah di lakukan oleh Achmad Fauzi. Marni Manao . yang berjudul Faktor Kebijakan Kedisiplinan Sumber Daya Manusia. Corporate Social Responsibility AuCSRAy. Peningkatan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Kesejahteraan Karyawan pada PT SKM. Dari hasil penelitiannya menekankan bahwa perusahaan yang menerapkan kebijkan kedisiplinan SDM yang baik, menjalankan CSR dengan efektif, dapat memberikan kesempatan dalam pengembangan karir bagi karyawan. Peran CSR dalam menjaga hubungan baik antara Perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat seperti program Pendidikan Kesehatan dan lingkungan yang berkelanjutan. Gap antara kedua penelitian tersebut terletak pada fokus dan aspek yang di teliti. Penelitian Anwar Hamdani dan Gusti Putu Diva Avatar . lebih menekankan hubungan antara tanggung jawab soasil perusahaan (CSR) dengan komitmen organisasi dan kinerja TAMASYA - VOLUME 2. NOMOR 1. MARET 2025 E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. karyawan, sedangkan penelitian Achmad Fauzi dan Marni Manao . berfokus pada kebijakan kedisiplinan SDM dan dampaknya terhadap kesejahreaan karyawan. Setiap perusahaan atau Hotel di Indonesia memiliki kewajiban untuk melaksanakan tanggung jawab atau program CSR di lingkungan tempat perusahaan tersebut berada. Tanggung jawab manajemen perusahaan terhadap karyawan adalah konsep yang penting dalam bidang manajemen sumber daya manusia. Menurut Abraham Maslow . mendifinisikan tanggung jawab manajemen perusahaan terhadap karyawan sebagai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar karyawan, seperti kebutuhan akan rasa aman, rasa memiliki, dan rasa di hargai. Perusahaan harus memenuhi dasar karyawan, seperti gaji yang layak, lingkungan kerja yang aman, dan fasilitas yang memadai. Selain, perusahaan harus memenuhi kebutuhan social karyawan seperti menciptakan kesempatan untuk berinteraksi dengan rekan kerja dan membangun hubungan yang positif, serta perusahaan harus mengakui dan menghargai kontribusi karyawan. Dengan memenuhi kebutuhan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, perusahaan dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas karyawan, serta menciptakan budaya kerja yang postif dan mendukung. METODE PENELITIAN Berkaitan dengan tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi tanggung jawab manajemen Hilton Bandung dalam membangun lingkungan kerja yang positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data di peroleh melalui wawancara dengan pihak HRD dan Karyawan di Hilton Bandung hasil wawancara akan di organisir dalam tema-tema yang relevan dengan tanggung jawab manajemen dan dampaknya terhadap lingkungan kerja. Penelitian ini berfokus pada antara tanggung jawab manajemen dan penciptaan lingkungan kerja yang postif. HASIL DAN PEMBAHASAN Hotel Hilton Bandung sebagai salah satu hotel terkemuka di Indonesia, memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif bagi karyawan. Kepemimpinan yang efektif merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif. Hotel Hilton Bandung berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada karyawan, terutama dalam situasi yang membutuhkan perhatian khusus. Salah satu bentuk dukungan yang di tawarkan adalah bagi karyawan yang bekerja hingga larut malam. Ketika tidak ada anggota kelurga atau teman yang dapat menjemput, hotel menyediakan layanan antar untuk memastikan keselamatan karyawan. Mereka akan diantarkan ke rumah E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. menggunakan taksi yang disediakan oleh hotel, sehingga karyawan dapat pulang dengan tenang dan aman. Selain layanan antar. Hotel Hilton Bandung juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan dengan menyediakan klinik di dalam lingkungan hotel. Klinik ini berfungsi untuk memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan cepat bagi karyawan yang membutuhkan perawatan medis. Selain itu, manajemen hotel juga menerapkan sistem pemantauan kesehatan bagi karyawan yang sakit. Melalui pendekatan ini, karyawan yang mengalami masalah kesehatan dapat berkonsultasi secara jarak jauh melalui telepon. Hal ini menunjukan bahwa manajemen tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan fisik karyawan, tetapi juga berupaya memberikan dukungan yang diperlukan, bahkan ketika mereka tidak dapat hadir secara langsung. Dengan menyediakan layanan antar dan fasilitas kesehatan. Hotel Hilton Bandung menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mendukung bagi karyawan. Ini tidak hanya meningkatkan kepuasan karyawan, tetapi juga menunjukan komitmen hotel terhadap kesejahteraan karyawannya. Upaya ini menciptakan rasa percaya dan loyalitas di antara karyawan, yang berkontribusi pada kualitas layanan yang diberikan kepada tamu hotel. Selain itu. Hotel Hilton Bandung juga sangat memperhatikan kebersihan, keselamatan, serta dukungan terhadap kesejahteraan karyawan. Hotel Hilton Bandung menerapkan standar kebersihan yang ketat, yang mengikuti pedoman dari Organisasi Kesehetan Dunia (WHO) dan lembaga kesehatan lainnya. Karyawan di lengkapi dengan alat pelindung diri saat menjalankan tugas, terutama di area berisiko seperti dapur. Pelatihan keselamatan juga di berikan secara berkala, mencakup penangana keadaan darurat dan prosedur evakuasi. Hotel ini juga berkomitmen untuk mencegah segala bentuk bullying dan pelecehan seksual, serta cara melaporkan kejadian tersebut, dengan menyediakan saluran pelaporan yang aman dan anonym TAMASYA - VOLUME 2. NOMOR 1. MARET 2025 E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. bagi karyawan yang merasa terancam atau mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan. Dengan kebijakan non toleransi terhadap perilaku negatif, hotel ini memberikan sanksi tegas bagi yang melanggar. Hotel Hilton juga menyediakan relaxation room sebagai ruang istirahat yang nyaman dan tenang bagi karyawan untuk bersantai. Ruang ini dilengkapi sofa dan fasilitas lain yang membantu karyawan mengalihkan stress. Kafetaria hotel juga menyediakan makanan bergizi, program kesehatan dan kebugaran seperti kegiatan olahraga untuk menjaga kesehatan fisik. Dukungan terhadap karyawan Perempuan di Hotel Hilton juga sangat diperhatikan. Fasilitas nursery yang disediakan memberikan ruang yang nyaman dan aman bagi karyawan perempuan untuk melakukan pumping. Ruang ini dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan dan privasi yang memadai. Dalam Upaya menciptakan budaya kerja yang positif, hotel ini menerapkan berbagai program dan inisiatif yang tidak hanya meningkatkan semangat kerja, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di antara karyawan. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan di hotel ini adalah gathering atau acara berkumpul. Ketika hotel dalam keadaan sepi, manajemen seringkali memanfaatkan momen tersebut untuk mengadakan kegiatan rekreasi bagi karyawan. Kegiatan ini berupa outing, jalan-jalan, dan aktivitas lain yang melibatkan seluruh tim. Tujuan dari gathering ini adalah untuk mempererat hubungan antar karyawan, mengurangi stress, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersantai di luar lingkungan kerja. Selain itu Hotel Hilton sangat menghargai karyawan yang menunjukan kinerja baik dan dedikasi tinggi. Penghargaan diberikan kepada mereka yang konsisten memberikan kontribusi positif terhadap tim dan perusahaan. Sistem ini tidak hanya pada pengakuan formal, tetapi juga mencakup pada pengakuan sehari-hari yang dapat di wujudkan melalui pujian langsung dari atasan atau rekan kerja. Dengan memberikan pengakuan kepada karyawan, hotel ini menciptakan suasana yang mendorong karyawan lain untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan mereka. Selain penghargaan individual, hotel Hilton juga mengadakan pengakuan yang lebih formal, seperti penghargaan untuk AuKaryawan Terbaik Bulan IniAy. Ketika karyawan mencapai target tertentu, mereka diberikan imbalan sebagai bentuk apresiasi. Imbalan ini dapat berupa bonus, dan voucher. Dengan memberikan reward, manajemen menunjukan bahwa mereka menghargai dedikasi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Selain itu, karyawan diberikan fasilitas makan sepuasnya sebagai bagian dari kebijakan kesejahteraan Dengan memberikan askses makanan yang cukup, karyawan dapat menjaga energi dan kesehatan mereka, yang pada akhirnya berdampak positif pada pelayanan kepada tamu. E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam tanggung jawab manajemen Hotel Hilton Bandung dalam membangun lingkungan kerja yang positif bagi karyawan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi- terstruktur, dilakukan kepada HRD dan 5 orang karyawan dari Departemen berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Hotel Hilton Bandung pada tanggal 26 Maret 2025. Layanan penunjang keselamatan karyawan manajemen menyediakan layanan antar bagi karyawan yang pulang terlalu malam. Ini menciptakakn rasa aman dan mengurangi resiko kecelakaan yang dapat mengganggu kinerja. Tabel 1. Fasilitas Penunjang Karyawan Jenis Layanan Layanan Antar Bentuk Fasilitas Tujuan Taksi hotel saat malam Menjamin keselmatan Klinik Karyawan Layanan kesehatan onsite Penanganan medis cepat Telekonsultasi Konsultasi jarak jauh Akses mudah bagi yang Relaxation Room Ruangan untuk beristirahat Membantu mengalihkan Nursery Room Ruang untuk pumping Untuk mendukung para pekerja perempuan Sumber: Data Wawancara HRD Hotel Hilton Bandung, 2025 Penelitian ini mendukung temuan Anwar Hamdani dan Gusti Putu Diva Avatara . bahwa tanggung jawab social internal dapat memperkuat komitmen dan kinerja karyawan. Selain itu, strategi kedisiplinan dan CSR yang diterapkan Hilton juga sejalan dengan temuan Achmad Fauzi dan Marni Manao . Hasil penelitian implikasi dari hasil penelitian ini memperkuat teori bahwa tanggung jawab manajerial internal berperan penting dalam membangun budaya organisasi yang positif dan produktif. Penelitian ini dapat menjadi model best practice bagi hotel-hotel lain di Indonesia untuk menyusun strategi peningkatan kesejahteraan dan keterlibatan karyawan. TAMASYA - VOLUME 2. NOMOR 1. MARET 2025 E-ISSN: 3064-3260. P-ISSN: 3064-3287. Hal. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa manajemen Hotel Hilton Bandung telah melaksanakan tanggung jawabnya secara optimal dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif bagi karyawan. Tanggung jawab ini diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas kesejahteraan seperti layanan antar malam, klinik karyawan, telekonsultasi, ruang istirahat . elaxation roo. , dan ruang pumping . ursery roo. , selain itu, manajemen juga aktif dalam membangun budaya kerja yang inklusif dan suportif melalui program penghargaan, kegiatan rekreasi, serta penerapan standar keselamatan dan kebersihan kerja yang tinggi. Strategi-stategi tersebut tidak hanya meningkatkan kepuasan dan motivasi kerja karyawan, tetapi juga memperkuat loyalitas, menumbuhkan komitmen terhadap organisasi, dan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada tamu. Hasil ini sejalan dengan teori kebutuhan Abraham Maslow dan mendukung temuan-temuan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya tanggung jawab sosial internal dan kebijakan manajerial dalam meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. DAFTAR PUSTAKA