Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Indonesian Journal of Health and Medical ISSN: 2774-5244 (Onlin. Journal Homepage: http://ijohm. org/index. php/ijohm TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI ANAK SEKOLAH DASAR KELAS 1-3 DI SDN 2 SUMBEREJO KABUPATEN TRENGGALEK Anisa Nur Dwi Fatma Anggraeni1. Silvia Prasetyowati2,Ida Chairanna Mahirawatie 3 1,2,3 Jurusan Kesehatan Gigi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya e-mail co Author: *1anisafatma2108@gmail. ABSTRAK Kebersihan gigi dan mulut merupakan masalah yang rentang dihadapi oleh kelompok anak usia sekolah dasar. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan anak tentang kebersihan gigi dan mulut antara lain kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut seperti menyikat gigi yang belum tepat. Masalah penelitian ini tingginya nilai OHI-S anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek. Tujuan penelitian ini diketahuinya tingkat pengetahuan tentang menyikat gigi anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek. Metode Penelitian, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Jumlah sasaran dalam penelitian ini adalah anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek sebanyak 38 anak. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian lembar kuisioner. Teknik analisis data dengan memprosentase dan menyajikan dalam bentuk tabel Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek termasuk dalam kategori kurang. Kata Kunci : Pengetahuan. Menyikat Gigi. Anak Sekolah Dasar PENDAHULUAN Masalah Salah satu komponen penting dari kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan adalah kesehatan mulut. Kesehatan mulut adalah keadaan rongga mulut yang baik, termasuk gigi dan jaringan serta struktur yang menopangnya, bebas dari penyakit dan nyeri, serta berfungsi dengan semestinya. Kebersihan gigi dan mulut ditunjukkan dengan keadaan gigi dan mulut yang terbebas dari kuman dan bersih dari hal yang disebebakan oleh kotoran misalnya plak, karang gigi, dan karies gigi. Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat dihitung dengan sebuah menggunakan Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 suatu indeks, yaitu Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) (Puspita dkk. , 2. Anak usia sekolah dasar cenderung bermasalah dengan kebersihan gigi dan Kurangnya kebersihan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang tidak tepat, jarangnya membersihkan gigi, jenis makanan yang dimakan oleh anak-anak yang umumnya akan lembut, manis, dan lengket sehingga makanan terkadang menempel di mulut menjadi salah satu faktor terjadinya masalah kebersihan gigi dan mulut (Jumriani, 2. Menurut data Riskesdas tahun 2018, 96,8% masyarakat Indonesia rajin menggosok gigi setiap hari, namun hanya 2,8% yang melakukannya dengan benar, menggosok gigi setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam. Faktor ekonomi, daerah tempat tinggal dan gender, dan gender berpengaruh dalam dalam menyikat gigi yang baim dan benar. Hal ini dibuktikan oleh beberapa penelitian dan studi yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti yang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan tentang pengetahuan denga kesehatan gigi dan mulut. Menurut (Gayatri, 2. pengetahuan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi personal hygiene Oral Hygiene Index Simplified Index (OHI-S) dapat digunakan untuk menghitung luas permukaan permukaan gigi yang tertutup kalkulus dan debris rongga mulut. Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) mengukur status kebersihan mulut seseorang berdasarkan jumlah sisa makanan dan karang gigi . pada lapisan terluar gigi menggunakan indeks Oral Hygiene Index Simplified yang dikembangkan oleh Green dan Vermillion pada tahun 1964 dari penjumlahan dari indeks debris (DI) dan indeks kalkulus (CI). Kriteria penilaian OHI-S dibagi dalam tiga kriteria yaitu kriteria baik dengan nilai OHI-S sebesar 0,0Ae1,2. Kemudian kriteria sedang dengan nilai OHI-S sebesar 1,3Ae3,0. Kriteria buruk dengan nilai OHI-S 3,1Ae 6,0 (Anwar dkk. , 2. Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan di SDN 2 Sumberejo, 86% mengaku menyikat gigi hanya pada saat mandi dan sebagian besar anak memiliki kebersihan gigi dan mulut dengan kategori buruk. Hasil pemeriksaan didapatkan anak kelas 1-3 Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek diperiksa hampir seluruhnya mempunyai debris dan kalkulus di permukaan giginya, termasuk dalam tingginya nilai OHI-S anak kelas 1-3 Sekolah Dasar yang masih belum tahu tentang menyikat gigi. Pemberian dan pengenalan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar dapat dimulai sejak awal usia anak. Misalnya dapat diajarkan pada anak usia sekolah Hal ini terbilang efektif karena pada usia tersebut sangat baik untuk memberikan informasi yang mengarah pada perkembangan kognitif dan motorik anak (Fatmasari dkk. , 2. Tindakan seseorang dapat terbentuk berdasarkan pengetahuan atau kognitif yang merupakan domain penting untuk membentuk Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 tindakan seseorang . vert behavio. Berdasarkan penelitian dan dari pengalaman ternyata pengetahuan sangat berperngaruh terhadap kelanggengan suatu perilaku. Perilaku berbasis pengetahuan akan bertahan lebih lama dari perilaku yang didasari tanpa pengetahuan. Anak usia sekolah harus diajari tentang kesehatan gigi dan mulut karena mereka sudah mulai memahami pentingnya hidup sehat dan aturan yang harus diikuti atau kebiasaan yang dapat merusak gigi (Taadi dkk. , 2. Hasil data Kemenkes RI pada tahun 2013 menunjukan angka 8,1% pada kemampuan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Perilaku masyarakat dalam menyikat gigi dengan cara yang benar dan waktu yang tepat menunjukan angka 2,3% yang memperparah keadaan yang ada. Dari data tersebut penyakit gigi dan mulut yang dilaporkan mencapai 25,9% (Kemenkes RI. Menurut Riskesdas . menemukan bahwa 8,6% penduduk Jawa Timur pernah menjalani perawatan gigi dan mulut pada tahun sebelumnya, sedangkan 28,6% penduduk masih memiliki masalah dengan gigi dan mulut. (Rahmawati dkk. , 2. SDN 2 Sumberejo yang terletak di Dusun Ngrejo RT. 14 RW. Sumberejo. Kec. Durenan. Kab. Trenggalek, berada jauh dari pusat kota. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya nilai OHI-S anak kelas 1-3 Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan sasaran penelitian yaitu seluruh siswa kelas 1-3 yang berjumlah 38 siswa. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu dengan pengisian lembar kuesioner. Teknik analisis Data dalam penelitian ini yaitu dengan menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skoring setiap jawaban dari responden. Jumlah seluruh jawaban yang diperoleh dari responden dihitung rata-rata . kemudian dipersentase dan disajikan dalam bentuk tabel. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengumpulan Data Dan Analisis Data Tabel . 1 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Tentang Pengertian Menyikat Gigi Pertanyaan Apa menyikat gigi? Jawaban Responden Benar Salah Oc Oc Kriteria Baik: Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Mengapa menyikat gigi itu Mengapa menyikat gigi pada anak lebih penting dan rentan? Mengapa menyikat gigi efektif dilakukan Jumlah Total Rata-rata Sumber: Data Primer Cukup: 5675% Kurang: <56% (Nursalam. Cukup Analisis: Dilihat pada tabel diatas bahwa jawaban responden dari pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang pengertian menyikat gigi yang menjawab benar . ,2%) termasuk dalam kriteria cukup. Tabel . 2 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Tentang Alat dan Bahan Menyikat GigiAy Pertanyaan Berapa banyak pasta gigi menyikat gigi? Apa manfaat fluoride pada pasta gigi? Bagaimana bulu sikat gigi yang cocok untuk anakanak? Apa efek samping jika menggunakan bulu sikat gigi yang kasar? Mengapa berkumur setelah menyikat gigi tidak perlu berkali-kali? Jumlah Total Rata-rata Jawaban Responden Benar Salah Oc Oc Sumber: Data Primer Kriteria Baik: Cukup: 5675% Kurang: <56% (Nursalam. Kurang Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Analisis: Dilihat pada tabel diatas bahwa jawaban responden dari pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang alat dan bahan menyikat gigi yang menjawab benar . ,2 %) termasuk dalam kriteria kurang. AuTabel . 3 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Tentang Cara Menyikat GigiAy Pertanyaan Bagaimana cara menyikat menghadap bibir? Bagaimana cara menyikat menghadap pipi? Bagaimana cara menyikat gigi bagian yang menhadap Bagaimana cara menyikat menghadap langit-langit? Bagaimana cara menyikat gigi bagian pengunyahan? Jumlah Total Rata-rata Jawaban Responden Benar Salah Oc Oc Kriteria Baik: Cukup: 5675% Kurang: <56% (Nursalam. Kurang Sumber: Data Primer Analisis: Dilihat pada tabel diatas bahwa jawaban responden dari pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang cara menyikat gigi yang menjawab benar . ,7 %) termasuk dalam kriteria kurang. Tabel . 4 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Tentang Waktu dan Frekuensi Menyikat Gigi Pertanyaan Kapan waktu yang tepat menyikat gigi? Mengapa harus menyikat gigi pagi setelah sarapan? Jawaban Responden Benar Salah Oc Oc Kriteria Baik: Cukup: 56- Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Mengapa harus menyikat gigi malam sebelum tidur? Berapa menyikat gigi dalam sehari? Berapa minimal menyikat gigi? Berapa kali pengulangan menyikat gigi yang baik? Jumlah Total Rata-rata Kurang: <56% (Nursalam. Kurang Sumber: Data Primer Analisis: Dapat dilihat pada tabel diatas bahwa jawaban responden dari pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi yang menjawab benar . ,0%) termasuk dalam kriteria kurang. Hasil Rekapitulasi dan Analisis Data Tabel . 5 Rekapitulasi Data Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 Di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Tentang Menyikat Gigi Pengetahuan Pengetahuan Sekolah kelas1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Pengetahuan Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek tentang alat dan bahan menyikat gigi Pengetahuan Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek tentang cara menyikat Pengetahuan Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Responden Yang Menyatakan Benar (%) Kriteria Penilaian Baik: 76-100% Cukup: 56-75% Kurang: <56% (Nursalam. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 frekuensi menyikat gigi Oc rata-rata Kurang Sumber: Data Primer Analisis: Dari tabel diatas diketahui bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek tentang menyikat gigi termasuk dalam kriteria kurang . ,5%). PEMBAHASAN Pengetahuan Tentang Pengertian Menyikat Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 Di SDN 2 Sumberejo kabupaten Trenggalek Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek tentang pengertian menyikat gigi termasuk dalam kategori cukup. Sebagian responden belum memahami tentang pengertian menyikat gigi. Sebagian besar responden juga tidak mengetahui alasan menyikat gigi itu penting. Hal ini menyebabkan tingginya nilai OHI-S pada anak Sekolah Dasar, karena anak kurang memahami tentang menyikat Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan (Putri dkk. , 2. bahwa menyikat gigi adalah cara yang umum dianjurkan untuk membersihkan berbagai kotoran yang melekat pada permukaan gigi dan gusi. Lama menggosok gigi tidak ditentukan, tetapi biasanya dianjurkan maksimal 5 menit . inimal 2 meni. , yang penting dilakukan secara sistematis supaya tidak ada bagian-bagian yang terlampaui. Cara yang dianjurkan mulai dari posterior ke anterior pada sisi-sisi rahang bawah dan rahang atas, dan berakhir pada posterior sisi lain. Apabila pengetahuan siswa kelas 1-3 tentang pengertian menyikat gigi ditingkatkan lagi, maka akan dapat berdampak baik pada pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut. Dengan demikian, siswa kelas 1-3 harus diberi penyuluhan tentang pengertian menyikat gigi agar bisa memahami dengan baik. Pengetahuan Tentang Alat dan Bahan Menyikat Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 Di SDN 2 Sumberejo kabupaten Trenggalek Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang alat dan menyikat gigi termasuk dalam kategori kurang. Sebagian besar anak Sekolah Dasar tidak mengetahui bahwa manfaat fluoride yang terkandung di dalam pasta gigi, dan efek samping menggunakan bulu sikat gigi yang Penelitian ini sejalan dengan (Yuniarly dkk. , 2. menyatakan bahwa responden kurang mengetahui takaran pasta gigi yang digunakan saat menyikat gigi, dan manfaat pasta gigi yang mengandung fluoride. Menyikat gigi yang baik dan benar dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dapat mencegah gigi Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 berlubang dan kebersihan gigi dan mulut anak tetap terjaga. Takaran pasta gigi saat menyikat gigi hanya diperlukan seukuran A butir biji kacang tanah. Pengetahuan siswa tentang alat dan bahan menyikat gigi masih dalam kategori kurang, maka diperlukan peningkatan pengetahuan responden melalui penyuluhan, agar dapat menaikkan derajat kebersihan gigi dan mulut siswa. Pengetahuan Tentang Cara Menyikat Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 Di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang cara menyikat gigi termasuk dalam kategori kurang. Sebagian besar anak Sekolah Dasar tidak mengetahui cara menyikat gigi seperti cara menyikat gigi bagian yang menghadap lidah dan cara menyikat gigi yang menghadap langit-langit. Penelitian ini sejalan dengan (Jumriani, 2. yang menyatakan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kebersihan gigi adalah cara menyikat gigi. Untuk memperoleh hasil kebersihan gigi dan mulut yang optimal, perlu diperhatikan menjaga pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Tujuannya adalah membersihkan gigi dari sisa makanan dan segala yang merusak gigi. Pengetahuan cara menyikat gigi yang benar dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut anak, sehingga untuk meningkatkan pengetahuan tersebut diperlukan pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar. Pengetahuan Tentang Waktu Dan Frekuensi Menyikat Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 Di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi termasuk dalam kategori Sebagian besar anak Sekolah Dasar tidak mengetahui pengulangan menyikat gigi dan lama waktu minimal menyikat gigi. Sebagian kecil anak Sekolah Dasar kelas 1-3 mengetahui menyikat gigi 2 kali sehari yaitu pagi setelah sarapan dapat mengangkat sisa-sisa makanan yang menempel di permukaan gigi dan malam sebelum tidur dapat mencegah kuman dan bakteri berkembang biak dalam mulut. Penelitian ini sejalan dengan (Ruminem dkk. , 2. yang menyatakan bahwa responden belum mengetahui durasi menyikat gigi. Frekuensi menyikat gigi sebaiknya dilakukan 2 kali sehari yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur Durasi menyikat gigi sekitar 2-3 menit yang dilakukan secara sistematis sehingga tidak ada bagian-bagian yang terlampaui. Menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu cara dalam hal mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut yaitu dengan menyikat gigi dengan waktu dan frekuensi yang tepat. Semakin tinggi pengetahuan mengenai menyikat gigi yang benar, maka semakin tinggi tingkat kebersihan gigi. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: . Pengetahuan tentang pengertian menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek dalam kategori cukup. Pengetahuan tentang alat dan bahan menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek dalam kategori kurang. Pengetahuan tentang cara menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek dalam kategori kurang. Pengetahuan tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek dalam kategori DAFTAR PUSTAKA