E-ISSN : 2797-1910 Vol. No. Juni 2024. Hlm. DOI: 10. 37274/ukazh. Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi Herdiana Nur Rochmah*1. Ahmad Murtaza MZ2 1Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Indonesia 2Universitas Islan Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Indonesia *hnrochmah94@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan efektivitas penerapan strategi think-pair-share dalam program Taqdm di lembaga Hizbul Kaafi. Pare. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyelidiki dampak strategi tersebut terhadap pemahaman dan keterampilan kritis peserta didik dalam konteks pembelajaran bahasa Arab, khususnya pada aspek maharah kalam. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan instruktur dan peserta didik, serta analisis terhadap materi pembelajaran dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi think-pair-share secara signifikan meningkatkan interaksi antar peserta didik, pemahaman konten, dan kemampuan kritis mereka dalam menguasai bahasa Arab. Implikasi penelitian ini mendukung pentingnya penggunaan strategi pengajaran yang interaktif dan kolaboratif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab, serta menunjukkan potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam konteks pendidikan bahasa yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi implementasi strategi ini di berbagai konteks pendidikan dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi Kata kunci : Bahasa Arab. think-pair-share. Hizbul Kaafi. Taqdm Abstract This research aims to assess the application and efficacy of the think-pair-share strategy within the Taqdm program at the Hizbul Kaafi Institute. Pare. Employing a qualitative methodology, the study scrutinized the strategy's impact on learners' comprehension and critical skills within the framework of Arabic language acquisition, specifically focusing on maharah kalam. Data collection encompassed participatory observation, interviews with instructors and learners, and analysis of instructional materials and field notes. Findings indicated that employing the think-pair-share strategy notably enhanced learners' interaction, comprehension of content, and critical aptitude in Arabic proficiency. The implications of this study underscore the significance of employing interactive and collaborative pedagogical approaches to augment the effectiveness of Arabic language instruction, while also highlighting avenues for further advancement across diverse educational settings. Consequently, additional research is encouraged to explore the implementation of this strategy across varied educational contexts and to delineate the factors influencing its efficacy. Diserahkan: 19-04-2024 Disetujui: 16-05-2024. Dipublikasikan: 28-06-2024 Rochmah. Murtaza MZ Keywords: think-pair-share. Hizbul Kaafi. Taqdm. Arabic Language PENDAHULUAN Bahasa Arab, yang secara luas dianggap sebagai salah satu subjek pembelajaran yang menantang dalam hal pemahaman dan penerapannya,1 ternyata dapat dikuasai melalui penerapan strategi dan metode yang sesuai. Penyelenggaraan pembelajaran dengan pemilihan strategi dan metode yang tepat mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan. 2 Diharapkan bahwa pemahaman yang diperoleh melalui metode yang sesuai akan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran secara keseluruhan. 3 Untuk mencapai efektivitas ini, diperlukan inovasi dan penyesuaian terhadap situasi dan kondisi yang ada. 4 Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Arab dapat diperoleh dan dikuasai melalui penerapan strategi dan metode yang disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi peserta didik. Sejauh ini, penelitian tentang penerapan strategi think-pair-share dalam pembelajaran bahasa Arab masih terbatas, terutama dalam hal pengaruhnya terhadap maharah kalam . emampuan komunikasi dalam bahasa Ara. Terdapat dua pola yang dapat diidentifikasi dalam penerapan strategi think-pair-share dalam konteks pembelajaran bahasa Arab. Pertama, strategi think-pair-share dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Arab. Penelitian yang dilakukan oleh Fadhillah menunjukkan bahwa penerapan strategi thinkpair-share yang bersifat interaktif dapat secara signifikan meningkatkan pembelajaran 1 Shafruddin Tajuddin. AuPengembangan Model Pembelajaran Bahasa Arab Tingkat Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Arab Siswa,Ay PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta 29, no. 2 (June 21, 2. : 206, https://doi. org/10. 21009/parameter. Fatih Rizqi Wibowo. AuProblematika Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum 2013,Ay Al MahAra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 2, no. : 59, https://doi. org/10. 14421/almahara. 2 Diah Rahmawati AsAoari. AuStrategi Dan Metode Pembelajaran Bahasa Arab,Ay in Konferensi Nasional Bahasa Arab I, vol. 1, 2015, 113. 3 Mardhatillah Syahril. Puput Nurshafnita, and Fauziah Nasution. AuMetode Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies 3, no. 1 (February 6, 2. : 92, https://doi. org/10. 47467/edui. 4 Nursayani MaruAoao. AuPenerapan Pembelajaran Inovatif Dalam Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris,Ay Jurnal Warta Dharmawangsa . https://doi. org/https://doi. org/10. 46576/wdw. 5 Amelya Khusnul Fadhilah and Farikh Marzuqi Ammar. AuMeningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab: Sebuah Studi Tentang Efektivitas Model Think-Pair-Share,Ay Indonesian Journal of Islamic Studies 12, no. : 6Ae13. Sumita Sabilla and Akmal Walad Ahkas. AuImproving Student Learning Outcomes in Arabic Learning Through the Think Pair Share (TPS) Model,Ay Edumaspul: Jurnal Pendidikan 7, no. 1 (March 1, 2. : 1698Ae1707, https://doi. org/10. 33487/edumaspul. Rendi Al Khafidh. Eva Iryani, and Muhammad Sobri. AuThink Pair Share Method In Improving Ability To Memorize Tashrif Istilahi In Learning Sharaf For Santri Darul Muttaqien Boarding School,Ay International Journal of Islamic Education. Research and Multiculturalism (IJIERM) 3, no. 1 (June 25, 2. : 1Ae14, https://doi. org/10. 47006/ijierm. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi bahasa Arab. 6 Kedua, strategi think-pair-share dapat diimplementasikan untuk meningkatkan maharah qirAAoah . emampuan membac. ,7 maharah kitabah . emampuan menuli. ,8 dan maharah istimaAo . emampuan mendenga. 9 Hamdi menjelaskan bahwa penggunaan strategi think-pair-share dapat secara efektif memperkuat kompetensi dalam maharah kitabah. 10 Meskipun telah dilakukan beberapa penelitian, namun belum ada penelitian yang secara spesifik mengidentifikasi penerapan strategi think-pair-share dalam konteks pembelajaran bahasa Arab sebagai upaya untuk meningkatkan maharah kalam. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak strategi thinkpair-share terhadap peningkatan maharah kalam. Fokus penelitian akan tertuju pada program taqdm yang diajarkan di Lembaga Hizbul Kaafi. Pare. Pemilihan program ini dilatarbelakangi oleh penggunaan strategi think-pair-share dalam proses pembelajaran di lembaga tersebut, yang telah terbukti berhasil meningkatkan kompetensi bahasa Arab bagi peserta didiknya. Dengan demikian, penelitian ini akan mengajukan dua pertanyaan penelitian, yaitu: pertama, bagaimana karakteristik pembelajaran think-pair-share dalam program taqdm di Lembaga Hizbul Kaafi? Kedua, apakah strategi think-pair-share efektif dalam meningkatkan maharah kalam peserta didik? Kedua pertanyaan ini akan menyoroti mekanisme penerapan think-pair-share yang berkontribusi pada pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab. Perlu dicatat bahwa penelitian ini akan membantu memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana strategi pembelajaran dapat diterapkan secara efektif untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Arab, khususnya dalam konteks maharah kalam. Penelitian ini berakar pada prinsip bahwa seleksi strategi pembelajaran yang tepat dalam konteks pembelajaran bahasa Arab, yang memungkinkan partisipasi aktif peserta didik, memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kapabilitas belajar Keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran tidak hanya dimaksudkan 6 Fadhilah and Ammar. AuMeningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab: Sebuah Studi Tentang Efektivitas Model Think-Pair-Share,Ay 6. 7 Ulfiyatul Jannah and Shofwatul FuAoadah. AuImproving StudentsAo Arabic Text Reading Skills Through Think Pair Share Type of Cooperative Learning Model,Ay Review of Islamic Studies 1, no. 1 (January 19, 2. 28Ae34, https://doi. org/10. 35316/ris. 8 Muhammad Afthon Ulin Saebatul Hamdi N. Nuha. AuThe Development Of Cooperative Learning Models Of Think Pair Share Type In The Maharah Kitabah Of Students In Vii Class Smpu Bp Amanatul Ummah MojokertoAy. ,Ay Journal Of Humanities And Social Studies 1, no. : 1012Ae23, https://humasjournal. id/index. php/HJ/article/view/185. 9 Adiva Yuri Azzahra and Zainul Abidin. AuThe Influence of Learning Models Think Pair Share on the Arabic Listening Skills at SMP Muhammadiyah 2 Tangerang,Ay Bulletin of Science Education 4, no. 242Ae56, https://doi. org/http://dx. org/10. 51278/bse. 10 Saebatul Hamdi N. Nuha. AuThe Development Of Cooperative Learning Models Of Think Pair Share Type In The Maharah Kitabah Of Students In Vii Class Smpu Bp Amanatul Ummah MojokertoAy. ,Ay 1012. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ untuk meningkatkan aspek kognitif semata, melainkan juga untuk memperkaya kapasitas mereka dalam berpikir kritis, memperluas cakrawala pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan sosial. Pendekatan pembelajaran semacam ini bertujuan untuk mendorong peserta didik agar dapat mengeksplorasi potensi diri mereka dengan lebih mendalam, sehingga mampu berkompetisi secara konstruktif dan berarti di antara sesama, serta menjadi individu yang lebih mandiri dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan demikian, tujuan pembelajaran yang terintegrasi dengan strategi partisipatif seperti ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan peningkatan akademik, tetapi juga untuk membentuk individu yang lebih holistik dan berkualitas. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang teliti guna menginvestigasi efektivitas strategi think-pair-share dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di Lembaga Hizbul Kaafi, yang terletak di Pare. Materi taqdm, sebagai pendekatan primer dalam kurikulum pengajaran lembaga tersebut, difokuskan pada pengembangan maharah kalam peserta didik, menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kemahiran Selama fase penelitian, data dikumpulkan melalui beragam teknik metodologis, termasuk pengamatan langsung dalam ruang kelas, interaksi intensif melalui wawancara dengan pengajar dan peserta didik, serta analisis mendalam terhadap materi pembelajaran yang digunakan. Di samping itu, penelitian ini juga mempertimbangkan konteks unik dari Lembaga Hizbul Kaafi sebagai lingkungan pembelajaran yang dapat berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan dan hasil dari metode think-pair-share yang diadopsi. Dengan pendekatan ini, tujuan penelitian adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang mekanisme dan dampak penggunaan metode think-pair-share dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Arab dan membangun rasa percaya diri peserta didik di dalam lingkungan pembelajaran yang spesifik ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Strategi Think-Pair-Share dalam Pembelajaran Penerapan model pembelajaran terus mengalami perkembangan guna meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Salah satu perkembangan yang terjadi dalam model pembelajaran di Indonesia adalah pendekatan kontekstual, yang salah satunya adalah pendekatan think-pair-share. Pendekatan think-pair-share merupakan strategi pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Lyman pada Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi 11 Model pembelajaran ini melibatkan peserta didik dalam proses berpikir, berkolaborasi dengan pasangannya, dan bekerja sama untuk mencapai pemahaman yang lebih baik. 12 Pada tahap think . , setiap peserta didik diberi kesempatan untuk memikirkan jawaban secara individu setelah pertanyaan diajukan. Pada tahap pair . , peserta didik berdiskusi dengan pasangannya untuk memperoleh berbagai ide dan mencapai jawaban yang akurat. Selanjutnya, pada tahap share . , setiap pasangan menyampaikan jawaban mereka yang telah diperbaiki melalui interaksi 13 Melalui keterlibatan aktif dari setiap kelompok yang berpasangan, tujuan dari model ini adalah untuk mendorong partisipasi peserta didik dalam pembelajaran, di mana setiap peserta didik memiliki peran penting dalam memecahkan masalah atau menjawab pertanyaan yang diberikan. Keterlibatan peserta didik dalam proses penerapan strategi think-pair-share telah tercermin dalam implementasi strategi tersebut. Tahap pertama dari penerapan ini adalah fase Berpikir, di mana guru menyajikan pertanyaan atau permasalahan yang menantang sehubungan dengan materi pelajaran. Para peserta didik kemudian diminta untuk merenungkan pertanyaan tersebut selama beberapa saat, dengan tujuan untuk merumuskan jawaban berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. 15 Proses berpikir individu ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk merumuskan jawaban secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan respons mereka terhadap pertanyaan tersebut. 16 fase ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis. 17 Pada tahap Berpasangan, guru menginstruksikan peserta didik untuk berpasangan dan berdiskusi mengenai pendapat 11 Ajeng Rosi Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic YearAy (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2. , 53. 12 Okta Rosfiani et al. AuUse of the Think-Pair Share Type Cooperative Learning Model in Improving Islamic Culture History Learning Outcomes for Class Vi Students at MTs Nurul Falah Ciater. South Tangerang. Banten,Ay Journal of Modern Islamic Studies and Civilization 2, no. : 94Ae107, https://doi. org/10. 59653/jmisc. 13 Hemant Lata Sharma and Priyamvada. AuTPS (Think-Pair-Shar. : An Effective Cooperative Learning Strategy for Unleashing Discussion in Classroom Interaction,Ay International Journal of Research in Social Sciences 8, no. : 94, https://w. us/index. 14 Alifia Rachmawati and Erwin Erwin. AuPengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Video Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar,Ay Jurnal Basicedu 6, no. : 7639, https://doi. org/10. 31004/basicedu. 15 Ribhi Khaleel Ahmad Hamdan. AuThe Effect of (Think Ae Pair Ae Shar. Strategy on the Achievement of Third Grade Student in Sciences in the Educational District of Irbid,Ay Journal of Education and Practice 8, 9 . : 88. 16 Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic Year. Ay 17 Muhammad Lukman Syafii. AuUsing the Think-Pair-Share Strategy To Increase StudentsAo Active Involvement and To Improve Their Speaking Ability,Ay IJEE (Indonesian Journal of English Educatio. 5, no. : 65, https://doi. org/10. 15408/ijee. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ mereka terkait dengan pertanyaan yang telah diajukan, dengan rekan sebelahnya. Setiap peserta didik kemudian berbagi ide dan gagasan yang telah dipikirkan sebelumnya, serta mempengaruhi rekan mereka dengan jawaban yang mereka miliki. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial peserta didik dan memberi mereka kesempatan untuk berlatih menyampaikan ide-ide mereka. 19 Tahap Berbagi melibatkan partisipasi guru, yang meminta setiap pasangan peserta didik untuk menyampaikan ide-ide mereka di depan kelas, sementara pasangan lainnya memberikan Partisipasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran guru dalam ruang kelas, serta memberikan pengalaman yang berharga bagi peserta didik dalam berbicara di depan umum. 20 Melalui proses ini, diharapkan bahwa peserta didik akan dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam berbicara di hadapan publik, sambil memanfaatkan waktu dan energi guru secara efisien. Taqdm dalam Konteks Pembelajaran Bahasa Arab Taqdm merupakan komponen yang tergabung dalam salah satu metode pembelajaran Bahasa Arab yang dapat diterapkan oleh para guru kepada peserta didik Dari perspektif bahasa, metode dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian langkah atau cara yang harus ditempuh dengan maksud mencapai tujuan tertentu. Metode ini melibatkan serangkaian langkah yang dilakukan oleh guru secara terstruktur dan sistematis dalam proses pengajaran. 23 Thohir menjelaskan bahwa metode berkaitan dengan semua kegiatan yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan di dalam kelas sebagai bagian dari proses penyampaian materi. 24 Dengan memahami definisi tersebut, metode pembelajaran bahasa Arab dapat diartikan sebagai langkah-langkah yang teratur dan sistematis yang dilakukan oleh guru untuk membantu peserta didik memahami materi pembelajaran bahasa Arab. 18 Hamdan. AuThe Effect of (Think Ae Pair Ae Shar. Strategy on the Achievement of Third Grade Student in Sciences in the Educational District of Irbid,Ay 89. 19 Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic Year,Ay 55. Syafii. AuUsing the Think-Pair-Share Strategy To Increase StudentsAo Active Involvement and To Improve Their Speaking Ability,Ay 66. 20 Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic Year,Ay 55. Hamdan. AuThe Effect of (Think Ae Pair Ae Shar. Strategy on the Achievement of Third Grade Student in Sciences in the Educational District of Irbid,Ay 89. 21 Syafii. AuUsing the Think-Pair-Share Strategy To Increase StudentsAo Active Involvement and To Improve Their Speaking Ability,Ay 66. 22 Rusdi and Kasmiat. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Bahasa Arab (Pekanbaru: Penerbit Benteng Media, 2. , 7. 23 Enok Rohayati. Metodologi Pengajaran Bahasa Arab (Palembang: Rafah Press UIN Raden Fatah Palembang, 2. 24 Muhammad Thohir. AuKonsep Dasar Metode Pembelajaran Bahasa Arab,Ay in Metode Pembelajaran Bahasa Arab Sebagai Bahasa Asing (Sidoarjo: Kanzun Books, 2. , 7. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi Proses pembelajaran bahasa Arab terus mengalami perkembangan, terutama dalam hal metode pembelajaran. Awalnya, metode pembelajaran bahasa Arab dimulai dari pemahaman terhadap teks yang berisi tata bahasa dan terjemahan . l-QawA'id wa alTarjama. , tetapi kemudian mengalami transformasi menjadi metode langsung . riqah al-MubAsyarah Transformasi ini dapat diuraikan secara singkat menjadi enam metode, yaitu: metode gramatika-terjemah . rqah al-QawA'id wa al-Tarjama. , metode langsung . rqah MubAsyira. , metode audiolingual . rqah Sam'iyyah-Syafahiyya. , metode komunikatif . riqah al-IttishAliyya. , dan metode eklektik . rqah alIntiqAiyya. 25 Berdasarkan pemetaan tersebut, materi Taqdm26 termasuk dalam kategori metode eklektik . etode campura. Metode ini menggabungkan beberapa pendekatan dalam menyajikan bahan pelajaran bahasa Arab. Metode eklektik memungkinkan fleksibilitas dalam pengajaran dengan memadukan elemen-elemen yang efektif dari berbagai metode pembelajaran. Hizbul Kaafi: Sebuah Perkenalan Singkat Kampung Inggris. Pare merupakan destinasi pendidikan yang memfasilitasi peserta didik untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing. Terletak di kecamatan Pare. Kabupaten Kediri. Jawa Timur, pusat pendidikan ini terletak di Desa Tulungrejo. Sejarah terbentuknya label "Kampung Inggris" pertama kali tercatat dengan berdirinya Basic English Course (B. C) pada tahun 1977 oleh Mohammad Kalend, yang dikenal sebagai Mr. Kalend. 27 Beliau berasal dari Kutai Kertanegara dan merupakan murid dari Kyai Yazid, seorang kiai yang mahir dalam 14 bahasa dan memiliki pondok pesantren Darul Falah di Tulung Rejo. 28 Saat ini. Kampung Inggris. Pare tidak hanya menawarkan kursus Bahasa Inggris,29 tetapi juga Bahasa Arab, termasuk di dalamnya program Hizbul Kaafi. Hizbul Kaafi menjadi salah satu lembaga kursus bahasa asing, bahasa Arab, yang berada di sebelah timur Kota Kediri. Hizbul Kaafi beralamat di Jalan Asparaga No. 25 Ahmadi and Aulia Mustika Ilmiani. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab Konvensional Hingga Era Digital (Yogyakarta: RUAS MEDIA, 2. , 23. 26 Taqdim adalah salah satu mata pelajaran di lembaga HK yg berfokus untuk membiasakan peserta didik berbicara menggunakan Bhs arab dgn berbagai macam tema dalam waktu yg relatif singkat, sehingga peserta didik AudipaksaAy untuk kemudian menjadi terbiasa berbicara & bercakap-cakap menggunakan bahasa arab tanpa banyak berpikir . AuWawancara Dengan Ahmad Kafi. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare,Ay n. 27 Ranto Praja Hamonangan. AuDaya Tarik Kampung Inggris Pare Sebagai Tujuan Pembelajaran Bahasa,Ay Jurnal Gama Societa 4, no. : 7, https://doi. org/10. 22146/jgs. Alfi Syahri Putera and Dedi Kurnia Syah Putra. AuKomunikasi Lintas Budaya Dalam Proses Belajar Bahasa Inggris Di Kampung Inggris Pare Kediri,Ay Communicology 7, no. : 1. 28 Nur Afni Lathifah. Agus Purnomo, and Sukamto Sukamto. AuDinamika Pengelolaan Kampung Inggris Oleh Masyarakat Di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri,Ay Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 9, no. : 192, https://doi. org/10. 23887/jish-undiksha. 29 Wiwin Yulianingsih et al. Learning Society Kampung Inggris, ed. Tim Beta Aksara (Kota Batu: Cv. Beta Aksara, 2. , w. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ Desa Tulungrejo. Kecamatan Pare. Kediri. Sejarah berdirinya Hizbul Kaafi dapat ditelusuri dari keinginan pendirinya. Ahmad Kafi, untuk meraih kemandirian dalam Konsultasi dengan gurunya di pondok Al-Hikmah 1 memberinya inspirasi untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan non-formal dengan syarat bahwa lembaga tersebut harus memiliki nama yang mencerminkan makna keilmuan. Dengan mengikuti nasihat tersebut. Ahmad Kafi mendirikan lembaga pembelajaran non-formal yang diberi nama Hizbul Kaafi, yang secara harfiah bermakna kelompok yang cocok untuk mempelajari bahasa Arab. Visi dari lembaga Hizbul Kaafi adalah untuk membentuk individu yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab secara aktif dan memiliki integritas moral yang tinggi. Mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemahiran dan kemampuan dalam bahasa, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai etika dalam interaksi sehari-hari. Sementara itu, misi dari Hizbul Kaafi adalah untuk menginspirasi masyarakat agar mencintai ajaran agama melalui pemahaman yang mendalam dalam bahasa Arab. Selain itu, lembaga ini bertujuan untuk membentuk individu yang memiliki sikap positif, mampu berinovasi, kreatif, dan mandiri dalam mencapai tujuan mereka. Dengan demikian. Hizbul Kaafi berkomitmen untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang mampu merangsang perkembangan intelektual dan moral pesertanya. Metode pembelajaran yang diadopsi oleh Hizbul Kaafi adalah pendekatan gabungan, yang memadukan metode klasikal dengan metode modern. Pendekatan ini sesuai dengan konteks pembelajaran di Pare yang telah berkembang pesat, menghasilkan kombinasi metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif, efisien, dan mengasyikkan bagi para Berdasarkan hasil wawancara, tujuan utama dari Hizbul Kaafi adalah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi aktif dan pasif dalam bahasa Arab, serta kemampuan untuk memahami teks Al-Qur'an, hadits, dan literatur klasik Islam. Dengan demikian, lembaga ini bertujuan untuk membekali pesertanya dengan keterampilan bahasa yang holistik dan mendalam, yang meliputi pemahaman serta penerapan praktis terhadap sumber-sumber teks agama Islam. Hizbul Kaafi menyediakan dua kategori program, yakni program pokok dan program Program pokok terbagi menjadi empat, dimulai dengan Kamilah 1 yang memberikan dasar-dasar bahasa Arab seperti hiwar, mufrodAt, tarjamah, insya', taqdm, dan pengembangan keterampilan. Kamilah 2 adalah kelanjutan dari Kamilah 1 dengan tambahan materi debat untuk meningkatkan kemampuan berargumentasi. Sementara itu. Kamilah 3 merupakan program tingkat lanjut yang memperdalam pemahaman dan keterampilan bahasa Arab. Program khusus Tamyiz ditujukan untuk studi mendalam 30 AuWawancara Dengan Ahmad Kafi. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare. Ay 31 AuWawancara Dengan Ahmad Kafi. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare. Ay 32 AuWawancara Dengan Ahmad Kafi. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare. Ay Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi dalam mempelajari terjemahan Al-Qur'an dan kitab kuning, fokus pada pemahaman teksteks agama. 33 Program tambahan di Hizbul Kaafi meliputi khitobah, imla', debat, dan khotmil qur'An, yang menawarkan pengalaman belajar tambahan untuk peserta yang Dengan demikian. Hizbul Kaafi memberikan kurikulum yang berjenjang, mulai dari level dasar hingga tingkat lanjutan, serta menyesuaikan dengan kebutuhan dan minat peserta. Guna mendukung proses belajar mengajar yang efektif. Hizbul Kaafi telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang memadai. Fasilitas yang tersedia meliputi kantor administrasi yang berfungsi sebagai pusat koordinasi, asrama untuk penginapan bagi peserta yang berasal dari luar kota, ruang kelas yang nyaman dan dilengkapi dengan peralatan pembelajaran modern, serta akses WiFi gratis untuk mendukung pembelajaran digital. Selain itu, tersedia juga fasilitas dapur untuk memenuhi kebutuhan makanan peserta selama masa belajar di lembaga ini. Pengajar di Hizbul Kaafi dipilih dari kalangan alumni lembaga tersebut, yang telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran yang ditawarkan. Dengan demikian, pengajar memiliki pemahaman yang mendalam tentang metode pembelajaran Hizbul Kaafi dan dapat memberikan pengalaman belajar yang konsisten serta berkualitas bagi para peserta Hal ini juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, di mana pengajar memiliki pengalaman langsung dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta selama proses pembelajaran. Konstruksi Penerapan Think-Paire-Share dalam Pembelajaran Taqdm di Hizbul Kaafi Masa belajar untuk program di Hizbul Kaafi berlangsung selama 1 bulan, dimulai pada tanggal 10 setiap bulannya. Jadwal kelas ditetapkan pada hari Senin hingga Jumat, dengan waktu pembelajaran dari pukul 07. 00 hingga 11. 30, dan dilanjutkan pada pukul 14. Program tambahan akan berlangsung setelah Shalat Magrib. Pada minggu pertama dan kedua dari program Kamilah 1, peserta didik menjalani masa pembiasaan untuk praktik kalam seperti khiwAr atau muhadaah, serta menghafal mufrodAt. Dalam sehari, pengajar dapat memberikan puluhan hingga ratusan mufrodAt yang harus dihafalkan oleh peserta. Sarana pembelajaran menjadi faktor penting dalam keberhasilan tanpa sarana yang memadai, pembelajaran tidak akan efektif, dan peserta tidak akan dapat memahami materi dengan baik. Sarana pembelajaran di Hizbul Kaafi meliputi buku pegangan, kamus, dan papan tulis, yang digunakan dalam setiap sesi pembelajaran untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan materi dengan lebih baik. 33 Khoirul Wildan and A. Jauhar Fuad. AuImplementasi Metode Tamyiz Dalam Pembelajaran Baca Kitab Kuning,Ay AL-WIJDyEN Journal of Islamic Education Studies 4, no. : 91Ae105, https://doi. org/10. 58788/alwijdn. 34 AuWawancara Dengan Ahmad Kafi. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare. Ay Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ Langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar di Hizbul Kaafi dimulai dengan pengenalan mufrodAt sebelum pembelajaran dimulai. Peserta didik diwajibkan untuk menjawab pertanyaan tentang mufrodAt yang telah dipelajari dengan benar. Setelah pemahaman tentang mufrodAt dipastikan, pengajar mengajukan pertanyaan tentang peristiwa yang akan datang. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi lima kelompok dan lima tema pembelajaran dituliskan di papan tulis. Peserta didik diberi waktu untuk memikirkan dan mendiskusikan setiap tema dengan bahasa Arab bersama anggota kelompoknya. Selama diskusi, pengajar memberikan pendampingan aktif dan menjawab pertanyaan tentang mufrodAt yang belum dipahami. Setelah waktu diskusi berakhir, setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan Peserta didik yang lain kemudian diajak untuk mengajukan satu pertanyaan terkait hasil presentasi. Dengan pendekatan ini, pembelajaran di Hizbul Kaafi tidak hanya memperdalam pemahaman bahasa Arab, tetapi juga memupuk keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif peserta didik. Tujuan dari implementasi strategi think-pair-share pada pembelajaran taqdm di lembaga pembelajaran non-formal Hizbul Kaafi adalah untuk melatih dan membiasakan peserta didik untuk berkomunikasi dengan lancar menggunakan bahasa Arab. Hal ini merupakan respons terhadap fakta bahwa sebagian peserta didik belum memiliki kemampuan berkomunikasi yang memadai dalam bahasa Arab. Strategi ini diimplementasikan pada minggu ketiga pembelajaran karena pada tahap ini kemampuan berkomunikasi peserta didik telah mengalami perkembangan yang signifikan. Evaluasi mingguan dilakukan untuk memantau perkembangan setiap peserta didik dalam mempelajari materi pembelajaran. Pada pembelajaran taqdm, evaluasi dilakukan dengan cara meminta peserta didik untuk mempresentasikan satu tema yang telah ditetapkan di depan kelas. Dengan demikian, evaluasi ini tidak hanya mengukur pemahaman materi, tetapi juga kemampuan peserta didik dalam menyampaikan informasi dengan menggunakan bahasa Arab secara efektif. Ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi komunikatif nyata. Penerapan strategi Think-pair-share di lembaga non-formal Hizbul Kahfi, yang disusun melalui materi pembelajaran taqdm, dapat meningkatkan kemampuan komunikasi . aharah kalA. dalam bahasa Arab. Peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Arab pada peserta didik dipengaruhi oleh penekanan pada aspek berpikir kritis melalui penyajian tema atau pertanyaan yang diajukan. Pendekatan ini membuktikan bahwa penerapan strategi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempertimbangkan topik yang kemudian diungkapkan dalam bentuk komunikasi lisan, 35 AuWawancara Dengan Corry Intania Maisya. Tanggal 01 Agustus 2019. Di Hizbul Kaafi Pare,Ay n. 36 AuWawancara Dengan Corry Intania Maisya. Tanggal 01 Agustus 2019. Di Hizbul Kaafi Pare. Ay Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi sehingga mendorong peningkatan refleksi kritis di antara mereka. 37 Interaksi yang terjalin di antara peserta didik dalam kelompok-kelompok kecil menghasilkan dampak yang signifikan dalam membentuk kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan terhadap pertanyaan atau tema yang diangkat. Hal ini disebabkan oleh ikatan emosional yang terbentuk di antara peserta didik, yang memudahkan mereka dalam 38 Penerapan strategi Think-pair-share menunjukkan integrasi antara aspek kognitif dan sosial dalam pembelajaran, yang mengindikasikan perkembangan pemikiran dan pengetahuan yang signifikan. Signifikansi yang timbul dari penerapan strategi Think-pair-share menyoroti pentingnya pemilihan metode yang tepat dalam konteks pembelajaran bahasa Arab. Metode eklektik yang diimplementasikan oleh lembaga non-formal Hizbul Kahfi berhasil menyuguhkan pendekatan yang memfasilitasi proses pembelajaran bagi para peserta didik dalam memahami bahasa Arab. Pemilihan metode eklektik sebagai pendekatan pengajaran terbukti sesuai bagi para pembelajar non-Arab dalam memperoleh pemahaman yang efektif terhadap bahasa tersebut. 40 Keberhasilan dalam pembelajaran bahasa Arab memiliki signifikansi yang besar karena memungkinkan para peserta didik untuk mengenali dan memahami materi dengan baik. 41 Pemahaman mendalam tentang metode pembelajaran ini kemudian dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi para pengajar, memungkinkan mereka untuk lebih fleksibel dalam menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik yang mereka ajar. 42 Penerapan metode eklektik menjadi perwujudan dari upaya penyesuaian yang dilakukan oleh Hizbul Kahfi terhadap peserta didiknya, dengan tujuan mempermudah proses pembelajaran bahasa Arab. Strategi Think-Paire-Share dalam Materi Taqdm: Komprehensivitas Pembelajaran Bahasa Arab Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan strategi yang tepat dalam proses pembelajaran bahasa memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan individu dalam 37 Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic Year,Ay 55. 38 Fadhilah and Ammar. AuMeningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab: Sebuah Studi Tentang Efektivitas Model Think-Pair-Share,Ay 8. 39 N R Fatimah. M Murdiono, and Anisatu Thoyyibah. AuThe Effectiveness of the Cooperative Think Pair Share Learning Model in Improving Arabic Writing Skills,Ay Aphorisme : Journal of Arabic Language. Literatur, and Education 5, no. : 3, https://doi. org/10. 37680/aphorisme. 40 Siti Milatul Mardiyah. AuMetode Eklektik Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah 5, no. 1 (June 29, 2. : 121, https://doi. org/10. 55187/tarjpi. 41 Ahmad Munawwir. AuMetode Eklektik Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay Shaut Al Arabiyyah 8, 1 . : 86, https://doi. org/10. 24252/saa. 42 Moh. Zarkani. AuEfektivitas Metode Eklektik Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay Al-Amin Journal: Educational Social Studies . http://ejournal. id/sasambo/index. php/alamin/article/view/3666. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ berkomunikasi menggunakan bahasa asing, khususnya dalam aspek maharah kalAm. Pemilihan strategi yang beragam, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik para peserta didik, tidak hanya dapat meningkatkan pemahaman terhadap bahasa yang sedang dipelajari, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi mereka. Sebagai contoh, penggunaan strategi think-pair-share dalam konteks pengajaran materi taqdm di lembaga non-formal Hizbul Kaafi telah terbukti memberikan dampak positif dalam pengembangan kemampuan berbahasa Arab Ajeng menjelaskan bahwa strategi think-pair-share mendorong partisipasi aktif, motivasi yang lebih tinggi, dan kenyamanan peserta didik dalam proses pembelajaran. 43 Selain itu, strategi ini memungkinkan para pendidik untuk mengevaluasi kemajuan peserta didik secara lebih efektif, memberikan pandangan yang lebih jelas tentang kemampuan mereka, dan mengarahkan proses pembelajaran lebih lanjut. 44 Dengan demikian, penerapan strategi yang tepat tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta didik, tetapi juga bagi lembaga pendidikan dalam keseluruhan proses pembelajaran. Peningkatan kemampuan komunikasi bahasa asing juga dipengaruhi oleh kesiapan lembaga dalam berbagai aspek, termasuk sumber daya manusia, fasilitas, serta lingkungan yang mendukung. Dalam konteks ini, penting untuk memperhatikan bahwa motivasi peserta didik untuk belajar dan membangun hubungan interpersonal yang memadai juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam proses pembelajaran. Alawiyah juga menegaskan bahwa lingkungan belajar dan motivasi belajar memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap kemajuan peserta didik. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu mengutamakan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan memperhatikan faktor motivasi belajar sebagai prioritas. Hal ini bertujuan agar peserta didik mampu memahami materi dengan baik dan dapat beradaptasi secara efektif dengan apa yang telah mereka pelajari. Penggunaan strategi dan metode pembelajaran yang efektif, baik di lembaga formal maupun non-formal, telah terbukti mendukung kemajuan peserta didik. Hizbul Kaafi, yang mengkhususkan diri dalam kursus bahasa Arab, menunjukkan keberhasilannya dalam meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik melalui program taqdm. Program ini menjadi daya tarik bagi peserta didik untuk terus mengikuti program yang diselenggarakan oleh lembaga tersebut. Selain itu, pendekatan campuran atau metode 43 Adellia. AuThe Implementation of Teaching Speaking Skills Through Think-Pair-Share Strategy At Eighth Grade Students of Junior High School Queen Ibnu Sina 2022-2023 Academic Year,Ay 56. 44 Sharma and Priyamvada. AuTPS (Think-Pair-Shar. : An Effective Cooperative Learning Strategy for Unleashing Discussion in Classroom Interaction,Ay 97. 45 Sufi Alawiyah. Syukri Ghozali, and Suwarsito Suwarsito. AuPengaruh Lingkungan Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar,Ay Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran 2, no. 2 (May 23, 2. : 138, https://doi. org/10. 30605/jsgp. bandingkan dengan Aulia Rahman. AuPeran Lingkungan Bahasa Arab Dalam Meningkatkan Penguasaan Bahasa Arab Pada Pesantren Izzur Risalah Panyabungan,Ay in Prosiding Konferensi Nasional I: Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2021, 83. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Implementasi Strategi Think-Pair-Share Pada Program Taqdm di Lembaga Pembelajaran Non-Formal Hizbul Kahfi eklektik yang digunakan oleh Hizbul Kaafi dalam proses pembelajaran juga memberikan manfaat yang signifikan. Pendekatan ini membantu peserta didik memahami materi dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sari, salah satu peserta kursus, menyatakan bahwa pembelajaran Taqdm di Hizbul Kaafi membuatnya lebih mudah mempelajari bahasa Arab dan meningkatkan kepercayaan dirinya. 46 Sedangkan peserta lainnya. Yasin, menyoroti bahwa pembelajaran di Hizbul Kaafi mempermudah praktik bahasa Arab dengan penyajian kosa kata yang mudah dimengerti. 47 Dengan demikian, proses pembelajaran bahasa Arab di Hizbul Kaafi. Pare, dengan menggunakan metode yang terstruktur dan bervariasi, telah berhasil memfasilitasi peserta didik dalam memahami dan mempraktikkan bahasa Arab dengan lebih efektif. Metode yang diramu dengan baik ini membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran mereka dengan lebih efisien dan komprehensif. Komprehensifnya pemilihan metode think-pair-share dalam pengajaran bahasa Arab untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri peserta didik dalam maharah kalam masih menjadi fokus yang belum tercakup dalam penelitian sebelumnya. Studi yang memanfaatkan think-pair-share sebagai strategi pembelajaran bahasa Arab belum sepenuhnya menunjukkan peningkatan dalam maharah kalAm peserta didik. Penelitian yang telah dilakukan hingga kini masih berkutat pada menjelaskan peningkatan hasil belajar bahasa Arab dengan menggunakan strategi think-pair-share. 48 Selain itu, terdapat peningkatan yang lebih spesifik terkait penggunaan strategi think-pair-share dalam meningkatkan maharah kitabah dan qira'ah peserta didik. 49 Penerapan strategi thinkpair-share di lembaga Hizbul Kaafi telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan maharah kalAm peserta didik, yang menjadi salah satu inovasi baru dalam penelitian ini. IV. KESIMPULAN Narasi ini menghadirkan paradoks umum dalam pembelajaran bahasa Arab, di mana persepsi sulitnya materi tidak selalu sejalan dengan kemajuan dalam strategi dan metode Fokus pada keberhasilan penerapan strategi "think-pair-share" dalam 46 AuWawancara Dengan Anggraini Fatika Sari. Tanggal 01 Agustus 2019. Di Hizbul Kaafi Pare,Ay n. 47 AuWawancara Dengan Asep Bari Yasin. Tanggal 13 Juli 2019. Di Hizbul Kaafi Pare,Ay n. Fadhilah and Ammar. AuMeningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab: Sebuah Studi Tentang Efektivitas Model Think-Pair-Share,Ay 12. Sabilla and Ahkas. AuImproving Student Learning Outcomes in Arabic Learning Through the Think Pair Share (TPS) Model,Ay 1698. 49 Saebatul Hamdi N. Nuha. AuThe Development Of Cooperative Learning Models Of Think Pair Share Type In The Maharah Kitabah Of Students In Vii Class Smpu Bp Amanatul Ummah MojokertoAy. ,Ay 1012. Jannah and FuAoadah. AuImproving StudentsAo Arabic Text Reading Skills Through Think Pair Share Type of Cooperative Learning Model,Ay 28. Fatimah. Murdiono, and Thoyyibah. AuThe Effectiveness of the Cooperative Think Pair Share Learning Model in Improving Arabic Writing Skills,Ay 1. Ukazh. Vol. No. 2 Juni, 2024 Rochmah. Murtaza MZ program taqdm di lembaga Hizbul Kaafi. Pare, menyoroti perubahan positif dalam kemahiran bahasa Arab peserta didik, terutama dalam maharah kalam, atau kemampuan Pendekatan ini memerlukan peserta didik untuk tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka secara kognitif, tetapi juga mendorong mereka untuk berpikir secara kritis. Kombinasi ini berpotensi membentuk keterampilan komunikasi yang lebih mendalam dan meningkatkan kepercayaan diri individu dalam menggunakan bahasa Arab secara lisan. Dengan demikian, penekanan pada strategi dan metode pembelajaran yang efektif tidak hanya mengubah paradigma sulitnya pembelajaran bahasa Arab, tetapi juga menjanjikan hasil yang lebih bermakna dan berkelanjutan bagi para peserta didik. Meskipun demikian, penelitian ini menghadapi dua batasan metodologis yang perlu Pertama, penelitian ini terbatas pada penerapan strategi think-pair-share yang hanya diselidiki di satu lembaga, yaitu lembaga Hizbul Kaafi. Pare. Keterbatasan ini mengakibatkan pembahasan yang terfokus pada satu lembaga saja, tanpa memperhitungkan kemungkinan variasi hasil yang mungkin terjadi di lembaga lain yang juga menerapkan strategi yang serupa. Kedua, penelitian ini terbatas pada fokus pada satu program spesifik, yaitu program taqdm di lembaga Hibul Kaafi. Hal ini menunjukkan bahwa hasil penelitian ini hanya mencerminkan efektivitas strategi think-pair-share dalam konteks program yang telah ditentukan, tanpa memperhitungkan potensi variasi hasil di program-program yang berbeda. Dengan mempertimbangkan kedua batasan ini, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan membandingkan penerapan strategi think-pair-share di berbagai lembaga atau program, sehingga memungkinkan analisis yang lebih komprehensif tentang efektivitas strategi tersebut secara lebih luas. DAFTAR PUSTAKA