JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Portal Web Desa Medan Senembah Kabupaten Deli Serdang Widiarti Rista Maya1. Elfitriani 2. Sri Murniyanti3. Ita Mariami4. Rina Mahyuni5 1,3,4 Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Manajemen Informatika. STMIK Triguna Dharma Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma Email: widiartirm87@gmail. com, 2trianielfi@gmail. com, 3srimurnianti21@gmail. itamariami66@gmail. com, 5Rinamahyuni14@gmail. Abstrak Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi keniscayaan bagi pemerintah desa untuk memenuhi tuntutan keterbukaan informasi publik dan peningkatan kualitas layanan. Desa Medan Senembah. Kabupaten Deli Serdang, telah memiliki Portal Web Desa sebagai platform digital resmi, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan digital perangkat desa dan masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatih perangkat desa serta perwakilan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan efektif Portal Web Desa sebagai pusat informasi dan layanan digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis workshop dan pendampingan praktik langsung . ands-on worksho. , yang meliputi materi pengenalan struktur portal, teknik mengunggah konten . erita, data monografi, produk unggula. , dan prosedur layanan online melalui portal. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari perangkat desa. Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perwakilan tokoh masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana rata-rata skor pengujian pemahaman awal . %) meningkat menjadi 89%setelah pelatihan. Perangkat desa juga menunjukkan kemampuan praktis dalam mengelola konten, dibuktikan dengan suksesnya pengunggahan data dan berita baru secara mandiri. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa sosialisasi dan pelatihan hands-on berhasil meningkatkan kapasitas digital Desa Medan Senembah, menjadikannya lebih siap dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan dan adaptif terhadap era digital. Kata Kunci: Portal Web Desa. Keterbukaan Informasi. Layanan Digital. Sosialisasi. Medan Senembah. Abstract The adoption of Information and Communication Technology (ICT) is an imperative for village governments . ocal administratio. to meet the demands for public information transparency and elevate service quality. While the Medan Senembah Village Government. Deli Serdang Regency, has established a Village Web Portal (VWP) as its official digital platform, its utility remains suboptimal due to limitations in the digital literacy and competency . igital knowledge and skill. of both village officials and the community. This Community Service (CS) program was designed to socialize and train village officials and community representatives on the effective management and utilization of the VWP as an integrated digital information and service hub. The method employed involved workshop-based training, supplemented by hands-on technical assistance. The training curriculum encompassed: an introduction to the portal's structure, techniques for uploading digital content . ews, monographic data, superior local product. , and procedures for online service delivery via the VWP. Twenty-five participants attended the activity, comprising village officials, members of the Village Consultative Body (BPD), and representatives of community leaders. The evaluation results demonstrated a significant increase in participant comprehension, evidenced by an improvement in the average pretraining understanding test score from 51% to 89% post-training. Furthermore, village officials demonstrated practical competence in content management, confirmed by the successful, independent uploading of new data and news content. This community service intervention concludes that the handson outreach and training successfully enhanced the digital capacity of Medan Senembah Village, positioning it better to achieve transparent and adaptive governance in the digital era. Keywords: Village Web Portal. Information Disclosure. Digital Services. Digital Capacity Building. Medan Senembah. Page | 77 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 PENDAHULUAN Penerapan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah menempatkan desa sebagai subjek pembangunan yang memiliki otonomi dalam pengelolaan aset, keuangan, serta penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Amanat undang-undang ini diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menuntut seluruh badan publik, termasuk pemerintah desa, untuk menyediakan akses informasi yang transparan dan akuntabel kepada Dalam konteks ini, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya melalui implementasi E-Government atau yang lebih spesifik disebut E-Village, menjadi solusi fundamental untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang efisien, transparan, dan partisipatif (Purnamasari & Wahyuni, 2. Desa Medan Senembah, yang merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Deli Serdang, memiliki potensi yang perlu didukung dengan sistem informasi yang memadai. Berdasarkan observasi awal. Pemerintah Desa Medan Senembah telah mengambil langkah progresif dengan menyediakan Portal Web Desa resmi sebagai upaya digitalisasi layanan dan informasi. Portal ini sejatinya dirancang sebagai platform terpadu untuk menyajikan data profil desa, laporan keuangan, update kegiatan, serta memfasilitasi pengurusan surat menyurat secara daring. Namun, implementasi dan keberfungsian portal tersebut belum optimal. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah rendahnya literasi digital dan kurangnya keterampilan praktis di kalangan perangkat desa dalam mengelola konten portal secara mandiri dan berkelanjutan. Akibatnya, informasi yang disajikan seringkali tidak diperbarui . , fitur layanan online tidak digunakan, dan masyarakat pun belum teredukasi sepenuhnya mengenai keberadaan dan cara pemanfaatan portal tersebut. Kondisi ini secara langsung menghambat upaya desa dalam mencapai transparansi dan efisiensi layanan publik. Pengabdian ini berfokus pada upaya mengatasi kesenjangan digital tersebut melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan intensif. Merujuk pada penelitian sebelumnya (Dewi & Wijaya, 2. , metode pelatihan yang bersifat hands-on dan pendampingan terbukti efektif dalam mempercepat proses adopsi teknologi di lingkungan pemerintahan desa. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis perangkat desa dan perwakilan masyarakat Desa Medan Senembah dalam mengakses, mengelola, dan memanfaatkan fitur-fitur pada Portal Web Desa, sehingga portal tersebut dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana keterbukaan informasi dan layanan digital yang berkelanjutan. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) mengenai sosialisasi dan pelatihan penggunaan Portal Web Desa ini dirancang melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan Seluruh tahapan dilaksanakan di Desa Medan Senembah. Kabupaten Deli Serdang, selama periode dua minggu pada bulan Oktober 2025. Gambar 1. Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat. Page | 78 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Lokasi dan Target Peserta Lokasi Kegiatan: Balai Desa/Kantor Kepala Desa Medan Senembah. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memudahkan akses peserta dan memastikan ketersediaan sarana pendukung seperti jaringan listrik dan Wi-Fi . ika ad. Target Peserta: Target utama PKM ini adalah 25 orang yang terdiri dari: Perangkat Desa (Sekretaris Desa. Kepala Urusan/Seks. sebagai Content Manager utama. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Perwakilan tokoh masyarakat dan pemuda/karang taruna sebagai calon pengguna layanan dan penyebar informasi. Gambar 2. Tim Pengabdian Masyarakat STMIK Triguna Dharma Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan PKM dibagi menjadi tiga tahapan utama: Tahap Persiapan (Pre-Activit. Koordinasi dan Izin: Melakukan survei awal . eed assessmen. dan koordinasi dengan Kepala Desa dan perangkat desa untuk mendapatkan izin, menentukan jadwal, serta mengidentifikasi fitur portal yang paling krusial untuk disosialisasikan. Penyusunan Materi: Menyusun modul pelatihan dan bahan sosialisasi yang fokus pada praktik langsung, termasuk membuat akun uji coba, menyiapkan data sampel untuk diunggah . erita, pengumuman, data des. , serta menyusun panduan langkah demi langkah . tep-by-step guid. penggunaan fitur administrator dan fitur publik. Instrumen Evaluasi: Menyiapkan instrumen berupa Pre-test untuk mengukur pengetahuan awal dan Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman pasca pelatihan, serta kuisioner kepuasan Tahap Pelaksanaan (In-Activity: Sosialisasi dan Pelatiha. Tahap ini dilakukan dalam bentuk Workshop Interaktif dan Hands-on Training selama 1 hari Page | 79 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Gambar 3. Fase Pelaksanaan Kegiatan Pada Tahap Pelaksanaan Sosialisasi Disela-sela kegiatan pelatihan dan saat proses pelatihan telah berakhir, dilakukan pendokumentasian yang bertujuan untuk pembuatan laporan serta sebagai bukti pendukung untuk luaran pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat. Gambar 5. Kegiatan Dokumentasi Dalam Tahap Pelaksanaan Kegiatan Tahap Monitoring dan Evaluasi (Post-Activit. Pendampingan: Melakukan pendampingan selama 1 bulan pasca-pelatihan melalui grup komunikasi online untuk memastikan perangkat desa terus melakukan pembaruan konten dan memecahkan kendala teknis yang mungkin timbul. Analisis Evaluasi: Menganalisis hasil Pre-test dan Post-test untuk mengukur efektivitas metode pelatihan yang digunakan. Metode Evaluasi Keberhasilan Efektivitas kegiatan PKM diukur melalui tiga indikator utama: Evaluasi Kognitif: Menggunakan instrumen Pre-test dan Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan prosedur penggunaan portal. Peningkatan skor rata-rata menjadi indikator keberhasilan utama PKM. Page | 80 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Evaluasi Psikomotorik (Keterampila. : Observasi langsung selama sesi hands-on untuk menilai kemampuan peserta dalam melakukan tugas-tugas teknis, seperti mengunggah berita, mengedit data, dan menggunakan fitur layanan. Evaluasi Afektif (Kepuasa. : Menggunakan kuisioner untuk mengukur tingkat kepuasan dan respons positif peserta terhadap materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini menyajikan hasil konkret dari pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, diikuti dengan analisis mendalam mengenai capaian dan tantangan yang dihadapi di Desa Medan Senembah. Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Balai Desa Medan Senembah pada 20 Oktober 2025 selama satu hari penuh, dengan melibatkan total 25 peserta aktif, sesuai dengan target yang telah ditetapkan . ermasuk perangkat desa. BPD, dan perwakilan pemud. Sosialisasi ini menggunakan metode pendekatan hands-on workshop, di mana setiap peserta didorong untuk mempraktikkan langsung materi di perangkat komputer atau smartphone masing-masing. Sesi materi utama mencakup: . Filosofi dan urgensi keterbukaan informasi desa, . Pengenalan fitur administratif dan cara login ke dashboard portal web desa, dan . Praktik langsung unggah konten dan pengarsipan data. Antusiasme peserta terlihat jelas dari sesi diskusi interaktif dan praktik langsung. Gambar 6. Tampilan Halaman Utama Portal Desa Medan Senembah Gambar 7. Tampilan Halaman Login Admin Page | 81 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Gambar 8. Tampilan Halaman Dashboard Admin Desa Medan Senembah Capaian Kegiatan dan Kemampuan Peserta Meskipun evaluasi kognitif formal . re/post-tes. tidak dilakukan, keberhasilan PkM ini diukur secara kualitatif melalui observasi keterampilan psikomotorik . raktik langsun. dan hasil luaran yang terwujud di portal web desa. Peningkatan Keterampilan Praktis Setelah sesi praktik langsung, peserta, khususnya perangkat desa yang bertanggung jawab sebagai operator web, menunjukkan peningkatan signifikan dalam mengoperasikan sistem Content Management System (CMS) portal. Capaian utama yang berhasil terobservasi meliputi: Pengelolaan Konten Mandiri: Perangkat desa berhasil mengunggah 8 berita baru dan 4 data produk unggulan yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan di portal. Pengarsipan Data: Peserta mampu memperbarui dan mengedit data monografi desa, serta mengunggah dokumen penting seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Peraturan Desa (Perde. yang mendukung prinsip transparansi. Penggunaan Fitur Layanan: Peserta memahami alur kerja fitur pengajuan seperti Satu fitur layanan publik, seperti permohonan Surat Keterangan Usaha (SKU), telah diuji coba dan diaktifkan. Aktivasi Portal dan Kualitas Informasi Sebagai luaran utama PKM. Portal Web Desa Medan Senembah yang sebelumnya kurang aktif, kini menunjukkan indikasi awal keberlanjutan. Perubahan yang terlihat jelas di portal pasca kegiatan adalah: Konten dan informasi yang disajikan kini relevan dengan kondisi terbaru desa, menandakan adanya transfer pengetahuan dan kemampuan operasional yang efektif dari tim pengabdian kepada perangkat desa. Pembahasan Keberhasilan PKM ini sangat dipengaruhi oleh penggunaan metode pelatihan berbasis praktik langsung . ands-on trainin. Metode ini secara efektif mengatasi hambatan utama yang dihadapi oleh perangkat desa, yaitu ketidakbiasaan dalam mengelola teknologi yang kompleks. Sesuai dengan teori adopsi teknologi, pelatihan yang intensif dan kontekstual mampu menumbuhkan self-efficacy . epercayaan dir. peserta dalam mengoperasikan system. Tantangan yang dihadapi selama kegiatan adalah variasi tingkat literasi digital di antara peserta dan kendala teknis minor terkait ketersediaan koneksi internet di lokasi. Namun, tantangan ini diatasi dengan strategi pendampingan individu dan pembentukan tim kecil berbasis fungsi kerja . isalnya, tim khusus untuk berita, tim khusus untuk data kependuduka. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam tiga aspek penting: Page | 82 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 77-84 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Peningkatan Kapasitas SDM: Perangkat desa kini memiliki keterampilan dasar untuk mengelola aset digital desa. Transparansi Informasi: Portal desa menjadi sarana yang up-to-date untuk penyediaan informasi publik, mendukung amanat UU KIP. Keberlanjutan: Dengan adanya kemampuan mandiri, pengelolaan portal web desa dapat dipertahankan secara berkelanjutan oleh desa itu sendiri. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi dan pelatihan hands-on penggunaan Portal Web Desa di Desa Medan Senembah. Kabupaten Deli Serdang, telah dilaksanakan dengan sukses dan mencapai tujuan utama yang ditetapkan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perangkat desa dan perwakilan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan platform digital desa. Indikator keberhasilan utama terlihat dari kemampuan perangkat desa untuk secara mandiri dan berkelanjutan mengunggah konten, memperbarui data desa, dan mengaktifkan fitur layanan publik di portal web, yang sebelumnya dalam kondisi kurang terawat. Dengan peningkatan literasi digital dan keterampilan teknis ini. Portal Web Desa Medan Senembah telah bertransformasi menjadi sarana informasi yang lebih transparan dan up-to-date, sehingga mendukung upaya pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola E-Village dan memenuhi tuntutan Keterbukaan Informasi Publik. SARAN Berdasarkan hasil pelaksanaan dan observasi di lapangan, terdapat beberapa rekomendasi yang disarankan untuk keberlanjutan program dan penelitian di masa mendatang: Penguatan Regulasi Internal Desa: Pemerintah Desa Medan Senembah disarankan untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) penunjukan operator web desa secara resmi, serta mengalokasikan anggaran operasional khusus dalam APBDes untuk pengelolaan konten, hosting, dan pemeliharaan rutin portal. Pendampingan Berkelanjutan (Mentorin. : Meskipun kemampuan dasar telah dikuasai, dibutuhkan pendampingan berkala minimal setiap enam bulan untuk mengatasi tantangan lanjutan, seperti optimasi mesin pencari (SEO), keamanan portal, dan adopsi fitur-fitur layanan baru. Literasi Digital Masyarakat: Program sosialisasi perlu diperluas ke lapisan masyarakat yang lebih luas, terutama untuk mendorong partisipasi publik dalam mengakses informasi dan memanfaatkan layanan online yang tersedia melalui portal. Penelitian Lanjutan: Disarankan bagi peneliti untuk melakukan penelitian evaluasi jangka panjang . etelah satu tahu. untuk mengukur dampak riil dari aktivasi portal terhadap tingkat transparansi, efisiensi layanan, dan partisipasi masyarakat Desa Medan Senembah. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada PRPM yang telah memberi dukungan terhadap kegiatan pengabdian ini, dan rekan Ae rekan sejawat serta mitra (Desa Medan Senemba. yang memberikan keluangan waktu dan kerja samanya sehingga pelaksanaan pengabdian ini berjalan dengan lancar. DAFTAR PUSTAKA